Pimpinan Bersama Crew Redaksi, Biro Perwakilan Daerah, dan Staf Kantor Beritakota Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2012

...

Biro Perwakilan Sulawesi Selatan Kantor Berita Nusantara Menerima Pemasangan Iklan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pada Pemilu Kada Dengan Harga Murah Hubungi Kantor Biro. Jl. Andi Mappanyukki No.24 B Makassar

Ingin memasang iklan ucapan dan advetorial pada Kantor Berita Kota Nusantara (KABAR News) di Kota anda untuk wilayah Se Nusantara Indonesia silahkan hubungi Biro Perwakilan Indonesia Barat ; Wawan, Jakarta,Biro Perwakilan Indonesia Timur Makassar: A.A.Effendy; Biro Makassar : Rizaldi H.Jamal, Jl.Andi Mappanyukki No.24B,Biro Perwakilan Maros,Pangkep,Barru: H.Sakkar Rauf, Biro Perwakilan Takalar : Burhan, Biro Perwakilan Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba : M.Rizal Noer, Biro Perwakilan Kaltim di Balikpapan: MUH. DARWIS.K Jl.Letjend Suprato No.1 Balikpapan pada Biro Perwakilan Sulut di Manado : Budianto,Biro Perwakilan Gorontalo : Rahmad Nur, Jl. Pangeran Hidayat No.1 Gorontalo. Biro Perwakilan Papua Barat. Sorong : FRANKY PANGKEY .Sulawesi Tenggara : YUSNANDAR, Kendari, Sulawesi Barat : YUSAK.NL. Jl. Sultan Hasanuddin No.7 Mamuju. Papua : Hendro Nur K.(Jayapura).


DD 1 ada dua di Gubernuran,......? Mobil Dinas Gubernur Sulsel yang memakai DD 1 ada dua Merek/Type yang berbeda terparkir di Panggung Upacara Gubernuran Sulsel(Foto: Iwan/ AA.Effendy)

Ambalat Desak Kacab PT. Pelni & PT. Pilar Mundur


Makassar, Liputan Kota - Menyoal kisruhnya permasalahan dugaan korupsi yang merugikan negara di linkup terminal pelabuhan Sukarno Hatta (Suta) Makassar yang dilakukan secara berjamaah, ternyata mendapat reaksi keras Aliansi Mahasiswa Anti Penyalahgunaan Jabatan (Ambalat).

Mahasiswa inipun menilai, penyalaggunaan keuangan negara yang dilakukan oleh oknum yang berperan dalam tiket Over Bagasi (OB) angkutan barang di terminal pelabuhan tersebut, sudah dilakukan bertahun-tahun. Sehingga negara dianggap mengalami kerugian miliyaran rupiah.

Menurut Rudiansyah, koordinator lapangan Ambalat, modus operandi pencaplokan uang negara ini, dilakukan dengan cara-cara berjamaah bak matarantai yang sulit terputuskan. Sehingga hasil dari tiket OB yang seharusnya masuk pada kas negara, ditengarai menjadi obyek pengkebiran.

“Kebijakan di tengah pemberantasan korupsi yang tengah giat dilakukan, berbanding terbalik dengan penerapan sistem yang ada di pelabuhan itu. Konsep kami didasari oleh temuan praktek mafia koorporasi antara pihak PT. Pelni dan PT. Pilar yang kini mengelolah manajemen angkutan barang di Pelabuhan Suta,” ucap Rudi, Jum’at (18/4).

Menurutnya, tidak diberlakukannya secara keseluruhan tiket OB pada setiap kapal penumpang yang hensdak berlayar ke bagian Timur Indonesia, diperkirakan negara mengalami kerugian minimal Rp50 juta. Apalagi, di kawasan Pelabuhan Suta, selama sebulan kapal milik pemerintah (PT. Pelni) ini berlabuh sebanyak 19 kali.

Kapal penumpang yang dimaksudkan, antara lain KM. Kalimutu, KM. Bukit Siguntang, KM. Lambelu dan beberapa kapal motor lainnya. Demikian halnya dengan keberadaan kapal-kapat ini, selain memuat penumpang, maka para pedagang antar pulau maupun ekspedisi pengiriman barang lewat laut telah menggunakan jasa kapal tersebut dengan menggunakan tiket OB yang sudah disediakan.

“Untuk itu, salahsatu pernyataan sikap kami, meminta kepada PT. Pelni dan PT. Pilar Cabang Makassar bertanggungjawab memberhentikan segala bentuk praktek pemungutan tariff tanpa tiket OB dan meminta pada H. Nasrun Gaus selaku Kepala Cabang PT. pelni dan saudara Ichsan Kepala Cabang PT. Pilar Makassar, segera mengundurkan diri,” kunci Rudiansyah, Mahasiswa UIN Makassar ini. (Zulkifli Malik/Andi Ahmad)





Comments :

0 komentar to “Ambalat Desak Kacab PT. Pelni & PT. Pilar Mundur”
 

Harian Media Indonesia

Harian Kompas

Harian Tribun Timur

Kantor Berita Kota Nusantara Online

Kabar Terkini Tv One

Portal Berita Viva News

Posting Berita




Widget edited by Seby-Antoe.com

Situs Presiden Republik Indonesia

Tempointeraktif.com

detikcom