Pimpinan Bersama Crew Redaksi, Biro Perwakilan Daerah, dan Staf Kantor Beritakota Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2012

...

Biro Perwakilan Sulawesi Selatan Kantor Berita Nusantara Menerima Pemasangan Iklan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pada Pemilu Kada Dengan Harga Murah Hubungi Kantor Biro. Jl. Andi Mappanyukki No.24 B Makassar

Ingin memasang iklan ucapan dan advetorial pada Kantor Berita Kota Nusantara (KABAR News) di Kota anda untuk wilayah Se Nusantara Indonesia silahkan hubungi Biro Perwakilan Indonesia Barat ; Wawan, Jakarta,Biro Perwakilan Indonesia Timur Makassar: A.A.Effendy; Biro Makassar : Rizaldi H.Jamal, Jl.Andi Mappanyukki No.24B,Biro Perwakilan Maros,Pangkep,Barru: H.Sakkar Rauf, Biro Perwakilan Takalar : Burhan, Biro Perwakilan Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba : M.Rizal Noer, Biro Perwakilan Kaltim di Balikpapan: MUH. DARWIS.K Jl.Letjend Suprato No.1 Balikpapan pada Biro Perwakilan Sulut di Manado : Budianto,Biro Perwakilan Gorontalo : Rahmad Nur, Jl. Pangeran Hidayat No.1 Gorontalo. Biro Perwakilan Papua Barat. Sorong : FRANKY PANGKEY .Sulawesi Tenggara : YUSNANDAR, Kendari, Sulawesi Barat : YUSAK.NL. Jl. Sultan Hasanuddin No.7 Mamuju. Papua : Hendro Nur K.(Jayapura).


DD 1 ada dua di Gubernuran,......? Mobil Dinas Gubernur Sulsel yang memakai DD 1 ada dua Merek/Type yang berbeda terparkir di Panggung Upacara Gubernuran Sulsel(Foto: Iwan/ AA.Effendy)

Kadis Diknas Makassar: Terpaksa Diturunkan Standar Nilai



Makassar, Liputankota- Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin memutuskan menurunkan standar nilai minimal (passing grade) rata-rata 0,25 untuk SMP, SMA dan SMK kategori unggulan, standar nasional, dan mandiri serta 0,50 untuk sekolah nonunggulan.


Keputusan tersebut sebagai tindak lanjut dalam rapat jajaran kepala sekolah SMP, SMA, dan SMK bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Muh Natsir Azis di kantor dinas dendidikan, Jl Hertasning, Kamis (3/7) petang.

"Kita terpaksa menurunkan karena kuota yang belum terpenuhi di sebagian besar sekolah negeri baik di tingkat SMP maupun SMA/SMK," kata Natsir.
Menyusul penurunan passing grade tersebut, dinas pendidikan memperpanjang masa pendaftaran bagi sekolah unggulang hingga Sabtu (5/7). Sebelumnya, bata akhir pendaftaran sekolah unggulan hanya sampai Kamis kemarin,seperti dikutif Tribun.

Sebelumnya, sebagian besar orangtua calon siswa SMP unggulan mengeluhkan passing grade yang ditetapkan sementara nilai kelulusan murid SD tidak mencapai nilai minimal yang ditetapkan.

"Kami sangat berharap ada penurunan passing grade dan perpanjangan pendaftaran karena nilai anak saya 7,85," kata orangtua murid menunggu kepastian di SMP 6 Makassar, kemarin siang.
Dengan penurunan passing grade tersebut, batas nilai yang dibolehkan mendaftar di SMP 6 adalah 7,75.

"Untuk pengumumuman kelulusan SMA/SMK negeri, Insya Allah akan diumumkan melalui media massa. Ini untuk efektivitas dan menghindari pengumpulan di sekolah," ujar Ketua Panitia Penerimaan Siswa Baru Dinas Pendidikan Makassar, Ismunandar.

Ratusan Orangtua Siswa Telanjur Kecewa

RATUSAN orangtua siswa yang berminat mendaftarkan anaknya di beberapa SMP unggulan di Kota Makassar bersedih, Kamis (3/7). Mereka berharap ada kebijakan Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Makassar yang menurunkan standar nilai ujian nasional (UN) bagi calon pendaftar SMP unggulan.

Hingga pendaftaran ditutup, kemarin sore, harapan mereka tak terkabul.
Namun, malamnya, diknas akhirnya menurunkan passing grade (standar nilai untuk masuk sekolah, dulu biasanya dipakai standar nilai ebtanas murni, NEM).
Karena telanjur merasa tidak diturunkan, banyak orangtua siswa terpaksa mengalihkan pendaftaran anaknya di sekolah nonunggulan. Bahkan ada yang terpaksa akan mendaftarkan anaknya di sekolah luar Makassar.

"Anak saya nilai rata-rata UN-nya 7,91. Saya mau daftarkan di SMPN 8 Makassar. Kami berharap standar nilainya diturunkan dari 8,00 menjadi 7,75. Ternyata tidak bisa. Saya benar-benar kecewa," ujar Jamaluddin Rustam yang ditemui di SMPN 8 Makassar, kemarin.

Menurut Jamaluddin yang juga pengacara itu menilai kebijakan diknas tak adil.
Ia membandingkan dengan passing grade yang diberlakukan SMPN 12 Makassar yang juga salah satu dari empat sekolah unggulan di Makassar.
Bahkan SMP 12 termasuk satu dari dua SMP di Makassar yang telah bertaraf internasional.

Namun sekolah yang berlokasi di dalam Kompleks Perumahan Dosen Universitas Hasanuddin itu menerapkan passing grade rata-rata 7,75.

"Sementara SMP 6, 8, dan SMP 25 Makassar itu passing grade-nya 8.00. Padahal kalau mau dibilang SMP 8 dan SMP 25 itu baru sekolah unggulan, belum bertaraf internasional. Kok lebih tinggi dari passing grade-nya SMP 12 Makassar," jelas Jamaluddin.

Karenanya Jamaluddin dan umumnya orangtua yang ditemui di beebrapa sekolah unggulan itu, kemarin, sangat berharap Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin melalui Dinas Pendidikan Kota Makassar bisa berlaku adil dengan menurunkan passing grade sekolah unggulan dengan nila rata-rata 7,75.

"Kasihan kan anak kami yang punya nilai yang rata-rata 7,8 tidak diterima mendaftar. Biarlah mereka nantinya bersaing lagi saat tes, siapa yang unggul," ujar Ny Ani yang ditemui di SMP Negeri 6 Makassar.
Di Makassar, ada empat SMPN yang masuk kategori sekolah unggulan yakni SMP Negeri 6, 8, 12, dan SMPN 25 Makassar.

Dari dari empat sekolah unggulan itu, di antaranya selain unggulan juga masuk kategori sekolah bertaraf internasional yakni SMPN 6 dan 12.
Dari empat sekolah itu, hanya SMPN 12 Makassar saja yang menerapkan standar untuk mendaftar sekolahnya dengan nilai rata- rata nilai UN 7,75. Tiga sekolah unggulan lainnya menerapkan standar 8,00.

Penjelasan Wakasek SMP 8 Makassar Abdul Karim

KEBIJAKAN passing grade 8.00 yang diberlakukan di sekolah kami itu berdasarkan keputusan Dinas Pendidikan Kota Makassar. Kami tidak bisa menurunkan begitu saja. Sebab sekali lagi itu harus melalui keputusan Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Passig grade 8,00 mungkin terasa tinggi. Tapi faktanya, hingga pendaftaran hari ini, pendaftar hingga hari ini (kemarin) yang memenuhi syarat sudah lebih 300 pendaftar. Sedangkan jumlah formulir yang telah keluar sebanyak lebih 370 lembar.

Sementara quota di SMPN 8 Makassar itu sebanyak 270 siswa baru. Jumlah ini nantinya akan disebar ke sembilan kelas.

Jadi kalau masyarakat ada yang meminta agar kami menurunkan passing grade-nya, silakan meminta ke diknas.

Kuota

Untuk tingkat SMP sekolah yang masuk sekolah unggulan, sekolah standar nasional (SSN), sekolah bertaraf internasional (SBI), dan sekolah mandiri di antaranya SMPN 6, SMPN 8, SMPN 12, SMPN 18, SMPN 24, SMPN 25, dan SMPN 36.
Sedangkan tingkat SMA seperti SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMAN 5, SMAN 15, serta SMAN 17.

"Ini (penurunan) kami lakukan untuk memenuhi keinginan masyarakat yang ingin melanjutkan ke sekolah negeri, namun, terkendala standar yang tinggi," katanya.
Berdasarkan data sementara PSB, kemarin, pendaftar beberapa sekolah negeri masih jauh dari kuota penerimaan yang ditetapkan.

Di SMPN 1, misalnya, jumlah pendaftar baru sekitar 200 peserta dari 360 kuota yang disiapkan. Beberapa sekolah unggulan dan SSN yang "kering" pendaftar, misalnya, SMPN 18 yang menerima 257 pelamar dari 324 kursi. Bahkan di SMPN 36 dari 252 kuota yang ada, baru menerima 60 calon peserta.

Hal serupa juga terjadi di SMA/SMK negeri di kota ini baik yang berlabel unggulan maupun non unggulan seperti SMAN 6 yang baru menerima 190 dari total kuota yang mencapai 360 kursi maupun SMAN 9 yang baru ketiban pendaftar sebanyak 70 orang dari 240 kuota yang disiapkan, begitupun SMA 15 yang berlabel SBI yang baru menerima 92 pendaftar dari 252 kuota yang disiapkan.
.
Natsir juga memastikan mekanisme seleksi maupun persyaratan pendaftaran yang tercantum dalam surat edaran tetap sama dan tidak berubah.

"Untuk pendaftaran sekolah unggulan kita perpanjang dua hari (hingga Sabtu, 5/7), sedangkan sekolah reguler tenggat pendaftaran tidak berubah," katanya.

Pendaftaran

Pendaftaran SMP, SMA, dan SMK reguler, berakhir besok. Ujian seleksi 7 Juli (SMP), 9 Juli (SMK), dan 8 Juli (SMA/MA).

Pengumuman akan dilakukan 7 Juli (SMP/SMA Unggulan), 10 Juli (SMP/MTs), 11 Juli (SMA/ MA dan SMK). Proses pendaftaran SD dan SMP negeri gratis, sedangkan tingkat SMA biaya pendaftaran senilai Rp 10 ribu. Khusus pendaftar sekolah kejuruan ditambah biaya pemeriksaan kesehatan senilai Rp 15 ribu.

Wakil Sekretaris PSB Kota Makassar, Suwardy, menambahkan pemeriksaan hasil lembar jawaban komputer (LJK) peserta ujian SMP, SMA, dan SMK negeri Se-Kota Makassar, akan dipusatkan di sekolah menengah kejuruan (SMK) Negeri 6 di Jl Landak Baru, 6 Juni mendatang.

Bimbingan

Untuk memudahkan dan meminimalisir kesalahan pengisian biodata maupun jawaban dalam ujian PSB SMP, dinas pendidikan juga menyiapkan fotokopi contoh lembar jawaban komputer yang bisa diperoleh calon pendaftar.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP, Bahar Sukkara, menjelaskan pihaknya akan menggelar bimbingan pengisian LJK bagi lulusan sekolah dasar SD.

"Ini untuk mencegah kesalahan pengisian biodata. Jadi peserta yang lulus nantinya benar-benar berdasarkan kompetensi yang bersangkutan, tidak lagi terkendala persoalan pengisian. Kami harapkan seluruh SMP negeri bisa bersama-sama melaksanakannya," katanya.(Muh.Ahyar/Rizal Noma/Andi Ahmad)


Comments :

0 komentar to “Kadis Diknas Makassar: Terpaksa Diturunkan Standar Nilai”
 

Harian Media Indonesia

Harian Kompas

Harian Tribun Timur

Kantor Berita Kota Nusantara Online

Kabar Terkini Tv One

Portal Berita Viva News

Posting Berita




Widget edited by Seby-Antoe.com

Situs Presiden Republik Indonesia

Tempointeraktif.com

detikcom