Pimpinan Bersama Crew Redaksi, Biro Perwakilan Daerah, dan Staf Kantor Beritakota Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2012

...

Biro Perwakilan Sulawesi Selatan Kantor Berita Nusantara Menerima Pemasangan Iklan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pada Pemilu Kada Dengan Harga Murah Hubungi Kantor Biro. Jl. Andi Mappanyukki No.24 B Makassar

Ingin memasang iklan ucapan dan advetorial pada Kantor Berita Kota Nusantara (KABAR News) di Kota anda untuk wilayah Se Nusantara Indonesia silahkan hubungi Biro Perwakilan Indonesia Barat ; Wawan, Jakarta,Biro Perwakilan Indonesia Timur Makassar: A.A.Effendy; Biro Makassar : Rizaldi H.Jamal, Jl.Andi Mappanyukki No.24B,Biro Perwakilan Maros,Pangkep,Barru: H.Sakkar Rauf, Biro Perwakilan Takalar : Burhan, Biro Perwakilan Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba : M.Rizal Noer, Biro Perwakilan Kaltim di Balikpapan: MUH. DARWIS.K Jl.Letjend Suprato No.1 Balikpapan pada Biro Perwakilan Sulut di Manado : Budianto,Biro Perwakilan Gorontalo : Rahmad Nur, Jl. Pangeran Hidayat No.1 Gorontalo. Biro Perwakilan Papua Barat. Sorong : FRANKY PANGKEY .Sulawesi Tenggara : YUSNANDAR, Kendari, Sulawesi Barat : YUSAK.NL. Jl. Sultan Hasanuddin No.7 Mamuju. Papua : Hendro Nur K.(Jayapura).


DD 1 ada dua di Gubernuran,......? Mobil Dinas Gubernur Sulsel yang memakai DD 1 ada dua Merek/Type yang berbeda terparkir di Panggung Upacara Gubernuran Sulsel(Foto: Iwan/ AA.Effendy)

Pembukaan PON XVII Kaltim Pakai 1000 Kembang Api

Laporan : Darwis Katureng dan Muh.Sabir (samarinda)

Simulasi acara pembukaan PON XVII di Stadion Palaran Tgl 5 Juli 2008 Oleh Presiden RI.


Samarinda, Liputankota-Pembukaan dan penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII 2008 agaknya tak meriah bila langit tak ikut bercahaya. Sembilan pria paruh baya sibuk merangkai kabel satu dengan yang lain di antaran ratusan tabung pipa berbagai ukuran, Kamis (3/7), di sebuah sisa bukit di balik Stadion Utama Kaltim di Palaran.

Tiap tabung pipa diisi dengan sebungkus benda berlabel tulisan 'Dangerous' serta sejumlah tulisan Cina. Tiap bungkusan itu terhubung dengan kabel-kabel dalam pipa.

Para pria paruh baya itu para pekerja No Limit, sebuah perusahaan yang digandeng untuk terlibat dalam Upacara Pembukaan dan Penutupan (UPP) di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII 2008. Mereka digaet untuk turut memeriahkan pembukaan dan penutupan PON XVII lewat spesialisasi mereka dalam kembang api.

Joko Herman, salah seorang pekerja, turut sibuk merangkai di situ. Joko mengungkapkan, panitia memesan lebih dari 1.000 kembang api di langit di atas Stadion Utama. Untuk meledakkan itu maka diperlukan pipa untuk meluncurkan kembang api itu. Jumlah pipa juga sebanyak kembang api yang diluncurkan.

Kembang api sering disebut sebagai bola udara. Bola udara itu diluncurkan dengan kendali dari jarak jauh secara komputerisasi, lantas meledak dan berpendar di langit. "Disebut bola udara. Bikinan Cina," tutur Joko.

Pipa-pipa itu terbikin dari besi. No Limit meletakkannya di sembilan titik di belakang stadion. Ribuan 'meriam' itu terbagi dalam berbagai ukuran dari 3-12 inci. Meriam pipa diameter tiga inci akan menembakkan 144 bom udara. Empat inci 108 kembang api. Lima inci menembakkan 80 kembang api. Enam inci tembakkan 36 kembang api. Yang delapan inci 25 kembang api dan 10 inci 10 kembang api. Pipa terbesar, 12 inci, tembakkan delapan kembang api. "Ledakkan yang paling besar bisa membuat stadion ini menyala. Cahayanya sangat terang," tutur Joko.

PON XVII ini bukan pekerjaan besar pertama yang tangani No Limit. Banyak perhelatan besar memerlukan peluncuran kembang api dan No Limit lah yang dipercaya. "Salah satunya adalah setiap perayaan tahun baru di Jakarta. Kami pernah juga meluncurkan kembang api di Erau Kutai Kartanegara. Peresmian di Jembatan Tenggarong juga menggunakan kami," tutur Joko.

Meluncurkan bola udara bukan pekerjaan rumit. Joko mengatakan, semua itu dikendalikan dari jarak jauh dengan komputer. Seorang operator bakal menekan tombol peluncuran. Konsleting listrik dalam pipa menyebabkan bola udara terlontar keluar, meluncur ke langit, dan meledak disana. "Sampai sekarang belum pernah ada yang gagal," tutur Joko.

Ada hal menarik selama bekerja di kembang api itu. Dilarang merokok selama bekerja. Api berpotensi menimbulkan ledakan bola udara. Anehnya, handphone justru tak masalah di sekitar lokasi kerja. "Saya saja harus menjauh 50 meter kalau mau merokok. Kami semua pekerja disini adalah perokok berat," tuturnya.

Api PON

Api PON yang merupakan simbol pertanda akan dimulainya Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII Kaltim telah tiba di Balikpapan . Api diarak ke seluruh kota Balikpapan, Kamis (3/7).

Obor Api PON tersebut tiba di ruang VIP Room Bandara Sepinggan Balikpapan tepat pukul 13.00 Wita setelah sehari sebelumnya dibawa ke Tarakan.

Usai diarak, api disemayamkan di Gedung Sport and Convention Center (Dome) Balikpapan.

"Selama sehari Api PON tersebut di arak keliling Kota Balikpapan setelah itu disemayamkan di Sport and Convention Center (Dome), selanjutnya Jumat sekitar pukul 10.00 pagi akan dibawa ke Samarinda lewat jalur darat," ujar Wakil Ketua PB Pon XVII Kaltim RP Siburian yang juga menjadi kordinator untuk membawa Api PON tersebut

Mereka yang memegang obor adalah Abdul Salam Baksa (SMU 3 Balikpapan), Rico Kurniawan (SMU Kartika), dan Ajie Christal A Putra (SMU I Balikpapan). Ketiga pelajar SMU tersebut terlihat tegap dan semangat.

"Yang pasti sangat senang bisa membawa Obor Api PON karena belum tentu sepuluh tahun lagi Kaltim akan menjadi tuan rumah kembali," ujar Abdul Salam Baksa.

Kabupaten PPU dan Kabupaten Pasir mendapat satu buah obor Api PON agar diarak di kedua kabupaten tersebut sehingga kedua kabupetn tersebut juga merasakan aroma PON Kaltim.

"PON Kaltim ini bukan hanya untuk beberapa daerah kabupaten saja namun untuk seluruh rakyat Kaltim sehingga seluruh kabupaten/kota menikmati aroma PON Kaltim juga," kata Siburian.seperti dikutif tribunkaltim.

Tari Hudog

Api PON begitu tiba di Bandara Sepinggan sekitar pukul 12.00 Wita, langsung diterima oleh Walikota Balikpapan Imdaad Hamid, dan disambut oleh Tari Hudog, tarian khas adat Dayak Kalimantan.

Hujan kemarin tidak mengurangi antusias warga Balikpapan untuk menyaksikan api abadi yang dibawa dari Bambu Kuning, Kecamatan Samarinda Utara itu. Hampir sepanjang jalan yang dilalui arak-arakan api PON, dipenuhi warga yang ingin menyaksikan dari dekat.

Dari bandara, arak-arakan api PON keliling kota melalui Jalan Marsma Iswahyudi, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Yos Sudarso, Jalan Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman, dan terakhir melalui Jalan MT Haryono untuk menyalakan obor raksasa di Gedung Sport Convention Center (SCC) Balikpapan di Jalan MT Haryono Ringroad. Turut mengawal konvoi itu beberapa klub otomotif, baik itu motor maupun truk tronton.

Penyulutan api ke obor raksasa dilakukan langsung Imdaad Hamid. Di tempat ini warga juga dihibur panitia dengan suguhan tari daerah. Mulai dari Tari Reog dari Ponorogo, Tari Jepen dari Kutai, Tari Ronggeng dari Paser, Tari Calung dari Jawa Barat, Tari Janger dari Bali, Tari Hedung dari Adonara Nusa Tenggara Timur, dan Tari Hudog dari Bahau Kaltim.

"Kami berharap pertandingan olah raga yang diselengarakan di Balikpapan bisa berjalan dengan sportif dan lancar. Seperti suasana yang saat ini terjadi begitu ramai dan meriah. Mudah- mudahan situasi ini akan tetap terkendali," kata Imdaad.(Darwis Katureng/Sabir M)


Comments :

0 komentar to “Pembukaan PON XVII Kaltim Pakai 1000 Kembang Api”
 

Harian Media Indonesia

Harian Kompas

Harian Tribun Timur

Kantor Berita Kota Nusantara Online

Kabar Terkini Tv One

Portal Berita Viva News

Posting Berita




Widget edited by Seby-Antoe.com

Situs Presiden Republik Indonesia

Tempointeraktif.com

detikcom