Pimpinan Bersama Crew Redaksi, Biro Perwakilan Daerah, dan Staf Kantor Beritakota Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2012

...

Biro Perwakilan Sulawesi Selatan Kantor Berita Nusantara Menerima Pemasangan Iklan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pada Pemilu Kada Dengan Harga Murah Hubungi Kantor Biro. Jl. Andi Mappanyukki No.24 B Makassar

Ingin memasang iklan ucapan dan advetorial pada Kantor Berita Kota Nusantara (KABAR News) di Kota anda untuk wilayah Se Nusantara Indonesia silahkan hubungi Biro Perwakilan Indonesia Barat ; Wawan, Jakarta,Biro Perwakilan Indonesia Timur Makassar: A.A.Effendy; Biro Makassar : Rizaldi H.Jamal, Jl.Andi Mappanyukki No.24B,Biro Perwakilan Maros,Pangkep,Barru: H.Sakkar Rauf, Biro Perwakilan Takalar : Burhan, Biro Perwakilan Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba : M.Rizal Noer, Biro Perwakilan Kaltim di Balikpapan: MUH. DARWIS.K Jl.Letjend Suprato No.1 Balikpapan pada Biro Perwakilan Sulut di Manado : Budianto,Biro Perwakilan Gorontalo : Rahmad Nur, Jl. Pangeran Hidayat No.1 Gorontalo. Biro Perwakilan Papua Barat. Sorong : FRANKY PANGKEY .Sulawesi Tenggara : YUSNANDAR, Kendari, Sulawesi Barat : YUSAK.NL. Jl. Sultan Hasanuddin No.7 Mamuju. Papua : Hendro Nur K.(Jayapura).


DD 1 ada dua di Gubernuran,......? Mobil Dinas Gubernur Sulsel yang memakai DD 1 ada dua Merek/Type yang berbeda terparkir di Panggung Upacara Gubernuran Sulsel(Foto: Iwan/ AA.Effendy)

Bau Sangit Royalti Batubara

Pertambangan Batu bara di Kabupaten Kutai Timur Prov. Kaltim

Jakarta,Liputankota - Heboh soal penahanan dana hasil produksi batubara masih berbuntut. Para aparat pemerintah yang bertugas pada penagihan royalti perusahaan batubara, diduga kuat melakukan pelanggaran hukum.

Bau sangit kolusi dalam kasus yang merugikan negara Rp7,096 triliun itu sangat menyengat.

Sebab, penahanan dana hasil produksi batu bara (DHPB) oleh enam perusahaan tambang batu bara sudah berlangsung lama sejak 2001 hingga 2007.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bidang Pencegahan M Jasin menegaskan, pihaknya sudah mulai mendalami kemungkinan terjadinya pelanggaran hukum yang dilakukan aparat pemerintah dalam kaitan tunggakan royalti atau tagihan lain kepada keenam perusahaan batu bara itu.

"KPK hanya perlu membuktikan ada unsur kesengajaan aparat untuk tidak menagih tunggakan terhadap keenam perusahaan," tuturnya.

Penahanan itu sudah merugikan negara dan layak diusut ke arah pelanggaran tindak pidana korupsi. Pemerintah dan kontraktor sudah terikat dalam kontrak. Karena itu, jika perusahaan menolak membayar tunggakannya, itu artinya wanprestasi (cedera janji).

"Apalagi kontraktor batu bara ini sudah cedera janji selama tujuh tahun," kata Guru Besar Universitas Padjadjaran, Romli Atmasasmita.

Karena itu, sudah saatnya pemerintah menggunakan pendekatan pidana. Sebab, penunggakan royalti oleh keenam perusahaan itu merupakan tindakan yang melalaikan kewajiban kontraktor hingga negara merugi Rp7,096 triliun.

Perbuatan keenam perusahaan itu melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dalam UU No 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Unsur tindak pidana korupsi setidaknya terpenuhi oleh tiga alasan.

Pertama, kontraktor telah melawan hukum, yakni dengan sengaja tidak mau membayar DHPB selama tujuh tahun.

Kedua, memperkaya diri sendiri dengan menahan dana Rp7,096 triliun.

Ketiga, merugikan negara karena seharusnya dana Rp7,096 triliun sudah bisa dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat.

Menurutnya, pemerintah sudah bisa membekukan aset keenam perusahaan itu.

Dalam kasus ini, kini pemerintah bersikeras pengusaha batubara tetap harus membayar tunggakan royaltinya. Menteri Keuangan Sri Mulayani pernah menyatakan, buktinya ada perusahaan generasi serupa yang tetap membayar kewajiban mereka, meski saat itu belum ada kepastian mengenai restitusi PPN,seperti dikutif inilah.com.

Sementara para pengusaha batubara yang wanprestas ini berasalan, mereka menahan pembayaran royalti karena pemerintah belum membayar restitusi PPN batubara.(Irwan.AA.Effendy)


Comments :

0 komentar to “Bau Sangit Royalti Batubara”
 

Harian Media Indonesia

Harian Kompas

Harian Tribun Timur

Kantor Berita Kota Nusantara Online

Kabar Terkini Tv One

Portal Berita Viva News

Posting Berita




Widget edited by Seby-Antoe.com

Situs Presiden Republik Indonesia

Tempointeraktif.com

detikcom