Pimpinan Bersama Crew Redaksi, Biro Perwakilan Daerah, dan Staf Kantor Beritakota Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2012

...

Biro Perwakilan Sulawesi Selatan Kantor Berita Nusantara Menerima Pemasangan Iklan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pada Pemilu Kada Dengan Harga Murah Hubungi Kantor Biro. Jl. Andi Mappanyukki No.24 B Makassar

Ingin memasang iklan ucapan dan advetorial pada Kantor Berita Kota Nusantara (KABAR News) di Kota anda untuk wilayah Se Nusantara Indonesia silahkan hubungi Biro Perwakilan Indonesia Barat ; Wawan, Jakarta,Biro Perwakilan Indonesia Timur Makassar: A.A.Effendy; Biro Makassar : Rizaldi H.Jamal, Jl.Andi Mappanyukki No.24B,Biro Perwakilan Maros,Pangkep,Barru: H.Sakkar Rauf, Biro Perwakilan Takalar : Burhan, Biro Perwakilan Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba : M.Rizal Noer, Biro Perwakilan Kaltim di Balikpapan: MUH. DARWIS.K Jl.Letjend Suprato No.1 Balikpapan pada Biro Perwakilan Sulut di Manado : Budianto,Biro Perwakilan Gorontalo : Rahmad Nur, Jl. Pangeran Hidayat No.1 Gorontalo. Biro Perwakilan Papua Barat. Sorong : FRANKY PANGKEY .Sulawesi Tenggara : YUSNANDAR, Kendari, Sulawesi Barat : YUSAK.NL. Jl. Sultan Hasanuddin No.7 Mamuju. Papua : Hendro Nur K.(Jayapura).


DD 1 ada dua di Gubernuran,......? Mobil Dinas Gubernur Sulsel yang memakai DD 1 ada dua Merek/Type yang berbeda terparkir di Panggung Upacara Gubernuran Sulsel(Foto: Iwan/ AA.Effendy)

Lagi, Pembunuhan Sadis Terjadi di Kab.Bandung Barat

Ibu dan Anaknya Tewas Dibantai

Bandung, Liputankota- Pembunuhan sadis bermotif perampokan terjadi di Kampung Hegarmulya, Rt 1/8, Desa Mandalamukti, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat. Ny Ita Nurlela (25) dan anaknya Mutiara (5) ditemukan tewas dengan luka di bagian leher oleh suaminya, Uus Usman (30), Sabtu (13/9) dini hari sekitar pukul 00.30.

Untuk mengungkap kasus ini kepolisian membentuk tim yang beranggotakan anggota Dit Reskrim Polda Jabar, Sat Reskrim Polwil Priangan, dan Sat Reskrim Polresta Cimahi.

Tribun-timur.com melansir bahwa, tak ada saksi mata yang mengetahui kejadian pasti pembunuhan terhadap Ita dan Mutiara. Karena saat kejadian, di rumah tersebut hanya ada Ita dan anak semata wayangnya.

Sepupu korban, Cucu Nurhayati (35) mengatakan, Jumat (12/9) malam, sekitar pukul 21.00, Uus pergi meninggalkan rumah untuk bermain bulutangkis di sebuah GOR. "Memang kalau malam Sabtu suaminya suka main bulutangkis, " katanya kepada wartawan di Rumah Sakit Hasan Sadikin.

Uus baru pulang ke rumah sekitar pukul 00.30. Saat itu, Uus juga merasa heran. Karena pintu rumah dalam keadaan tidak terkunci. Ia lalu masuk ke dalam rumah.

Namun, saat masuk ke kamar, pemandangan mengenaskan dilihatnya. Istri serta anaknya tergeletak di lantai kamar dalam keadaan telungkup. "Saat itu istri dan anaknya sudah meninggal," tutur Cucu.

Uus memberitahukan kepada keluarganya yang rumahnya memang berdekatan dengan rumah korban. Meski rumahnya berdekatan, tapi, menurut Cucu tak seorang pun yang mendengar adanya teriakan pada rentang waktu pukul 21.00 sampai 00.30. "Rumah korban berdempetan dengan rumah mertuanya. Tapi engga ada yang denger apa-apa. Pintu rumah juga engga ada yang rusak," ungkapnya.

Ia menambahkan, kondisi korban saat ditemukan sangat mengenaskan. Sejumlah luka bacokan senjata tajam terlihat di bagian kepada dan leher kedua korban. "Bahkan katanya leher anaknya mau putus," imbuh Cucu.

Menurutnya, korban Ita dikenal berperangai baik. Karena itu ia merasa heran ada orang yang tega menghabisi nyawanya. "Orangnya baik. Setahu saya tidak ada masalah dengan siapa pun. Jadi pihak keluarga juga belum tahun ada motif apa sebenarnya," tambah Cucu.

Saat ditanya mengenai Uus, Cucu menjawab kini dia dalam keadaan syok. Sehari-hari, Uus membuka counter handphone di daerah Warung Domba atau berjarak 1 kilometer dari lokasi kejadian. Jumat siang, menurutnya, suami korban sempat membeli beberapa unit handphone baru. Dan handphone baru ini dikabarkan hilang.


Bapak korban Ita, Oleh (50) juga terlihat hadir di RSHS. Namun, ia menolak berkomentar dan menunjuk Cucu untuk melayani pertanyaan wartawan. Dikabarkan, Ita terakhir bertemu dengan Oleh pada Senin malam. Saat itu, Ita dan Mutiara menginap di rumah Oleh.

Kapolresta Cimahi, AKBP Eko Budi Sampurno mengatakan, hingga Sabtu sore pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan di rumah korban. Disebutkannya, ada indikasi perampokan dalam pembunuhan terhadap Ny Ita dan Mutiara. "Ada 15 telepon genggam yang hilang. Suami korban kan buka counter telepon genggam," tuturnya.

Fokus penyelidikan, menurutnya, untuk mencari tahu siapa orang yang kira-kira mengetahui korban baru saja membeli telepon genggam. Hal ini dilakukan karena melihat lokasi TKP yang cukup jauh dari jalan raya utama.

Karena itu, pihak kepolisian menghargai informasi dari masyarakat mengenai kejadian tersebut. "Setiap informasi dari masyarakat kita hargai," ujarnya.

Eko menambahkan, pihak kepolisian membentuk tim untuk menguak kasus ini. Tim ini beranggotakan polisi dari Dit Reskrim Polda Jabar, Sat Reskrim Polwil Priangan, dan Sat Reskrim Polresta Cimahi.

Ditanya soal senjata tajam yang dikenakan pelaku, Eko menjawab hingga kini pihak kepolisian masih mencarinya. Sedangkan mengenai jumlah pelaku, diperkirakan pelakunya hanya satu orang. "Sulit untuk menentukan berapa pelaku karena tidak ada saksi. Namun dilihat dari luka-luka pada korban, sepertinya pelaku berjumlah satu orang," katanya.(Irwan/AA.Saputra)

Comments :

0 komentar to “Lagi, Pembunuhan Sadis Terjadi di Kab.Bandung Barat”
 

Harian Media Indonesia

Harian Kompas

Harian Tribun Timur

Kantor Berita Kota Nusantara Online

Kabar Terkini Tv One

Portal Berita Viva News

Posting Berita




Widget edited by Seby-Antoe.com

Situs Presiden Republik Indonesia

Tempointeraktif.com

detikcom