Pimpinan Bersama Crew Redaksi, Biro Perwakilan Daerah, dan Staf Kantor Beritakota Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2012

...

Biro Perwakilan Sulawesi Selatan Kantor Berita Nusantara Menerima Pemasangan Iklan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pada Pemilu Kada Dengan Harga Murah Hubungi Kantor Biro. Jl. Andi Mappanyukki No.24 B Makassar

Ingin memasang iklan ucapan dan advetorial pada Kantor Berita Kota Nusantara (KABAR News) di Kota anda untuk wilayah Se Nusantara Indonesia silahkan hubungi Biro Perwakilan Indonesia Barat ; Wawan, Jakarta,Biro Perwakilan Indonesia Timur Makassar: A.A.Effendy; Biro Makassar : Rizaldi H.Jamal, Jl.Andi Mappanyukki No.24B,Biro Perwakilan Maros,Pangkep,Barru: H.Sakkar Rauf, Biro Perwakilan Takalar : Burhan, Biro Perwakilan Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba : M.Rizal Noer, Biro Perwakilan Kaltim di Balikpapan: MUH. DARWIS.K Jl.Letjend Suprato No.1 Balikpapan pada Biro Perwakilan Sulut di Manado : Budianto,Biro Perwakilan Gorontalo : Rahmad Nur, Jl. Pangeran Hidayat No.1 Gorontalo. Biro Perwakilan Papua Barat. Sorong : FRANKY PANGKEY .Sulawesi Tenggara : YUSNANDAR, Kendari, Sulawesi Barat : YUSAK.NL. Jl. Sultan Hasanuddin No.7 Mamuju. Papua : Hendro Nur K.(Jayapura).


DD 1 ada dua di Gubernuran,......? Mobil Dinas Gubernur Sulsel yang memakai DD 1 ada dua Merek/Type yang berbeda terparkir di Panggung Upacara Gubernuran Sulsel(Foto: Iwan/ AA.Effendy)

Sejumlah Anggota DPRD Tinggalkan Sulbar

Pasca Rapat Pleno Pemberhentian Gubernur Sulbar

Mamuju, Kabar News - Seluruh anggota DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) dikabarkan meninggalkan daerahnya, Minggu (14/12). Sebanyak 35 anggota dewan setempat berada di Makassar, Jakarta, dan Palu (Sulawesi Tengah).
Hal tersebut terjadi setelah 19 dari 35 anggota DPRD Sulbar menggelar rapat pleno memberhentikan pasangan Gubenur dan Wakil Gubernur, Anwar Adnan Saleh dan Amri Sanusi, dari jabatannya, Jumat (12/12) tengah malam.

Pimpinan rapat paripurna yang juga Wakil Ketua DPRD Sulbar, Arifin Nurdin, disebut-sebut sedang berada di Palu bersama beberapa anggota DPRD lainnya. Sementara sejumlah anggota dewan lainnya sudah menuju ke Jakarta untuk menyampikan hasil rapat tersebut ke menteri dalam negeri (mendagri).

Sementara sejumlah pendukung Anwar-Amri, termasuk anggota fraksi Golkar menggelar konsolidasi di Makassar. Mereka membahas langkah-langkag yang dianggap strategis untuk menahan laju 19 anggota dewan yang "memecat" Anwar.

Sedangkan tim hukum Anwar-Amri, Amirullah Tahir, mengatakan, pihaknya akan melaporkan 18 anggota DPRD Sulbar ke polisi dan menggugatnya melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar.

Anwar yang sedang menunaikan ibadah haji dijadwalkan kembali ke Makassar, hari ini. Anwar pulang lebih cepat dan tidak lagi bergabung bersama kelompok terbang (kloter) asal Sulbar.

Materi Gugatan

Mantan sekretaris tim pemenangan Anwar-Amri Sanusi yang juga Ketua OKK Partai Golkar Sulbar, Muh Asri, juga membenarkan rencana gugatan ke PTUN tersebut.

"Besok (hari ini) kami akan datang ke kantor PTUN untuk melakukan gugatan dan melaporkan ke 19 anggota DPRD Sulbar terkait putusannya yang memberhentikan Pak Anwar dan Pak Amri. Materi gugatannya sudah siap. Kami juga akan pertanyakan kepada siapa hasil fatwa MA tersebut ditujukan ke KPU Pusat di Jakarta," kata Asri dalam jumpa pers di Rumah Makan Ratu Muda, Jl Pengayoman, Panakkukang Mas, kemarin.

Sedangkan soal tuduhan yang dilayangkan pasangan Salim Mengga-Hatta Dai terkait kasus money politics yang kemudian berbuah vonis di Pengadilan Negeri (PN) Polewali yang menyebutkan kasus tersebut terbukti dianggap mengada-ada.

"Perlu kami sampaikan bahwa Nasir Sattar yang disebut melakukan money poltics bukan tim kampaye pasangan Anwar-Amri. ini diperkuat dengan penjelasan KPU di Jakarta melalu surat bernomor 3726KPU-SB/2006 tertanggal 27 November 2006. Karena itu, kami tidak memberikan tanggapan atau melakukan banding terkait putusan PN Polewali Mandar Nomor 93/Pid.B/2006/PN Pol, tertanggal 17 Oktober 2006. Sebab kalau kami banding artinya kami mengakui Nasir sebagai tim kampanye,"katannya.

Penyusunan tim kampanye, lanjut Asri, berdasarkan PP no 6 tahun 2006 pasal 64 ayat 4, tidak ada nama saudara Nasir Sattar sebagai tim kampaye.
Pada Pilkada Sulbar lalu, Anwar-Amri menang dengan perolehan 220.076 suara sedangkan Salim-Hatta mendapat 165.094 suara.

"Perbedaannya 54.982 suara. Itu sangat jauh untuk ukuran Sulbar. Berbagai cara mereka lakukan untuk menang tapi buktinya rakyat tetap memilih Anwar-Amri. Mereka menggugat lewat MA dan PTUN dan materi gugatannya juga tentang tuduhan politik uang yg dilakukan Nasir sattar, tapi mereka tetap kalah sebab memang Nasir bukan tim kampanye kami," jelasnya.(Yusak NL/Andi Ahmad)


Comments :

0 komentar to “Sejumlah Anggota DPRD Tinggalkan Sulbar”
 

Harian Media Indonesia

Harian Kompas

Harian Tribun Timur

Kantor Berita Kota Nusantara Online

Kabar Terkini Tv One

Portal Berita Viva News

Posting Berita




Widget edited by Seby-Antoe.com

Situs Presiden Republik Indonesia

Tempointeraktif.com

detikcom