Pimpinan Bersama Crew Redaksi, Biro Perwakilan Daerah, dan Staf Kantor Beritakota Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2012

...

Biro Perwakilan Sulawesi Selatan Kantor Berita Nusantara Menerima Pemasangan Iklan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pada Pemilu Kada Dengan Harga Murah Hubungi Kantor Biro. Jl. Andi Mappanyukki No.24 B Makassar

Ingin memasang iklan ucapan dan advetorial pada Kantor Berita Kota Nusantara (KABAR News) di Kota anda untuk wilayah Se Nusantara Indonesia silahkan hubungi Biro Perwakilan Indonesia Barat ; Wawan, Jakarta,Biro Perwakilan Indonesia Timur Makassar: A.A.Effendy; Biro Makassar : Rizaldi H.Jamal, Jl.Andi Mappanyukki No.24B,Biro Perwakilan Maros,Pangkep,Barru: H.Sakkar Rauf, Biro Perwakilan Takalar : Burhan, Biro Perwakilan Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba : M.Rizal Noer, Biro Perwakilan Kaltim di Balikpapan: MUH. DARWIS.K Jl.Letjend Suprato No.1 Balikpapan pada Biro Perwakilan Sulut di Manado : Budianto,Biro Perwakilan Gorontalo : Rahmad Nur, Jl. Pangeran Hidayat No.1 Gorontalo. Biro Perwakilan Papua Barat. Sorong : FRANKY PANGKEY .Sulawesi Tenggara : YUSNANDAR, Kendari, Sulawesi Barat : YUSAK.NL. Jl. Sultan Hasanuddin No.7 Mamuju. Papua : Hendro Nur K.(Jayapura).


DD 1 ada dua di Gubernuran,......? Mobil Dinas Gubernur Sulsel yang memakai DD 1 ada dua Merek/Type yang berbeda terparkir di Panggung Upacara Gubernuran Sulsel(Foto: Iwan/ AA.Effendy)

Syawal Sosialisasikan Kota Santri di Bantaeng


Makassar, Liputan Kota - Tekad kandidat Wakil Bupati Bantaeng, Samhi Muawan Djamal, mewujudkan Bantaeng Kota Santri terus disosialisasikan. Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Makassar, ini mengaku sudah sosialisasikan program ini ke para preman di Bantaeng.

"Alhamdulillah, banyak teman-teman yang siap bergabung berjuang bersama kami setelah mendengar konsep saya tentang kota santri. Dakwah memang sebaiknya dilakukan di tempat orang-orang preman. Kalau berdakwah di masjid itu sudah biasa," kata Muawan, Sabtu (31/5).

Di Pilkada Bantaeng, Muawan berpasangan dengan Kepala Dinas Pariwisata Sulsel, Syahlan Solthan. Paket ini mendapat nomor urut I. Paket ini memperkenalkan tagline, 1 Syawal (Syahlan-Samhi). Pasangan ini diusung PAN dan PDIP.

Untuk mewujudkan hal itu, Muawan mengaku telah menyusun beberapa langkah. Langkah pertama membangun di delapan kecamatan di Bantaeng. Pembangunan dan operasional pesantren ini bersumber dari APBD. Langkah kedua, meningkatkan insentif guru mengaji dan memberi insentif bagi para imam kampung.

Perhatian Muawan ke pesantren karena dia sadar bahwa sekolah madrasah dan pesantren lebih 20 persen dari total lembaga pendidikan di Indonesia, sementara alokasi dana yang disiapkan pemerintah pusat hanya 12 dari total dana pendidikan (20 persen).(Tribun/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Sinjai Banjir Lagi, Warga Mengungsi

Suasana Warga yang sedang mengungsi di Kelurahan Birengere Sinjai ( foto:Tribun Timur)

Sinjai, Liputan Kota-Air sungai Manggottong meluap dan merendam ratusan rumah warga di kelurahan Biringere, Sinjai Utara, malam tadi. Meluapnya air sungai disebabkan hujan yang mengguyur Sinjai seminggu belakangan ini.Warga di lingkungan Biringere dan Lompu, Kelurahan Biringere memilih mengungsi. Mereka khawatir, banjir bandang dua tahun lalu di tempat ini kembali terjadi.

Salah seorang warga bernama Amir mengaku bahkan sudah mengungsikan beberapa barang-barangnya di rumah keluarganya. Ia dan beberapa tetangganya memilih untuk berjaga-jaga, khawatir air terus meluap.

“Baru kali ini air sungai meluap sampai lutut orang dewasa dan masuk di rumah. Baru kali ini juga terjadi air sungai meluap sejak banjir bandang dua tahun lalu. Waktu banjir bandang itu, airnya kira-kira empat meter. Sekarang air sudah mencapai paha orang dewasa di lingkungan Mattoanging,” ujarnya, malam tadi.

Hal senada juga diungkapkan warga Biringere lainnya, Herman. Ia dan sebagian warga di lingkungan Biringere telah mengungsikan barang-barangnya di rumah keluarganya di pegunungan.

Sementara itu dari pantauan Fajar, beberapa rumah di lingkungan Biringere sudah kosong ditinggalkan pemiliknya. Luapan air sungai juga sudah menggenangi ratusan rumah di Lingkungan Lompu.

Warga terus berjaga-jaga, khawatir kejadian banjir bandang yang melanda ibukota kabupaten berlambang kuda dua tahun lalu itu kembali terulang tahun ini.

Air sungai yang meluap juga sudah merendam SD 149 Jl Teratai, SD 125 Jl Agus Salim, SD 05 Jl Amanagappa. Dilaporkan, ketinggian air di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lappa sudah mencapai satu meter. Akibatnya, aktivitas warga di TPI Lappa lumpuh total.

Seorang ibu di Lingkungan Lompu, yang enggan menyebutkan identitasnya dengan nada bercanda menuturkan bahwa pemerintah juga perlu segera menguncurkan Bantuan Lansung Banjir (BLB). Ia mengaku rumahnya sudah tergenang air luapan sungai.

Ketua Satkorlak Sinjai, Rudiyanto Asapa yang mendapat kabar air sungai meluap dan menggenangi ratusan rumah warga, langsung turun ke lokasi memantau ketinggian air di lingkungan Lompu, Kelurahan Biringere, malam tadi. Ketinggan air sudah mencapai satu meter di rumah warga yang berada di pinggir sungai.

Rudi mengimbau warga untuk terus waspada bila hujan terus mengguyur. Ia juga menegaskan sudah ada tiga titik rawan banjir yang terus dipantau dan warga diharuskan dievakuasi.

Tiga titik rawan banjir tersebut, di antaranya Lingkungan Biringere dan Lompu. Ia juga meminta untuk mengantispasi terulangnya kejadian banjir bandang dua tahun lalu.

Rudi mengaku sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengevakuasi warga di tiga titik lokasi rawan banjir.

“Kondisi geografis Sinjai menyebabkan Biringere jadi langganan banjir tiap tahun. Untuk itu, solusi yang sedang dipikirkan pemerintah adalah membangun tanggul,” ujarnya di sela-sela kunjungannya di lingkungan Lompu, malam tadi.

Ia merinci, untuk membangun tanggul sepanjang puncak hingga muara laut diperkirakan membutuhkan dana kurang lebih Rp600 miliar. Hal ini, katanya, akan menjadi prioritas pemerintah ke depan agar bisa mengurangi ancaman bencana alam
seperti banjir bandang di Sinjai.

Sementara itu, kandidat calon bupati Sinjai, Sabirin Yahya, malam tadi mengungkapkan Sinjai menjadi langganan banjir tiap tahun, lebih disebabkan maraknya aksi illegal logging.

Mantan Kadis Perindag-PM Sinjai ini menuturkan, illegal logging di kawasan pegunungan Sinjai sangat marak sehingga limpahan air dari gunung tak bisa dibendung.

Selain di kota Sinjai, banjir juga terjadi Sinjai Tengah. Jalan poros yang menghubungkan Sinjai dengan Malino, Kabupaten Gowa, juga longsor akibat hujan deras yang seharian terus mengguyur wilayah ini, Sabtu, 31 Mei.

Lokasi longsor tepatnya berada di desa Gantarang, Kecamatan Sinjai Tengah. Akibatnya jalan sepanjang lima meter rusak parah (longsor, red) tergerus air dengan kedalaman lutut orang dewasa. Praktis jalan poros Sinjai -Malino lumpuh. Kendaraan roda empat tak bisa melintas di jalan tersebut.

Seorang warga Gantarang, Amir, mengatakan baru kali ini air yang berasal dari gunung begitu deras menghamtam jalan poros, sehingga terjadi longsoran. Untungnya, tak menimbulkan korban jiwa. Ia memperkirakan longsor mulai terjadi kira-kira pukul 16.45 Wita, kemarin, seperti dikutif Fajar.

Sejak longsor terjadi, belum ada upaya pemerintah setempat turun tangan mengatasi longsoran di jalan poros. Baru sebatas warga yang bahu membahu mengatasi longsoran.

“Dengan longsor ini, praktis jalur transportasi Sinjai-Malino lumpuh. Mobil tak bisa lewat. Orang mesti berhati-hati karena kedalaman bekas gerusan air sampai lutut orang dewasa,” ujarnya.

Ia khawatir, bila hujan deras terus mengguyur wilayah ini, maka potensi longsor bisa semakin parah, mengingat derasnya gerusan air dari gunung ke badan jalan.

Komandan Kodim (Dandim) 1424 Sinjai, Letkol Inf Rifky Nawawi membenarkan terjadinya longsor. Berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, titik longsor terjadi di dusun Mattirowalie Desa Gantarang, Sinjai Tengah sekira pukul 18.30 Wita.

“Longsor terjadi kira-kira 10 meter di badan jalan, sehingga praktis kendaraan roda empat tak bisa lewat,” ujarnya kepada wartawan.


Banjir di Bantaeng


Dari Bantaeng dilaporkan, banjir merendam dua kecamatan. Kedua kecamatan yang dilanda banjir itu, yakni Kecamatan Bantaeng dan Bissappu, Sabtu, 31 Mei. Akibat banjir yang terjadi itu, ratusan rumah penduduk terendam dan sejumlah fasilitas umum lainnya.

Informasi yang diperoleh dari salah seorang warga Bantaeng, Irwan, luapan air akibat hujan deras itu mulai terjadi sekira pukul 12.00 Wita. Beberapa fasilitas umum yang terendam banjir itu,

seperti Pasar Sentral Baru Bantaeng, Kecamatan Bantaeng, dan Pasar Tua Tappajeng, Kecamatan Bissappu. Beberapa fasilitas umum seperti sekolah juga dilaporkan terendam.

Dari sejumlah wilayah yang direndam banjir itu, Desa Garegea dan Desa Pulau Kayangan merupakan daerah yang terparah dilanda banjir. Bahkan, ketinggian air ada yang menghampiri lantai rumah panggung milik warga setempat, atau ketinggian air sekitar 2 meter.

Selain mengakibatkan ratusan rumah terendam banjir, pusat pertokoan di sekitar Pasar Sentral Bantaeng juga terkena dampaknya.

Banjir yang merendam ratusan rumah warga itu, mengakibatkan saluran pembungan air di daerah itu, tidak bisa lagi menampung air akibat hujan deras dan meluap ke kawasan rumah penduduk. Meski dipastikan mengakibatkan kerugian meteril hingga ratusan juta, namun hingga saat ini belum dilaporkan adanya korban jiwa.

Menurut keterangan dari warga setempat, hujan deras itu mulai terjadi sejak pagi kira-kira pukul 06.00 Wita secara terus menerus hingga pukul 14.00 Wita. “Hujan deras itu disertai petir,” ujar Irwan.

Beberapa kelurahan yang direndam banjir di dua kecamatan itu, antara lain; Kelurahan Tappangen, Bonto Atu, Bonto Lebang, Bonto Rita, dan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu. Sedang di Kecamatan Bantaeng, Kelurahan yang terendam, antara lain; Garegea, Tappajeng, dan Palantikan.

Bahkan, sepanjang jalan poros Bantaeng-Makassar antara Tangga-tangga-Bissappu ketinggian air antara 50 cm hingga satu meter. Ketinggian air jalan poros provinsi itu, sempat mengakibatkan arus lalulintas baik dari dua arah mengalami kemacetan.

Meski begitu, kemacetan lalulintas itu tidak berlangsung lama setelah air dilaporkan mulai surut.

Meluapnya pembuangan air di Kota Bantaeng itu, juga nyaris merendam rumah jabatan Bupati Bantaeng, Azikin Solthan. Beruntung, rumah jabatan tersebut lebih tinggi di banding rumah penduduk setempat hingga tidak sampai merendam rumah jabatan.

Namun informasi yang diperoleh, saluran air di sekitar rujab sudah mulai meluap. Informasi yang diperoleh, banjir sudah mulai surut setelah hujan reda.
Sementara di Bone, banjir merendam empat kecamatan di Bone, Sabtu, 31 Mei.

Keempat kecamatan yang terendam, masing-masing, Sibulue, Cina, Barebbo, dan Tanete Riattang. Di Tanete Riattang, banjir menggenangi ruas jalan Agussalim.

Beberapa rumah yang tinggal di bagian belakang Jl Agussalim, sempat tergenang hingga ke dalam rumah. Anak-anak, juga tampak berenang di ruang tamu salah satu rumah. Mirah, salah seorang warga yang ditemui kemarin mengungkapkan, banjir sudah menjadi langganan mereka setiap hujan mengguyur.

“Kami minta pemerintah segera merealisasikan janjinya, membangun lorong dan saluran air. Kami sudah capek, terus-menerus dihantam banjir,” papar Mirah.

Sementara itu, di Sibulue dan Cina, puluhan hektare sawah ikut tergenang banjir. Demikian pula, areal perumahan rumah warga. Bahkan, di Desa Walenreng Cina, SD Inpres 6/75 Walenreng, digenangi banjir.

Aswar, siswa kelas tiga SD Inpres 6/75 Walenreng mengemukakan, banjir menggenangi sekolahnya beberapa hari terakhir ini, setiap hujan turun. Bahkan, air juga sempat
masuk ke dalam kelas. Akibatnya, lanjut Aswar, pelajaran mereka sering terganggu.

Air juga menggenangi Pasar Apala di Kecamatan Cina. Nasir, salah seorang warga mengungkapkan, banjir tersebut terjadi akibat buruknya drainase di lingkungan tempat tinggalnya tersebut.(Fajar/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

FGII Adakan Workshop Peningkatan Mutu Guru

Laporan: Andi Ahmad
Walikota Makassar Ilham Arif Sirajuddin Akan membuka workshop ini

Walikota Makassar Akan Membuka Workshop Hari Ini

Makassar, Liputan Kota- Setelah Gubernur Sulawesi Selatan mencanangkan program pendidikan gratis di provinsi Sulawesi Selatan, maka pada daerah kabupaten dan kota tidak mau ketinggalan, satu persatu para kepala daerah (Bupati) akan mendukung program yang akan dilaksanakan orang nomor satu diprovinsi ini.

Pemkot Makassar pada pelaksanaan program pendidikan gratis merupakan jajaran pemerintah kota yang dalam wilayah provinsi Sulawesi Selatan yang sangat mendukung program ini, Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin bersama dengan instansi terkait sudah jor-joran melakukan sosialisasi progam ini, bahkan dalam menghadapi penerimaan siswa baru tahun ajaran ini mulai Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP) pihak sekolah dilarang memungut uang pendaftaran bagi siswa yang ingin masuk disekolah yang bersangkutan.

Namun program pendidikan gratis tidak mungkin dapat dilaksanakan dengan baik tanpa didukungan dengan peningkatan kualitas dan mutu guru yang mengajar, maka dengan hal ini Forum Guru Independen Indonesia (FGII) Kota Makassar melaksanakan Workshop dan pelatihan yang diikuti oleh sekitar 1500 guru se kota Makassar , Jumat (30/5) di gedung Lestari 45 Makassar, kata Sekertaris FGII Kota Makassar Muh Ahyar.

Menurut Muh Ahyar, pelaksanaan workshop ini yang mengambil tema “ Mengukur Profesionalisme Mutu Guru dengan Sertifikasi”, sangat membantu para guru dalam melaksanakan tugas sehari-harinya dalam mengajar, sekarang mutu guru dalam mengajar sangat ditentukan dalam mendapat sertifikasi yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat yakni Departemen Pendidikan Nasional RI sehingga nantinya seluruh guru di daerah akan mendapatkan sertifikasi dan itu dapat menunjang kegiatan belajar mengajar dan peningkatan kesejahteraan para guru itu sendiri, ujarnya.

“ Workshop ini akan dibuka oleh Walikota Makassar, dan rencana akan mengukuhkan pengurus FGII kota Makassar yang ada pada seluruh Kecamatan di kota ini, dan acara ini akan berlangsung satu hari, “ jelas Muh. Ahyar didampingi Ketua FGII Kota Makassar A. Anwar Pallime, dengan panitia workshop, Rizal Noma. ( Andi Ahmad )
Selengkapnya...

AFI dan AHAD Optimis Menang Diputaran Pertama Pilkada Kaltim

Kandidat Calon Gubernur Kaltim Achmad Amins menyakinkan AHAD Menang Pada Putaran Pertama

Samarinda, Liputan Kota- Meski penghitungan suara resmi dari KPUD Kaltim masih berjalan dan hasil hitung cepat (quick count) versi Lembaga Survei Indonesia dan Lingkangan Survei Indonesia menunjukkan akan ada Pilgub Kaltim putaran kedua, Awang Faroek Ishak dan Achmad Amins sama-sama yakin bisa menang hanya dengan satu putaran.

Awang optimistis akan menduduki kursi Gubernur Kaltim karena perolahan suaranya berada di atas 30 persen. "Iya dong. Sampai saat ini saya tetap optimistis bakal menang mutlak. Tidak ada itu putaran kedua," ujar Awang, Rabu (28/5).

Awang mengaku yakin karena hasil survei dari Lingkaran Survei Indonesia pimpinan Denny JA, memprediksikan kemenangan baginya sebesar 28,81 persen, sedangkan penghitungan suara versi KPUD dan dari pusat tabulasi data AFI juga masih menempatkan dirinya sebagai pemenang.

"Kan sudah jelas di LSI kita menang, di KPUD dan hitungan kami sendiri juga demikian, jadi optimislah," kata calon gubernur nomor urut 1 yang berpasangan dengan Farid Wadjdy itu.

Menurutnya, berdasarkan penghitungan suara manual yang mereka lakukan, AFI telah berhasil mendulang suara sebanyak, 430.887 suara atau 30,14 persen, mengungguli pasangan calon lainnya. (lihat tabel)

"Silakan lihat sendiri dari pusat tabulasi data kami, Saya sudah mengumpulkan suara sebesar 30,14, kemarin 30,16. Artinya suara ini sudah sangat valid dan tidak bakal mengalami pergeseran signifikan" ujarnya.

Awang mengaku yakin menang hanya dalam satu putaran, karena jumlah data pemilih yang berhasil dihimpun hingga pukul 16.30 kemarin sudah mencapai 1.429.619 pemilih. Jumlah tersebut menurutnya sudah sekitar 86 persen, jika diasumsikan pemilih yang golput sebanyak 35 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang berjumlah 2.225.409 pemilih. Sedangkan kalau diasumsikan pemilih yang golput sebanyak 40 persen, jumlah pemilih yang berhasil direkap sudah sekitar 90 persen.

"Kalau diasumsikan pemilih yang golput 35 persen dari DPT, maka data yang sudah kami himpun sudah mencapai 85 persen. Saya yakin sisa data yang 15 persen tidak bakal signifikan mengubah peta kemenangan," ungkapnya.

Awang juga yakin tingkat ketepatan perhitungan suara dilakukan oleh timnya adalah sangat tepat. "Sebab metode yang digunakan adalah real count berdasarkan laporan langsung dari seluruh saksi AFI yang telah dicek-silang di tingkat Timses kabupaten/kota," kata Awang.

Keyakinan serupa disampaikan Achmad Amins. Menurut calon gubernur nomor urut 3 yang berpasangan dengan hadi Mulyadi ini, ia akan menang di pesta demokrasi Kaltim hanya dengan satu putaran. Alasannya, kata Amins, berdasarkan perhitungan suara dari tim suksesnya di Ampera Kaltim, ia telah meraih suara 30 persen lebih.

“Tetap yakin, tak ada perubahan dari perhitungan kami itu. Makanya, saya sangat yakin, tak ada putaran kedua. Meski saya juga harus tetap waspada untuk mengantisipasi jika akhirnya perhitungan dari KPUD menyebutkan, terjadi putaran kedua,” kata Amins, kemarin.

Lantas, apa langkah antispasi jika benar terjadi putaran kedua itu? Amins masih enggan berkomentar banyak, menurut dia, semua masih akan dibahas lebih antara dirinya dan tim sukses di Ampera Kaltim. “Kita lihat saja nanti,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Ketua Harian Ampera Kaltim, Andi Harun, mengatakan, Ampera berbesar hati menerima keputusan KPUD Kaltim untuk membuka kembali sistus perhitungan suara KPUD Kaltim dengan system IT di situs; kaltim.kpu.go.id.

“Kalau memang sudah seperti itu keputusan rapatnya dan melibatkan semua Tim Sukses masing pasangan calon, maka kami dari Ampera Kaltim, menerimanya untuk dibuka kembali untuk bisa diakses oleh masyarakat dalam melihat perhitungan sementara hasil Pilgub Kaltim,” kata Andi, seperti dikutif Tribun Kaltim.

Sekedar diketahui, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kaltim menggelar rapat mendadak di kantor KPUD Kaltim lantai dua, bersama para tim sukses (timses) pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Rapat digelar terkait protes timses Ampera, Selasa (28/5) kemarin malam, yang meminta penayangan penghitungan suara di kaltim.kpu.go.id dihentikan sementara. Karena dianggap mempengaruhi stigma tersendiri di masyarakat tentang pasangan yang dianggap kalah dan menang padahal penghitungan resmi belum dilakukan.

Rapat dihadiri hanya dua anggota KPUD, Elvyani NH Gaffar dan Maskur Melle, sedangkan ketua Jafar Haruna sedang berpergian ke Jakarta, tanpa alasan yang jelas. Hadir pula empat Timses pasangan calon masing-masing Zulkifli Alkaf mewakili pasangan AFI, Aji Sofyan Alex mewakili pasangan Nusa Hebat, Dahri Yasin mewakili pasangan JULU dan Supriyana, Divisi Advokasi Timses Ampera.

Rapat sempat memanas, sebab timses Ampera tetap meminta situs dihentikan hingga hasil resminya telah keluar. sementara timses lain menolak permintaan itu dengan alasan pengumuman di situs itu merupakan hak publik untuk mengetahui informasi dan KPUD tidak boleh diintervensi oleh pihak lain. (Tribun Kaltim/ Darwis Katureng)


Selengkapnya...

Pengadaan Barang Sekretariat DPRD Bantaeng 2006 Sarat KKN

Laporan: Tono dan Rizal Noma

Kegiatan Pelatihan Dikantor DPRD Bantaeng


Bantaeng. Liputan Kota-Pelaksanaan kegiatan pengadaan barang dilingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Bantaeng SulSel, pada Tahun 2006 sarat dengan praktek KKN. Pasalnya kegiatan yang bersumber dari APBD tersebut tidak sesuai dengan Kepres nomor 80 tahun 2003 yang mana tidak adanya surat perintah kerja (SPK) yang diterbitkan oleh pihak sekretariat.

Kegiatan pengadaan yang dimaksud nilai anggaran sebesar Rp95.746.000 yang dilaksanakan dengan cara terpecah pecah mulai dari bulan Oktober hingga Desember tahun 2006. adapun kegiatan pengadaan yang dimaksud, antara lain: Biaya pemeliharaan Kendaraan Dinas Wakil Ketua DPRD Bantaeng senilai Rp 6.485.000 yang digunakan dengan tidak mencantumkan tanggal dan bulan berapa, kemudian pembelian makanan dan minuman tamu anggota DPRD Kab. Bantaeng pada tanggal 17 Oktober 2006 dengan nilai Rp 9.861.000, pembelian horden kantor DPRD pada tanggal 31 Oktober 2006 senilai 15.000.000, biaya penambahan dan pemeliharaan program pengelolaan keuangan satuan kerja kantor DPRD pada tanggal 30 Desember 2006 senilai Rp 30.000.000, biaya pemeliharaan gedung kantor DPRD pada tanggal 30 Desember 2006 dengan nilai Rp 19.400.000, serta kegiatan pengadaan horden Kantor DPRD tidak jelas waktu pelaksanaannya dengan nilai Rp 15.000.000.

Dari seluruh kegiatan yang dimaksud, terdapat dua kegiatan yang sama yang dianggarkan dengan nilai yang sama pula, seperti pengadaan horden, kemudian terdapat kegiatan pemeliharaan gedung kantor yang tidak jelas pelaksanaannya. Melihat hal tersebut, kegiatan pengadaan yang dimaksud dan dilaksanakan oleh sekretariat DPRD Kab.Bantaeng pada tahun 2006 tidaklah sesuai prosedur dan kegiatan tersebut sangatlah menyimpang dari aturan yang ada serta sarat KKN ,kata sumber yang tidak mau disebut namanya kepada Liputan dilingkungan Pemkab Bantaeng belum lama ini.

Menurutnya pelaksanaan kegiatan pengadaan tersebut yang dilaksanakan menyimpang dari ketentuan yang ada dikarenakan Pimpinan kegiatan tidak memahami tata cara pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, serta tidak berjalannya pengawasan dan pengendalian dari para pemimpin unit kerja.

"Jika kegiatan pengadaan dimaksud sama sekali tidak memenuhi prinsip prinsip transparan masaalah pengadaan barang dan jasa, kemudian pada saat pertanggung jawaban, pihak sekretariat DPRD hanya memiliki secarik bukti Kwitansi saja tanpa ada bukti bukti yang lainnya",jelas sumber yang tidak mau disebut namanya.

Sementara itu Liputan Kota memcoba konfirmasi kepada Sekertaris Dewan DPRD Bantaeng terkait hal ini, Justru tidak mengetahui adanya hal tersebut, juga tidak bisa memperlihatkan bukti bukti bahwa kegiatan pelaksanaan pengadaan pada tahun 2006 sudah sesuai prosedur atau tidak.

Sementara itu, aktifis LSM Lembaga Pemantau Penyalahgunaan Anggaran [ LAPPAN ] Ahmadi Koordinator wilayah selatan sangat menyesalkan akan hal ini. Menurutnya apa yang dilakukan oleh pemimpin kegiatan pengadaan pada sekretariat DPRD Bantaeng telah mengangkangi Kepres Nomor 80 tahun 2003, sebab sangat mustahil seorang pemimpin kegiatan tidak mengetahui aturan dan ketentuan yang berlaku, dalam melakukan pelaksanaan kegiatan pengadaan barang dan jasa. Secara tegas Ahmadi mengatakan bahwa kegiatan semacam ini setiap tahun dilakukan dilingkungan DPRD setempat sehingga persoalan ini, perlu diambil tindakan hukum agar yang bersangkutan dalam hal ini pemimpin kegiatan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. [ Tono Sebastian/ Rizal Noma]


Selengkapnya...

Kendaraan Dinas Pemkab Bantaeng Dijual, Kabag Umum Kangkangi SK Bupati

Laporan : Tono dan Rizal Noma

Kendaraan dinas yang dipakai Pemkab Bantaeng

Bantaeng,Liputan Kota- Kegiatan pelaksanaan penjualan kendaraan Dinas pada tahun 2004 dilingkungan sekretariat Daerah Pemkab Bantaeng SulSel pada tahun 2004 yang lalu, sepertinya menjadi sebuah kebijakan baru yang mana perintah atasan tidak perlu dituruti oleh bawahannya.


Hal inilah yang dilakukan oleh Kepala Bagian Umum Pemkab Bantaeng dalam melaksanakan tugasnya. Pada tahun 2004 Pemerintah Kabupaten Bantaeng, melaksanakan penjualan kendaraan Dinas senilai Rp 145.093.817, 75. Namun sayangnya Kabag Umum yang menjadi penanggung jawab penjualan kendaraan tersebut, justru tidak mematuhi SK Bupati selaku atasannya, namumn justru mengangkanginya dengan alasan yang tidak jelas.

Dari data yang diperoleh Liputan Kota, bahwa pada tahun 2004 penjualan kendaraan Dinas dilakukan oleh Pemkab Bantaeng, sebanyak 107 unit dengan nilai Rp 281.460.573 yang terdiri dari kendaraan roda empat sebanyak 24 unit senilai Rp 211.269.532 dan kendaraan roda dua sebanyak 83 unit senilai Rp 70.191.041.

Pelaksanaan penjualan kendaraan dinas tersebut dilaksanakan dalam dua tahap dengan persetujuan DPRD kab. Bantaeng melalui surat nomor 08/KPTS-DPRD/IV/2004 tanggal 26 April 2004 atas dasar surat keputusan Bupati nomor 171 tahun 2004, dengan jumlah kendaraan dinas yang dijual sebanyak 80 unit senilai Rp 246.779.963 yang terdiri dari kendaraan dinas roda empat sebanyak 23 unit senilai Rp 204.662.932 dan kendaraan roda dua sebanyak 57 unit senilai Rp 42.117.031.

Dan SK BUPATI Nomor 182 tahun 2004 dengan jumlah kendaraan yang dijual sebanyak 27 unit senilai Rp 34.680.810 yang terdiri dari kendaraan dinas roda empat satu unit senilai Rp 6.606.600 dan kendaraan roda dua sebanyak 26 unit senilai Rp 28.074.010.

Sehingga keseluruhan jumlah kendaraan dinas yang dijual sebanyak 107 unit yang terdiri atas 21 unit kendaraan dinas dengan harga jual senilai Rp 37.205.790 yang terdiri kendaraan dinas roda empat sebanyak 5 unit dengan nilai Rp 23.076.000 dan kendaraan roda dua sebanyak 16 unit senilai Rp 14.129.170 yang tidak dibayar angsuran pertamanya minimal sebesar 5% dari harga jual senilai Rp 1.860.289, 50 dan tidak terdapat perjanjian sewa beli serta tidak pernah mengangsur.

Kemudian terdapat dua unit kendaraan roda dua dengan harga jual senilai Rp 495.455, sudah melakukan angsuran pertama akan tetapi tidak ada perjanjian sewa beli dan belum membayar angsuran berikutnya. juga dalam data yang diperoleh MB dijelaskan terdapat 25 unit kendaraan dinas dengan harga jual senilai Rp 98.464.974 yang terdiri dari kendaraan roda empat sebanyak lima unit senilai Rp 71.426.703 dan kendaraan dinas roda dua sebanyak 20 unit senilai Rp 27.038.271 mengalami keterlambatan dalam membayar angsuran dan belum pernah dikenakan denda senilai Rp 8.927.598, 75.

Sehingga hal tersebut tidak sesuai dengan SK Bupati Nomor 171 tahun 2004 tanggal 1 Mei dan SK Bupati Bantaeng Nomor 182 tanggal 1 Desember Tahun 2004, yang mana dalam diktum kedua menetapkan bahwa harga penjualan kendaraan dinas perorangan harus dibayar oleh pembeli dengan angsuran pertama 5%, dari jumlah harga yang harus dibayar dan harus disetorkan ke kas Daerah Pemkab Bantaeng, oleh yang bersangkutan sebelum surat perjanjian sewa beli di tanda tangani.

Kemudian sisa pembayaran berikutnya, diatur dalam surat perjanjian sewa beli yang merupakan satu kesatuan dalam SK tersebut.Juga dalam SK Bupati tersebut menjelaskan bahwa perjanjian sewa beli pasal 5 ayat 2 menetapkan setiap keterlambatan pembayaran angsuran bulanan dikenakan denda sebesar 15 %, dan pembayarannya dilakukan bersama sama dengan pembayaran angsuran yang bersangkutan.

Akibat hal yang terjadi di atas maka terjadi indikasi kerugian keuangan Daerah senilai Rp 37.701.245,00 atau Rp 37.205.790,00 + Rp 495.455,00. kemudian terdapat penerimaan daerah atas penjualan kendaraan dinas sebanyak 25 unit sebesar Rp 98.464.974,00 yang terdri dari 5 unit kendaraan dinas roda empat sebesar Rp 71.426.703, dan 20 unit kendaraan dinas roda dua sebesar Rp 27.038.271, dan denda senilai Rp 8.927.598,75 tidak dapat dimanfaatkan oleh Pemda Bantaeng dikarenakan Kabag Umum sebagai penanggungjawab kegiatan penjualan kendaraan dinas tidak mematuhi dan menjalankan SK Bupati Nomor 171 tahun 2004 dan SK Bupati Nomor 182 tahun 2004, namun justru sebaliknya SK tersebut dikangkangi dengan alasan yang tidak jelas.

Sementara itu Pihak Pemkab Bantaeng melalui Kabag Umum saat Liputan kota mengkonfirmasikan hal tersebut, justru tidak bisa berkomentar banyak,justru yang bersangkutan enggan berkomentar dan tidak besedia memperlihatkan bukti bukti yang ada. [ Tono Sebastian/ Rizal Noma]




Selengkapnya...

Megawati Terima Gelar Kebangsawanan Dari Datu Luwu


Palopo, Liputan Kota - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI Perjuangan), Megawati Soekarnoputri, akan menerima gelar kebangsawanan dari Datu Luwu, A Luwu Opu Daengna Patiware.
Mega akan bergelar Daengta Rumpa' Limpue yang berarti pembuka atau perintis negeri. Gelaran ini akan diberikan dalam proses adat di Istana Kedatuan Luwu, Kota Palopo, Rabu (28/5) hari ini.

"Gelar ini (Daengta Rumpa' Lipue) diberikan karena ayah beliau (Soekarno) merupakan pembuka atau perintis kemerdekaan Republik Indonesia," kata Maddika Bua, A Kaddiraja. Dikatakan ada ikatan emosional yang mendalam antara keluarga Soekarno dengan Kerajaan Luwu,seperti dikutif Tribun.

Tahun 1945, Soekarno sempat berkunjung ke Kerajaan Luwu dibawah kendali Andi Djemma. Pertemuan ini kemudian menyepakati pembentukan Laskar Soekarno Muda yang turut berjasa dalam mengusir penjajah dari Bumi Sawerigading.

"Kemudian di masa pemerintahan Ibu Mega, Andi Djemma mendapat gelar pahlawan nasional sehingga patutlah beliau (Mega) diberikan gelar kebangsawanan," kata Kaddiraja.

Mega akan menggelar silaturahmi dengan pemerintah dan masyarakat se-Tana Luwu yang dipusatkan di Lapangan Gaspa Palopo, Rabu (28/5) hari ini. Sebelum ke Palopo, Mega akan menghadiri acara serupa di Kabupaten Tana Toraja yang merupakan salah satu kantong suara PDIP.

Ketua DPC PDIP Palopo Harla Ratda dan Wali Kota Palopo Pateddungi A Tenriadjeng bersama sejumlah pejabat dan fungsionaris partai berlambang banteng moncong putih akan menyambut kedatangan putri Presiden RI yang pertama ini di Bandara Bua.Setibanya di Makassar, istri Taufik Kiemas ini akan berziajrah ke Makam Syekh Yusuf di Kabupaten Gowa.(Tribun/Tono Sebastian)


Selengkapnya...

Mutasi Jilid Dua Pemprov Sulsel Awal Juni

Makassar, Liputan Kota - Pemerintah Provinsi Sulsel di bawah pemerintahan pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang berencana melakukan mutasi kedua, awal Juni mendatang.

Jabatan yang menjadi sasaran utama perombakan tahap kedua ini adalah jabatan yang berkaitan dengan keuangan daerah."Mungkin akhir Mei ini atau malah setelah Mei ini akan ada mutasi lagi," kata Sekprov Sulsel, Andi Muallim di ruang kerjanya, Selasa (27/5).

Menurut Muallim, jabatan yang menyangkut masalah keuangan saat ini sangat penting karena menyangkut restrukturisasi dan mekanisme anggaran.

Muallim tidak menyebut nama-nama pejabat yang akan terkena mutasi tahap kedua tersebut. Ia hanya menyebutkan bahwa yang akan dimutasi adalah pejabat yang selama ini lowong karena ditinggal oleh pejabatnya.

Selain menyinggung soal rencana mutasi, Muallim juga memaparkan soal rencana diberlakukannya PP No 41 Tahun 2007. Dampak diberlakukannya PP ini adalah sebanyak 18 wakil kepala dinas dan dua orang wakil kepala badan di lingkup Sekretariat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan kehilangan jabatannya,seperti dikutif Tribun.

Keputusan merampingkan jabatan eselon II B dilakukan setelah Pemprov Sulsel melakukan konsultasi dengan pakar pemerintahan dari Universitas Hasanuddin. Hasilnya, sebagian pejabat eselon II B harus dihilangkan demikian juga eselon IV A.

Jumlah jabatan eselon IV A yang akan dipangkas terbilang yaitu 136 orang. Sementara eselon II B yang akan dikurangi sebanyak 16 orang.

Muallim yang didampingi Kepala Bagian Humas Pemprov Sulsel Rizal Saleh, mengatakan dengan berlakunya PP No 41/2007 tersebut struktur organisasi Sekretariat Pemprov Sulsel juga akan mengalami perubahan.

Pemprov Sulsel adalah menghilangkan dinas informasi dan komunikasi. Dinas ini rencananya akan digabung dengan dinas perhubungan. Sedangkan dinas pendapatan daerah (dispenda) juga mengalami nasib yang sama. Dinas ini akan berubah namanya menjadi dinas pengelolaan daerah.

Pemprov juga berencana membentuk satu badan baru yaitu badan pemberdayaan perempuan dan keluarga berencana. Adapun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan dijadikan menjadi eselon II. Alasannya, di daerah, jabatan kepala satpol PP juga bereselon II.
Pejabat asisten yang semula hanya satu orang, akan diisi oleh tiga pejabat baru sehingga jumlahnya menjadi empat. Keempat asisten ini nantinya akan membawahi masing-masing tiga biro.(Tribun/Andi Ahmad)


Selengkapnya...

Achmad Amin- Hadi Muliyadi Unggul Sementara Pilkada Kaltim

Laporan: Darwis Katureng
Kandidat Nomor 4 Pasangan Achmad Amins- Hadi Mulyadi Unggul sementara pada Hasil Quik Qount Metro TV

LSI : Pilkada Kaltim Ada Putaran Kedua

Samarinda, Liputan Kota- Proses penghitungan hasil pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalimantan Timur (Kaltim) berlangsung, Senin (26/5). Hingga selesainya penghitungan di TPS, belum insiden berarti.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim secara resmi baru akan mengumumkan hasilnya, pekan depan.

Pada hasil Quik Qount Metro TV hari Selasa sampai pukul 01.00 menyatakan pasangan Achmad Amin-Hadi Mulyadi sebesar 28,39 persen, Awan Faroek Ishak-Farid Wadjdy; 26,46 persen,JusuF Serang Kasim- Luter Kombong 25,01 persen, dan Nursyiwan Ismail- Heru Bambang dengan perolehan suara 19.83 persen.

Namun berdasarkan hasil penghitungan cepat (quick count) Lembaga Survei Indonesia (LSI), dua pasangan calon kepala daerah masing-masing Awang Faroek-Farid W (PAN-PPP), unggul sementara, meski berselisih tipis dengan perolehan Ahmad Amin-Hadi Mulyadi dengan perolehan suara 27,42 persen.

Data yang diperoleh dari LSI hingga pukul 15.30 Wita, Senin (26/5), pasangan Awang Faruk-Farid W mengantongi 28,64 persen suara. Tempat ketiga diduduki pasangan Jusuf SK-Luther Kombong dengan perolehan suara 23,97 persen. Sedangkan sisanya diraih pasangan yang diusung PDIP, Nursyirwan Ismail-Heru Bambang dengan suara sekitar 20 persen.

Siaran pers yang diterima Liputan Kota dari LSI, kemarin, menyebutkan, dengan selisih perolehan suara yang rigin dan tipis, kemungkinan pilkada Kaltim akan ada dua putaran.

Berdasarkan UU No 12 Tahun 2008 pasal 107, pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang dinyatakan sebagai pemenang dalam pilkada adalah pasangan yang mendapat suara lebih dari 50 persen dari suara sah. Jika tidak ada pasangan yang mendapat suara lebih dari 50 persen, maka pasangan yang mendapat suara lebih dari 30 persen dinyatakan sebagai pemenang.

Apabila tidak ada pasangan yang mendapat suara lebih dari 30 persen, maka akan diadakan putara kedua, yang akan diikuti oleh pemenang pertama dan kedua.

"Perlu diperhatikan bahwa Quick Count ini adalah aktivitas sampling, bukan kegiatan sensus. Sehingga perolehan suara kandidat dari hasil Quick Count bisa begeser 1-2%," tulis siara pers yang ditanda-tangani Direktur Eksekutif LSI, Syaiful Mudjani itu, kemarin.

KPU: Bukan Patokan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim menegaskan, masyarakat jangan menjadikan quick count sebagai patokan hasil Pilkada Kaltim. Sebab, sampai saat ini belum ada satupun KPU di 13 kabupaten/kota di Kaltim yang menyerahkan hasil penghitungan suara secara on line.

"Quick count jangan jadi patokan," ujar anggota KPU Kaltim Elvyani NH Gaffar saat ditemui detikcom di kantornya, Jl Basuki Rahmat, Samarinda, kemarin, seperti dikutif Tribun.

Pilkada langsung gubernur Kaltim pertama kali ini menetapkan jumlah pemilih sekitar 2,2 juta jiwa dari total jumlah penduduk Kalimantan Timur sekitar 2,7 juta jiwa.
Pilkada Kaltim diikuti oleh 2.255.409 orang yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang ditetapkan KPUD setempat. Mereka melakukan pencoblosan di 6.566 tempat pemungutan suara (TPS).(Tribun/Darwis Katureng/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Bali Dan NTB Diguncang Gempa Berkekuatan 5,4 SR

Denpasar, Liputan Kota- Gempa berkekuatan 5,4 skala Richter mengguncang Pulau Bali dan sejumlah wilayah Nusa Tenggara Barat, Senin (26/5) sekitar pukul 19.13 Wita. Tidak ada laporan kerusakan maupun korban jiwa, namun warga di Lombok sempat berlarian keluar rumah mencari tempat aman.

Widodo Sulistyo, Kepala Balai Besar Meteorologi dan Geofisika Wilayah III Denpasar, di Denpasar menyatakan, pusat gempa berada sekitar 111 kilometer sebelah barat daya Taliwang, Nusa Tenggara Barat, tepatnya di koordinat 9.59 LS-116.29 BT, dengan kedalaman 21 kilometer. Gempa ini tidak menimbulkan tsunami,seperti dikutif Kompas.com.

Di Mataram magnitudo gempa dirasakan 3-4 MMI (Modified Mercalli Intensity) , sementara di Denpasar antara 1-2 MMI. Gempa susulan tidak tercatat karena kekuatannya sangat kecil. Tidak ada laporan adanya kerusakan.

Meski berlangsung beberapa detik, namun gempa itu cukup membuat kaget warga. Ketut Wiryana, warga Renon, Denpasar cukup menghentak beberapa detik saat ia berada di lantai dua kantornya. Beruntung, tidak ada kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa itu.

Goyangan gempa yang lebih kuat dirasakan Chairul Anwar, wagta Mataram. Goyangannya keras, dalam dua kali kesempatan dengan rentang waktu kurang dari satu menit, tutur Anwar yang saat gempat sedang bersama keluarganya. (kompas.com)

Selengkapnya...

Warga Pulau Badi Harapkan Janji Bupati Pangkep Ditepati

Laporan: Sakkar Rauf
Masjid Nurul Jami di Pulau Badi tampak dari depan yang belum selesai pembangunannya (foto:Sakkar Rauf)

Pangkep, Liputan Kota – Sekitar 2000 jiwa penduduk pulau Badi desa Mattirodeceng Kecamatan Tuppabiring sangat mengharapkan janji Bupati Pangkep, H.Syafruddin Nur untuk memberikan bantuan dana pembangunan Masjid Nurul Jami yang pernah dijanjikan pada saat Bupati melakukan kunjungan kerja dipulau ini dan meninjau masjid ini, kata Ketua Pengurus Masjid Nurul Jami Tuan Habib kepada Liputan Kota belum lama ini.


“ Jumlah bantuan yang pernah dijanjikan tidak besar hanya Rp.15 juta, cuma warga sangat mengharapkan bantuan dana ini dicairkan, karena kebutuhan dana kelanjutan pembangunan masjid ini sudah sangat mendesak agar masjid ini cepat selesai dan dapat dipakai untuk melaksanakan ibadah seluruh warga yang berdiam di Pulau Badi ini,” ujar Habib.

Menurut Tuan Habib, pembangunan Masjid ini sudah berjalan sekitar 10 tahun lamanya tapi sampai sekarang masjid yang berukuran 15 x15 meter belum selesai juga yang berdampak kepada warga kurang percaya kepada janji Bupati yang tidak bisa ditepati janjinya. Warga pulau Badi adalah juga rakyat Pangkep, namun sangat jauh dari ibukota Kabupaten jadi mungkin pembangunannya dianak tirikan oleh Pemkab Pangkep, jelas Habib. ( Sakkar Rauf/Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Achmad Amin Mencoblos Lebih Awal di Samarinda

Laporan: Darwis Katureng
Pasangan Calon Gubernur Achmad Amin Dan Hadi Muliyadi (Foto: Achmad Amin.com)

Samarinda,Liputan Kota-Sekitar pukul 07.15, calon gubernur yang juga walikota Samarinda Achmad Amins ikut mencoblos di TPS 1, RT 1 Kelurahan Gunung Kelua, Samarinda. Ia merupakan pencoblos pertama di TPS yang terletak tidak jauh dari kediaman walikota itu.


Dia datang didampingi istrinya dengan mengenakan kemeja putih bergaris-garis. Sementara istrinya, Hj Aminah Amins mengenakan gaun terusan warna biru dipadu jilbab biru. Setelah Amins mencoblos, disusul Aminah Amins dan putra pertamanya, Dori. Usai mencoblos, mereka kembali ke kediaman walikota.

Ditanya perasaannya hari ini, Amins mengatakan biasa saja. "Biasa aja, karena sudah ketiga kalinya ikut pemilihan," katanya. Hal itu dibenarkan istrinya. "Biasa aja, tidak tegang. Semuanya diserahkan pada yang di atas, siap menang siap kalah," sambung Aminah, seperti dikutif Tribun Kaltim.

Sebagai salah satu calon gubernur yang ikut bertarung dalam pemilihan ini, Amin tidak ikut melakukan peninjauan Tempat Pemungutan suara (TPS) seperti biasanya. Kali ini yang berkeliling hanya wakil walikota samarinda, Saharie Jaang. Dia mulai meninjau TPS yang ada di Kelurahan Bandara Temindung dan saat ini masih terus memantau.(Tribun Kaltim/Darwis Katureng)
Selengkapnya...

Warga Kaltim Tentukan Pemimpinnya Hari Ini

Keempat Pasangan Calon Gubernur Kaltim Mencoblos Didekat Rumah Masing-masing.

Laporan: Darwis Katureng
Polda Kaltim Siap Mengamankan Pelaksanaan Pilkada Gubernur Kaltim. (foto: www.kutaikartanegara.com)

Balikpapan,Liputan Kota - Kalimantan Timur menggelar pesta demokrasi. Lebih dari 2 juta warga Kaltim yang tersebar di 13 kabupaten/kota, Senin (26/5) hari ini, berbondong-bondong menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2008-2013.

Ketua KPUD Kaltim Jafar Haruna mengingatkan kepada seluruh kandidat agar menepati janjinya yang pernah diikrarkan di depan KPUD dan Kapolda Kaltim. Dalam ikrarnya, para kandidat ketika itu mengaku siap menghadapi kekalahan dan mendukung yang menang. "Saya memohon dengan hormat supaya ikrar itu bukan omongan belaka," katanya tadi malam kepada Liputan Kota.

Untuk pencoblosan hari ini, Jafar mengatakan, KPUD sudah siap 99 persen. "Kepada seluruh rakyat Kaltim yang sudah memiliki kartu pemilih, untuk datang ke TPS dengan memperlihatkan kartu identitas diri," pintanya. Mengenai pemungutan suara hari ini, calon gubernur dengan nomor urut 1, Awang Faroek Ishak, tak dapat dihubungi untk dimintai pendapat. Segabagai gantinya, Tribun memawancarai Farid Wadjdy, calon wakil gubernur pasangan Awang Faroek.
Farid mengaku tak ingin mendahului hasil dari proses pencoblosan Pilgub Kaltim. Kepada Tribun, Farid menyarankan agar bersabar menunggu hasil pencoblosan hingga Senin sore. "Sabar aja dulu ya. Yang jelas kita sudah melakukan ikhtiar dengan sungguh-sungguh, kita tunggu saja hingga besok (Senin) sore," katanya

Ditanya sikapnya jika menang atau kalah dalam Pilkada, Farid hanya tersenyum sembari kembali menyarankan untuk bersabar. "He... he.... sabar dulu ya, besok sore kami berikan komentar resmi," ujarnya.

Di tempat terpisah, cagub nor urut 2, Nusyirwan Ismail, mengaku tidak ada beban menjelang hari pencoblosan. "Saya santai saja. Saya hanya berdoa bersama sekaligus bersyukur karena masyarakat di 13 kabupaten/kota berinisiatif melakukan salat hajat jamaah di banyak tempat dengan tulus dan ikhlas," ucap Nusyirwan, seperti dikutif Tribun Kaltim.

Ia mengaku akan mempertahankan sikap rendah hati. "Saya akan tetap dekat dengan rakyat sehingga bisa menangkap permasalahan yang berkembang dalam masyarakat. Kita jadi lebih peka dan menjadi pemerintahan yang responsif terhadap dinamika pembangunan," tuturnya. Terpilih atau tidak, ia menyerahkan semua kepada kuasa Allah. Apapun hasilnya nanti ia tetap bersikap legowo dan istiqomah. "Saya akan menghargai dan mendukung siapapun yang terpilih. Dan saya tidak akan berhenti memberi masukan strategis terhadap langkah-langkah pembangunan Kaltim ke depan," ujarnya.

Ia juga mengaku tidak punya beban dalam mengikuti pilkada ini. "Karena apa? Selesai pilkada saya tidak punya utang," ucapnya beralasan. Pihak siapapun yang terpilih, ia siap menyampaikan ucapan selamat. "Kita juga berharap pilkada Kaltim yang pertama ini menunjukkan prestasi sebagai pilkada yang jujur, adil, damai dan bermartabat sehingga menjadi modal sangat baik bagi Kaltim dalam mengembangkan demokrasi," ucapnya. Ia juga berdoa agar Pilgub ini tidak ternodai oleh kecurangan, konflik dan pertikaian.

Sementara itu, Achmad Amins menyatakan siap menang dan siap kalah dalam Pilgub Kaltim ini. Menurut calon gubenrnur dengan nomor urut 2 itu, ia maju bersama Hadi Mulyadi demi kepentingan rakyat dan atas masukan dari teman-teman yang menginginkan dia memimpin Kaltim lima tahun ke depan. " Yah, saya mengakui semua adalah punggawa-punggawa yang memiliki kemampuan dan kelebihan masing-masing. Jadi kemenangan kemenangan maupun kekalahan siap diterima apapun itu," ujarnya.

Amins mengaku siap mengakomodasi semua kepentingan, karena dalam membangun daerah diperlukan kerjasama semua pihak. "Tapi, masih kita lihat nanti,bagaimana hasilnya," kata Walikota Samarinda ini. Lantas bagaimana jika kalah? Amins hanya menjawab dia akan kembali mengurusi Samarinda. "Kembali menjadi Walikota Samarinda, dan kalau mengurusi Samarinda berarti membantu membangun kaltim," tegasnya.

Sedangkan calon gubernur dengan nomor urut 4, dr H Jusuf SK, mengaku merasa biasa-biasa saja menjelang pencoblosan. Ia tidak tegang, panik atau khawatir karena ia mengaku telah berusaha optimal tinggal menunggu hasilnya. Bahkan ia mengaku sejak usai kampanye justru lebih tenang karena waktu istirahat dan kumpul bersama keluarga lebih banyak.

"Biasa-biasa saja jelang pencoblosan suara besok. Bahkan tidur lebih enak dan semuanya saya pasrahkan kepada Allah SWT," ujar Jusuf sesuai sholat Maghrib, Isya dan shalat sunat hajat berjamaah dengan sekitar 300 warga Tarakan di gedung serba guna, Minggu (25/5) malam. Jusuf bersama jamaah lainnya melakukan dzikir bersama. Jusuf juga menyempatkan bertemu dengan anak-anak yatik piatu dari Yayasan Al Mawadah Warahmah, Karang Rejo.

Dengan prinsip pasrah setelah berupaya maksimal, kata Jusuf, membuat dirinya menjadi lebih tenang menghadapi detik-detik penentuan pemimpin Kaltim 2008-2013 mendatang. Ia mengaku akan melakukan sujud syukur bersama warga jika mendapatkan amanah menjadi Gubernur Kaltim mendatang. Selain itu tidak lupa akan melakukan hubungan komunikasi via telepon dengan tiga kandidat lainnya. Pasalnya kemenangan yang diraih merupakan kemenangan warga Kaltim dan seorang gubernur tidak akan bisa bekerja secara optimal tanpa bantuan kabupaten/kota yang ada.

Sementara jika kalah ia mengaku akan mengucapkan selamat dan mendukung penuh kandidat yang menang. "Setelah pasti kemenangan yang diraih, tentu saya akan melakukan lobi-lobi salah satunya terkait krisis kelistrikan yang terjadi di Kaltim agar segera tuntas menjadi terang benderang,"ujarnya (Tribun Kaltim/Darwis Katureng)


Selengkapnya...

Pertamina Rencana Akan Umumkan Pembatasan Pembelian Premium Dan Solar

Warga antrian beli bensin disalah satu SPBU di Makassar.

Makassar, Liputan Kota-Berapa banyak premium (bensin) yang dibeli masyarakat menjelang kenaikan harga (BBM)? Angkanya tidak terlalu fantastis, yakni hanya sekitar 94.460 liter per hari atau naik sekitar 2,6 persen.
Itupun angka rata-rata di seluruh Sulawesi hingga Papua. Kawasan tersebut merupakan wilayah kerja PT Pertamina Region VII yang yang berkantor di Makassar.

Dalam kondisi normal enam bulan terakhir, permintaan premium di hanya berkisar 3.610.000 liter per hari. Memasuki periode Mei atau menjelang kenaikan harga, jumlah pembelian premium menjadi total 3.704.460 liter per hari.

Data Pertamina menyebutkan, pembelian premium di rayon I dan II yang meliputi Makassar, Gowa, Sinjai, Pangkep, hingga Jeneponto melonjak cukup tinggi, yakni mencapai tujuh persen.

Pertamina menggelar jumpa pers, kemarin. BUMN itu mengumumkan rencana pembatasan pembelian premium dan solar. Hadir Manajer Layanan Jasa Teknik Regional IV selaku Pjs Ambasador Pemasaran Region VII PT Pertamina (Persero), Hardibono Budiwibowo.

Turut mendampingi Sales Area Manager BBM Ritel Sulawesi Sidi Widiawan, Manager Gas Domestik Region VI (Sulawesi, Kalimantan, Papua) R Zulfikar, Asisten Manager Eksternal Relation Pertamina UPs VII, Nadjamuddin Madjid, serta segenap manajemen PT Pertamina.

Dalam pembatasan tersebut untuk jenis premium kendaraan roda empat pribadi pembelian maksimal Rp 75 ribu per SPBU per satu kali isi, angkutan umum maksimal Rp 100 ribu, sedangkan sepeda motor sebesar Rp 15 ribu per sekali isi.

Namun, pembatasan ini hanya berlaku beberapa jam, kemarin, karena sesuai aturannya, pembatasan berakhir setelah harga baru resmi diumumkan pemerintah tadi malam.
Ketika kenaikan resmi diumumkan diperkirakan kebutuhan masyarakat normal kembali.
Dijelaskan, stok BBM di Sulsel cukup hingga minggu depan dan secara kontinyu akan dipenuhi,seperti dikutif Tribun.

Pertamina juga akan memonitor dan evaluasi penyaluran BBM khususnya yang bersubsidi ke SPBU maupun lembaga penyalur lainnya agar tetap terkendali secara wajar dan menghindari pembelian berlebihan.

Selain pihak Pertamina, pengawasan akan dilakukan bekerja sama dengan instansi terkait (dinas pertambangan dan energi maupun disperindag), hingga petugas kepolisian yang akan menjaga tiap SPBU.

"Celah untuk melakukan penyimpangan sangat kecil. Selain diawasi petugas kepolisian dengan sangat ketat. Pencatatan stok penjualan, pembelian, sampai sisa di tangki timbun, juga terus dilakukan," kata Ketua DPC Hiswana Migas Kota Makassar, Hasrat.(Tribun/Andi Ahmad)


Selengkapnya...

Abdullah Menangkan Pilkades Mattirodeceng

Laporan : Sakkar Rauf

Pangkep, Liputan Kota – Pemilihan Langsung Kepala Daerah (Pilkada) yang telah dilaksanakan di Indonesia sejak tahun 2005, baik untuk pilkada Provinsi ( Gubernur ) maupun pada tingkat kabupaten dan kota yang sudah melahirkan para kepala daerah yang dipilih langsung oleh rakyatnya itu menghasilkan fonemena- fonemena ditengah masyarakat yang ujungnya menimbulkan biaya yang banyak dan terjadinya konflik sesame pendukung pada saat menjelang pilkada itu berlangsung. Dan ini akan diikuti dan dilaksanakan sampai pemilihan ketua RT , RW sampai pada tingkat Kepala Desa (Pilkades).


Anggota DPRD Kab Pangkep. Alfian bersama Kapolsek Liukang Tuppabiring. AKP.Acik Abham Foto: Liputan Kota/Sakkar Rauf.

Pilkades (Pemilihan Langsung Kepala Desa) di Kabupaten Pangkep contohnya, yaitu pada Pilkades di Mattirodeceng Kecamatan Tupabiring yang terletak di gugusan pulau-pulau kecil pada Kabupaten Pangkep yakni di pulau Badi.

Pada Tanggal 9 Mei 2008, tepatnya dipulau Badi Pilkades yang berlangsung aman dan suasana yang kondusif dengan dijaga sejumlah aparat keamanan yaitu dari Pihak Kepolisian dan Kodim serta dari Polisi Pamong Praja dari Pemkab Pangkep.

Setelah berlangsung alot dan suasana yang sempat menegangkan para sejumlah warga pulau badi yang datang memberikan suaranya pada Pilkades ini, dengan tiga pasangan yakni M.Abdullah, Abd Gaffar, dan Muh. Haris, yang kemudian terpilih M. Abdullah sebagai pemenang dengan perolehan suara sebesar 602 suara, dan Abd Gaffar dengan 515 suara, sedangkan yang menempati pada posisi ketiga adalah Muh. Haris hanya mampu mengumpulkan suara sebesar 424 saja, kata Sekertaris Pilkades Mattirodeceng, Saiful kepada Liputan Kota belum lama ini.

Saiful mengatakan M.Abdullah sebagai pemenang pada Pilkades ini yang mengungguli kedua calon kepala desa yang lain, wajar saja karena f igur Abdullah adalah sebagai putra daerah dipulau Badi ini, bahkan orang tuanya sejak dulu pernah menjadi kepala desa di Mattirodeceng yang dihuni penduduknya sekitar 2000 warga, dan beliau lahir memang di pulau ini yang merupakan bagian dari Desa Mattirodeceng Kecamatan Tuppabiring, jelasnya.

"Warga sangat mengharapkan hadirnya pemimpin baru diDesa ini, untuk dapat merubah dan bisa meningkatkan kesejahteraan dalam hal ini pendapatan warga, sekaligus peningkatan infrastruktur Desa Mattirodeceng kedepan," ujar Saiful setelah Pilkades dilaksanakan.

Pada Pilkades Mattirodeceng, hadir pula Anggota legislatif dari partai PDK yakni Alfian yang juga anggota Komisi II DPRD Kab. Pangkep, yang merupakan wakil rakyat yang duduk di DPRD yang sering turun menemui rakyatnya walaupun bukan termasuk wilayah daerah pemilihan anggota legislatif ini, dan Kapolsek Liukang Tuppabiring. AKP. Acik Abham, dari bagian pemerintahan Kab. Pangkep turut memantau pelaksanaan Pilkades di Desa Mattirodeceng. ( Sakkar Rauf/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Yaksan : Harapkan PAD Lima Tahun Kedepan Raih Rp. 2 Triliun

Samsat Makassar Resmi Beroperasi di Mappanyukki.

Laporan : AA.Effendy dan Irwan HM.Idris
Kepala Dispenda Sulsel, Drs. H.A. Yaksan Hamsah bersama Kapolda Sulselbar pada peresmian Kantor Samsat dijalan Mappanyukki (foto: Zulkifli)

Makassar,Liputan Kota- Rencana Strategi (Renstra) yang menjadi acuan kegiatan yang ada di lingkup Dispenda Sulsel, menjadi pendobrak dalam mengawal langkah sukses majukan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebab itu, Kadispenda Sulsel mengharapkan 5 tahun kedepan PAD akan menembus angka Rp 2 Triliun. Namun kenaikan yang akan dicapai pada Tahun 2008 akan menembus angka 10 persen.

Optimisme tersebut, bakal mengawal laju perkembangan Otoda dengan didasari oleh prinsip Good Governance dengan kemampuan untuk memberi pemasukan guna mewujudkan anggaran APBD dam mengoptimalisasikan pendapatan. Pada Tahun 2008 ini, dinas tersebut mampu menunjukkan peningkatan yang signifikan,” papar Kadispenda Sulsel, Drs. H.A. Yaksan Hamzah, kepada wartawan,sebelum pelaksanaan acara peresmian kantor UPTD/Samsat Wilayah I dan pengoperasian mobil Samsat keliling, Jum'at (23/5).

Menurut Yaksan, upaya untuk mencapai target APBD dan PAD, dengan tetap mempertahankan PAD lebih besar dari dana perimbangan. Alasannya pada bulan Juli dan Agustus bakal dilakukan perubahan anggaran dengan menyesuaikan hasil evaluasi satu semester dari anggaran yang ada.

”Kita ketahui bersama, terdapat beberapa peraturan yang mendasari organisasi di dinas ini. Pertama, Perda Provinsi Sulsel No.15 Tahun 2001 tentang pembentukan organisasi dan tatakerja Dispenda Sulsel. Peraturan itulah yang hingga saat ini menjadi pedoman,” kata Kadispenda Sulsel, beberapa waktu lalu.

Diakuinya, 5 tahun kedepan bila PAD mampu menembus Rp2 Triliun pada Tahun 2013 itu membuktikan bahwa pemerintah Sulsel dengan berbagai aktifitasnya sudah sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. (Zulkifli Malik/Andi Ahmad)



Selengkapnya...

Yusril Khubat Jumat Dimasjid Almarkas


Makassar, Liputan Kota-Mantan Menteri Sekretaris Negara (menseneg) Prof Dr Yusril Ihza Mahendra rencananya kembali hadir di Kota Makassar, Jumat (23/5) hari ini. Di kota ini mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang ini diagendakan menghadiri sejumlah kegiatan.

Di antaranya membawakan khutbah jumat di Masjid Al Markaz Al Makassary. Selanjutnya mengisi kuliah umum di kampus Universitas Veteran Republik Indonesia (UVRI) Makassar. Sore harinya, Yusril menghadiri undangan menjadi narasumber di tablig akbar ibu-ibu yang tergabung dalam Forum Pengajian Al Hilal Sulawesi Selatan di Masjid Raya Makassar.

Yusril akan ditemani istrinya, Rika Tolentino Kato, dalam acara bertajuk Peran Strategis Muslimah sebagai Tiang Negara. Kepastian kehadiran Mantan Ketua Umum PBB ini disampaikan Ketua Umum FP Al Hilal Sulsel Nuraeni Kasim,Kamis (22/5),Seperti dikutif Tribun.

Selanjutnya memberi tausyiah di acara Silaturahmi Ulama yang digelar di Hotel Singgasana Makassar, malam ini. Tema silaturahmi ulama ini adalah Posisi dan Peran Ulama Dalam Pentas Kehidupan Berbangsa.

Silaturahmi ulama tersebut digagas Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PBB Sulsel. Acara ini juga akan dihadiri ketua umum PBB DR MS Ka'ban, dan beberapa ulama serta ormas di Sulawesi Selatan.

"Silaturahmi ulama ini akan berlangsung 23-24 Mei 2008. Silaturahmi ini sangat diharapkan membangun komunikasi dan komitmen perjuangan dalam penegakan syariat Islam," ujar Wakil Sekretaris DPW PBB Sulsel Amruddin AE.( Tribun/Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Samsat Makassar Terapkan Pelayanan Tercepat

Gubernur Sulsel Resmikan Kantor Samsat Makassar Hari Ini.

Laporan : Irwan H.Idris Dan AA. Effendy

Makassar- Liputan Kota -Setelah menempati kantor barunya di Jalan Andi Mappanyukki, Makassar, Samsat Makassar, kian memperlihatkan bukti kemitraannya dengan meningkatkan pola pelayanan di bawah kendali Iptu Masaluddin


Bagi pemilik kendaraan bermotor di kota ini, tentunya merasa terlayani dengan baik, ketika hendak melakukan pengurusan surat-surat kendaraan mereka. Hal itupula yang menjadi acuan serta menjadi komitmen para pegawai di samsat, baik dari pihak kepolisian (Polda) dan Dispenda Sulsel.

Pemandangan serupa nampak setiap hari, sehingga warga tak lagi merasa risih untuk melakukan pengurusan langsung. Bahkan pemilik kendaraan atau yang lebih dikenal wajib pajak, tak lagi membuang waktu terlalu lama.

Hal itu diakui oleh Akbar, wajib pajak yang berasal dari Kabupaten Wajo, yang melakukan pengurusan perpanjangan STNK mobil yang menggunakan plat nomor polisi Makassar. Bahkan ia sempat terperangah saat melakukan pengurusan yang hanya memakan waktu setengah jam saja.

”Kami salut akan pelayanan Samsat Makassar. Saya tidak menyangka hal tersebut tidak memakan waktu yang lama, seperti dalam pikiran saya yang memperkirakan penyelesaiannya berjam-jam atau berhari-hari,” ucap Akbar, Kamis (14/5), sebelum meninggalkan kantor Samsat.

Sehubungan dengan peningkatan pelayanan dikantor Samsat Makassar yang baru, setelah kurang lebih seminggu diujicoba pengoperasiannya di Jalan Mappanyukki, besok hari Jumat (22/5) pukul 09.00 Wita rencana akan diresmikan oleh Gubernur Sulsel, dan akan dihadiri Kapolda sulselbar, Ditlantas Polda Sulselbar, dan Kepala Jasa Raharja Sulsel,dan sejumlah pejabat didalam lingkup Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar akan hadir jelas Humas Dispenda Sulsel Muh.Hatta via telepon selularnya kepada Liputan Kota, Kamis (21/5).(Irwan H. Idris/AA.Effendy)
Selengkapnya...

Sejumlah Kadis Dampingi Gubernur, Rapat Komisi III DPRD Nyaris Ditunda

Makassar, Liputan Kota- Anggota Komisi III DPRD Sulsel mempertanyakan program kerjaDinas Tata Ruang dan Pemukiman (Tarkim) Sulsel menyusul belum rampungnya sejumlah proyek di tri wulan I APBD 2008.

Dinas Tarkim provinsi Sulawesi-selatan sampai memasuki triwulan kedua APBD tahun 2008 ini belum berhasil merealisasikan program kegiatan sebsar 20 persen.

"Padahal sesuai dengan aturan, realisasi program kegiatan harus mencapai 25 persen pada Triwulan Kedua," kata politisi PDIP Sulsel, Baso Hamzah,seperti dikutif Tribun.

Kadis Tarkim, Syafruddin Pratiwi tidak hadir pada rapat kerja dengan legislator Sulsel ini. Ia diwakili dua kasubdinnya, Darul Aksa dan Andi Mappangangka.

Komisi III yang membidangi pembangunan ini mengevaluasi program kerja tujuh dinas di lingkup Pemprov Sulsel. Masing-masing Praswil, Tarkim, PSDA, Perhubungan, Pertambangan dan Energi, Bappedalda dan Bappeda.

Rapat nyaris ditunda menyusulnya absennya enam kadis yang memilih mendampingi Gubernur Syahrul Yasin Limpo ke Jakarta.(Tribun/Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Mahasiswa Dan LSM Akan Aksi Demo Besar-besaran Hari Ini.


Makassar, Liputan Kota- Sekitar 60-an lembaga kemahasiswaan Se-Makassar bersama organ gerakan, organisasi masyarakat (ormas), dan lembaga swadaya masyarakat (LSM), akan melakukan unjuk rasa besar-besaran, Rabu (20/5) hari ini.


Aksi yang tergabung dalam Front Kebangkitan Rakyat (FKR) Anti Kenaikan BBM diklaim akan diikuti ribuan mahasiswa dan masyarakat. Sejumlah organ mahasiswa dan masyarakay di antaranya Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (Kammi), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Serikat Rakyat Miskin Indonesia, Walhi, dan sejumlah organ NGO, dipastikan bergabung. Begitupun badan eksekutif mahasiswa (BEM) Se-Makassar seperti BEM UNM, BEM UIN Alauddin, Makassar Student Community BEM Unismuh, serta lembaga mahasiswa Se-Unhas.

Aksi yang sama juga akan dilakukan Perhimpunan Nasional Aktivisi '98 di depan Monumen Mandala.

Rencananya akan menduduki kantor PT Telkom Divisi Regional (Divre VII), Jl AP Pettarani, Makassar. Di Telkom, aksi pendudukan akan berlangsung hingga sekitar duam kemudian melanjutkan aksinya ke Kantor Pertamina UPs VII, Jl Garuda, Makassar. Unjukrasa ini akan berakhir di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel), Jl Urip Sumoharjo. Bahkan dikabarkan massa akan menginap di kantor legislatif ini.

Dikonfirmasi terpisah Ketua BEM UNM Kurniawan Sabar dan Humas Kammi Sulsel Aswadi mengatakan pihaknya siap turun besar-besaran bersama elemen mahasiswa dan masyarakat Se- Sulsel.

Hingga tadi malam mahasiswa masih terus melakukan konsolidasi terkait aksi yang akan dilakukan hari ini.

Sebelum melakukan aksi bersama-sama, mahasiswa dan masyarakat yang berunjukrasa hari ini akan memulai aksinya di kampus masing-masing maupun beberapa lokasi strategis lainnya. Lokasi itu di antaranya kampus UIN Alauddin, kampus Unismuh, Jl Sultan Alauddin, maupun kampus Unhas Jl Perintis Kemerdekaan.

Sekitar pukul 10.00 wita massa akan berkumpul di kampus UNM Gunung Sari, Jl AP Pettarani- Jl Raya Pendidikan. Massa mulai bergerak ke kantor PT Telkom Divre VII kemudian melakukan konvoi dan arak-arakan menuju kantor Pertamina, Jl Garuda. Usai berunjukrasa di Pertamina massa akan bergerak menuju kantor DPRD Sulsel melalui beberapa jalan protokol di kota ini,seperti dikutif Tribun.

Siswa SMA Juga Ikut

Sebelum melakukan aksi besar-besaran hari ini, sejumlah elemen mahasiswa di Makassar sudah melakukan aksi prakondisi, Rabu (21/5). Ratusan massa Kammi Sulsel melakukan aksi longmarch dari Masjid '45 menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang. Aksi ini juga diikuti belasan siswa sekolah menengah atas (SMA) di kota ini.

Di depan TMP Panaikang mereka menggelar aksi teatrikal yang menunjukkan keterpurukan bangsa di tengah satu abad kebangkitan nasional, 20 Mei 1928 silam. Aksi serupa juga dilakukan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Lintas Komisariat PMII Se-Makassar. Mereka melakukan aksi damai di depan Monumen Mandala, Jl Jenderal Sudirman.(Tribun/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Hari Waisak, Kebakaran di Somba Opu

Laporan : Irwan H.Idris dan Andi Ahmad

Makassar, Liputan Kota - Kebakaran terjadi di Jalan Bau Massepe lorong 273 No.3 pada Kompleks Perbelanjaan Somba Opu hari Selasa sekitar pukul 15.45 Wita, sempat mengusik warga Jl. Somba Opu yang sedang istirahat pada liburan yang bertepatan dengan hari raya Waisak.

Awal kejadian ini, api mulai membakar kamar lantai dua rumah milik Hj. Hamida Daeng Baji, kamar tersebut yang ditempati Rosmaladewi anak pemilik rumah yang kosong tanpa penghuni.
" Kami yang duduk-duduk didepan sini ( di Jalan Somba Opu) sempat kaget bahwa terjadi kebakaran dilorong 273, awalnya kami lihat asap dan dikira hanya warga dalam lorong tersebut bakar sampah,nanti baru diketahui setelah beberapa warga yang berdiam didalam lorong tersebut berkeliaran keluar dari lorong yang lebarnya hanya 50 CM saja," kata Udin salah satu warga Jl. Somba Opu.

Sekitar 30 menit kobaran Api berhasil dijinakkan oleh Satuan Pemadam Kebakaran Kota Makassar yang menurunkan 8 unit mobil dengan 20 orang personil yang dibantu oleh warga setempat, namun awalnya datang dilokasi kebakaran, satuan pemadam kebakaran ini sempat kelabakan untuk menyemprot air karena rumah yang terbakar dikelilingi rumah-rumah yang bertingkat.

Kepala Polisi Sektor Kota (Polsekta) Ujung Pandang, AKP. Jafar Lolo mengatakan bahwa satuan pemadam kebakaran sempat kesulitan untuk memadamkan api karena lokasi rumah yang terbakar dibelakang rumah-rumah yang bertingkat, tapi api hanya menghanguskan sebuah rumah, tidak ada korban jiwa, dan kerugian ditaksir sebesar puluhan juta rupiah, dan kejadian kebakaran ini belum bisa diketahui penyebabnya, sementara pihak kepolisian masih menyelediki,jelas Jafar, kepada Liputan Kota dilokasi Kebakaran.( Irwan/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Menjelang Kenaikan BBM, Warga Mulai Borong Bensin


Makassar, Liputan Kota - Menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akhir Mei atau Juni ini, warga Sulawesi Selatan utamanya Makassar mulai melakukan upaya memborong
Data PT Pertamina Unit Pemasaran (UPS) BBM dan Ritel Region VII, Sulawesi dan Papua, menyebutkan terjadi lonjakan permintaan yang cukup signifikan untuk periode Januari-April 2008. "Lonjakannya sangat signifikan. Kebutuhan Makassar saja sudah lebih 20 persen dari kuota untuk periode Januari hingga April. Kita harus hati-hati karena kelebihan permintaan tersebut berarti bertambahnya subsidi negara," kata Asisstant Manager External Relations PT Pertamina UPS VII Nadjamuddin Madjid, Minggu (18/5),seperti dikutif Tribun.

Nadjamuddin :Siap Laksanakan Pembatasan Bila Sudah Instruksi Pertamina

Untuk memenuhi kebutuhan BBM di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar), Pertamina setiap hari mendistribusikan 2.345 kiloliter (Kl) premium, 2.159 Kl solar, minyak tanah 1.015 Kl, dan enam Kl untuk Pertamax.

Dalam kondisi normal, Instalasi Makassar menyalurkan 1.650 Kl premium per hari, jatah distribusi solar berkisar 1.615 Kl, dan 730 Kl minyak tanah. Depot Parepare yang juga melayani Sulawesi Barat mendistribusikan 450 Kl premium per hari, 254 Kl solar, dan 185 Kl minyak tanah sedangkan Depot Palopo menyalurkan 245 Kl premium per hari, 290 Kl solar, dan 100 Kl minyak tanah.

Belum Ada Pembatasan Pembelian di Makassar

Mengenai pemberlakukan pembatasan pembelian BBM di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sulsel seperti yang diterapkan di Jakarta sejak 15 Mei lalu, Nadjamuddin, mengaku pihaknya siap melaksanakan selama ada instruksi dari Pertamina.
"Kalau ada instruksi pembatasan pembelian, maka tentu kita akan laksanakan. Tapi hingga terakhir masuk kantor (Jumat) belum ada petunjuknya jadi kita belum berencana untuk membatasi pembelian bahan bakar di SPBU Makassar," tambahnya.(Tribun/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Pembatasan Pembelian BBM di Sulsel Belum Dilaksanakan


Makassar, Liputan Kota - Pembatasan pembelian premium maupun solar di SPBU mulai berlaku di wilayah pemasaran BBM ritel region III, yang meliputi wilayah Jabodetabek dan Jawa bagian barat mulai 15 Mei lalu.

Dalam surat edaran Pertamina tertanggal 15 Mei 2008 ke semua SPBU di wilayah pemasaran BBM ritel region III menyebutkan dengan alasan telah terjadi rush pembelian BBM bersubsidi, dilakukan pembatasan pembelian bensin maupun solar.

Namun ini belum berlaku di Makassar. Asisstant Manager External Relations PT Pertamina UPS VII Nadjamuddin Madjid, Minggu (18/5), mengatakan pihaknya belum menerima instruksi resmi dari pertamina terkait pemberlakukan pembatasan pembelian BBM di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Pembatasan pembelian premium maupun solar di SPBU mulai berlaku di wilayah pemasaran BBM ritel region III, yang meliputi wilayah Jabodetabek dan Jawa bagian barat mulai 15 Mei lalu. Dalam surat edaran Pertamina tertanggal 15 Mei 2008 ke semua SPBU di wilayah pemasaran BBM ritel region III menyebutkan dengan alasan telah terjadi rush pembelian BBM bersubsidi, dilakukan pembatasan pembelian bensin maupun solar.

Langkah tersebut juga dilakukan untuk mencegah terjadinya penimbunan. "Kalau ada instruksinya tentu kita akan laksanakan. Tapi hingga terakhir masuk kantor (Jumat) belum ada petunjuknya jadi kita belum berencana untuk membatasi pembelian bahan bakar di SPBU Makassar," katanya, Seperti dikutif Tribun.

Dalam pembatasan tersebut pembelian premium untuk kendaraan pribadi maksimal Rp 75 ribu (16,66 liter), angkutan umum maksimal Rp 100 ribu (22,22 liter), dan sepeda motor maksimum Rp15 ribu (3,33 liter). Bagi pengguna solar untuk kendaraan pribadi dibatasi senilai Rp 75 ribu (17,44 liter), angkutan umum Rp100 ribu (23,25 liter), truk Rp250 ribu (58,13 liter), dan bus antarkota maksimal Rp 250 ribu (58,13 liter.(Tribun/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Tim Pemenangan Victory Bertekat Menangkan Pilkada Mamasa.

Laporan : Yusak NL

Mamasa, Liputan Kota-Menjelang pilkada Mamasa yg tinggal menghitung hari tepatnya akan digelar 19 juli mendatang, pasangan calon bupati dan wakil bupati mamasa yg diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Nasionalis Banteng Kemerdekaan (PNBK) Victor Paotonan–Mangguali, kian memantapkan langkah.

Sejumlah Kegiatan telah dipersiapkan terutama dengan membentuk dan mengukuhkan tim–tim mulai dari tim pemenangan sampai pada tim relawan baik yg di bentuk secara resmi oleh kedua partai pengusung, maupun yg dibentuk secara suka relah oleh pendukung dan simpatisan dan tersebar ke sejumlah kecamatan dan dan desa/kelurahan sekabupaten mamasa.

Sehubungan dngan hal tersebut, ketua tim pemenangan VICTORI Martinus Tiranda yang dikonfirmasi via telpon cellulernya mengemukakan bahwa pembentukan tim–tim dimaksud adalah bertujuan untuk memenangkan VICTORI, dengan komitmen yang kuat.

Lebih lanjut dkatakan bahwa, hal ini juga dilakukan untuk menjawab adanya keraguan tentang telah berkurangnya dukungan terhadap VICTORY pasca terjadinya perubahan calon wakil Bupati di kubuh yang terbilang kuat ini.

“memang akhir–akhir ini banyak yang mencoba untuk menggembosi VICTORI dngan berbagai cara, namun apaun alasannya, mamasa saat ini butuh pemimpin yang merakyat dan mengetahui mamasa secara utuh dan fgur itu adalah VICTORI“,tandasnya.(Yusak NL/Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Sophan Sopian Tewas Dalam Kecelakaan Tunggal


Jakarta, Liputan Kota- Politisi sekaligus aktor kawakan Sophan Sopiaan telah pergi selama-lamanya. Sophan Sophiaan yang menjadi ketua event Jalur Merah Putih (JMP) 2008 yang diikuti 273 Harley Davidson, menghembuskan nafas terakhirnya akibat terjatuh dari Harley yang ditungganginya di kawasan hutan Widodaren yang terletak di perbatasan Ngawi, Jawa Timur dan Sragen, Jawa Tengah.


Road show motor gede (moge) keliling pulau Jawa yang digagas Sophan dan teman-temannya, diawali dari Jakarta pada 12 Mei lalu. Rutenya, dimulai dari Jakarta, Rengasdengklok, Cirebon, Pekalongan, Semarang, Rembang, Tuban Surabaya, Kediri, Karanganyar, Solo, Yogyakarta, Purwokerto, Bandung, Bogor. Rombongan akan akan tiba di Jakarta pada 20 Mei, tepat saat bangsa ini merayakan 100 tahun hari Kebangkitan Nasional.

Rute Jakarta-Surabaya melalui jalur pantai utara Jawa pun sukses dilampaui. Dari Surabaya, touring JMP 2008 akan melewati jalur selatan. Jumat Sore (16/5), peserta JMP 2008 tiba di Kediri dan menginap semalam di kota yang terkenal dengan gethuk pisangnya tersebut.

Sabtu (17/5), rombongan JMP 2008 berangkat meninggalkan Kediri pukul 07.00 WIB. Istri Sophan yakni Widyawati yang turut dalam road show, memilih berada di mobil pengawal rombongan. Sophan Sophiaan mendapat yang mendapat nomor urut ke lima, memacu motor tungangannya.

Tak ada firasat dari teman maupun peserta touring lainnya. Rombongan tiba di kawasan hutan Widodaren pukul 09.49 WIB. Tiba-tiba, motor Sophan yang berada ditengah-tengah rombongan terjatuh. Sophan pun juga terjatuh dengan posisi tertelungkup.

"Saat jatuh, posisinya tertelungkup. Tak terlihat adanya luka. Kakinya yang patah dan dari mulutnya keluar darah. Sepertinya luka dalam," ujar peserta JMP 2008 yang saat Sophan terjatuh berada di mobil pengawal,seperti dikutif Tribun.

Menurut Tri Erika, mobilnya berada di belakang Sophan. Sehingga, begitu ia terjatuh, meskipun terhalang beberapa motor lainnya, Tri Erika bisa melihat dengan jelas. "Tidak benar kalau ada tabrakan beruntun tiga motor. Pak Sophan jatuh sendiri karena ada lubang sebesar roda motor Harley-lah," tegas Tri.

Istri Sophan yakni Widyawati yang ikut dalam touring tersebut, ketika peristiwa kecelakaan terjadi berada di mobil pengawal. "Mobil saya beda tempat dengan Ibu Widyawati. Jadi beliau tidak apa-apa," ujar Tri.

Sophan yang tak sadarkan diri, langsung di bawa lari ke RSUD Sragen. Namun di perjalanan, Sophan menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 10.00 WIB. Sejumlah peserta konvoi hadir di RS tersebut, antara lain mantan Kapolri Rusmandi, aktor George Rudi, serta putra mantan Dirut Garuda Peter Watimena. Setelah dibersihkan jenazahnya, jenazah Sophan diterbangkan melalui bandara Adi Sumarmo, Solo tepat pukul 14.00 WIB.

Jika tak kecelakaan tersebut, Sophan dan rombongan sekitar pukul 10.30 WIB, akan diterima oleh Bupati Karanganyar Rina Iriani. Namun takdir berkata lain. Sophan lebih dulu diterima Allah SWT. Selamat jalan Sophan Sophiaan.(Tribun/Wawan)

Selengkapnya...

Warga Malas Bayar Pajak, Tunggakan PKB Mencapai Rp 17,9 Miliar


Makassar, Liputan Kota - Akibat kondisi loket tak nyaman, warga malas membayar pajak kendaraan bermotor. Tunggakan pajak kendaraan bermotor pada Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sulawesi Selatan pun membengkak mencapai Rp 17,9 miliar lebih.
Kepala Dispenda Sulawesi Selatan, Yaksan Hamzah, mengatakan, berdasarkan survei kondisi loket pembayaran pajak kendaraan bermotor (ranmor) sangat tidak nyaman.


"Itulah yang membuat sebagian warga enggan untuk datang membayar pajaknya," kata Yaksan di Makassar, Jumat (26/5).

Yaksan tidak menyinggung adanya praktek percaloan pembayaran pajak. Berdasarkan pengamatan Liputan Kota, banyak warga lebih memilih jasa calo daripada harus ikut antrean panjang.

Yaksan mengatakan, sebenarnya telah ada pelunasan terhitung Januari hingga April lalu. Pihaknya telah bisa melakukan penagihan hingga Rp 15 miliar lebih. Hingga saat ini tunggakan tersisa, katanya, tinggal 1,2 miliar,seperti dikutif Tribun.

Disela-sela istirahat Liputan Kota sempat berbincang-bincang dengan warga yang ingin membayar pajak kendaraannya, sebagai warga yang taat kepada aturan semestinya jika sudah mendekati jatuh tempo harus segera membayar daripada antrian diloket samsat, tapi menurutnya memang sejak pindahnya pelayanan samsat dari pettarani, ada perubahan terjadi pada pelayanan diloket contohnya dipettarani pembayar pajak dipanggil pakai pengeras suara tapi dikantor disini (Kantor Samsat Mappanyukki) tidak begitu lagi, pembayar pajak berdiri didepan loket menunggu dipanggil, jadi betul memang membingungkan kami sebagai warga yang ingin bayar pajak kendaraan bermotornya, tandas Andi dengan sedikit jengkel.

Menurut Andi, para calo-calo setelah pindah dari jalan pettarani ke Jalan Mappanyukki, kinerjanya bebas berkeliaran di depan loket-loket pelayanan, tidak seperti sebelumnya sangat jarang dijumpai, dan diminta pada pejabat yang berkompoten dikantor samsat makassar ini supaya dapat menertibkan, tegasnya.

Ketika Liputan Kota ingin konfirmasi kepada Pakor Samsat Makassar, dan mencoba membuka pintu ruangannya terkunci, dan mencoba bertanya pada Provost yang piket, " beliau tidak ada ditempat, kata Provos yang piket saat itu.(Irwan/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Gubernur Akan Kumpulkan Bupati Dan Walikota Untuk Bahas Padi-Jagung


Jakarta,Liputan Kota - Komoditi jagung dan padi Sulsel akan menjadi percontohan nasional (pilot project) dalam hal pengembangan dan pembudidayaannya.

Hal itu dirumuskan dalam pertemuan antara Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dengan Menteri Pertanian Anton Apriyantono di Jakarta, Jumat (16/6).


Syahrul yang didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Luthfi Halide, Karo Humas dan Protokol Jufri Rahman, Wakadis Kehutanan Annas GS, dan akademisi Unhas Imam Mujahid hari ini melakukan sejumlah pertemuan,Seperti dikutif Tribun.

Selain bertemu Anton, juga melakukan pertemuan dengan pihak Bulog dan CEO Bosowa Corporation Erwin Aksa.

Terkait dengan rencana pengembangan komoditi padi dan jagung, Syahrul akan mengumpulkan bupati dan wali kota se-Sulsel, Senin pekan depan.

Sehari sebelumnya, Syahrul dan rombongan bertemu manajemen Daewoo, perusahaan asal Korea Selatan dan menyepakati kerja sama penyediaan stok jagung 2 juta ton per tahun.

Saat bertemu Erwin, menurut Luthfi, pihak Bosowa menawarkan keinginan untuk mendukung sektor pertanian Sulsel dengan menggelar program mekanisasi pertanian di daerah ini yakni Pelayanan Jasa Alsin Pertanian.

"Bosowa akan menyediakan peralatan pertanian yang bisa digunakan petani denga sistem sewa bertarif murah," ujarnya. Petani bisa membayar setelah panen.(Tribun/Andi Ahmad))


Selengkapnya...

Oh, Ada Lagi Busung Lapar Kritis Dirumah Sakit


Makassar,Liputan Kota- Satu lagi bocah korban busung lapar terbaring lemas tak berdaya di rumah sakit. Annas Muhammad (3) anak pertama dari dua bersaudara pasangan Yuddin dengan Nurhayati Warga Kampung Tambasa I, No. 15, RT I RW 6 Kelurahan Tamalanrea Jaya menderita busung lapar sejak lahir


Saat ini, dia dirawat intensif di gedung perawatan Lontara IV kamar satu, RSUP DR Wahidin Sudirohosodo.

Kondisi korban sangat memprihatinkan, perutnya semakin hari makin membuncit, dia demam tinggi dan susah buang air besar. Korban yang masuk di RS sejak Selasa (13/5) tidak memiliki nafsu makan, dia hanya diberi susu dan vitamin melalui selang dihidungnya.

Korban yang terbaring tak berdaya dengan selang infus di tangannya hanya bisa menangis, berat bedannya terus bertambah akibat perutnya yang semakin membuncit.
"Hari ini berat badannya 10 kilo. Padahal, idealnya anak seusianya beratnya 7 sampai 8 kg. Yang kasih berat badannya itu perutnya yang besar," kata penanggung jawab perawatan Lontara IV, Rita Rawaeni yang ditemui seusai memeriksa kondisi korban di ruang perawatannya, Jumat (16/5).

Dikatakan, kondisi korban saat ini sudah mulai membaik, perutnya sudah mulai mengempis, panasnya sudah mulai turun, dia sudah diberi vitamin dan susu, namun masih dinyatakan kritis.

Kata Rita, dia masih harus menjalani perawatan khusus. "Dia belum bisa pulang, harus dirawat intensif sampai kondisinya betul-betul pulih," ujarnya.

Beberapa dokter mengungkapkan, anak tersebut (korban, red) harus dirawat intensif, diberi gizi, protein yang cukup. Kondisinya sudah cukup bagus, hanya perutnya saja yang masih besar karena susah buang air besar.

Nurhayati, ibu korban kepada BKM mengatakan, dia sudah sering kali membawa anaknya berobat jalan di pusksmas dan di RS Wahidin. Hanya saja, kondisinya belum baik. "Sudah tiga kalimi saya ke sini (RS Wahidin, red) bawa anakku periksa, saya juga rajin ke puskesmas. Tapi, tidak ada perubahan," kata Nurhayati sembari megusap perut anaknya yang buncit, Seperti dikutif BKM Online.

Keluarga Nurhayati tergolong miskin, suaminya Yuddin, hanya seorang tukang becak yang berpenghasilan pas-pasan. Nurhayati yang menggunakan Askeskin untuk pengobatan anaknya sangat berharap bantuan dari pemerintah atau para dermawan untuk membantu pengobatan anaknya.

"Seandainya pak Wali bisa bantuka kodong...!, tidak ada sekali uangku. Memang saya pake` Askeskin, tapi saya masih harus beli obat dan kebutuhan anakku di rumah sakit," harapnya.

Annas Muhammad (Korban busung lapar) yang dirawat di kelas III kamar I Lontara IV tidak sendirian, di ruang itu dia dirawat bersama seorang balita berumur dua bulan bernama St Nuraeni warga Jl Tarakan Lr 182 No 74, Kelurahan Malimongan yang menderita gizi kurang.

Bungsu dari tiga bersaudara pasangan Muhajir dengan Isnada dirujuk dari Puskesmas Tarakan ke RS Wahidin, Kamis (15/5) karena menderita gizi kurang.
Kondisinya cukup memprihatinkan, kulitnya tangannya mulai kriput, dan mengalami demam tinggi, berat badannya 2 Kg.

"Anak itu bukan gizi buruk, tetapi gizi kurang. Tapi, tidak adaji masalah, selama di sini kita berikan tambahan gizi," kata dr Novita.(BKM Online/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Tim Uber Yakin Runtuhkan Cina Pada Final Uber Cup


Jakarta,Liputan Kota- Tim Uber Indonesia bertekad untuk merengkuh gelar juara Piala Uber untuk keempat kalinya Sabtu (17/5) besok, di Istora Senayan Jakarta. Syaratnya satu: kalahkan Cina! Tim Merah Putih pun yakin bisa meruntuhkan dominasi Cina dalam lima perhelatan sebelumnya.


Maria Kristin dan kawan-kawan menegaskan jika mereka tidak takut dengan reputasi tim Cina dan para pemain Negeri Tirai Bambu yang memang memiliki peringkat lebih baik dari seluruh personel tim Uber Indonesia.

"Kami tidak pernah takut, apalagi ini Indonesia, jadi kami akan bertarung sampai tenaga habis untuk meraih gelar yang sangat kami dan masyarakat inginkan,"tegas pemain ganda Greysia Polii.

Tekad Grace jelas mendapat dukungan dari seluruh pemain Tim Uber Indonesia. Para Srikandi Indonesia pun sudah menyiapkan amunisi untuk menghabisi 'tembok besar' Cina. Satu kunci yang mereka lakukan selama rehat satu hari kemarin adalah menghilangkan kesan kalau ketemu pemain Cina pasti kalah.

Paling tidak pelajaran yang telah ditunjukkan tim Uber Belanda dan tim Uber Jerman bisa menjadi gambaran kalau anak asuh Tian Bingyi bukan berstatus untouchable. Mereka juga pemain biasa yang bisa dikalahkan.

"Kami sudah melihat rekamannya, mereka juga manusia yang punya kelemahan dan kami juga bersiap untuk memberikan kejutan sekaligus hadiah terbaik untuk Indonesia,"imbuh Vita Marissa,seperti Dikutif Tribun-Timur.com.

Terlepas dari kekalahan 1-4 di partai final pada gelaran kejuaraan Thomas Cup dan Uber Cup 1998 di Hongkong, tim Indonesia yakin bisa merenggut Piala Uber. Spirit 12 tahun lalu saat Indonesia menggunduli Cina dengan 4-1 menjadi modal. Manajer Tim Uber Indonesia, Susy
Susanti yang kala itu menjadi motor mengungkapkan jika kini sudah terpatri di hati semua elemen tim, baik official maupun pemain, momen ini harus berakhir dengan kemenangan.

"Anak-anak sudah bertekad inilah persembahan untuk masyarakat Indonesia, mereka pun setuju inilah awal kembali kebangkitan bulutangkis putri Indonesia,"tegas Susy, yang melihat raihan juara bakal melengkapi acara 100 tahun kebangkitan nasional ini.

Di sisi lain kendala nonteknis terutama sektor mental menjadi perhatian besar bagi Susy. "Idiomnya, kalau kita bertemu pemain Cina pasti kalah, nah itu sudah kita buang dan beberapa tips sudah aku sampaikan, semoga mereka tidak grogi,"tegas Susy, yang menyarankan seluruh tim Uber Indonesia untuk rileks dalam menghadapi partai final hari ini.

Jika ditilik dari segi materi, tim Uber Indonesia memang berada di level cukup jauh dari Cina, terutama dalam peringkat dunia dan rekor pertemuan antarpemain. Di tunggal pertama, Maria Kristin belum pernah bertemu dengan tunggal utama Cina, Xie Xingfang. Namun jika dilihat dari prestasi, jelas Kristin berada jauh di bawah kekasih Lin Dan itu.

"Aku sadar itu, tapi ini Indonesia dan dukungan penonton membuatku terus memiliki tenaga,"ucap Kristin, peringkat 30 dunia yang masih merasakan sakit di lutut akibat cedera beberapa waktu lalu. Hal serupa dialami Pia Zebadiah yang belum pernah bertemu tunggal ketiga Cina, Zhu Lin. Namun dilihat dari segi peringkat, mereka terpaut cukup jauh, Zhu Lin di peringkat keempat, Pia berada di 78.

Di tunggal kedua, Adriyantoi Firdasari yang kini berperingkat 35 dunia tak pernah menang dari Zhu Lin, tunggal kedua Cina. Firda kalah di All England 2008 dan Jerman Terbuka 2006. Skor di antara mereka 2-0 untuk keunggulan Zhu Lin, peringkat dua dunia.

Di level ganda, pasangan Greysia Polii/Jo Novita (18) juga belum pernah merasakan kemenangan atas ganda kedua Cina Yang Wei/Zhang Jiewen yang berperingkat satu dunia. Pasangan Indonesia kalah di China Super Series 2007, Denmark Super Series 2007, Singapura Terbuka 2006, All England 2006 dan Korea Terbuka 2006.

Sementara ganda utama Indonesia Vita Marissa/Lilyana Natsir baru sekali kalah dari pasangan peringkat dua dunia Wei Yili/Zhang Yawen. Kekalahan mereka terjadi pada Korea Super Series 2008. Sementara kubu Cina juga menyatakan optimisme mereka mampu merebut gelar ke-11 bagi mereka dalam 24 tahun terakhir. "Kami siap buat sejarah,"cetus Manajer Tian Bingyi, beberapa saat lalu.(Tribun-Timur.com)
Selengkapnya...

Jelang Penilaian Adipura, Makassar Masih Jorok

Makassar, Liputan Kota - Delapan kecamatan masuk dalam kategori wilayah yang masih jorok, jelang penilaian akhir Adipura Juni mendatang. Kedelapan kecamatan itu antara lain, Panakkukang, Mariso, Makassar, Rappocini, Bontoala, Ujungpandang, Mamajang dan Wajo, kini dalam pengawasan Satuan Polisi Pamong Praja.


Satpol menurunkan sekitar 120 personel untuk ditempatkan di beberapa titik yang dianggap titik-titik sampah.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Hakim Syahrani, mengatakan, 120 personel itu diturunkan untuk melakukan patroli kebersihan di delapan wilayah tersebut.

"120 personel kami kerahkan sejak Rabu (14/5), untuk memberi pembinaan terhadap masyarakat yang suka membuang sampah bukan pada tempatnya. Kita sengaja memfokuskan perhatian pada delapan kecamatan itu karena merupakan pusat kota dan terdapat titik-titik pembuangan sampah," tegas Hakim, Kamis (15/5).

Sementara, wilayah-wilayah jalan utama yang menjadi prioritas, antara lain, Jl AP Pettarani, Jl Penghibur, Jl Veteran, Jl Pasar Ikan, Jl Gunung Bawakaraeng dan Urip Sumohardjo.
"Kalau di jalan protokol, setiap titik akan dijaga 10 personel, sedangkan di kecamatan dipersiapkan beberapa orang personel yang mengawasi secara bergantian," katanya,Seperti dikutif BKM.

Begitu juga, tiga unit kendaraan patroli dan 14 motor bertugas mengelilingi Makassar pada tiap harinya.

Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Keindahan (PLHK) Kota Makassar Burhanuddin, menambahkan, dengan dilibatkannya personel satpol PP, pengawasan akan lebih baik. Namun begitu, untuk meraih Adipura, dibutuhkan peran dari warga.

"Kita akan sukses kalau ada kerja sama yang erat antara masyarakat dengan pemerintah. Kita menginginkan kota ini kelihatan bersih, tidak ada lagi sampah yang berserakan di mana-mana," katanya.

Selengkapnya...

Presiden SBY Bersama Menteri Tanam 5000 Pohon Ebony di Mamuju

Laporan : Yusak NL.

Rombongan Presiden SBY Disambut Aksi Demo Mahasiswa

Mamuju,Liputan Kota - Ratusan mahasiswa Sulawesi Barat (Sulbar) gagal menghadang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan rombongan saat berkunjung ke Mamuju, Selasa (13/5).
Mahasiswa yang sudah merencanakan menyambut kunjungan presiden dengan aksi demonstrasi menentang rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) berhasil dihalau ratusan personel TNI/Polri.


SBY hadir di Mamuju bersama ibu negara, Ny Ani Yudhoyono, disertai 14 menteri Kabinet Indonesia Bersatu, dan Wakil Ketua MPR RI Aksa Mahmud.
Sejak Senin (12/5), sejumlah elemen pergerakan mahasiswa merencanakan aksi demonstrasi, termasuk memboikot Bandara Tampa Padang, tempat SBY dan rombongan mendarat.
Namun aksi tersebut sudah tercium aparat keamanan yang dipimpin Wakapolres Mamuju, Kompol Muh Gazali.
Petugas pun memaksa para mahasiswa untuk meninggalkan kawasan yang akan dilalui rombongan SBY.
Para mahasiswa terdesak masuk ke kampus Universitas Tomakaka. Di halaman kampus, mahasiswa melakukan aksi mereka, mulai dari berorasi hingga aksi teaterikal.

Selain mewakili kampus, para mahasiswa itu juga berasal dari sejumlah elemen organisasi seperti HMI, PMII, dan KAMMI.
Wakapolres sempat mengancam mahasiswa jika berani keluar kampus berdemo, maka ia tidak segan-segan untuk langsung menangkap.

SBY dan rombongan melenggang dengan mulus hingga ke pusat kota. Sekitar pukul 12.15 wita, SBY tiba di Kantor Gubernur Sulbar untuk istirahat dan makan siang.
Di kantor gubernur sudah menunggu sejumlah pejabat teras di Sulbar seperti bupati dari kabupaten-kabupaten yang ada di Sulbar.

Sebelum ke Mamuju, presiden dan rombongan transit di Bandara Hasanuddin, Makassar. Di Makassar, presiden disambut Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang.
Dari pantauan Tribun, hanya Bupati Mamasa yang tidak tampak. Sedangkan Bupati Mamuju, Polman, Majene, Mamuju Utara hadir lengkap beserta wakil bupati. Mamasa hanya diwakili oleh sekretaris kabupaten.

Setelah itu, SBY menuju ke Lapangan Merdeka yang letaknya berhadapan dengan kantor gubernur. Acara pertama adalah sambutan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh lalu dilanjutkan sambutan Menkokesra Aburizal Bakrie.

Pada saat memberikan kata sambutan, Anwar menggunakan kesempatan itu untuk menjelaskan kondisi daerahnya termasuk kekurangan-kekurangan yang ada, yang tentu saja membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat.

Setelah itu, giliran SBY yang memberikan kata sambutan.

Batal Dialog

Kurang lebih 40 menit SBY berbicara dan menjelaskan kondisi Indonesia saat ini. Tapi, intinya SBY siap memberikan bantuan dengan catatan pemerintah dan masyarakat Sulbar harus bekerja keras.

"Kalau pemerintah dan masyarakat Sulbar bersungguh-sungguh dan bersemangat membangun daerahnya, maka tentu saja saya dan para menteri juga akan bersemangat memberikan bantuan," kata SBY, seperti dikutif Tribun.

Karena SBY harus segera kembali ke Jakarta pada pukul 16.00, maka sejumlah agenda acara dibatalkan seperti berdialog dengan 5.000 petani dan nelayan se-Sulbar.
Acara penutup adalah persembahan lagu-lagu dari paduan suara sejumlah siswa SMA di Mamuju. Paduan suara tersebut menyanyikan tiga buah lagu.

Tapi, lagu terakhir sempat membuat SBY dan Ny Ani Yudhoyono tersenyum-senyum bahkan sempat tersipu malu, pasalnya lagu tersebut adalah ciptaan SBY yang berjudul Rinduku Padamu.

Sebelum meninggalkan Kota Mamuju, SBY dan para menterinya melakukan penanaman secara simbolis 5.000 pohon ebony.

Sekitar pukul 15.30, SBY dan rombongan meninggalkan Kota Mamuju menuju ke bandara. SBY dan istri menggunakan mobil sedan Mercy dengan pelat Indonesia 1. Mobil tersebut diangkut khusus dari Jakarta dengan menggunakan pesawat Hercules.

Sedangkan para menteri dan rombongan yang lain menggunakan mobil bus yang disiapkan oleh Pemprov Sulbar. Ada tiga buah bus yang disiapkan.(Tribun/Yusak/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Warga Jeneponto Rencana Aksi Demo di Makassar Hari Ini

Laporan:Andi Ahmad.
Ribuan mahasiswa dan masyarakat asal Kabupaten Jeneponto berencana berunjuk rasa di Kota Makassar, Rabu (14/5) siang ini.

Ada tiga lokasi sasaran demo mereka hari ini yakni Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulselbar di Jl Perintis Kemerdekaan, Kantor Gubernur Sulawesi Selatan dan gedung Kejaksaan Tinggi Sulselbar di Jl Urip Sumoharjo.


Mereka mengusung isu pemberantasan korupsi yang terjadi di Kabupaten Jeneponto yang diduga melibatkan pejabat eksekutif setempat. Hingga kini penyidikan kasus tersebut masih tersendat. Pejabat yang diduga korupsi belum diseret ke meja hijau.

"Kita akan demo dengan melibatkan sekitar 5.000 orang. Aksi ini sebagai wujud kekecewaan kami terhadap aparat hukum yang masih belum serius memberantas korupsi seperti terjadi di Kabupaten Jeneponto," ujar Illank, mahasiswa Universitas 45 Makassar, seperti dikutif Tribun.

Selengkapnya...

 

Harian Media Indonesia

Harian Kompas

Harian Tribun Timur

Kantor Berita Kota Nusantara Online

Kabar Terkini Tv One

Portal Berita Viva News

Posting Berita




Widget edited by Seby-Antoe.com

Situs Presiden Republik Indonesia

Tempointeraktif.com

detikcom