Pimpinan Bersama Crew Redaksi, Biro Perwakilan Daerah, dan Staf Kantor Beritakota Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2012

...

Biro Perwakilan Sulawesi Selatan Kantor Berita Nusantara Menerima Pemasangan Iklan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pada Pemilu Kada Dengan Harga Murah Hubungi Kantor Biro. Jl. Andi Mappanyukki No.24 B Makassar

Ingin memasang iklan ucapan dan advetorial pada Kantor Berita Kota Nusantara (KABAR News) di Kota anda untuk wilayah Se Nusantara Indonesia silahkan hubungi Biro Perwakilan Indonesia Barat ; Wawan, Jakarta,Biro Perwakilan Indonesia Timur Makassar: A.A.Effendy; Biro Makassar : Rizaldi H.Jamal, Jl.Andi Mappanyukki No.24B,Biro Perwakilan Maros,Pangkep,Barru: H.Sakkar Rauf, Biro Perwakilan Takalar : Burhan, Biro Perwakilan Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba : M.Rizal Noer, Biro Perwakilan Kaltim di Balikpapan: MUH. DARWIS.K Jl.Letjend Suprato No.1 Balikpapan pada Biro Perwakilan Sulut di Manado : Budianto,Biro Perwakilan Gorontalo : Rahmad Nur, Jl. Pangeran Hidayat No.1 Gorontalo. Biro Perwakilan Papua Barat. Sorong : FRANKY PANGKEY .Sulawesi Tenggara : YUSNANDAR, Kendari, Sulawesi Barat : YUSAK.NL. Jl. Sultan Hasanuddin No.7 Mamuju. Papua : Hendro Nur K.(Jayapura).


DD 1 ada dua di Gubernuran,......? Mobil Dinas Gubernur Sulsel yang memakai DD 1 ada dua Merek/Type yang berbeda terparkir di Panggung Upacara Gubernuran Sulsel(Foto: Iwan/ AA.Effendy)

Mamasa Andalan Tujuan Wisata Provinsi Sulbar

Pemkab Mamasa Tawarkan Wisata Alam dan Budaya

Laporan: Andi Ahmad- Makassar.

Mamasa Cottage yang merupakan wisata budaya yang sangat menarik di Kabupaten Mamasa.

Makassar, Kabar News- Potensi wisata yang dimiliki Bumi Kondo Sapata sangat beragam, mulai dari wisata alam hingga budaya.Pemprov Sulbar bahkan telah menjadikan Mamasa sebagai tujuan wisata andalan Sulbar.

Hawa sejuk mulai terasa sejak memasuki perbatasan Kabupaten Polewali Mandar dan Mamasa. Panorama alam berkontur pegunungan yang tinggi dan jurang di sepanjang jalan menuju Mamasa, menjadi salah satu pemandangan wisata alam yang indah.

Badan yang pegal seusai menempuh perjalanan sepanjang 92 kilometer selama tujuh sampai delapan jam, hilang sudah dengan berendam di kolam air panas. Kolam yang terawat dengan baik di kawasan Mamasa Cottage ini cukup mudah dijangkau. Jaraknya hanya sekitar dua kilometer dari Kota Mamasa.

Sambil berendam di kolam air panas, tanaman padi yang mulai menguning di petak-petak sawah bertingkat, menjadi pemandangan yang menyegarkan mata. Pegunungan Mambuliling yang menjulang tinggi dengan kokohnya, berdampingan dengan Gunung Gandang Dewata menjadi latarnya.

Obyek wisata Kabupaten Mamasa sebenarnya sangat berlimpah. Berkunjung ke Bumi Kondo Sapata, tidak hanya menemukan kolam air panas, atau sekadar merasakan sejuknya udara Kota Mamasa.

Pengunjung obyek wisata dapat pula menyaksikan kuburan tua Minanga yang telah berusia ratusan tahun. Kompleks perkampungan dengan rumah adat yang masih terjaga, tidak hanya dapat disaksikan di Tana Toraja.

Meluangkan waktu sejenak ke perkampungan desa wisata Ballapeu, ketakjuban terhadap kompleks rumah adat telah dapat dinikmati.

Atau, jika memiliki waktu yang lebih banyak untuk melakukan hiking atau berjalan ke pegunungan, Mamasa menawarkan wisata jalan kaki ke Gunung Mambuliling. Selain menikmati panorama alam yang indah, rasa capek habis berjalan jauh terobati dengan menikmati kesejukan air terjun Mambuliling.

Obyek wisata lainnya yang cukup banyak di Kabupaten Mamasa, sebenarnya sangat berpotensi meningkatkan pendapatan daerah, jika mendapat pengelolaan yang cukup baik. Infrastruktur perhubungan juga perlu mendapat perhatian serius, terutama jalan yang menghubungkan Polewali-Mamasa-Tana Toraja, agar dapat menggaet wisatawan.

Kabid Pemberdayaan Pelaku Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Mamasa, Obed Parapasan, mengakui masih minimnya perhatian pemerintah mengembangkan obyek wisata. Kendalanya, selalu alasan klasik, yakni masalah anggaran.

"Upaya promosi yang dilakukan selama ini, masih sebatas pembuatan leaflet atau brosur dan beberapa kali mengikuti even pameran. Tetapi obyek wisata yang ada masih belum mendapat sentuhan yang memadai untuk lebih mengembangkan dan menarik minat wisatawan," jelasnya.

Menurutnya, agar obyek wisata yang ada di Mamasa dapat diperkenalkan dengan baik ke luar daerah, dibutuhkan adanya situs khusus Dinas Pariwisata Mamasa di dunia maya atau internet. Namun, keterbatasan infrastruktur, menjadikan rencana ini masih sebatas keinginan yang belum terwujud.

Selengkapnya...

Gubernur Sulbar Harapkan Gema PUS Bantu Pembangunan SDM Sulbar

Syukuran Gema PUS Sulbar di Makassar

Penasehat/Pelindung Gema PUS (Gubernur Sulbar) H. Anwar Adnan Saleh memberikan Buku " H. Anwar Adnan Saleh Meniti Pengabdian Merintis Kemandirian" kepada perwakilan Gema PUS di Makassar (foto: Andi Ahmad)

Makassar, Kabar News- Sekitar 300 Mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai perguruan tinggi Negeri dan swasta yang berasal dari seluruh daerah dilima kecamatan pada Kabupaten Mamasa dan Polman yakni Kecamatan Arale, Tambulahan, Mambi, Rante Tabulang Timur, dan Bambang sepakat membentuk Gerakan Generasi Muda Pitu Ullunna Salu (Gema PUS). Gerakan ini telah melahirkan kesepakatan dengan tujuan bersama menghindari konflik yang pernah terjadi pada daerah ini.

Walaupun gerakan ini baru dideklarasikan pada bulan Agustus 2008 yang lalu namun hasil yang telah dicapai pada program dan tujuannya sangat membantu pihak pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Kabupaten Mamasa sebagai partner dalam menjembatangi pihak masyarakat dalam menghindari terjadinya konflik lagi, kata Ketua Gema PUS, Nisan Paroka’ saat memberikan sambutannya pada syukuran Gerakan Generasi Pemuda Pitu Ullunna Salu di Gedung Juang 45 Makassar, Sabtu (29/11).

Menurut Nisan mengatakan bahwa Gerakan ini membantu Pemerintah Provinsi Sulbar dalam peningkatan percepatan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), kerukunan dalam bermasyarakat dan beragama, dan mengembalikan kejayaan Pitu Ullunna Salu yang pernah pupus peranannya dalam masyarakat, ujarnya.

Nisan menilai terbentuknya kembali Pitu Ullunna Salu ditengah generasi muda di Sulbar pada umumnya merupakan suatu perjuangan yang sangat panjang telah dilalui dan akhirnya dapat terbentuk kembali dan ini juga tidak bisa dilupa dan disyukuri dengan peranan Bapak Gubernur Sulbar, H. Anwar Adnan Saleh sebagai penasehat dan pelindung dari Gerakan ini yang senangtiasa memberikan bantuan moril dan spirit sampai suksesnya program-program yang dilakukan Gerakan Gema PUS saat sekarang dan program selanjutnya.

Gubernur Sulbar, H. Anwar Adnan Saleh yang hadir pada syukuran ini sangat bangga melihat gebrakan para generasi muda Provinsi Sulbar ini, dengan kemampuan yang terbatas mampu juga membuat gerakan ini besar dan sukses sampai sekarang pada syukuran ini dilaksanakan, adanya dukungan dari Pemprov Sulbar dan semangat yang tinggi adalah factor utama yang bisa membuat gerakan ini sukses, dan sangat juga membuat sedih karean saat menjadi mahasiswa dulu, kita tidak mampu membuat sebuah gerakan yang begini, paparnya.

Gerakan ini menurut Anwar sangat membantu Pemprov Sulbar sebagai partner untuk menjalin kerjasama dalam mengatasi terjadinya konflik lagi didaerah Kabupaten Mamasa khususnya dan seluruh wilayah Sulbar umumnya, jelasnya.

“ Dan yang terpenting meminta pada pengurus dan anggotannya agar jangan diarahkan dan dibawa berbau politik, tapi dapat mempersatukan masyarakat yang ada di provinsi Sulbar, dan membantu pemerintah untuk membangun Sulawesi Barat, karena dengan suksesnya pembangunan didaerah ini berkat adanya partisipasi masyarakat yang sangat diharapkan,” kunci Anwar Adnan Saleh kepada wartawan usai memberikan sambutan pada syukuran Gerakan Gema PUS ini.


Selengkapnya...

Presiden Bali Bertemu Presiden SBY di Bali


Bali, Liputankota-Presiden India Pratibha Devisingh Patil, tetap melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia, meski negaranya, dilanda serangan teroris.

Pukul 19.00 Wita, Patil tiba di Bali. Patil yang mengenakan baju sari berwarna kuning dan oranye disambut Duta Besar Indonesia untuk India, Andi M Ghalib dan Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

Pesawat India Air yang membawa Patil tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, sekitar pukul 19.00 WIB, Jumat (28/11). Dari bandara, Patil dan rombongan langsung menuju ke Hotel Ritz Calton, Jimbaran, untuk beristiraha, sebelum ke Jakarta, Minggu (30/11), untuk bertemu Presiden SBY, keesokan harinya.

Menurut siaran pers dari staf khusus Kepresidenan bidang hubungan luar negeri, Dino Pati Djalal, yang diterima Antara di Jakarta, Jumat (28/11), Patil akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 28 November hingga 3 Desember 2008,seperti dikutif kompas.com.

Ketika serangan teroris di Mumbai terjadi, Presiden Prabibha Devisingh Patil tengah di Vietnam pada 24-27 November 2008. Presiden Patil baru pertama kali ke Indonesia setelah kunjungan kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke New Delhi, November 2005.
Presiden Patil akan mengadakan pertemuan dengan Presiden Yudhoyono pada Senin, 1 Desember 2008, untuk membahas sejumlah hal terkait hubungan bilateral kedua negara, juga berbagai isu regional yang menjadi kepentingan bersama.(Effendy Saputra)


Selengkapnya...

11 Ribu CJH Embarkasi Makassar Ada di Mekah

Laporan: Amir Sandi/Andi Ahmad- Makassar



Makassar, Liputankota - Sekitar 11 ribu calon jamaah haji (CJH) Embarkasi Hasanuddin Makassar yang tergabung dalam 34 kelompok terbang (kloter) sudah berada di Kota Mekah, Arab Saudi, Jumat (28/11).

Untuk tahun ini sebanyak 13.678 CJH dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji melalui Embarkasi Hasanuddin. Jumlah tersebut belum termasuk sekitar 700 CJH dari kloter 35 dan 36 yang telah bertolak dari Bandara Sultan Hasanuddin menuju Tanah Suci, kemarin pagi.

Data Sistem Komputer Haji Terpadu (Siskohat) Departemen Agama (Depag) RI di Asrama Haji Sudiang, hingga kemarin, menyebutkan, seluruh jamaah haji Indonesia yang tergabung dalam gelombang pemberangkatan (kloter 1-20) sudah meninggalkan Kota Medinah. Sebanyak 162.537 CJH Indonesia sudah berada di Kota Mekah dari total 194.395 jamaah yang akan diberangkatkan dari Tanah Air untuk musim haji tahun 2008 ini,seperti dikutif Tribun.


Selengkapnya...

Kakao Sulawesi 1 Dan 2 Dari Sulbar Sudah Diakui Dunia

Gubernur Sulbar : Kakao Sulbar 1-2 dirubah Namanya jadi Sulawesi 1 dan 2

Laporan : Saputra/Andi Ahmad

Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Anwar Adnan Saleh (foto : Andi Ahmad)


Jakarta, Liputankota- Ekspor kakao Indonesia ke Eropa dan Amerika tidak dipengaruhi oleh krisis keuangan global. Keuntungan dari ekspor kakao hanya turun sekitar Rp 1.000 dari harga sebelum krisis Rp 20 ribu dan kini berkisar Rp 19 ribu per kilo.

Jenis Kakao Sulbar yang sudah mendunia

Demikian dikemukakan Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Anwar Adnan Saleh usai memberikan presentase di depan pakar IPB dan pejabat Departemen Pertanian di Jakarta, Kamis (27/11).

"Kalau seperti kelapa sawit memang berpengaruh dengan kondisi sekarang dimana harganya turun. Kalau kakao tidak. Bedanya sawit dikelola perusahaan dan kakao 100 persen oleh petani," kata Anwar.

Menurut Anwar permintaan kakao dari luar negeri yang tidak surut disebabkan Indonesia sebagai negara pengekspor kakao besar dunia serta ketergantungan masyarakat Eropa terhadap kakao.

"Orang Eropa kalau tidak makan coklat rasanya seperti kehilangan sesuatu," paparnya.
Dia mengatakan ekspor kakao juga relatif stabil. Untuk Sulbar, menurut Anwar, ekspor kakao mencapai 120 ribu ton per tahun dari ekspor kakao nasional sekitar 500 ribu ton, seperti dikutif Persda Network.

"Agar petani tidak dipermainkan harga kakaonya maka kami bantu dengan pusat informasi. Jadi harga kakao di Eropa saat itu juga kita bisa tahu di Sulbar. Petani tidak terpengaruh dengan permainan harga yang dilakukan spekulan," katanya.

Dalam presentase di Departemen Pertanian, Anwar membeberkan mengenai pelepasan varietas klon unggul kakao Sulbar 1 dan Sulbar 2.

"Kami memberikan varietas unggul untuk mendorong gerakan kakao nasional yang dicanangkan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Varietas unggul yang kami miliki siap kami bagikan kepada provinsi yang menginginkan sehingga diharapkan Indonesia menjadi negara nomor satu penghasil kakao dunia," paparnya.

Pada Rapat Koordinasi Pemprov Sulbar di Makassar, Gubernur Sulbar kepada Kantor Berita Kota Nusantara, mengatakan bahwa pelepasan varietas klon unggul kakao Sulbar 1 dan 2 dirubah namanya menjadi Sulawesi 1 dan 2 dan ini telah ditetapkan oleh Menteri Pertanian dan Perkebunan RI di Jakarta baru-baru ini, dan dengan hasil presentasi ini maka keunggulan kakao Sulawesi 1 dan 2 sudah mendunia.



Selengkapnya...

Kakao Dan Dana Bencana Tema Rapat Koordinasi Pemprov Sulbar di Makassar

Gubernur Sulbar: Bupati Mamasa Sangat Setuju Dana Tanggap Bencana

Laporan: Andi Ahmad- Makassar.

Pertemuan Gubernur Sulbar, H.Anwar Adnan Saleh (foto: Andi Ahmad)

Makassar, Liputankota- Pertemuan Gubernur Sulbar, H.Anwar Adnan Saleh dengan sejumlah pejabat pada lingkup Pemprov Sulbar yang membahas masalah penanganan program pemerintah Sulbar dimana ada tiga pokok persoalan yang sangat perlu dibahas dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan selama sehari di Makassar. Pada rapat itu hadir Sekda Provinsi Sulbar,Bupati Mamuju, Mamasa, Mamuju Utara, Majene, Polman, dan sejumlah Kepala Dinas dan Badan.

Dalam Rapat Koordinasi ini ada tiga pokok yang dibahasa diantaranya : 1. Penanganan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana alam yang melanda seluruh wilayah Kabupten di Sulbar ini, dalam hal ini membahas alokasi dana yang akan dipakai pada perbaikan infrastruktur yang rusak yaitu dana tanggap bencana, 2. Pencapaian pelayanan kesehatan dan pendidikan kepada seluruh warga , dan 3.Pembahasan dana pemilu 2009, kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh kepada wartawan di Hotel Clarion Makassar. Jumat (28/11).

Menurut Anwar, mengatakan bahwa untuk pengalokasian dana tanggap bencana merupakan agenda yang sangat penting dibahas hari ini dimana beberapa infrastruktur diwilayah Sulbar rusak akibat bencana alam, makanya telah disepakati oleh semua Bupati untuk mengalokasikan dana dari APBD sebesar Rp 2 Milyar untuk tiap-tiap Kabupaten, dan hasil kesepakatan pada rapat ini baru Kabupaten Mamasa yang telah menyetujui alokasi dana tanggap bencana ini, katanya.

Masalah kakao yang sekarang yang menjadai produk unggulan pemprov Sulbar, ini sudah dipresentasikan di Jakarta baru-baru ini, adanya pelepasan entri kakao sulbar yang didepan tim penguji dan sejumlah pakar dari Departemen Pertanian dan Perkebunan RI, dengan hasil presentasi itu keunggulan Kakao Sulbar yang dinamakan Sulbar 1 dan 2 sudah mendunia, karena itu sepakat untuk dirubah namanya menjadi Sulawesi 1 dan 2 karena kakao sulbar ini bukan lagi milik Sulbar tapi sudah diakui dan telah ditetapkan oleh Menteri Pertanian sebagai mutu kakao yang sudah diakui dunia, jelas Anwar Adnan Saleh.


Selengkapnya...

2009 Kab.Mamasa Siapkan Dana Peningkatan Infrastruktur Rp.20 Miliar

Bupati Mamasa: Dana Untuk Tanggap Bencana Sudah Disiapkan Rp 2 Miliar

Laporan: Andi Ahmad- Makassar.

Bupati Mamasa, Obed Nego D(foto: Andi Ahmad)

Makassar, Liputankota- Terkait dengan Dana Tanggap Bencana yang telah disepakati pada rapar koordinasi yang dilaksanakan Pemprov Sulbar yang dihadiri Gubernur Sulbar dan sejumlah Bupati se Sulbar dan Kepala-kepala Dinas dan Badan ruang lingkup Pemprov Sulbar di Hotel Clarion Makassar, Jumat (28/11).

Dana Tanggap Bencana yang dialokasikan dari APBD masing-masing Kabupten di Sulbar ini, sesuai kesepakatan menurut Gubernur Sulbar sebesar Rp.2 miliar per Kabupaten. Kabupaten Mamasa satu-satunya Kabupaten yang paling cepat menyetujui pengalokasian dana ini, “ Saya Akui Bupatinya, walaupun Kabupaten termudah, dan Bupatinya masih baru tapi sangat tanggap dengan permasalahan ini,” ucap Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh kepada wartawan usai rapat koordinasi Pemprov Sulbar.

Bupati Mamasa, Obed Nego D. menjelaskan hal ini kami sangat setuju dengan pengalokasian dana tanggap bencana ini untuk kabupaten Mamasa, karena daerah ini tingkat curah hujannya sangat tinggi sekali, keadaan tanah diseluruh wilayah Mamasa masih sangat labil, dan masih sering terjadi longsor disebahagian wilayah Kabupaten ini, terutama pada sejumlah ruas jalan, “makanya kami yang pertama menyetujui dana tanggap bencana ini yang jumlahnya sebesar Rp 2 miliar, katanya.

Menurut Obed, Dana itu diperuntukkan nantinya untuk pengadaan alat-alat berat seperti Eksevakator dan selain itu Kabupten Mamasa untuk tahun 2009 telah mengalokasikan dana untuk perbaikan dan peningkatan fasilitas infrastruktur sebesar Rp 20 miliar, jelasnya.

Adapun program-program yang telah dilakukan oleh Pemkab Mamasa selama ini adalah menyampaian kepada masyarakat dengan giat melakukan kerja bakti pada setiap wilayah dikabupaten Mamasa ini.


Selengkapnya...

Gubernur Sulbar Kumpulkan Bupati Se-Sulbar di Makassar Hari ini

Laporan: Andi Ahmad- Makassar

Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh (foto: Andi Ahmad)

Makassar,Liputankota- Sejumlah Kepala Daerah di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar)menghadiri pertemuan dengan Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Hotel Clarion Makassar, Jumat (28/11), pada pertemuan ini merupakan pertemuan tertutup yang tidak bisa diliput wartawan menurut sumber yang tidak mau namanya kepada Kantor Berita Kota Nusantara dilobby Hotel Clarion.

Pasca keluarnya fatwa MA (Mahkamah Agung) No.139/KM/II/2008 Tanggal 12 September 2008 yang isi daripada fatwa tersebut menetapkan pemenang Sengketa Pilkada Gubernur Sulbar tentang adanya Money Politik saat berlansungnya pesta demokrasi di Sulbar pada tahun 2006 yang lalu, dimana Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh sering-sering mengadakan pertemuan dengan pejabat pada lingkup Provinsi Sulbar, yang termasuk hari ini adalah pertemuan dengan sejumlah Bupati di Provinsi tersebut.

Selengkapnya...

Toraja Utara Resmi Jadi Kabupaten di Sulsel

Laporan : Andi Ahmad- Makassar

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto didampingi Ketua Ardin Pusat, John Palinggi di Makassar (Foto: Andi Ahmad)
Rantepao, Liputankota - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardianto melantik Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tana Toraja, YS Dalipang, sebagai caretaker Bupati Toraja Utara, Rabu (26/11) kemarin.
Pelantikan Dalipang yang digelar di Lapangan Bakti, Rantepao, Toraja Utara, dirangkaikan dengan peresmian Toraja Utara sebagai kabupaten termuda di Sulse
Hadir dalam acara pelantikan ini Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Idrus Marham, Ketua DPRD Sulsel M Roem, anggota DPD RI Pdt Ishak Lambe, Bupati Toraja JA Situru, sejumlah kepala daerah/wakil kepala daerah dan anggota DPRD se-Sulsel, serta tokoh masyarakat Toraja, seperti Ketua Ardin Pusat, John Palinggi.

Dengan diresmikannya Toraja Utara yang mengacu pada Undang-Undang No 28 Tahun 2008, Bumi Lakipapada saat ini terbagi menjadi dua daerah otonom.
Kabupaten Toraja memiliki 19 kecamatan dengan ibu kota kabupaten di Kecamatan Makale, sementara Toraja Utara memiliki 21 kecamatan dan Kecamatan Rantepao sebagai ibu kota kabupaten.
Mardianto yang pernah menjabat sebagai Komandan Kodim Makassar meminta kepada Dalipang agar sesegera mungkin membentuk struktur organisasi pemerintahan.
"Namun yang terpenting adalah jangan membentuk organisasi pemerintah yang besar atau banyak karena tidak akan efektif dan hanya akan membebani keuangan daerah atau negera," katanya.

Selain membentuk struktur organisasi pemerintahan, tugas utama Dalipang selaku penjabat bupati adalah memfasilitasi terbentuknya lembaga dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) dan mempersiapkan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diharapkan dapat terlaksana setahun kemudian.

Mardianto yang telah beberapa kali berkunjung ke Tana Toraja sewaktu masih aktif sebagai anggota TNI juga menyatakan bahwa selaku penjabat bupati, Dalipang tidak diperbolehkan mencalonkan diri pada pilkada mendatang.

"Hal tersebut dimaksudkan agar penjabat bupati lebih konsentrasi dalam menata dan meletakkan pondasi pembangunan di Toraja Utara," katanya.

Menyinggung mengenai potensi pariwisata yang dimiliki Toraja, Mardianto berharap agar budaya dan kawasan wisata Toraja yang telah dikenal dunia dapat kembali dikembangkan untuk menarik wisatawan berkunjung ke Toraja seperti pada era tahun 80-an.
"Toraja ini sangat kaya dengan potensi wisata dan budaya yang dapat membangkitkan kembali dunai pariwisata di tana air," katanya,seperti dikutif Tribun.

Dengan keberadaan Syahrul sebagai orang nomor satu di Sulsel, Mardianto yakin kejayaan Toraja sebagai salah satu tujuan wisata di Indonesia dapat terwujud.
"Saya percaya pengalaman dan pengetahuan Pak Gubernur (Syahrul) dalam mengelola pemerintahan, beliau adalah salah satu pamong senior yang memiliki kemampuan luar biasa," kata Mardianto yang disambut senyum oleh Syahrul.

Mardianto yang sempat mendapat wejangan dari JA Situru mengenai potensi Toraja Utara juga menitip pesan kepada masyarakat Toraja agar tidak terkotak-kotak
pascadiresmikannya Toraja Utara.

"Marilah kita senantiasa menjaga kesatuan dan kebersamaan," katanya sambil berharap agar masyarakat dan pemerintah dapat menyukseskan pemilu legislatif dan pilpres yang tidak lama lagi akan dihelat.

Selengkapnya...

Deplu RI Belum Terima Pembatalan Kunjungan Presiden India

Situasi Kota Mumbai Usai Teroris setelah Aparat Kepolisian India Mengamankan Sejumlah Teroris (foto: detikcom)

Jakarta,Liputankota-Sebelum serangan terorisme di Mumbai meledak, Presiden India Pratibha Patil J Sriram bermaksud bertandang ke Indonesia 28 November - 3 Desember 2008. Deplu RI hingga kini belum mendapatkan pemberitahuan pembatalan kunjungan.

"Sampai saat ini belum ada informasi tentang pembatalan kunjungan Presiden India ke Indonesia," ujar Jubir Deplu, Teuku Faizasyah, kepada detikcom, Jumat (28/11/2008). Dijadwalkan Presiden India berada di Jakarta pada 30 November, setelah sebelumnya mampir ke Bali,seperti dilansir detikcom.

Kunjungan Presiden India adalah untuk memperkuat kerja sama kedua negara utamanya dalam bidang politi, ekonomi, perdagangan, investasi dan pariwisata.

Kedua negara juga akan meneken memorandum of understanding dalam bidang pemuda dan olahraga, minyak dan gas, pertanian dan pendidikan.

Serangan teroris di Mumbai menewaskan 125 orang. Diyakini tidak ada WNI yang menjadi korban tewas.
Selengkapnya...

MK Tolak Gugatan idial cs, Iasmo Menang Lagi



Jakarta, Liputankota-Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih, Ilham Arief Sirajudin-Supomo Guntur akhirnya bisa melenggang menjadi wali kota dan wakil wali kota. Kepastian ini diperoleh setelah Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan empat pasangan calon wali kota perserta Pilwali Kota Makasar 2008.
Dalam putusan yang dibacakan Ketua Mejelis Hakim Konstitusi, Muktie Fadjar ada 4 butir permohon yang diajukan 4 pasangan calon perserta Pilkada Kota Makassar yakni, pasangan nomor urut 7 H Ilham Ali Bachrie-Hermanto Handoko, pasangan urut 2 Idris Manggabarani-Adil Patu, pasangan nomor urut 4 Ridwan Syahputra Musagani-Irwan APaturusi, pasangan nomor urut 5 Firmansyah Mappasawang-Kasma F Amin.
Adapun 4 butir tuntutan yakni, tentang penggelembungan suara, penggembosan prolehan suara,

kecuarangan yang dilakukan salah satu pasangan calon pemenang pilwali dan kesalahan yang dilakukan KPU Kota Makassar dalam penghitungan suara.

"Tuntutan pemohon ditolak sebab dari saksi dan bukti yang diajukan tidak menunjukkan secara rinci soal rekapitulasi suara yang ditetapkan oleh KPU Kota Makassar, sementara kecurangan itu bukanlah kewenangan MK sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2004.
Dengan demikian keputusan KPU selaku pihak termohon dianggap sah. Sementara eksepsi termohon dalam hal ini KPU Kota Makassar kami tolak," kata Mukthie,seperti dikutif tribun.

Sidang ini dihadiri Wali Kota Makassar terpilih Ilham Arief Sirajuddin, Ketua KPU Kota Makassar, Zulkifli Gani Ottoh, dan anggota KPU lainnya plus tim pengacara yang dikomandoi Asmaun Abbas.


Selengkapnya...

Ali Baal Jadi Pemenang Pilkada Polman



Polman, Liputankota- Dengan kemenangan tim hukum KPU Polman atas tim hukum Aladin S Mengga-Amin Manggabarani di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, maka secara otomatis mengesahkan pasangan Ali Baal Masdar-Nadjamuddin Ibrahim (ABM NA) sebagai pemenang Pilkada Polman sebagaimana yang telah ditetapkan oleh KPU pada 5 November lalu.

Hasil perhitungan suara menempatkan Aladin-Amin di urutan kedua dengan perolehan suara 58.167 atau 31,69 persen. Sedangkan posisi pertama adalah ABM NA dengan perolehan suara 78.191 atau 41,87 persen,demikian dilansir tribun.

Posisi ketiga adalah pasangan yang diusung oleh Partai Golkar Ibrahim Masdar-Tasmin Djalaluddin dengan perolehan suara 26.883 (14,40 persen).

Urutan keempat adalah M Yusuf Tuali-Sri Upiati Rauf (Yusri) yang mendapatkan suara sebanyak 9.586 (5,13 persen).

Posisi kelima adalah Zainal Abidin-Abd Wahab Hasan Sulur dengan 8.349 suara (4,47 persen), dan posisi terakhir adalah Abd Rahman Razak-Sjuaib Hannan dengan 4.556 suara (2,44 persen).(Yuzak. NL/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Aulia Pohan Harus Pakai Seragam Tahanan



Jakarta, Liputankota- Situasi Rumah Tahanan Kelapa Dua, tempat mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aulia Pohan dan Maman H Soemantri, lewat pukul 21.00, Kamis (27/11), tampak sepi. Berbeda dengan sekitar dua jam sebelumnya, ketika keduanya tiba di rutan ini dengan mobil tahanan KPK.

Yang tampak di depan kompleks rutan malam ini hanyalah beberapa petugas serta seorang lelaki lain dan seorang perempuan. Si lelaki yang berbaju hitam adalah supir pribadi Maman H Soemantri, sedangkan si perempuan berbaju model baby sitter berwarna biru, menurut si supir, adalah pembantu di rumah salah satu anak Maman.

Keduanya enggan berbicara banyak dan hanya menjawab seperlunya. "Mau jenguk," ujar si lelaki singkat.

Aulia dan Maman yang mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana hitam ketika datang, ditempatkan di sel yang berbeda. Aulia ditempatkan di Blok B, sedangkan Maman ditempatkan di Blok C. Mereka ditempatkan satu-satu di tiap sel.

Menurut keterangan seorag petugas, mereka belum diwajibkan memakai seragam tahanan. "Nanti pas saatnya juga harus berseragam," tutur seorang ptugas,seperti dilansir kompas.com.

Hampir pukul 21.30, sebuah rombongan, terdiri seorang perempuan setengah baya, seorang remaja perempuan, beberapa orang lelaki dan seorang anak kecil, keluar dari rutan. Mereka adalah keluarga Maman H Soemantri. Mereka pulang dengan mobil CRV hitam.

Malam pertama kedua mantan pejabat BI tersebut di Rutan Kelapa Dua tampaknya cukup cerah, tidak mendung seperti biasanya. Namun yang pasti sepi, karena harus berpisah dengan orang tercinta.(ITNN/Effendy Saputra)

Selengkapnya...

India Diguncang Teroris, 119 Tewas 228 Luka

Mumbai, Liputankota - Komando pasukan pemerintah India, bertarung Jumat (28/11) untuk mengambil dua hotel mewah dan sebuah pusat agama Yahudi dari kelompok yang diduga militan Muslim, sehari setelah sebuah serangkaian serangan mendadak di sejumlah titik di Mumbai dan mengakibatkan sedikitnya 119 orang tewas dan melukai 228 lainnya. Demikian dilansir AP.

Tembakan dan ledakan terdengar sepanjang hari Kamis kemarin hingga tengah malam dan dilanjutkan pagi ini untuk mengambil alih kantor pusat kelompok ultra-Ortodoks Chabad Lubavitch, hotel Taj Mahal, dan hotel Oberoi, dua buah hotel super mewah dan merupakan tempat berkumpulnya kaum elite Mumbai.

Sepanjang hari, tentara elit India menyelamatkan sandera, menolong tamu yang terperangkap, dan membawa mayat keluar dari hotel dalam jumlah kecil sementara tembak menembak terus terjadi. Rencana penyerangan yang terlihat sangat rapi ini terjadi Rabu (27/11) malam, waktu setempat di mana semua pria bersenjata yang menguasai gedung tampak sangat siap. Mereka membawa amunisi dalam jumlah besar karena mereka terus bertempur sepanjang hari.

Target mereka tampaknya seperti warga Amerika, Inggris, dan Yahudi meski korban tewas kebanyakan warga India dan turis dari negara lain yang terperangkap dalam aksi tembak menembak. (ITNN/Effendy Saputra)

Selengkapnya...

Tiga CHJ Asal Sidrap Sakit, Dirawat Poliklinik Asrama Haji Sudiang

Laporan: Andi Ahmad-Makassar

Makassar, Liputankota - Sebanyak tiga calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Sidrap langsung dilarikan ke Poliklinik Jiad Mustasyfar Asrama Haji Sudiang, Makassar, setibanya di asrama haji, Kamis (27/11).

Ketiga jamaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter 36) tersebut di antaranya Rizal (50) dan pasangan suami istri (pasutri) Saharuddin (43) serta Nurhaeti (40). Rizal yang tampak terbaring lemas di poliklinik mengalami lumpuh setengah badan akibat pernah terserang stroke.

Sedangkan Saharuddin dan Nurhaeti diketahui sebagai korban kecelakaan lalu lintas (lantas) yang terjadi di Belopa Luwu empat hari sebelum penerimaan di Asrama Haji Sudiang, Sabtu (23/11). Tulang bahu Saharuddin sampai lepas sedangkan istrinya mengalami luka robek di pelipis bagian kiri. Saat ditemui wartawan, kemarin, keduanya sudah tampak sehat dan menyatakan siap untuk menunaikan ibadah haji.

Saharuddin mengatakan kecelakaan maut yang hampir saja merenggut nyawanya bersama istrinya terjadi saat keduanya menempuh perjalanan darat dari Donggala Sulawesi Tengah menuju Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan untuk bergabung dengan rombongan kloter 36 yang bertolak dari Tanru Tedong, Sidrap, kemarin.

Mobil Toyota Rush yang ditumpanginya bersama tujuh kerabatnya kecelakaan beruntun di Belopa. Selain melukai pasutri ini, kecelakaan yang melibatkan sejumlah kendaraan roda empat ini, juga melukai lima penumpang lainnya. Bahkan cucu Saharuddin, Rizal (2) tewas akibat kecelakaan tersebut.

"Dua penumpang lainnya hanya mengalami luka ringan. Saya bersama istri tidak sadarkan diri setelah kecelakaan tersebut. Kami juga tidak menyangka akan mendapat musibah ini," tutur Saharuddin yang didampingi istri serta sejumlah kerabat dekatnya di Poliklinik Asrama Haji Sudiang kemarin. Setelah sempat dirawat beberapa saat di rumah sakit (RS) setempat, Saharuddin bersama Nurhaeti kemudian dievakuasi ke RS Nene Malomo, Sidrap.

Keduanya mendapatkan perawatan intensif selama dua hari, sebelum akhirnya dinyatakan bisa bergabung bersama rombongan CJH Kloter 36 asal Sidrap dan Makassar. Petugas TKHI Kloter 36, Eni Nuraeni, mengatakan ketiganya tetap dijadwalkan bertolak ke Arab Saudi bersama rombongan, Jumat (28/11).

"Jamaah tersebut (Rizal) memang sudah pernah menderita stroke jadi lumpuh setengah badan. Sedangkan kedua pasangan suami istri yang mengalami kecelakaan juga kondisinya sudah membaik," kata Eni,seperti dikutif tribun.

Selengkapnya...

Polresta KPPP Kembali Amankan Belasan Preman.

Makassar, Liputankota - Kepolisian Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KPPP) Makassar kembali melakukan razia preman di Pelabuhan Makassar, Makassar, Rabu, (26/11).
Dalam Operasi Cipta Kondisi tersebut, sempat diwarnai aksi kejar-kejaran antara pihak kepolisian dan para preman yang sehari-harinya berpangkalan di pelabuhan tersebut dengan bermoduskan penjual asongan.

"Biasanya mereka menjual asongan dengan membawa tikar ke atas kapal kemudian memaksa para penumpang yang tidak memiliki tempat untuk membeli tikar tersebut," kata Kepala Bagian Operasi KPPP Iptu Andi Asdar, Kamis (27/11).seperti dilansir tribun.

Asdar menambahkan, operasi tersebut akan terus dilakukan setiap ada kapal yang merapat.

Pada Jumat (21/11) pekan lalu, KPPP juga melakukan operasi preman di tempat tersebut dan berhasil mengamankan 33 preman. Setiap preman kemudian didata. Mereka diharuskan membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan hal tersebut.(Agussalim/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Pupuk Langkah Lagi, Petani Gowa Mengeluh

Bupati Gowa: Ini Terjadi Kelangkahan Pupuk Secara Nasional

Laporan: Sakkar Rauf- Gowa.

Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo

Gowa, Liputankota- Kelangkahan pupuk di Kabupaten Gowa terjadi lagi, sejumlah petani di Kecamatan Bontonompo sangat prihatin dan mengeluh atas langkahnya pupuk didaerahnya selama kurang lebih sebulan ini, adapun jenis pupuk yang langkah adalah pupuk urea yang sangat dibutuhkan saat sekarang untuk padi-padi yang setelah ditanam.


Tokoh Masyarakat Kabupaten Gowa, Kaharuddin Latief mengatakan bahwa itu betul-betul terjadi, sangat disesalkan kepedulian Bupati Gowa selama ini, sepertinya tidak terlalu memperhatikan kami warga yang kecil ini khususnya para petani di Kabupaten Gowa khusus di wilayah kelurahan Barendeng Kecamatan Bontonompo, semestinya dengan adanya keluhan dari warganya dengan masalah ini cepat mengantisipasi dan menurunkan tim dari instansi terkait untuk mengatasi permasalahan kelangkahan pupuk ini di petani pada umumnya, katanya.

Menurut Kaharuddin meminta kepada Bupati Gowa atau instansi terkait untuk segera turun dilapangan mengecek terjadinya kelangkahan pupuk ini, sehingga para petani didaerah ini bisa mendapatkan pupuk untuk keperluan peningkatan produksi padinya yang telah ditanam sebulan yang lalu.

Terkait dengan terjadi kelangkahan pupuk di Kabupaten Gowa selama ini, Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo menjelaskan bahwa itu benar terjadi adanya kelangkahan pupuk di dareah kami di Gowa, namun terjadinya kelangkahan ini adalah sudah menasional dimana diseluruh wilayah Indonesia terjadi hal ini jadi bukan saja di Kabupaten Gowa saja, dan Pemerintah Gowa menghimbau kepada para Petani untuk bersabar mengahdapi persoalaan ini, dan sebagai pengendali pemerintahan didaerah ini akan segera menurunkan tim dan instansi terkait untuk meninjau daerah kecamatan yang kena kelangkahan pupuk tersebut, jelasnya kepada Kantor Berita Kota Nusantara via telepon selularnya, Kamis (27/11).(Sakkar Rauf/ Andi Ahmad)


Selengkapnya...

Samsat Makassar Maksimalisasikan Pelayanan Bagi Wajib Pajak

Laporan: AA.Effendy - Makassar

Kantor Samsat Makassar dijalan A. Mappanyukki (Foto: Andi Ahmad)

Makassar,Liputankota-Sebagai kantor pelayanan publik, tantangan untuk menjadikan wajib pajak untuk mendapatkan pelayanan dikedepankan, tanpa ada rasa kecewa. hal inipun yang tengah menjadi pemandangan, serta dianggap oleh berbagai kalangan layak mendapat penghargaan pelayanan prima.


Seperti halnya pemantauan Kantor Berita Kota Nusantara, nampak para petugas yang berjaga di loket masing-masing, menjalankan tugas dengan memberikan yang terbaik buat wajib pajak yang tengah melakukan pengurusan surat-surat kendaraan mereka. baik yang tengah mengurus perpanjangan STNK maupun para dialer kendaran roda dua dan empat yang mengurus STNK baru.

Ramlah, salah seorang wajib pajak saat dimintai komentar disela-sela antrian pengurusan STNK mengakui, jika pelayanan para petugas loket di Samsat Makassar, cukup baik. Bahkan berbagai persyaratan administrasi pengurusan surat-surat kendaraan yang ditetapkan tidak membuat dirinya harus berhadapan dengan berbagai bentuk kesulitan.

"Proses pengurusan STNK di sini tidaklah sulit, malah terkesan mudah. Demikian halnya dengan pelayanan yang diberikan petugas loket sangat baik. oleh karena itu tentang diberikannya penghargaan pelaynan prima pada Samsat Makassar sangatlah layak," papar Ramlah, Selasa (25/11).

Pengurusan Duflikat STNK Hilang Cepat Selesai

Waktu masih Kantor Samsat Makassar di Jalan AP. Pettarani pengurusan STNK Hilang atau penggantian duplikat STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) prosesnya sangat lama sekali kadang sampai menunggu hingga satu bulan bary selesai, namun yang sekarang dirasakan selama berpindah kantor kejalan Andi Mappanyukki, " Baru-baru STNK motor saya yang hilang pengurusannya sudah bisa satu hari saja kalau berkasnya lengkap," jadi betul-betul pelayanan Samsat Makassar yang semua lini serba cepat akan menjadi barometer untuk pelayanan seluruh kantor Samsat diseluruh provinsi Sulsel,tegas Iwan yang juga wajib pajak di Makassar. (Zulkifli/Irwan/ AA.Effendy))







Selengkapnya...

Garuda Raksasa di Cileungsi Bogor Terbengkalai


Jakarta, Liputankota-Bangunan megah Graha Garuda Tiara Indonesia (GGTI) yang berada di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, kini terbengkalai. Padahal konsep awal kawasan ratusan hektar itu sangat luar biasa.

"Perencanaannya bagus sekali. Selain hotel, rencananya juga akan dibangun kolam renang, lapangan bola dan apartemen," kata pembuat maket GGTI, Refnaldy Kibbi, kepada detikcom, Kamis (27/11/2008) pukul 09.20 WIB.

Selain itu, dua tower apartemen berlantai lebih 20 juga akan dibangun tak jauh dari hotel GGTI. Refnaldy mengaku membuat maket bangunan di Jalan Raya Narogong KM 23 itu pada 1997.

"Sekitar bulan Agustus 1997 dibuatnya. Saya dapat order dari konsultan arsitek gitu," katanya. Order itu didapatnya setelah bangunan GGTI setengah jadi.

Namun Refnaldy keberatan menyebutkan nilai kontrak yang didapatnya. "Nggak usah disebut deh, saya agak keberatan," ujar salah satu pemilik Rezand Production itu.

Refnaldy juga tidak mengetahui pasti mengapa megaproyek yang dikomandoi putri Soeharto, Mbak Tutut, itu mandeg. "Nggak tahu ada masalah apa, kalau nggak salah nggak seberapa lama setelah Pak Harto lengser," lanjutnya.

Refnaldy mengatakan, dalam rangka pembuatan maket, dirinya pernah berada di hotel yang mirip burung Garuda raksasa itu selama dua hari. Saat itu, hotel mewah itu belum beroperasi.

"Waktu itu hotelnya belum jadi banget, mungkin sekitar 80 persen," katanya.seperti dilansir detikcom.

Refnaldy yang menetap di Cileungsi mengaku sering lewat lokasi GGTI. Dia melihat saat ini bangunan tersebut tak terurus. "Banyak rumput tinggi-tinggi," katanya.

Kompleks Graha Garuda Tiara di atas lahan 44,6 hektar itu dibuat untuk menangguk rezeki pada pelaksanaan Sea Games XIX, yang digelar di Jakarta Oktober 1997. GGTI awalnya digunakan sebagai tempat penampungan atlet dan asrama Kirab Remaja Nasional.

Selengkapnya...

YS.Dalipang Resmi Carateker Bupati Toraja Utara

Menteri Dalam Negeri RI Lantik Dilapangan Bakti Rantepao

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto didampingi Ketua Ardin Pusat, John Palinggi di Makassar (Foto: Andi Ahmad)

Rantepao, Liputankota - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardianto melantik Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tana Toraja, YS Dalipang, sebagai caretaker Bupati Toraja Utara, Rabu (26/11) kemarin.
Pelantikan Dalipang yang digelar di Lapangan Bakti, Rantepao, Toraja Utara, dirangkaikan dengan peresmian Toraja Utara sebagai kabupaten termuda di Sulsel.

Hadir dalam acara pelantikan ini Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Idrus Marham, Ketua DPRD Sulsel M Roem, anggota DPD RI Pdt Ishak Lambe, Bupati Toraja JA Situru, sejumlah kepala daerah/wakil kepala daerah dan anggota DPRD se-Sulsel, serta tokoh masyarakat Toraja, seperti Ketua Ardin Pusat, John Palinggi.

Dengan diresmikannya Toraja Utara yang mengacu pada Undang-Undang No 28 Tahun 2008, Bumi Lakipapada saat ini terbagi menjadi dua daerah otonom.
Kabupaten Toraja memiliki 19 kecamatan dengan ibu kota kabupaten di Kecamatan Makale, sementara Toraja Utara memiliki 21 kecamatan dan Kecamatan Rantepao sebagai ibu kota kabupaten.
Mardianto yang pernah menjabat sebagai Komandan Kodim Makassar meminta kepada Dalipang agar sesegera mungkin membentuk struktur organisasi pemerintahan.
"Namun yang terpenting adalah jangan membentuk organisasi pemerintah yang besar atau banyak karena tidak akan efektif dan hanya akan membebani keuangan daerah atau negera," katanya.

Selain membentuk struktur organisasi pemerintahan, tugas utama Dalipang selaku penjabat bupati adalah memfasilitasi terbentuknya lembaga dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) dan mempersiapkan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diharapkan dapat terlaksana setahun kemudian.

Mardianto yang telah beberapa kali berkunjung ke Tana Toraja sewaktu masih aktif sebagai anggota TNI juga menyatakan bahwa selaku penjabat bupati, Dalipang tidak diperbolehkan mencalonkan diri pada pilkada mendatang.

"Hal tersebut dimaksudkan agar penjabat bupati lebih konsentrasi dalam menata dan meletakkan pondasi pembangunan di Toraja Utara," katanya.

Menyinggung mengenai potensi pariwisata yang dimiliki Toraja, Mardianto berharap agar budaya dan kawasan wisata Toraja yang telah dikenal dunia dapat kembali dikembangkan untuk menarik wisatawan berkunjung ke Toraja seperti pada era tahun 80-an.
"Toraja ini sangat kaya dengan potensi wisata dan budaya yang dapat membangkitkan kembali dunai pariwisata di tana air," katanya,seperti dikutif Tribun.

Dengan keberadaan Syahrul sebagai orang nomor satu di Sulsel, Mardianto yakin kejayaan Toraja sebagai salah satu tujuan wisata di Indonesia dapat terwujud.
"Saya percaya pengalaman dan pengetahuan Pak Gubernur (Syahrul) dalam mengelola pemerintahan, beliau adalah salah satu pamong senior yang memiliki kemampuan luar biasa," kata Mardianto yang disambut senyum oleh Syahrul.

Mardianto yang sempat mendapat wejangan dari JA Situru mengenai potensi Toraja Utara juga menitip pesan kepada masyarakat Toraja agar tidak terkotak-kotak
pascadiresmikannya Toraja Utara.

"Marilah kita senantiasa menjaga kesatuan dan kebersamaan," katanya sambil berharap agar masyarakat dan pemerintah dapat menyukseskan pemilu legislatif dan pilpres yang tidak lama lagi akan dihelat.



Selengkapnya...

Hari Kiamat Diramalkan 12 Desember 2012

Peristiwa Kejadian ini Diramalkan Kelender Bahasa Maya Yang Beredar Diinternet

Hari kiamat sudah seringkali diramalkan. Entah sudah berapa kali hari kehancuran dunia itu diprediksi. Namun, tak ada yang lebih meresahkan dengan ramalan hari kiamat dari Suku Maya. Ramalan suku, yang dulunya dikenal sangat maju dalam ilmu pengetahuan ini, kini menyebar lewat internet dan meresahkan.

Pada manuskrip kalender bangsa Maya, yang dianggap kalender paling akurat, memuat kejadian dan ramalan selama kurun waktu antara 3113 SM sampai 2012 M.

Nah, dari kalender itulah, mereka meramalkan bahwa pada 12 Desember 2012, hari kiamat tiba.

Ramalan itu tidak menyebut secara pasti hari kiamat. Di sana disebutkan dalam bahasa Maya sebagai The End of Times.

Dalam kalender bangsa Maya yang sangat tersohor itu, diramalkan bahwa pada periode 1992-2012 bumi akan "dimurnikan", selanjutnya peradaban manusia sekarang ini akan berakhir dan mulai memasuki peradaban baru.

Dalam sejarah peradaban kuno dunia, bangsa Maya dikenal menguasai pengetahuan tentang ilmu falak yang khusus dan mendalam, sistem penanggalan yang sempurna, penghitungan perbintangan yang rumit serta metode pemikiran abstrak yang tinggi.
Kesempurnaan dan akurasi dari penanggalannya membuat orang takjub.

Sekelompok masyarakat yang misterius ini tinggal di wilayah selatan Mexico sekarang (Yucatan) Guetemala, bagian utara Belize dan bagian barat Honduras. Banyak sekali pyramid, kuil dan bangunan-bangunan kuno yang dibangun oleh Maya yang masih dapat ditemui di sana.

Banyak juga batu-batu pahatan dan tulisan-tulisan misterius pada meja-meja yang ditinggalkan mereka.

Para arkeolog percaya bahwa Maya mempunyai peradaban yang luar biasa. Hal itu bisa dilihat dari peninggalannya seperti buku-buku, meja-meja batu dan cerita-cerita yang bersifat mistik.

Kontroversi

Tetapi betulkah, hari kiamat akan tiba pada tahun 2012 mendatang?

Dalam buku Apocalypse 2012 (Lawrence E Joseph: 2007), penulis berdarah Lebanon yang menjabat sebagai Ketua Dewan Direksi Aerospace Consulting Corporation di New Mexico ini dipaparkan dengan sangat jelas dan juga ilmiah tentang kemungkinan terjadinya bencana alam di tahun tersebut.

Bencana itu antara lain, siklus aktivitas matahari yang memuncak di tahun 2012 yang menyebabkan panas yang luar biasa di bumi, terlebih atmosfer sudah mengalami penipisan dan bolong di beberapa bagian sehingga selain memanaskan bumi dengan radikal juga melelehkan es di kutub dan juga menimbulkan badai serta topan yang dahsyat.

Medan magnet bumi yang berfungsi sebagai pertahanan utama bumi terhadap radiasi sinar matahari mulai retak. Pergeseran kutub juga tengah berlangsung.

Tata surya tengah memasuki medan awan energi antarbintang. Awan itu mengaktifkan dan merusak keseimbangan matahari serta atmosfer planet-planet.

Para ahli geofisika Rusia berpendapat bahwa ketika bumi akan memasuki awan energi tersebut di tahun 2012 hingga 2020 dan akan menimbulkan bencana besar yang belum pernah ada sebelumnya.

Imuwan menyatakan dinosaurus serta spesies lainnya telah punah akibat tumbukan asteroid raksasa 65 juta tahun silam.

Menurut siklus yang diperhitungkan secara ilmiah, seharusnya hal itu sudah terjadi lagi di saat-saat sekarang.

Menariknya, ramalan bangsa Maya (juga suku Hopi, Mesir Kuno, dan beberapa suku kuno lainnya) di dalam kalendernya dengan detil mengungkapkan jika tahun 2012 merupakan akhir sekaligus awal zaman baru.

Bagaikan kelahiran seorang anak manusia, maka kelahiran zaman baru ini akan dipenuhi dengan darah.

Kitab kuno dari Cina, I Ching, juga menyatakan akan terjadi bencana besar di tahun 2012.

Badai Matahari

Di luar ramalan suku Maya yang belum diketahui dasar perhitungannya, menurut Deputi Bidang Sains Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Bambang S Tedjasukmana, fenomena yang dapat diprakirakan kemunculannya pada sekitar tahun 2011-2012 adalah badai Matahari.

Prediksi ini berdasarkan pemantauan pusat pemantau cuaca antariksa di beberapa negara sejak tahun 1960-an dan di Indonesia oleh Lapan sejak tahun 1975.

Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan, Sri Kaloka, menjelaskan badai matahari terjadi ketika muncul flare dan Coronal Mass Ejection (CME).
Flare adalah ledakan besar di atmosfer matahari yang dayanya setara dengan 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima.

Adapun CME merupakan ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel berkecepatan 400 kilometer per detik.

Gangguan cuaca Matahari ini dapat memengaruhi kondisi muatan antariksa hingga memengaruhi magnet Bumi, selanjutnya berdampak pada sistem kelistrikan, transportasi yang mengandalkan satelit navigasi global positioning system (GPS) dan sistem komunikasi yang menggunakan satelit komunikasi dan gelombang frekuensi tinggi (HF), serta dapat membahayakan kehidupan atau kesehatan manusia.

"Karena gangguan magnet Bumi, pengguna alat pacu jantung dapat mengalami gangguan yang berarti," ujar Sri seperti dikutip di Kompas.com.

Langkah Antisipatif


Dari matahari, miliaran partikel elektron sampai ke lapisan ionosfer bumi dalam waktu empat hari, jelas Jiyo Harjosuwito, Kepala Kelompok Peneliti Ionosfer dan Propagasi Gelombang Radio.

Dampak dari serbuan partikel elektron itu di kutub magnet mumi berlangsung selama beberapa hari.

Selama waktu itu dapat dilakukan langkah antisipatif untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Mengantisipasi munculnya badai antariksa itu, lanjut Bambang, Lapan tengah membangun pusat sistem pemantau cuaca antariksa terpadu di Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan Bandung.

Objek yang dipantau antara lain lapisan ionosfer dan geomagnetik, serta gelombang radio.

Sistem ini akan beroperasi penuh pada Januari 2009 mendatang.

Langkah antisipatif yang telah dilakukan Lapan adalah menghubungi pihak-pihak yang mungkin akan terkena dampak dari munculnya badai antariksa, yaitu Dephankam, TNI, Dephub, PLN, dan depkominfo, serta pemerintah daerah. Saat ini pelatihan bagi aparat pemda yang mengoperasikan radio HF telah dilakukan sejak lama, kini telah ada sekitar 500 orang yang terlatih menghadapi gangguan sinyal radio.

Bambang mengimbau PLN agar melakukan langkah antisipatif dengan melakukan pemadaman sistem kelistrikan agar tidak terjadi dampak yang lebih buruk.

Untuk itu, sosialisasi harus dilakukan pada masyarakat bila langkah itu akan diambil.
Selain itu, penerbangan dan pelayaran yang mengandalkan satelit GPS sebagai sistem navigasi hendaknya menggunakan sistem manual ketika badai antariksa terjadi, dalam memandu tinggal landas atau pendaratan pesawat terbang.

Perubahan densitas elektron akibat cuaca antariksa, jelas peneliti dari PPSA Lapan, Effendi, dapat mengubah kecepatan gelombang radio ketika melewati ionosfer sehingga menimbulkan delai propagasi pada sinyal GPS.

Perubahan ini mengakibatkan penyimpangan pada penentuan jarak dan posisi.
Selain itu, komponen mikroelektronika pada satelit navigasi dan komunikasi akan mengalami kerusakan sehingga mengalami percepatan masa pakai, sehingga bisa tak berfungsi lagi.

Saat ini Lapan telah mengembangkan pemodelan perencanaan penggunaan frekuensi untuk menghadapi gangguan tersebut untuk komunikasi radio HF.
"Saat ini tengah dipersiapkan pemodelan yang sama untuk bidang navigasi," tutur Bambang.



Selengkapnya...

7 Desember, 2 Juta CJH Wukuf di Arafah

Makassar, Liputankota - Sekitar 2 juta calon jamaah haji (CJH) dari seluruh penjuru
dunia termasuk Indonesia akan berkumpul untuk melaksanakan puncak ibadah haji, wukuf, di Arafah, yang diperkirakan jatuh 7 Desember mendatang.

Wukuf yang mencerminkan puncak penyempurnaan ibadah haji berarti hadir dan berada di Arafah pada waktu tertentu antara waktu lohor dan asar. Sebanyak 213 ribu CJH Indonesia termasuk 13.612 jamaah asal Embarkasi Hasanuddin Makassar akan berkumpul di tempat ini.

Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama (Kanwil Depag) Sulawesi Selatan Bahri Mappiase, Rabu (26/11), mengatakan CJH akan menempuh perjalanan puncak ibadah haji di Armina (Arafah, Muzdalifah dan Mina). Bahri juga mengatakan sejauh ini persiapan maupun fasilitas penunjang kepada CJH sudah rampung. Namun, ibadah wajib seperti mabit di Muzdalifah dan mabit di Mina tidak akan dilakukan karena akan sangat berisiko.

"Seluruhnya sudah dipersiapkan maktab masing-masing. Sejauh ini tidak ada masalah lagi," kata Bahri di Asrama Haji Sudiang, Makassar. Bahkan, Bahri juga mengaku fasilitas maupun pelayanan kebutuhan makanan bagi CJH juga lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk penyediaan makanan, misalnya, untuk tahun ini CJH Indonesia akan dijamu dengan sistem prasmanan. Selain itu, pemerintah menyediakan tenda semi permanen yang digunakan jamaah untuk berdiam selama di Arafah. Tenda semi permanen ini dilengkapi kasur maupun AC (air cobditioner). "Sistem prasmanan malah lebih bagus karena makanan tidak mubazir. Jamaah bisa ambil makanan sesuai kebutuhan. Tendanya malah sudah bagus sekali seperti rumah. Dilengkapi AC jadi di dalam dingin. Pakai kasur, lantainya juga sudah di pavin block," tambahnya.

Rukyat Zulhijjah

Mahkamah Agung Kerajaan Arab Saudi telah memerintahkan seluruh warga untuk melakukan rukyat hilal, Kamis, (27/11) besok, atau bertepatan dengan tanggal 29 Zulkaidah. Hasil rukyat untuk memutuskan awal bulan Zulhijjah tahun 1429 Hijriyah tersebut kemudian dilaporkan kepada kantor pengadilan setempat pada malam hari itu juga.

Rencana ini dikemukakan juru bicara Mahkamah Agung Kerajaan Arab Saudi seperti dilansir situs resmi depag, informasihaji.com, kemarin. Pemerintah Saudi sepenuhnya menggantungkan penentuan awal bulan pada rukyat, bukan hisab. Jika besok malam tak seorang pun melaporkan adanya hilal, maka awal bulan Zulhijjah jatuh hari Sabtu, (29/11).

Maka, Idul Adha jatuh hari Senin (8/12) dan wukuf Minggu (7/12). Namun, jika besok ada yang berhasil merukyat, maka awal Zulhijjah akan jatuh Jumat, (28/11), dan wukuf di Arafah jatuh Sabtu, (6/12). Sedangkan Idul Adha akan jatuh 7 Desember 2008.(Andi Ahmad)



Selengkapnya...

Akibat Cuaca Buruk ,Jadwal Penerbangan di Manado Amburadul

Manado, Liputankota- Sejumlah maskapai penerbangan nasional menunda atau mengalihkan jadwal penerbangan pesawat dari dan ke Manado pada Rabu (26/11) akibat cuaca buruk. Bahkan hujan deras yang turun sejak pagi memaksa PT Angkasa Pura I menutup Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi selama berjam-jam.

Pesawat Batavia Air tujuan Jakarta yang seharusnya terbang pukul 09.50 WITA, baru bisa meninggalkan Sam Ratulangi sekitar pukul 16.00 WITA. Lebih kurang tujuh jam lamanya ratusan penumpang pesawat ini menunggu pemberangkatan di ruang keberangkatan.

Dua pesawat maskapai Lion Air dari Makassar dan Jakarta sampai-sampai terpaksa mengalihkan pendaratan ke bandara Pattimura, Ambon dan Bandara Jalaludin, Gorontalo.

Maskapai lain yang menunda penerbangan adalah Garuda Indonesia, yaitu pesawat tujuan Balikpapan-Jakarta nomor penerbangan GIA 513. Kepala Keamanan Bandara Sam Ratulangi, Djunaidi Kumanaung, mengatakan pesawat Garuda Indonesia menunda keberangkatanya, yang semula dijadwalkan pukul 13.00 WITA, baru diberangkatkan pukul 15.30 WITA.

Penumpang ketakutan

Ketegangan menyelimuti para penumpang pesawat yang pendaratannya dialihkan sementara waktu dari Manado. Tujuh penumpang Lion Air nomor penerbangan JT 771 dari Makassar yang mendarat sementara di Gorontalo, menolak melanjutkan penerbangan ke Manado.

Mereka ketakutan setelah pesawat yang mereka tumpangi mengalami guncangan hebat beberapa kali saat berputar-putar di angkasa Manado. Informasi ini disampaikan Mecky, penumpang pesawat yang sama yang naik dari Makassar dan tiba di Manado.

Kompas.com melansir, Manajer Operasi PT Angkasa Pura I Bandar Udara Sam Ratulangi Manado, Hiras Sitompul, menjelaskan penundaaan pemberangkatan pesawat dan penutupan bandara dilakukan karena jarak pandang (visibility) yang tidak memenuhi standar operasional pendaratan pesawat. Hujan deras menyebabkan jarang pandang pilot terlalu pendek. Tingkat ketebalan awan (silling) juga di bawah standar. Hiras membantah penundaan dan penutupan lalulintas penerbangan dilakukan karena landas pacu bandara tergenang air.

Indah Purnamasari (23), petugas observer Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Bandara Sam Ratulangi mengatakan, jarak pandang pada pukul 10.00 WITA hanya 700 meter. Kondisi tersebut membahayakan jika pilot memaksa pesawat mendarat atau lepas landas.

"Jarak pandang aman minimal satu kilometer. Sebenarnya pada pukul 11.00, jarak pandang sudah mencapai dua kilometer. Tetapi awan pada ketinggian kurang dari 3.000 meter di atas bandara masih sangat tebal sehingga masih membahayakan," kata Indah. (Budianto Daud)

Selengkapnya...

Dana Kaltim Rp 6,8 Triliun di SBI Bebani Negara

Samarinda, Liputankota-Wakil Pimpinan Bank Indonesia (BI) Samarinda Gentur Wibisono meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk segera menggunakan dana APBD yang disimpan dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia (SBI) oleh Bankaltim. Dana yang disimpan dalam bentuk SBI sekitar Rp 6,8 triliun.

Penyimpanan dana sebanyak itu dalam bentuk SBI, meski dibenarkan, namun amat membebani Pemerintah Pusat. Pemerintah Pusat, melalui BI, harus membayar bunga yang cukup besar kepada Bankaltim. Penyimpanan dana APBD dalam jumlah besar juga dianggap bisa mengambat gerak pembangunan di daerah.

Hal tersebut diungkapkan Gentur usai menjadi pembicara dalam seminar Menganalisis Dampak Ekonomi Global terhadap Perekonomian Indonesia di Gedung Dekanat Fakultas Ekonomi (Fekon) Unmul Samarinda, Selasa (25/11). Seminar yang digelar BEM Fekon itu menghadirkan pembicara lain yakni Aji Sofyan Effendi, HR Daeng Naja, dan Agus Tamtomo.

"Dampak krisis global di Kaltim belum berpengaruh kalau melihat performance keuanganya. Tetapi sekarang, Pemprov Kaltim mempercepat pengeluaran dana APBD 2008 yang masih surplus anggarannya sebesar Rp 2,31 triliun," ungkap Gentur.

Ia merincikan, surplus anggaran APBD Kaltim pada 2008 dari cost pendapatan sebesar Rp 1,6 triliun dan cost belanja yang tertahan Rp 1,8 triliun. Total dana milik pemerintah yang diparkir di SBI hingga kini Rp 6,9 triliun.

"Komponennya itu hanya dari giro saja. Inilah yang menjadi beban BI. Memang, bank pemerintah itu akan menanggung beban ketika dana itu disimpan. Karena harus membayar bunganya. Kalau dana itu disetorkan ke BI, jadi beban pemerintah dong," papar Gentur.

Gentur mengatakan, dengan dipercepatnya pengucuran dana untuk melanjutkan proyek pembangunan pemerintah, akan dapat menyerap pada sektor pertumbuhan ekonomi baik makro maupun mikro. Ia menambahkan, jika itu dilakukan dan direalisasikan maka pemerintah memperlancar roda perekonomian. "Kalau proyek itu dikerjakan, kuli-kuli bangunan itu bisa makan dan membiayai keluarganya," kata Gentur.seperti dikutif Tribun Kaltim.

Kendati demikian, Gentur menyadari banyaknya proyek yang terhambat lantaran adanya sistem dalam pelaksanaan proyek lebih ketat. Hal ini untuk menghindari agar tidak menimbulkan terjadinya indikasi korupsi dalam pelaksanaan proyek pemerintah.
"Kalau memang dia (kontraktor atau kuasa pengguna anggaran) dasarnya tidak pernah nyolong, ngapain takut," kata Gentur.

Secara terpisah, Agus Tamtomo yang dikenal sebagai kontraktor sempat menanggapi persoalan proyek pembangunan dalam situasi krisis global di seminar itu. Ia mengatakan, akibat krisis ini mengakibatkan tekanan bunga bank yang cukup tinggi.

"Pengusaha atau kontraktor, hanya menjalankan proyeknya atas permintaan dari user. Suku bunga bank lagi tinggi. Itu artinya pengusaha atau konntraktor sekarang ini lebih enak punya uang cash (tunai). Tapi kalau pengusaha yang memanfaatkan situasi sekarang ini, itu namanya pengusaha tidak punya moral.

Selengkapnya...

Madinah Sepi, Jamah menuju Mekkah


Jakarta, Liputankota-Madinah kini mulai sepi. Jemaah haji Indonesia berangsur-angsur meninggalkan kota itu menuju Mekkah untuk persiapan prosesi ibadah haji selanjutnya. Jemaah yang masih tersisa di Madinah kini hanyalah jemaah jalur Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji khusus atau BPIH plus.

Berdasarkan informasi dari Media Center Haji Departemen Agama hingga pukul 10.23 waktu Arab Saudi, atau pukul 14.23 WIB siang tadi, sudah ada 371 kloter jemaah di Mekkah dengan jumlah jemaah mencapai 145.304 orang.

Para jemaah ini diperkirakan akan kembali menuju Madinah setelah puncak haji, atau sekitar tanggal 17 Desember. Mereka yang kembali ke Madinah adalah para jemaah yang belum melaksanakan shalat Arbain (shalat 40 waktu tanpa putus).

Di Jakarta, Kloter 40 dan 41 diberangkatkan dari Bandara Soekarno Hatta menuju King Abdul Aziz International Airport, Jeddah. Sebelumnya, mereka menginap semalam di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.(Effendy Saputra)


Selengkapnya...

Ribuan Rumah di Samarinda Masih Terendam Banjir

Samarinda, Liputankota-Wakil Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengatakan, genangan banjir masih tinggi di beberapa kawasan di Samarinda. "Saya baru di-SMS warga yang mengabarkan genangan air mulai naik sore ini. Banjir melanda rumah 3.000 kepala keluarga," kata Jaang, saat meninjau lokasi longsor di Kelurahan Sidodamai.

Sementa itu, Pemkot Samarinda membantah bahwa banjir yang melanda Samarinda dalam dua hari ini akibat pintu air di Bendungan Benanga dibuka. Plt Kabag Humas Pemkot Samarinda HM Faisal mengatakan, pintu bendungan dibuka hanya isu dan ini biasa merebak setiap banjir melanda Samarinda.

"Saat ini curah hujan memang cukup tinggi. Seperti diprediksikan BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika) curah hujan tinggi akan terus terjadi hingga akhir Desember," kata Faisal, Rabu (26/11).

Menurutnya, pintu air Bendungan Benanga dibuka bila di suatu kawasan terjadi kekeringan saat musim kemarau. "Jadi, tidak mungkin pintu air dibuka ketika kawasan Samarinda sedang dilanda banjir. Banjir tidak hanya terjadi di Samarinda, tapi juga di 10 kota di Indonesia. Bukan kami membela diri," ujarnya.

Faisal mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik termakan isu. "Kita juga perlu partisipasi masyarakat untuk membersihkan parit untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Kami akan mengagendakan Jumat Bersih di kawasan Samarinda," katanya,seperti dilansir Tribun Kaltim.

Faisal menjelaskan, seluruh tim Pemkot tetap siaga mengantisipasi kemungkinan banjir bertambah parah seperti beberapa waktu lalu.(Darwis Katureng)

Selengkapnya...

2008, Program 2 Juta Ton Beras di Sulsel Tak Tercapai

Makassar, Liputankota - Program surplus beras 2 juta ton sampai akhir tahun 2008 ini dipastikan tidak akan tercapai. Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Pemprov Sulsel memperkirakan program ini baru akan tercapai hasilnya pada akhir tahun 2009 mendatang.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Sulsel Lutfi Halide, Rabu (26/11), mengatakan, hingga akhir Nopember ini, surplus beras baru mencapai sekitar 1,58 juta ton dari total empat juta ton lebih beras yang berhasil diproduksi dari Sulsel. Jumlah ini meningkat ketimbang tahun sebelumnya yang hanya mencapai tiga juta ton beras.

Hingga akhir tahun ini, Bulog Sulsel juga telah mengumpulkan sekitar 440 ribu ton beras dari petani. Bulog mentargetkan dapat mengumpulkan 600 ribu ton untuk dijadikan sebagai bahan cadangan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang yang juga ketua pengendali Program 2 juta ton beras di Sulsel, mengatakan, pemprov punya rencana mengekspor sekitar 40 ribu ton beras ke luar negeri.

"Kalau dijual ke luar negeri, harganya bisa lebih tinggi. Bahkan ada yang menawar sampai Rp 8.000 per kilogram. Sedangkan di dalam negeri hargnya hanya sekitar Rp 4.000 per kilogram," ujar Agus,seperti dilansir Tribun.

Jika program ekspor ini bisa dilakukan, Pemprov Sulsel dipastikan akan memperolehkeuntungan sekitar Rp 400 miliar dalam setahun dari hasil ekspor tersebut. (Andi Ahmad)


Selengkapnya...

Megawati Safari Politik ke Timur, Taufik Kiemas ke Barat

Ketua Umum PDI Perjuangan, Hj Megawati Soekarnoputri (foto: Kompas)

Jakarta, Liputankota - Safari politik, menemui para konsituennya kembali akan dilakukan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Rencananya, capres PDI Perjuangan ini akan melakukan lawatannya ke Indonesia bagian timur pada akhir tahun, atau minggu ke 4 bulan Desember.

"Ketua Umum PDI Perjuangan, Hj Megawati Soekarnoputri, dijadwalkan akan lebih memperkuat tali kasih dengan masyarakat di Indonesia timur dalam silaturahim. Hanya saja detail kegiatan tersebut baru akan ditentukan selanjutnya," kata Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Infokom, Daryatmo Mardiyanto, Rabu (26/11).

Sebelumnya, dalam rapat DPP PDI Perjuangan Selasa kemarin, diputuskan beberapa agenda kegiatan partai yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Dalam keputusan yang sama Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) PDI Perjuangan, HM Taufiq Kiemas, didampingi BP Pemilu dan BP Presiden DPP PDI Perjuangan, dijadwalkan akan memberikan materi dalam pembekalan calon anggota legislatif PDI Perjuangan se Jawa Barat yang mencakup seluruh caleg DPR RI, DPRD provinsi dan kabupaten/kota,seperti dikutif Tribun.

Rencananya, kegiatan ini akan dilakukan pada Sabtu (29/11) di The Venue Eldorado Family Club, Jalan Setia Budi, Bandung. "Rencana kegiatan ini dirumuskan dan diputuskan dalam rapat harian DPP PDI Perjuangan sebagai agenda kegiatan partai yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini," jelas Daryatmo.(Effendy Saputra)



Selengkapnya...

Ketua Golkar Polman : Jangan memancing lagi keributan di Sulbar

Terkait Surat Salim Mengga untuk Pembatalan Gubernur

Mamuju, Liputankota- Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sulbar, Ibrahim Masdar, menganggap surat permohonan dari kuasa hukum pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga-Andi Hatta Dai, tentang pembatasan pasangan Anwar Adnan Saleh-Amri Sanusi sebagai Gubernur/Wakil Gubernur Sulbar berpotensi menimbulkan keributan karena masalah ini kemungkinan akan berbuntut panjang.

Surat permohonan ini diajukan oleh kuasa hukum Salim-Hatta yang dikoordinir oleh Elza Syarif dengan mengacu pada fatwa dari Mahkamah Agung (MA) bernomor 139/KM/II/2008 tertanggal 12 September 2008. Surat ini ditujukan kepada Ketua DPRD Sulbar dan tiba di Mamuju pada Rabu (19/11) pekan lalu.

"Jangan memancing lagi keributan di Sulbar. Pemilihan gubernur sudah usai dua tahun lalu, kenapa masih dipersoalkan lagi. Sekarang, mari kita sama-sama membangun Sulbar karena daerah ini butuh perhatian kita semua. Kalau kembalikan mempermasalahkan sengketa dari pilgub lalu, artinya kita kembali lagi ke nol," kata Ibrahim Selasa (25/11),seperti dilansir tribun.

Menurut Ibrahim, ia sangat kecewa kepada Salim Mengga yang merupakan sepupunya dan para tim suksesnya yang belum mau mengakui kekalahan. Padahal sudah disepakati dua tahun lalu jika tim Salim-Hatta sudah mengakui kemenangan Anwar-Amri.
Dua tahun lalu ketika pemilihan gubernur sudah usai, juga terjadi sengketa hasil perhitungan suara di beberapa kecamatan di Majene. Makanya, diadakan perhitungan ulang di daerah tersebut.

Sebelum diadakan perhitungan ulang, kedua pasang calon harus menyepakati siapapun yang menang dari hasil perhitungan ulang, maka harus diakui dan tidak dipermasalahkan lagi.

"Ternyata pasangan Anwar-Amri yang menang. Saat itu semuanya sepakat dan mengakui pasangan ini sebagai pemenang. Tapi, kenapa sekarang masih muncul masalah lagi. Betul-betul ini bentuk ketidakpedulian pada masa depan Sulbar," kata Ketua Partai Golkar Polman ini. Sedangkan pihak DPRD Sulbar sudah mulai menyikapi surat permohonan ini dengan membentuk panitia khusus (pansus).

Surat Keputusan (SK) pansus-nya No 33 tahun 2008 tanggal 25 November 2008 yang ditandatangani oleh Wakil Ketua DPRD Zainal Abidin. Tentang dibentuknya pansus ini, juga tidak disepakati oleh Ibrahim, karena menurutnya bukan solusi yang paling tepat untuk menyelesaikan masalah.

"Kalau dibentuk pansus artinya ada sesuatu yang harus diselesaikan dan harus ada hasilnya. Artinya kita betul-betul sepakat dengan fatwa MA itu. Menurut saya hal ini perlu disikapi secara bijak oleh para anggota dewan sebelum memutuskan membentuk pansus," katanya.

Harusnya, tambahnya, jika ingin menyikapi surat tersebut cukup dengan tim kerja saja yang tidak terbebani untuk menghasilkan suatu keputusan.

Sedangkan menurut Wakil Ketua DPRD Zainal Abidin, meski terbentuk pansus, belum tentu DPRD menyetujui isi surat yang memakai dasar hukum dari fatwa MA tersebut.
"Prosesnya masih panjang. pansus harus konsultasi dulu ke mendagri, MA, dan KPU pusat. Setelah itu, hasil konsultasi dirapatkan lagi lalu berjalan terus hingga sampai pada paripurna. Hasil paripurna lalu disampaikan ke mendagri untuk diteruskan kepada presiden. Hasil akhirnya tetap ditentukan oleh pemerintah pusat bukan DPRD Sulbar," jelas Zainal.

Saat Pemilihan Gubernur Sulbar tahun 2006 lalu, Anwar-Amri diusung oleh Partai Golkar. Sedangkan Salim-Hatta diusung oleh koalisi parpol PPP, PDIP, PKS, PDK, Partai Demokrat.

Golkar Ancam Kader Mbalelo

GOLKAR Sulbar mengancam kader-kadernya yang duduk sebagai anggota DPRD Sulbar yang mbalelo atau melawan kebijakan partai.

"Jika ada kader Golkar ikut bertandatangan apalagi membentuk pansus dan menanggapi tuntutan atas fatwa MA akan kami panggil ke DPD Golkar provinsi untuk memberikan klarifikasi. Jika mereka tidak bisa memberikan alasan, maka secara otomatis akan kami jatuhkan sanksi organisasi," kata Ketua Lembaga Pengelola Kader/Organisasi Kader dan Keanggotaan Golkar Sulbar, Muh Asri Anas, Selasa (25/11).

Ketua KNPI Sulbar ini menambahkan, yang paling cepat bisa dilakukan adalah melakukan proses penggantian antarwaktu (PAW) terhadap kader yang mbalelo tersebut.

Menurut Asri, DPRD tidak punya alasan untuk mengadakan pleno atau menanggapi surat tuntutan pergantian Gubernur. "Otoritasnya bukan DPRD. Yang memilih juga bukan DPRD tapi rakyat. Kami meminta kepada smua pihak agar belajar memahami bahwa saat ini pemerintahan kita lagi dalam proses penataan percepatan pembangunan. Jangan mempolitisir segala sesuatunya hanya karena kepentingan politik, khususnya mau merusak citra seseorang atau partai menjelang Pemilu 2009," jelas Asri.



Selengkapnya...

Gubernur Sulbar: Mamuju Bakal Dimekarkan Lagi



Makassar, Liputankota - Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh kembali berencana mengusulkan pada pemerintah untuk melakukan pemekaran Kabupaten Mamuju. Kabupaten Mamuju direncanakan untuk dimekarkan menjadi kabupaten baru, Kabupaten Mamuju Tengah.

Rencanannya Kabupaten Mamuju Tengah akan beribu kota di Kecamatan Topoyo.

"Itu dilakukan karena wilayah Kabupaten Mamuju cukup luas. Kami juga mengusulkan pada pemerintah untuk menetapkan Kota Mamuju sebagai kota semantara Aralle, Tabulahan, dan Mambi menjadi satu kabupaten baru pula.

"Berdasarkan hasil pembicaraan dengan mendagri pemekaran tersebut akan dilakukan usai pemilu 2009 nanti,"kata Anwar,di VVIP Galatika Lanud Hasanuddin Makassar, Selasa (25/11).(Andi Ahmad)



Selengkapnya...

CHJ Keluhkan Buruknya Sistem Transportasi di Mekkah

Makassar, Liputankota - Sekitar 600 bus yang dipersiapkan pemerintah untuk menyiasati jauhnya pemondokan jamaah dari Masjidil Haram ternyata tidak berjalan sesuai harapan. Keluhan atas buruknya sistem transportasi di Mekah kembali disuarakan sejumlah calon jamaah haji (CJH) asal Indonesia termasuk mereka yang tergabung dalam Embarkasi Hasanuddin Makassar.


"Setiap hari terjadi penumpukan penumpang di terminal-terminal dan pos-pos yang ditentukan karena bisnya terbatas dan lambat lagi. jamaah yang tak sabar harus naik taksi, ini justru boros bagi kami," kata jamaah haji asal Tuban, Jawa Timur, Muhammad Saefullah kepada detikcom di Makkah, Senin (24/11). Menurut Saefullah, pemerintah seharusnya menyediakan pemondokan jamaah haji yang dekat dengan Masjidil Haram. Alasannya, pemondokan jauh hanya akan menambah persoalan baru seperti transportasi, kelelahan dan kesehatan jamaah.

Hal senada juga disuarakan Anggota DPRD Sulsel Isjaya Kaladen melalui laporannya, Senin (24/11). Menurut Isjaya yang juga TPHD Kloter 9 Embarkasi Hasanuddin Makassar, CJH resah dan mengeluhkan jauhnya jarak maktab dari Masjidil Haram. Selain itu, disekitar pemondokan juga tidak ada warung maupun toko. "Sementara pasokan makanan juga sering tersendat. Kamar dan toilet di tempat penginapan sangat tidak layak dibanding jumlah anggota jamaah. Masalah lain yang dianggap serius adalah bus angkutan yang menurunkan jamaah disembarang tempat sehingga kadang tersesat," katanya.

Bahkan, CJH kerap harus berjalan kaki dan mendaki dengan kemiringan hingga 50 derajat. Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, anggota maupun pimpinan kloter menggelar rapat mendadak. Dalam rapat tersebut mereka meminta agar maktab dipindahkan agar lebih dekat dengan Masjidil Haram. "Sambil menunggu pemindahan ke wisma lain, bus harus menurunkan jamaah di depan maktab agar tidak tersesat maupun mendaki. Sementara usulan pemindahan maktab akan dikonsultasikan dengan pengurus sektor," tambahnya,seperti dilansir Tribun.

Kurang Sopir

Petugas Tekni Urusan Haji di Jeddah yang juga penanggung jawab keamanan, Ghani, salah satu tidak lancarnya pelayanan transportasi jamaah disebabkan karena kurangnya tenaga sopir bus yang disewa Panita Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

"Sopir sudah bekerja nyaris 20 jam. Otomatis megalami kelelahan. Makanya ada sopir tidur di kolong," kata Ghani seperti dilansir detikcom, kemarin. Untuk menghindari keluhan-keluhan seperti ini, pihak panitia penyelenggara akan mengoperasikan pengaturan bus yang lebih baik. Selain itu PPIH akan mendesak pihak manajemen transportasi untuk menambah jumlah sopir juga menyesuaikan pengoperasian.

Langsung Tawaf dan sai

ALHAMDULILLAH kami yang tergabung dalam kloter 28 yang terdiri atas jamaah asal Sinjai dan Gowa yang berjumlah 325 orang tiba dengan selamat tepat pukul 14.10 siang waktu setempat di Bandara Internasional Jeddah. Alhamdulillah cuaca di sini juga sangat mendukung.

Perjalanan dari tanah air sampai di Tanah Suci Mekkah lumayan melelahkan, namun itu tidak menjadi masalah. Kami justru bersemangat karena telah tiba di Tanah Suci dengan selamat. Setiba di Mekkah kami langsung melakukan tawaf dan sai hingga malam semakin larut di Masjidil Haram.

Kami sangat terkesan melihat kebesaran Allah melalui masjid itu. Selama ini kami hanya mendengar, membaca, dan melihat kemewahan Masjidil Haram lewat buku, dan televisi, hingga sekarang kami sudah bisa melihatnya secara langsung.
Kami juga bersyukur cuaca di sini sangat mendukung, sehingga kami bisa melaksanakan semua rukun-rukun haji. Cuacanya sama dengan di tanah air. Selain itu teman-teman dari kloter 28 juga alhamdulillah baik-baik saja.(Amir Sandi/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Petugas Asrama Haji Amankan Gunting di Celana Dalam CJH

Laporan: Amir Sandi- Makassar

Makassar, Liputankota - Petugas Aviation Security Angkasa Pura berhasil mengamankan dua bilah gunting yang coba dibawa calon jamaah haji (CJH) menggunakan tas jinjingan di aula pemberangkatan Asrama Haji Sudiang, Makassar, Selasa (25/11). Bahkan, salah satu gunting tersebut diamankan dari celana dalam salah satu CJH perempuan yang tergabung dalam kloter 31 asal Kolaka Sulawesi Tenggara. Celana dalam yang dilengkapi resleting khusus tersebut disimpan di dalam tas jinjingan. Setiap barang jinjingan CJH wajib melewati mesin X-Ray di aula penerimaan setiap akan bertolak menuju Bandara Sultan Hasanuddin. CJH juga diharuskan melalui mesin metal detektor dan pemeriksaan raba dari petugas.


Nah, saat melewati alat detektor itulah tas jinjingan yang dicurigai membawa barang "terlarang" kemudian dibuka disaksikan jamaah bersangkutan. Selain mengamankan gunting, petugas juga mengamankan silet serta sejumlah benda berisi cairan di atas 100 mililiter (ml). Mulai pasta gigi, produk kosmetik, kecap, bahkan minyak goreng dalam kemasan. Kemarin, bukan penemuan yang pertama kalinya. Sebelumnya petugas juga masih kerap mengamankan barang "terlarang" yang coba dibawa CJH melalui tas jinjingan maupun tersimpan di dalam koper bagasi,seperti dikutif Tribun.

Koordinator Duty Manager Asrama Gapura Angkasa, Jumhaerah, beberapa waktu lalu, mengatakan, demi keamanan dan keselataman penerbangan setiap penumpang dilarang membawa benda-benda tajam seperti pisau, silet, maupun gunting, dalam ukuran kecil maupun besar, di tas jinjingan. Namun, CJH tetap diperbolehkan membawa benda-benda tajam tersebut ke pesawat asalkan tersimpan dan dikemas rapi dalam koper bagasi. Selain itu, setiap penumpang hanya diperkenankan membawa satu tas jinjingan dan koper bagasi yang telah dibagikan Garuda Indonesia. Tas jinjingan maksimal berisi 10 kilogram (kg) barang sedangkan koper 32 kg.

Amankan Beras 20 Kg

PETUGAS PT Angkasa Pura bersama petugas kepolisian juga berhasil mengamankan sekitar 20 kilogram (kg) beras yang disimpan dalam koper bagasi salah satu CJH yang tergabung dalam kloter 32 asal Kabupaten Jeneponto, Senin (24/11). Saat ditimbang, berat barang bagasi CJH bersangkutan mencapai 38,5 Kg atau melebihi batas toleransi yang diperkenankan sekitar 32 Kg. Karena kelebihan berat, koper bagasi tersebut dibongkar disaksikan CJH bersangkutan maupun petugas kloter yang mendampingi. Koordinator Pengamanan Asrama Haji Sudiang Kompol Aidil Rachman yang dikonfirmasi Tribun kemarin membenarkan penemuan tersebut. "Barang tersebut (beras) diamankan kemudian diserahkan kembali kepada jamaah bersangkutan agar barang bagasinya tidak kelebihan beban," katanya. Beberapa waktu lalu, petugas juga mengamankan sekitar 40 Kg beras yang dikemas rapi di dalam koper bagasi jamaah. (Amir Sandi/Andi Ahmad)




Selengkapnya...

CHj Asal Embarkasi Makassar Meninggal di Mekkah

Makassar, Liputankota - Daftar calon jamaah haji (CJH) Embarkasi Hasanuddin Makassar yang wafat di Tanah Suci kian bertambah. Data Sistem Komputer Haji Terpadu (Siskohat) Departemen Agama RI di Asrama Haji Sudiang, Selasa (25/11), menyebutkan, salah satu CJH yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 17 Raden Ayu Rahima Raden Muhammad (66) menghembuskan nafas terakhir di pemondokan Mekah, Senin (24/11) pukul 20.00 waktu setempat.

CJH asal Kabupaten Kaimana Papua Barat ini wafat karena mengalami gangguan sistem sirkulasi dan telah dimakamkan di pekuburan Syara Mekah. Sedangkan satu CJH asal Polewali Mandar Sulawesi Barat Djuaeriah Muh Djafar (56) disebutkan wafat di pemondokan di Medinah akibat mengalami gangguan pernapasan (respiratory failure), Minggu (23/11). CJH yang tergabung dalam kloter 19 ini dimakamkan di pekuburan Baqi Medinah.

Kepala Bidang Dokumen Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Imran Abbas, mengatakan, hingga kemarin, jumlah CJH asal Embarkasi Hasanuddin Makassar yang wafat di Mekah maupun Medinah, Arab Saudi, sebanyak tujuh orang.

Mereka di antaranya CJH kloter 15 asal Kota Tidore Maluku Utara (Malut) Abdurrahman Tuguwaji Kalaodi Tuguwaji (60) yang wafat karena mengalami kecelakaan lalu lintas, Rabu (19/11). Abdul Karim Abd Wahid Ngabalin (kloter 6, Maluku Tenggara) dan Muh Ali Taslin Abdul Wahab (kloter 17, Sorong Papua Barat) yang wafat karena mengalami gangguan pernapasan.

Selain itu, Taher Abd Kader Abd Kader, CJH asal Halmahera Barat, Maluku Utara serta CJH kloter 5 asal Bontonompo, Kabupaten Gowa, Parawansa Baso, yang wafat karena serangan jantung. Memasuki hari ke-21 proses keberangkatan haji, sudah sebanyak 41 CJH asal Indonesia yang wafat di Arab Saudi termasuk mereka yang berangkat melalui Embarkasi Hasanuddin Makassar.
Dari jumlah tersebut, Embarkasi Solo tercatat paling banyak kehilangan CJH dibanding 11 embarkasi lain di Tanah Air dengan 10 CJH disusul Embarkasi Pondokgede Jakarta sebanyak tujuh orang. Sebelumnya, Ketua Tim Kesehatan PPIH Embarkasi Hasanuddin Dr Taufik Tjahjadi, mengingatkan, setiap CJH yang akan berangkat ke Tanah Suci untuk mewaspadai cuaca dingin di Arab Saudi.

12 Jamaah Sakit di Evakuasi ke Mekah

SEBANYAK 12 jamaah yang dirawat karena sakit di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Daerah Kerja (Daker) Madinah, kemarin, mulai dievakuasi ke BPHI Daker Mekah. Evakuasi rutin tersebut dilakukan menjelang berakhirnya pemberangkatan jamaah haji ke Mekah 26 November nanti. Evakuasi dilakukan dengan empat mobil. Sedangkan empat CJH di antaranya diangkut dengan ambulans karena tidak bisa duduk. "Evakuasi jamaah sakit sudah rutin, tapi evakuasi kali ini agak besar-besaran, karena pemberangkatan jamaah haji ke Mekah akan berakhir," kata Kepala Pelayanan Kesehatan (Yankes) Daker Madinah dr Bermawi Syahdjam SpP, kemarin.

Data BPHI Daker Medinah menyebutkan dari 12 jamaah sakit yang dievakuasi terdapat tiga CJH asal Embarkasi Hasanuddin Makassar. Mereka di antaranya Rochmadi bin Sarbini (kloter 17), Maniara bin Ranom (kloter 18), dan Misbah bin Robo Parang (kloter 14). Dengan evakuasi tersebut, saat ini, tingga tiga jamaah sakit yang tersisa di BPHI Daker Madinah. Hasil "sweeping" jamaah sakit di sejumlah Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) tercatat 13 CJH Indonesia dirawat di RSAS King Fahd dengan dua di antaranya sakit parah.

Sedangkan di RSAS Al-Ansar ditemukan dua pasien. "Evakuasi akan terus kami lakukan hingga 5 Desember, karena BPHI Madinah akan tetap dijaga seorang dokter, dua perawat, seorang asisten apoteker, dan sebuah ambulans untuk menunggu jamaah yang sakit, sekaligus membantu jamaah haji BPIH Plus," katanya.

Tiga CJH Kloter 31 Urung Berhaji

Sebanyak tiga calon jamaah haji (CJH) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 31 asal Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) terpaksa mengurungkan niatnya menunaikan ibadah haji di Tanah Suci untuk tahun 2008 ini.

Kursi yang ditinggalkan Hapsah Sitti Bt Karuseng, Labaura Bt Silibi, Zainal Dg Masiga Bn H Hammade, juga terpaksa kosong akibat pembatalan ini. Sekitar 322 CJH termasuk petugas sudah bertolak ke Arab Saudi melalui Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Selasa (25/11).

Pembatalan tersebut dibenarkan Kepala Kantor Departemen Agama (Kandepag) Kabupaten Kolaka Syafruddin di Asrama Haji Sudiang, kemarin.

"Mereka mengundurkan diri karena sakit sebelum masuk ke asrama haji," kata Syafruddin. Dikonfirmasi terpisah Kepala Bidang Dokumen Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Hasanuddin, Imran Abbas, hingga kemarin, jumlah daftar open seat (kursi kosong) selama musim haji tahun ini mencapai 28 orang. Jumlah open seat terbesar terdapat pada kloter 3 asal Kabupaten Wajo dengan sembilan kursi kosong. Rata-rata CJH tersebut mengundurkan diri karena sakit maupun sementara hamil. "Jumlah open seat tahun ini mulai menurun. Tahun 2007 jumlahnya mencapai 200-an kursi kosong," kata Imran. Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Departemen Agama (Depag) Sulawesi Selatan Bahri Mappiase juga mengimbau petugas daerah untuk melaporkan setiap CJH yang batal berangkat maupun mengundurkan diri. Hal tersebut dilakukan untuk mengeleminir jumlah CJH open seat melalui Embarkasi Hasanuddin.

Pindahkan Layanan Penumpang di Asrama Haji

DUA orang pria, siang kemarin, tampak sibuk di posko induk PT Gapura Angkasa yang berada di belakang aula pemberangkatan Asrama Haji Sudiang, Makassar. Seorang pria tampak membenahi beberapa dokumen penumpang, sedangkan pria yang lain justru sibuk mempersiapkan daftar penumpang di depan layar komputer. Di dinding tampak papan tulis yang berisikan coret-coret agenda pemberangkatan, jadwal pesawat, penumpang yang urung berangkat, sampai berat bagasi yang dibawa calon jamaah haji (CJH).

Aktivitas di ruangan berukuran 6x8meter tersebut selalu tampak sibuk jauh sebelum pemberangkatan jamaah ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Kesibukan ini baru terhenti jika aktivitas penerimaan maupun pemberangkatan haji juga terhenti.

PT Gapura Angkasa merupakan ground handling maskapai Garuda Indonesia Airlines sebagai perusahaan pelayanan darat pesawat udara. "Untuk penanganan pemberangkatan jamaah di asrama haji diserahkan ke Gapura Angkasa. Mulai penanganan barang sampai penanganan jamaah," kata Koordinator Duty Manager Asrama Gapura Angkasa, Jumhaerah, kemarin.

Untuk penanganan calon jamaah haji (CJH) selama musim haji seluruh aktivitas pelayanan dan aktivitas bandara dipindahkan ke Asrama Haji Sudiang. Mulai check in penumpang, penimbangan barang, pemeriksaan X- Ray, pembagian nomor seat, sampai pembagian paspor, dilakukan di asrama. Di bandara penumpang tinggal menunggu untuk diberangkatkan dengan pesawat Garuda Indonesia Airlines. Selama musim haji tahun ini, PT Gapura Angkasa menyiapkan sekitar 35 petugas di Asrama Haji yang bertugas melayani CJH setiap harinya.

"Meskipun tahun ini rata-rata dua kloter setiap hari tetapi petugas biasa kerja siang dan malam. Jadi aktivitasnya sehari bisa berlangsung selama 24 jam. Kalau jamaah masuk dan berangkat keesokan harinya, aktivitas sudah berlangsung sehari sebelumnya," tambah pria kelahiran Bone 38 tahun silam ini. Bahkan kesibukan tersebut lebih terasa di musim haji tahun 2002-2003 silam. Saat itu, nyaris 24 jam waktu petugas PT Gapura Angkasa dipergunakan untuk melayani aktivitas pemberangkatan maupun pemulangan jamaah haji. "Saat itu pemberangkatan bisa empat sampai lima kloter setiap harinya. Jadi petugas sehari-hari benar-benar bertugas selama 24 jam nonstop," tutur mantan karyawan Simpati Airlines ini.

Bahri Instruksikan Tertibkan PKL

Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama (Kanwil Depag) Sulawesi Selatan Bahri Mappiase menginstruksikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan petugas keamanan untuk segera menertibkan pedagang kaki lima (PKL) dalam waktu dekat.
Tindakan tersebut dilakukan menyikapi maraknya PKL maupun pedagang asongan yang sudah merambah kawasan penginapan calon jamaah haji (CJH). Bahkan, sejumlah pedagang diketahui menawarkan barang dagangannya hingga ke kamar-kamar jamaah.
"Ini harus segera ditertibkan. Jangan sampai waktu istirahat jamaah menjadi terganggu," kata Bahri di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Selasa (25/11). Kemarin, Bahri memimpin langsung rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji yang dihadiri seluruh petugas keamanan internal, penanggungjawab wisma, sampai buruh asrama.
Tidak tanggung-tanggung, Bahri bahkan mengancam untuk memberhentikan mereka yang terbukti nyambi sebagai PKL maupun "melegalkan" aktivitas yang dinilainya kian meresahkan tersebut. Dari hasil pertemuan tersebut juga terungkap, penertiban baru akan dilakukan setelah terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada petugas, PKL, maupun pedagang asongan. Untuk mengakomodir PKL yang rata-rata merupakan warga sekitar Asrama Haji Sudiang, Badan Pengelola Asrama Haji (BPAH), dijadwalkan akan mempersiapkan stan maupun los berdagang resmi mulai tahun 2009 mendatang.(Amir Sandi/Andi Ahmad)





Selengkapnya...

Anis Kama Gantikan Supomo Jadi Sekot Makassar

Makassar, Liputankota- Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Anis Kama, akhirnya terpilih sebagai Sekretaris Daerah Kota Makassar menggantikan Supomo Guntur yang telah mengundurkan diri.
Anis diperkirakan akan dilantik awal Desember mendatang setelah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto menerbitkan surat keputusan (SK) pengangkatan Anis sebagai Sekretaris Kota Makassar.

Sekretaris Provinsi Sulsel A Muallim, Senin (25/11), mengatakan, surat keputusan (SK) pengangkatan SK tersebut sisa ditandatangani Gubernur Sulsel.

Dalam proses ini, Mendagri hanya dalam kapasitas memberikan persetujuan atas usulan nama Pemprov Sulsel.Anis Kama menyisihkan dua kandidat sekkot lainnya, Ruslan Abu (Asisten I Pemkot) dan Burhanuddin (mantan asisten II Pemkot Makassar).

"Persetujuan pengangkatan Anis Kama sebagai Sekkot Makassar sudah diterima dari mendagri. Ini SK pelantikan dan sisa menunggu tandatangan gubernur," jelas A Muallim kepada wartawan sambil memperlihatkan map merah berisi persetujuan dari mendagri itu,seperti dikutif Tribun.

Muallim menegaskan, meski SK telah ditandatangani gubernur, pelantikan tidak otomatis dilakukan. Anis masih harus menunggu kesediaan Wali Kota Makassar Andi Herry Iskandar untuk menggelar pelantikan sebagai Sekkot.

"Pelantikannya bisa saja dilakukan awal Desember mendatang sebab mungkin hari ini SK pelantikan juga sudah ditandatangani oleh gubernur," tambahnya.(Andi Ahmad)



Selengkapnya...

Mendag RI : Herry Masih Walikota Sampai Pemilu 2009

Mendagri Melantik Carateker Bupati Tator Utara Hari ini

Laporan: Andi Ahmad- Makassar

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto didampingi Ketua Ardin Pusat, John Palinggi memberikan keterangan kepada wartawan di VVIP Galatika Lanud Hasanuddin Makassar, Selasa (25/11) Foto: Andi Ahmad

Makassar, Liputankota- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto menegaskan, pelantikan wali kota Makassar akan dilaksanakan sesuai Wali Kota Herry Iskandar menyelesaikan masa baktinya pada 8 Mei 2009. Artinya, masa jabatan Herry masih menjabat wali kota hingga usai Pemilu legislatif, 9 April 2009.
Demikian halnya dengan Ilham Arief Sirajuddin-Supomo Guntur, wali kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih Makassar periode 2009-2014 ini baru akan dilantik usai pelaksanaan pemilu, atau masih menunggu 164 hari dari Rabu (26/11) hari ini

Mendagri yang juga mantan Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1408/Berdiri Sendiri (BS) Makassar ini menegaskan, bila departemen dalam negeri (depdagri) mempercepatan pemilihan kepala daerah yang masa jabatannya berakhir pada 2009 itu karena ada pemilihan umum di tahun 2009.

"Namun bukan berarti pelantikan mereka yang terpilih jadi dimajukan. Pemerintahan di daerah tetap berjalan normatif sesuai masa jabatan yang berlaku. Jadi, mereka yang melanjutkan jabatan wajib mengakhiri jabatannnya hingga masa jabatannya berakhir. Tidak ada penambahan maupun pengurangan masa jabatan,"kata Mardiyanto kepada wartawan saat transit di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Selasa (25/11).

Dikatakan, ketentuan yang berlaku bagi wali kota Makassar ini tersebut, katanya, juga berlaku di 13 Kabupaten/kota dan satu provinsi di Indonesia.
Mardiyanto datang ke Makassar, dalam rangka pelantikan YS Dalipang, sebagai caretaker Bupati Toraja Utara, di Makassar. Dalipang sebelumnya adalah sekretaris daerah (sekda) Tana Toraja.

Depdagri bersama provinsi Sulsel telah sekapat untuk menjalankan pemerintahan yang telah melakukan pilkada dan memilih berjalan secara normatif. "Saya menghimbau masyarakat Makassar untuk tetap dan mempercayakan roda pemerintahan pada wali kota yang menjabat saat ini," kata Mardianto.

Sekadar diketahui, masa jabatan Ilham diperpendek sekitar setahun, seteleh dia memutuskan ikut pemilihan Wali Kota Makassar, Juli 2008 lalu. Sesuai ketentuan, kepala daerah incumbent yang maju kembali di pemilihan bupati dan wali kota harus mundur tiga bulan sebelum pencoblosan.

Karena Wakil Wali Kota Andi Herry Iskandar, tidak maju di pilwali, otomatis dia langsung menjabat wali kota.

Meski belakangan, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan hasil judicial review, membatalkan ketentuan revisi UU 22 soal pemerintahan daerah, yang menyebutkan kepala daerah incumbent harus mundur, atau cukup hanya cuti. Alasan MK, ketentuan mundur itu tak adil dan mengurangi masa jabatan kepala daerah.

Masa Menunggu Wali Kota Lebih Lama

Menanggapi pernyataan mendagri tersebut, dosen Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Unhas Prof Dr Aminuddin Ilmar mengatakan, memang dalam atuaran hukum masa jabatan pejabat negara termasuk bupati/wali kota selama lima tahun.

Bila wali kota maju di pilkada maka wakil wali kota melanjutkan jabatannya hingga masa tersisa berakhir. Makassar misalnya masa jabatan Ilham-Herry baru berakhir pada bulan Mei 2009.

Sebenarnya, jelasnya saat dimintai tanggapan, ada percepatan kepala daerah pemilu legislatif dan pemilu presiden. sehingga Mendagri bisa mengubah UU 6/2006 Tentang pemilihan kepala daerah, dimana bila terjadi percepatan pemilihan maka semestinya ada juga percepatan pelantikan mereka yang terpilih. Apalagi yang terpilih tersebut adalah calon incumbent.

"Tapi kalau mendagri lakukan kebijakan seperti itu maka kita tidak bisa berbuat apa-apa. Yang terjadi hanya masa menunggu wali kota terpilih menjadi lebih lama,"katanya.



Selengkapnya...

17 Anggota DPRD Maros Akan Diperiksa Kajati Sulselbar

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Mobil Dinas di DPRD Maros.



Makassar, Liputankota - Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar mengintensifkan penyidikan terhadapan belasan anggota DPRD Maros terkait kasus dugaan korupsi pengadaan mobil dinas di parlemen Maros.
Kasus ini menyeret Sekretaris Dewan (Sekwan) Andi Nurzal Pewadjoi dan kontraktor pengadaan mobil, Faizal, sebagai tersangka. Namun baru Nurzal yang ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas I Makassar. Sedangkan Faizal masih mangkir dari pemeriksaan.

"Apa yang disampaikan oleh sekwan, juga sudah disampaikan ke penyidik. Makanya kejaksaan sudah membuat surat permohonan izin pemeriksaan kepada Gubernur Sulsel," kata sumber yang tidak mau disebut namanya di kejati, Selasa (25/11).

Dihubungi terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Agus Budi Santoso, membenarkan pihaknya sudah menyampaikan surat permohonan izin pemeriksaan anggota DPRD tersebut.

"Kita bersabar saja karena surat izin pemeriksaan belum kami terima. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama, surat izinnya sudah bisa diterbitkan," katanya.
Dua Wakil Ketua DPRD Maros, Fachry Makassau dan Hatta Rahman, disebut-sebut mengetahui pengadaan mobil yang diduga merugikan keuangan negara hingga Rp 400 juta.
Hatta juga adalah ketua panitia anggaran. Saat pengesahan anggaran pengadaan mobil Nissan Kings Road tersebut, terdapat 16 anggota panitia anggaran, yang didominasi oleh anggota fraksi Golkar.

Anggota Panggar Membantah

Menyusul pengakuan terbuka sekwan tersebut, sejumlah anggota panggar pada saat pengadaan tersebut ramai-ramai membantah.

Salah satunya adalah Andi Arfan Abdullah alias Andi Opang. Dia membantah memperkenalkan Faisal ke Nurzal Pewadjoi.

"Bukan saya, sebab sebelumnya, sekwan sudah kenal lebih dulu dengan Faisal," ujar Opang mengklarifikasi penuturan Nurzal sebelumnya.

Nurzal juga pernah mengungkapkan bila Opang dan Fahry memperkenalkan Faisal ke sekwan. Faisal adalah kontraktor yang menyediakan mobil Nissan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka bersama Nurzal. Faisal terancam menjadi buronan bila tak juga memenuhi panggilan kejaksaan.

Opang menganggap tuduhan itu adalah pembunuhan karakter baginya. Sebelumnya, Fachry juga menganggap jika pengakuan sekwan telah merusak citra dirinya.

Ada Keganjilan

Anggota panggar lainnya,Sudirman Mannaf, mengungkapkan jika kapasitas panggar sesuai Keputusan Menteri (Kepmen) Nomor 29 Tahun 2004 hanya sebatas mengasistensi RASK yang diusulkan oleh SKPD atau unit kerja.

" Penetapan APBD dilakukan melalui rapat pleno yang diikuti semua anggota DPRD," terangnya.

Pengadaan mobil itu, dianggarkan pada APBD 2005.

"Dan menurut penilaian saya, hal ini ada keganjilan karena ternyata ada empat mobil yang dibeli dan realitasnya cuma tiga. Selain itu, harganya tidak sesuai standardisasi pada saat itu, sehingga terjadi indikasi adanya mark-up," katanya.

Sudirman melihat, akar masalahnya karena adanya penggantian mobil dua kali yang dilakukan Wakil Ketua DPRD, Hatta Rahman. Sebelumnya, Nissan lalu diganti Grandis dan menjadi Kijang Innova matic. "Pelaksanaan tendernya itu kewenangan penuh pimpinan SKPD dalam hal ini sekwan," katanya.

Anggota panggar lainnya waktu itu, Muhammad Sirih, mengungkapkan jika penyataan Nurzal merupakan pernyataan yang terburu-buru dan ini bisa berimbas pada pembunuhan karakter.

"Apalagi hal ini tidak pernah diklarifikasi kepada seluruh panitia anggaran. Butuh waktu dan pemahaman untuk mengklarifikasi termasuk menelaah tentang aturan yang terkait masalah itu. Sebab, perlu dibedakan apakah yang terkait itu oknum anggota dewan atau lembaganya dalam hal ini panitia anggaran," terangnya.

Anggota fraksi PKS ini mendesak agar gubernur segera mengeluarkan izin untuk pemeriksaan anggota DPRD termasuk panitia anggaran dan semua yang dianggap terlibat.
Sirih juga meluruskan nama-nama yang masuk panggar waktu itu.

Mereka yang masuk panggar adalah Burhanuddin (Golkar), Husain Rasul (Golkar), Ambo Sappe (Golkar), Sudirman Mannaf (Golkar), Tenri Abeng (Golkar), Andi Ermawati (Golkar), Arfan Abdullah (Golkar), Hatta Rahman (PAN), Amri Yusuf (PAN), Samalewa (PKB), Anas Rahim (PDK), Alwi Assagaf (PPP), Abd Halid (PKS), Muh Sirih (PKS), Agus Trikora (Merdeka), dan Rusli Rasyid (PBR).

LSM Makassar Dan Maros Dukung Kajati

Aliansi Rakyat Maros (Alaram) memberi dukungan kepada Kejati Sulselbar untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Maros.
Lembaga ini mengajak masyarakat Maros mengawal dan mendukung kejati mengusut tuntas kasus korupsi yang terjadi di Butta Salewangang itu.

Koordinator Alaram, Syahruddin, Selasa (25/11), mengajak seluruh rakyat di Butta Salewangang untuk bersama-sama mengawal pemerintah daerah dalam menjalankan segala aktivitas pembangunan dengan prinsip syariat Islam dan bebas KKN.

"Kami meminta Kajati Sulselbar untuk secara serius mengusut tuntas kasus korupsi yang berlangsung di Kabupaten Maros dengan tidak melakukan tebang pilih karena sudah merugikan kepentingan rakyat dan negara," katanya.seperti dikutif Tribun.

Sementara itu Ketua LSM Lembaga Monitoring Aparatur Negara (Lemkira) DPP Sulsel, Rizal Noma, sangat mendukung kinerja Kajati Sulsel untuk tetap mengusut secara tuntas tindak pidana korupsi yang dilakukan wakil ketua DPRD Maros bersama 17 Orang Anggota DPRD yang lain, dan ini pelajaran buat legislator ini karena sebagai wakil rakyat jangan hanya memakan uang rakyat untuk kepentingan pribadi, jelasnya kepada Liputan Kota di Makassar, Selasa (25/11). (Andi Ahmad)



Selengkapnya...

 

Harian Media Indonesia

Harian Kompas

Harian Tribun Timur

Kantor Berita Kota Nusantara Online

Kabar Terkini Tv One

Portal Berita Viva News

Posting Berita




Widget edited by Seby-Antoe.com

Situs Presiden Republik Indonesia

Tempointeraktif.com

detikcom