Pimpinan Bersama Crew Redaksi, Biro Perwakilan Daerah, dan Staf Kantor Beritakota Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2012

...

Biro Perwakilan Sulawesi Selatan Kantor Berita Nusantara Menerima Pemasangan Iklan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pada Pemilu Kada Dengan Harga Murah Hubungi Kantor Biro. Jl. Andi Mappanyukki No.24 B Makassar

Ingin memasang iklan ucapan dan advetorial pada Kantor Berita Kota Nusantara (KABAR News) di Kota anda untuk wilayah Se Nusantara Indonesia silahkan hubungi Biro Perwakilan Indonesia Barat ; Wawan, Jakarta,Biro Perwakilan Indonesia Timur Makassar: A.A.Effendy; Biro Makassar : Rizaldi H.Jamal, Jl.Andi Mappanyukki No.24B,Biro Perwakilan Maros,Pangkep,Barru: H.Sakkar Rauf, Biro Perwakilan Takalar : Burhan, Biro Perwakilan Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba : M.Rizal Noer, Biro Perwakilan Kaltim di Balikpapan: MUH. DARWIS.K Jl.Letjend Suprato No.1 Balikpapan pada Biro Perwakilan Sulut di Manado : Budianto,Biro Perwakilan Gorontalo : Rahmad Nur, Jl. Pangeran Hidayat No.1 Gorontalo. Biro Perwakilan Papua Barat. Sorong : FRANKY PANGKEY .Sulawesi Tenggara : YUSNANDAR, Kendari, Sulawesi Barat : YUSAK.NL. Jl. Sultan Hasanuddin No.7 Mamuju. Papua : Hendro Nur K.(Jayapura).


DD 1 ada dua di Gubernuran,......? Mobil Dinas Gubernur Sulsel yang memakai DD 1 ada dua Merek/Type yang berbeda terparkir di Panggung Upacara Gubernuran Sulsel(Foto: Iwan/ AA.Effendy)

Kapolwiltabes Makassar: Fenomena Dukun Cilik di Makassar Perlu Disikapi dengan Logika

Laporan: Zulkifli- Makassar

Kapolwiltabes Makassar, Kombes.Pol. H.Burhanuddin Andi

Makassar, Kabar News- Dukun cilik Randi Jaya Kusuma, yang memiliki batu ajaib dan diyakini dapat menjadi obat, hingga malam tadi, masih menjadi perhatian warga. Kapolwiltabes Makassar, Kombes Pol. Burhandin Andi, mengajak masyarakat gunakan logika menerima informasi pengobatan dengan menggunakan batu dan minyak tersebut agar terhindar dari kemusrikan.
“Praktek pengobatan Randi, sudah lama dilakukan. Yang terpenting, marilah kita berfikir dengan menggunakan logika kita. Masa minyak dapat menyembuhkan penyakit dan sebagai masyarakat yang beragama, jangan sampai terjebak dengan kemusrikan,” harap Burhanuddin Andi, saat memberi konfirmasi via telepon selularnya, Sabtu pagi (28/2).

iapun meminta agar praktek pengobatan Randi tidaklah dibesar-besarkan, untuk menghindari lonjakan pengunjung yang akan berobat. Apalai pengobatan dengan menggunakan batu yang dianggab ajaib tersebut, belum tentu dapat mneyembuhkan penyakit.

Disekitar rumah Randi, yang beralamat di Jalan Lembo, Kecamatan Tallo , memang belum Nampak petugas berseragam dari kepolisian untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan pasien yang berobat.

Bahkan dari informasi yang dihimpun, berita tentang batu aneh yang dimiliki siswa Kelas 2, SLTP Ahmad Yani tersebut, bakal kedatangan pasien dari luar Makassar. Apalagi, setelah tiga hari melakukan praktek pengobatan, ratusan warga terus berkunjung ke rumah tersebut. (Zulkifli Malik/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Menhub Minta Lion Air Kandangkan MD

Pesawat Lion Air yang mengalami kecelakaan pedaratan darurat

Jakarta, Kabar News-Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal meminta agar maskapai penerbangan sebaiknya tidak menggunakan lagi pesawat tipe Mc Donnel Douglas (MD).
Selain boros dan citra Lion sebagai maskapai dengan pesawat modern tercoreng setelah pesawat MD-90 Lion mendarat tanpa roda depan di Bandara Hang Nadim, Batam, beberapa hari lalu.

"Saya sudah menelepon Pak Rusdi (Rusdi Kirana, Dirut Lion) agar menggantinya, pesawat itu boros. Selain itu, citra Lion kan sudah baik dengan pesawat-pesawat terbarunya. Ternyata pesawat tuanya yang bermasalah," kata Jusman di Jakarta, Jumat (27/2),dikutif tribun.

Dijelaskannya, citra Lion yang saat ini telah baik, karena mulai mengandalkan pesawat canggih Boeing 737-900 ER sebagai armada yang terbaru menggantikan pesawat-pesawat tua. Hal ini sebagai langkah meningkatkan efisiensi.

Menhub mengatakan, bila Lion masih mengoperasikan pesawat MD, maka harus melakukan perawatan yang ketat karena selain boros, juga potensi terjadinya kerusakan masih sangat besar.

Saat ini Lion mengoperasikan sebanyak enam pesawat jenis MD yaitu lima unit MD 90 buatan 1995 dan satu unit MD 82 buatan tahun 1984-1985. Sedangkan Wings Air, anak perusahaan Lion, mengoperasikan 10 unit MD

Selengkapnya...

Sekitar 100 Ribu Warga Ramaikan Gerak Jalan Santai di Pangkep Besok

Digelar Pesta Kembang Api yang dihibur Artis KDI di Alung-Alung Citra Mas Malam ini

Laporan: Firman/Ramli/Sakkar Rauf- Pangkep

Pangkep, Kabar News- Sekitar 100 ribu orang warga Kabupaten Pangkep besok Minggu (1/3)memadati lapangan alung-alung citra mas Pangkep mengikuti gerak jalan santai dalam memeriahkan hari jadi Kabupaten Pangkep.

Menurut Kabag Humas Pemkap Pangkep, Zainal Abidin saat ini informasi yang telah didapat dari panitia gerak jalan santai ini, sudah sekitar 97 ribu orang telah mengambil formulir yang diberikan secara cuma-cuma oleh panitia, katanya.

" Adapun pelaksanaan Gerak Jalan Santai ini akan dilepas Bupati Pangkep, H. Syafruddin Nur pada pukul 07.00 wita yang start dilapangan Alung-alung Citra Mas Pangkep, dan Panitia menyediakan hadiah bagi warga yang beruntung mengikuti Gerak Jalan Santai ini berupa Sebuah Rumah untuk hadiah undian I, Hadiah II Umrah Haji, Hadiah III berupa Sepeda Motor, dan banyak lagi hadiak hiburan yang lain," jelas Zainal Abidin kepada Kantor Berita Kota Nusantara, Sabtu (28/2).

Selain itu dalam memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pangkep pada sebentar Malam Sabtu (28/2) Artis Ita KDI dari Jakarta akan menghibur masyarakat Kabupaten Pangkep dilapangan Alun-alung Citra Mas, dan dihiasi dengan pesta kembang Api, pelaksanaan gerak jalan santai dan pesta kembang api dilaksanakan untuk menghibur warga di Kabupaten Pangkep yang selama ini seluruh warga merasa kurang hiburan dikabupaten ini, jelasnya.


Selengkapnya...

Kapal Motor Jolloro Tenggelam Diperairan Pulau Badi Pangkep, 3 Orang Tewas

Sebanyak 35 Orang Penumpang Sudah ditolong Warga Pulau Badi
Pemkab Pangkep Sudah Mengirim Tim Sar Kelokasi Kapal Tenggelam

Laporan: Firman/Sakkar Rauf- Pangkep

Ilustrasi kapal tenggelam


Pangkep, Kabar News, Sebuah Kapal Motor Jolloro yang dipakai sebagai sarana transportasi warga di pulau Badi Desa Mattirodeceng Kecamatan Liukang Tuppabiring Kabupaten Pangkep tenggalam pada sekitar pukul 09.00 wita akibat dihantam ombak besar dan diduga kelebihan muatan.

Menurut seorang tokoh masyarakat pulau Badi, Saiful mengatakan bahwa sekitar pukul 08.00 wita kapal kecil itu yang sering dinamakan “ Jolloro” berangkat dari pulau Badi menuju ke kota Makassar dengan memuat sekitar 39 orang penumpang dan barang-barang yang hendak ke Makassar untuk berbelanja dan bekerja seperti biasanya melakukan aktifitas sehari-hari pada warga dipulau itu, katanya.

Sekitar setengah jam setelah meninggalkan pulau Badi Jolloro tersebut dihantam ombak besar kemudian terbalik dan tenggelam, sebanyak 39 orang penumpang yang dimuat Kapal itu yang diduga melebihi kapasitas daya muatnya, jelas Saiful kepada Kantor Berita Kota Nusantara, Sabtu (28/2) lewat telepon selularnya.

Setelah sejumlah keluarga korban yang tenggelam pada Kapal itu mendengarkan musibah itu, beberapa warga dipulau Badi membantu mengevakuasi korban diperairan antara pulau Badi dengan Pulau Pajjenekang, dan setelah dievakuasi para korban tersebut ditemukan 3 orang yang sudah meninggal dan 1 orang yang belum ditemukan dan 35 orang penumpang lainnya sudah diberikan pertolongan oleh warga dipulau Badi saat ini, adapun ketiga orang yang meninggal adalah, Dg. Daerah (55), Nabia (50), dan Dini (25), ujar Saiful ditengah-tengah korban yang selamat dipulau Badi.

“ Kapal jolloro yang dinahkodai Daeng Ware, kemungkinan diduga kelebihan muatan, karena sebenarnya kapal jolloro tersebut hanya bisa memuat sekitar 20 orang saja, jadi hal itu pada saat ombak besar menghantam kapal tersebut langsung terbalik,” ucap Saiful.

Sementara itu Kabag Humas Pangkep, Zainal Abidin mengatakan setelah mendengar informasi tentang musibah tenggelam kappa Jolloro yang menimpah sejumlah warga pulau Badi itu, Pemkab Pangkep mengirim tim sar dari Pangkep ketempat tenggelamnya kapal jolloro tersebut mengevakuasi para korban, jelasnya.


Selengkapnya...

Bea Cukai Awasi Ketat Wilayah Produsen Rokok

Home industry rokok di Desa Waung, Boyolangu, Tulungagung, Jawa Timur, (Antara)

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus meningkatkan pengawasan cukai rokok di tiga tempat. Pengawasan yang dilakukan untuk menghindari cukai ilegal itu meliputi daerah produsen, distribusi dan pemasaran rokok.

Menurut Direktur Penindakan dan Penyidikan (P2) Ditjen Bea dan Cukai Yusuf Indarto di Kantor Ditjen Bea dan Cukai, Jumat 27 Februari 2009, pengawasan dilakukan di Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. "Semuanya meliputi daerah produsen, distribusi dan pemasaran," katanya,seperti dikutif vivanews.

Untuk Jawa, ia menyebutkan wilayah Jawa Timur dan Jawa Barat khususnya Pelabuhan Merak di Banten yang merupakan daerah yang akan diintensifkan pengawasannya. Tim Pengawas Direktorat P2 bekerjasama dengan seksi P2 KPP Bea dan Cukai Merak, meningkatkan pengawasan terhadap truk-truk yang lewat.

Dari pengalaman, kata Yusuf, biasanya penyelundupan lewat pencacahan barang dan berhasil ditemukan 693.200 bungkus atau setara dengan 11 juta batang hasil tembakau.

Dari cukai ilegal selama tiga tahun, kata dia, tercatat kerugian mencapai puluhan miliar. Dia menjelaskan pada 2007 dilakukan sebanyak 146 penindakan yang terdiri atas 51 penindakan di area produsen rokok, delapan peninindakan di jalur distribusi, dan 87 tindakan di daerah pemasaran dengan kerugian Rp 32 miliar.

Pada 2008 jumlahnya meningkat menjadi 707 penindakan yang terdiri atas 334 tindakan di area produsen rokok, 22 tindakan di area jalur distribusi, dan 351 tindakan di daerah pemasaran dengan nilai kerugian mencapai Rp 38,9 miliar.

Pada 2009 sampai dengan 25 Februari sudah tercatat 64 tindakan yang terdiri atas 48 tindakan di area produsen rokok, 14 tindakan di area jalur distribusi dan 2 tindakan di daerah pemasaran dengan nilai kerugian negara Rp 2,5 miliar.

Direktorat P2 mencatat selama penindakan dan penyidikan ini menemukan banyak hambatan. Antara lain di daerah Kudus dan Jepara. Hambatan tugas ini seperti lokasi yang tersembunyi dengan pabrik di bawah tanah, pintu pabrik yang ditutup dengan karton rokok, serta daerah yang terpencil.

Selengkapnya...

KPK: Ada Penyimpangan Tender

Dugaaan Korupsi di Depkes


Jakarta, Kabar News- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada penyimpangan prosedur dalam proses lelang alat kesehatan di Departemen Kesehatan.

"Ada kesalahan. Ini sedang kami dalami," kata Wakil Ketua bidang Penindakan KPK, Chandra Hamzah kepada wartawan, Jumat 27 Februari 2009.
Ia menambahkan tersangka baru dalam kasus pengadaan alat kesehatan ini sangat dimungkinkan. "Pengadaan melalui proses lelang, tapi lelangnya pura-pura. Kalau ada pengembangan, sangat mungkin ada tersangka baru," jelas Chandra di kantor Komisi Pemilihan Umum usai berkoordiasi,seperti dikutif vivanews.

KPK sudah menetapkan Kepala Biro Perencanaan, Mardiono, sebagai tersangka. Mardiono, yang bertindak sebagai pimpinan proyek, diduga telah menggelembungkan harga alat rontgen dan tidak menyalurkan rontgen itu ke puskesmas-puskesmas di daeah tertinggal.

Akibat tindakannya itu, Mardiono dikenakan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Kerugian negara dalam proyek senilai Rp 15,7 miliar ini adalah Rp 4,8 miliar.(e.saputra)

Selengkapnya...

Dji Sam soe Super Premium Bisa Didapatkan di Makassar

Stepanus Kurniadi : Kualitas Tertinggi dari Mahakarya Terbaik di Indonesia

Laporan: A.A. Effendy - Makassar


PT HM Sampoerna Tbk menghadirkan produk baru Dji Sam Soe Super Premium Masterpiece. Sesuai dengan namanya, produk ini diluncurkan dengan kualitas terbaik, dengan bidikan perokok dewasa.
Makassar, Kabar News-Inovasi produk ini akan semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar kategori sigaret kretek tangan (SKT), kata Brand Manager Dji Sam Soe Stephanus Kurniadi kepada wartawan pada jumpa pers, di Hotel Impreal Arya Duta Makassar, Jumat(27/2).

"Dalam produk Dji Sam Soe Super Premium Masterpiece ini, kami menggunakan ramuan spesial dari tembakau dan cengkeh berkualitas terbaik yang kami olah secara khusus,” ujar Stephanus, di Surabaya, akhir pekan lalu.

Ia mengungkapkan, produk yang hadir dengan dua varian, kretek dan filter magnum, dilepas dengan harga Rp 25.000 per pak. Setiap bungkus terdiri dari 12 batang. Dji Sam Soe Masterpiece memanfaatkan tembakau dan cengkeh terbaik, serta dibungkus dalam kemasan logam eksklusif dengan bukaan samping inovatif.

“Khusus varian kretek, setiap batang dibalut alumunium foil yang akan membuat aroma dan kesegaran rokok tetap terjaga,” kata Stephanus, seraya menjelaskan produk ini sejak awal Desember telah didistribusikan secara nasional di Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi dan Papua.

Pihaknya berharap produk yang diperkenalkan di penghujung tahun ini bisa sukses, seperti produk-produk sebelumnya, Dji Sam Soe Super Premium, Dji Sam Soe Super Premium Magmun, dan Dji Sam Soe Super Premium Magnum Filter.

Dji Sam soe Super Premium Masterpiece bisa didapatkan dipasar moderm (mall-mall) di 20 kota besar Indonesia. Untuk mengenalkan produk inovatif dan eklusif itu, telah diadakan consumer launch di Jakarta dan Surabaya. Memasuki minggu keempat Januari 2009 permintaan terhadap produk meningkat dan membuat Dji Sam Soe Super Premium Master Piece memperluas distribusi kewilayah Indonesia, salah satunya Makassar,jelasnya.
Selengkapnya...

Lagi, Kekerasan Terhadap Jurnalis Terjadi Lagi di Jakarta

AJI Kecam Pemukulan Jurnalis oleh Oknum TNI



Insiden kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi. Jurnalis TVOne, M Yasin dan jurnalis Metro TV, Heri menjadi korban kekerasan saat meliput kebakaran rumah di kawasan Pisangan, Jakarta Timur, Senin 23 Februari 2009
Saat pengambilan gambar, M Yasin dipukul salah satu kerabat pemilik rumah yang terbakar, Kopral Kepala Suherman. "Awalnya Suherman bertanya apakah Yasin mengambil gambar dari halaman rumah yang terbakar," kata Ketua Aliansi Jurnalis Independen Jakarta, Wahyu Dhyatmika dalam keterangan persnya, Rabu 25 Februari 2009.

Setelah Yasin membenarkan, tanpa peringatan, Suherman langsung menghujani Yasin dengan pukulan. "Akibat pemukulan itu Yasin menderita tiga luka memar," ujar Wahyu. Suherman juga memukul Heri yang juga ada di lokasi kebakaran.

Tak hanya itu, Suherman berusaha merebut kamera kedua korban dan melempari mereka dengan batako. Kasus tersebut, dia melanjutkan, sudah dilaporkan ke kepolisian Jakarta Timur, yang kemudian dilimpahkan ke Detasemen Polisi Militer TNI di Cijantung Jakarta Timur. "Karena pelaku merupakan anggota TNI aktif," kata Wahyu,seperti dikutif vivanews.

Terkait peristiwa ini, aliansi jurnalis mengecam tindakan pemukulan dan usaha menghalangi peliputan terhadap dua jurnalis itu. "Pelaku harus dijatuhi sanksi yang setimpal sesuai aturan hukum dan UU," kata Wahyu.

Selengkapnya...

SBY-Kalla Akrab di Bawah Tenda Merah

Presiden Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla

Keakraban tampak terlihat kembali antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ini merupakan agenda resmi pertama Yudhoyono dan Kalla yang tampil dalam satu acara secara bersama.
Yudhoyono yang mengenakan busana safari hitam dan didampingi Jusuf Kalla yang berpakaian lengan panjang berwarna krim. Keduanya sedang meresmikan Monumen Dwikora dan Trikora di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, 26 Februari 2009.

Yudhoyono pun menekan tombol peresmian yang sudah disiapkan panitia. Balon berwarna merah-putih terbang bersamaan dengan lepasnya selimut yang menutupi Monumen Dwikora dan Trikora. Monumen berbentuk tembok panjang setengah lingkaran itu bergambar relief perjuangan TNI saat merebut Irian Barat dari Belanda.

Saat menekan tombol, Yudhoyono didampingi Kalla dan Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso. Yudhoyono mendapatkan senyuman dari Kalla. Senyuman itu pun berbalas. Suasana akrab sangat terlihat. Selama acara, keduanya terus berjalan berdampingan. Kondisi ini tak seperti suasana perang isu pecah kongsi antara Demokrat dengan Golkar, seperti dikutif vivanews.

Yudhoyono dan Kalla pun duduk berdampingan di bawah tenda berwarna merah dan putih di area peresmian. Tampak hadir pula pejabat tinggi negara antara lain Ketua Komisi Bidang Luar Negeri dan Pertahanan Legislatif, Theo L Sambuaga, dan Wakil Gubernur DKI, Prijanto.

Ini merupakan momen pertama bagi Yudhoyono dan Kalla tampil secara bersamaan. Keduanya sempat menggelar pertemuan tertutup di kediaman Yudhoyono di Cikeas, Bogor, pada Minggu (22/2). Kondisi koalisi Golkar dan Demokrat sedang menghangat. Hal ini ditegaskan dengan langkah Golkar yang gencar melakukan penjaringan calon presiden. Belum lagi, pernyataan Kalla yang siap maju sebagai calon presiden.(E.Saputra)

Selengkapnya...

Kasus BKM Maros : Muslimin Terdakwah, Kabag Keuangan Tidak Terlibat? (Bag.3)



Muslimin sebagai terdakwah pelaku korupsi dana BKM Maros TA.2007, tinggal menunggu putusan pengadilan. Namun unik, Kabag Keuangan selaku pencair dana SPKD seta para broker tak tersentuh hukum. Berikut tulisan ke tiga dari 10 tulisan yang diturunkan:

Maros, Kabar News- Penegakan hukum yang dianggap berpihak inilah yang terus menerus menjadi pergunjingan di Tanah Butta Salewangeng, Kabupaten Maros, Sulsel. Muslimin yang pernah menjabat Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SPKD) Maros, malah dianggap berbagai kalangan sebagai tumbal ambisi. Sedang oknum yang seharusnya menjadi teman dalam sel malah tak tersentuh hukum.

“Kalau kita dalami kasus tersebut maka tak ada alasan pihak penegak hukum untuk tidak menjerat 3 broker proyek terkait. Yakni Hariana, A. Arfan Abdullah yang saat ini duduk sebagai angota DPRD Maros, dan Emil Sahabuddin. Tak luput pula bidikan hukm harus bersarang ke A. Syamsul Bahri, selaku kabag keuangan yang mencairkan dana tersebut,” pinta sumber yang enggang dimediakan namanya, saat ditemui di Maros, Rabu (25/2).

Sumber ini melanjutkan, dari fakta yang ada, mekanisme pencairan dana di SPKD Kantor Pemberdayaan Maros TA.2007 sebagai berikut, mengacu pada kerangka acuan kerja, gambar, RAB, SPP, BAP, dan SPMU. Lalu diteruskan pada bagian Keuangan Sekertariat Maros.

Bagian keuangan itulah yang dianggap memproses mekanisme pencairan dana tersebut. Kasi Anggaran bertugas meneliti kebenaran tagihan, Kasi ferifikasi meneliti tagihan yang diajukan, Kasi Perbendaharaan menerbitkan naskah SP2D, lalau Kabag Keuangan menandatangani naskah SP2D dari Kasi Perbendaharaan selanjutnya diterimakan pada Pemegang Kas Daerah sesuai dengan tandatangan Kabag Keuangan sebagai alat pembayaran.

“Jika hal ini diketahui persis oleh penyidik hukum, para broker dan Kabag Keuangan Maros tidak akan lepas dari hukum. Tetapi apa hedak dikata fakta penegakan hukum di Maros belum mampu menjadi acuan dalam memerangi tindak pidana korupsi,” kunci sumber tersebut. Nantikan edisi selanjutnya yang akan memaparkan nilai kerugian daerah. (Zulkifli Malik/Rauf Sibali/Muston)



Selengkapnya...

Warisan Tanah Rp 300 Juta Tidak Kena Pajak

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pajak menetapkan besarnya obyek pajak yang tidak kena pajak.


Menteri Keuangan menetapkan nilai perolehan obyek pajak tidak kena pajak atas warisan berupa tanah dan bangunan dengan nilai maksimal Rp 300 juta.

Jakarta, Kabar News-Ketetapan tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor 14/PMK.03/2009 yang diteken oleh Menkeu Sri Mulyani Indrawati pada 5 Februari 2009. Peraturan tersebut berlaku setelah dua bulan sejak tanggal ditetapkan.

Viva News melansir bahwa berdasarkan peraturan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pajak atas nama Menkeu menetapkan besarnya nilai perolehan obyek pajak tidak kena pajak secara regional. Pajak itu berupa bea perolehan hak atas tanah dan bangunan.

Untuk perolehan hak karena waris atau hibah wasiat yang diterima oleh orang pribadi dan masih satu keturunan dengan pemberi hibah atau wasiat ditetapkan paling banyak Rp 300 juta.

Sedangkan, untuk rumah bersubsidi, Menteri Keuangan menetapkan nilai obyek pajak yang tidak kena pajak sebesar Rp 55 juta. Ini didasarkan pada Peraturan Menteri Perumahan Rakyat terkait dengan program kredit rumah bersubsidi.(Wawan)

Selengkapnya...

Pertamina Impor Solar Gila-Gilaan

Pemerintah diperkirakan telah dirugikan puluhan dolar Amerika akibat impor solar Pertamina


Pengamat minyak Kurtubi mensinyalir kelebihan stok solar PT Pertamina (Persero) akibat impor yang dilakukan Pertamina tidak terkendali.

Stok solar milik Pertamina saat ini mencapai 35 hari konsumsi. Padahal, idealnya 25 hari konsumsi.

Menurut Kurtubi, Pertamina telah sewenang-wenang melakukan impor tanpa manajemen yang baik, sehingga menyebabkan stok solar berlimpah. Sayangnya, Pertamina jsutru mengatakan kelebihan stok selain karena konsumsi yang turun, juga karena produksi solar dari kilang miliknya meningkat.

"Memang ada peningkatan produksi, cuma prosentasenya kecil sekali," kata dia kepada VIVAnews melalui sambungan telepon di Jakarta, Kamis 26 Februari 2009. "Jauh lebih banyak impornya."

Kurtubi mengatakan, Pertamina telah melakukan impor tanpa manajemen yang baik saat harga solar internasional mahal. Akibatnya, menurut Kurtubi, negara telah dirugikan puluhan juta dolar Amerika. "Pertamina impornya gila-gilaan, jadi sekarang dia susah menaggung stok yang berlimpah," ujar Kurtubi,seperti dikutif vivanews

Hitungan Kurtubi, setidaknya pemerintah telah dirugikan hingga US$ 30 juta sekali impor. Menurut dia, impor solar Pertamina lima kargo dengan kapasitas per kargo 600 ribu barel. "Jadi kalau rugi US$ 2 per barel, kerugian Pertamina yang dibebankan pemerintah US$ 30 juta," kata dia.

Pembebanan kerugian ini karena solar yang diimpor Pertamina merupakan solar yang akan didistribusikan sebagai solar bersubsidi.(E.Saputra)
Selengkapnya...

17 Jenderal di Mabes Polri Naik Pangkat

Diantaranya, Hadiatmoko. Saat jadi Kapolda Riau, Hadiatmoko hentikan kasus pembalakan liar

Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Bambang Hendarso(foto: vivanews)

Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Bambang Hendarso menaikkan pangkat 17 jenderal di lingkungan Markas Besar Kepolisian Indonesia (Mabes Polri).

Jakarta, Kabar News-Jenderal polisi yang dilantik terdiri dari lima berpangkat inspektur jenderal (irjen) polisi dan 12 pejabat polisi berpangkat brigadir jenderal (brigjen) polisi.


Salah satu pejabat yang dilantik Kamis 26 Februari 2009 pukul 08.00 WIB adalah Inspektur Jenderal Hadiatmoko yang saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri. Sebelumnya, Hadiatmoko berpangkat brigadir jenderal polisi.

Saat menjabat Kepala Kepolisian Daerah Riau, Hadiatmoko menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) atas 13 perusahaan yang diduga melakukan pembalakan liar di Riau pada 2008.

Selain itu, Bambang juga melantik Deputi Operasional Kapolri, Irjen SY Wenas. Sebelumnya, Wenas menjabat Kepala Korps Brimob.

"Tugas Polri tidak semakin ringan, karenanya dibutuhkan proses dan perencaaan operasional yang benar," kata Bambang saat memberikan arahan usai pelantikan tersebut. Dengan demikian, kata Bambang, kinerja kepolisian semakin konsisten dan tidak terdistorsi, seperti dikutif vivanews.

"Otomatis kepolisian akan memperoleh legilimasi yang kuat dari masyarakat," tambahnya.

Irjen polisi yang baru lainnya adalah Kepala Divisi Profesi dan Keamanan, Irjen Polisi Oegroseno, Irjen Polisi A Rochjana, Irjen Polisi Raden Anggi Chaerudin dan Irjen Polisi Muhammad Ibrahim.

Sedangkan, 12 brigjen polisi yang baru lainnya adalah adalah Brigjen Polisi I Ketut Adya, Brigjen Polisi Dadang Garhadi, Brigjen Polisi Aloysius Mudjyono, Brigjen Polisi, Benediktus Krishermanto, Brigjen Polisi Sulistyono. Brigjen Polisi Sabar Rahardjo, Brigjen Polisi I Gede Atang Wiguna, Brigjen Polisi Robert Theodorus Kodong, Brigjen Polisi Saud Usman Nasution, Brigjen Polisi, Bekti Suharsono, Brigjen Polisi Suhardi Alius, dan Brigjen Polisi R Budi Winarso.(E,Saputra)

Selengkapnya...

Beli Motor Di Bandaraya Makassar , Lama Keluar Fakturnya

Manager PT. Bandaraya, Hendra : Faktur Belum Bisa Dicetak Karena Komputer Jaringan Rusak

Laporan: Sakkar Rauf- Makassar




Makassar, Kabar News- Beberapa warga konsumen yang membeli motor roda dua merek Yamaha disalah satu dealer resmi milik Yamaha di Kota Makassar merasa dibohongi dengan dengan janji-janji para bagian pemasaran di tempat dealer membeli Motor tersebut.


Salah satu Konsumen dari Daeler Yamaha PT.Bandaraya Citra Sulindo yang terletak dibilangan jalan Perintis Kemerdekaan KM.10 mengaku merasa dibohongi, pada tanggal 10 Februari 2009 membeli satu unit sepeda motor merek Yamaha Type Jupiter Z CW seharga Rp.12.502.000 (harga Kosong), dan saat motor tersebut setelah dibayar dikasir yang menerima uang saat itu bernama Titi menjanjikan bahwa hanya satu minggu saja Faktur Sepeda Motor tersebut sudah bisa diambil dikantor ini, namun apa yang dikatakan oleh si Kasir tadi setelah seminggu lebih lamanya dan kemudian menanyakan lewat telepon dan memberikan jawaban bahwa belum ada faktur sepeda motor yang bapak beli minggu yang lalu, " tunggu seminggu lagi mudah-mudahan sudah ada, " kata Titi.

Setelah kurang lebih memasuki minggu ketiga, kemudian mendatangi Kantor PT. Bandaraya menanyakan kembali Faktur sepeda motor itu, ternyata juga faktur tersebut belum ada juga, adapun menurut Hendra salah satu Manager didealer itu saat ditemui mengatakan memang betul belum ada karena jaringan komputer dengan dealer pusat Yamaha lagi rusak, kata Konsumen yang ditidak mau disebut namanya kepada Kantor Berita Kota Nusantara, Rabu (26/2).


Sementara itu ketika Kabar News menkonfirmasikan kepada Manager PT. Bandaraya, Rabu 25/2) yang diterima Hendra Manager Pemasaran mengatakan memang betul faktur dari motor yang dibeli Pak Irfan belum ada, karena jaringan komputer online di Dealer Pusat Yamaha dengan dealaer kami sedang rusak, ucapnya dengan menjanjikan kepada Konsumen yang membeli motor di PT. Bandaraya akan memberikan Fakturnya besok.

Lain halnya dialami salah satu konsumen juga yang membeli motor di Dalaer PT. Bandaraya mengaku juga sudah dibohongi juga dan beberapa kali dijanji-janji tapi fakturnya tak kunjung datang, jelas salah satu konsumen yang tidak mau disebut namanya. dan meminta kepada warga yang ada di Makassar dan sekitarnya sebaiknya berhati-hati dengan bentuk propanganda dan iming-iming setiap dealer motor bila ingin membeli motor, karena itu tidak bisa dipastikan terutama didealer PT. Bandaraya dijalan Perintis Kemerdekaan KM 10, jelasnya.


Selengkapnya...

Soal Pasar Modern, Hipmi Maros Tolak Tim yang ke Jakarta

Maros, Kabar News- Pengurus Besar (PB) Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia (Hipmi) Maros Raya, Rabu (25/2), akan bertemu dengan Bupati Maros Andi Nadjamuddin Aminullah untuk membahas pembangunan Pasar Tradisional Moderen yang akan dibangun di Maros dengan nilai Rp 33 miliar.

Ketua Bidang Advokasi PB Hipmi Maros Raya, Mushawwir Rauf, mengatakan, selain membahas pasar modern mereka juga akan menyampaikan penolakan pengiriman tim untuk meninjau pasar di Depok, Jakarta.

"Kami menolak rencana Pemkab Maros yang akan mengirim tim untuk meninjau pasar di Depok," katanya. Pasalnya, katanya, biaya ke Jakarta akan menghabiskan anggaran. "Ini kesekian kalinya Pemda Maros mengirim tim peninjau dan ini tentu menghabiskan anggaran karena hanya digunakan untuk jalan-jalan," ujarnya,seperti dikutif tribun.

Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Maros, Thamrin Ramli, mengungkapkan pembangunan pasar modern ini akan mensejahterahkan pedagang-pedagang kecil.

Selain itu, Pemkab Maros juga akan merangkul Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel. BPKP akan bertugas mengaudit penggunaan anggaran pembangunan pasar tradisional modern ini. (

Selengkapnya...

AKBP Idris Kadir Resmi Jabat Ditreskrim Polda Sulselbar

Kapolda Sulselbar : Perlunya Transparansi Proses Penyidikan

Laporan: Andi Ahmad- Makassar

AKBP.Idis Kadir pejabat baru Ditreskrim Polda Sulselbar (foto: Andi Ahmad)

Makassar, Kabar News- AKBP. Idris Kadir resmi menjabat Ditreskrim Polda Sulselbar menggantikan AKBP, Wahyu Indra P, serah terima jabatan ini dilaksanakan di Aula Mapolda Sulselbar, Rabu (25/2) yang dihadiri sejumlah perwira menengah dijajaran Polda Sulselbar

Kapolda Sulselbar, Irjen Pol. Mathius Salempang sebagai inspekstur upacara pada serah terima jabatan ini, Setelah kurang lebih satu bulan bertugas di Ditreskrim Polda Sulselbar, AKBP Wahyu Indra akan meninggalkan Makassar untuk mengikuti pendidikan Polisi di Jakarta.

Pada kesempatan itu Kapolda Sulselbar, Irjen Pol.Mathius Salempang mengatakan dengan adanya pergantian pimpinan di Ditreskrim Polda Sulselbar diharapkan adanya peningkatan kinerja dan fungsi Reserse Kriminal, katanya saat memberikan sambutan usai serah terima jabatan.

“ Hal itu menurut Kapolda Sulsel diharapkan juga kepada pejabat baru untuk menghindari penyalahgunaan wewenang dalam memangku jabatan dan menindak lanjuti kebijakan Kapolri yaitu dengan transparansi proses penyidikan, “ katanya.

Dan diharapkan juga mensukseskan program Kapolri yakni program Quick Wings, dan juga mempercepat proses penyelidikan yang terbengkalai, juga mengurangi terjadinya penyimpanaan setiap proses penyidikan pada jajaran Polda Sulselbar, tambah Kapolda Sulselbar.


Selengkapnya...

JK Siap Didukung Golkar Sulawesi Jadi Capres

Wapres RI, H.M. Jusuf Kalla Siap jadi Capres Golkar. (foto: Kompas)

Jakarta, Kabar News-Penjaringan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung Partai Golkar yang mulai bergulir, mendorong jajaran pengurus Golkar se-Sulawesi merapatkan barisan.Mereka pun solid mengusung HM JUsuf Kalla (JK) sebagai capres pilihan teratas dan bertekad memenangkan pemilu legislatif di kawasan ini. Kesepakatan tercetus dalam pertemuan tertutup yang digelar sejak Selasa malam hingga Rabu dinihari, 18 Februari, di Hotel Ritz Carlton Jakarta.

Hadir dalam pertemuan itu Ketua DPD Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin; Ketua DPD Golkar Gorontalo, Fadel Muhammad; Ketua DPD Golkar Sulawesi Tenggara, Ridwan Bai; Ketua DPD Golkar Sulteng, Aminuddin Ponulele; Ketua DPD Golkar Sulbar, Anwar Adnan Saleh; serta Sekretaris DPD Golkar Sulut, Victor Malangky.

Ketua Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin selaku penggagas pertemuan, menjelaskan bahwa secara psikologis, Golkar se-Sulawesi memiliki beban berlipat karena kawasan ini merupakan “kandang” Ketua Umum Golkar, HM Jusuf Kalla.

Karena itu, para petinggi Golkar ini sengaja bertemu untuk menyatukan visi dan langkah memenangkan Golkar. “Beban itu (“kandang JK”, red) sepakat kami jadikan motivasi mengantar Golkar menang mutlak di pemilu legislatif nanti,” tegas Ilham.

Fadel Muhammad mengutarakan hal senada. Fadel memastikan, hasil pertemuan para petinggi Golkar se-Sulawesi ini selanjutnya akan diteruskan kepada pengurus-pengurus daerah di tingkat kabupaten/kota.

“Kita akan menyatukan langkah. Bahkan, kalau perlu, tidak sekadar menempatkan JK sebagai capres nomor urut satu, tapi mengawal usulan itu agar bisa terealisasi sebagai keputusan nasional,” tegas ketua Golkar yang juga Gubernur Gorontalo.

Anwar Adnan Saleh bahkan mengutarakan bahwa hasil pertemuan ketua Golkar se-Sulawesi ini akan ditingkatkan ke seluruh pengurus DPD Golkar se-Kawasan Timur Indonesia. “Kita berharap kesepakatn ini dimulai dari Sulawesi dan berlanjut ke seluruh DPD di KTI,” ucapnya.

Para ketua Golkar se-Sulawesi juga sepakat memetakan capres-cawapres menjadi perwakilan barat dan timur. Untuk wilayah Timur, dua tokoh yang terakomodasi, yakni Fadel Muhammad dan Marwah Daud Ibrahim. Nama Marwah dimasukkan sebagai bukti bahwa Golkar tidak bias gender.

Sementara untuk wilayah barat, mengemuka lima nama. Mereka adalah Ketua Wanhat DPP Golkar Surya Paloh, Wakil Ketua Umum DPP Golkar Agung Laksono; anggota wanhat DPP Golkar, Sri Sultan Hamengkubuwono, dan Aburizal Bakrie, serta mantan Ketua Umum DPP Golkar Akbar Tanjung.

Siapkan Serangan Injury Time

Sementara itu, dalam Rapat Konsultasi Nasional Golkar, JK mengemukakan bahwa berdasarkan survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia, Indobarometer, dan Polling Survei Golkar, partai ini diprediksi memperoleh 19 persen suara, turun tiga persen dibanding Pemilu 2004.

Namun, perolehan suara Golkar lebih besar dibanding proyeksi perolehan suara Partai Demokrat yang 16,2 persen dan PDI Perjuangan 14,8 persen.

”Pada survei Januari, 19 persen suara kita peroleh. Memang masih jauh dari target 30 persen, tapi pemilu masih dua bulan, masih bisa kita naikkan,” ujar Ketua Umum DPP Partai Golkar, HM Jusuf Kalla dalam penutupan Rapat Konsultasi Nasional DPP Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Nelly Murni, Jakarta, malam tadi.

JK mengakui, Golkar memang terlambat memulai pencitraan dibanding partai lain. Namun, dia meyakinkan kadernya bahwa hal itu bagian dari strategi. Sebagai partai pemenang pemilu, Golkar dinilai harus menggenjot popularitas di saat akhir, karena tidak membutuhkan pengenalan seperti partai-partai baru.

”Imej terakhir yang terpenting, bukan imej awal yang masih bisa berubah,” katanya. Serangan dadakan di saat injury time, kata JK, sesuai tipologi pemilih di Indonesia yang pelupa. Strategi menghemat amunisi ini diyakini terbukti lebih baik dibanding strategi branding ala Partai Amanat Nasional yang menggeber iklan besar-besaran sejak Agustus 2008.

”Agustus-September lalu, ada partai yang luar biasa kampanyenya. Karena napasnya sekarang habis, orang sudah tidak ingat lagi partai itu,” katanya.

JK menegaskan, strategi yang sama kini diterapkan dalam pemilihan presiden. Dengan memfokuskan upaya kader pada pemenangan pemilu legislatif, dia yakin Golkar bakal menang di pemilu legislatif dengan menguasai kursi DPR dan memenangkan kadernya di pemilu presiden sekaligus. ”Kita yakin itu,” tandasnya.

Selain timing kampanye yang tepat, JK yakin sistem suara terbanyak yang dianut Golkar sejak sebelum keputusan Mahkamah Konstitusi akan membuat seluruh caleg Partai Golkar berjuang habis-habisan untuk menang di DPR. Karena itu, JK meminta kadernya solid memenangkan pemilu legislatif sehingga partai-partai lain kembali memperhitungkan Golkar di pemilu presiden.

”Orang boleh ngomong apa saja. Asal kita tetap semangat, saya yakin April nanti ada orang yang bermimpi buruk (melihat perolehan suara Golkar),” ujarnya.

Wakil Sekjen Partai Golkar, Rully Chairul Azwar mengakui, perolehan suara Partai Golkar masih terancam tren peningkatan suara Partai Demokrat. Meski pada Pemilu 2004 suara Demokrat tak lebih dari sepuluh persen,

karena Demokrat gencar mengampanyekan keberhasilan pemerintah, perolehan suaranya masih bisa melonjak lagi. ”Harus diakui, perolehan suara Golkar meningkat karena pemerintahan SBY-JK berhasil,” katanya, seperti dikutif fajar.

Dalam survei yang dilakukan dua lembaga survei independen dan survei internal sebagai pembanding, Golkar masih mempertahankan basis-basis kemenangan pada Pemilu 2004. Penyumbang suara Golkar terbesar berada di Papua, Sulawesi, Sumatera, dan Nusa Tenggara. Sebaliknya, perolehan suara Golkar di Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Bali tidak begitu dominan.

Dengan sistem suara terbanyak, popularitas partai belum menjadi jaminan partai bakal menguasai kursi. Karena itu, Golkar mendorong caleg-calegnya bergerak aktif sejak Desember tahun lalu. Hasilnya, suara Golkar meningkat dari 16 persen menjadi 19 persen dalam dua bulan.

”Kelebihan Golkar, calegnya bukan orang baru. Jadi, ketika turun, langsung mendapat sambutan masyarakat. Dengan sistem suara terbanyak, kondisi ini menguntungkan,” katanya. (A. Saputra)
Selengkapnya...

Nakhoda Kapal Berkat Doa Isna Resmi Tersangka

Yang Ditangkap Kapal Patroli Polair Sulsel Diperairan Selayar

Direktur Polisi Air Polda Sulsel dan Sulbar, Komisaris Besar Polisi Agus Sutikno

Makassar, Kabar News-Direktorat Polisi Air (Dit Polair) Kepolisian Daerah Sulsel dan Sulbar menetapkan nakhoda Kapal Berkat Doa Isna, Jone Blegur, 22, sebagai tersangka. Kapal Berkat Doa Isna ditangkap lantaran mengangkut 700 bal pakaian dan sepatu bekas tanpa dokumen lengkap.Penetapan tersebut dilakukan setelah tim penyidik Dit Polair melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap Jone.


Penetapan itu diungkapkan Direktur Polisi Air Polda Sulsel dan Sulbar, Komisaris Besar Polisi Agus Sutikno, di dermaga Pelabuhan Paotere, Minggu, 22 Februari. Sutikno mengatakan, setelah melakukan pemeriksaan, pihaknya langsung menetapkan Jone sebagai tersangka. "Alasannya jelas Jone mengetahui jika barang-barang tersebut ternyata tidak memiliki dokumen, tapi ternyata nekat juga dibawa berlayar," jelas Sutikno.
Saat diamankan, lanjut Sutikno, nakhoda sudah tidak bisa memperlihatkan berkas administrasi seluruh barang bawaan, kelayakan kapal, dan isin berlayar. Padahal, angkutan yang dibawa tersebut sangat besar jumlahnya.

Selain memeriksa nakhoda tersebut, tim penyidik juga meminta keterangan dari delapan anak buah kapal (ABK). Meski demikian, untuk saat ini kedelapan ABK itu masih berstatus sebagai saksi.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, selanjutnya Jone Blegur akan dititip di Lembaga Pemasyarakatan Makassar. Ia akan menjalani masa tahanan hingga kasus tersebut ditangani di Kejaksaan Negeri Makassar.

Sementara itu, 700 bal pakaian bekas yang disita polisi juga telah dipindahkan dari kapal angkutan. Empat buah mobil beberapa kali bolak-balik mengangkut pakaian dan sepatu bekas tersebut.

"Untuk sementara, barang-barang itu disimpan di gudang sampai berkas acara pemeriksaan selesai untuk diserahkan ke kejaksaan," kata Sutikno,seperti dikutif fajar.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel dan Sulbar, Komisaris Besar Polisi Hery Subiansauri, mengatakan beberapa perairan yang rawan dimanfaatkan untuk menyelundupkan pakaian bekas tak berisin telah mendapat pengawasan ketat polisi. Titik-titik rawan, sambung Hery, berada di Majene, Perairan Bone, Pangkep, dan Selayar. Untuk mengawasi pergerakan itu, polisi air dilengkapi dengan 31 kapal yang terus melakukan patroli.(Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Pabrik Shabu Terbesar di Bogor Digerebek Polisi

(foto:Antara)

Bogor, Kabar News-Villa mewah di Kampung Pasir Petuey, Desa Karya Mekar, Bogor, Jawa Barat, Minggu 22 Februari 2009, digerebek petugas Polres dan Polwil Bogor. Vila itu diduga dijadikan pabrik pembuat narkoba jenis shabu-shabu terbesar di wilayah Bogor.


Saat penggerebekan, petugas menemukan berbagai jenis bahan kimia pembuat shabu dan alat-alat peraciknya.

Pantauan Media ini di lokasi penggerebekan, villa mewah yang berada Kecamatan Cariu, RT 09 RW 03 itu, milik Yusuf, warga Jakarta yang disewa oleh seseorang bernama Farid. Dan baru tiga bulan lalu digunakan dengan harga sewa Rp 150 juta per tahun.

Penggerebekan terhadap villa dengan luas tiga hektar itu berawal dengan ditangkapnya dua kurir yang akan mengantarkan shabu-shabu ke Jakarta pada dini hari tadi sekitar pukul 03.00 WIB.

Dari hasil interogasi petugas, kedua pengantar shabu itu menunjuk keberadaan vila tersebut, yang diduga sebagi tempat pembuatannya.

Kepala Satuan Reskrim Polres Kabupaten Bogor, Ajun Komisaris Santoso mengatakan, hasil penggerebekan berkat kerja sama dengan masayarakat. "Villa berlantai dua itu kerap di datangi kendaraan mewah pada malam hari," ujar Santoso,seperti dikutif vivanews.

Petugas masih melakukan penjagaan dan memasang garis polisi di lokasi penggerebekan. Puluhan drum berisi bahan-bahan kimia itu kini masih diteliti oleh petugas. Ditaksir nilainya mencapai miliaran rupiah.
Selengkapnya...

Kapolres Pangkep Diduga Tidak Harmonis Dengan Wartawan

Hendak Konfirmasi Malah Digertak

Laporan: Ramli/Firman- Pangkep

Kapolda Sulselbar Irjen Pol.Mathius Salempang didampingi Kabid Humas Polda Sulsebar saat konfrensi press dengan wartawan media cetak, online dan Elektronik di Mapolda Sulsel, ditempat itu pula telah terbangun lagi jalinan keharmonisan kembali antara Aparat Kepolisian didaerah ini dengan wartawan (foto: Andi Ahmad)

Pangkep, Kabar News- Jalinan kemitraan Wartawan dengan Jajaran kepolisian di daerah ini kembali diduga tidak harmonis lagi, hal ini terjadi antara Oknum Kapolres Pangkep dengan Reporter Kantor Berita Nusantara yang bertugas diwilayah Kabupaten Pangkep.

Kejadian itu terjadi Minggu ( 22/2) saat dua Reporter Kabar News bernama Firman dan Ramli mendatangi Kantor Polsek Segeri konfirmasi perihal kasus curammor, namun kebetulan, “Bapak Kapolres Pangkep AKBP Soesanto tiba-tiba datang yang dengan mengendarai Motor roda dua dengan memakai pakaian celana pendek memasuki kantor Polsek Segeri, dan pada kesempatan itu dua reporter Kabar News tidak menyia-yiakan waktu untuk konfirmasi langsung kepada Kapolres Pangkep yang kebetulan berkunjung kekantor polsek Segeri pagi itu sekitar pukul 11.00 wita,” kata Firman.

Tapi menurut Firman, saat mendekati Kapolres untuk konfirmasi masalah itu dan menanyakan hal kedatangan dikantor Polsek ini namun bukannya diberikan jawaban tapi oknum kapolres itu tidak menerima dengan baik, dan sikap tidak bersahabat yang dimunculkan, dengan mengatakan, “ semau gue, inikan rumah saya,” jawabnya dengan nada keras.dan sikap tidak bersahabat.

Setelah kejadian itu Kapolres Pangkep AKBP Soesanto tanpa basa basi meninggalkan kantor Polsek Segeri, jelas Firman dengan nada kecewa meihat perlakuan Oknum Kapolres kepada kami para jurnalis yang semestinya bersikap bersahabat dan menjalin kemitraan dengan baik sesuai amanah Bapak Kapolda seperti dikatakan saat jumpa pers diruang Press Room Humas Polda Sulselbar bersama Kabid Humas Polda Sulselbar belum lama ini.

Ketua Jaringan Jurnalis Online Sulawesi Selatan (JOSS), A.A.Effendy mengatakan bahwa perlakuan Oknum Kapolres Pangkep pada dua reporter Kantor Berita Nusantara yang hendak konfirmasi kepadanya, sangat disesalkan kejadian itu apa salahnya diberikan jawaban yang baik-baik, padahal adanya kemitraan Polisi dengan Wartawan selama ini setelah dengan hadirnya Kapolda yang baru sudah terbangun dan terjalin dengan baik, masa jalinan kemitraan itu akan rusak lagi dengan adanya perlakuan oknum perwira polisi seperti Kapolres Pangkep kepada para jurnalis lagi, dan hal ini Kapolda Sulsel dapat menegur Kapolres Pangkep, ungkapnya. (Ramli/Firman/Sakkar Rauf)


Selengkapnya...

Polair Polda Sulsel Amankan Cakar 700 Ball

Salah Satu Barang Yang Dimuat KLM. Berkat Doa Isna Yang Ditangkap Polair

Barang Cakar yang dijaga Petugas Polair diatas Kapal Motor Berkat Doa Isna didermaga KPPP Makassar, (foto; Andi Ahmad)

Makassar, Kabar News-Keberhasilan Petugas Patroli Polair Polda Sulsel mengamankan kapal laut Berkat Doa Isna. Kapal yang tidak memiliki dokumen resmi pelayaran itu mengangkut 700 bal pakaian bekas atau cakar.Aparat Polair yang memakai Kapal Patroli Polisi Tekukur saat melakukan penangkapan kapal tersebut melintas di perairan sulawesi, Jumat 20 Februari. Penangkapan dilakukan sekira 40 mil dari Selat Selayar atau pada titik koordinat 05,45.946 lintang selatan dan 119.36.503 Bujur Timur.

Menurut Direktur Polair Polda Sulsel, Komisaris Besar Polisi Agus Sutigno mengatakan pakaian bekas itu berasal dari Gudang Pasir Johor, Malaysia. Pelayaran kapal berawal di Tanjung Pinang dengan tujuan Sulawesi Tenggara, katanya.

Saat melintas di perairan Sulawesi, aparat Polair yang melakukan patroli bertemu dengan kapal muatan yang mencurigakan itu. Setelah diperiksa, ternyata kelengkapan administrasi kapal dinyatakan bermasalah.

"Kapal itu diamankan lantaran dokumen penting seperti pas tahunan, surat kesehatan kapal, sertifikat kesempurnaan, sertifikat perangkat radio, dan Surat Izin Berlayar (SIB) tidak ada," ungkap Direktur Polair Polda Sulsel, Komisaris Besar Polisi Agus Sutigno di dermaga KPPP, Sabtu, 21 Februari.

Agus mengatakan, kapal disita dengan barang bukti nakhoda dan delapan anak buah kapal. Pengangkutan pakaian bekas dinilai tidak sesuai dengan undang-undang kepabaenan.

"Saat ini dilakukan telaah. Selanjutnya, barang sitaan akan diserahkan ke pihak bea cukai," jelas Agus.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Komisaris Besar Polisi Hery Subiansauri mengatakan, kepolisian akan mengembangkan penyelidikan penadah barang tersebut. Nakhoda kapal bernama Jone Blegur mengaku barang tersebut milik seorang pengusaha di Tanjung Pinang.

"Untuk saat ini, kami proses dulu nakhoda dan anak buah kapal yang diamankan," ujar Hery, seperti dikutif Fajar.

Selain nakhoda kapal, aparat juga mengamankan delapan ABK, masing-masing Laode Saur, 44, mahi, 34, Muhu, 18, Hengky, 19, Boy, 31, Jufri, 30, Ali, 32, dan Ade, 27. Mereka terancam dijerat dengan Undang-undang Nomor 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan nomor. Ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun dengan denda minimal Rp 5 miliar. (Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Video Kekerasan Polisi Perburuk Citra


Palu, Kabar News-Anggota DPD asal Sulawesi Tengah M Ichsan Loulembah menyatakan rekaman video kekerasan anggota polisi terhadap polisi lainnya yang beredar luas di masyarakat membuat citra kepolisian semakin buruk.

"Oleh karena itu pihak berwenang harus mengusut kasus tersebut supaya tidak timbul dampak buruk di masyarakat yang makin mencoreng citra kepolisian," kata Ichsan Loulembah di Palu, Jumat.

Dia juga mengimbau anggota polisi agar mampu mengendalikan emosinya karena mereka dalam kesehariannya langsung terjun di tengah masyarakat. "Kekerasan harusnya menjadi benteng terakhir dari seorang aparat dan jangan diumbar sembarangan," kata Loulembah.

Setelah menyaksikan rekaman tersebut, dia menilai, kultur kekerasan masih sangat kuat tertanam di tubuh kepolisian, dan ulah itu harus segera dievaluasi oleh kepolisian sendiri.

Menanggapi adanya dugaan bahwa rekaman tersebut adalah sebuah rekayasa, Loulembah mengatakan, "Jangan cepat menyimpulkan adegan itu adalah rekayasa karena tindakannya terlihat sangat nyata".

Sementara itu, Polda Sulteng sendiri saat ini sudah memeriksa lima dari enam pelaku dalam adegan tersebut. "Kami sudah memeriksa pelakunya. Jika ada unsur kesengajaan maka akan ditindak tegas sesuai hukum," kata Kapolda Sulteng Brigjen Pol Suparni Parto, seperti dikutif Rambukota.com.

Sebelumnya, Kapolda Suparni Parto menyatakan rekaman video tersebut adalah "rekayasa" sesuai pengakuan beberapa pelaku yang sudah diperiksa terlebih dahulu. Rekaman video berdurasi 4,30 menit itu diperkirakan terjadi pada 2007 di sebuah asrama polisi di Poboya, Kecamatan Palu Timur.

Dalam rekaman tersebut, seorang anggota polisi yang sedang tidur kemudian dibangunkan secara paksa. Selanjutnya, enam anggota kepolisian lainnya yang merupakan seniornya menampar, memukul dan menendang korban.

Setelah puas melakukan aksinya, keenam oknum tersebut meninggalkan korban, seraya mengancam untuk tidak melaporkan kejadian tersebut.(AAn/Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Polariud Berhasil Lagi Tangkap Kapal Tidak Berdokumen

Laporan:Andi Ahmad- Makassar




Makassar, Kabar News- Setelah Sukses melakukan penangkapan pelaku bom ikan yang dilakukan oleh dua tim dari Polariud yang dibentuk di Perairan Bone dan Bulukumba beberapa hari yang lalu. Kini Petugas Dari Polairud Polda Sulselbar berhasil lagi menangkap sebuah Kapalyang memuat barang bekas sebanyak 700 ball dari Gudang Pasir Johor dekat Singapura.

Adapun menurut Kabid Humas Polda Sulselbar,Kombes.Pol,H. Hery Subiansuri bahwa Kapal tersebut tidak dilengkapi dokumen lengkap seperti pas tahunan,surat kesehatan,sertifikat kesempurnaan, sertifikat radio, dan dokumen SKK hanya berupa fotocopy saja, bahkan buku Surat Izin Jalan tidak sesuai dengan keadaan personel atau awak kapal yang ada, dan juga tidak mempunyat Surat Izin Berlayar (SIB),ujarnya.

" Kapal tersebut berhasil ditangkap oleh kapal Patroli Tekukur 643 pada posisi koordinat 05,45,946,Lintang Selatan - 119.36.503.Bujur Timur. dan Kapal tersebut dinahkodai oleh Jone Blegur (22) asal Kupang NTT," Jelas Kabid Humas Polda Sulselbar kepada Kabar News via SMS, Sabtu (20/2).

Selengkapnya...

Ada Lima Titik Tempat SIM Keliling Di Jakarta

Ingin mengurus SIM dan STNK dengan mudah? Lihat jadwal SIM dan STNK Keliling hari ini.


Informasi dari Traffic Management Centrel (TMC) Ditlantas Polda Metro Jaya menyebutkan, Sabtu, 21 Februari 2009, bus SIM-STNK keliling tersebar di sejumlah lokasi, antara lain.

Jakarta Selatan di depan Kebun Binatang Ragunan
Jakarta Timur di Makro, Pasar Rebo
Jakarta Utara di depan SPBU Boulevard Barat Kelapa Gading
Jakarta Barat di depan Kantor Pos Pasar Baru
Jakarta Pusat di depan Lindeteves Trade Centre Glodok

Pelayanan SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan Sim C. Jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa diperpanjang di SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jalan Daan Mogot KM 11 Cengkareng.seperti dikutif viva news.

Pelayanan STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.
Selengkapnya...

Diduga Terima Uang Suap, KPK Tahan Auditor BPK



Jakarta, Kabar News- Auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Bagindo Quirino, ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga menerima uang sebesar Rp 650 juta ketika melakukan audit terhadap proyek pengadaan alat berat di Depnakertrans.
"Dugaan yang disangkakan, dia menerima uang ketika melakukan audit proyek pengadaan alat pada tahun 2004-2005 di Depnakertrans. Sekarang ini dia dititipkan ke Rutan Cipinang," ujar Juru Bicara KPK, Johan Budi, kepada wartawan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (19/2).

Menurut Johan, pasal yang disangkakan kepada Bagindo adalah Pasal 12 Huruf e atau Pasal 12 Huruf a dan Pasal 5 Ayat (2) atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,seperti dikutif Kompas.

Seusai pemeriksaan, Bagindo terlihat bingung dan mondar-mandir. Padahal, mobil tahanan sudah menunggu. Bagindo ditahan pada pemeriksaan pertamanya sebagai tersangka di KPK.

Saat digelandang ke mobil tahanan, Bagindo tak bersedia memberikan keterangan atas penahanannya. Dia hanya tersenyum kepada wartawan.(Effendy Saputra)

Selengkapnya...

Awal 2009, Polairud Polda Sulselbar Tangani 3 Kasus Bom Ikan

Laporan: Zulkifli/Andi Ahmad- Makassar


Kadit Polairud Polda Sulsel, Kombes Pol. Agus. K, yang didampingi Kabid Humas Polda Sulselbar, Hery. Subiansuri,


Makassar,Kabar News- Satu lagi keberhasilan yang telah dilakukan Polairud Polda Sulselbar dalam menjaga keamanan perairan di Sulawesi Selatan sejumlah Tim penyelidik yang diturunkan pihak Dit Polairud Polda Sulsel, guna melakukan pengawasan di sejumlah perairan, dua bulan terakhir menangkap dan melakukan penyidikan pada pelaku tindak pidana penangkapan ikan dengan penggunaan bahan peledak

Kadit Polairud Polda Sulsel, Kombes Pol. Agus. K, yang didampingi Kabid Humas Polda Sulselbar, Hery. Subiansuri, saat melakukan konfrensi pers di Dermaga Polairud Makassar, mengakui, penangkapan ini dilakukan oleh dua tim yang dibentuk di Perairan Bone dan Bulukumba. Para tersangka berhasil diciduk dan kini dalam proses penyidikan.

“Tim yang kami susun ini bekerja secara profesional dengan berbagai tehnik lidik. Aplagi saat ini masih banyak nelayan yang masih menggunakan alat bom ikan dalam melakukan pengankapan di laut. Hal inipun menjadi cara mudah mendaptkan hasil,” papar Agus, sembari menghadirkan 4 tersangka (TSK), Kamis siang (19/2).

Sementara itu Kaurbin Ops. Dit Polirud Sulsel, AKBP. I Made Sunarta SE, pada Tahun 2008, kasus illegal fishing dan illegal loging yang ditangani Polairud sebanyak 24 kasus.

Untuk Bulan Januari dan Februari 2009 3 kasus penggunaan bom ikan tersebut 1 orang sudah dilimpahkan. Sedang 2 lainnya dalm tahap lidik.

“ TSK atas nama Jusnadi Bin La’Adda yang kini berstatus serah tahap I ditangkap di perairan Bulukumba. Sedang Jono Bin Caco dan Salam Bin Ali dalam proses sidik ditangkap di perairan Bone. Lalu, Roy Bin Mandalon ditangkap di perairan Bone,” papar Kaurbin Ops Dit Polairud Polda Sulsel.

Kabar terakhir yang diterima Pos Polairud di Kabupaten Bulukumba bersama Dinas Perikanan Kabupaten Bulukumba, kembali melakukan penangkapan pada kapal yang tidak dilengkapi dokumen. (Zulkifli Malik/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Bayi Gizi Buruk Terjadi Lagi di Kabupaten Pangkep (Bagian 1)

Bupati Pangkep : Itu Sulit Dihindari Karena Warga Belum Sadar Memeriksa Kesehatannya

Laporan: Firman/Ramli- Pangkep

Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, dr.Indriyati Latief

Pangkep,Kabar News- Setelah terjadi Bayi Gizi buruk yang menimpah salah satu keluarga nelayan di Pulau Badi Desa Mattirodeceng kecamatan Liukang Tuppabiring Kabupaten Pangkep, pada bulan Juli 2008 yang lalu,bayi yang dilahirkan pasangan Saiful dan Singara menderita gizi buruk, pada persalingannya hanya ditolong oleh dukung bersalin di pulau itu, karena kedua orang tua bayi ini hanya berpenghasilan pas-pasang sebagai nelayan, akibat karena harga BBM naik maka terpaksa meninggalkan pekerjaan sehari-harinya sebagai nelayan,sehingga terpaksa dibawa ke RS di Makassar untuk mendapatkan perawatan dan telah diberikan bantuan oleh Bupati Pangkep sampai sembuh dan bisa pulang kemabli ke Pulau Badi tempat tinggalnya.


Namun hanya beberapa bulan saja peristiwa ini terjadi, di Desa Minggi Kecamatan Balocci terjadi lagi penderita Bayi gizi buruk yang dialami Bayi yang bernama Hairunnisa anak pasangan dari Halawiah dan Zainuddin, pada saat ditemukan bayi tersebut oleh petugas bidang desa dari Minggi keadaan Bayi tersebut mempunyai berat badan 3,4 kg saja,dan sebelum dibawa dirumah sakit sempat mengalami deman tinggi sehingga orang tua bayi tersebut membawa ke Puskesmas pembantu yang ada dikecamatan Balocci dan dirujuk ke rumah sakit Umum daerah Pangkep, kata salah satu warga petugas dirumah sakit umum Pangkep yang tidak mau disebut namanya kepada Kabar News, Selasa (18/2).

Menurutnya Bayi yang menderita gizi buruk ini sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit Umum Daerah Kab. Pangkep. dan pemantauan media ini bahwa ibu bayi tersebut telah memberikan susu tambahan saat dirawat kemarin, katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, dr.Indriyati Latief saat dikorfirmasi media ini mengatakan bayi tersebut sekarang telah mendapat penanganan dari petugas medis yang ada di RSUD Kab. Pangkep,dan kondisinya telah membaik,adapun rencana Bupati Pangkep akan memberikan bantuan kepada keluarga ini, jelasnya.

" Adanya keterbatasan petugas medis pada daerah itu karena daerah tersebut sangat terpencil, bahkan letaknya dibalik pengunungan di Kec. Balocci, jadi petugas mendapat kendala untuk menjangkau daerah itu dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang berdiam di desa itu setiap saat, dan hanya bisa dilaksanakan dalam satu kali sebulan," ucap Kadis Kesahatan lewat telopn selularnya, Rabu (19/2).

Dan adapun data petugas tenaga kesahatan yang ditempatkan di Kecamatan Balocci adalah 31 Orang dan untuk didesa Minggi sendiri telah ditempatkan petugas kesehatan yakni 1 orang perawat dan 1 orang bidan, dan sudah ada pos yandu di desa itu, tegas dr Indriyati.

Pada kesempatan itu Bupati Pangkep, H. Syafruddin Nur mengatakan bahwa dengan adanya peristiwa penderita bayi gizi buruk yang menimpah salah satu keluarga di desa Minggi Kec. Balocci ini, sangat sulit dihindari karena perlu diketahui sekarang masyarakat didaerah ini kurang mempunyai kesadaran dalam memeriksa kesehatannya walaupun telah pemerintah Kab. Pangkep canangkan Pelayanan Kesehatan Gratis selama ini, dan nanti warga yang menderita penyakit sudah parah baru di bawah ke Puskesmas, jelasnya.

Untuk mengetahui bagaimana tanggapan dari Anggota legislatif dari Kab. Pangkep dalam hal penanganan gizi buruk di Kab. Pangkep selama ini, baca pada edisi selanjutnya, Bersambung,!!!!!!

Selengkapnya...

Aduh, Blangko STNK Habis Lagi di Samsat Makassar

Wajib Pajak Geram, Pelayanan Semakin Menurun

Laporan : Irwan H.Idris- Makassar



Wajib Pajak Kendaraan bermotor khususnya didaerah SulSel-Bar saat ini geram. Pasalnya, sudah dua bulan blangko Surat Tanda Nomor Kendaraan( STNK) dan plat nomor polisi telah habis, namun informasi tentang kapan
akan ada ditangan mereka, belum ada kepastian. Ironisnya, pihak Ditlantas Polda Sulsel nampaknya adem ayem saja
.


Makassar, Kabar News- Blangko STNK yang habis dan selama dua bulan ini belum muncul sangat berdampak besar bagi para wajib pajak.Bak pepatah sudah jatuh ketimpa tangga pula. Pasalnya, mereka harus menghadapi beberapa persoalan diantaranya bersitegang dengan Polisi Lalu Lintas dijalan yang mengharuskan memperlihatkan STNK asli dan ini tidak sedikit wajib pajak yang mengalami. Wajib pajak yang ingin mengambil kredit di Perusahaan pengkreditan harus gigit jari karena diharuskan memperlihatkan STNK asli.

Pihak Dealer pun tak pelak kena damprat dan bahkan ada pemilik kendaraan baru yang membatalkan pembeliannya dan mengembalikan kendaraan ke pihak dealer. Persoalan yang
muncul diatas mungkin bagi pihak Dirlantas Polda Sulsel hanya segelintir persoalan kecil saja. Karena, sampai berita ini dimunculkan, blangko STNK yang dijanjikan pada minggu awal Februari ini belum ada.

Seperti yang dituturkan salah seorang wajib pajak, Amir kepada Kabar News, tidak adanya blangko STNK ini dia harus bersitegang dengan pihak Polisi Lalu Lintas, karena Polisinya tidak mau mengerti terpaksa dia kena tilang, katanya.

"Meski saya sudah jelaskan, polisi itu tidak mau mengerti, terpaksa saya ditilang saat itu, padahal pokok persoalannya saya tidak membawa STNK khan karena memang blangko STNK tidak ada,", jelas Amir.

Amir menambahkan, "disinilah letak ketidakadilan,pak. Kalau wajib pajak menunggak sehari saja pasti akan didenda, tapi kalau pihak Samsat yang melakukan kesalahan, contohnya seperti ini berbulan-bulan blangko STNK tidak ada, tapi tidak mendapatkan sanksi apapun. Kalau begini siapa yang bertanggung jawab. Tolong pihak pimpinan Polri sensitif melihat persoalan ini, jangan taunya terima pajak masyarakat tapi tidak mau mengerti dan mengatasi persoalan masyarakat. Kalau perlu pihak yang menangani STNK ini diganti saja karena tidak becus.Karena baru tahun ini STNK tidak ada selama berbulan-bulan dulunya hanya seminggu STNK pasti sudah ada"katanya dengan nada ketus.

LAPPAN Sulsel Sorot Kinerja DitLantas Polda Sulselbar Lamban

Sementara itu Lembaga Pemantau Penyalahgunaan Anggaran (LAPPAN), Jufri Korompot telah menkonfirmasikan hal ini kepada Dirlantas Polda Sulselbar," bahwa untuk persediaan dua ini yakni (Januari dan Februari)telah dipesan sebanyak 61 ribu blangko STNK yang diperuntukkan untuk wilayah Samsat Se-Sulselbar," tandas Dirlantas yang ditiru, Jufri saat menemui Dirlantas diruang kerjanya belum lama ini.

Jufri menilai bahwa kinerja Ditlantas Polda Sulselbar sangat lamban dalam mengantisipasi permasalahan yang sering terjadi dilingkup Kerja Samsat di Sulsel sehingga dengan seringnya terjadi kehabisan blangko STNK maka otomatis pelayanan kepada wajib pajak terganggu dan tidak maksimal bisa dilakukan oleh para petugas yang ada diloket-loket diseluruh kantor Samsat dalam wilayah Sulselbar, ucapnya.

" Semestinya Dirlantas Polda Sulselbar jangan hnaya mengorder blangko STNK untuk dipakai hanya dua bulan saja tapi semestinya untuk jatah 6 bulan sekali dan harus ada cadangan yang disediakan juga untuk mengantisipasi lonjakan pembeli kendaraan di daerah ini, " jelas Ketua Lappan kepada Kabar News, Rabu (19/2) di Makassar.

Jufri menambahkan jadi apapun prestasi yang telah didapat untuk Samsat Wilyah I Makassar, yakni berupa Piagam ISO 9000-2001, semestinya belum layak disandang karena tingkat pelayanan kepada wajib pajak akhir-akhir ini semakin menurun terutama dengan bersamaan dengan habisnya blangko STNK di Samsat Wilayah I Makassar, tegasnya.(Irwan/Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Koordinator Koalisi Jurnalis Didampingi 28 Pengacara

Sejumlah wartawan melakukan aksi solidaritas.

Laporan: Andi Ahmad- Makassar




Makassar, Kabar News- Sidang perdana dengan terdakwa Koordinator Koalisi Jurnalis Tolak Kriminalisasi Pers Makassar, Upi Asmaradana digelar di Pengadilan Negeri Makassar, Selasa, 17 Februari 2009.

Pantauan Media ini di PN Makassar, sidang dibuka sekitar jam 10:30 WITA di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Makassar. Sidang tersebut dipimpin oleh hakim Parlas Nababan. Ia didampingi dua majelis hakim lainnya, yakni Kemal Tampubolon dan Mustari.

Jaksa penuntut umum kasus ini adalah Bambang Ekajaya, I Wayan Eka Pitra dan Irman Yusuf. Sementara Upi Asmaradana didampingi oleh 28 pengacara, dua diantaranya dari Lembaga Bantuan Hukum Pers Jakarta.

Menurut salah seorang hakim, Bul Hindira Mal, sidang Upi mengagendakan pembacaan dakwaan dari jaksa penuntut umum. “Isi dakwaan tersebut lebih dari 10 halaman,” kata Bul kepada wartawan, sebelum sidang dimulai.

Sejumlah wartawan menunjukan aksi solidaritas, mereka kompak memakai seragam hitam-hitam. "Ini adalah wujud solidaritas sesama wartawan, sekaligus keprihatinan kami atas kelanjutan kasus ini," kata Andi Fadli, Ketua Aliansi Jurnalis Independen Kota Makassar,seperti dikutif vivanews.

Sebelum persidangan dimulai, puluhan wartawan sempat melakukan kampanye tolak kriminalisasi pers. Mereka membagi-bagikan sekitar 100 bunga kepada pengunjung Pengadilan Negeri Makassar. Kembang tersebut juga wartawan bagikan kepada majelis hakim, jaksa dan pengacara saat Upi Asmaradana memasuki ruang sidang.

Bunga yang terdiri dari tiga warna itu ditempeli dengan kertas putih dengan beberapa tulisan. Antara lain “Lawan Kriminalisasi Pers”, “Jurnalis di Bui, Masyarakat Rugi” dan “Jangan Bungkam Pers”.

Kampanye penolakan terhadap kriminalisasi pers juga menjadi simbol Upi Asmaradana dalam mengikuti sidang tersebut. Upi, panggilan akrabnya, mengenakan baju kaos lengan panjang berwarna hitam. Baju tersebut bertuliskan 'Kami cari berita, bukan cari masalah' dibagian depan dan 'Lawan Kriminalisasi Pes' di bagian belakang.

Dalam kasus ini Upi dijerat Pasal 317 Kitab Undang-undang Hukum Pidana dengan tuduhan 'mengadu secara memfitnah dengan tulisan'.

Penetapan status tersangka Upi itu merupakan buntut dari aksi protes Upi Asmaradana, Koordinator Koalisi Jurnalis Tolak Kriminalisasi Pers, 1 Agustus 2008, terhadap pernyataan mantan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat, Inspektur Jenderal Sisno Adiwinoto.

Upi memprotes pernyataan Kapolda Sulselbar dalam beberapa kesempatan, bahwa publik yang dirugikan oleh pemberitaan media massa bisa langsung melaporkan wartawan ke polisi untuk dikenai pasal pidana, tanpa harus menempuh mekanisme hak jawab atau menulis surat pembaca.

Selengkapnya...

Komputer Terganggu, Pengurus STNK Menumpuk di Loket Samsat Jakarta Selatan



Jakarta, Kabar News- Puluhan wajib pajak kendaraan bermotor terlihat menumpuk di loket kantor Satuan Administrasi Satu Atap (Samsat) Jakarta Selatan. Penumpukan tersebut diakibatkan karena jaringan komputer di kantor tersebut mengalami gangguan.
"Jaringan komputernya rusak sejak pukul 08.00 WIB tadi," kata petugas piket Samsat Jakarta Selatan, Syarifudin, kepada wartawan di kantor Samsat Jakarta Selatan, Jalan Gatot Subroto, Selasa (17/2/2009).

Sementara itu, petugas Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, Briptu Taufik, mengatakan bahwa kerusakan jaringan komputer tersebut terjadi di seluruh Samsat DKI Jakarta. Dikatakan dia, pihak Samsat telah menginformasikan hal tersebut kepada Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) DKI Jakarta untuk segera memperbaiki jaringan online yang terputus.

"Langsung dari sentralnya rusak. Kita sudah sampaikan ke Dispenda hal ini," kata Taufik.

Dijumpai wartawan di kantor Samsat Jakarta Selatan, seorang warga yang hendak mengurus Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mengeluhkan kerusakan tersebut. "Saya tadi sudah ngantre di Samsat Jakarta Timur, ternyata rusak. Saya ngantre dari jam 09.00 WIB," ujar Sunarto kesal,seperti dikutif detikcom.

Sunarto mengatakan, hingga pukul 11.00 WIB, kantor Samsat Jakarta Timur belum beroperasi. Sementara itu, kantor Samsat Jakarta Selatan sudah mulai beroperasi kembali sejak pukul 11.30 WIB.(E,Saputra)

Selengkapnya...

Jelang Pemilu, Polda Sulselbar Kondusifkan Wilayah


Makassar, Kabar News-- Operasi kejahatan yang digelar menghadapi pesta demokrasi terus dilakukan hingga saat ini. Polda Sulselbar sudah melakukan penindakan hingga proses pelimpahan sejumlah kasus.

Hal itu terungkap saat dilakukan komprensi pers yang digelar di Press Room Humas Polda Sulselbar, Senin siang (16/2), yang dihadiri sejumlah media cetak dan elektronik. Dalam jumpa pers tersebut Kabid Humas, Direskrim, Kasat I Reskrim, dan Wakalantas Polwiltabes Makassar.

Menurut Direskrim Polda Sulselbar, Kombes Pol. Wahyu Indra Pramugri, SH, bahwa dengan mengadakan operasi jalanan yang digelar sejak 20 Januari sampai 15 Februari, sudah menjaring ratusan pelaku tindak kriminal.

Untuk jumlah kasus pertanggal 20 Januari sampai 15 Februari untuk 34 Polres se Polda Sulselbar total 32 kasus. Tersangka sebanyak 86 kasus, premanisme 24 kasus, judi 8 kasus, BB uang sebanyak Rp 926 ribu. (Zul/Ahmad)



Selengkapnya...

GM PLN Sulselrabar : Sewa Mesin 40 MW Sangat Susah

Terkait Dengan Pemadaman Bergilir akan Dilakukan PLN



Pemadaman bergilir yang mulai diterapkan Kamis (12/2) kemarin dinilai sebagai bentuk tak antisipatifnya PT PLN Sulselrabar menghadapi rencana overhaul mesin PLTA Bakaru.
Padahal rencana itu telah mengalami penundaan selama dua tahun berturut-turut.

Menurut Ketua Kadin Makassar, H Bahar Ngitung, seharusnya PLN Sulselrabar jauh-jauh hari telah menyiapkan strategi untuk menghadapi pemadaman itu sebab rencana overhaul itu sudah ditunda dua tahun berturut-turut.

“PLN kan punya orang-orang pintar, saya saja katakanlah dua pekan akan datang saya akan menghadapi sesuatu, maka jauh hari sebelumnya saya mempersiapkan segala sesuatunya untuk mengantisipasi,” ujarnya.

Misalnya dengan menyewa genset yang bisa memasok energi listrik selama dilakukan perbaikan pembangkit. “Kalau kita menyewa mesin itu jauh lebih murah, dibanding dengan kerugian yang dialami oleh masyarakat saat ini,” ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Fosil, Anwar Lasappa. ”PLN kan punya orang-orang pintar. Kenapa hal ini tak pernah dipikirkan sebelumnya, apalagi sampai dua tahun,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, GM PLN Sulselrabar Haryanto WS mengaku tak punya waktu lagi untuk menyewa mesin untuk memasok energi listrik mengganti kekurangan daya akibat keterbatasan waktu.

"Ada juga solusi untuk menyewa mesin. Hanya saja waktu kita terbatas, untuk sewa mesin dalam kapasitas sampai 40 MW sangat susah. Ini terkendala dari sisi prosedur yang harus di lelang dan membutuhkan waktu selama 2 bulan, belum lagi lama pemasangan," ungkap Haryanto WS, General Manager (GM) PT PLN Sulselrabar saat jumpa pers, Kamis (12/2),seperti dikutif Upeks Online.

Kendati demikian, lanjutnya, solusi terbaik dan yang paling cepat bagaimana menghemat listrik dan mengurangi pemakaian dari masyarakat khususnya rumah tangga dan industri.

Menurutnya, ada beberapa solusi untuk mengurangi beban PLN dalam menghadapi krisis listrik, diantaranya kontribusi industri yang bisa menekan pemakaian antara 18 MW sampai 20 MW.

Konsumsi rumah tangga diharapkan bisa turun serta lampu jalan akan dimatikan secara zig-zag. Selain itu, lanjut Haryanto, upaya lainnya adalah PLN akan mencoba semaksimal mungkin untuk mempercepat pemeliharaan PLTG Astom sebesar 15 MW.

Sementara itu Manager Transmisi & Distribusi PT PLN Sulselrabar, Andi Lakipadada, menambahkan. Dia mengatakan, kondisi turbin juga sudah rusak parah bahkan tingkat kebocoran air sudah mencapai 4 kubik per detik dari normalnya yang hanya 0,1 kubik per detik, belum lagi baut pengikat pada turbin sudah lepas semua.

"Vibrasi atau getaran pada turbin di Bakaru sudah melampaui ambang batas dan kalau dipaksakan akan bisa berakibat fatal terhadap komponen-komponen lainnya," ungkapnya.

Lakipadada menjelaskan, pasokan listrik selama pemeliharaan akan menurun secara drastis. Wilayah Makassar akan kekurangan 45 MW, Bulukumba 7 MW, Parepare 7 MW, Watampone 6 MW, Pinrang 3 MW, Palopo 7 MW dan Mamuju 4 MW. Sedangkan ketersediaan kapasitas atau daya di PLN disebutkan, di PLTA Bakaru sebanyak 2X63 MW, PLTA Bili-bili 20 MW, PLTG Sengkang 195 MW, PLTU Tallo 65 MW dan kontribusi dari tenaga diesel sebesar 20 MW dari Makale, Palopo dan Masamba.

Tercatat setiap tahunnya beban puncak PLN terus mengalami peningkatan, dari 2008 beban puncak sempat mencapai 515 MW dan pada 2009, tepatnya pada pertengahan Januari sebesar 501 MW dan beban puncak sekarang mencapai 490 MW. Kondisi beban puncak itu tidak seiring dengan ketersediaan daya mampu yang hanya sebesar 423 MW.

Kejadian serupa dalam hal sistem kelistrikan terus akan membayangi Sulsel, pasalnya selain PLTA Bakaru yang sudah harus masuk masa pemeliharaan, tiga pembangkit besar sudah menunggu giliran. Ketiganya adalah PLTG Sengkang, PLTD Suppa dan PLTG Tallo yang sudah harus masuk pada April, Mei hingga Awal Juni mendatang.

Kekurangan Daya

Wilayah Jumlah Kekurangan
Makassar 45 MW
Bulukumba 7 MW
Parepare 7 MW
Watampone 6 MW
Pinrang 3 MW
Palopo 7 MW
Mamuju 4 MW

Ketersediaan daya di PLN
PLTA Bakaru 2X63 MW
PLTA Bili-bili 20 MW
PLTG Sengkang 195 MW
PLTU Tallo 65 MW
Diesel Makale, Palopo dan Masamba 20 MW.(Andi Ahmad)

Selengkapnya...

GrEEn Foundation : Makassar Jadikan Pilot Project Pengelolah Persampahan di Sulsel

Laporan : Andi Ahmad -Makassar

Direktur GrEEn Foundation Sulsel,Husniaty Amirullah Ridwan (Foto: Andi Ahmad)


Program Kursus Wirausaha Mandiri bagi sarjana- sarjana yang menganggur, seperti tawaran The grEEn Foundation, sebagaimana pada tujuan dari program tersebut salah satunya adalah peserta diharapkan bisa menjadi fasilitator untuk melatih warga dalam pengelolahan sampah bernilai jual dan bisa bernilai jual tinggi. Pada prinsipnya program tersebut merupakan kegiatan sangat tepat dalam menjawab persoalan-persoalan kehidupan sosial masyarakat kota, yakni dengan mendorong dan memfasilitasi luaran perguruan tinggi untuk mendapat berwirausaha sekaligus dapat berefek pada penanganan persampahan kota.


Berdasarkan hal itu Green Fondation Sulsel mencoba menyikapi hal itu dengan menggelar pendidikan dan pelatihan khusus bagi sarjana.

Direktur The Green Foundation, Husniaty Amirullah Ridwan, mengatakan, setiap sesi pelatihan membutuhkan 30 peserta, dimana nantinya lulusan itu akan bisa bekerja dan menjadi rekanan pemerintah dalam mengelola setiap program dinas-dinas terkait, hal itu disampaikan kepada wartawan di Kafe Biru Makassar, yang didampingi sejumlah LSM, seperti: Ramli dari Pusakana ( Pusat Kajian Perencanaan dan Pembangunan Sulsel, Aco Irdam Panattari ( Leptisi Indonesia).

"Kami siap melatih lulusan sarjana sebagai wirausaha mandiri seperti pelatihan pengolahan sampah mulai pengumpulan, pengangkutan, pemrosesan dan endaurulangan dan pembuangan dari material sampah, selama ini mengacu pada material sampah pada pembuangan manusia, dan biasanya dikelola untuk mengurangi dampaknya terhadap kesehatan, lingkungan dan keindahan," ungkapnya.

Bentuk pelatihan yang diberikan, tambah Husniaty, akan membutuhkan waktu selama 10 hari dengan kebutuhan biaya rata-rata per orangnya sekitar Rp2 juta per orang.
Dengan pelatihan tersebut, The Green Foundation menilai mampu mengurangi angka pengangguran selain berfungsi mengurangi KKN di kalangan birokrasi.

"Kami hanya butuh dukungan masyarakat dan pemerintah untuk mensukseskan program ini, dan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi mereka yang sudah sarjana," dan untuk program yang pertama akan dilakukan di Kota Makassar sebagai Pilot Project," tambahnya.

Selengkapnya...

Pos Indonesia Raih Tax Award 2008

Peringkat Pertama Penerima Setoran Pajak Untuk Bank dan Kantor Pos di Sulselbar

Laporan: Andi Ahmad- Makassar

Ka. Kanwil DJP Sulselbatra, Eddy Setiady bersama para peraih Tax Award di Sulselbatra tahun 2009 (Foto: Andi Ahmad)

Kantor Wilayah Pajak Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara (Sulselbartra) menargetkan penerimaan pajak tahun 2009 sebesar Rp 5,13 triliun.

Kanwil optimis target itu dapat dicapai mengingat pada tahun 2008 lalu, realisasi peneriman pajak Rp 4,59 triliun.

"Untuk tahun ini kita targetkan naik hanya 14 persen dari tahun lalu, itu karena pusat sudah mengantisipasi bahwa pada tahun ini terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi akibat krisis global,"ungkap Kakanwil Pajak Sulselbartra Eddi Setyadi, usai penyerahan Tax Award pada Bank dan PT Pos Indonesia, di Hotel Clarion Makassar, Kamis (12/2).

Tax Award adalah penghargaan untuk wajib pajak yang terpilih karena telah memberikan kontribusi pembayaran pajak yang cukup signifikan (besar). Tax Award diberikan masing-masing kepada PT Pos Indonesia Makassar dengan jumlah pembayaran Rp 109,5 miliar. BPD Sulsel Makassar dengan jumlah pembayaran Rp 252,3 miliar. PT Pos Indonesia Kendari Rp 35,3 miliar, Bank Bukopin Makassar Rp 81,1 miliar, PT Pos Indonesia Baubau Rp 37,2 miliar.

Menurut Eddy Setiadi, peranan pajak sangat besar dalam APBN. Terbukti pada tahun 2008 sumbangan pajak untuk APBN sekitar 75,78 persen dan tahun 2007 sebesar 71,72 persen. Karena itu, katanya, sektor pajak mampu membiayai kebutuhan masyarakat.

"Penerimaan pajak didominasi oleh wajib pajak perorangan (WP perorangan) dan badan usaha, jadi bukan hanya di dominasi oleh perusahaan besar," katanya.

Direktur Utama Bank Sulsel Andi Djuarzah saat menerima penghargaan Tax Award meminta agar kedepan, ada pelatihan perpajakan bagi perbankan. Hal tersebut bertujuan agar pihak perbankan sekaligus bisa menjadi konsultan dalam memberi pengarahan pada para WP yang datang ke perbankan.
Selengkapnya...

Burhanuddin -Amran Resmi Nahkodai Kab.Wajo Hari Ini

Dilantik Gubernur Sulsel di Lapangan Merdeka Sengkang

Gubernur Sulsel, H. Syahrul Yasin Limpo mewakili Mendagri RI akan Melantik Pasangan Burhanuddin Unru dan Arman Mahmud sebagai Bupati Wajo hari Ini (foto: Firman)


Sengkang, Kabar News - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Wajo mengerahkan sedikitnya 197 personel untuk pengamanan pelantikan pasangan Bupati-Wakil Bupati Wajo terpilih A Burhanuddin Unru-Amran Mahmud (Budiman) di Lapangan Merdeka, Kota Sengkang, Wajo, Senin (9/2) pagi ini

Kepala Polres Wajo AKBP Taufik yang dikonfirmasi wartawan, Minggu (8/2), mengatakan, personel tersebut berasal dari Polres Wajo.

"Selain itu kita juga meminta bantuan personel dari Brimob Bone sebanyak satu SSK (satuan setingkat kompi) dan juga pasukan jihandak (penjinak bahan peledak). Ada juga pengamanan tertutup," kata kapolres.

Sebelumnya pasangan Budiman melaksanakan zikir bersama di kediaman Burhanuddin, Jumat (6/2) malam lalu. Amran menegaskan akan memenuhi semua kontrak politik seperti yang dijanjikan pada kampanye pilkada lalu.

"Semua sendi kehidupan pemerintahan dan kemasyarakatan, harus ada nilai-nilai agama di dalamnya," katanya,seperti dikutif tribun.

Gubernur Syahrul Yasin Limpo atas nama menteri dalam negeri(mendagri) akan melantik pasangan Budiman. Sejumlah tokoh diagendakan hadir, termasuk Wakil Ketua MPR RI, Aksa Mahmud.

Hasil Pilkada

Pasangan Budiman memenangkan pilkada yang digelar 29 Oktober tahun lalu. Saingan terdekatnya adalah pasangan A Asmidin-M Ridwan (Wal Asri) sempat mengajukan gugatan namun ditolak Mahkamah Konstitusi karena tidak terbukti ada pelanggaran. Pasangan Budiman unggul 3.557 suara dari Wal Asri.

Pasangan Budiman yang diusung koalisi Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Sarikat Indonesia (PSI) unggul dengan 73.789 suara atau 37,01 persen. Sedangkan Wal Asri yang merupakan incumbent diusung Partai Golkar mengumpulkan 70.232 suara atau 35,23 persen.

Sementara urutan ketiga ditempati pasangan A Yaksan Hamzah-A Syarifuddin (Yassiddi). Yassiddi yang diusung koalisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) meraih 29.802 suara (14,95 persen).
Pada urutan terakhir dengan perolehan suara 25.544 suara (12,81 persen) ditempati pasangan Asriadi Mayang-Ansyari Mangkona (Aman). Pasangan ini diusung koalisi Yassiwajori yang beranggotakan delapan partai

Pemadam Kebakaran

Untuk bantuan pengamanan , jajaran Polres Wajo juga mengerahkan beberapa unit pemadam kebakaran sebagai back up.
Salah satu kendaraan taktis water canon tidak sempat diadakan untuk bantuan pengamanan karena berada di Makassar.

Taufik mengimbau kepada seluruh masyarakat Wajo agar membantu mengamankan jalannya pelantikan dan tidak berbuat hal-hal yang dapat menyebabkan kekacauan.

"Besok (hari ini), sangat menentukan lima tahun mendatang jadi harap partisipasi semua pihak untuk tertib. Jika pelantikan berhasil, tentu itu kesan yang sangat positif sehingga investor tertarik untuk berinvestasi di Wajo. Mari sama-sama menjaga Wajo agar segala aspek bisa maju dan berhasil dengan baik," lanjut Taufik.(Sidink/Andi Ahmad)
. Selengkapnya...

Refleksi HUT Ke 49 Kabupaten Pangkep (Bagian 2)

Bupati Terapkan Program 9 Program Pelayanan Gratis

Laporan: Firman/ Sakkar Rauf- Pangkep

Gubernur Sulsel, H. Syahrul Tasin Limpo menandatangani buku tamu pada Mobil Pelayanan Gratis. (Foto: Firman)

Pangkep, Kabar News-Sebagai konsekwensi dari tidak dipungutnya biaya dari pihak komite sekolah, secara praktis pemerintah memberikan tunjangan kesejahteraan kepada para guru. Pemberian kesejahteraan itu diberikan agar guru tidak merasa dianrikan dalam pemberlakukan program pendidikan gratis tersebut.

Pemberian tunjangan kesejahteraan guru tersebut dengan rincian sebagai berikut: kepala sekolah sangat terpencil mendapatkan kesejahteraan sebesar Rp 300.000/bulan, kepala sekolah terpencil (Rp. 250.000/bulan), kepala sekolah wilayah daratan (Rp. 200.000/bulan), kepala TK (Rp. 200.000/bulan), guru sangat terpencil (Rp. 150.000/bulan), guru terpencil ((Rp. 100.000/bulan), kepala SLTP negeri dan swasta ((Rp. 250.000/bulan), guru SMA negeri dan swasta (Rp. 250.000/bulan) dan guru SLTP negeri dan swasta (Rp. 100.000/bulan).

Menurut Bupati Pangkep, H. Syafruddin Nur bahwa selain memberikan tunjangan kesejahteraan, juga dialokasikan anggaran untuk memberikan tunjangan khusus dengan rincian masing-masing, tunjangan khusus daerah sangat terpencil kepala sekolah, guru, penjaga sekolah sebesar Rp 150.000/bulan, tunjangan khusus daerah terpencil kepala sekolah, guru, penjaga sekolah sebesar Rp 100.000/bulan dan kesejahteraan guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) sebesar Rp 100.000/bulan.

Pemerintah juga menyediakan anggaran dalam membantu kegiatan operasional 77 sekolah sebesar Rp. 2.005.000.000 untuk SLTP dan SMA negeri atau swasta. Terkait dengan perkembangan teknologi informasi dengan menyediakan koneksi jaringan internet pada perpustakaan daerah Kab. Pangkep sebesar Rp 104.500.000, pengadaan komputer SMA/SMP negeri & swasta 105 unit sebesar Rp 787.500.000 dan bantuan lab komputer dengan perangkatnya untuk SMA Unggulan sebesar Rp. 110.000.000, papar Bupati Pangkep.

Ada hal yang menggembirakan bahwa program dan janji kampanye gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo beberapa waktu lalu, yakni pendidikan gratis sangat klop dengan program serupa yang sudah berjalan di kabupaten Pangkep sejak tiga tahun terakhir.

Gubernur Sulsel, H. Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa program pendidikan gratis tidak mustahil dijalankan, sebab Pangkep misalnya sudah membuktikan bisa menjalankan program ini dengan baik dan sudah berlangsung selama tiga tahun.

Gubernur mencontohkan bahwa di Pangkep, selama kepemimpinan Bupati Pangkep Syafrudin Nur, pendidikan gratis dilakukan di empat item. Menurutnya, item-item tersebut akan bertambah menjadi 14 agar pendidikan tersebut benar- benar gratis.

Menurut gubernur, Pangkep sudah menerapkan pendidikan gratis dimulai dari SD hingga SMA, baik yang berstatus negeri maupun swasta. Kalaupun ada yang beranggapan bahwa 15 item dari pendidikan gratis merupakan program nasional, namun menurut gubernur, hal itu tidak menjadi masalah. Dana dari program tersebut bisa dialihkan ke pos yang lain. Hal tersebut disampaikan oleh gubernur saat peresmian rumah aspirasi rakyat PDK Pangkep, Kelurahan Samalewa Bungoro Pangkep.

Gubernur menambahkan, dalam masa 101 hari kerjanya, pihaknya kembali menegaskan bahwa akan lebih fokus pada implementasi program pendidikan gratis. Namun program tersebut akan berlangsung secara bertahap dan mengambil acuan, salah satunya adalah Pangkep yang sudah menerapkannya sejak 2006 lalu.

Di Sulsel, Pangkep merupakan daerah pertama yang menerapkan pendidikan gratis. Saat ini sudah ada beberapa daerah yang mengikuti program tersebut, seperti Sinjai, Bantaeng, Takalar, Gowa dan Sinjai.

Tahun ini ada sekitar Rp 180 milyar dikucurkan untuk mendukung kesuksesan program pendidikan gratis. Anggaran tersebut berasal dari APBD Sulsel yang merupakan ujicoba pendidikan gratis. Meski demikian, anggaran itu dikucurkan pada kota atau kabupaten yang sudah siap mencanangkan pendidikan gratis, seperti Pangkep dan daerah lainnya.

Setelah program 7 gratis berjalan, kini ditambah 2 program gratis lagi yakni gratis PBB Rp 20.000 dan gratis ambulance di tiap kecamatan. 9 gratis ini pun dilaunching Bupati H Syafruddin Nur bertepatan HUT Pangkep ke-49 tahun ini.Firman/Sakkar Rauf/Andi Ahmad) (Bersambung...!!!!!)


Selengkapnya...

Refleksi HUT Ke 49 Kabupaten Pangkep (Bagian 1)

Dari Kualitas Siswa Sampai Kesejahteraan Guru

Laporan: Firman/Sakkar Rauf- Pangkep

Gubernur Sulsel, H. Syahrul Yasin Limpo Bersama Bupati Pangkep Saat menghadiri HUT ke 49 Kab. Pangkep. (Foto : Firman)


Pangkep, Kabar News- Beberapa waktu lalu, ada sejumlah pihak yang berpandangan bahwa sebuah program yang berkonotasi gratis, itu akan mengabaikan suatu kualitas. Dan pendapat itu perlahan dibantah, dan di Pangkep program pendidikan gratis justru membantu siswa untuk menunjukkan kualitasnya, dalam hal melakukan persaingan secara sehat dengan siswa dari daerah lainnya.


Ketua Umum Lembaga Kajian Guru (eLKG) Sulsel, Budhi A.M. Syachrun mengatakan jika berbicara kualitas secara individu, maka Pangkep bisa “pasang badan” dan masih jauh diatas dibanding daerah lainnya. Salah satu prestasinya adalah pada tahun 2008 ini, ketika diadakan lomba Matematika Pasiad Tingkat Nasional, Pangkep meraih peringkat 9 dan menjadi urutan pertama pada tingkat Sulsel. Tujuh orang siswa yang mewakili Sulsel semuanya berasal dari Pangkep. Ada sebuah sekolah SMA Pasiad di Bandung, anak-anak Sulsel yang lolos masuk di sekolah tersebut semuanya berasal dari Pangkep.

Menurut Budhi di bidang akademik lainnya, para siswa sudah menorehkan sejumlah prestasi, masing-masing, juara 1 pada Olimpiade MIPA SD tahun 2006, juara 1 Olimpiade MIPA SDLB tahun 2006, juara 2 (2006), juara 1 (2007) dan juara 1 (2008) pada Olimpiade Sains Ekonomi se Sulsel, juara 1 Olimpiade Sains Astronomi se Sulsel tahun 2007, juara 1-4 lomba Matematika PASIAD SMP se Sulsel tahun 2008, juara 3 lomba kreativitas SD tahun 2006 dan juara 1 pada tahun 2008, dan juara 2 pada Kompetensi Siswa (Teknik Las) tahun 2008, katanya.

Selain dari itu Budhi menjelaskan bahwa terdapat juga berbagai prestasi dalam bidang olahraga, masing-masing, juara 1 (2006) dan juara 2 (2008) pada lomba pencak silat putera, juara 1 (2006) dan (2007) pada kejuaraan tennis meja puteri SD se Sulsel, juara 3 (2006) dan juara 1 (2007) pada kejuaraan tennis meja putera SD se Sulsel, juara 2 (2006) dan juara 1 (2007) pada kejuaraan karate putera SD se Sulsel, juara 2 (2006) dan juara 1 (2007) pada kejuaraan karate putri SD se Sulsel, juara 1 (2008) pada kejuaraan takraw, juara 1 dan 2 pada kejuaraan atletik 100 M putra & putri tahun 2008, juara 1 pada kejuaraan senam artistik putra dan putri tahun 2008, juara 1 pada lomba lempar lembing putri tahun 2008 dan juara 1 pada lomba tolak peluru tahun 2008,jelasnya

Namun disadari bahwa dampak dari penerapan pendidikan gratis, kesejahteraan guru merasa dianaktirikan. Apalagi kesejahteraan guru tidak menjadi salah satu item pembiayaan dalam dana BOS. Di Pangkep tidak sedikit guru yang melakukan tugas dan pengabdian berada di daerah terpencil, ucap Budhi di Makassar belum lama ini.

"Diantara 3.060 guru yang ada saat ini, ada 892 guru yang ditugaskan didaerah terpencil. Guru merupakan salah satu unsur penentu utama dalam bidang pendidikan demi mendapatkan kualitas pendidikan yang baik. Pemerintah setempat pun sangat konsen terhadap nasib guru dengan memberikan berbagai macam kesejahteraan kepada mereka," jelas Budhi.( Bersambung....!!!!!)





Selengkapnya...

 

Harian Media Indonesia

Harian Kompas

Harian Tribun Timur

Kantor Berita Kota Nusantara Online

Kabar Terkini Tv One

Portal Berita Viva News

Posting Berita




Widget edited by Seby-Antoe.com

Situs Presiden Republik Indonesia

Tempointeraktif.com

detikcom