Pimpinan Bersama Crew Redaksi, Biro Perwakilan Daerah, dan Staf Kantor Beritakota Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2012

...

Biro Perwakilan Sulawesi Selatan Kantor Berita Nusantara Menerima Pemasangan Iklan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pada Pemilu Kada Dengan Harga Murah Hubungi Kantor Biro. Jl. Andi Mappanyukki No.24 B Makassar

Ingin memasang iklan ucapan dan advetorial pada Kantor Berita Kota Nusantara (KABAR News) di Kota anda untuk wilayah Se Nusantara Indonesia silahkan hubungi Biro Perwakilan Indonesia Barat ; Wawan, Jakarta,Biro Perwakilan Indonesia Timur Makassar: A.A.Effendy; Biro Makassar : Rizaldi H.Jamal, Jl.Andi Mappanyukki No.24B,Biro Perwakilan Maros,Pangkep,Barru: H.Sakkar Rauf, Biro Perwakilan Takalar : Burhan, Biro Perwakilan Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba : M.Rizal Noer, Biro Perwakilan Kaltim di Balikpapan: MUH. DARWIS.K Jl.Letjend Suprato No.1 Balikpapan pada Biro Perwakilan Sulut di Manado : Budianto,Biro Perwakilan Gorontalo : Rahmad Nur, Jl. Pangeran Hidayat No.1 Gorontalo. Biro Perwakilan Papua Barat. Sorong : FRANKY PANGKEY .Sulawesi Tenggara : YUSNANDAR, Kendari, Sulawesi Barat : YUSAK.NL. Jl. Sultan Hasanuddin No.7 Mamuju. Papua : Hendro Nur K.(Jayapura).


DD 1 ada dua di Gubernuran,......? Mobil Dinas Gubernur Sulsel yang memakai DD 1 ada dua Merek/Type yang berbeda terparkir di Panggung Upacara Gubernuran Sulsel(Foto: Iwan/ AA.Effendy)

Kesiapan Bulog Mengekspor Beras

Diusia Ke 42 Berkarya Untuk Kesejahteraan Rakyat



Jakarta, Kabar News- Masalah pangan bagi negara Indonesia merupakan masalah yang sangat penting karena menyangkut masa depan negara. Indonesia dengan kondisi budaya, sosial, ekonomi dan sumber daya alam yang sangat beragam, serta wilayah geografi yang sangat luas, fungsi logistik sangatlah menentukan dalam upaya mencapai kemandirian penyediaan pangan untuk seluruh bangsa.
Pengadaan Perum Bulog selama ini rata-rata mencapai sekitar 6-7 % dari total produksi beras nasional, terbesar di antara firm yang ada di dalam industri padi/beras nasional.

"Multiplier effect dari kegiatan ini adalah mampu menggerakan perekonomian pedesaaan dengan mengalirnya sekitar Rp. 19 Trilyun saat musim panen di perdesaan," ujar Direktur Utama Perum Bulog, yang juga mantan Gubernur Aceh (NAD), Dr. Ir. Mustafa Abubakar MSi di Balai kartini Jakarta, Sabtu 19 Mei 2009, saat presentasi Lokakarya Peningkatan Kinerja Mitra Bulog Melalui Modernisasi Penggilingan Padi, acara Hut Bulog ke-42 tahun.

"Realisasi pengadaan gabah beras yang dilakukan Bulog sampai dengan akhir tahun 2008 sebanyak 3,204 juta Ton atau 114 % dari prognosa pengadaan tahun 2008 sebanyak 2,805 juta Ton. Jumlah pengadaan tahun 2008 tersebut merupakan rekor terbesar selama berdirinya Perum Bulog dan diharapkan tahun 2009 ini jumlah pengadaan dapat memecahkan rekor tahun 2008."

"Proses peningkatan produksi dan pengadaan beras tahun 2007 sebesar 36.123.499 Ton (4,96%), 1.765.986 Ton (23,14%); tahun 2008 sebesar 38.259.431 Ton (5,91%), 3.204.559 Ton (81,46%); tahun 2009 38.691.764 Ton (1,13%), 3.800.000 Ton (18,58%). Tahun 2009 ini Perum Bulog siap ekspor beras di antaranya negara yang sudah meminta kepada pemerintah Indonesia; Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam serta Timor Leste," ujar Mustafa Abubakar lebih lanjut.

Realisasi pengadaan hingga 6 Mei 2009 mencapai 1,84 juta Ton setara beras. Rencana Pengadaan beras tahun 2009: Jawa sebesar 2.325.000 Ton serta luar Jawa sebesar 1.475.000 Ton.

HUT Ke 42 Bulog di Makassar Diperingati Secara Sederhana

Perayaan HUT Bulog Ke 42 Tahun 2009 di Makassar dilaksanakan didepan kantor Bulog Sulsel, sebagai Irup Kabulog Sulsel, Herman Agus Machmud. Sejumlah Pejabat Pemerintah Provinsi Sulsel akan hadir dalam acara yang cukup sederhana ini, dan sebelum puncak acara ini telah dilangsungkan acara gerak jalan santai bersama keluarga Pegawai dilingkup Kantor Bulog se Sulsel. (Saputra/Andi Ahmad)





Selengkapnya...

Kapolwil Tetapkan Tersangka Penembak Warga Sipil di Maccini Makassar

Kapolwiltabes Makassar Minta Warga Jangan Terprovokasi



Makassar, Kabar News-Perang kelompok yang pecah di Perbatasan Kampung Karuwisi dan Maccini, Makassar, Tanggal 3 Mei lalu, yang menyebabkan meninggalnya Herman Boy, korban penembakan aparat kepolisian, sudah memasuki tahap pemeriksaan. Terkuak hasil rekontruksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP), jika pelaku penembakan Briptu A. Adi Alma.
Hal tersebut dipaparkan Kapolwiltabes Makassar, Kombes Pol. Burhanuddin Andi yang didampingi oleh Kabid Humas Polda SulselBar, Kombes Pol. Hery Subiansuri dan Dirserse, Kombes Idris Kadir serta sejumlah perwira di jajaran Mapolwiltabes Makassar, saat menggelar jumpa pers, Senin (11/5) di ruang rapat Polwiltabes Makassar.

“Setelah melakukan pemeriksaan dan uji Labfor terhadap senjata yang dipegang oleh 3 anggota di lapangan, telah diidentikkan jika muntahan peluru yang bersarang di punggung sebelah kiri korban,” ucap Burhanuddin Andi.

Namun sebelum Herman Roboh diterjang timah panas, Brigpol Paulus, melakukan tembakan peringatan sebanyak 2 kali. Setelah itu, Paulus menyerahkan senjatanya ke A. Adi dan melepaskan tembakan yang mengarah ke korban dengan jarak sekitar 20 meter.

“Demikian berdasar dari uji balestik yang dilakukan menunjukkan peluru yang bersarang dipunggung Herman dan bersarang dijantungnya, disebabkan muntahan peluru senjata reflover yang dipegang oleh A. Adi,”tambah Kapolwiltabes Makassar.

Oleh karena itu, Briptu A. Adi Alma yang sudah ditetapkan sebagai tersangka (Tsk), berdasarkan keterangan sejumlah saksi, akan dikenakan Pasal 359 tentang kelalaian yang menyebabkan kematian orang lain, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan kemungkinannya akibat kelalaian ini tsk belum tentu dipecat. (Zulkifli/Andi Ahmad))

Selengkapnya...

Potensi Kerugian Rp 12 Triliun Setahun

Terkait Penyelundup Berkeliaran di Laut Indonesia



Jakarta, Kabar News-Angkatan Laut melakukan operasi penindakan di wilayah perairan Indonesia. Menurut Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Tedjo Edhy Purdijatno sepanjang 2008 terdapat 46 kali pelanggaran di wilayah Indonesia.

"Potensi kerugian yang dapat diselamatkan kurang lebih Rp 12 triliun," kata Tedjo Edhy dalam Seminar Nasional bertema 'Membangun Kejayaan Maritim Indonesia' di Hotel Nikko, Jakarta, Rabu 25 Februari 2009.

Angkatan Laut, tambah dia, telah memeriksa 2.175 kapal, 561 diantaranya diperkarakan. "TNI AL telah memberikan kontribusi kepada negara elalui putusan pengadilan berupa denda atau perampasan barang bukti sitaan sebesar Rp 59.561.566.747," tambah dia.

Rinciannya, kegiatan illegal fishing 63 kasus, illegal logging 14 kasus, illegal mining dan kasus lainnya 39 kasus.

Vivanews melansir. TNI AL tak sendirian mengamankan laut. Berdasarkan peraturan perundang-undangan, tambah Tedjo, ada 12 insitusi yang berhak menangani penegakan keamanan di laut sesuai dengan kewenangannya masing-masing.

Disebutkan Tedjo, Bakorkamla, kepolisian, bea dan cukai Departemen Keuangan, direktorat jenderal perhubungan laut De[artemen Perhubungan, Departemen Kelautan dan Perikanan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, direktorat jenderal imigrasi, kementerian lingkungan hidup, departemen kehutanan, departemen pendidikan nasional, dan departemen kebudayaan dan pariwisata, punya kewenangan serupa. "Itu tumpang tindih," kata dia.(Saputra)
Selengkapnya...

SBY: Jalan Baik Bila Demokrat-PDIP Berkoalisi



Jakarta, Kabar News-Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, membenarkan adanya komunikasi politik partainya dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Namun belum ada kesepakatan koalisi dengan partai oposisi pemerintah itu.

"Benar bahwa saat ini tengah dilakukan komunikasi politik Partai Demokrat dengan PDI-P, sebagaimana kami melakukan komunikasi dengan partai lain," kata Yudhoyono dalam sambutan syukuran kemenangan Demokrat dalam Pemilu di kediamannya Puri Cikeas, Bogor, Minggu 10 Mei 2009.
Dia menjelaskan pembicaraan terus dilakukan dan berlangsung saling menghormati. Menurut dia dalam komunikasi tersebut terdapat jalan yang cukup terbuka dalam membangun kepentingan bangsa. "Saya harapkan semua memahami. Yang penting koalisi dibangun atas landasan platform, demokrasi. Koalisi di pemerintahan dan parlemen," katanya.

Dia mengatakan komunikasi itu sama dengan yang dilakukan Demokrat dengan PKS, PKB, PPP, dan PAN yang saat ini sudah mengarah terbangunnya koalisi. SBY bahkan menyindir lawan politiknya bahwa Demokrat tidak ingin terlihat sibuk, namun yang penting dibangun dengan suasana tenang. "Kami memang tidak ingin super sibuk di layar televisi. Yang penting tenang dari pada gaduh," katanya,seperti dikutif vivanews.

SBY bahkan menjelaskan pernyataannya dulu ketika ditanya wartawan apakah Demokrat mempunyai kemungkinan berkoalisi dengan PDI-P. Waktu itu SBY menjawab dalam politik semuanya dapat terjadi. "Jawaban saya waktu itu memang hampir pasti Mega dan saya akan berkompetisi kembali. Tentu ada yang berhasil dan tidak. Setelah kompetisi usai anak bangsa mempunyai niat yang baik membangun negeri hanya Allah yang tahu."

Dia mengatakan jika nanti Demokrat dan PDI-P dapat melakukan rekonsiliasi dan bersama-sama membangun negeri, hal itu merupakan jalan yang baik. "Saya memohon bimbingan agar apapun yang dapat dilakukan bersama, itu baik untuk rakyat, negeri, sejarah, dan masa depan kita," tuturnya.(Saputra)

Selengkapnya...

Taman Laut Bunaken Manado yang Nyaris Jadi Legenda

Liputan World Ocean Conference 2009 di Manado



Manado, Kabar News - Keindahan terumbu karang di Taman Laut Bunaken sudah jauh berkurang dibanding dulu. Banyak koral yang rusak dan mati. Berharap kegiatan seperti World Ocean Conference (WOC) dan Coral Initiative Triangle (CTI) bisa menghasilkan sesuatu yang nyata, tak hanya seremoni.

Perjalanan Rombongan Peserta WOC dari salah satu dermaga di Boulevard, Manado, Sejumlah rombongan menyewa perahu bermotor satu. Perahu yang di tengahnya ada 2 kaca yang bisa diturunkan untuk melihat keindahan taman laut ini memuat sekitar 20 orang.

Tarifnya, sebenarnya antara Rp 850 ribu hingga Rp 1 juta. Namun, rombongan kami yang berjumlah sekitar 6 orang itu bisa mendapatkan harga Rp 750 ribu. Itu untuk pulang-pergi Bunaken-Manado dengan waktu yang bebas tak terbatas.

Alternatif lain, bisa saja menumpang perahu serupa yang tidak di-charter, alias untuk umum. Bayarnya jauh lebih murah, Rp 10 ribu. Tapi harus ekstra sabar karena ngetemnya lama.

Kamis itu, kami berangkat pukul 10.00 WITA. Cuaca yang cukup cerah membuat kami menikmati perjalanan sekitar 45 menit ke lokasi taman laut. Di kejauhan terlihat Gunung Manado Tua dan Pulau Bunaken di sebelahnya.

Sampai di spot taman laut yang kesohor itu, kaca pun diturunkan. Menurut operator perahu motor kami, Ridwan Maila, spot yang kami lihat ini adalah spot Likuan 2.

"Spotnya banyak sih. Ada Pangalisan yang bagus, tapi dari sini kita harus muter lagi," ujar Ridwan,seperti dikutif detikcom.

Saat melihat bawah laut, terbersit rasa prihatin. Tampak tak sedikit terumbu karang yang rusak atau mati. Penampakannya seperti gunung kapur yang gersang.

Detikcom bisa membandingkan, karena 15 tahun lalu, saat mengunjungi tempat ini taman lautnya sangat indah tak terkata. Belum tampak terumbu yang mati, semua koralnya berwarna-warni.

"Terumbu karang itu bisa rusak karena dibom. Kadang-kadang penduduk setempat bisa menginjak karang saat air surut. Saat air surut karang sampai terlihat dan menjadi pemecah ombak," jelas Ridwan, yang sudah 7 tahun menjadi operator perahu motor ini, menjelaskan kenapa terumbu karang itu bisa rusak.

Tapi untunglah masih ada terumbu yang hidup, tempat bersembunyi dan bermain ikan-ikan dan biota laut lainnya. Ridwan menambahkan, setelah Bunaken menjadi tempat wisata, hal-hal yang menghancurkan terumbu karang itu sudah dilarang.

Saat sampai di Pulau Bunaken dan menikmati air kelapa muda sejenak, tawaran rekan untuk ber-snorkelling sangat menggoda sehingga tak bisa dilewatkan. Tak usah risau jika tak membawa baju renang.

Di Pulau Bunaken tersedia persewaan snorkelling dan diving. Untuk fin (kaki katak) plus masker bisa
disewa dengan harga Rp 60 ribu, wetsuit alias pakaian selam Rp 50 ribu, live jacket atau pelampung dikenai tarif Rp 10 ribu, dan underwater atau perlengkapan menyelam (diving) disewakan dengan harga Rp 250 ribu.

Kami pun berangkat ke spot tempat snorkelling. Begitu nyemplung, mata saya pun tak bisa berpaling memandang taman laut yang terkenal itu.

Dari koral-koral yang hidup, banyak sekali ikan-ikan hias yang berlalu lalang. Seperti ikan badut (clown fish) ala 'Nemo', dan ikan-ikan hias lainnya beraneka warna.

Jika berharap ikan-ikan itu mau mendekat, pegang saja biskuit, mereka bakal menyambar satu persatu.

Roi, nahkoda perahu motor kami yang ikut bersnorkeling menunjukkan ikan napoleon yang berenang di palung laut. Lantas, dia menggamit tangan saya dan mengajak menyusuri spot yang terumbu karangnya masih bagus.

Koral berwarna hijau, kuning, ungu, merah seperti pelangi di dalam laut. Selain melihat ikan hias, saya juga melihat teripang dan bintang laut beraneka warna. Aduhai indahnya!

Roi, yang sudah sejak 20 tahun lalu menjadi guide tamu di Bunaken, mengambilkan bintang laut berwarna biru keunguan yang menempel di koral. Dia pun memberikan bintang laut itu pada saya.

Sebagai manusia urban, saya tentu takjub bisa memegang bintang laut yang bagus sekali warnanya, sebelum saya lepaskan lagi ke laut. Pun dia mengambilkan saya kerang, yang menjadi bahan kerajinan penduduk setempat.

Terik matahari yang bisa membuat kulit gosong pun tak terhiraukan, padahal saat itu pukul 13.00-15.00 WITA. Tak cukup 2 jam memang menikmati pemandangan bawah laut itu.

Kalau mau memperpanjang menginap di Pulau Bunaken, penduduk setempat menyediakan resor. Satu kamar berisi satu tempat tidur double dan kamar mandi dalam. Harganya cukup terjangkau, Rp 175 ribu per malam.

"Itu sudah mendapat makan pagi, siang dan malam. Tiga kali," ujar Viki salah satu penjaga resor.

Oh ya, menjelang event WOC yang berlangsung 11-15 Mei nanti, penduduk setempat pun tampak antusias menyambut. Tak hanya resor tempat penginapan yang diperbaiki, kamar bilas dan WC pun dicat ulang. Terbukti dengan warna yang masih mengilap dan bau cat yang menyengat.

Rencananya, sekitar seribu penyelam akan menyelam massal di Bunaken ini, masih berkaitan dengan even WOC.

Melihat keindahan dan potensi TNL Bunaken itu, siapa pun tak akan rela jika tempat itu rusak dan harus menjadi legenda suatu saat nanti. Berharap WOC dan CTI yang akan berlangsung 11-15 Mei bisa menghasilkan suatu yang nyata untuk menyelamatkan terumbu karang dan semua biota laut. Tak hanya di Bunaken, tapi juga di seluruh dunia.(Budianto/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Ingin Sampaikan Pesan Alternatif, Warga Sipil Disegel Tendanya

Liputan World Ocean Conference 2009 di Manado



Jakarta, Kabar News- Niat Forum Keadilan, Kelautan dan Perikanan (FKPP) tadinya adalah menyampaikan pesan alternatif dari acara World Ocean Conference (WOC) di Manado. Namun, tanpa ba-bi-bu tenda di arena yang mereka dirikan di Malalayang, Manado diobrak-abrik dan disegel polisi.
Seperti dikatakan Kepala Departemen Penguatan Regional Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Eksekutif Nasional dan juru bicara FKPP Erwin Usman, Minggu (10/5/2009) sedianya acara FKPP itu berlangsung hari ini pukul 07.00 WITA di suatu lapangan dekat RS Prof Dr RD Kandou, Malalayang, Manado, Sulawesi Utara,seperti dikutif detikcom.

FKPP akan mengadakan acara ini mulai hari ini hingga tanggal 17 Mei 2009. Tujuannya, menyampaikan pesan alternatif selain pesan dari WOC dan Coral Triangle Initiative (CTI).

"Acaranya workshop, seminar, acara publik, pameran budaya seperti kerajinan nelayan hasil laut, acara ini dari perspektif nelayan tradisional. Kalau itu (WOC) adalah perspektif dari pemerintah, pebisnis dan korporasi. Acara kita damai kok, nggak ada pawai, kegiatan kita statis," ujar Erwin.

Salah satu acara FKPP adalah Kongres Nelayan Nasional Indonesia. Peserta kegiatan yang diadakan FKPP, berasal dari 20 negara. Sebagian peserta itu juga diundang dalam even WOC.

"Masyarakat berhak mendapat pesan lain selain yang dari WOC. Biar mereka yang memilih," imbuhnya.

Nah, lapangan yang sudah disewa FKPP itu pada Sabtu 9 Mei 2009 sore, menurut Erwin, diobrak-abrik polisi dai Polwiltabes Manado dan Pemkot Manado. Menurutnya, polisi belum bisa mengatakan alasan yang jelas.

"Padahal kami menentukan tempat itu sudah berdiskusi dengan Kesbang (Kesbang Linmas) dan Polwiltabes. Mereka menawarkan beberapa tempat untuk kami pilih," jelasnya kesal.

Mengenai surat izin kegiatan, Erwin mengatakan sudah mengajukannya ke Mabes Polri sejak 28 April 2009 ditandatangani oleh Direktur Eksekutif Walhi Pusat Berry Nahdian Forqan. Surat itu juga ditembuskan ke Kesbang Linmas Manado, Polda Sulawesi Utara (Sulut) dan Polwiltabes Manado.

"Tanggal 7 Mei 2009, Kesbang sudah kasih izin. Dan tanggal 8 Mei surat izin dari Polwiltabes keluar. Namun, kemarin (9 Mei 2009) surat itu dicabut tanpa memberikan kopinya atau tembusannya," ujarnya.

Erwin mengatakan saat menyerahkan surat izin, pihaknya tak menerima Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP). Surat permintaan izin pun dikirim kembali melalui fax ke Mabes Polri pada tanggal 8 Mei malam. Namun, Polri tak juga mengeluarkan STTP.(Budianto/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

2009, Program Khusus Jamsostek Wilayah I Sumbar Meningkat

Kabid Program Khusus Taslim Jamal SE.(foto: Humas)

Medan, Kabar News-Tahun 2009, alokasi dana yang diperuntukan bagi pengembangan program khusus (Progsus) PT Jamsostek (Persero) Wilayah I meningkat dibanding tahun sebelumnya. Jika tahun 2008, dana progsus dialokasikan sebesar Rp 13,3 miliar lebih, tahun 2009 ini meningkat menjadi Rp 14,1 miliar lebih. “Secara keseluruhan alokasi dana progsus Jamsostek Wilayah I untuk tahun 2009 meningkat dibanding tahun sebelumnya. Hanya saja, peningkatannya tidak begitu besar,” jelas Kepala PT Jamsostek Wilayah I Dr H Mas’ud Muhammad melalui Kabid Program Khusus Taslim Jamal SE yang turut didampingi Humas Jamsostek Sanco Simanullang ST MT, Selasa (5/5) di kantor Jamsostek.
Dana progsus itu, lanjut Taslim dibagi dalam dua progam yakni, untuk Program Bina Kemitraan dan Lingkungan (PKBL) serta Dana Peningkatan Kesejahteraan Pekerja (DPKP). Untuk tahun 2009 ini, dana PKBL sedikit meningkat dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2009 ini dialokasi sebesar Rp 3,6 miliar lebih, tahun sebelumnya hanya Rp 2,5 miliar lebih.


Namun tidak demikian dengan DPKP. Untuk tahun ini, ada sedikit penurunan dibanding tahun sebelumnya. Karena ada pengurangan alokasi dan penghapusan beberapa program yang dinilai kurang efektif. Dan dana tersebut kemudian dialokasi ke progam yang lebih bermanfaat. “Tahun ini dana DPKP dialokasikan hanya sebesar Rp 10,4 miliar lebih, sementara di 2008 sebesar Rp 10,7,” jelas Taslim.

Dikatakan Taslim, alokasi dana DPKP itu secara prosedur memang diperuntukkan bagi para peserta jamsostek. Baik berupa bantuan pinjaman maupun bersifat hibah. Khusus untuk bantuan yang bisa digunakan oleh peserta jamsostek secara langsung yang bersifat bergulir di antaranya, Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), koperasi karyawan dan provider pelayanan kesehatan.

Sementara untuk hibah, dana digunakan untuk renovasi Unit Gawat Darurat (UGD), renovasi rawat inap, bantuan ambulance, peralatan kesehatan, kesehatan cuma-cuma maupun untuk Pusat Pelayanan Kesehatan (PPK) Tingkat I. Dan tahun ini, dana untuk peralatan kesehatan, renovasi UGD dan rawat inap sudah ditiadakan.

Untuk bantuan yang tidak bergulir, dialokasikan untuk pendidikan dan bea siswa bagi anak para pekerja yang tercatat sebagai peserta jamsostek. “Dari dana DPKP ini juga jamsostek mengalokasikan bantuan PHK, KPR dan BLK,” jelasnya.


80 Persen Dana Dialokasikan

Untuk program PKBL, hampir 80 persen dana dialokasikan bagi para mitra jamsostek. Bagi para mitra jamsostek yang merasa kesulitan memajukan bidang usaha dan terbentur dana bisa mendapat pinjaman, namun harus melalui prosedur yang ditetapkan jamsostek.
Khusus untuk kemitraan, dana yang dapat dipinjam untuk sektor perindustrian, perdagangan, pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, jasa dan kemitraan lainnya.

Di program ini juga, jamsostek tetap mengalokasikan dana untuk hibah, berupa bantuan kemitraan yang diperuntukan di bidang pendidikan dan latihan, bantuan pemasaran dan promosi. Sementara untuk lingkungan, telah dialokasikan bagi para korban bencana alam. Selain itu dialokasikan pula untuk pendidikan dan latihan, peningkatan kesehatan, sarana umum, sarana ibadah dan pelestarian alam.

“Dari keseluruhan dana itu, kita sudah alokasikan ke kantor-kantor cabang jamsostek se-Wilayah I meliputi Sumbar, NAD dan Sumut. Dan mereka juga sudah mendistribusikannya ke sektor dan program yang sudah ada posnya,” ujar Taslim.

Salah satunya, bantuan bea siswa yang disalurkan kepada anak peserta jamsostek yang berprestasi dan sudah diserahkan bersamaan dengan peringatan Hardiknas, baru-baru ini.(Saputra)bisnis_andi@yahoo.com.

Selengkapnya...

Bupati Tapanuli Utara Instruksikan Pelaksanaan Program Jamsostek

Tapanuli, Kabar News-Bupati Tapanuli Utara telah mengeluarkan instruksi pelaksanaan program jaminan sosial tenaga kerja (jamsostek) di daerah berpenduduk 262.642 jiwa yang mengandalkan pertanian sebagai mata pencaharian utama penduduk, yaitu berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor : 52 Tahun 2009 tentang pembentukan Tim Koordinasi Fungsional pengawasan pelaksanaan program Jamsostek dilingkungan pemerintah daerah Kabupaten Tapanuli Utara. Demikian dikatakan Kepala Cabang PT. Jamsostek (Persero) Pematang Siantar Sayed Ardhon melalui Humas Kanwil I Sanco Manullang ST MT, jumat, di Medan.
”Tim tersebut melakukan pembahasan bersama dengan PT. Jamsostek Pematang Siantar tentang upaya sosialisasi manfaat program jamsostek yang terdiri dari jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan hari tua (JHT), jaminan kematian (JK) dan jaminan pemeliharaan kesehatan yang merupakan kebutuhan normatif bagi setiap pekerja,”tandasnya.

Sebagai langkah awal kegiatan penyuluhan, kata Sayed yang juga pernah memimpin Cabang NAD Banda Aceh itu, Bupati Tapanuli Utara telah menerbitkan Instruksi Nomor : 79 Tahun 2009 tentang penegasan penyelenggaran program jaminan sosial bagi tenaga kerja formal, tenaga kerja luar hubungan kerja, tenaga kerja perseorangan dan tenaga kerja jasa konstruksi serta wajib lapor ketenagakerjaan di Kabupaten Tapanuli Utara.
Menurut Bupati meminta kepada setiap perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja minimum 10(sepuluh) orang, atau membayar upah seluruhnya paling sedikit satu juta rupiah perbulan, dan juga kepada para kontraktor pembangunan jasa konstruksi untuk dengan sungguh-sungguh melaksanakan program jamsostek sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor : 3 Tahun 1992 jo Peraturan Pemerintah Nomor : 14 Tahun 1993,seperti dilansir dalam siaran pers kepada Kabar News.

Menurut Mantan Pimpinan cabang Lhokseumawe itu mengutip pernyataan Bupati, untuk kelancaran pelaksanaann program jamsostek yang telah diatur berdasarkan seperangkat peraturan pemerintah, agar tim yang telah terbentuk bersama-sama dengan pimpinan SKPD dan Asosiasi Pengusaha Dan Tenaga Kerja dalam wilayah Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara serta Pimpinan Bank Sumut Cabang Tarutung, Bank Pemerintah dan Bank Swasta lainnya, Pimpinan BUMN / BUMD atau badan serta lembaga-lembaga lebih proaktif dan wajib. ”Saatnya dilakukan pengawasan terhadap kelancaran proses kepesertaan pengusaha dan tenaga kerja dalam program jamsostek, juga tertib administasi kepesertaan,” tandasnya.

Dalam instruksi itu, Bupati minta PT. Jamsostek ( Persero ) Kantor Cabang Pematang Siantar yang membawahi wilayah Kabupaten Tapanuli Utara, serius secara terus menerus mensosialisasikan manfaat program jamsostek bersama-sama dengan tim terkait lainnya. ”Berikan pelayanan terbaik kepada setiap peserta baik pekerja formal maupun informal, kepada tenaga kerja luar hubungan kerja yang tidak mempunyai hubungan kerja dengan majikan dan kepada tenaga kerja perseorangan seperti pertokoan serta tenaga kerja yang bekerja di sektor kontraktor pembangunan jasa konstruksi,” ungkapnya.

Sementara itu Asisten II Setda Tapanuli Utara Drs. H.P. Marpaung yang ditunjuk selaku Ketua Tim Koordinasi Fungsional pelaksanaan Program Jamsostek untuk wilayah Kabupaten Tapanuli Utara berharap agar anggota tim KF itu, maupun pihak-pihak lain, termasuk pimpinan perbankan dan asosiasi pengusaha serta para kontraktor pembangunan, pimpinan perusahaan untuk benar-benar mengawasi pelaksanaan program jaminan sosial tenaga kerja. ”setiap pekerja harus memperoleh perlindungan jaminan sosial sebagai kebutuhan normatif sehingga kesejahteraan tenaga kerja dan keluarganya meningkat,” tukas Marpaung.

Ajakan tersebut disambut baik Kepala Cabang Bank Sumut Tarutung, Hutapea. ”kita akan membantu kelancaran pelaksanaan program jamsostek di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara sesuai instruksi bupati tersebut, secara khusus, untuk pelaksanaan program jamsostek di sektor jasa konstruksi yang sudah diatur dengan Surat Keputusan Gubernur Nomor 560/1046.K/Tahun 2004,” kata Hutapea.

Kepala Kantor Cabang PT. Jamsostek (Persero) Pematangsiantar Sayed Ardhon menyatakan pihaknya siap melaksanakan instruksi Bupati. ”Kami dan tim siap melakukan sosialisasi manfaat program jaminan sosial tenaga kerja bagi perusahaan dan tenaga kerja dalam wilayah operasional kami khususnya Kabupaten Tapanuli Utara. Kami mohon agar Tim Koordinasi Fungsional mendukung kami. Tak terlepas instansi terkait lainnya, kami sangat membutuhkan dukungan mereka agar pelaksanaan program Jamsostek dapat berlangsung dengan baik di daerah itu. Kepada pengusaha kami minta, silahkan tidak segan segan menghubungi kami,” tandas pria yang pernah menjadi kepala Cabang Meulaboh itu.(Saputra) bisnis_andi@yahoo.com.

Selengkapnya...

GKPI Sambut Hangat Program Jamsostek di Sumut



Medan. Kabar News- Pimpinan Pusat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) yang memimpin gereja GKPI di Indonesia sekitar 1173 gereja dengan sekitar 365.000 jiwa menyambut tawaran hangat program jamsostek di gereja tersebut dan menyatakan tertarik dengan tawaran jaminan sosial yang diberikan PT Jamsostek untuk melindungi para “pelayan Tuhan” dari berbagai resiko social seperti kematian, kecelakaan dan sakit. Hal itu dikatakan , Bishop Pdt. Dr. M.S.E. Simorangkir saat menerima rombongan DPD GAMKI Sumut beserta PT Jamsostek (Persero) cabang Pematang Siantar, Kamis(7/5) di Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Pematang Siantar.
”Kita menyadari bahwa para Pendeta dan Sintua memiliki resiko ketika melayani ke Gereja dan jemaat. Tawaran Jamsostek seperti Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian sangat diperlukan para hamba Tuhan. Sangat mendesak bagi seluruh pelayan GKPI,” tandas Bishop didampingi Sekretaris Jenderal GKPI Pdt. M. Simamora, Ka. Biro I Pdt. T. Simanjuntak, dan sejumlah pimpinan GKPI. Demikian siaran Pers Humas Jamsostek Wilayah I Sumut.

Untuk itu, ke depan, katanya, pihaknya bermaksud merealisasikan kerja sama pemberian jaminan sosial ini, namun terlebih dahulu harus dirapatkan dengan pengurus gereja secara lengkap . “Kita akan segera memberikan jawaban atas tawaran ini, dan kita sangat tertarik. Untuk itu akan kita bawakan kedalam rapat” tukas Bishop.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen (DPD-GAMKI) Sumut Ir. Ronald Naibaho MSi yang memfasilitasi sosialisasi Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja itu mengatakan bahwa kegiatan ini adalah tindak lanjut MoU Jamsostek-GAMKI yang sudah ditandatangani di Kanwil I Jamsostek beberapa waktu lalu. ”Sebelumnya Senin (27/4), sosialisasi Jamsostek telah berlangsung Sukses di Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Pematang Siantar yang diterima pucuk pimpinan GKPS. Kini dengan Pimpinan GKPI. Harapan kita, kegiatan ini dapat berlanjut ke gereja besar lainnya seperti HKBP, HKI, HKIP, GPI, GPdI, GBKP, dan gereja lain. Tujuan akhir adalah, semua pelayan gereja terlindungi,” pungkas Ronald bersemangat.

Ronald menyadari, perlindungan bagi pelayan keagamaan masih rendah. Padahal, katanya, para pekerja itu memberikan hidupnya dalam pelayanan. “Karena itu, GAMKI merasa bertanggungjawab secara mora dalam upaya meningkatkan jaminan sosial bagi pelayan seperti pendeta dan sintua di gereja,” terang Ronald yang didampingi lengkap unsur pimpinan DPD GAMKI Sumut seperti Sekum Jadi S Pane Spd, Lamsihar Rumabutar, Alpan Sihombing, Saut Saragih, Eduard Manik. Sementara dari DPC Pematang Siantar tampak hadir tokoh pemuda berkarakter kuat yaitu Ketua Feri Silalahi, Gunawan dan Komen Tampubolon.

Dikatakannya, institusi gereja GKPI dalam melayani jemaat memiliki resiko tinggi ketika sedang ‘marhobas’ menuju gereja, menuju rumah jemaat dan lainnya. “kita mohon agar pimpinan GKPI dapat mendaftarkan pelayannya menjadi peserta Jamsostek sebab dengan demikian akan meningkatkan motivasi mengabdi di gereja,” tandas mantan anggota DPRDSU tersebut.

Untuk itu, GAMKI yang bekerja sama dengan PT Jamsostek Cabang Siantar, Kamis (7/5), menggelar sosialisasi program yang diberikan perusahaan itu kepada pelayan yang bekerja di Gereja Kristen Batak Protestan Indonesia (GKPI). Saat sosialisasi itu, Jamostek menawarkan berbagai jamin sosial seperti jaminan hari tua, kecelakaan kerja, kematian dan kesehatan. Sosialisasi dilakukan di Aula Kantor Pusat GKPI di Jalan MH Sitorus. Hadir dalam sosialisasi, Kepala Cabang PT Jamsostek Siantar, Sayed Ardhon, Kepala Bidang Pemasaran Cabang Siantar, Gunawan, Kepala Bagian Program Khusus Kanwil I Taslim Djamal dan sejumlah staf. Sayed yang mantan Kepala Cabang NAD Banda Aceh menjelaskan bahwa PT Jamsostek merupakan perusahaan yang diberi wewenang menyelenggarakan program jaminan sosial. Di katakannya, jaminan itu diberikan kepada sektor formal dan informal. Sektor formal yaitu dunia usaha yang memberikan upah kepada tenaga kerja, sementara sektor informal yakni organisasi atau perseorangan.

PT Jamsostek, kata Sayed, mempunyai empat program jaminan sosial yakni jaminan kecelakaan kerja, jaminan kesehatan, jaminan kematian dan jaminan hari tua. Keempat program itu merupakan program wajib diikuti bagi sektro formal sebab merupakan hak normatif bagi tenaga kerja yang bekerja di dunia usaha. Sementara, sektor sektor informal ikut menjadi peserta Jamsostek dengan sukarela. ”Kegiatan ini merupakan dukungan terhadap gerakan Jamsostek yang dicanangkan Bapak Kakanwil, sehingga pekerja di lembaga keagamaan pun dapat terlindungi, dan seluruh masyarakat dilingkungan Wilayah operasional Cabang P Siantar tidak satupun yang tidak terlindungi Jamsostek,” tukas Sayed.

Sementara itu, Kabid Pemasaran, Gunawan, menjelaskan bahwa peserta yang mengikuti program Jamsostek akan mendapatkan manfaat yang besar. Dikatakannya, angsuran yang dibebankan kepada peserta sangat murah. Misalnya, untuk organisasi atau perkumpulan yang bergerak dalam jasa hanya akan dibebankan Rp 4500/bulan untuk program Jaminan Kematian. “Setelah ikut program jaminan kematian, jika peserta meninggal Jamsostek akan memberikan dana pertanggungan Rp 16,5 juta,” terangnya.

Gunawan juga menjelaskan kemudahan-kemudahan yang diperoleh Jamsostek jika peserta mendapat kecelakaan. Katanya, mulai ongkos angkut, biaya rumah sakit serta upah selama di rumah sakit akan menjadi tanggungan PT Jamsostek. Diinggatkannya, salah satu keunggulan pelayanan Jamsotek dibanding asuransi lain adalah peserta tidak dibebankan dalam biaya administrasi.(Saputra)bisnis_andi@yahoo.com

Selengkapnya...

Dukung Gerakan Jamsostek di Sumut, Jamsostek Kerjasama Universitas

Gubernur Sumatera Utara Minta Guru dan Dosen Dilindungi

PT Jamsostek (Persero) Wilayah I Sumbagut menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Dian Nusantara (UDNAS) Medan

Medan, Kabar News-Gerakan Jamsostek terus mengalir di Sumatera Utara. Kamis,(7/5) PT Jamsostek (Persero) Wilayah I Sumbagut menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Dian Nusantara (UDNAS) Medan. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara DR. RE Nainggolan, MM mewakili Gubernur Sumatera Utara mengatakan Gubsu sangat apresiatif terhadap program jamsostek dalam melindungi para tenaga kerja, termasuk sektor pendidikan.

“Karena itu, kita berharap PTS lainnya juga bisa meniru jejak UDNAS ini,” kata Gubernur. Menurut dia, penandatangan MoU ini sejalan dengan Undang-undang No. 3 tahun 1992 dan berkorelasi dengan Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang kewajiban memberikan perlindungan hukum, profesi serta keselamatan dan kesehatan kerja dalam menjalankan tugas sehari hari bagi Guru dan Dosen. ”Untuk itu diminta kepada pengusaha/yayasan pendidikan untuk memikul tanggung jawab secara moral dalam meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan Tenaga Kerja,” kata Gubsu. Demikian siaran pers Humas Jamsostek Wilayah I Sanco Manullang, Kamis(7/5).

Program jamsostek di sektor pendidikan yang masih minim telah memotivasi PT Jamsostek (Persero) Wilayah I Sumbagut mulai melirik para dosen, staf maupun pekerja di perguruan tinggi swasta untuk dapat menjadi peserta jamsostek. Dari ribuan universitas yang ada di wilayah pertanggungan PT Jamsostek (Persero) Wilayah I Sumbagut, Universitas Dian Nusantara (UDNAS) Medan menjadi kampus swasta pertama bersedia menjalin MoU dengan Jamsostek. Kesediaan menjadi peserta jamsostek itu semakin kokoh dengan dilakukannya penandatanganan kesepakatan kerjasama (Memorandum of Understanding) antara Kantor Wilayah I PT Jamsostek (Persero) yang ditandatangani oleh Kepala Kantor Wilayah I PT Jamsostek (Persero) dengan Rektor Universitas Dian Nusantara di aula Jamsostek.

Kepala Kantor Wilayah I PT Jamsostek (Persero) Dr H Mas’ud Muhammad MM mengungkapkan, penandatanganan yang dilakukan itu guna mewujudkan visi misi Gubernur Sumatera Utara agar rakyat tidak lapar, rakyat tidak sakit, rakyat tidak bodoh dan rakyat punya masa depan. “Jamsostek sangat mendukung visi dan misi Gubsu, dan visi misi itu juga masih sejalan dengan program jamsostek yang memberi perlindungan terhadap para pesertanya.


Diharapkan agar Jamsostek menjadi Gerakan di Sumut,” tegas Mas’ud di hadapan para undangan di antaranya Sekda Provinsi Sumut DR RE Nainggolan,MM, Direktur Utama Bank Sumut Gus Irawan SE, Ketua Yayasan UDNAS Yudhi Asta Apriza ST SE, anggota Komisi E DPRD Sumut Syukran Tanjung, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Suamtera Utara Rapoatn Tambunan SH MM, Ir. Salomo Perangin angin MKes, pimpinan perusahaan strategis, dan para Kacab Jamsostek di Wilayah I di antaranya, Kacab Tanjung Morawa Thamrin Saleh SE, Kacab Belawan Drs Pengarapen Sinulingga MM, Kacab Medan Arena Trijaya SE MM, Kabag Operasional Edy Syahrial, Kabag Umum dan SDM Sudirman Simamora, Ketua Panitia Ramdhoni dan lainnya.


Dengan MoU ini, lanjut Mas’ud, diharapkan dosen, administrasi, security dan seluruh pegawai yang berada di lingkungan kampus dapat menjadi model pelaksanaan jamsostek di perguruan tinggi. “Perguruan tinggi dengan misi yang diembannya Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, dan pengajaran, penelitian, pengembangan serta pengabdian kepada masyarakat seyogyanya memberi kontribusi yang fungsional menjawab permasalahan yang dihadapi masyarakat kehidupan kampus.

Rektor UDNAS Prof H Aldwin Surya SE MPd PhD mengungkapkan dengan kerjasama itu pihaknya berupaya memperhatikan kesejahteraan para dosen dan pegawai.

“Melalui kerjasama ini, UDNAS akan memberi kemudahan bagi masyarakat yang menjadi peserta jamsostek untuk kuliah di kampus kami,” katanya seraya menambahkan kerjasama ini merupakan gaung kemitraan antara jamsostek dengan UDNAS. “Semoga saja, kerjasama ini bisa memberi manfaat bagi semua orang,” tegasnya.

Koordinator Kopertis Wilayah I diwakili Drs Sederhana Sembiring MM mengatakan, kerjasama Jamsostek dengan UDNAS diharapkan dapat ditiru oleh PTS yang ada di daerah ini. “Kerjasama ini sangat relevan guna membantu dan melindungi para dosen dari resiko yang sudah menjadi pertanggungan jamsostek,” katanya.


Serangkaian dengan kegiatan itu, diserahkan Kartu Peserta Jamsostek (KPJ) kepada seluruh pegawai dan dosen UDNAS yang secara simbolis diterima tiga orang peserta. Sekda juga meresmikan peluncuran Website PT Jamsostek Wilayah I dengan alamat www.jamsostek1.com.

Humas Jamsostek Sanco Simanullang ST MT menambahkan, peluncuran website jamsostek bertujuan untuk lebih mensosialisasikan gerakan jamsostek. Karena di website itu, berisikan informasi mengenai pelaksanaan program jamsostek yang ada di Kanwil I.

“Kita sadar sepenuhnya, bahwa jamsostek tidak dapat bekerja sendirian untuk melindungi seluruh tenaga kerja. Dengan jaringan telekomunikasi global dan bisa dijangkau oleh siapa saja hal ini menjadi tidak terbatas, dan semua orang bisa mengakses jamsostek,” tandasnya.(saputra) bisnis_andi@yahoo.com.

Selengkapnya...

121 Negara Hadiri Konferensi Kelautan Dunia di Manado

Sekretaris Panitia : Habiskan Dana Sekitar Rp 380 miliar.



Manado, Kabar News-Penyelenggaraan Konferensi Kelautan Dunia (WOC) dan Pertemuan segitiga terumbu karang (Coral Triangle Initiative/CTI) di Manado, Sulawesi Utara telah menghabiskan dana sekitar Rp 380 miliar. "Sebagian besar dana itu adalah untuk pembangunan infrastruktur, sedang biaya penyelenggaraan hanya sekitar Rp 41 miliar," kata Indroyono Soesilo, Sekretaris Panitia Nasional WOC kepada pers di Manado, Jumat (8/5
Menurut Indroyono, alokasi dana pembangunan infrastruktur itu sebenarnya adalah program rutin lintas departemen untuk mendukung WOC dan CTI Summit.

Ia memberi contoh, dana pembangunan Bandara Sam Ratulangi diambil dari PT Angkasa Pura dan Dephub, demikian juga pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya dari Departemen PU. "Sedangkan biaya penyelenggaraannya sendiri hanya Rp 41 miliar, dimana Rp 30 miliar dari Departemen Kelautan dan Perikanan dan Rp 11 miliar dari Pemda Sulut," ujarnya,seperti dikutif kompas.

Karena pemerintah membangun infrastruktur, maka pihak swasta tertarik untuk berinvestasi seperti membangun hotel dan sarana serta fasilitas untuk wisata MICE (meeting, incentive, conference, exhibition). "Jumlah investasi swasta di Sulut menjelang dan terkait penyelenggaraan WOC ini telah mencapai hampir Rp 1,5 triliun," ujarnya.

WOC dan CTI Summit akan digelar di Manado tanggal 11-15 Mei 2009 dengan pusat kegiatan di Grand Kawanua Convention Hall yang akan diikuti oleh para pakar perikanan, kelautan dan lingkungan dari 121 negara serta sejumlah kepala pemerintahan.(Budianto Daud/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Amin- Syahrul Bertemu Dipelantikan Walikota Makassar

450 Wartawan Liput Pelantikan Walikota Dan Wakil Walikota Makassar

Wali Kota Makassar bersalaman dengan Gubernur Syahrul YL usai pelantikan di Lapangan Karebosi, Jumat(8/5). IASmo salam komando.

Makassar, Kabar News- Pelantikan Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin-Supomo Guntur (IASmo) di Lapangan Karebosi, Jumat (8/5), terasa sangat istimewa. Tidak hanya menjadi perhelatan wah di awal tahun ini, dihadiri ribuan undangan dari kalangan pejabat pusat, kepala daerah (pilkada), relawan sampai ketua RT/ RW se-Makassar.
Pelantikan juga menjadi ajang pertemuan para tokoh. Mantan Gubernur Amin Syam bertemu Syahrul. "Oh semuanya lihat. Beliau juga cipika-cipiki," kata Kabag Humas dan Protokol Pemprov Sulsel Jufri Rahman.

Saat menyampaikan sambutan tertulis, secara khusus menyapa Amin. "Secara khusus yang saya hormati bapak Amin Syam bersama ibu," kata Syahrul di awal sambutan.

Sedangkan Amin mengaku sudah pernah bertemu dengan Syahrul sebelumnya.

Terima kasih. Sudah ketemu mi," kata Amin sebelum meninggalkan Karebosi.
Pelantikan ini juga mempertemukan para Istri Ayunsri Harahap dan Apiaty Kamaluddin di pelantikan Tim Penggerak (TP) PKK dan Pengurus di ruang pola balai kota.

Ayunsri duduk di panggung utama sedangkan Apiaty duduk di barisan kursi terdepan sudut paling kanan ruang pola. Usai memberikan selamat kepada Ketua TP PKK Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham keduanya juga bertemu.

Proses pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara pelantikan, dan pelantikan Ilham-Supomo oleh Syahrul. Ilham menggantikan Andi Herry Iskandar yang menjabat sebagai wali kota definitif sekitar tujuh bulan.


Gubernur berkata pelantikan IASmo merupakan prosesi terakhir dalam pelaksanaan pilkada di 12 kabupaten/ kota Se-Sulsel sepanjang 2008,seperti dikutif tribun.


Rapat paripurna istimewa pelantikan IASmo dibuka Ketua DPRD Makassar Ince Adnan Mahmud
- Sekretaris Dewan Nuraeni Makmur membackan keputusan mendagri
- Prosesi pelantikan diwarnai sorak sorai ribuan simpatisan dan relawan
- Di bawah panggung utama dipadati ribuan orang yang mayoritas mengenakan pakaian berwarna orange. Relawan meluber hingga pinggir panggung.
- Mantan calon wakil wali kota, pesaing IASmo, Adil Patu, juga hadir.
- Syahrul berpesan kepada IASmo untuk menjadikan kota ini center poin of Indonesia (CPI) serta menanggulangi masalah perkotaan sebagai ibu kota Sulsel.
- Ilham mengaku setelah dilantik akan merenungi nasib. "Saya akan meninggalkan privasi saya. Keluarga dan lain sebagainya. Selama 10 bulan tidak menjabat saya bisa happy bisa bersama keluarga. Tetapi mulai hari ini (kemarin) inna lillahi wa inna lillahi rajiun,"katanya.
- Akan dilakukan pelantikan serentak untuk seluruh jabatan untuk mengisi sekitar 900 struktur jabatan dalam tempo 100 hari. Lebih cepat lebih baik.

- Digelar di panggung lapangan Karebosi, panggung terbesar di KTI
- Undangan 6.000, yang hadir ditaksir 11 ribu orang
- Dijaga sekitar 5.000 petugas keamanan gabungan, dan dijamu mahasiswa IPDN
- Dihadiri deretan tokoh penting hingga menteri hingga ketua RT/ RW Se-Makassar
- Anggaran hingga Rp 300 juta
- Ucapan selamat berupa karangan bunga dan pot mencapai 1.000 item di enam tempat; Karebosi, balaikota, Rumah Jabatan Wali kota dan wakil wali kota, dan kediaman Ilham dan Supomo
- Wartawan/kameramen, fotografer, reporter, peliput terdaftar 250 orang, yang hadir mencapai 450 orang

* Andi Mattalatta (MenkumHAM/ Ketua DPP Golkar) * Ahmad Tanribali Lamo (Dirjen Kesbangpol Depdagri RI) * Malkan Amin (Anggota DPR RI) * Anwar Adnan Saleh (Gubernur Sulbar) * Irjen Polisi Mathius Salempang (Kapolda Sulsel) * Laksamana Pertama Ignatius Dadiek (Komandan Lantamal VI) * Amin Syam (Ketua Koni Sulsel) * M Roem (Ketua DPRD Sulsel) * Zoerman Manap (Ketua DPRD Provinsi Jambi) * KH Sanusi Baco (Ketua MUI Sulsel) * Erwin Aksa (Ketua BPP Hipmi) * Malik B Masri (mantan Wali kota ) * Halim Kalla (pengusaha) * Prof Dr Idrus Paturusi (Rektor Unhas) *, Prof Dr Aris Munandar (Rektor UNM) * Prov Dr Azhar Arsyad (Rektor UIN) * Prof Dr Natsir Hamzah (Rektor UMI)(Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Polisi Geledah Kantor KPK



Jakarta, Kabar News-Polisi telah memeriksa kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jl. HR Rasuna Said, Jakarta Selatan untuk mencari bukti-bukti yang berkaitan dengan keterlibatan ketua KPK nonaktif, Antasari Azhar. Pencarian barang bukti tersebut luput dari perhatian media karena dilakukan Kamis (7/5) pagi tadi.

Pencarian bukti di kantor KPK tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ), AKBP Chryshnanda Dwi Laksana. "Pemeriksaan itu kan ya ada, mengecek situasi dan ke tempat-tempat yang lain. Namanya proses penyidikan itu memerlukan keterangan dan bukti-bukti yang lain. " kata Chryshnanda kepada wartawan, Kamis (7/4).eperti dikutif kompas

Namun, hasilnya masih dalam pendalaman. Chryshnanda juga tidak menjelaskan lebih jauh apa saja barang-barang yang diamankan polisi dari kantor KPK.

"Ya hasil-hasil yang diperoleh masih dalam proses penyidikan belum bisa disampaikan kepada publik. Jangan sampai malah justru ada interpretasi lain, " tandasnya.(Saputra)
Selengkapnya...

Pay TV Ilegal Makin Berani Go Public



Jakarta, Kabar New- Enam operator pay TV yang punya izin resmi jelas gusar melihat pasarnya terus digerogoti operator pay TV ilegal. Apalagi, dari yang dulunya sembunyi-sembunyi,
operator ilegal itu makin berani menampakkan dirinya ke hadapan publik.


Asosiasi Penyelenggara Multimedia Indonesia (APMI) sebagai lembaga yang menaungi operator pay TV resmi, sangat yakin kalau para 685 operator TV ilegal itu sadar
tindakannya selama ini sudah melanggar hukum.

"Namun sayangnya mereka cuek saja. Bahkan kini sudah berani tampil terang-terangan tampil di perumahan dan mal-mal dalam memasarkan layanan ilegalnya. Di mal,
contohnya, mereka berani pakai SPG (sales promotion girl) untuk menjual produknya," ujar Sekjen APMI Arya Mahendra Sinulingga dalam jumpa pers di FX Plaza, Jakarta, Kamis (7/5/2009)

Seluruh operator pay TV ilegal itu jika digabung jumlah pelanggannya bisa mencapai 1,4 juta pelanggan. Sejak hadir mulai 2002, pertumbuhannya terbilang sangat cepat
karena menawarkan harga yang sangat murah untuk ukuran biaya berlangganan pay TV. Pay TV ilegal menawarkan harga Rp 30 ribu, sementara pay TV resmi paling murah Rp 150 ribu.

"Kami sudah pernah melihat kartu berlangganannya, seperti kartu iuran uang SPP siswa sekolahan," sambung Arya.

Biar bagaimana pun, operator ilegal itu telah berhasil membangun pasar sedemikian besar. Pasar yang sejatinya bisa direngkuh operator pay TV resmi. Namun alih-alih
merangkul operator pay TV ilegal, APMI lebih memilih untuk membasminya.

"Instead merangkul, kami lebih suka membasmi mereka. Kami ingin mati-in mereka," kata Arya penuh sesumbar,seperti dikutif detikcom.

Untuk membunuh operator ilegal tersebut, APMI pun mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap penyelenggara televisi berbayar ilegal itu.
APMI sendiri mengaku sudah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian dan Komisi Penyiaran (KPI) Daerah.

"Harusnya pemerintah dan kepolisian yang bergerak, bukan kita saja," kata Arya. "Ditjen Postel dan SKDI dari Depkominfo juga harus bertindak, karena ini menyangkut
masalah pencurian frekuensi dan pencurian konten," tandas pria yang juga menjabat sebagai Corporate Secretary MNC Sky Vision itu.(Saputra)
Selengkapnya...

IIham - Supomo Resmi Pimpin Makassar Hari Ini

Pelantikan Walikota Dan Wakil Walikota Makassar Dihadiri 6000 Undangan

Laporan : Agus Salim/ Andi Ahmad- Makassar

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo membacakan Sumpah Jabatan sebagai Walikota dan Wakil Walikota Makassar, Ir. Ilham Arief Sirajuddin dan Drs. Supomo Guntur (foto: Agus Salim)


Makassar, Kabar New- Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo telah resmi melantik pasangan Wali Kota Makassar Terpilih Ilham Arief Sirajuddin dan Supomo Guntur (IASMO) di Lapangan Karebosi, Jumat (8/5).

Ilham akan menggantikan Andi Herry Iskandar yang menjabat sebagai wali kota sekitar tujuh bulan pasca pemilihan kepala daerah (pilkada) Oktober lalu. Ilham menjadi wali kota ke 26 dan akan menjabat hingga 2014.



Herry resmi meninggalkan balai kota sekitar pukul 15.30 wita. Sebelumnya, ponakan mantan Panglima ABRI alharhum Jenderal Jusuf ini mengikuti paripurna di DPRD Makassar dan memimpin apel sore.

"Ini perpisahan dalam jabatan formal sebagai wali kota. Tetapi saya tetap warga Makassar jadi kita bisa tetap berinteraksi dengan baik," kata Herry saat menyampaikan closing statemen di kediamannya, Jl Sungai Larian, kemarin. Ia menyempatkan menggelar acara santai di kediamannya kemarin.

"Selamat bekerja aja deh untuk melanjutkan pembangunan di Makassar," pesan Herry kepada Ilham yang akan memimpin pemerintahan di kota ini lima tahun ke depan.
Usai pelantikan di Karebosi, undangan akan bergeser ke balai kota untuk mengikuti pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Aliyah Mustika Ilham,seperti dikutif tribun.

Herry, Ilham, bersama Supomo, mengikuti gladi bersih di Karebosi petang kemarin. Sedangkan malam harinya Ilham mengikuti zikir di Masjid Maipa. Berdasarkan pantauan Tribun, area pelantikan sudah rampung.

Ketua Panitia Pelantikan Anis Kama menjelaskan pihaknya juga sudah mengantisipasi membludaknya undangan maupun warga yang ingin menyaksikan prosesi bersejarah ini.
Ia juga tidak menampik pelantikan ini menjadi salah satu perhelatan "wah". "Tetapi kita diuntungkan karena sudah ada space yang disiapkan. Jadi tidak memerlukan biaya terlalu besar," jelasnya. Pelantikan kali ini dikabarkan menelan anggaran hingga Rp 300 juta.

Prosesi ini bakal diikuti sekitar 6.000 undangan resmi. Tidak hanya pejabat penting, tim relawan, lurah, sampai ketua RT/RW Se-Makassar juga diundang untuk hadir.

Pada Pelantikan yang berlansung sekitar satu jam, sejumlah pejabat penting didaerah ini hadir termasuk Kapolda Sulselbar, Irjen Pol, Mathius Salempang, Gubernur Sulbar, H. Anwar Adnan Saleh, dan sejumlah mantan Gubernur Sulsel seperti H. Amin Syam dan Tanri Bali Lamo, jelas Kabag Humas Pemkot Makassar, Kasim Wahab.(Agusalim/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Demokrat Masih Juara, PDIP Salip Golkar


Jakarta, Kabar News- Rekapitukasi manual Komisi Pemilihan Umum terus berlangsung. Sampai dengan pukul 10.00 WIB, Kamis, 7 Mei 2009, tim rekapitulasi sudah menghitung 94.478.856 juta suara sah nasional.

Hasil sementara masih menunjukan dominasi Partai Demokrat dalam pemilihan umum legislatif 2009. Partai bernomor urut 31 itu mendapatkan 19.684.450 suara atau sekitar 20,83 persen. Di posisi kedua, bertenger Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dengan perolehan suara 13.772.506 atau sekitar 14,58 persen.

Perolehan PDIP menyalip perolehan suara Partai Golkar dengan selisih tipis. Menurut hasil perolehan sementara, Partai Golkar mendapatkan 13.553.085 suara atau 14,32 persen. Persaingan ketat terus terjadi antara sang banteng moncong putih dengan sang beringin.

Komisi Pemilihan Umum harus bekerja ekstra keras. Sebab, hari ini menjadi hari terakhir penghitungan suara. Sedangkan untuk Jumat-Sabtu, 8-9 Mei 2009, dijadwalkan penghitungan perolehan kursi partai politik,seperti dikutif vivanews.

Perolehan kursi itu yang nantinya menjadi dasar pemenuhan syarat partai untuk mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden, 20 persen kursi parlemen atau 25 persen suara.

Berikut perolehan sembilan partai yang diprediksi lolos parliamentary treshold (ambang batas parlemen) 2,5 persen suara sah nasional:

1. Partai Demokrat: 19.684.450 (20,83 persen)
2. PDIP: 13.772.505 (14,58 persen)
3. Partai Golkar: 13.533.085 (14,32 persen)
4. PKS: 7.571.398 (8,01 persen)
5. PAN: 5.755.905 (6,09 persen)
6. PPP: 5.229.669 (5,54 persen)
7. PKB: 4.887.082 (5,17 persen)
8. Partai Gerindra: 4.247.633 (4,50 persen)
9. Partai Hanura: 3.432.048 (3,63 persen)

Selengkapnya...

Kapolri-Jaksa Agung Rapat Penanganan Perkara Pemilu di MK



Jakarta, Kabar News- Sejumlah pejabat negara menggelar rapat koordinasi di Mahkamah Konstitusi (MK). Rapat akan membahas permohonan perkara perselisihan hasil pemilu 2009 yang bakal ditangani MK.

Rapat dihadiri Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, Ketua Mahkamah Agung Harifin A Tumpa, Jaksa Agung Hendarman Supandji, Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary, Ketua Bawaslu Nur Hidayat Sardini, dan Ketua MK Mahfud MD.

Rapat digelar secara tertutup di Ruang Delegasi Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (7/5/2009).

MK akan menerima permohonan perkara perselisihan hasil pemilu setelah KPU menetapkan secara nasional perolehan suara parpol pada 9 Mei 2009.

Selama 3X24 jam, MK akan menerima pengajuan permohonan dari partai politik, calon anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, partai politik lokal, dan calon anggota DPR.

Pengajuan permohonan harus melalui DPP parpol masing-masing yang diteken ketua umum dan sekjen partai masing-masing. Jadi MK tidak menerima permohonan dari perorangan. Yang bisa mengajukan permohonan perorangan hanya calon DPD. MK tidak menerima permasalah DPT dan pelanggaran pidana pemilu.

Hingga pukul 10.40 WIB, rapat masih berlangsung,seperti dikutif detikcom.
Selengkapnya...

LSM ELSI : AKLI dan PLN Sulselbar Langgar PP No.28 Tahun 2000 (bagian 1)

Laporan : Andi Ahmad- Makassar

Ketua LSM ELSI (Elektrikal Sulawesi Indonesia),Ir.Kamaruddin Sese. (foto: Andi Ahmad)


Makassar, Kabar News- LSM ELSI (Elektrikal Sulawesi Indonesia) Sulsel telah mengirim surat ke Kantor PT. PLN (Persero) se Kabupaten/Kota se Sulselbar, dimana dalam surat nomor :36/LSM-ELSI/2009, perihal adanya pelanggaran yang telah dilakukan DPP AKLI dan DPD- DPC AKLI seluruh Indonesia, yang membatasi wilayah kerja para Anggota AKLI, sebagai contoh di Bulukumba dan Jeneponto adanya pernyataan Anggota AKLI dicabang itu untuk melarang anggota AKLI dari Makassar bekerja di wilayahnya, Kata Ketua LSM ELSI (Elektrikal Sulawesi Indonesia), Kamaruddin Sese.



Menurutnya DPP AKLI sampai pada DPC diKota/Kabupaten telah melanggar Undang-Undang No. 18 tahun 1999 dan Peraturan Pemerintah No.28 tahun 2000 pasal 14 ayat 2, dimana pada pasal itu menjelaskan bahwa wilayah kerja setiap anggota pelaksana kontruksi adalah diseluruh Indonesia, dan juga telah diakui dan sesuai dengan sertifikasi badan usaha jasa pelaksana kontruksi oleh LPJKN, bahwa melaksanakan kegitaan usaha jasa pelaksana kontruksi diseluruh wilyah Republik Indonesia, jelas mantan Ketua DPD AKLI Sulsel.


“ Jadi aturan yang dibuat oleh Pengurus DPP dan DPD, DPC AKLI, termasuk Pengurus DPD AKLI Sulsel telah melecehkan Peraturan Pemerintah No. 28 tahun 2000 ini, dan ironisnya lagi kebijakan PLN Sulselbar telah mendukung hal ini, jadi antara AKLI dan PLN Sulselbar sama-sama melanggar PP Nomor 28 tahun 2000, “ Ucap Ketua Aklindo Sulsel.

Dan bagaimana tanggapan dari AKLI sendiri dan PLN Wilayah Sulselbar baca diedisi berikutnya. (bersambung).
Selengkapnya...

Anggota AKLI Bantah Pernyataan Ketua AKLI Sulsel

Jafar : Masuk Bergabung di AKLI sejak Tahun 1985

Laporan: Andi Ahmad- Makassar

Foto copy KTA AKLI DPC Makassar yang dimiliki Oknum Jafar

Makassar, Kabar News-Adapun Klarifikasi berita yang dimuat salah satu Surat Kabar Harian di Makassar,pada edisi tanggal 5 Mei 2009 adanya bantahan dari Ketua DPD Akli Sulsel, Syamsul, menjelaskan bahwa “oknum Jafar Bukan Anggota Akli Sulsel”

Menanggapi hal itu Jafar membantah pernyataan Ketua DPD Akli Sulsel tersebut bahwa bukan anggota Akli, dan sekarang masih tetap sebagai Anggota AKLI Cabang Makassar , dan terdaftar pada registrasi anggota nomor: O67/DPC/SEK/III/2009, dari Perusahaan : CV Asri Sejahtera, dan berlaku sampai Desember 2009 yang ditanda tangani oleh ketua DPC AKLI Makassar : Ir. H. Ilham Thaief, MM, katanya.

Menurut Jafar pernyataan Ketua DPD AKLI Sulsel itu dianggap tidak sesuai dengan kenyataan dan tidak benar, dan semestinya sebelum mengeluarkan pernyataan hal itu harus mencek dulu kebenaran saya sebagai anggota AKLI atau tidak, dan ini sama hal nya dapat mencemarkan nama baik saya di Publik.

Dan Jafar menambahkan bahwa mulai bergabung jadi Anggota AKLI sejak tahun 1985 sampai Sekarang, dan untuk diperusahaan CV. Asri Sejahtera sudah bergabung menjadi Pelaksana Teknik selama 3 Tahun, memang diakui bukan pengurus AKLI dan Bukan Pemimpin Perusahaan di CV. Asri Sejahtera, tapi yang jelas adalah terdaftar sebagai Anggota AKLI DPC Makassar sampai desember 2009, jelasnya.

Mantan Ketua DPD AKLI Sulsel Akui Jafar Anggota AKLI Makassar


Sementara itu mantan Ketua DPD AKLI Sulsel, Ir. Kamaruddin Sese periode 2004 -2007, mengakui Oknum Jafar adalah Anggota AKLI Makassar, dan membantah pernyataan Ketua DPD AKLI Sulsel, Syamsul yang mengatakan bahwa Oknum Jafar bukan Anggota AKLI Sulsel, seperti dimuat Harian UPEKS pada edisi tanggal 5 Mei 2009,


”Memang bukan terdaftar sebagai pemimpin perusahaan CV. Asri Sejahtera dan bukan pengurus AKLI Sulsel, tapi yang jelas terdaftar sebagai anggota AKLI DPC Makassar yang KTAnya ditanda tangani Ketua AKLI DPC Makassar” jadi penyataan Ketua DPD AKLI Sulsel itu mengada-ada dan tidak benar,” dan perlu meralat kembali penyataan tersebut pada Media ini,” Kata Kamaruddin Sese, dikantornya dijalan Mannuruki, selasa (5/5).

Selengkapnya...

Terkait Penyunatan BLT di Jeneponto ( Bagian 2)

Juru Bayar Kantor POS Jeneponto Kecolongan

Laporan : Rizal Noer- Jeneponto.



Jeneponto, Kabar News- Terkait adanya penyutan bantuan langsung tunai (BLT) pada 76 orang miskin di lingkungan Paceko Kelurahan Balang Induk Kecamatan Binamu Jeneponto Sulawesi Selatan yang disinyalir dilakukan okmun anggota (Lembaga Kontrol Independen (LKI) Jaya, sebagaimana dimuat media ini Selasa, (5/5) sebasar Rp 20.000 perorang, Juru Bayar Kantor POS Jeneponto kecolongan.
Pasalnya juru bayar kantor POS kabupaten Jeneponto seharusnya melakukan pembayaran kepada 76 orang penerima BLT bukan kepada LKI sebagai perwakilan.

Karena LKI belum tentu mempunyai surat kuasa yang ditanda tangani oleh para penerima serta diketahui pihak pemerintah kelurahan diatas kertas bermaterai,tutur keluarga Habo(salah seorang penerima BLT) A. Rajab Thamrin. Pada kabar News di rumahnya Kp. Camba borong Selasa, (5/5).

Seharusnya juru bayar Kantor POS Jeneponto siapapun dan apapun jabatannya tampa dibekali dengan surat kuasa tidak seharusnya mencairkan atau memberikan bantuan tersebut kepada bukan pemilik yang sebenarnya.

Apalagi kalau hanya kepada LKI yang belum bisa dijamin BLT tersebut akan sampai ketangan penerima sesuai dengan jumlah yang sebenarnya.

Nah!, yang terjadi dilapangan seharusnya masayarakat miskin menerima Rp 200.000, karena ada perantara Cuma menerima Rp 180.000.yang Rp 20.000 katanya untuk administrasi dan transportsi bagi oknum pengurus LKI.

Sementara kepala kantor Pos Cabang Jeneponto Dg.Tawang yang dikomfirmasi watawan diruang kerjanya mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui kalau juru bayar membayarkan bantuan kepada LKI., bukan kepada penerima sasaran.

Nanati Kami, tanya kepada Juru Bayar apakah LKI itu punya surat kuasa dari 76 orang warga Paceko kelurahan Balang Basok pak katannya pada wartawan.

Kalau memang tidak ada surat kuasa dari penerima sasaran lantas mencairkan itu suatu kesalahan patal, ditanya apakah bukankah bapak kecolongan kepala kantor POS Jeneponto kemabali mengatakan ya sudah pasti kita kecolongan, kita berikan sansi kepada juru bayar kalau itu betul terjadi.(.Muh. Rizal Noer/AndiAhmad)

Selengkapnya...

Imbas Krisis Global, Jamsostek Binjai Sudah Kucurkan Dana Klaim Rp.4,9 Miliar

Kepala PT Jamsostek Cabang Binjai Mustafa Zainal SH, Foto: Humas

Binjai, Kabar News- Pasca krisis global, mulai Januari hingga 30 April 2009, PT Jamsostek Cabang Binjai sudah membayar Rp 4,9 miliar lebih klaim Jaminan Hari Tua (JHT) yang diambil para peserta jamsostek.

“Perharinya Jamsostek Binjai membayar klaim JHT yang diambil peserta sebesar Rp 140 juta,” jelas Kepala PT Jamsostek Cabang Binjai Mustafa Zainal SH melalui Humas Kanwil I Sanco Manullang selasa (5/5,seperti dalam relisnya kepada Kabar New.

Tingginya klaim JHT yang dilakukan para pekerja itu tidak lain disebabkan imbas dari krisis global yang menghantam, dunia. Kerasnya badai global itu menyebabkan berbagai perusahaan yang tidak hanya di luar negeri, di dalam negeri, khususnya di Binjai juga banyak tutup.

“Tentu saja, para pekerja yang di-PHK kehilangan pendapatan. Jadi untuk menyambung hidup, membiayai sekolah maupun kebutuhan keluarga lainnya, terpaksa mereka mengklaim JHT yang tersimpan di jamsostek. Itu satu-satunya cara mereka keluar dari masalah,” beber Mustafa.

Apalagi, lanjut Mustafa, sejak krisis global, pemerintah juga sudah mengambil kebijakan baru bahwa jika pekerja yang kepesertaan sudah mencapai 5 tahun kemudian berhenti bekerja, sudah bisa mengklaim JHT, hanya dengan menunggu satu bulan saja.

Dikatakan Mustafa, dari para peserta yang mengklaim JHT di Jamsostek Binjai 99 persen didominasi para karyawan yang terimbas PHK dari perusahaannya. “Kalau yang mengklaim JHT karena meninggal akibat kecelakaan kerja cuma sedikit. Kebanyakan di-PHK oleh perusahaan,” cetusnya.

PUMP Rp 220 Juta

Pada kesempatan itu, Mustafa juga menyampaikan bahwa tahun 2009 ini, Jamsostek Binjai menyediakan dana sebesar Rp 220 juta untuk Program Uang Muka Perumahan (PUMP).

“Kita juga memiliki dana bantuan lainnya yang dialokasikan untuk pinjaman koperasi sebesar Rp 50 juta, bantuan untuk provider pelayanan kesehatan Rp 10 juta yang termasuk di dalam Dana Peningkatan Kesejahteraan Pekerja (DPKP),” jelas Mustafa.

Selanjutnya, Jamsostek Binjai juga memiliki dana kemitraan sebesar Rp 40 juta. Dana itu meliputi, dana bergulir untuk sektor perdagangan sebesar Rp 15 juta, jasa Rp 15 juta, dan sektor lainnya Rp 10 juta. “Kita juga punya dana hibah untuk Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL),” cetusnya.

Bantuan hibah itu misalnya digunakan untuk pengobatan gratis, dan yang tersedia sebesar Rp 10 juta. Ada pula bantuan ke PPK I yang dinilai berprestasi dalam memberi pelayanan kepada para peserta jamsostek.

“Untuk PPK I yang berprestasi kita beri dana hibah itu sebesar Rp 10 juta,” kata Mustafa seraya menambahkan bahwa jamsostek masih memiliki banyak program demi meningkatkan pelayanan kepada para pesertanya.(Saputra)(bisnis_andi@yahoo.com)
Selengkapnya...

Kapolda Sulselbar Akan Tuntaskan Dugaan Kasus Penembakan Warga di Maccini Parang,

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel Irjen Pol Mathius Salempang bersama Kabid Humas, Kombes Pol H. Hery Subiansuri (foto: Andi Ahmad)

Makassar, Kabar News- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel Irjen Pol Mathius Salempang menegaskan akan menuntaskan dugaan kasus penembakan yang menewaskan warga Maccini Parang, Herman Boy (60) yang diduga melibatkan personel polisi.
Mathius menjelaskan pihaknya sudah memeriksaan satu aparat kepolisian Polsekta Panakkukang dan mengamankan lima pucuk senjata revolver untuk diteliti. "Info lanjutan tanmya Kapolsek Panakkukang," kata Kapolda di balai kota, Senin (4/5), usai bersilaturahmi dengan Wali Kota Makassar Andi Herry Iskandar.

Kapolsek Panakkukang, AKP Satria tak banyak bercerita soal kasus ini. Dia mengkonfirmasikan pemeriksaan tiga anggotanya. "Personel lain akan kita mintai keterangan juga," kata Kasat reskrim Polwiltabes Makassar, AKBP Heri Tri maryadi.
Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Hery Subiansauri, diperoleh informasi dari Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda, juga mengkonfirmasikan pemeriksaan atas personel tersebut.

Sedangkan proyektil yang menancap di rusuk kiri korban sudah diangkat dan diboyong ke laboratorium forensik (labfor) Mabes Polri untuk dilakukan uji balistik.
Kapolda juga mengaku siap menindak siapapun yang terlibat dalam kasus dugaan penembakan salah sasaran bertepatan dengan pecahnya bentrokan antara warga Karuwisi-Maccini, Minggu (3/5). "Ini persoalan hukum yang harus dituntaskan. Siapapun yang terlibat harus ditindaki. Saat bertemu keluarga korban mereka mengatakan saya percaya kepada bapak.
Maka saya bersama aparat harus menjawab kepercayaan masyarakat dengan menuntaskan masalah ini. Untuk sementara kita terus selidiki," kata Mathius didampingi Kapolwiltabes Kombes Pol Andi Burhanuddin,seperti dikutif tribun.

"Kita lagi periksa di laboratorium. Senjata yang ada di lokasi kita bawa ke labfor untuk uji balistik. Petugas Polsekta Panakkukang juga sudah kita periksa," tambahnya. (cr3/axa)

Warga sipil, korban Herman Boy (60) menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan menuju RS Bhayangkara usai bentrokan warga di wilayah tersebut, Minggu kemarin. Dia terkena peluru aparat saat terjadi bentrokan.

Penjual ikan di bilangan Pasar Maccini tersebut terkena timah panas yang diduga dilepaskan aparat kepolisian yang mengamankan tawuran saat membereskan jualannya.
Beberapa warga yang ditemui di RS Bhayangkara Mappaouddang Makassar, Minggu (3/5), berkata polisi dalam melerai tak memberi tembakan peringatan. Bahkan ada indikasi polisi yang ada di tempat kejadian perkara (TKP) berpihak. Hingga, kemarin, suasana di perbatasan dua kecamatan yang hanya dipisahkan Jl Kesatuan ini, Makassar, dan Kecamatan Panakukang masih mencekam.

Hal itu terlihat dengan banyaknya aparat kepolisian baik yang tidak menggunakan pakaian resmi tampak berkeliaran di sekitar lokasi kejadian.(Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Dir Reskrimum Mabes Polri : Antasari Terancam Hukuman Mati

(Foto: AFP)

Jakarta, Kabar News-Antasari Azhar dikenakan Pasal 340 KUHP karena diduga ia sebagai aktor intelektual di balik pembunuhan berencana terhadap Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PT PRB) Nasrudin Zulkarnaen

"Ia terancam hukuman mati," kata Dir Reskrimum Komisaris Besar M Iriawan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (4/5). Menurut Iriawan, alasan penahanan dianggap cukup berdasar bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi.

Meski demikian, lanjut Iriawan, pihaknya masih menyelidiki keterlibatan Antasari dalam kasus tersebut. Ia mengakui Antasari cukup kooperatif saat dimintai keterangan,seperti dikutif kompas.com.

Sementara itu, menurut kuasa hukum tersangka Antasari Azhar, Machdir Ismail, untuk keselamatan jiwa kliennya maka penahanannya dipisahkan dari tahanan biasa. Selain dipisahkan dari tahanan KPK, Antasari juga ditempatkan sendirian di sel Rutan Narkoba Polda Metro Jaya. Meski demikian, menurut Machdir, tak ada perlakuan istimewa untuk Antasari.

Selengkapnya...

Pembangunan Dua SDK di Jeneponto Diputus Kontraknya

Laporan: Rizal Noer- Jeneponto.


Jeneponto, Kabar News- Dua Sekolah Dasar Kecil (SDK) dikabupaten Jeneponto provensi Sulawesi Selatan, yang menggunakan dana Edhoc (APBN) tahun 2008 sebasar Rp 572 juta, masing-masing SDK Bontotinggi Kecamatan Bangkala, SDK Ulugalung Kecamatan Batang terpaksa kontraknya diputus Jelas Kepala Dinas Kimprasda Ir.H.Anwaruddin pada Kabar News Senin, (4/5) diruang kerjanya.
Pasalnya pihak konraktor yakni CV. Pilar Pembangunan dan CV Bina Sarana Pembangunan sebagai pemenang tender Juni 2008 lalu, sampai saat ini tidak mampu menyelesaikan pembangunan dua gedung sekolah tersebut, sehingga langka bijak yang diambil pemerintah daerah kontrak harus diputus. Tegas Anwaruddin..

Kalaupun Direktur H.Muh.Nasrun (Ketua Gapensi Jeneponto red) telah mengambil uang panjar sebesar Rp 287 juta untuk SDK Bontotinggi dan Rp 170 juta Untuk SDK Ulugalung., akan tetapi sampai perpanjangan kontrak selama kurung waktu tiga bulan yang diberikan pemerintah daerah kabupaten jeneponto sampai akhir Maret 2009, akan tetapi tetap pihak kontraktor tidak mampu diselesaikan..

Sebagaimana hasil ferifikasi tim tindak lanjutpemerintah kabupaten jeneponto hasil pantaunnya pada dua tempat proyek pembangunan SDK satu pembangunan sekolah SDK Bontotinggi Kecamatan Bangkala baru mencapai dua puluh persen sementara SDK Ulugalung tidak ditemukan adanya bangunan.

Sehingga tim tindak lanjut merekomendasikan kepada Kimprasda kabupaten jeneponto sebagai penanggung jawab, agar kontraktornya dberikan surat pemutusan kontrak.kita Putus kontraknya pak ucap anwar wartawan.

Menyinggung uang panjar yang telah diambil oleh pihak kontraktor dalam hal ini Pimpianan CV.Pilar Pembangunan dan CV Bina sarana Pembangunan H.Muh. Nasrun , Anwaruddin kembali menegaskan bahwa dana tersebut masuk sebagai piutang. Wajib hukumnya dikebalikan.

Namun kita tidak merugikan pihak kontraktor tetapi akan dihitung berapa besar biaya digunakan pada pembangunan fisik 20 persen, selebihnya itulah yang disetor keNegara sebagai tanggung kontraktor.

Tidak selasainya dua pembangunan SDK menjadi catatan buat Dinas Kmiprasda kedepan dan bila mereka melaukan tender kita akan pertibangkan terlebih dahulu, apalagi Pak Nasrun sebagai ketua Gapensi Cabang Jeneponto, yang sangat paham dengan aturan dan perundang-undangan. (Muh.Rizal Noer/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Walikota Serahkan Beasiswa Jamsostek di Binjai

Kota Binjai Dapat Alokasi Dana Beasiswa Rp 72 juta.

Walikota Binjai menyerahkan bantuan bea siswa kepada anak-anak pekerja peserta jamsostek.(Foto : Humas)

Binjai,Kabar News-PT Jamsostek Cabang Binjai melalui Walikota Binjai menyerahkan bantuan bea siswa kepada anak-anak pekerja peserta jamsostek. Tahun 2009 ini, cabang Binjai hanya mendapat alokasi dana bea siswa sebesar Rp 72 juta untuk 37 anak berprestasi.

“Jika dibanding tahun 2008, jumlah alokasi bea siswa yang diserahkan untuk anak berprestasi tahun 2009 ini memang turun. Baik dari jumlah maupun penerimanya,” ujar Kepala PT Jamsostek Cabang Binjai Mustafa Zainal SH melalui Siaran Pers Humas kepada Kabar News.

Jamsostek Wilayah I Sanco Manullang usai mengikuti upacara Peringatan Hardiknas di Lapangan Merdeka Binjai, sekaligus penyerahan bea siswa yang diserahkan oleh Walikota Binjai Ali Umri, Senin (4/5).

Tahun 2008, lanjut Mustafa, alokasi bea siswa yang diserahkan Jamsostek Binjai sebesar Rp 81 juta untuk 46 orang, yang terdiri dari siswa SD, SMP, SMA dan mahasiswa berprestasi. Dengan menurunnya jumlah bea siswa itu, Jamsostek Binjai akan mengajukan permohonan kepada Kanwil I agar menambah jumlah alokasi bea siswa. Sebab, masih ada 20 siswa berprestasi yang pantas menerimanya.

“Secara lisan kita sudah bicara dengan Kabag Program Khusus (Progsus) Jamsostek Wilayah I Taslim. Secara resminya dua hari lagi kita akan ajukan surat permohonan. Semoga dapat direalisasikan,” tegas Mustafa seraya berharap hendaknya presentasi bantuan bea siswa lebih meningkat di setiap tahunnya.

“Dengan demikian, anak pekerja yang berprestasi lainnya juga dapat menikmati bantuan itu,” tegasnya. Dalam kesempatan itu, Mustafa yang turut didampingi para stafnya menambahkan, penyerahan bea siswa yang sudah menjadi agenda tahunan bagi perusahaan negara berplat merah itu diberikan bertahap, sama seperti tahun sebelumnya.

“Ini penyerahan bea siswa terakhir. Sebelumnya, kita sudah serahkan bersamaan dengan kampanye K-3 yang digelar baru-baru ini, lalu diserahkan pada peringatan Hardiknas di kantor gubernur, Sabtu (2/5),” terang Mustafa yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Kacab di salah satu kabupaten/kota di NAD. (Saputra)

Selengkapnya...

Gubernur Sumut Serahkan Beasiswa Jamsostek Kepada 40 Siswa

Pada Peringatan Hardiknas 2009 di Medan



Medan, Kabar News-Sebanyak 40 siswa berprestasi dari peserta Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) yang berasal dari SD, SMP, dan SMA, dan Mahasiswa, Sabtu(2/5) menerima beasiswa pendidikan dari Jamsostek, yang diserahkan oleh Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin seusai upacara hari Pendidikan Nasional di Kantor Gubernur Sumatera Utara.


Beasiswa Jamsostek diberikan bersamaan dengan pemberian penghargaan kepada siswa, guru berprestasi dan finalis pemilihan tokoh kursus dan instruktur tata rias pengantin yang telah menoreh prestasi di tingkat nasional maupun internasional tahun 2009.


Kepala Kantor Wilayah I PT. Jamsostek (Persero) Dr. H. Mas’ud Muhammad MM dalam relisnya kepada Kabar News mengatakan, pemberian beasiswa merupakan salah satu kepedulian PT. Jamsostek kepada siswa berprestasi yang merupakan anak peserta Jamsostek yang telah memenuhi persyaratan. Sementara dana yang dipergunakan berasal dari Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP).

“Kriterianya adalah, anak tersebut termasuk dalam peserta dan Jamsostek, dan harus ranking di sekolahnya. Dan, Surplus tersebut kita distribusikan untuk kepentingan masyarakat, salah satunya dalam bentuk beasiswa,” ujar Mas’ud usai acara yang turut hadir Wagubsu Gatot Pujo Nugroho ST, Sekdaprovsu DR RE Nainggolan MM, Sekda Medan Dzulmi Eldin, unsur Muspida Sumut, pimpinan SKPD, Menwa, mahasiswa, dan pelajar.

Sementara, Kakanwil I PT. Jamsostek (Persero) Dr. H. Mas’ud Muhammad MM, tampak didampingi Kepala Cabang Medan Arena Trijaya SE, Kepala Cabang Tanjung Morawa Thamrin Saleh, Kepala Cabang Belawan P. Sinulingga, Taslim Djamal, Ramdhoni, dan sejumlah staf. Demikian siaran pers humas Kanwil I Sanco Manullang di Medan, Senin (4/5).

Dikatakan Kakanwil, dana beasiswa khusus wilayah se Wilayah I tahun 2009 ini, telah disiapkan sebesar Rp 1,8 miliar, yang akan diberikan kepada anak-anak yang telah memenuhi kriteria beasiswa Jamsostek tersebut.

Mas'ud mengatakan, dalam mewujudkan visi Gubernur Sumut "rakyat tidak bodoh" Jamsostek memberikan bantuan beasiswa bagi anak tenaga kerja yang berprestasi. Bantuan beasiswa merupakan salah satu wujud program Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) dalam bidang pendidikan, sebagai sumbangsih PT Jamsostek (Persero) dalam rangka meningkatkan kecerdasan bangsa khususnya anak-anak tenaga kerja peserta Jamsostek.

"Program Bantuan Beasiswa bertujuan membantu tenaga kerja peserta Jamsostek dalam pembiayaan pendidikan anak tenaga kerja yang berprestasi untuk jangka waktu 12 bulan. Bantuan beasiswa yang diberikan adalah Tingkat SD -SLTP Rp 150.000,-/bulan selam 1 tahun, Tingkat SLTA - Perguruan tinggi sebesar Rp 200.000,-/bulan selama 1 tahun dan agar rakyat tidak bodoh, Tahun 2009, kita menyiapkan beasiswa sebesar Rp 1,8 Miliar," tandas Mas'ud.

Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini.Sementara itu Pidato Mendiknas yang dibacakan Gubernur Sumatera Utara mengatakan Pendidikan merupakan kunci utama menghasilkan SDM unggul yang mampu mengolah dan memanfaatkan sumber daya. Kemajuan Iptek terutama perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan persaingan antarbangsa yang ketat dala era globalisasi. Untuk itu perlu peningkatan kemampuan, kemandirian dan daya saing bangsa melalui pendidikan bermutu.(Saputra)
Selengkapnya...

Oknum Anggota LSM Dan Lurah Disinyalir Sunat BLT di Jeneponto

Laporan : Rizal Noer -Jeneponto



Jeneponto, Kabar News-Oknum Pengurus Lembaga Kontrol Independen (LKI) JY Lurah Balang Induk Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan. AR, disinyalir sunat Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi orang miskin sebasar Rp 20.000 perorang demikian yang dituturkan Habo warga Paceko salah serorang penerima BLT melalui keluarganya yang minta namanya tidak ditulis kepada Kabar News Senin,(4/5) dicamba Borong.
Lebih jauh kelurga Habo mengtakan bahwa Habo kelurganya seharusnya menerima BLT sebasar Rp 200.000, namun kenyataannya, oleh oknum pengurus LKI hanya memberikan sebasar Rp 180.000, hal yang sama dialami diperkirakan dialami 76 orang warga paceko penerima BLT.

Menurut penjelasan Habo kepada kami (Keluraganya) bahwa Rp 20.000 yang disuant tersebut akan diperuntukkan Rp 10.000 bagi oknum LSM sebagai penyambung tangan kepihak POS Jeneponto serta Rp 10.000 katanya akan disetor kepada pemerintah kelurahan.

Kalau Oknum LKI JY ini mau membantu masayarakat tidak harus orang miskin menjadi korban tetapi, tetpi LKIlah yang seharus membantu orang susah untuk mendapatkan haknya dikantor POS, alias mempasilitasi mereka tampa mengharap imbalan..

Lurah Balang Induk Andi Muh.Reza, didampingi stafnya yang dikompirmasi sejumlah wartawan dikantornya mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah menyunat yang namanya BLT.

Memang ada masyarakat yang datang dikantor lurah Sabtu, (2/5) yang mempertanyakan kalau dana BLT itu disunat sebasar Rp 20.000 untuk orang kelurahan (Lurah).

Tapi pada saat itu juga Saya membantah bahwa tidak ada potongan satu senpun untuk lurah kalau ada itu bukan tanggunjawabnya lurah yang bertanggung jawab adalah oknum Lembaga kontrol Independen.

Jadi lurah tidak pernah memerintahkan baik kepada Lingkungan maupun kepada pihak lain, jangankan memotong surat kuasa untuk menerima secara kelektif di POS Jeneponto saja tidak Pernah kita keluarkan.

Sambil menelpon Oknum LKI Taka lama kemudian Oknum LKI Jaya bersama dua porang temannya muncul dikantor kelurahan.

Dihadapan sejumlah wartawan mengatakan bahwa kalaupun ada penyunatan itu telah melalui kesepakatan antara penerima dengan pihak LKI, melalui pernyataan yang ditangda tangani yang bersangkutan.

Kalaupun ada potongan itu kami yang bertanggung jawab, karean pihak LKI yang mempasilitasi kepihak POS kabupaten Jeneponto, jadi wajar saja kalau kita mempasilitasi karena kalau masayarakat langsung kekantor pos juga ada biaya transportasinya.

Untuk memudahkan mereka pihak Kami yang mempasilitasi dan itu bukan Rp 20.000 tetapi, tapi yang kita ambil hanya Rp 10.000, itu sesuai keiklasan mereka.

Terkait dengan permasalahan tersebut, Kabar News berusaha menghubungi pihak pengurus LSM Lembaga Kontrol Independen (LKI) yang berkantor di Makassar, lewat telepon selularnya tapi tidak diaktifkan.( Muh.Rizal Noer/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Polisi Dituntut Obyektif Tangani Kasus Antasari



Jakarta, Kabar News-Pihak kepolisian diharapkan bersikap obyektif dalam menangani kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasruddin Zulkarnaen, yang diduga melibatkan Ketua KPK non-aktif, Antasari Azhar.

Penyelidikan dan penyidikan kasus ini juga diharapkan tidak mengganggu kerja institusi KPK. "Kami sangat prihatin dan terkejut sekali. Tapi bagaimana pun juga, hukum harus tetap berjalan. Kepolisian harus obyektif dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan," kata anggota Komisi Hukum (Komisi III) DPR Lukman Hakim Saifuddin, Sabtu (2/5),seperti dikutif kompas.com.

Ia juga mengingatkan untuk tidak melakukan judgement terhadap Antasari, sebelum yang bersangkutan memberikan keterangan resmi kepada pihak kepolisian.

Rencananya, Antasari akan memenuhi panggilan polisi untuk memberikan kesaksian pada Senin pekan depan. "Mari kita beri waktu yang cukup pada aparat penegak hukum, sampai akhirnya diketahui apa kaitan Antasari dan kasus itu. Kalau betul terbukti (terlibat), maka mendapatkan sanksi sesuai UU," katanya.

Mengenai penonaktifan Antasari sebagai Ketua KPK, Lukman mengaku masih melakukan kajian atas dasar hukum tindakan tersebut. Seperti diketahui, rapat pimpinan KPK telah memutuskan menonaktifkan Antasari agar mantan pejabat di Kejagung itu bisa berkonsentrasi menyelesaikan permasalahannya.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Kejaksaan Agung, Antasari telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut karena perannya sebagai intellectual dader atau otak di balik pembunuhan berencana itu. (Saputra)
Selengkapnya...

Lagi, Polair Tangkap Nelayan Bawa Potasium di Perairan Takalar

Kabid Humas : sebagai wujud kinerja Polda Sulselbar dalam pengawasan illegal Fishing

Makassar, Kabar News-Untuk kesekian kalinya, Polair Sulsel, menangkap nelayan yang melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan kimia berupa potasium sianida, Tanggal 29 April lalu di Perairan Pulau dayang-dayang, Kabupaten Takalar.
Kabid Humas Polda Sulselbar, Kombes Pol. Hery Subiansuri yang didampingi Kasubdin Polair Sulsel, AKBP. Imade Sunarta kepada sejumlah wartawan menjelaskan, indikasi tersebut dapat dibuktikan dengan sejumlah barang bukti (BB) dan pengakuan para tersangka, yakni Hama Bin kamaruddin dan Albar Sayid Abdullah eserta anak buahnya.

“Ini sebagai wujud kinerja kita dalam pengawasan illegal Fishing dan menjadi langkah-langkah aktif konfrenship pihak Polair SulselBar,” papar Kabid Humas Polda SulselBar, di Dermaga Polair, Sabtu siang (2/5).

Ditempat yang sama, Imade Sunarta menjelaskan, sejak bulan Januari hingga April, pihaknya sudah melakukan pelimpahan berkas ke kejaksaan (P21) sebanyak 10 kasus dari 13 kasus yang ditanganiil, seperti legal fishing, handak, dan lainnya.

“Penggunaan potassium para tersangka untuk melakukan pengejaran ikan dengan membius ikan dengan cara menyemprotkan zat kimia tersebut ke karang tempat pesembunyian ikan dan mereka diancam Pasal 84 (1) Sub. Pasal 85 UU No.31 Tahun 2004, tentang perikanan,” ucap Imade.

Pihak Polair saat memberi keterangan pers juga memperlihatkan sejumlah BB. Diantaranga 2 kapal Jolloro, kompresor, rol selang, kacamata selam, regulator, sepatu bebek, 4 biji butiran Kristal warna putih diduga sebagai potassium dan cairan potassium. (Zulkifli/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

SMA 1 Binamu Jeneponto Targetkan Siswanya Lulus UN 100 Persen

Laporan: Rizal Noer- Jeneponto.



Jeneponto, Kabar News-Kepala SMA 1 Binamu kabupaten Jeneponto provinsi Sulawesi Selatan,Usman pada tahun pembelajaran 2008/2009 targetkan siswanya lulus seratus persen demikian pengakuannya pada Kabar News diruang kerjanya Jumat, (1/5)

Dari 243 orang siswa yang ikut Ujian Nasional (UN) beberapa waktu lalu ditargetkan seratus persen lulus dengan nilai yang maksimal, sebagaimana pada siswa ujian pada tahun pembelajaran 2007/2008 dari 273 yang ikut kesemuanya lulus.

Kami optimis hal seperti itu terulang karena empat bulan sebelum Ujian Nasional (UN) dilaksanakan siswa telah diberikan les dengan mata pelajaran yang diujian nasionalkan, selain itu siswa juga diberikan pelatihan pengian kertas kompur.

Dengan pelatihan tersebut tiga kali pengisian cuma satu kali yang error, jadi hal ini menjadi ukuran bagi kami akan target lulus seratus persen.

Yang Jelas persiapan yang kami lakukan jauh sebelum ujian Nasional dilaksanakan tentu menjadi ukuran buat kelulusan siswa pada SMA 1 Binamu ini , apalgi sekolah ini menjadi salah satu sekolah di Bumi Turatea sebagai sekolah unggulan.

Kegiatan-kegiatan seperti ini dapat kami lalukan atas partisipasi komite sekolah dimana selalu memberikan dorongan baik secara material.

Sehingga dengan peranan komite sekolah, sudah beberapa tahun terakhir ini SMA 1 Binamu Jeneponto angka kelulusannya selalu mencapai seratus persen, demikian pula yang masuk pada perguruan tinggi Negeri/Swasta baik diSulawesi Selatan maupun diluar Provensi seperti UI dan Perguruan tinggi besar lainnya.

Prestasi semacam ini Lanjut Usman, sehingga setiap tahun pembelajaran baru SMA 1 Binamu menjadi rebutan para orang tua siswa untuk mendaftarkan anak-anaknya pada sekolah ini walaupun rekrukmen siswa sangat dibatasi yakani 30-38 siswa perkelas.

Sekali lagi bahwa SMA 1 Binamu kabupaten Jeneponto dengan jumlah peserta ujian tahun ini 243 orang ditargetkan akan lulus secara keseluruhan, walaupun itu pemerintah meningkatkan nilai kelulusan dari 5,25 menjadi 5,5.( Muh. Rizal Nur/Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Jubir Kepresidenan: Serahkan pada Kepolisian

Terkait Isu Antasari Terlibat Kasus Penembakan Nasrudin


Jakarta,Kabar News - Meski telah membantah, Ketua KPK Antasari Azar masih disebut-sebut terkait kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen. Istana Kepresidenan pun menyerahkan pembuktian dugaan keterlibatan itu hukum pada kepolisian.

"Kita serahkan saja pada polisi sehingga terungkap, ini tugas kepolisian," kata Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng, di sela kunjungan Presiden SBY di pabrik PT Panasonic Indonesia, Jl Raya Bogor, Jumat (1/5/2009),seperti dikutif detikcom.

Mallarangeng mengaku baru mengetahui isu keterlibatan tersebut dari berita di media massa pagi ini. Karenanya dirinya belum bisa memberikan komnetar atas berbagai spekuasi seperti keharusan bagi Antasari Azar mengundurkan diri atau non-aktif sementara selama proses hukum berlangsung.

"Saya juga baru baca di koran, heboh sekali beritanya. Saya tidak berani berandai-andai, saya tidak mau banyak komentar tentang ini," ujar dia.
Selengkapnya...

300 Polisi Kawal Peringatan Hari Buruh di Jakarta


Jakarta,Kabar News-Sebanyak 300 personel kepolisian gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat, Polsek Menteng, dan Brimob menjaga aksi damai peringatan Hari Buruh Internasional. "Kami akan melakukan pengawalan terhadap aksi ini, diharapkan para peserta aksi dapat mematuhi aturan-aturan yang ada dan semuanya berjalan damai," kata Kapolsek Menteng Kompol Khalidi, TH saat ditemui di Bunderan Hotel Indonesia, Jumat (1/5).
Aparat kepolisian akan berjaga-jaga mulai dari titik start, yaitu di kawasan HI sampai ke tujuan akhir, yaitu di Istana Negara. Selain itu, Khalidi juga menerangkan, jajarannya akan mengatur lalu lintas di kawasan Sudirman sampai Thamrin agar tidak terjadi kemacetan. "Lalu lintas harus tetap berjalan, tidak boleh ada penutupan," ujarnya,seperti dikutif kompas.com.

Aksi damai dalam memperingati Hari Buruh Internasional ini rencananya diikuti oleh ribuan buruh yang berasal dari beberapa persatuan buruh di Jabodetabek. Setelah berkumpul di HI, mereka meneruskan aksinya dengan melakukan long march yang akan berakhir di Istana Negara.(*)

Selengkapnya...

Wabub Jeneponto Buka Perkemahan Bakti

Laporan: Rizal Noer- Jeneponto.


Jeneponto,Kabar News- Wakil Bupati Jeneponto provensi Sulawesi Selatan Drs. Burhanuddin Baso Tika.MM membuka perkemahan Bakti dalam rangka memperingati hari pendidikan Nasional tanggal, 2 Mei 2009, bertempat bumi perkemahan SMA 1 Bangkala Barat Kamis.(30/4).

Ketua panitia Ahmad Jumarang dalam laporannya antara lain mengatakan perkemahan ini diikuti oleh pramuka penggalan putra 481 putri 412 orqng penegak putra 123, putri 72 orang pembina dampin putra 133 orang, bina dmping putri dan putra 63 orang jumlah kesulurahan 1294 orang yang berasal dari 11 kecamatan.
Tujuan perkemahan menanamkan semngat patriotisme berwatak kesatria pada setiap anggota pramuka, didalam dalam rangka membangun daerah ini kedepan terutama dalam membina persatuan dan kesatuan berbangsa dan bernegara.

Perkemahan ini berlangsung pada tanggal 30 April sampai dengan 2 Mei 2009 dibumi perkemahan Ujung moncong (SMA 1 Bangkala Barat) kabuapetan jeneponto para pramuka ini akan dibeikan kegiatan tehnik kepramuka pencaipain syarat kecapan umum untuk memperoleh TKU penggalang dan penegak, Bakti masyarakat, pengembangan latihan penggalan dan kepenegakan.

Sementara Wakil Bupati Drs.H. Burhanuddin Baso Tika, MM selaku wakil ketua Majelis Pembimbing gerakan pramuka cabang Jeneponto dalam smabutannya mengatakan bahwa kegiatan ini hendaknya dijadikan sebagai sarana dalam rangka mendapatkan keterampilan dibidang pramuka, senin itu sebagai sarana untuk menimbah pengalaman.

Pada bagian lain wabup Jeneponto menghimbau kepada seluruh peserta termasuk didalamnya panitia agar senantiasa menjaga persaudaraan serta kesatuan didalam mengikuti kegiatan ini.

Karena perkemahan ini selaian sebagai sarana pembinaan bagi generasi muda didaerah ini, apalagi pada perkemahan yang dirangkaikan dengan hari pendidikan nasional menjadi suatu kewajiban bagi kita semua untuk melakukan kegiatan bakti kepada masyarakat.

Tentu diharapkan para peserta agar tetap mengikuti pentunjuk dan tuntunan dari panitia penyelenggara agar semua kegiatan dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan.
Turut hadir dalam acara pembukaan Kepala Dinas Pendidikan kabuapten Jeneponto Drs.H.Muhtar Nonci, S.Sos,M.Pd dan seluluk kepala cabang Dinas kecamatan serta seluruh kepala sekolah mulai SD sampai dengan SMA/SMK.(Muh.Rizal nur

Selengkapnya...

 

Harian Media Indonesia

Harian Kompas

Harian Tribun Timur

Kantor Berita Kota Nusantara Online

Kabar Terkini Tv One

Portal Berita Viva News

Posting Berita




Widget edited by Seby-Antoe.com

Situs Presiden Republik Indonesia

Tempointeraktif.com

detikcom