Pimpinan Bersama Crew Redaksi, Biro Perwakilan Daerah, dan Staf Kantor Beritakota Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2012

...

Biro Perwakilan Sulawesi Selatan Kantor Berita Nusantara Menerima Pemasangan Iklan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pada Pemilu Kada Dengan Harga Murah Hubungi Kantor Biro. Jl. Andi Mappanyukki No.24 B Makassar

Ingin memasang iklan ucapan dan advetorial pada Kantor Berita Kota Nusantara (KABAR News) di Kota anda untuk wilayah Se Nusantara Indonesia silahkan hubungi Biro Perwakilan Indonesia Barat ; Wawan, Jakarta,Biro Perwakilan Indonesia Timur Makassar: A.A.Effendy; Biro Makassar : Rizaldi H.Jamal, Jl.Andi Mappanyukki No.24B,Biro Perwakilan Maros,Pangkep,Barru: H.Sakkar Rauf, Biro Perwakilan Takalar : Burhan, Biro Perwakilan Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba : M.Rizal Noer, Biro Perwakilan Kaltim di Balikpapan: MUH. DARWIS.K Jl.Letjend Suprato No.1 Balikpapan pada Biro Perwakilan Sulut di Manado : Budianto,Biro Perwakilan Gorontalo : Rahmad Nur, Jl. Pangeran Hidayat No.1 Gorontalo. Biro Perwakilan Papua Barat. Sorong : FRANKY PANGKEY .Sulawesi Tenggara : YUSNANDAR, Kendari, Sulawesi Barat : YUSAK.NL. Jl. Sultan Hasanuddin No.7 Mamuju. Papua : Hendro Nur K.(Jayapura).


DD 1 ada dua di Gubernuran,......? Mobil Dinas Gubernur Sulsel yang memakai DD 1 ada dua Merek/Type yang berbeda terparkir di Panggung Upacara Gubernuran Sulsel(Foto: Iwan/ AA.Effendy)

Fadel Muhammad: Dukungan Untuk Aburizal Bakrie Tidak Terpengaruh

Soal Masuknya Mbak Tutut Bursa Calon Ketua Umum Golkar

Fadel Muhammad, Ketua Dewan Pimpinan Daerah I Partai Golkar Gorontalo. Foto: Newsmerdeka

Gorontalo, Kabar News- Fadel Muhammad, Ketua Dewan Pimpinan Daerah I Partai Golkar Gorontalo, mengatakan dukungan untuk Aburizal Bakrie tidak terpengaruh dengan kabar pencalonan Siti Hardiyanti Rukmana sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Fadel menjamin suara daerah, khususnya di Indonesia Timur, masih solid mendukung Aburizal.

"Daerah, khususnya Indonesia Timur, masih solid dukung Pak Ical. Kami tidak terpengaruh dengan kabar pencalonan Mbak Tutut," kata Fadel, Sabtu 29 Agustus 2009, seperti dikutif dari vivanews.

Track record Mbak Tutut di Partai Golkar, kata Fadel, menjadi pertimbangan daerah untuk tidak berpaling suara untuk memilih Mbak Tutut. Mbak Tutut dianggap tidak aktif dalam struktur partai. Bahkan Mbak Tutut mendirikan Partai Karya Peduli Bangsa bersama Jendral (Purn) R. Hartono.

"Karena beliau (Mbak Tutut) tidak aktif. Dulu juga Mbak Tutut pernah bikin partai lain. Jadi daerah melihat ini sebagai kekurangan," kata Fadel.

Kabar pencalonan anak sulung mantan presiden Soeharto ini pertama kali diucapkan Yuddy Chrisnandi, kemarin. Sebelumnya, Yuddy hendak meminta restu kepada Mbak Tutut untuk maju sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Namun Mbak Tutut, kata Yuddy, mempertimbangkan untuk mencalonkan diri juga.

"Beliau perlu waktu untuk kontemplasi, menimbang-nimbang. Mudah-mudahan beberapa hari ke depan bisa memberikan jawaban," kata Yuddy di Gedung DPR, kemarin. Bahkan Yuddy mengatakan siap mundur dalam pencalonan apabila Mbak Tutut jadi mencalonkan diri.

Selengkapnya...

RSU Bidadari Binjai Akhirnya Masuk Jamsostek

Kepala PT Jamsostek Cabang Binjai H Mustafa Zainal (foto: Humas/Sanco Manullang)

Binjai,Kabar News-Rumah Sakit Umum Bidadari Binjai akhirnya mendaftarkan 30 orang karyawannya menjadi peserta Jamsostek hal itu membuat hanya RSU Latersia Binjai saja yang belum menjadi peserta Jamsostek diantara RSU yang ada di Kota Binjai.

Demikian dikatakan Kepala PT Jamsostek Cabang Binjai H Mustafa Zainal menjawab wartawan Selasa (25/8) mengenai rumah sakit yang belum mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta Jamsostek.

“Kini untuk RSU yang ada di Kota Binjai hanya RSU Latersia saja yang belum menjadi peserta Jamsostek setelah RSU Bidadari mendaftarkan 30 orang pekerjanya dan sebelumnya juga RSU Karya Mama dengan 6 orang pekerjanya dan RSU AL Fuadi dengan 22 orang pekerjanya telah di daftrakan,” kata Mustafa.



Menurut Mustafa, seharusnya RSU Latersia segera mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta Jamsostek disamping kewajibannya mematuhi Undang Undang juga juga dapat menjadi pemicu semangat kerja karyawannya dengan memenuhi jaminan social pekerja.



“Kalau kita mendapatkan jaminan untuk hidup lebih baik sudah pasti kita akan lebih bersemangat untuk bekerja apalagi untuk jaminan pemeliharaan kesehatan PT Jamsostek hanya hanya memberikan hanya pada pekerjanya saja tapi juga kepada keluarga pekerja yang berarti akan lebih meringankan beban hidup para pekerja,” terang Mustafa.



Sementara itu Pemerhati Buruh Kota Binjai Sidharta Surbakti saat di temui wartawan terpisah mengatakan apa yang telah di lakukan oleh pihak managemen RSU Bidadari merupakan kewajiban mereka yang harus di penuhi sesuai dengan aturan perundang undangan dan itu tidak bisa di tawar tawar lagi.



“RSU Bidadari telah mendaftarkan 30 orang pekerjanya sudah baik karena telah mematuhi Undang Undang dan sudah pasti akan lebih mensejahterakan para pekerjanya namun sebaiknya jangan hanya 30 orang tapi seharusnya semua karyawan sehingga tidak timbul iri hati dan kecemburuan diantara sesame pekerja,” jelas Surbakti



Dikatakannya RSU Bidadari juga harus memenuhi kewajiban mereka untuk membayar iuran Jamsostek yang di bebankan kepadanya, jangan hanya mendaftarkan saja untuk meredam sorotan Media tapi setelah itu iuran yang di bebankan tertunggak tunggak, kata Surbakti. (Sanco Manullang/Saputra)
Selengkapnya...

Pelayan HKBP Distrik XXIII Binjai Langkat Masuk Jamsostek



Binjai, Kabar News- Untuk mewujudkan perlindungan Jaminan Sosial sebagaimana UU No. 3 tahun 1992 tentang program jamsostek bagi pelayan dan petugas dilingkungan keagamaan khususnya di HKBP, PT Jamsostek (Persero) Kanwil I melakukan penjajakan terhadap Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik XXIII Binjai Langkat dengan menggelar sosialisasi manfaat program jamsostek. Kegiatan yang difasilitasi Ketua DPD GAMKI Sumut Ronald Naibaho MSi mempertemukan Kepala Kantor Wilayah I PT Jamsostek (Persero) Dr. H. Mas’ud Muhammad MM dengan Praeses HKBP Distrik XXIII Binjai Langkat Pdt. SL. Simanjuntak didampingi unsur pimpinan gereja setempat yang berlangsung di Gereja HKBP Binjai jalan Cut Nyak Dhien Binjai, Senin (24/8).
Kegiatan yang diawali dengan kebaktian itu di lanjutkan dengan sosialisasi program jamsostek. Praeses HKBP Distrik XXIII Binjai Langkat Pdt. SL. Simanjuntak mengucapkan terimakasih atas kesediaan Jamsostek melaksanakan sosialisasi program jamsostek di wilayahnya . “Kami ucapkan terimakasih kepada Jamsostek. Kami sudah dibekali dan pemahaman kami sudah semakin baik dan mengerti akan manfaat jamsostek. Kami akan upayakan agar para majelis dan pengurus gereja di masing masing resort untuk masuk menjadi peserta jamsostek,” kata pimpinan Gereja HKBP yang tersebar di empat Kabupaten antara lain Binjai, Langkat, Langsa dan Aceh Tamiang.

Menurut Pendeta Simanjuntak, dalam waktu dekat akan diupayakan penyerahan Kartu Peserta Jamsostek (KPJ) Perdana dan akan diadakan acara khusus dalam waktu dekat. “Kita berharap semua pelayan Gereja seperti Pendeta, Bibelvrouw, Sintua dan pelayan lain untuk menjadi peserta jamsostek dalam bulan september,” katanya seraya mengajak ratusan peserta sosialisasi untuk mengisi formulir pendaftaran. Pihaknya juga akan mendata para pelayan di wilayah itu, siapa saja yang akan didaftar menjadi peserta.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah I PT Jamsostek (Persero) Dr. Mas'ud Muhammad MM dalam sambutannya menjelaskan, Kanwil I meliputi wilayah kerja 14 kantor cabang yang tersebar di tiga provinsi, yakni Sumatera Utara, NAD dan Sumatera Barat. “Di Sumut, salah satu cabangnya adalah Kacab Binjai,” katanya. Menurut dia, Kepesertaan Jamsostek bagi pelayan HKBP di Distrik XXIII Binjai Langkat dapat didaftarkan di Kacab Binjai.

Turut mendampingi Kakanwil antara lain Kakacab Binjai Mustafa Zainal , Kabag Pengendalian Operasional Edy Syahrial, Kabid Pemasaran Syahrudin, Kabid Umum Feri Rinaldi dan Humas Sanco Manullang ST MT.

Dari HKBP Distrik XXIII Binjai Langkat tampak ratusan Pendeta, Guru Jemaat, Sintua hadir diantarannya, Pdt H Simanjuntan (Binjai), Pdt. J. Pardede (Binjai Baru), Pdt. P Hutasoit (Langsa), Pdt Hutapea (Brandan), Pdt. K Siburian(Kabid Koinonia), Pdt. NL Sianturi(Kabid Diakonia), Pdt Siahaan(Selayang), Pdt Banjarnahor(Jadi Karya), Pdt K Simbolon(Stabat), Pdt CH Silalahi (YSL-Perkebunan), Pdt HB Diregar(Binjai), Pdt. A Sidauruk(Stabat Moria), Pdt B bd Sihombing (P. Susu), Gr. P Parapat(Binjai), Gr. Simanjuntak(Brandan), Biv. R Rumahorbo (Binjai), Biv. N. Purba (Binjai Baru), dan lainnya.


Mas’ud dalam sambutannya mengakui, jaminan sosial pertama dipelopori tokoh-tokoh Kristen. "Jaminan Sosial pertama kali di Jerman, yang dipelopori Otto van Bismarck yang kemudian diteruskan pemerintah setempat. Maka dengan itu Jamsostek kembali kepada filosofi, yakni merangkul gereja, termasuk HKBP ," pungkas Mas'ud.

Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini.
Mas'ud yakin, gaungnya akan berbeda bila gereja terlibat dalam mensukseskan program Jamsostek. "Tak hanya pekerja, peran serta gereja diharap lebih menyadarkan pengusaha agar segera mendaftar," kata Mas'ud.


Dijelaskannya, pekerja keagamaan juga merupakan tulang punggung keluarga. Namun, bila mereka sakit, cacat, meninggal atau sudah tidak mampu bekerja, dibutuhkan lembaga yang bisa menjamin kehidupan pekerja. "Kalau bisa dibilang, Jamostek dan gereja mengemban misi yang sama, yakni Mision Sacre, misi suci," sambut Mas'ud.

Ketua DPD GAMKI Sumut Ir Ronald Naibaho MSi yang hadir pada pertemuan tersebut mengharapkan agar seluruh sintua dan Pendeta didaerah itu dapat menjadi peserta jamsostek. ”Jaminan sosial hanya ada di Jamsostek, tidak ada provider yang bisa memberikan manfaat lebih baik dengan biaya yang lebih murah. Mohon kepada penatuan dan para Pendeta di HKBP supaya lebih proaktif untuk dilindungi dalam program jamsostek, khususnya bagi mereka yang Non PNS/TNI/Polri,” katanya.

Salah seorang peserta sosisalisasi Ny Praeses Simanjuntak, Ratna Gultom saat diminta tanggapannya mengatakan pihaknya mengharapkan agar ada sosialisasi jamsostek berkesinambungan . Menurutnya, program ini sangat baik dan bermanfaat. Namun dia mempertanyakan bagaimana nanti, bila para pendeta HKBP pindah tempat tugas, apakah mereka masih tetap dapat dilayani Jamsostek di tempat yang baru.

Sementara Ny. St. B Hutagaol boru Panjaitan yang pensiunan PNS mengatakan tertarik masuk menjadi peserta jamsostek, namun apakah dirinya yang sudah pensiun PNS dapat diterima menjadi peserta Jamsostek.

HKBP Serius

Sementara itu Kepala Departemen Diakonia HKBP Pdt Nelson F Siregar, STh dihubungi terpisah via telepon selularnya, kemarin, mengatakan HKBP menyambut baik penyelenggaraan sosialisasi program Jamsostek di HKBP Distrik XXIII Binjai Langkat.

”Dengan kegiatan di Distrik XXIII Binjai Langkat ini, akan semakin mengerakkan hubungan antara gereja dengan pelayansosial yang digagas negara, yaitu jamsostek. Ini juga menunjukan keseriusan gereja HKBP untuk memikirkan jaminan sosial kepada pelayannya dan juga warganya,” tandas Pendeta Nelson.

Menurut Nelson, pertemuan serupa akan berkelanjutan di Distrik HKBP yang lain agar para pelayan dalam berbagai tingkatan dan wilayah semakin paham soal apa saja manfaatnya.

" Sedang jajaki sosialisasi di distrik Medan. Sementara di daerah Tebing Tinggi sudah berlangsung beberapa waktu lalu,” katanya seraya berharap agar para pimpinan distrik dapat menindaklanjuti pendaftaran di wilayah masing masing.

Sebagaimana diberitakan, Gereja HKBP tersebar di seluruh Indonesia bahkan di luar negeri seperti Amerika Serikat, Jerman, dan lainnya. Untuk Sumut saja, paling tidak tercatat sebanyak 100 ribu pelayan gereja seperti Pendeta, Bibelvrouw, Diakones, Sintua dan lainnya. Hal tersebut merupakan potensi kepesertaan yang cukup besar menjadi peserta Jamsostek. (Sanco Manullamg/Saputra)

Selengkapnya...

Sambut Bulan Suci Ramadhan,Jamsostek Belawan Jalin Tali Kasih Bersama 387 Anak Yatim


Belawan, Dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan 1430 H, PT Jamsostek (Persero) Cabang Belawan menjalin tali kasih bersama 387 orang anak yatim Panti Asuhan Alwasliyah Pulau Brayan Medan. Tali kasih tersebut diwujudkan dengan melakukan punggahan melalui penyembelihan hewan lembu.

Kepala Kantor Cabang PT Jamsostek (Persero) Belawan Drs. Pengarapen Sinulingga MM saat ditemui Kamis (20/8) di kantor cabang yang beralamat di Jl. KL. Yos Sudarso No. 101 Medan mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian keluarga besar PT Jamsostek terhadap sesama, terlebih kepada kaum yang perlu mendapat perhatian.
“ Ini merupakan ajang silaturahmi baik semua karyawan dengan sesama insan hamba Allah. Kita harus peduli terhadap mereka yang kurang beruntung,” kata Sinulingga dengan wajah prihatin merenungkan nasib warga yang masih banyak yang belum mendapat perhatian terutama saat krisis ekonomi global.

Kebersamaan Kantor Cabang PT Jamsostek (Persero) Belawan terlihat jelas. “Kita turut melibatkan Ikatan Isteri Karyawan Cabang Belawan. Ini kita lakukan swadaya dan gotong royong, dan mereka jugalah yang memasak daging hewan tersebut untuk disajikan kepada anak yatim, dengan harapan dapat dinikmati pada sahur perdana,” kata Sinulingga seraya menyebut kegiatan itu dikoordinir Ny. Ira Sinulingga selaku Ketua IIK Jamsostek Belawan.

Disamping daging hewan, Jamsostek Belawan pada kesempatan itu juga memberikan beras, mie instant dan telor untuk mendukung kebutuhan para anak yatim sebagai persiapan menyambut sahur dan berbuka puasa.

Telepon 061-77150505 untuk Pendaftaran dan Keluhan Jamsostek

Kepala Cabang PT Jamsostek (Persero) ]Cabang Belawan Drs. Pengarapen Sinulingga MM didampingi Kepala Bidang Teknologi Informasi Rahaswaldi mengatakan, pihaknya terus meningkatkan pelayanan terhadap peserta jamsostek seperti pembenahan berkesinambungan terhadap Pelaksana Pelayanan Kesehatan Tingkat I dan II (PPK I dan II).

“Bila ada keluhan peserta terhadap pelayanan rumah sakit dan klinik, kita tidak segan segan menegor mereka. Rasanya kita seperti arogan bila menegor mereka. Namun, hal itu harus dilakukan untuk kepentingan pekerja. Semuanya untuk menjamin bahwa peserta jamsostek terlayani dengan baik,” kata Sinulingga yang juga diakui Rahaswaldi.

Untuk peningkatan pelayanan, pihaknya sengaja membuka nomor pengaduan. “Kita dapat ditelepon ke 061-77150505. Nomor ini bermanfaat untuk menerima pendaftaran menjadi peserta juga karyawan dapat melaporkan, bila mereka belum terdaftar menjadi peserta,” katanya.

Sedang Bangun 1450 unit Rumah Pekerja

Dikesempatan itu, Kepala Cabang mengatakan sedang dibangun perumahan pekerja yang berlokasi di Griya Martubung dan Sungai Mati, sebanyak 1450 unit rumah untuk peserta jamsostek, yang diperkirakan akan selesai sebelum akhir tahun ini. “ Kita sudah melakukan agreement dengan Perum Perumnas dan BTN, dimana uang muka dari PT Jamsostek maksimum Rp 20 juta per orang,” ujarnya.

Pihaknya mengatakan, bagi peserta jamsostek yang berminat memiliki rumah pekerja, dapat menghubungi kantor Cabang Belawan.

Penambahan Peserta dan Penyerahan Santunan

Hingga bulan Juli 2009, Jamsostek Belawan mencatat, bertambah sebanyak 130 perusahaan dengan 9.558 tenaga kerja dari target satu tahun sebesar 121 perusahaan dan 14.600 tenaga kerja. “Dari sisi perusahaan, kita sudah mencapai 107 persen dari target yang ditetapkan setahun. Sementara tenaga kerja mencapai 65 persen,” katanya seraya menyebut pembayaran jaminan tahun 2009 hingga saat ini mencapai Rp. 38 Miliar.

Pencapaian ini, ujar Sinulingga, tidak lepas dari makin meningkatnya kesadaran pengusaha di wilayah Belawan, disamping pekerja juga sudah semakin memahami hak haknya meperoleh jaminan sosial tenaga kerja, hal itu terlihat dari tuntutan pekerja yang semakin berani untuk memprotes perusahaan tempat mereka bekerja. (Sanco Simanullang/Saputra)

Selengkapnya...

Kapolda Sulselbar : Pejabat Pemkab Takalar Akan Diperiksa

Terkait Kasus sengketa Lahan Antara Sejumlah Warga dengan PT Perkebunan Nusantara (PN) XIV.


Makassar,Kabar News- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulselbar Irjen Pol Mathius Salempang akan memeriksa sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabuapten (Pemkab) Takalar terkait kasus sengketa lahan antara sejumlah warga dengan PT Perkebunan Nusantara (PN) XIV di Takalar.Hal tersebut diungkapkan Salempang usai bersilaturahmi dengan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, di Gubernuran, Makassar, Selasa (11/8).

Sejumlah warga yang melakukan pemantauan terhadap aktivitas PTPN di atas sebuah dataran tinggi di Desa Pa'rampunganta, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), Takalar, mengatakan, bahwa PTPN pernah memberikan ganti rugi ke warga pemilik lahan. Hanya saja, tidak semua dana tersebut sampai ke warga.

"Katanya uang ganti rugi itu dulu diserahkan ke gubernur dan bupati yang menjabat waktu itu. Namun, yang sampai ke tangan masyarakat hanya sedikit," kata Dg Lau, salah seorang warga yang mengaku pemilik sebagian lahan yang dipakai oleh Pabrik Gula Takalar tersebut.

Di atas dataran itu, Dg Lau bersama ratusan warga, setiap saat melakukan pemantauan terhadap aktivitas PTPN di daerah itu. Jika pihak PTPN melakukan aktivitas di lahan sengketa tersebut, mereka langsung mencegahnya.

Saat ditanyai siapa gubernur dan bupati yang menjabat saat itu, Dg Lau bersama rekan-rekannya tidak menjawab secara rinci.

Pengakuan warga inilah yang dinilai Salempang sebagai pintu masuk untuk melakukan pemeriksaan."Kami akan memeriksa siapa-siapa yang terkait dalam dugaan penyelewengan dana ganti rugi tersebut, termasuk Tim Sembilan yang sering dibicarakan," lanjutnya.
Tim Sembilan adalah tim yang dibentuk dulu untuk melakukan proses ganti rugi. Tim ini merupakan gabungan antara pemkab dan PTPN.

Hanya saja Salempang berulang kali mengatakan bahwa jika masyarakat yang mengadu tidak memiliki bukti yang valid, maka pihaknya akan menghentikan kasus tersebut. "Silakan melapor (warga) kepada kami, dan kami akan lakukan penyelidikan. Tapi, tentunya harus disertai dengan bukti-bukti. Jika tidak, maka maaf, kasus ini akan kami hentikan," ujarnya dengan nada tegas.

Salempang mengatakan, berdasarkan fakta yang ada, hak guna usaha (HGU) dan hak guna bangunan (HGB) di atas lahan seluas sekitar 40 hektare itu adalah milik PTPN. "Itu dibuktikan dengan dokumen yang dimiliki PTPN maupun BPN (Badan Pertanahan Negara) Takalar.

Meski demikian, dia tidak akan menutup diri dari laporan masyarakat yang merasa dirugikan. "Jika ada masyarakat yang merasa dirugikan agar melapor. Kami akan melakukan pemeriksaan," jelasnya. Salempang juga meminta agar Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusai (HAM) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar agar melakukan pengawalan terhadap aduan atau laporan masyarakat tersebut. Kedua lembaga ini sudah turun tangan dalam sengketa ini.

Brimob Ditarik

Satu satuan setingkat kompi (SSK) dari Brimob Polda Sulsel yang sebelumnya diturunkan ke lahan sengketa, sudah ditarik. Minggu (9/8) lalu, terjadi bentrok antara polisi dengan warga. Sebanyak dua warga dilarikan ke RS Bhayangkara, Makassar, akibat terkena peluru karet. Sejumlah polisi juga luka-luka termasuk kapolres dan kapolsek setempat terkena lemparan warga. Versi warga sebanyak 11 yang tertembak. Namun, yang dirawat di RS hanya dua orang.

Menurut Salempang, penarikan personel tersebut karena suasana sudah kondusif dan bukan karena desakan Komnas HAM. Komnas HAM, katanya, juga menjamin bahwa warga tidak akan masuk di area tersebut.
Demo Makassar

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Makassar untuk Rakyat Polongbangkeng Kabupaten Takalar, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PTPN di Jl Urip Sumoharjo, Makassar, kemarin.

Sebelumnya, massa yang terdiri atas berbagai kampus ini, terlebih dahulu melakukan aksinya di sekitar Jl Tol Reformasi, kemudian melanjutkan ke kantor PTPN. Dalam orasinya, para demonstran meminta agar kasus yang sudah cukup lama ini, segera diselesaikan. Tanah yang selama ini dikuasai PTPN juga diminta agar dikembalikan ke warga. Selain itu mereka juga meminta polisi menghentikan kekerasan terhadap para petani.

Demonstran juga meminta Salempang agar mencopot Kapolres Takalar dan mencabut hak PTPN atas tanah tersebut yang dinilai melakukan pelanggaran HAM.

Secara terpisah Kabid Humas Polda Komisaris Besar Polisi Hery Subiansauri saat dimintai keterangannya terkait kasus tersebut mengatakan bahwa keberadaan polisi di TKP hanyalah untuk melakukan pengamanan.

"Memang seharusnya pemerintah setempat menyelesaikan hal ini secepatnya, bukan diserahkan sepenuhnya kepada polisi," jelas Hery. seperti dikutif dari Tribun-timur.com. (Irwansyah/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Mabes Polri: Jenasah di Temanggung Adalah Ibrohim

(foto: Detikcom)
Jakarta, Kabar News- Mabes Polri memastikan bahwa jenazah teroris yang tewas di Temanggung adalah Ibrohim. Kepastian ini diketahui dari tes DNA.

Detikcom melansir Kepastian ini disampaikan Kapusdokkes Mabes Polri Brigjen Pol Eddy Saparwoko dalam jumpa pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (12/8/2009). Hadir juga dalam jumpa pers ini Kadiv Humas Polri Irjen Pol Nanan Soekarno dan para anggota tim identifikasi.

Menurut Eddy, jenazah itu sempat diduga Noordin Moh Top. Namun, setelah DNA-nya dibandingkan dengan keluarga Noordin baik di Cilacap, Klaten, dan tempat lain, ternyata tidak cocok.

Akhirnya tim identifikasi membandingkan DNA jenazah dengan DNA keluarga Ibrohim yang tinggal di Cilimus, Kuningan. "Dan hasilnya cocok. Karena jenazah itu dipastikan Ibrohim alias Boim," ujar dia.

Hingga pukul 09.35 WIB, jumpa pers masih berlangsung.(Saputra)
Selengkapnya...

Pil KB Dengan Cyproteron Acetate Efektik Atasi Gejala Hiperandrogen Wanita

Roadshow Media Education Kedua di Makassar

Laporan : A.A.Effendy- Makassar

dr Nusratuddin Abdullah saat memyampaikan presentasi pada Roadshow Media Education didampingi Eugenia Siahaan dari Eugenia Comunications dan Nevi Trikumala (Bayer Schering Pharma). foto: KBN/A.A.Effendy

Makassar, Kabar News-Pil KB dengan Cyproteron Acetate (CPA) yang mengandung kombinasi antara estrogen dan progestogen selain diindikasi untuk kontrasepsi yang efektif juga dapat mengatasi gejala hiperandrogen pada wanita yang ingin ber-KB dan tetap cantik.


Sejumlah penyebab hiperandrogen adalah peningkatan sekresi testosteron dari ovarium atau adrenal, peningkatan kadar androgen bebas yang beredar dalam darah yang tidak terikat pada proteinnya, peningkatan aktivitas enzim 5 alfa reductase di target organ, serta peningkatan sensitivitas target organ terhadap testosteron.

"Gejala hiperandrogen atau androgen bekerja secara berlebihan, pada wanita dapat terlihat antara lain pada kulit dan rambut. Gejala yang tampak yaitu kulit berminyak, jerawat dan pertumbuhan rambut tidak normal pada wanita (hirsutisme)," kata dr Nusratuddin Abdullah saat memyampaikan presentasi pada Roadshow Media Education didampingi Eugenia Siahaan dari Eugenia Comunications dan Nevi Trikumala (Bayer Schering Pharma).

Sejauh ini, kontrasepsi oral dengan CPA mampu mengatasi jerawat pada wajah, leher dan punggung sampai dengan 72 persen setelah pemakaian enam siklus, dan mencapai 100 persen pada siklus ke-36. Pil ini juga diklaim dapat mengatasi gejala hiperandrogen lainnya adalah hirsutisme, yaitu pertumbuhan rambut tidak normal pada perempuan yang menyerupai pola pertumbuhan rambut pria. Jadi, rambut mungkin akan tumbuh pada daerah atas bibir, dagu, sekitar cambang, dada, perut, lengan atas.

“CPA yang merupakan hormon sintetis yang bekerja secara kompetitif menduduki reseptor androgen sehingga menurunkan kadar androgen bebas yaitu mengurangi produksi minyak pada kulit serta mencegah timbulnya masalah kulit seperti jerawat. Hal tersebut diungkapkan dr Nusratuddin Abdullah, dalam acara “Kontrasepsi Oral vs Hiperandrogen” yang diselenggarakan Bayer Schering Pharma, di Hotel Santika Makassar, (11/8).

Dikatakan Nusratuddin, gejala hiperandrogen pada wanita dapat terlihat antara lain pada kulit dan rambut. Gejala yang tampak yaitu kulit berminyak, jerawat, dan pertumbuhan rambut yang tidak normal pada wanita.

“Jerawat merupakan gangguan yang penyebabnya multifaktor, yang terkait dengan adanya seborea, sebelum tertahan dan terjadinya inflamasi. Pembentukan dari komedo (blackheads), yaitu hasil dari tersumbatnya saluran sebasea. Oleh karenanya, pil KB dengan CPA bisa mengatasi jerawat pada wajah, leher, dan punggung sampai dengan 72 persen setelah pemakaian 6 siklus dan mencapai 100 persen pada siklus,” jelas Nasratuddin.

Ditambahkannya, hiperandrogen juga merupakan gejala yang terlihat seperti gangguan siklus menstruasi (haid) pada wanita, amenore, anovulasi, obesitas (kegemukan), metabolisme tubuh, resistensi insulin (peningkatan resiko diabetes melitus) dan lemak yang tidak normal serta peningkatan resiko penyakit kardiovaskular.

Pil KB dengan CPA untuk mengatur hormon Estrogen dan Progesteron (hormon reproduktif) dengan cara menghambat produksi alami estrogen dan progesteron oleh ovarium, sehingga menghambat proses pertumbuhan. “Pil ini juga mengatur hormon dengan memblok efek androgen untuk mencegah timbulnya jerawat baru dan bintik hitam. Pil KB dengan CPA merupakan pilihan kontrasepsi bagi wanita yang ingin ber-KB dan tetap cantik,” kunci Ketua Program Studi Obstetri Ginekologi Fakultas Kedokteran Unhas.

Dikatakanya lagi, pil KB dengan CPA dikemas dalam kemasan kalender berisi 21 pil dan tiap-tiap pil tersebut mengandung Ethinil estradiol dan Cyproteron Acetate (CPA) 2 mg. Disamping itu, kesalahan dalam minum pil bisa mencapai 450 siklus dan apabila melihat 2 kasus diatas kemungkinan terjadinya kehamilan 0,1/100 wanita/tahun pemakaian sangat rendah.

“Maka, Pil KB dengan CPA mempengaruhi perubahan servikal mukus menjadi kental, yang akan mencegah penetrasian dari sperma melalui serviks dan akan mempengaruhi sekresi dari endometrium. Pada kenyataannya, pil KB dengan CPA akan menormalkan siklus haid pada wanita yang sebelum terapi siklusnya tidak normal, dan pengeluaran darah haid juga akan berkurang pada pasien-pasien yang mempunyai pengalaman dengan pengeluaran darah haid yang berlebihan sebelum pemakaian pil KB dengan CPA,” Ujar Nusratuddin.

Saat ditanya mengenai siapa yang membutuhkan kontrasepsi, Delfi mengatakan, kebanyakan adalah pasangan muda yaitu pertimbangan karier dan keuangan, Kesiapan mental dan fisik Gairah seks yang sedang membara, ujarnya.

Kontrasepsi oral dan keuntungannya yaitu, memiliki kontrol siklus yang baik, menghilangkan nyeri ovulasi, menanggulangi rasa sensitif pada payudara, Kontrasepsi oral plus yang dapat memperbaiki kondisi kulit Seperti jerawat. Kesimpulannya, OC Plus CPA merupakan kontrasepsi oral reversibel yang sangat efektif (PI=0.1), dan OC Plus CPA efektif mengatasi masalah hiperandrogen seperti kulit berminyak, jerawat, hirsutisme, dan PCOS. (bisnis_andi@yahoo.com)


Selengkapnya...

Menhub Pantau Kesiapan Angkutan Lebaran

Foto: Detikcom
Jakarta, Kabar News-Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal akan meninjau sejumlah perlintasan Kereta Api (KA) sepanjang Semarang, Purwokerto, dan direncanakan hingga Bandung. Hal itu dilakukan Menhub dalam rangka memantau kesiapan angkutan lebaran 2009.
"Bapak Menhub akan memantau kesiapan angkutan lebaran, khususnya jalan raya dan kereta api dulu," kata Kapuspom Publik Dephub Bambang S Ervan, Senin (10/8/2009), seperti dikutif detikcom.

Dikatakan Bambang, sepanjang jalur Semarang-Purwokerto, terdapat banyak pintu perlintasan KA yang sangat rawan terjadinya kecelakaan.

Sebelum melakukan perjalanan, lanjut Bambang, Menhub dijadwalkan hadir dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Perkeretaapian di Semarang. Berikutnya, Menhub akan meresmikan Terminal Bus di Mangkang.

"Itu terminal baru di Semarang menggantikan yang lama," pungkas Bambang.(Saputra)

Selengkapnya...

Presiden RI Kirim Karangan Bunga Almarhum Yasin Limpo

Makassar, Kabar News-Jasad almarhum Kolonel (purn) HM Yasin Limpo, telah terbaring di peristirahatan terakhirnya, Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Rabu 5 Agustus. Tembakan salvo mengiringi penurunan jenazah ke liang lahat sekira pukul 11.00 wita.
Ratusan pelayat dari berbagai kalangan ikut mengantar dan menyaksikan prosesi pemakaman politisi senior Sulsel yang dilakukan dengan upacara militer itu. Bahkan 13 bupati/walikota se Sulsel turut hadir dengan Pakaian Dinas Upacara Besar (PDUB) yang serba putih.

Tampak hadir antara lain Bupati Wajo Burhanuddin Unru, Bupati Maros Nadjamuddin Aminullah, Bupati Pangkep Syafrudin Nur, Walikota Palopo HPA Tenriadjeng, Walikota Makassar Ilham Arif Sirajuddin, Walikota Parepare Zain Katoe, Bupati Enrekang La Tinro La Tunrung, dan Bupati Sinjai Rudiyanto Asapa.

Empat bupati lainnya bahkan ikut mengangkat peti jenazah almarhum Yasin Limpo bersama prajurit TNI dari pintu gerbang TMP Panaikang ke liang lahat. Mereka adalah Bupati Luwu Andi Mudzakkar, Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, Bupati Barru Muhammad Rum, dan Bupati Luwu Utara Lutfi A Mutty.

Tokoh nasional yang juga hadir menghadiri upacara pemakaman tentara berpangkat terakhir kolonel yang pernah malang melintang di dunia perpolitikan itu adalah kandidat Ketua DPR Periode 2009-2014 dari Partai Demokrat yang juga mantan Menteri Olahraga periode 1993-1998, Hayono Isman.

Upacara pemakaman ala militer itu dipimpin langsung Panglima Kodam VII Wirabuana Mayjen TNI Djoko Susilo Utomo. Juga tampak hadir di deretan kursi pelayat, Kapolda Sulselbar Irjen Polisi Mathius Salempang, Komandan Lantamal VI Laksamana Pertama Ignatius Dadiek Surarto, Pangkosek Hanudnas II Marsma John D Sembiring, serta Dirut PT Media Fajar HM Alwi Hamu.

Sesaat sebelum peti jenazah diangkat memasuki TMP Panaikang, tembakan salvo tanda penghormatan dilepaskan 14 prajurit TNI Angkatan Darat. Upacara pemakaman itu berlangsung dengan khidmat.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo yang juga anak kandung almarhum Yasin Limpo beberapa kali mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Pangdam VII Wirabuana, yang telah memberikan penghargaan upacara pemakaman secara militer.

"Kami sekeluarga berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkenan mengantar almarhum ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Ayah saya adalah tentara yang selalu bangga dengan ketentaraannya," kata Syahrul.

Syahrul yang mewakili keluarganya saat memberikan sambutan, mengungkapkan pesan ayahnya yang mengatakan TNI merupakan pertaruhan negara. Harapannya agar TNI selalu bersatu dan tidak pernah pecah menjadi bagian dari sikap nasionalisme politisi, tentara, sekaligus penggiat organisasi kemasyarakatan itu.

Putra bungsu Yasin Limpo, Irman Yasin Limpo mengaku sangat bersyukur dengan prosesi militer yang menyertai pemakaman ayahnya. "Kami sekeluarga juga tidak menyangka bahwa pemakaman dapat dilaksanakan sebesar itu dengan prosesi militer," katanya, sesaat sebelum meninggalkan lokasi pemakaman.

Bersama kakak kandungnya, Haris Yasin Limpo, pejabat Pemprov Sulsel itu terlibat langsung prosesi penurunan jenazah almarhum Yasin Limpo ke liang lahat. Sementara Syahrul Yasin Limpo mendampingi ibunya Hj Nurhayati, menabur bunga dan mewakili keluarga menyekop tanah merah pekuburan untuk menutupi jenazah.

Suasana duka semakin menyelimuti keluarga dan kerabat almarhum ketika jenazah telah diturunkan ke liang lahat. Ketiga putri almarhum; Tenri Olle YL, Tenri Angka YL, dan Dewie YL, terlihat beberapa kali tak sanggup menahan bulir air di pelupuk matanya. Dewie YL bahkan harus menggunakan kursi roda menuju tempat perisitirahatan terakhir ayahnya.

Karangan Bunga Presiden

Ratusan karangan bunga berjejer di sepanjang Jalan Arief Rate hingga ke rumah duka Jalan H Bau Nomor 32. Di antara jejeran karangan bunga tersebut, terdapat dua karangan bunga dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Karangan bunga SBY diletakkan di sisi kiri dan kanan rumah duka. Selain karangan bunga dari SBY, juga tampak karangan bunga dari Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Irwasum Polri Komjen Pol Jusuf Manggabarani, Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Djoko Susilo Utomo, Kapolda Sulsel Irjen Pol Mathius Salempang, dan Komisaris Utama Para Group Chairul Tanjung.

Dua ruas jalan di Jalan H Bau dan Mappanyukki ditutup total sebagai tempat parkir kendaraan para tamu. Beberapa petugas Dishub dan Satlantas, tampak sibuk mengatur arus kendaraan yang lewat di Arief Rate.

Di depan rumah duka Jalan H Bau, juga terpasang tenda besar yang dipenuhi para pelayat. Di dekat gerbang masuk rumah duka, berjejer barisan pemuda memakai uniform FKPPI, Kosgoro, Rudal, Pramuka, serta Pemuda Panca Marga. Di antara para tamu, juga terdapat puluhan orang yang menggunakan pakaian dinas.

Di tembok pagar, tertempel kertas bertuliskan, "Pelepasan jenazah pukul 09.00 dengan upacara militer. Selanjutnya, dibawa ke Masjid Raya untuk disalati. Dari Masjid Raya, jenazah kemudian dibawa ke Panaikang".

Sekira pukul 09.15 Wita, jenazah dimandikan. Terdengar imbauan protokol agar cucu yang turut memandikan almarhum segera berwudhu. Usai dimandikan, jenazah disalati, tampak Syahrul dan Ichsan, berada di saf paling depan dipimpin Ketua MUI Sulsel AGH Sanusi Baco, LC. Para jemaah yang ikut dalam salat jenazah di rumah duka tidak diperkenankan untuk ikut lagi salat jenazah di Masjid Raya.

Pukul 09.40 Wita pengangkatan peti jenazah dimulai dari dalam rumah. Secara bergantian para bupati dan walikota se-Sulsel yang hadir, membopong peti jenazah. Walikota Makassar Ilham Arif Sirajuddin membawa foto almarhum hingga keluar rumah.

Pukul 09.54 Wita, upacara penyerahan jenazah dimulai. Sebelas kepala daerah, berdiri berjejer di sisi kanan gerbang. Mereka adalah Bupati Luwu Utara Luthfi A Mutty, Bupati Barru Muhammad Rum, Bupati Pangkep Syafrudin Nur,

Bupati Sinjai Rudiyanto Asapa, Bupati Enrekang Latinro La Tunrung, Bupati Wajo Burhanuddin Unru, Walikota Parepare Zain Katoe, Bupati Toraja Utara YS Dalipang, Walikota Palopo HPA Tenriajeng, Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, serta Bupati Maros Najamuddin Aminullah, seperti dikutif dari fajar online.

Penyerahan jenazah dilakukan oleh Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo, mewakili keluarga dan diterima Kasdam VII Wirabuana, Brigjen TNI Wibowo IP. Dalam pidato penerimaan, Kasdam meminta kepada pihak keluarga agar tabah dan ikhlas melepas almarhum. Usai penerimaan, jenazah kemudian diantar ke Masjid Raya untuk disalati. Ada empat bus disiapkan untuk keluarga, satu bus untuk SKPD, dan dua bus untuk bupati dan walikota.

Sekitar pukul 10.25 Wita, jenazah dan puluhan kendaraan dinas dan pribadi yang ikut mengantar tiba di Masjid Raya. Ratusan jemaah terlihat telah menunggu jenazah almarhum. Prosesinya tak berlangsung lama. Salat jenazah di Masjid Raya dipimpin oleh Imam Besar Masjid Raya KH Abd Malik. Selanjutnya, jenazah diantar ke TMP Panaikang dan tiba pada pukul 10.45 Wita.(Fajar Online/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Pupuk Kaltim Bangun Pabrik US$ 870 juta

Laporan : Fitri Nur Arifenie- Jakarta

Foto:Indonesiaarab.wordpress.com


Jakarta, Kabar News-PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) menghabiskan duit untuk investasi pembangunan pabrik pupuk Kaltim 5 untuk menggantikan pabrik pupuk Kaltim 1 yang sudah mulai tua dan kurang efisien sebesar US$ 870 juta. PKT akan mencari sumber pendanaan untuk investasi ini dari beberapa bank. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama Pupuk Kaltim, Hidayat Nyakman.

"Cuman kita masih belum bisa sebut banknya mana saja karena ini masih dalam proses," ujar Hidayat, kemarin (05/08).

Hidayat menuturkan pembangunan pabrik Kaltim 5 ini masih dalam proses penyiapan lahan. Targetnya pada akhir Agustus tahun ini lahannya sudah siap. PKT juga sedang mempersiapkan dokumen tendernya. Masa konstruksi diperkirakan sekitar 36 bulan sejak berlakunya tanggal efektif. Kapasitas Kaltim 5 sendiri memiliki kapasitas 60% di atas Kaltim 1.

Ia melanjutkan untuk Pupuk Kaltim 5 dan Kaltim 1 sudah mendapatkan komitmen pasokan gas dari BP Migas sebesar 80 mmscfd selama kurun waktu 15 tahun (2012-2027). Komitmen ini disertai catatan bahwa komitmen gas tersebut dialokasikan untuk Kaltim 1 dan bila Kaltim 5 sudah siap beroperasi maka Kaltim 1 harus dimatikan dulu sebelum pasokan gasnya dialihkan ke Kaltim 5. Tapi sebenarnya pupuk Kaltim 5 membutuhkan pasokan gas sebanyak 123 mmscfd.

"Untuk harganya masih dinegoisasikan," lanjut Hidayat.

Selain membangun pabrik pupuk Kaltim 5, untuk tahun ini PKT juga sedang mengerjakan proyek NPK Fuse Blending dan pembangunan boiler batu bara sebagai pembangkit steam di pabrik sekaligus sebagai program efisiensi penggunaan bahan baku gas. Pengerjaan NPK Fuse Blending diprediksi pada akhir tahun ini selesai dan bisa menambah produksi sebesar 200 ribu ton per tahun. Sedangkan untuk pembangkit steam memerlukan dana sebesar US$ 100 juta.

"Untuk membiayai itu akan kita terbitkan obligasi senilai Rp 1,3 triliun. Rp 1 triliun berbentuk obligasi konvensional dan Rp 300 miliar berupa obligasi syariah atau sukuk,' ujar Direktur Keuangan PKT, Eko Sunarko.

Rencananya obligasi tersebut akan menggunakan imbal hasil mengacu pada FR 0051. Sedangkan yang menjadi penjamin emisi adalah PT Danareksa. Harapannya pada pertengahan September sudah mendapatkan pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam-LK). Sehingga pada bulan Oktober, mereka sudah bisa menarik dananya.

Hidayat mengaku saat ini PKT sedang kelebihan stok pupuk sebesar hampir 600 ribu ton dengan rincian 180 ribu ton masih ada di pabrik dan 420 ribu ton ada di Lini II dan Lini III. Untuk itu, cash flow perusahaan sedikit terganggu karena PKT harus menderita kerugian sebesar Rp 1 triliun akibat distribusi yang macet tersebut.

Realisasi distribusi pupuk bersubsidi hingga akhir Juli 2009 sebesar 905.017 ton. Penyerapan ini masih di bawah SK Menteri Pertanian bulan Juli yang seharusnya bisa mendistribusikan sebesar 1.045.114 ton. Total kewajiban distribusi pupuk Kaltim tahun ini sebesar 1.916.413 ton.

"Akhir Juli realisasi distribusi hanya 87%," tutur Hidayat.

Sementara itu, hasil kinerja PKT lumayan menggembirakan. Meskipun pendapatan turun dibandingkan semester pertama tahun lalu, Laba bersih sebelum pajak meningkat menjadi Rp 370,5 miliar. Pendapatan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) hingga semester I-2009 turun 26% menjadi Rp 3,7 triliun dari periode yang sama sebelumnya yang mencapai Rp 5 triliun. Penurunan ini akibat dari harga pupuk yang tinggi pada tahun lalu dibandingkan tahun ini.

"Kinerja semester I 2009 melebihi RKAP PKT selama satu tahun ini," ujar Eko.

Tahun lalu, PKT berhasil meraih laba Rp 927,8 miliar atau 52% dari tahun sebelumnya. Tahun lalu produksi Urea mencapai 2.552.012 ton sedangkan amoniak sebesar 1.675.787 ton.(Fitri Nur Arifenie/Saputra)



Selengkapnya...

2009, Jamsostek Bayar Rp. 11,2 M Kasus Kecelakaan Kerja di Sumatera Utara

Dialog Publik Realitas Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Perkebunan Sumatera Utara



Medan, Kabar News-Kepala Kantor Wilayah I PT Jamsostek (Persero) Dr. H. Mas’ud Muhammad MM mengatakan berdasarkan data di PT Jamsostek (Persero) Kanwil I khususnya Provinsi Sumatera Utara, kasus Kecelakaan Kerja (JKK) se Sumatera Utara selama semester I tahun 2009 sebanyak 4.586 dengan rincian di PT Jamsostek (Persero) cabang Medan (744 ks), P Siantar (299 ks), Kisaran(489 ks), Sibolga(71 ks), Tanjung Morawa (954 ks), Belawan (1,708 ks) dan Binjai (321 ks
Dari 4.586 kasus tersebut, kata Mas’ud, dibagi berdasarkan empat klasifikasi yaitu kondisi kerja, cedera, kondisi kerja dan sumber kecelakaan. Berdasarkan klasifikasi kondisi kerja, lanjutnya, di dalam lokasi kerja mencapai 76,93%, kecelakaan saat lalu lintas 14,59% dan di luar lokasi 8.48%. Berdasarkan klasifikasi cedera, pada bagian kaki mencapai angka dominan sebesar 20,80%, kemudian kecelakaan pada jari tangan sebesar 19,28%, kecelakaan pada mata sebesar 13,45%, dan kepala 12,58%.



Untuk Klasifikasi kondisi kerja, terang Mas’ud, alat pengaman tidak sempurna mencapai angka yang cukup dominan yaitu 78,87% dan kecelakaan dengan menggunakan peralatan tidak seharusnya mencapai 6,21%. Sementara untuk klasifikasi berdasarkan sumber kecelakaan, dengan menggunakan Mesin (press, bor, gergaji) mendominasi angka 39,88% dan dengan perkakas kerja tangan mencapai 14,44%.

Demikian dikatakan Kepala Kantor Wilayah I PT Jamsostek (Persero) Dr. H. Mas’ud Muhammad MM saat tampil sebagai narasumber dengan tema ”Fungsi Dan Peran Jamsostek Terhadap Buruh Korban Kecelakaan Kerja ” pada Dialog Publik Realitas Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Perkebunan Sumatera Utara yang diselenggarakan oleh Kelompok Pelita Sejahtera (KPS) dan dibuka oleh Dekan FISIP USU Prof Dr. M. Arif Nasution bertempat di ruang sidang FISIP-USU, Gedung Departemen Ilmu Administrasi Negara FISIP USU, Senin (3/8).

Tampak hadir sebagai narasumber selain Kakanwil I PT Jamsostek (Persero) Dr. H. Mas’ud Muhammad MM, dari akademisi Robinson Sembiring dengan tema ”Implementasi Sistem Managemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Perusahaan Perkebunan”, Manginar Situmorang dengan tema ”realitas Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Perkebunan ”, Ketua SBSI Sumut Tohonan Tampubolon dan lainnya.

Pembayaran Jaminan

Dikesempatan itu, Kakanwil I yang turut didampingi oleh Kepala Bagian Pengendalian Operasional Edy Syahrial, Health Consultan dr. Suci Rahmad, Humas Sanco Manullang mengatakan hingga juni 2009, PT Jamsostek se Sumatera Utara telah membayar Jaminan Kecelakaan Kerja-JKK (Rp 11.270.710.000 ; 4586 ks), Jaminan Kematian-JKM (Rp. 10.339.100.000 ; 717 ks), Jaminan Hari Tua-JHT (Rp 140.735.550.000;25.740 ks).

”Bila dililihat dari rata –rata pembayaran, kasus pembayaran JHT sebanyak 172 kasus/hari kerja dengan pembayaran yang dilakukan kepada peserta rata-rata sebesar Rp. 5.436.515. Sementara jumlah meninggal kecelakaan kerja 0,23% dari total kasus JHT, Usia 55 tahun 12,21% dari total kasus JHT, Meninggalkan wilayah RI 0,03% dari total kasus JHT, Kepesertaan 5 tahun 83,95% dari total kasus JHT, Menjadi Pegawai Negeri/TNI 0,53% dari total kasus JHT, Meninggal biasa kepesertaan aktif 2,20% dari total kasus JHT, Meninggal biasa kepesertaan non aktif 0,26% dari total kasus JHT, Meninggal non aktif 6 bulan 0,58% dari total kasus JHT,” jabar Kakanwil.

Sementara itu, rata-rata kasus JKM sebanyak 5 kasus/hari, dengan klasifikasi Meninggal biasa kepesertaan aktif 79,19% dari total kasus JKM dan Meninggal non aktif 6 bulan 20,81%.

Kepala Kantor Wilayah I PT Jamsostek (Persero) menekankan agar pengusaha segera melaporkan setiap kecelakaan kerja yang menimpa tenaga kerjanya kepada instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan dan Badan Penyelenggara setempat sebagai laporan kecelakaan kerja Tahap I dalam waktu tidak lebih dari 2x24 jam terhitung sejak terjadinya kecelakaan dengan mengisi Formulir 3 serta melampirkan foto copy kartu peserta.



“Pengusaha wajib mengirimkan laporan kecelakaan kerja Tahap II kepada instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan dan Badan Penyelenggara setempat dengan menigisi Formulir 3a dalam waktu tidak lebih dari 2x24 jam setelah tenaga kerja yang tertimpa kecelakaan kerja berdasarkan surat keterangan dokter yang menerangkan, keadaan sementara tidak mampu bekerja telah berakhir, keadaan cacat sebagian untuk selama-lamanya, Keadaan cacat total untuk selama-lamanya baik fisik maupun mental dan Meninggal dunia,” ujarnya.

Terobosan

Kepala Kantor Wilayah I PT Jamsostek (Persero) Dr. H. Mas’ud Muhammad MM mengatakan Pelaksanaan Program Jamsostek sebagaimana diamanatkan UU No. 3 tahun 1992 di Sumatera Utara khususnya dan di Kanwil I yang membawahi 3 provinsi : NAD, Sumut dan Sumbar ditujukan untuk memberikan perlindungan bagi tenaga kerja dalam bentuk santunan berupa uang sebagai pengganti sebagian dari penghasilan yang hilang atau berkurang dan pelayanan sebagai akibat peristiwa atau keadaan yang dialami TK berupa kecelakaan kerja, sakit, hamil, bersalin, hari tua, dan meninggal dunia .

Dari 4.859.647 jiwa pekerja di Sumatera Utara yang berpenduduk 12.834.371 jiwa, kata Mas’ud, jumlah yang terdaftar menjadi peserta jamsostek baru mencapai 379.376 jiwa. “Angka ini masih sangat jauh dari yang diharapkan. Untuk itulah kami harapkan agar Pelaksanaan program jamsostekdapat didukung oleh semua pihak baik pemerintah, penegak hukum, serikat pekerja, pengusaha, dan stakeholder lainnya,” tandas Kakanwil.

Menurut dia, perlu dilakukan berbagai tersobosan. Salah satu diantaranya mengintensifkan peran Koordinasi Fungsional (KF) dengan Disnaker di setiap daerah, Provinsi dan Kabupaten/Kota, melakukan Penandatangan MOU dengan Kajati untuk upaya penegakkan hukum, melakukan Gerakan “ Sadar Hukum Jamsostek ” dengan Pemprov. Sumatera Utara, secara berkesinambungan melaksanakan kegiatan sosialisasi secara berkala dengan pengusaha dan instansi terkait lainnya, meningkatkan peran Humas dan Media Massa ( surat kabar , elektronik ) dalam memberikan sosialsiasi dan penyuluhan program jamsostek.

Mas’ud menegaskan kembali, program jamsostek sangat sesuai dengan visi Gubernur Sumatera Utara “bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, rakyat tidak lapar, rakyat tidak bodoh, Rakyat tidak sakit, dan Punya Masa Depan”. Untuk itu, katanya, PT. Jamsostek (Persero) Kanwil I khususnya Kantor Cabang yang berada di Sumatera Utara siap menyukseskan visi misi Gubsu melalui program jamsostek.

Mas’ud mengatakan masih ditemukan beberapa kendala pelaksanaan Program Jamsostek. Kendala dimaksud, ujarnya, diantaranya masih rendahnya kesadaran para pengusaha terhadap perlindungan Tenaga kerja, penegakan hukum belum berjalan baik sehingga pelaksanaan UU No 3/1992 belum optimal, sosialisasi dari Program Jamsostek sendiri belum intensif dan belum terlaksana sepenuhnya sehingga pemahaman pengusaha/perusahaan terhadap program Jamsostek tersebut belum baik dan belum banyak pihak yang “PEDULI” akan program Jamsostek dan khususnya lagi Perlindungan Tenaga Kerja.

Ditemui terpisah, Kakanwil I PT Jamsostek (Persero) mengatakan, pelaksanaan program jamsostek khususnya di Kota Medan mendapat sambutan yang sangat positif dari Pj. Walikota Medan yang baru Drs. H. Rahudman Harahap MM, saat bertemu beberapa waktu lalu. Menurut Kakanwil, Walikota sangat antusias dalam melindungi warga kota Medan terhadap resiko social saat bekerja. Walikota meminta agar seluruh perusahaan di Kota Medan tanpa terkecuali, segera mendaftarkan tenaga kerjanya masuk kedalam program jamsostek. Bahkan, tambah Kakanwil mengulang pernyataan Walikota, seluruh honor daerah yang bekerja di lingkungan Pemko Medan direncanakan akan di daftar menjadi peserta jamsostek. (Sanco Manullang/Saputra).

Selengkapnya...

Polisi Tangkap Oknum Perwira Polisi Polda di Hotel

Diduga Gelar Pesta Sabu-Sabu

Makassar, Kabar News-Kepolisian Resor Kota Makassar Timur menangkap tiga oknum polisi. Ketiga oknum polisi itu tertangkap saat menggelar pesta sabu-sabu, Minggu dini hari, 2 Agustus. Oknum polisi yang tertangkap adalah Perwira Unit Direktorat Narkoba Polda Sulsel, Ajun Komisaris Polisi Muhammad Ali. Lelaki berbadan gemuk itu tertangkap tangan di salah satu kamar di Wisma Lidyana di Jalan Pelita Raya
Saat ditangkap, Ali ditemani dengan dua rekannya. Polisi menyita alat penghisap, satu paket sabu-sabu, satu badik, dan sebuah benda mirip pistol yang digunakan untuk melepaskan gas air mata. Saat ditangkap, Ali mengenakan baju kaos warna biru muda dengan lambang Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia.

Ali diketahui sebagai oknum anggota polisi setelah memperlihatkan Kartu Tanda Anggota (KTA). Polisi langsung menyita kartu tersebut. Sebelumnya, sekira pukul 01.30, polisi juga menangkap dua oknum polisi di Hotel Makassar Transit di Jalan Emmi Saelan. Di tempat ini polisi membekuk dua polisi masing-masing Brigadir Satu Amirullah dan Brigadir Satu Panca.

Keduanya diketahui sebagai anggota Samapta Polwiltabes Makassar. Mereka dibekuk di salah satu kamar hotel saat menggelar menikmati sabu-sabu. Dari tangan Amirullah dan Panca, polisi menyita barang bukti berupa satu paket sabu-sabu plus alat hisap. Polisi juga menyita sebuah sangkur dari tangan Panca.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Makassar Timur, Komisaris Polisi Muhammad Ridwan, yang memimpin langsung penggerebekan mengatakan, ketiga anggota tersebut tepergok saat sedang menggelar pesta sabu-sabu. Ketiganya langsung diamankan untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

"Untuk saat ini, mereka akan diproses oleh Unit Pengaduan Pelayanan dan Penegakan Disiplin. Kami juga akan koodinasi dengan Polda dan Polwiltabes untuk proses lebih lanjut," ujar Ridwan. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Komisaris Besar Polisi H Hery Subiansauri, menyesalkan adanya oknum polisi yang tertangkap sabu-sabu tersebut.

Meski demikian, Hery mengaku belum mendapat laporan pasti terhadap penangkapan itu. "Sejauh ini belum ada laporan dari Polresta Timur, namun jika benar ada anggota yang terlibat, saya kira itu sangat kita sesalkan," tegas Hery,seperti dilansir fajar online

Menurut Hery, pihaknya akan serius untuk memproses kasus tersebut dan berharap semua pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Hery mengatakan pimpinan Polda Sulsel tidak segan-segan memberikan sanksi tegas terhadap oknum polisi yang terbukti terlibat dalam soal narkoba. "Soal narkoba telah menjadi atensi kuat Mabes Polri. Jika benar itu terbukti, sanksi tegas akan diberikan kepada yang bersangkutan," tegas Hery.(Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Orangtua Siswa Keluhkan Pungli di SMP 1 Tamalate Jeneponto



Jeneponto, Kabar News-Pendidikan gratis terus mendapat sorotan. Program itu sudah dianggarkan pemerintah sehingga tidak ada alasan bagi sekolah memungut biaya lagi ke siswa. Namun di SMP Negeri 1 Tamalatea Jeneponto terasa lain. Beberapa orang tua siswa baru mengeluhkan pungutan yang mengharuskan 217 siswa membayar biaya mobiler dan kelengkapan lain sebesar Rp 105.000.
Seorang orang tua siswa, Jumasia, warga Sarroanging, Kecamatan Tamlatae mengaku terpaksa meminjam uang ke tetangga demi memeuhi permintaan anaknya. Bagi seorang petani biasa, tentunya permintaan itu sangat memberatkan. "Waktu pendaftaran, tidak dimintai biaya. Namun anak saya lulus, semuanya diminta. Jadi mau tidak mau, kita harus membayar," keluhnya.

Jumatia merincikan, dari Rp 105.000/siswa, sebesar Rp 30.000 untuk pembayaran bangku, Rp 50.000 seragam olah raga, dan Rp 25.000 untuk baju batik. Padahal sekolah tersebut setiap tahunnya mendapatkan dana biaya operasional sekolah (BOS). "Kami Pikir anggaran pendidikan sudah dianggarkan dalam APBD. Kenapa masih ada pungutan," ujarnya,seperti dikutif dari Fajar Online

Di tempat Terpisah, Kepala SMP Negeri 1 Tamalatea, Jeneponto, Balli, Sabtu 1 Agustus lalu menyangkal kalau siswa disuruh membayar Rp 105.000. Balli hanya mengakui kalau siswa hanya disuruh membayar Rp 50.000 dengan rincian Rp 20.000 untuk seragam batik dan Rp 30.000 untuk pembelian bangku kelas.

Menurut dia, tudingan orang tua siswa tersebut tidak benar. Siswa tidak disuruh membayar Rp 105.000, melainkan Rp 50.000 saja. Pungutan itu dianggap tidak memberatkan orang tua siswa. Apalagi untuk keperluan siswa juga.(Rizal Noer/Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Pesawat Tim SAR Mulai Sisir Rute Penerbangan

Terkait Pesawat Merpati Jatuh di Papua Barat


Jakarta, Kabar News - Tim SAR gabungan kembali memulai mencari pesawat Merpati jenis Twin Otter yang hilang di Papua kemarin, setelah pencarian dihentikan sementara karena gangguan awan rendah. 2 Pesawat dari tim SAR mulai bergerak menyisir rute penerbangan pesawat Merpati.

"Pantauan kami pagi hari sudah bergerak dua penerbangan shorty untuk menelusuri rute tersebut," kata Humas Merpati, Sukandi, Senin (3/8/2009),seperti dikutif dari Detik.com

Pencarian difokuskan ke 12 titik. Rencananya penelusuran Merpati yang mengangkut 12 penumpang dan 3 awak itu akan dibantu oleh 5 penerbangan dari maskapai penerbangan lain.

Namun, sejak dimulainya pencarian pukul 06.00 WIT, baru 2 penerbangan yang berangkat. Tiga penerbangan lainnya menunggu hingga cuaca di Jayapura membaik.

"Yang lain belum bisa dipastikan kapan. Masih menunggu clear cuaca, karena tidak mungkin semuanya serentak," katanya.

Kondisi cuaca di Jayapura pagi tadi sempat berawan. Akibatnya penelusuran sempat ditunda sementara waktu.(Saputra)

Selengkapnya...

 

Harian Media Indonesia

Harian Kompas

Harian Tribun Timur

Kantor Berita Kota Nusantara Online

Kabar Terkini Tv One

Portal Berita Viva News

Posting Berita




Widget edited by Seby-Antoe.com

Situs Presiden Republik Indonesia

Tempointeraktif.com

detikcom