Pimpinan Bersama Crew Redaksi, Biro Perwakilan Daerah, dan Staf Kantor Beritakota Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2012

...

Biro Perwakilan Sulawesi Selatan Kantor Berita Nusantara Menerima Pemasangan Iklan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pada Pemilu Kada Dengan Harga Murah Hubungi Kantor Biro. Jl. Andi Mappanyukki No.24 B Makassar

Ingin memasang iklan ucapan dan advetorial pada Kantor Berita Kota Nusantara (KABAR News) di Kota anda untuk wilayah Se Nusantara Indonesia silahkan hubungi Biro Perwakilan Indonesia Barat ; Wawan, Jakarta,Biro Perwakilan Indonesia Timur Makassar: A.A.Effendy; Biro Makassar : Rizaldi H.Jamal, Jl.Andi Mappanyukki No.24B,Biro Perwakilan Maros,Pangkep,Barru: H.Sakkar Rauf, Biro Perwakilan Takalar : Burhan, Biro Perwakilan Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba : M.Rizal Noer, Biro Perwakilan Kaltim di Balikpapan: MUH. DARWIS.K Jl.Letjend Suprato No.1 Balikpapan pada Biro Perwakilan Sulut di Manado : Budianto,Biro Perwakilan Gorontalo : Rahmad Nur, Jl. Pangeran Hidayat No.1 Gorontalo. Biro Perwakilan Papua Barat. Sorong : FRANKY PANGKEY .Sulawesi Tenggara : YUSNANDAR, Kendari, Sulawesi Barat : YUSAK.NL. Jl. Sultan Hasanuddin No.7 Mamuju. Papua : Hendro Nur K.(Jayapura).


DD 1 ada dua di Gubernuran,......? Mobil Dinas Gubernur Sulsel yang memakai DD 1 ada dua Merek/Type yang berbeda terparkir di Panggung Upacara Gubernuran Sulsel(Foto: Iwan/ AA.Effendy)

DPRD Sulsel Minta Pihak Sekolah Jangan Memberatkan Orang Tua Calon Siswa



Makassar, KBN News-Dinas Pendidikan Nasional (Disdiknas) Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Komisi E DPRD Sulsel meminta otangtua siswa baru tidak membayarkan sumbangan pembangunan gedung sekolah bila ada sekolah yang memintanya.

Peringatan tersebut disampaikan menyusul masih munculnya modus sumbangan pembangunan pada setiap penerimaan siswa baru (PSB) di level SMP dan SMP/SMK.

Kadis Diknas Sulsel A Patabai Pabolori dan anggota Komisi E DPRD Sulsel secara terpisah menyampaian hal tersebut sebagai warning untuk tidak memberatkan orangtua dan menghindati tumpang tindih anggaran.

"Sebagai legislator, kami akan turun mengawasi ini. Jangans sampai ada pungutan-pungutan yang tidak rasional dan sebenarnya sudah ada anggarannya dari pemda dan pemerintah pusat, terutama pembangunan sarana seperti gedung," kata Adil, Sabtu (10/7),seperti dilansir Tribun.

Sementara Patabai meminta orangtua yang merasa ada pungutan liar (pungli), termasuk untuk sumbangan gedung dapat mengadukan ke dinas pendidikan kabupaten/kota masing-masing.

"Kami juga di dinas provinsi akan menerima pengaduan dari masyarakat untuk ditindaklanjuti. Tidak boleh lagi ada pungli pada penerimaan murid baru dan siswa baru." kata mantan Bupati Bulukumba dua periode ini.

Sementara itu, sejumlah sekolah di level SMP dan SMA/SMK di Kota Makassar mengumumkan hasil ujian peneriman siswa baru tahun pelajaran 2010/2011 di Tribun, hari ini,

Sekolah yang mengumumkan di antaranya, SMA Negeri 2, SMA Negeri 3, SMK Negeri 5, SMK Negeri 6, dan SMK Negeri 8.

Proses PSB masih berlangsung. Hari pertama sekolah bagi SMP dan SMA/SMK dijadwalkan dimulai pada Senin (19/7) mendatang. Namun kegiatan awal bagi siswa baru diperkirakan akan berlangsung pertengahan pekan depan.

Sejumlah orangtua mengaku belum mendapat gambaran soal biaya yang akan dibayarkan saat anak mereka lulus. Mereka masih merujuk dengan pembayaran tahun lalu.

"Belum ada informasi resmi dari sekolah. Kalau tahun lalu, katanya biaya masuk berkisat Rp 350 ribu hingga Rp 600 ribu. Kalau mengambil seragam dan buku-buku lengkap biayanya sampai Rp 600 ribu tapi kalau seragam beli di luar tidak sampai pada angka itu," kata seorang orangtua calon siswa di SMP Negeri 5 Makassar.

Sementara itu, orangtua calon siswa di SMA Negeri 3 Makassar mengaku mempersiapkan sekitar Rp 2 juta untuk biaya awal sang anak masuk sekolah.

Menurutnya, beberapa guru sudah menyampaikan estimasi yang kemungkinan akan dibayarkan. "Katanya masih akan menunggu rapat dengan komite sekolah sebelum diputuskan berapa biaya yang harus dibayarkan," katanya.

Adil mengingatkan sekolah untuk tidak coba-coba "bermain api" dengan memanfaatkan PSB di sekolah untuk mengeruk keuntungan pribadi.

Menurutnya, sampai saat ini memang belum ada laporan yang masuk di komisinya namun bila sampai ada laporan masyarakat soal pungli atau praktik suap-menyuap, dia berjanji melanjutkan masalah tersebut ke eksekutif.

Adil juga pun meminta orangtua atau wali calon siswa untuk tidak menggunakan "pelicin" agar anaknya masuk di sekolah-sekolah favorit bila memang kodisi si anak tidak memenuhi standardisasi panitia PSB di sekolah.

"Kalau memang anaknya tidak mampu jangan dipaksakan di sekolah favorit dan jangan juga coba-coba menyuap," kata ketua Fraksi PDK DPRD Sulsel.

Menurutnya, dari pengalamannya selama menjadi anggota dewan laporan pungli dan praktik suap di sekolah biasanya sulit untuk dibuktikan.

"Yang biasanya melapor karena anaknya tidak diterima. Bagi yang anaknya diterima memilih bungkam sehingga sulit dibuktikan. Ini sudah pengalaman sepertu tahun-tahun sebelumnya," tambahnya.

DiaTerlepas dari kontroversi pelaksanaan UAN, dalam proses seleksi PSB disekolah hendaknya sekolah mempertimbangkan nilai hasil ujian akhir nasional (UAN) sebagai salah satu bentuk penghargaan kepada siswa yang telah berusaha saat UAN lalu.(AA.Effendy)

Comments :

0 komentar to “DPRD Sulsel Minta Pihak Sekolah Jangan Memberatkan Orang Tua Calon Siswa”
 

Harian Media Indonesia

Harian Kompas

Harian Tribun Timur

Kantor Berita Kota Nusantara Online

Kabar Terkini Tv One

Portal Berita Viva News

Posting Berita




Widget edited by Seby-Antoe.com

Situs Presiden Republik Indonesia

Tempointeraktif.com

detikcom