Pimpinan Bersama Crew Redaksi, Biro Perwakilan Daerah, dan Staf Kantor Beritakota Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2012

...

Biro Perwakilan Sulawesi Selatan Kantor Berita Nusantara Menerima Pemasangan Iklan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pada Pemilu Kada Dengan Harga Murah Hubungi Kantor Biro. Jl. Andi Mappanyukki No.24 B Makassar

Ingin memasang iklan ucapan dan advetorial pada Kantor Berita Kota Nusantara (KABAR News) di Kota anda untuk wilayah Se Nusantara Indonesia silahkan hubungi Biro Perwakilan Indonesia Barat ; Wawan, Jakarta,Biro Perwakilan Indonesia Timur Makassar: A.A.Effendy; Biro Makassar : Rizaldi H.Jamal, Jl.Andi Mappanyukki No.24B,Biro Perwakilan Maros,Pangkep,Barru: H.Sakkar Rauf, Biro Perwakilan Takalar : Burhan, Biro Perwakilan Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba : M.Rizal Noer, Biro Perwakilan Kaltim di Balikpapan: MUH. DARWIS.K Jl.Letjend Suprato No.1 Balikpapan pada Biro Perwakilan Sulut di Manado : Budianto,Biro Perwakilan Gorontalo : Rahmad Nur, Jl. Pangeran Hidayat No.1 Gorontalo. Biro Perwakilan Papua Barat. Sorong : FRANKY PANGKEY .Sulawesi Tenggara : YUSNANDAR, Kendari, Sulawesi Barat : YUSAK.NL. Jl. Sultan Hasanuddin No.7 Mamuju. Papua : Hendro Nur K.(Jayapura).


DD 1 ada dua di Gubernuran,......? Mobil Dinas Gubernur Sulsel yang memakai DD 1 ada dua Merek/Type yang berbeda terparkir di Panggung Upacara Gubernuran Sulsel(Foto: Iwan/ AA.Effendy)

2010 Potensi Tambang Nonlogam Semakin Menggeliat



Mamuju, KBN News-Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memiliki sejumlah potensi pertambangan di antaranya bahan galian nonlogam yang siap dikelola investor.

Kepala Badan Promosi Penanaman Modal (BPPMD) Surung Katta di Mamuju, Jumat (29/1/2010), mengatakan, Provinsi Sulbar memiliki peluang investasi pertambangan untuk bahan galian non logam bagi para investor.

Ia mengatakan, potensi tambang bahan galian nonlogam tersebut antara lain potensi zeolit yang banyak terdapat di Kabupaten Mamasa sebesar 17,057, 600 ton per tahun. Selain itu juga terdapat di Kabupaten Majene sekitar 119,673,119 meter persegi yang saat ini sedang dilakukan ekplorasi oleh perusahaan tambang.

Katta mengatakan, selain zeolit potensi nonlogam lainnya di Sulbar yakni pasir kuarsa di Kabupaten Mamasa sekitar 1.408.651,17 ton per tahun dengan cadangan yang dimiliki sekitar 3,534,411 ton per tahun,seperti dilansir Kompas.

Potensi lainnya kata dia, adalah potensi tambang Koalin yang banyak terdapat di Kabupaten Polman dengan potensi yang dimiliki sekitar 570,937 ton per tahun. "Potensi tambang pasir karsa dan koalin itu masih sangat membutuhkan adanya investor yang siap mengelola karena potensi tersebut masih dalam tahap penyelidikan," ujarnya.

Ia mengatakan, Sulbar juga memiliki sejumlah potensi tambang untuk logam di antaranya batu bara yang sudah dikelola perusahaan tambang yakni di Kabupaten Mamuju dengan potensi sekitar 232,142,102 ton per tahun.

"Potensi batu bara di Mamuju tersebut masih memiliki cadangan sekitar 19,004,012,48 ton per tahun yang masih bisa dikelola investor jika ada yang berminat,"katanya.

Selain itu kata dia, potensi logam lainnya adalah biji besi yang banyak terdapat di Kabupaten Polman sekitar 81,704,235 ton per tahun.(Yuzak NL/Andi Ahmad)



Selengkapnya...

Jenasah Bupati Pangkep Akan Dimakamkan di Perkuburan Antang Makassar

Foto: Tribun-Timur

Makassar, KBN News - Bupati Pangkep Syafrudin Nur (49) meninggal dunia di RS Grestelina Makassar, Jumat (29/1). Syafruddin menghembuskan nafas terakhir pukul 14.08 wita atau hanya sekitar 14 jam setelah dilarikan ke rumah sakit.

Kepala Seksi Pelayanan Medis RS Grestelina Makassar, dr Bernhard Katuuk, mengatakan, Syafrudin masuk ke rumah sakit Kamis (28/1) sekitar pukul 21.00 dengan keluhan sesak napas dan perut kembung. Awalnya, Syafrudin hanya diduga kelelahan setelah sebelumnya melakukan berbagai aktivitas sebagai bupati.

"Menurut keluarga, almarhum memang menderita penyakit kronis yang tidak bisa saya jelaskan. Dokter ahli jantung yang menanganinya memang melihat ada gangguan di jantungnya," kata Bernhard.

Setelah Bernhard menerima Syafruddin, ia langsung menyerahkan penanganannya pada ahli jantung dr Muzakkir. "Almarhum meninggal karena multi organ failed," kata Bernhard.

Kematian almarhum mengagetkan banyak pihak khususnya warga Pangkep. Begitu mendengar Syafruddin berpulang, kerabat dan keluarganya langsung menyemut di RS Grestelina. Lobi rumah sakit ini penuh dengan kerabatnya yang berasal dari Pangkep maupun yang berasal dari Makassar.

Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, Bupati Gowa Ichsan YL, Wakil Wali Kota Makassar Supomo Guntur, dan ratusan rekannya di Pemkab Pangkep dan di Pemkot Makassar hadir. Sebelum menjadi Bupati Pangkep, Syafruddin adalah Asisten Bidang Ekonomi Pemkot Makassar.

Puluhan anggota dewan dari DPRD Makassar dan Pangkep juga terlihat termasuk rekannya dari DPD I Golkar Sulsel. Syafruddin adalah Bendahara Partai Golkar Sulsel.
Jenazah almarhum dibawa menggunakan mobil Trauma Center RS Pelamonia ke kediaman pribadinya di Kompleks Skarda N Blok N No 6, Makassar. Setelah salat Magrib, jenazah lalu dibawa ke Rumah Jabatan Bupati Pangkep.

Sekda Pengkep Surya Agraria mengatakan, jenazah dibawa ke Pangkep untuk memberikan kesempatan kepada warga Pangkep, kerabat, dan simpatisan melayat. Hari ini, jenazah akan dibawa kembali ke Makassar untuk dimakamkan di pekuburan keluarga di Pannara, Antang,seperti dilansir Tribun.

Syafruddin meninggalkan satu orang istri dan dua anak, masing-masing Siti Adani yang sekarang duduk di bangku SMP dan Radinal Irwinsyah, yang sekarang kuliah.(Sakkar Rauf)
Selengkapnya...

Gubernur Sulsel Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Bupati Pangkep



Makassar, KBN News-Duka mendalam mengalami di alami keluarga besar Pangkep, Bupati Pangkep Syafruddin Noer meninggal dunia sekitar pukul 14.03 Wita di RS Grestelina Jl Hertasning Makassar.

Saat ini jenazah almarhum masih disemayamkan di RS Grestelina. Sejumlah pejabat pemprov Sulsel dan Pemkab Pangkep berdatangan ke RS. "Saat ini, Pak Sekda Sulsel Mualim, bersama jajaran pemprov Sulsel sudah berdatangan ke RS, "ungkap Kabiro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel Agus Sumantri, Jumat (29/1),seperti dilansir Tribun.

Gubernur Sulsel yang kini sedang berada di Jakarta telah mendapat informasi terkait hal tersebut. "Beliau pun mengucapkan duka cita yang mendalam atas nama pribadi dan pempov Sulsel,"ungkap Agus.(Sakkar Rauf/A.Ahmad)

Selengkapnya...

Innalilahi Wainnalillahi Rajiun, Bupati Pangkep Meninggal !



Makassar, KBN News-Sekprov Sulsel Andi Muallim sedang menuju ke RS Grestelina, Makassar, Jumat (29/1/2010), untuk menjenguk Bupati Pangkep Syafruddin Nur yang wafat.

Bupati Pangkep Syafruddin Nur meninggal dunia di RS Grestelina, Makassar, sekitar pukul 14.30 wita.

Menurut penjelasan Kabiro Humas dan Protokol Sulsel, Agus Sumantri, dari informasi yang diperoleh dari keluarga almarhum, Kamis (28/1/2010), Syafruddin sempat mengalami sesak nafas. Lalu. pihak keluarga membawa ke RS, seperti dilansir Tribun.

Pada Jumat pekan lalu, pendukung Syafruddin Nur sempat bersitegang dengan pendukung Baso Amiruddin yang sama-sama akan bersaing di pemilihan kepala daerah (pilkada), Juni mendatang.

Syafrudin adalah calon incumbent sedangkan Baso adalah mantan Bupati Pankep di tahun 1990-an. Baso juga perwira tinggi TNI AD berpangkat brigadir jenderal yang kini bertugas di Jakarta.

Adu jotos antara Baso dengan Syafrudin bisa dicegah setelah Kapolres Pangkep AKBP Idil Tabransyah turun tangan dan mendamaikan keduanya. (Sakkar Rauf/A.Ahmad)


Selengkapnya...

ICW Minta Presiden Harus Berani Copot Jaksa Agung dan Kapolri



Jakarta, KBN News-Pada momentum 100 hari pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Presiden harus berani mencopot Jaksa Agung Hendarman Supandji dan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri. Kejaksaan dan Kepolisian dinilai tidak berprestasi dalam pemberantasan korupsi.
"Presiden juga harus berani mengganti para bawahan Jaksa Agung dan Kapolri dengan orang-orang yang mempunyai kemampuan dan berani melakukan pembenahan reformasi tanpa kompromi dalam pemberantasan korupsi," ujar peneliti Ilian Deta Arthasari, Kamis (28/1/2010) di Jakarta,seperti dilansir Kompas.

Dia mengatakan, pemerintahan SBY perlu menyusun strategi pemberantasan korupsi yang lebih fokus dan terarah. Strategi yang diambil dalam pemberantasan korupsi tidak cukup hanya preventif, namun juga represif dan progresif.

Presiden juga harus menjadikan pemberantasan korupsi sebagai isu sentral dan bagian dari pemulihan politik, ekonomi, hukum, dan birokrasi.

ICW berpendapat, Presiden harus memberikan dukungan penuh terhadap eksistensi Komisi Pemberantasan Korupsi. Dukungan ini dapat diwujudkan antara lain dengan mencabut Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Penyadapan, ataupun mencegah kembalinya kriminalisasi terhadap pimpinan KPK.(Saputra)


Selengkapnya...

Aksi Demo di Jakarta Tinggalkan Sampah Berserahkan

Liputan 100 Hari SBY- Boediono



Jakarta, KBN News - Aksi demo massa yang berpusat di Istana Negara telah usai. Setelah beberapa jam dijadikan tempat orasi, Jl Medan Merdeka Utara penuh dengan sampah.

Di sepanjang jalan Medan Merdeka Utara sampah-sampah mulai nampak berserakan.
Sampah-sampah tersebut dibuang sembarangan oleh para peserta aksi demo. Mulai dari sampah makanan, sampah plastik, hingga sampai atibut demo seperti poster dan spanduk.

Pemandangan yang sama juga terlihat di Monas. Monas juga menjadi sasaran lokasi peserta demo untuk menggelar orasi. Namun, tidak lama setelah massa membubarkan diri, puluhan petugas kebersihan dari Dinas kebersihan DKI Jakarta langsung sigap bertugas. Mereka sedikit demi sedikit mulai memungut dan membersihkan sampah-sampah tersebut.,seperti dikutif dari detikcom.

Massa terakhir yang berdemo di Istana kini telah meninggalkan lokasi. Mereka membubarkan diri sekitar pukul 17.30 WIB dan berjalan menuju Jl Medan Merdeka Barat.

Arus lalu lintas dari arah Gambir menuju Harmoni yang semula tersendat kini sudah normal kembali. Sementara arus lalu lintas sepanjang jalan Medan Merdeka Barat padat merayap.

Sedangkan, meski massa telah pergi namun pengamanan tetap siaga. Kawat berduri, mobil water canon, dan ratusan Brimob masih tetap berjaga di sekitar Istana.(Saputra)

Selengkapnya...

Oknum Anggota TNI dan Kepala Lingkungan di Jeneponto Terluka

Akibat Diserang 19 Warga Secara Tiba-tiba.

Laporan : Rizal Nur -Jeneponto.

Jeneponto,KBN News-Sekitar 19 Orang Kelompok Kalepu dan Kalling yang Menyerang membabi buta kepala Lingkungan Munaja Dg Kilang Kepala Linggukungan Bontoramba Kecamatan Bontoramba Jeneponto dan Matummpuan Anggota TNI Kodim 1425 Jeneponto hari Minggu, (25/1) sekitar Jam 18.00 wita, tutur Hamzah dan Laloasa dg Lisa pada wartawan di Bontoramba Senin,(26/1)

Akibat dari penyerangan tersebut KelapaLingkungan Muja dg Kilang terluka pipi, tangan dan dagu dan Mattumpuan anggota TNI terluka bagian perut, serta belasan warga lainnya yang terkena lemparan batu.

Kelipu Ces hendak membajak sawah yang sudah lama dalam pengusaan Keluarga Dg.Rannu yang diklem Kelepu sebagai miliknya dan persoalan ini sudah ditangai pemerintah kecamatan Bontoramba sejak tahun lalu dan belum ada keputusan yang memnangkan pihak Kalepu.

Lebih jauh Hamzah mengatakan bahwa orang tuanya Dg Kilang sebagai kepala lingkungan serta Mattumpuang yang baru pulang Kantor bermaksud melerai serta menyeruh pulang KAlepu ces (Penyerang red) bukannya diterima baik akan tetapi hanya langsung menyerang keduanya dengan Parang serta batu yang dibawa pimpinan Mustari.

Ketika Dg.Kilang mengatakan pulang jangan ribut tiba-tiba langsung Mustari berteriak
serang saja masa takut, spontanitas kelompok Kalepu ces menyerang Dg Kilang dengan Parang serta Batu.

Melihat keduanya sudah terkapar terkena parang pihak keluarga juga terpaksa berusaha
melawan namun karena kita cuma tiga orang melawan 19 orang pasti tidak sebanding terpaksa kita mengalah. dan menyerahkan persoalan ini kepolisi.

Kesembilan orang yang terlibat didalamnnya masing-masing Kalepu, , Rudi, Dirman, Kalling, Saripa, Herling, Basse, Sampara Alias Campa , Santi warga Bontoramba, Yunus,Mustari Alias Lassa Warga Taba Kecamatan Bontoramba, Bassiri Tambu Batua Kecamatan Bangkala, Hasni, Sunggu Punca"ca Kecamatan Bangkala,Diman, Jumanai Dangko Kec.Bontoramba, Jufri Desa Tabinjai Kecamatan Bontoramba dan Sakkiri warga Irian Jaya provinsi Papua.

Jadi memang Dg Kilang hanya semata-mata menyuruh mereka kembali karena persoalan ini sudah ditangani pemerintah jadi tolong pulang semua jangan membuat keributan, oe punga jangan ribut demikian Hamzah meniru kata Bapaknya.

sehubungan dengan kejadian tersebut Kapolres Jeneponto melalui Kasat reskrim AKP
Syarifuddin yang dikompirmasi membenarkan kalau dua orang luka yakni Munajab Dg,Kilangkepala Lingkungan dan Mattupuan anggota TNI kodim 1425 Jeneponto yang semntara dirawat. Dan penyerang dua telah diamankan yakni Yunus dan Mustari alias Lassa, untuk pengembangan selanjutnya apa masih ada tersengka baru, setelah kedua korban kita telah periksa tunggu saja perkembangannya.

Untuk sementara baru dua orang yang mengaku pelaku dan telah dijadikan sebagai tersangka sambil menunggu pemeriksaan sebentar Sore (Sening) Munajab Dg. Kilang kita akan mintai keterangan.( Muh.Rizal)
Selengkapnya...

Pemalak Resahkan Warga Di Balandangan Jeneponto

Laporan: Rizal Nur- Jeneponto


Jeneponto, KBN News-Pemalak bagaikan jamur dimusim hujan begitu habis digerebek oleh jajaran Polres Jeneponto tepatnya dikampung Bontoramppo kec.Tarowang kini kembali muncul di Kp. Balandangan memalak sejumlah sopir dan penumpang mobil yang melintas diderah ini modus oporandinya pada jam-jam 12.00 wita keatas.

Seperti yang dialami wartawan Radar Bulukumba dari Makassar-Jeneponto Malam Senin,(25/1) sekitar jam 12.00 wita, berhnti di Kp.Balandangan Kecamatan Tamalatea untuk menurunkan Anggota Pramuka yang baru datang Melakukan kegiatan di Kabapaten Pinrang.
Begitu Mobil wartawan mau bergerak tiba-tiba dihadang oleh dua orang nai motor yang diketahu identitasnya, dan langsung memegan stir mobil, dan memaksa meminta rokok karena tidak ada rokok kembali orang tak dikenal meminta uang sebasar Rp 50 000, kalau sambil menodaongkan parang dan badik kearah sopir sambil memecahkan kaca spion mobil, karena kondisinya tidak memungkinkan sopir kembali tancap gas oknum tak dikenal itu melempari mobil.

Tidak jauh dari tempat tersebut tepatnya disebalah kanan jalan menuju Kota Jeneponto ada sekolompok anak muda dengan beberapa kendaraan minum minuman keras berupa Ballo dan terlihat botol bir.

Hal yang sama juga dialami Dg. Baso Sopir Kijang pic up mengaku pafda wartawan di p.Tamaroya kecamatan Tamalateai sebelumnya telah dihadang dua orang bersenjata Badik dan Kalewang menahan mobil, pada saat mobil berhenti keduanya mengancam akan merusak mobil bila tidak memberikan uang Rp 100.000 perorang, akan teapi para teman-teman hampir semuanya perempuan terpaksa memberikan uang kepada orang tak dikenal itu.

Saya Baru juga dihadang dikampung Balangdangan dan terpaksa uang bensin persiapan keselayar saya berikan kepad orang tak dikenal, apalagi kami setiap saat melintas di balandangan jadi saya takut pak,orangnya bau minuman keras ciri-ciri orang tersebut tinggi kurus rambu panjang pakai motor bebek Yamaha ini memaksa agar diberi uang, yang satunya pendek gemuk sedikit itu tukan tahan mobil.

Sesaat setelah kejadian wartawan langsung melaporkan kepada pihak Polsek Tamalatea yang diterima oleh Sarifuddin dan Bakri dan segera meluncur keTKP Kp.Balandangan, namun orang pemak itu sudah tidak ada ditempat.

Untuk tidak terulang lagi Kami mewakili sopir dan masayarakat agar pihak Polres Jeneponto sekali-kali melaukakan patroli malam pada Kp. Balandangan, tapi jangan pakai mobil polisi tetatpi menyamarlah sebagai sopir anggkutan.(Muh.rizal)

Selengkapnya...

28 Januari, Aksi Demo Akbar Digelar Seluruh Kota Indonesia



Jakarta, KBN News-Aksi unjuk rasa 100 hari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono, Kamis (28/1/2010) besok, rencananya juga akan dilakukan di beberapa kota lain di Indonesia. Koordinator Lapangan aksi Gerakan Indonesia Bersatu (GIB) Ton Abdillah Has mengatakan sejumlah kota yang bakal menggelar aksi serupa di antaranya Surabaya, Makassar, Yogyakarta, Medan, dan Pekanbaru.

"Aksi ini hampir merata di berbagai kota.Bahkan, mereka menggelar aksi serupa ini mulai hari ini dan besok," ujar Ton, Jakarta, Rabu (27/1/2010),seperti dilansir Kompas.

Ton mengatakan beberapa elemen organisasi yang ikut dalam aksi ini memiliki cabang di seluruh Indonesia. Sejauh ini, ada 65 organisasi dengan peserta aksi mencapai 14.000 telah menyatakan dukungannya untuk ikut dalam aksi besar-besaran ini.

"Mereka (organisasi) sudah menginstruksikan ke daerah untuk menggelar aksi serupa bisa juga yang di daerah itu merespon. Tidak tahu apakah akan dilakukan serempak atau tidak," kata Ton.

Dalam aksi itu, pihaknya bakal menurunkan tim keamanan internal baik antar elemen organisasi atau keamanan bersama GIB sekitar 300 hingga 400 orang. Nantinya, tim ini akan mengenakan seragam dan baret.(Saputra)
Selengkapnya...

Hebat ! Indonesia Bebas Anak Jalanan 2011?



Samarinda, KBN News-Awal Januari ini, Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri di Jakarta mengatakan, tahun 2011, tidak ada lagi anak Indonesia yang tinggal di jalanan. Untuk mendukung target tersebut, Departemen Sosial akan bekerja sama dengan yayasan sosial yang dikelola masyarakat dan perguruan tinggi. Luar biasa! Mungkinkah?

Sejumlah pengelola rumah singgah, pegiat anak-anak jalanan, dan wakil rakyat DKI Wanda Hamidah pesimis. Sebab, persoalan anak jalanan adalah cermin kemiskinan dan bukan sebatas persoalan teknis dan dana. Faktanya, ketiga-tiganya bermasalah di Indonesia.
Ketua Forum Komunikasi Rumah Singgah DKI Jakarta Agusman menyebutkan, 90 persen anak jalanan bersumber pada kemiskinan, sedangkan sisanya karena sebab lain, seperti keretakan rumah tangga, atau kenakalan remaja.

Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Anak DKI Jakarta, Sunarto, membenarkan, meski dengan angka prosentase lebih kecil. ”Sekitar 70 persen anak jalanan disebabkan kemiskinan,” ujarnya, Minggu (24/1/2010),seperti dikutif Kompas.

Menurut dia, setiap tahun, jumlah anak jalanan di Jakarta bertambah 20-40 persen. ”Tergantung keadaan ekonomi. Kalau musim PHK bisa naik sampai 40 persen. Kalau ekonomi stabil, tumbuh 20 persen per tahun,” paparnya.

Tahun lalu, jumlah anak jalanan ada 12.100 orang sedangkan tahun sebelumnya, 2008, hanya 8.000 orang. ”Dari jumlah tersebut, hanya separuhnya yang tertampung di 35 rumah singgah,” tuturnya.

Lalu bagaimana cara menihilkan anak jalanan kalau kemiskinan justru berkembang? "Anak jalanan itu kan cuma ikutan atau dampak dari kemiskinan,” tutur Wanda saat dihubungi terpisah kemarin.

Hotel pordeo

Sekretaris Jenderal Komnas Anak Arist Merdeka Sirait curiga, jangan-jangan pemerintah hendak menihilkan anak jalanan dengan upaya paksa. ”Menggaruk mereka dari jalanan, melemparnya ke panti asuhan seperti melempar para terpidana ke hotel prodeo,” ucapnya saat dihubungi terpisah.

Ia berpendapat, sampai sekarang pemerintah masih melihat anak-anak jalanan sebagai sesuatu yang merusak keindahan kota sehingga harus disingkirkan dari pandangan. ”Bukan dipandang sebagai korban kemiskinan yang harus dibantu dan dientaskan,” ucap Arist.

Pengamen jalanan yang mangkal di Terminal Bus Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim), Anggi Setiawan (17) dan Ilham Maulana (14) berpendapat, panti-panti apapun namanya, memang tidak lebih dari penjara. Ketakutan anak-anak jalanan adalah ketika mereka berhasil ditangkap dan dibawa ke Panti Kedoya di Jakbar atau Cipayung di Jaktim. "Di sana, penghuni baru akan menjadi budak bahkan dipukuli penghuni lama,” kata Anggi.

Oleh karena itu, anak-anak jalanan lebih suka menghilang saat ada razia. Impian paling buruk adalah saat anak-anak jalanan harus menghuni rumah tahanan di Tangerang. ”Kawan-kawan yang pernah menghuni rumah tahanan di Tangerang banyak cerita tentang penyiksaan yang dilakukan sesama tahanan di sana,” ujar Anggi. Oleh karena itu, ”Yang terpikir pertama saat ada razia adalah, lari!” kata Ilham.

Arist menduga, minimnya pendapatan yang diterima oleh para pengelola panti membuat mereka melakukan pembiaran dan malas memberi perhatian. Jumlah dana bantuan dari pemerintah yang diterima oleh para pengelola rumah rumah singgah swasta, lebih minim lagi.

”Dari 35 rumah singgah di Jakarta, sekarang hanya 10 rumah singgah yang mendapat bantuan. Bantuannya pun masing-masing cuma Rp 5 juta setahun. Padahal tahun 1998-2002, pemerintah memberi bantuan sebesar Rp 80 juta setahun kepada setiap rumah singgah,” ungkap Agusman. Kini, ”Nyaris 100 persen kami mencari dana sendiri. Sisanya dari pemerintah,” tambah pengelola rumah singgah Bala Renik di Cakung, Jaktim itu.

Masih percaya bahwa tahun 2011 tidak ada lagi anak Indonesia yang tinggal di jalanan? ”Mimpi kali yeeeee...,” kata Wanda sambil tertawa lepas. (Darwis)

Selengkapnya...

PolisiTetapkan Tersangka Baru

Terkait Pengeroyokan Tim Sukses Calon Bupati di Pangkep



Makassar,KBN News- Kepolisian Resor (Polres) menetapkan dua anggota tim sukses bakal calon Bupati Pangkep Syafrudin Nur sebagai tersangka kasus penganiyaan Nur Ahmad alias Haji Ammar.

Kapolres Pangkep AKBP Idil Tabransyah, Minggu (24/1), mengungkapkan, penyidik mengungkapkan dua tersangka utama dalam kasus yang tersebut yaitu seorang pengusaha bernama Umar Teppo (42) dan warga berbnama Pattola (65).

Sehari sebelumnya, Polres Pangkep sudah menyebut Umar sebagai tersangka sedangkan Pattola adalah nama baru yang disebut sebagai tersangka.

Sebelumnya, informasi Polres Pangkep menetapkan tiga tersangka. Selain Umar, dua tersangka lainnya adalah Kepala Badan Kesatuan Bangsa (Kesbang) Agus Saguni dan M Saleh,seperti dilansir Tribun.

Namun kapolres menyebut Agus dan Saleh hanya berstatus sebagai saksi. Sementara Umar tetap sebagai tersangka bersama Pattola.

"Agus Saguni dan Saleh sebatas saksi sebab keduanya tidak terlibat dalam kasus penganiayaan dan penyerangan posko kontestan lainnya di pilkada," kata kapolres.
Sebelumnya beredar kabar, ajudan Syafrudin juga akan diperiksa sebagai saksi. Namun kapolres belum bisa memastikan kebenaran informasi tersebut.

Ia menambahkan, saat tim penyidik meminta keterangan, keduanya mengatakan tidak berada di TKP tetapi berada di belakang Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Pangkep.
Pattola ditangkap atas laporan Agus pada saat diperiksa oleh penyidik. Usai penganiayaan Haji Ammar, Pattola bercerita kepada Agus bahwa dialah yang melakukan pemukulan dan penganiayaan Haji Ammar.

Dengan laporan tersebut Pattola kemudian dipanggil namun saat pemeriksaan, dia menyangkal sebagai pelaku pemukulan. Belakangan, dia mengakui sebagai pelaku apalagi kuat dugaan bahwa luka kecil di tangan Pattola karena usai memukul korban.
Idil berjanji akan secepatnya melimpahkan berkas kasus tersebut kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkep.

Sementara itu, Ketua DPRD Pangkep Syamsuddin Hamid Batara mengimbau seluruh kandidat, tim sukses, dan pendukung, bisa menahan diri.

Dia juga berharap kandidat yang saat ini "bertikai", Syafruddin Nur dan Baso Amirullah ikut turun tangan meredakan situasi agar tidak menimbulkan hal yang tidak diinginkan hingga merugikan kepentingan masyarakat di Pangkep.

"Kita sama-sama menahan diri. Saya yakin setiap calon punya niat baik untuk Pangkep. Jangan sampai tercederai dengan kepentingan pilkada 2010. Yang bersaing bukan orang lain," jelas Syamsuddin yang didampingi juru bicara tim Sahabat (Syamsuddin Hamid Batara) Rahmat Nur dan Master Campaign (MC) Arfan Tualle kepada wartawan di Makassar, kemarin.

Sebagai putra Pangkep, Ketua DPD II Golkar ini, tidak menginginkan Pangkep terkotak-kotak saat maupun setelah pemilihan kepala daerah (pilkada).
Syafruddin sebagai calon incumbent maupun Baso selaku mantan bupati yang pernah memimpin Pangkep diharapkan bisa memberi contoh dan teladan bagi kandidat lain maupun masyarakat.

"Setiap kandidat harus bisa saling menahan diri agar tidak sampai terjadi benturan hingga pertumpahan darah," lanjut Syamsuddin yang pernah menjabat Kepala Desa Batara selama 16 tahun.

Ke depan dia berharap, masing-masing kandidat menjual program yang akan diperbuat bagi masyarakat Pangkep. Tidak lagi beredar isu-isu maupun black campaign yang bisa menimbulkan reaksi berlebihan dari tim maupun pendukung masing-masing kandidat yang bersaing di Pangkep.


Menurut Syamsuddin sehari setelah kejadian terjadi, Kapolres Pangkep mengumpulkan masing-masing kandidat. Dia juga hadir sebagai Ketua DPRD dan salah satu satu kandidat.

Dalam pertemuan itu disepakati untuk menyerahkan kasus tersebut pada proses hukum. "Masalah hukum tetap jalan semua pihak diminta tenang," jelasnya. (Sakkar Rauf )
Selengkapnya...

28 Januari, Rencana Aksi Demo Akbar di Makassar



Makassar,KBN News,- Berbagai organisasi buruh, lembaga swadaya masyarakat, dan mahasiswa di Makassar memastikan akan menggelar demonstrasi besar tapat 100 hari kepemimpinan SBY-Boediono, Kamis (28/1) mendatang.
Organisasi buruh, LSM, dan mahasiswa itu tergabung dalam Front Oposisi Rakyat Indonesia (FORI). Front ini dideklarasikan di Hotel Istana, Minggu (24/1).

"Kami telah mendeklarasikan diri dan akan turun pada 100 hari SBY-Boediono. Melihat beberapa kasus, kami menilai kepemimpinan SBY-Boediono telah gagal," ujar pemimpin salah satu elemen inisiator FORI, Muhtar Guntur.

Front ini diinisiasi oleh empat organisasi, yaitu Federasi Serikat Perjuangan Buruh Indonesia (FSPBI), Gabungan Serikat Buruh Nusantara (GSBN), Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), dan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi).

Demonstrasi besar juga akan dilakukan di 17 kota lainnya di Indonesia secara serentak pada 28 Januari nanti. Ini akan menjadi demonstrasi terbesar setelah pada 9 Desember lalu berbagai elemen masyarakat juga turun jalan menuntut reformasi total dalam bidang hukum.

Beberapa tema yang diusung oleh front ini adalah mewujudkan reformasi agraria sejati melalui prioritas program nasional pemerintah RI dalam hal penetapan tanah dan sumber daya agraria secara jelas dan adil untuk lahan pertanian petani.

FORI juga menuntut perwujudan pembangunan industrial nasional, mewujudkan demokrasi ekonomi, dan penegakan Hak Asasi Manusia (HAM).

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulselbar, Irjen Polisi Adang Rochjana menyatakan kesiapannya untuk mengamankan Makassar dari kemungkinan aksi anarkis. Namun, Adang berjanji tetap tidak akan bertindak keras.

Untuk melakukan tindakan simpatik, polisi akan air minum mineral kepada peserta aksi seperti dilakukan pada 9 Desember lalu.

"Betul kami akan menyiapkan air minum jangan sampai ada demonstran yang mengalami dehedrasi. Bahkan kami menyiapkan ambulan. Kalau kita tidak turun ke lapangan maka kita tidak akan mengetahui bagaimana keadaan demonstran," kata Adang.(cr6/ali)

Kapolda: Demonstran Bukan Musuh

TERKAIT dengan rencana demonstrasi besar di Makassar tepat pada 100 hari kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Buediono, Kamis (28/1), Kapolda Sulselbar, Irjen Pol Adang Rochjana, memerintahkan personelnya tidak berbuat keras.

"Pertama kali saya sudah menginstruksikan kepada jajaran, bahwa pengunjuk rasa itu bukan musuh. Kalau toh mereka ingin menyampaikan sesuatu, berarti mereka ingin menyampaikan aspirasi," kata kapolda,seperti dilansir Tribun.

Adang mengatakan, dalam konteks melindungi masyarakat, polisi harus melindungi kepentingan dua kelompok. Dalam peristiwa demonstrasi, katanya, ada kelompok yang berdemosntrasi dan ada masyarakat yang tidak ikut.

Namun jika demonstrasi itu sudah menyimpang, misalnya bebuat kerusuhan, polisi tetap akan bertindak tegas. Kami akan menegakkan hukum. Siapa pun orangnya tidak peduli. Cuma penanganannya akan dipercepat atau akan diberikan pertimbangan yang lain," katanya.

Mengenai jumlah personel, Polda Sulselbar akan menurunkan 18 ribu personil kepolisian. Dalam kondisi yang sangat perlu, polda juga akan meminta bantuan pengamanan dai TNI AD.(Agus Salim/AA Effendy))

Siap Demonstrasi Besar
- Konsorsium Pembaharu Agraria (KPA)
- Walhi
- Perhimpunan Rakyat Pekerja (PRP)
- Kontras
- Kongres liansi Buruh Seluruh Indonesia (KASBI)
- Indonesia Corruption Watch (ICW)
- Indonesia Budget Centre (IBC)
- Ikohi
- Aliansi Rakyat Bersatu (ARB)
- Pergerakan
- Pusat Studi Hukum & Kebijakan (PSHK)
- KM-Raya
- KM-UI
- KMU
- Posberaksi
- PPRP Jakarta
- Revolusi Desember 09
- Kamerad
- KPOP
- SRMPI
- Gerilya
- GPPI
- FPPK
- STIGMA
- Persatuan Perjuangan Indonesia (PPI)
- Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta
- dan FGII

Selengkapnya...

Potensi Kerugian Bank BRI Bisa Bertambah

Terkait Pembobolan Rekening Nasabah Melalui ATM



Jakarta, KBN News-Potensi kerugian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI diduga bisa bertambah terkait pembobolan dana nasabah melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Hingga siang ini, baru tercatat tiga nasabah yang menjadi korban kasus ini dengan total kerugian sebesar Rp 48,5 juta.

Sekretaris Perusahaan BRI Muhammad Ali mengakui, kemungkinan besar masih ada keluhan lain terkait kehilangan dana tanpa penarikan. "Mungkin juga ada di luar tiga ini, tetapi belum melaporkan. Mungkin mereka belum melakukan transaksi, atau belum melakukan pengecekan saldo," ujarnya, saat jumpa pers di kantor pusat BRI, Kamis (21/1/2010),seperti dilansir Kompas.

Hingga kini, manajemen belum melaporkan kejahatan tersebut kepada pihak berwajib. Pasalnya, penarikan dana tersebut dilakukan oleh pelaku melalui ATM di Moskwa dan Toronto. Pihaknya juga belum dapat memastikan bahwa pelaku kejahatan ini termasuk dalam sindikat Rusia seperti yang dikabarkan selama ini.(Saputra)

Selengkapnya...

Penarikan Uang di Bank Makassar Masih Stabil

Terkait Banyaknya Uang Nasabah Hilang Direkening


Makassar, KBN News-Laporan pembobolan rekening nasabah lewat mesin anjungan tunai mandiri (ATM) pada enam bank, yaitu Bank BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, Bank Permata, dan BII yang merugikan sejumlah nasabah bank tersebut hingga miliran rupiah, belum berpengaruh pada penarikan uang di BI Cabang Makassar.

"Tidak ada rush di BI Makassar. Perbankan masih tarik uang dalam jumlah nominal yang wajar," ungkap Kepala Bidang Sistem Pembayaran Bank Indonesia Makassar Andi Faizal Husni, Kamis (21/1),seperti dilansir Tribun.

Menurutnya, kondisi penarikan dana masih stabil dan persedian stok keuangan di BI masih dalam tahap yang normal dan terkendali.(AA.Effendy)

Selengkapnya...

Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang 22-25 Januari Terjadi



Jakarta, KBN News - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali merilis peringatan dini cuaca. Sejumlah daerah di Indonesia berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada tanggal 22-25 Januari.

"Adanya badai tropis Magda di perairan sebelah selatan Kupang dan daerah tekanan rendah di sebelah tenggara Merauke berpengaruh terhadap pembentukan daerah pumpunan/pertemuan angin yang memanjang dari Laut Jawa, Laut Bali hingga NTB serta dari Laut Banda hingga Laut Arafura," demikian rilis peringatan dini cuaca BMKG ,Kamis (21/1/2010,seperti dilansir detikcom.

Kondisi cuaca seperti itu berpengaruh terhadap proses pertumbuhan awan hujan yang semakin meningkat di wilayah Indonesia bagian selatan. Selain itu, kelembaban udara yang cukup besar dan suhu muka laut yang masih hangat juga memberikan dukungan yang positif terhadap pertumbuhan awan hujan.(AA,Effendy)

Berikut ini wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang:

Sumatera bagian tengah dan selatan

Pesisir barat Sumatera

Kalimantan bagian selatan

Jabodetabek

Jawa bagian barat dan utara

Sulawesi bagian selatan

Bali

Nusa Tenggara

Maluku Tenggara

Papua bagian tengah dan selatan

Selengkapnya...

Presiden SBY Lantik 20 Duta Besar RI

Presiden SBY melantik 20 Duta Besar RI yang akan untuk bertugas di sejumlah negara sahabat, hari Rabu (20/1) pagi di Istana Negara. (foto: haryanto/presidensby.info)

Jakarta, KBN News-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Wakil Presiden Boediono hari Rabu (20/1) pagi di Istana Negara melantik 20 Duta Besar LBBP (Luar Biasa Berkuasa Penuh ) RI yang akan ntuk bertugas di sejumlah negara sahabat. Hampir semua menteri Kabinet Indonesia Bersatu hadir pada pelantikan dubes baru ini. Juga Ketua DPD-RI Irman Gusman, Ketua MA Arifin Tumpa, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso dan Wakapolri Komjen Jusuf Manggabarani, seperti dilansir Situs Presiden RI.

Mereka yang dilantik:
1. Handriyanto Kusumo Priyo, sebagai Dubes RI untuk Brunei Darussalam berkedudukan di Bandar Seri Bengawan.
2, Kria Fahmi Pasaribu, sebagai Dubes RI untuk Republik Demokratik Rakyat Laos, berkedudukan Vientiane.
3 Adiyatwidi Adiwoso Asmady, sebagai Dubes RI untuk Kerajaan Spanyol,berkedudukan di Madrid.
4. Eddy Poerwana Wangsadihardja, sebagai Dubes RI untuk Zimbabwe merangkap Zambia, berkedudukan di Harare.
5. R.A Esti Andayani, sebagai Dubes RI untuk Kerajaan Norwegia, berkedudukan di Oslo.
6. Dienne Hardianti Moehario, sebagai Dubes RI untuk Kanada,berkedudukan di Ottawa.
7. Yohanes Kristiarto Soeryo Legowo, sebagai Dubes RI untuk Filipina, merangkap di Republik Palau, berkedudukan di Manila.
8. Gatot Abdullah Mansyur, sebagai Dubes RI untuk Kerajaan Arab Saudi, berkedudukan di Riyadh.
9. Marianna Sutadi,sebagai Dubes RI untuk Republik Rumania merangkap Moldova, berkedudukan di Bucharest.
10. Yosef Berty Fernandez, sebagai RI Dubes untuk Republik Peru merangkap Plurinasional Bolivia, berkedudukan di Lima.
11. Imron Cotan,sebagai Dubes RI untuk Republik Rakyat China merangkap Mongolia, berkedudukan di Beijing.
12.Djoko Susilo, sebagai Dubes RI untuk Konfederasi Swiss merangkap Keharyapatihan Liechtenstein berkedudukan di Bern.
13. I Gede Ngurah Swajaya, wakil tetap pada perutusan tetap RI untuk PBB Asia Tenggara berkedudukan di Jakarta.
14. I Gusti Agung Wesaka Puja sebagai Dubes RI untuk Republik Austria merangkap Slovenia dan wakil tetap RI untuk PBB dan organisasi lainnya, UNIDO, IAEA, UNOV, CTBTO, berkedudukan di Wina.
15. Mohamad Asruchin, sebagai Dubes RI untuk Uzbekistan berkedudukan di Tashkent.
16. Aidil Chandra Salim, sebagai Dubes RI untuk Republik Kepulauan Fiji berkedudukan di Suva.
17. Tosari Widjaja, sebagai Dubes RI untuk Kerajaan Maroko berkedudukan di Rabat.
18. Sjahril Sabaruddin, sebagai Dubes RI untuk Republik Afrika Selatan berkedudukan di Pretoria.
19. Soehardjono Sastromihardjo, sebagai Dubes RI untuk Kerajaan Kamboja, berkedudukan di Phnom Penh.
20. Albert Matondang, sebagai Dubes RI untuk Portugal berkedudukan di Lisabon.(Saputra)
Selengkapnya...

Lagi, 3 Nasabah BRI Dibobol Rp 48,5 Juta Lewat ATM



Jakarta, KBN News - Pembobolan dana nasabah lewat ATM juga dialami oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI). Sebanyak 3 nasabah BRI melaporkan kehilangan uangnya di saldo rekening senilai Rp 48,5 juta.

Tiga orang nasabah BRI ini semuanya berasal dari Bali yaitu dari daerah Kuta, Renon, dan Ubud.

"Nasabah Kuta dan Renon melaporkan kemarin malam, sedangkan Ubud baru tadi siang," ujar Sekretaris Perusahaan BRI Muhammad Ali dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (21/1/2010).

Ali mengatakan, dari identifikasi tim IT, uang nasabah tersebut dibobol lewat pengambilan tunai di Moskow dan Toronto melalui jaringan ATM Cirrus. BRI telah mengirim tim IT untuk melakukan pengecekan secara fisik apakah benar nasabah tersebut tidak mengambil uangnya lewat ATM,seperti dilansir detikcom.

Untuk mengantisipasi berulangnya kejadian pembobolan lewat ATM ini, BRI meminta seluruh unit kerjanya di berbagai daerah yang jumlahnya 6.421 unit kerja untuk mengimbau nasabah pengguna ATM mengganti nomor PIN ATM-nya saat ini.

Sebelumnya BNI dan BCA juga menjadi salah satu incaran pembobol bank. Sebanyak 19 nasabah BNI telah melaporkan mengalami pembobolan melalui ATM di Denpasar, Bali dengan kerugian sebesar Rp 200 juta.(Saputra)

Selengkapnya...

Kapolri Musnahkan Narkoba Senilai Rp.5 Miliar



Jakarta, KBN News - Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri memusnakah barang bukti narkoba jenis heroin, sabu-sabu dan ekstasi senilai Rp 5 Miliar. Barang bukti ini merupakan hasil tangkapan Polri dari sindikat West African di Bandara Soekarno Hatta akhir Desember tahun lalu.

Pemusnahan barang bukti itu dilakukan di sela-sela peluncuran program Zero Toleransi Narkoba di terminal kedatangan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (20/1/2010).

Hadir dalam acara Kapala Badan Narkotika Nasional, Komjen Pol Gories Mere, sejumlah petinggi Polri, pihak Departemen Perhubungan dan PT Angkasapura I dan II.

Kapolri mengguyur cairan kimia ke dalam boks besi berisi 4,29 kg heroin, 256 gram sabu-sabu dan 1.937 ekstasi dengan berbagai jenis, termasuk dalam bentuk kapsul untuk ditelan. Dengan hasil tangkapan ini diperkirakan 25 ribu jiwa telah diselamatkan dari bahaya narkoba.

Dalam kata sambutannya, Kapolri menyampaikan ancaman peredaran narkoba dari luar juga berasal dari sindikat seperti di negara Iran, Pakistan, dan Afganistan atau dikenal dengan jaringan Bulan Sabit Merah dan Laos, Thailand dan Myanmar atau disebut Segitiga Emas.

"Dari 2002 sampai sekarang bulan sabit merah berhasil memasarkan 93 persen narkoba ke pasar internasional," kata Kapolri,seperti dilansir detikcom.

3 Bandara Prioritas

Dalam kesempatan itu, Bareskrim Polri juga menetapkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Cengkareng), Bandara Internasional Ngurah Rai (Bali), dan Bandara Internasional Hang Nadim (Kepri), dan Pelabuhan Tanjong Priuk (Jakarta) menjadi prioritas Zero Toleransi. Untuk selanjutnya, secara bertahap Polri dan pihak terkait akan meningkatkannya sampai meliputi seluruh pelabuhan udara dan pelabuhan laut Indonesia.
Selengkapnya...

Mabes Polri Panggil Semua Direksi Bank

Terkait Raibnya Uang Nasabah Bank BCA di Bali Secara Mesterius



Tangerang, KBN News - Kuat dugaan kasus lenyapnya uang dari rekening akibat adanya kelemahan dalam sistem keamanan yang diterapkan. Sebagai tindak antisipasi meluasnya kasus hilangnya uang nasabah BCA, Mabes Polri memanggil pihak bank.
"Nanti siang semua bank akan datang ke Mabes," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Erward Aritonang, di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (20/1/2010),seperti dilansir detikcom.

Ditemui pada kesempatan sama, sebelumnya Kabareskrim Kombes Pol. Ito Sumardi menyatakan pemanggilan ini merupakan upaya antisipasi meluaskan kasus pembobolan rekening ke nasabah bank lain yang ada di daerah lain. Sejauh ini sudah ada 12 orang nasabah dari BCA, Bank BNI dan Bank Permata di Bali yang melaporkan kasus lenyapnya uang tanpa sepengetahuan pemilik rekening.

"Ini memanfaatkan kelemahan sistem keamanan, bank perlu melakukan pejaminan dan perlindungan. Uang yang hilang harus diganti," tandas Ito.(Saputra)

Selengkapnya...

Gawat, Nasabah Bank BCA, BNI, Dan Permata di Bali Kehilangan Dana Dari Rekening !


Jakarta, KBN News - Misteri hilangnya dana dari rekening nasabah tidak hanya terjadi di BCA. Kejadian ini juga menimpa nasabah Bank Permata dan Bank BNI, yang semuanya berada di Bali. Dari ketiga bank itu, total nasabah yang dirugikan mencapai 12 orang.

"Ada yang kehilangan Rp 6 juta, ada yang Rp 8 juta. Tidak sampai ratusan jutalah," ungkap Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi, Rabu (20/1/2010).
Kepada wartawan yang mencegatnya di sela peresmian program "Zero Narkoba" di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dia menyatakan sejauh ini ada 12 orang nasabah yang melaporkan kasus kehilangan uang dari rekeningnya. Langkah awal untuk penyelidikan kasus tersebut juga sudah diambil.

"Saya sudah telepon Kapolda Bali, minta agar Bank BNI dan Bank Permata melakukan audit menajemen sistem keamanan. Kita mintakan pertanggungjawaban berupa memberi perlindungan pada nasabah," ujar Ito,seperti dikutif detikcom.

Mengingat kejadiannya ada di 3 bank yang berbeda, maka ada kemungkinan kasus serupa menimpa nasabah di bank-bank dan daerah lain. Sebagai langkah antisipasi, Mabes Polri akan mengadakan pertemuan khusus dengan para petinggi sistem keamanan bank.

"Ini memanfaatkan kelemahan sistem keamanan dan tidak tertup kemungkinan ini terjadi ke bank lain. Kita panggil pihak bank, Kadiv Humas akan sampaikan ke Perbanas," pungkas Ito.(saputra)

Selengkapnya...

Badan Kemakmuran Mesjid Binjai Resmi Ikut Jamsostek.

Foto: Humas/Sanco Simanullang

Binjai, KBN News- PT Jamsostek (Persero) Kanwil I terus melakukan perluasan program jaminan sosial tenaga kerja di lembaga keagamaan. Setelah ratusan pendeta, sintua, bibelvrouw di gereja HKBP terlindungi program jamsostek, kini Jamsostek Binjai membidik kepesertaan Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) yang memiliki sekitar 900 pengurus.

Dibawah tajuk “Melalui sosialisasi program jamsostek mari kita raih manfaat dalam menggapai kesejahteraan tenaga kerja dan keluarga hari ini dan hari esok”, sebanyak 304 pengurus Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) Kota Binjai Sumatera Utara menerima sosialisasai program jaminan sosial tenaga kerja (jamsostek) yang bertempat di Aula Pemko Binjai, Senin(18/1).
Wakil Walikota Binjai Drs. H. Anhar A Monel MAP mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak atas terselenggaranya sosialisasi program jamsostek kepada pengurus BKM se Kota Binjai.

“Hal ini sudah cukup bagus. Saudara kita dari agama lain pun sudah masuk jamsostek. Saya bilang sama Pak Mustafa Zainal(Kakacab Jamsostek Binjai-red), apakah bisa BKM ikut Jamsostek?. Alhamdullillah, hari ini kita sudah mulai. Untuk itu, saya minta agar seluruh peserta sosialisasi yang hadir, betul-betul dan jangan segan-segan bertanya tentang iuran dan manfaatnya,” kata Walikota yang pada pertemuan itu turut dihadiri seluruh Camat se Kota Binjai.

Walikota mengatakan, untuk tahap pertama agar diprioritaskan seluruh pengurus mesjid yang betul betul bekerja secara seperti para imam, nazir, pembersih mesjid.

Dikatakannya, masalah hidup dan mati berada ditangan Tuhan Yang Maha Kuasa, namun usaha untuk melindungi pekerja keagamaan dan keluarga dari berbagai resiko seperti sakit, hamil, bersalin, kecelakaan dan meninggal dunia, merupakan hal yang cukup penting.

”Masalah meninggal dunia, itu urusan Allah SWT. Kita tetap berikhtiar, bila dipanggil Allah , setidaknya ada upaya kita memberikan perlindungan bagi yang ditinggalkan,” ujar Walikota.

Kegiatan yang secara resmi dibuka Wakil Walikota Binjai Drs. H. Anhar A Monel MAP itu diikuti serangkaian kegiatan seperti penyerahan sertifikat dan kartu peserta jamsostek (KPJ). Sertifikat secara simbolis diterima pengurus BKM Mesjid Agung dan KPJ jamsostek sementara KPJ diterima antara lain Ponimen, Saidi dan lainnya, seperti dikemukakan Humas Jamsostek Sanco Manullang ST MT di Medan, selasa (19/01).

Gaungnya Penting

Kepala Kantor Wilayah I PT Jamsostek (Persero) Dr. H. Nas’ud Muhammad MM dikesempatan itu mengatakan dengan masuknya Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) Kota Binjai Sumatera Utara akan memberikan dampak yang sangat besar bagi gaung perluasan kepesertaan jamsostek. Hal itu, katanya, merupakan kali pertama di Indonesia BKM se Kota Binjai menerima sosialisasi dan masuk Jamsostek.

“Saya kira tidak ada pengusaha yang tidak beragama. Semua pasti memiliki agama. Bila BKM yang nirlaba saja masuk, saya kira para pengusaha muslim pun akan turut melindungi pekerjannya ikut jamsostek,” ujar Kakanwil didampingi Kepala Cabang Binjai Mustafa Zainal.

Kakanwil yang memimpin 3 provinsi : NAD(4 kacab) , Sumut (7 kacab) dan Sumbar(3 kacab ) mengungkapkan kepesertaan jamsostek masih minim di Wilayah I. Hal itu disebabkan dua hal yaitu sosialisasi yang belum optimal dan penegakan hukum (law enforcement) yang masih lemah.

Program Jamsostek kata Mas'ud adalah program pemerintah yang dituangkan dalam UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan UU No. 3 tahun 1992 mengamanatkan bahwa perusahaan yang membayar Upah seluruh tenaga kerja Rp. 1 Juta dan atau mempekerjakan 10 orang, wajib hukumnya masuk Jamsostek. Semantara, pengusaha yang tidak melaksanakan amanat UU tersebut diancam 6 bulan kurungan/denda Rp. 50 Juta.

Mas'ud menjelaskan 4 program Jamsostek yaitu Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK).

"Pekerja keagamaan seperti para imam, nazir, pembersih mesjid selama melayani umat, penghasilan bisa terganggu akibat resiko sosial, untuk itu perlu ada perlindungan pengobatan dan perawatan sebab kalau tidak ada perlindungan , maka akan sangat menyakitkan dan memberatkan bagi mereka", tukasnya.

Disamping keempat program , dijelaskannya juga PT Jamsostek (Persero) memberikan Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) seperti Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), beasiswa, pinjaman koperasi, pemberian bantuan untuk alat alat pekerja, dan lainnya.

Sementara itu Kepala Kantor Cabang Jamsostek Binjai Mustafa Zainal melaporkan pada tahun 2009 lalu telah dibayarkan santunan sebesar Rp 18,579 Miliar. Tenaga kerja yang ikut program jamsostek sebanyak 17.459 tenaga kerja di 440 perusahaan.

Ditambahkan Mustafa, yang belum masuk jamsostek sebanyak 13.989 di 336 perusahaan dengan rincian : diKota Binjai, terdapat 2389 tenaga kerja di 101 perusahaan , di Kabupaten Langkat 6675 tenaga kerja di 225 perusahaan dan di Kecamatan Sunggal Deli Serdang 4925 tenaga kerja di 40 perusahaan.

Kita harapkan perhatian semua pihak untuk membela hak hak dasar pekerja dalam mendapatkan perlindungan jamsostek,” kata Mustafa.(Sanco/Saputra)

Selengkapnya...

Polisi Siaga Disekitar RSU Kab. Jeneponto



Jeneponto, KBN News-Dg Sita, anggota Satuan Pengaman (Satpam) RSU Lanto Dg Pasewang yang dituduh sebagai pemicu penyerangan rumah sakit tersebut, hingga pukul 09.00 wita masih dinyatakan buron.

Polisi dari Polres Jeneponto telah dikerahkan untuk mengendus keberadaan Dg Sita baik di kediamannya maupun di tempat-tempat yang diduga dijadikan tempat persembunyian Dg Sita.
Situasi di sekitar rumah sakit itu menyebutkan, pascapenyerangan rumah sakit oleh ratusan warga, Senin (18/1), polisi langsung bersiaga baik di dalam maupun di luar rumah sakit,seperti dilansir Tribun.

Kasus penyerangan rumah sakit bermula ketika Guntur yang tinggal di Kampung Pannara, Kelurahan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, ditikam oleh Dg Sita, satpam RSU Lanto Dg Pasewang, Jeneponto.(Rizal Nur/AA.Effendy)

Selengkapnya...

Hari Krisnomo Resmi Jadi Panglima Kodam VII Wirabuana

Kasad Inspektur Upacara


Makassar, KBN News-Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI George Toisutta menjadi inspektur upacara dalam serah terima jabatan Panglima Kodam VII Wirabuana dari Mayjen TNI Djkoko Susilo Utomo kepada Mayjen TNi Hari Krisnomo di Makodam VII, Jl Urip Sumiharjo, Makassar, Senin (19/1).

Jenderal TNI George Toisutta lahir di Makassar, 1 Juni 1953. Di usia 56 dia menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat.

Sebelumnya ia menjabat sebagai Panglima Kostrad yang menjabat sejak 2007 hingga tahun 2009 dengan menggantikan Erwin Sudjono.[1] Ia lulus dari Akademi Militer, Magelang pada tahun 1976. Pada tanggal 9 Nopember 2009, Letnan Jenderal TNI George Toisutta dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggantikan Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo, S.IP. sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat,seperti dilansir Tribun.

Tarian rampak gendang menjadi hiburan usai seremoni acara. Para penari adalah prajurit TNI di lingkup Makodam VII. Acara digelar di lapangan Makodam.TAmpak suasana haru menyelimuti acara.(AA.Effendy)

Selengkapnya...

2010 , Pertamina Tarik Mitan Dalam Wilayah Sulsel 284 KL /hari


Makassar, KBN News-Tahun 2010 sasaran utama pelaksanaan sosialisasi penggunaan gas elpiji ukuran 3 kg adalah KTI.Karena dibandingkan dengan di Pulau Jawa,pemahaman penggunaan gas elpiji di KTI masih rendah.

Dasar pelaksanaan konversi penggunaan mitan ke gas,merupakan upaya pemerintah untuk menekan nilai subsidi yang dikeluarkan setiap tahunnya untuk subsidi mitan. Selain menghindari terjadinya penyalahgunaan minyak tanah bersubsidi,seperti penyelundupan. Karena harga mitan di Indonesia merupakan salah satu yang terendah, karena ditopang subsidi yang besar. Sosialisasi penggunaan gas elpiji untuk wilayah II akan dilakukan di lima provinsi,yang terdiri dari 77 kabupaten dengan 231 desa sasaran pelaksanaan sosialisasi, kata Sales Representatif Gas Domestik (Gasdom) wilayah V, PT Pertamina Unit Pemasaran (UPms) VII Tiara Thesauf kepada wartawan didampingi Humas Pemasaran dan Niaga Pertamina Makassar Rosdiana Nurdin di Kantor Pertamina Makassar, Selasa (19/1).

“Tahun ini, sosialisasi penggunaan gas elpiji khususnya ukuran 3 kg, dilakukan di 60 kecamatan di seluruh Indonesia. Sosialisasi dilakukan untuk menepis isu tentang bahaya penggunaan gas elpiji dan mengedepankan keunggulan penggunaan elpiji,” tandas Tiara.

Tiara Thesaufimenambahkan pula bahwa, target sasaran pelaksanaan konversi penggunaan bahan bakar dari mitan ke gas elpiji di Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun ini ditargetkan terealisasi 1,176 juta RTS yang tersebar di 15 kabupaten sehingga pencapaian konversi untuk Sulsel 2009 sebesar 98,2% (1.173.000 vs 1.151.794) untuk 15 Kabupaten pertama dari 23 Kabupaten yang ada.

Menurut Tiara total mitan yang telah/sedang ditarik sebesar : ±466,25 KL/hari pada 14 kabupaten (Makassar, Maros, Gowa, Barru, Jeneponto, Takallar, Pangkep, Pare-Pare, Sidrap, Bantaeng, Soppeng, Sinjai, Bone, Wajo), kecuali Bulukumba yang saat ini masih dalam tahap pendistribusian, ujarnya.

"Jumlah KK yang direncanakan akan di konversi di daerah operasi Gasdom Regional V adalah adalah sebesar 3.377.775 KK (Sulawesi dan Kalimantan)," papar Tiara.

Proses Program Konversi Minyak Tanah Ke LPG di Sulsel

Jadwal program konversi Minyak Tanah ke LPG untuk daerah Sulawesi Selatan dan Barat direncanakan pada bulan Februari/Maret 2010, dengan dengan total rencana KK yang akan dikonversi adalah sbb:

8 Kotamadya dan Kabupaten di Sulawesi Selatan sebanyak 330.876 KK, meliputi area: Pinrang (52.940 KK), Enrekang (29.778.772 KK), Tator (72.792 KK), Palopo (19.852 KK), Luwu (46.322 KK), Luwu Utara (49.631 KK), Luwu Timur (36.396 KK) & Selayar (23.161 KK).

Sedangkan untuk Sulawesi Barat dengan target sebanyak 177.734 KK di 5 Kotamadya dan Kabupaten, meliputi area Majene (23.105 KK), Mamasa (25.116 KK), Mamuju (49.765 KK), Mamuju Utara (19.550 KK), Polewali Mandar (63.984 KK).
Angka diatas bukan merupakan kuota melainkan target.

Estimasi mitan yang ditarik 2010 untuk wilayah Sulsel sejumlah ±284 KL/hari dan diharapkan mampu menarik mitan secara total ±700kl/hari

2.Jangka waktu penyelesaian kegiatan konversi per kabupaten diharapkan selesai dalam jangka waktu 40 hari kalender.

3.Kesiapan program konversi :

4 stasiun pengisian LPG milik Pertamina dan swasta serta (Makassar 2, Pare-Pare 1 dan Palopo 1) 8 ijin prinsip pembangunan pengisian LPG milik swasta di beberapa daerah (Makassar 2, Gowa 1, Pare-Pare 1, Bantaeng 1, Bone 1, Palopo 2)
Floating storage di daerah Kalbut (laut Jawa sebelah utara kota Situbondo-Jatim) dengan kapasitas 40.000 MT.

Pembangunan tangki storage dengan kapasitas 10.000 MT yang dibangun oleh swasta di Sulawesi Selatan.

Kapasitas storage yang eksis mampu menampung 1000 (pumpable 900 MT) MT di tambah floating stok ±900 dengan truput harian saat ini ±300-320 MT (ketahanan ±6 hari hari) untuk kebutuhan LPG PSO dan NPSO.
Sumber supply : ex kilang Balik Papan, Tj.Santan, Tj.Uban dan STS (ship to ship) Kalbut – Balongan.(A.A.Effendy)




Selengkapnya...

Gubernur Sulsel Lantik 864 Pejabat Esolon IV


Makassar, KBN News-Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengaku untuk melakukan promosi dan mutasi pejabat bukanlah hal yang mudah.

"Namanya keputusan tidak bisa membuat semua orang terakomodir.Pasti ada yang tergeser. Jabatan tidak mampu menampung semua. Tetapi secara khusus saya minta sekda, Andi Murni (Kepala BKD) agar tidak ada orang yang dikorbankan," kata Syahru

Tribun Timur melansir,Dalam sambutannya saat melantik 864 pejabat eselon IV di CCC Tanjung Bunga. "Pejabat eselon IV yang dilantik bisa terima dengan rasa bahagia apa yang jadi kputusan. Jabatan bukan kehendak orang. Kalau kita mau jabatan lebih baik kerja lebih baik," lanjutnya.(AA. Effendy)
Selengkapnya...

JK Resmikan Wisma Kalla Hari Ini

Sejumlah Menteri KIB II Hadir



Makassar, KBN News - Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) Johnny Darmawan menghadiri seremoni peresmian Wisma Kalla di Jl Dr Ratulangi, Makassar. Dia duduk di barisan depan berdekatan dengan Jusuf Kalla, Aksa Mahmud, Hasan Wirajuda. Anton Apriantono, Andi Mattalatta, Fahmi Idris, dan Sjamsir Siregar, serta pejabat Makassar dan Sulsel.

Selain Presdir PT TAM juga hadir Marketing Director PT TAM Djoko Tri Sanyoto. Kalla Group, sejak tahun 1960-an adalah dealer resmi yang menjual produk Toyota di kawasan Timur Indonesia.

Selain petinggi Toyota Astra juga hadir Dirut Bank Bukopin Glen Glenardi, dan sejumlah pengusaha papan atas Indonesia.

Mubyl Handaling, pemilik kelompok usaha Multi Niaga Group mengatakan, peresmian Wisma Kalla ibarat reunian para pengusaha nasional dan lokal Sulsel,seperti dilansir Tribun Timur. (AA.Effendy)
Selengkapnya...

Presiden SBY Tampik Dianggap Gagal Dalam Program 100 Hari,



Jakarta, KBN News-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menampik anggapan pemerintah telah gagal menyejahterakan rakyat dalam program 100 hari.

Menurutnya, pemerintah tak pernah menjanjikan akan menyejahterakan rakyat dalam program 100 hari yang tinggal dua pekan lagi akan berakhir.

Dalam pengarahannya saat membuka Rapat Paripurna Kabinet di Kantor Presiden, Kamis 14 Januari, SBY mengungkapkan telah mendengar komentar sejumlah kalangan yang dimuat di berbagai media massa bahwa pemerintah gagal. Akan tetapi, menurut kepala negara, masyarakat mesti memahami apa arti program 100 hari ini.

"Program 100 hari ini penting untuk dipahami sebagai suatu starting point untuk melanjutkan pekerjaan lima tahun mendatang. Oleh karena itu, kita harus bisa menjelaskan dengan gamblang ke publik bahwa tentu tidak tepat mengukur kinerja pemerintah untuk lima tahun dari apa yang dilakukan selama 100 hari," ujar SBY dalam rapat yang akan membahas evaluasi Program 100 hari pemerintah KIB ke II.

Menurut SBY, program 100 hari merupakan program internal pemerintahan. Dengan program 100 hari ini sesungguhnya melakukan berbagai kegiatan sebagai landasan, sebagai jalan, atau sebagai pintu untuk bekerja lebih baik lagi pada kurun waktu lima tahun mendatang. Oleh karena itu, SBY bersama jajarannya akan berusaha sekuat tenaga untuk terus meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Untuk mengukur atau mengevaluasi kinerja pemerintah dalam waktu 100 hari menurut SBY perlu dikaitkan dengan sasaran yang telah ditetapkan pemerintah dalam waktu 100 hari. Berapa banyak yang telah dicapai dan berapa persen capaian itu.

"Hal ini akan dihubungkan dengan berapa banyak pula sasaran yang belum bisa dicapai dan berapa persen, juga mengapa itu belum bisa dicapai. Cara mengukur demikianlah yang ingin kita lakukan. Dengan demikian rakyat bisa mengikuti hal ini," jelas SBY.

Usai rapat paripurna kabinet, Ketua Unit Kerja Presiden untuk Pengendalian dan Pengawasan Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto mengaku bahwa presiden cukup puas dengan program 100 hari yang telah dilakukan. "Saya kira itu gambarannya. Tapi secara menyeluruh capaiannya itu menggembirakan karena semua sudah sinkron dan sudah sejalan dengan yang sudah dicapai," ujar Kuntoro.

Pada rapat yang dimulai pukul 13.45 dan selesai 17.45 WIB ini, presiden mengungkapkan kepuasannya dengan apa yang telah tercapai dan meminta agar melanjutkan apa yang telah dilakukan. Kuntoro menyebutkan, dari 129 rencana aksi yang diprogramkan, hanya dua dinilai mengecewakan sedangkan 19 sudah berhasil dilaksanakan.

Rencana aksi yang berhasil terdiri dari sejumlah program sedangkan dua yang dinilai mengecewakan, salah satunya adalah revitalisasi industri yang masuk dalam program Departemen Perindustrian. "Dari dua itu, pertama revitalisasi industri di Departemen Perindustrian dan satu lagi lupa. Namun yang belum terlaksana ini penyebabnya hanya masalah keterlambatan," ujar Kuntoro.

Sedangkan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengatakan pencapaian target program 100 hari pertama sudah mencapai 82 persen pada hari ke 75. Sisanya, akan diselesaikan menjelang 1 Februari 2010 karena presiden menargetkan semua program aksi harus tercapai 100 persen.(Fajar Online/Saputra)
Selengkapnya...

Pejabat Pemkab Jeneponto Kembalikan Utang APBD Rp.1,5 Miliar


Jeneponto, KBN News-Sejumlah pejabat eselon di lingkup Pemkab Jeneponto, resmi mengembalikan dana yang diutang dari APBD 2008. Total pinjaman yang dikembalikan itu mencapai Rp 1.5 miliar.

Uang tersebut dikembalikan setelah Tim Majelis Penyelesaian Tuntutan Ganti Rugi (MPTGR) yang dibentuk Bupati Jeneponto, Radjamilo memeriksa sejumlah pejabat eselon setingkat kepada dinas, wakil kepala dinas, dan kepala bidang, serta mantan pejabat yang diduga terlibat.
Total pinjaman pribadi pejabat eselon itu mencapai Rp 2.3 miliar, yang menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan(BPK).

Para pejabat diperiksa oleh tim MPTGR terkait pinjaman pribadi APBD 2008 lalu, sebesar Rp 2.3 miliar yang telah menjadi temuan BPK RI. "Berdasarkan temuan itu, maka sebagian pejabat sudah mengembalikan dana yang mereka ambil," ungkap Kabag Hukum dan Perundangan Pemkab Jeneponto, Hal Syamsi, Kamis 14 Januari,seperti dilansir Fajar Online.

Sayang, anggota tim MPTGR ini, menolak menyebut pejabat dan mantan pejabat yang diminta mengembalikan utang atau pinjaman pribadi yang diambil dari APBD.
"Hasil yang dikembalikan oleh pejabat dan mantan pejabat dari hasil pemeriksaan MPTGR sudah sebanyak Rp 1.5 miliar lebih," ungkapnya.

Sistem pengembaliannya, lanjut dia, dana disetor oleh yang bersangkutan dengan melampirkan bukti temuan yang disangkakan kepadanya. Untungnya, kata Syamsi, Pemkab Jeneponto memberikan kelonggaran kepada pejabat dan mantan pejabat untuk mengembalikan uang yang diambil dalam bentuk menyicil. Misalnya, pinjaman hingga Rp 100 juta, bisa diangsur hingga dua tahun.

"Sedangkan pinjaman Rp 1 juta wajib melunasi setelah rekomendasi pembayaran dikeluarkan oleh tim MPTGR," tambahnya.

Selain itu, dia juga menyarankan kepada para pejabat yang menggunakan APBD sebagai pinjaman pribadi agar segera mengembalikan uang tersebut. Bila tidak, kata dia, maka tentu akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

Kepala Inspektorat Jeneponto yang juga tim MPTGR, Mangga Kulle mengakui, jika sejumlah pejabat telah mengembalikan pinjaman pribadi mereka. "Itu dikembalikan setelah kami menggenjot pemeriksaan dan pemenggilan para pejabat dan mantan pejabat Pemkab Jeneponto," jelasnya.(Rizal Nur/A.A.Effendy)

Selengkapnya...

Jusuf Kalla Hadiri Panggilan Pansus Kasus Bank Century



Jakarta, KBN News-Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla, menyambangi Gedung DPR, Jakarta, Kamis ( 14/1/2010 ), untuk bersaksi di hadapan Pansus Angket Kasus Bank Century. Tak ada sambutan khusus yang diterimanya. Pun karpet merah yang sempat dibentangkan kala mantan Gubernur BI yang sekarang menjabat Wakil Presiden, Boediono, datang untuk kepentingan yang sama.

Tak ada pejabat DPR yang turut menyambutnya. Demikian juga pimpinan pansus yang selalu dalam formasi lengkap saat menyambut Boediono. Yang terlihat hanya beberapa politisi Golkar loyalis Kalla, seperti Fahmi Idris, Yuddy Chrisnandi, dan para petinggi lainnya saat Kalla memimpin Golkar.

Kalla tiba tepat pukul 10.00. Dengan mengenakan kemeja putih, ia hanya tersenyum saat wartawan mengerubutinya untuk meminta komentar seputar kesaksiannya. "Komentar? Nanti saja lah," katanya,seperti dilansir Kompas.

Kehadiran Kalla di Pansus Angket Kasus Bank Century mendapat perhatian puluhan media. Puluhan wartawan sudah mengambil tempat di balkon ruangan pansus untuk meliput jalannya pemeriksaan. Pemeriksaan terhadap Kalla dalam kapasitasnya sebagai wakil presiden saat keputusan bailout diambil. Dari kesaksiannya, pansus mengharapkan banyak fakta baru yang terungkap. (Saputra)
Selengkapnya...

Sistem Online di Samsat Makassar Pacu Peningkatan Pelayanan Kepada Wajib Pajak

Kendaraan 4 Kabupaten Sudah Bisa dibayar pada Samsat Makassar



Makassar, KBN News- Dengan dukungan sistem online, 4 wilayah samsat di Sulsel (Kabupaten Bone, Parepare, Palopo dan Gowa) sudah menerima pajak kendaraan, baik roda dua maupun roda empat untuk wilayah-wilayah tersebut.


Hal itu dibenarkan Pamin I Samsat Makassar, Iptu Pol. Masaluddin, kepada wartawan di Kantor Samsat di Makassar, Rabu (13/1).

Pengakuan serupa dipaparkan pula oleh Kanit Regident Samsat Gowa Iptu Pol. Tamba Hamid saat dikonfirmasi via telepon selularnya mengungkapkan, efektifitas sistem online di kantornya sudah berjalan sesuai dengan program yang ada.

Demikian pula dengan pengakuan Kanit Regident Samsat Kota Parepare, Iptu Pol. Nurdin mnjelaskan, jika efektifitas sistem online di kantornya sudah berjalan sejak 10 januari 2009 lalu.

Jadi, wajib pajak yang bermukin di 5 wilayah Samsat di jajaran Polda Sulselbar, cukup mendatangi kantor samsat yang ada didaerah itu untuk membayar pajak sesuai wilayah tujuan pembayaran pajak kendaraan bermotor mereka.

Hal yang serupa bila Wajib Pajak sedang berada di Kota Makassar hendak bayar pajak kendaraan bermotor mereka di wilayah Kabupaten Bone, cukup melengkapi berkas kendaraan mereka seperti STNK Asli, BPKB, dan KTP atasnama tertera di STNK. (Zul/A.A.Effendy)

Selengkapnya...

Angin Puting Beliung Hancurkan 15 Rumah di Takalar


Takalar, KBN News- Seorang petani di Bonebone II, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Pattalassang, Takalar, Iwan, 21, hilang terseret arus Sungai Pappa, Rabu, 13 Januari. Dia terseret arus sungai yang meluap saat hendak mengambil traktor di sawah miliknya.

Ayah korban, Daeng Larang, menuturkan, dia bersama anaknya tersebut ingin mengambil traktor di sawah. Tak berselang lama, air sungai yang meluap semakin meninggi. Kecepatan arus juga sangat besar. Saat berjalan di atas pematang sawah, korban terpeleset dan terjatuh.
Korban seketika terbawa arus sungai. "Saya sudah sampaikan sama dia agar cepat naik. Saat akan naik dia terjatuh dan terseret. Sampai saat ini dia belum ditemukan. Kejadian ini telah dilaporkan ke kepolisian," kata Daeng Larang.

Hingga pukul 14.30 Wita, pencarian korban masih dilakukan tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Takalar. Seluruh personel tim melakukan penyisiran di lokasi kejadian. "Pencarian akan terus kami lakukan," kata Koordinator Tagana Dinas Sosial Takalar, Abd Rauf N. Tim Tagana dengan 10 personel itu dipimpin Danramil Polongbangkeng Utara, Takalar Kapten Inf Supriadi.

Air sungai yang meluap akibat hujan deras selama beberapa pekan terakhir ini juga mengisolasi 12 desa dan kelurahan pada empat kecamatan yang berbeda. Sedikitnya ratusan kepala keluarga (KK) di lokasi itu terisolasi. Untuk mengevakuasi warga, aparat kepolisian juga diterjunkan untuk membantu warga sekitar.

Desa dan kelurahan yang terisolasi banjir tersebut, yakni Desa Parappunganta dan Panrannuangku di Kecamatan Polongbangkeng Utara. Di Kecamatan Pattalassang, terdapat empat kelurahan, yaitu Kelurahan Maradekaya, Palantikang, Pappa, dan Sabintang.

Di Desa Moncongkomba adalah Kelurahan Pattene dan Kelurahan Canrego, Kecamatan Polongbangkeng Selatan juga terdapat dua desa terisolasi. Seluruh akses jalan tertutup banjir. Di Kecamatan Mangarabombang juga demikian. Desa Lengkese dan Mangadu tidak dapat diakses.

Air sungai yang meluap ini juga merendam ribuan hektare areal persawahan dan tambak milik petani pada empat kecamatan tersebut. Tidak sebatas itu, buruknya kondisi cuaca di daerah ini juga menyebabkan 15 rumah rusak diterjang angin puting beliung. Di antaranya, empat rumah di Desa Aeng Towa dan di Desa Aeng Batu-Batu, tiga rumah mengalami kerusakan.

Di Desa Tamalate, dua rumah mengalami kerusakan. Ketiga desa itu terdapat di Kecamatan Galesong Utara. Sementara itu, sedikitnya terdapat dua rumah Kelurahan Maradekaya, Pattalassang, juga mengalami kerusakan akibat angin puting beliung yang terjadi sejak malam hingga pagi hari.

"Juga terdapat dua rumah di Kelurahan Kalabirang yang mengalami kerusakan. Pendataan berapa kerugian warga masih dilakukan," ujar Rauf.(Fajar Online/A.Effendy)

Selengkapnya...

Presiden SBY Evaluasi Kinerja Menteri KIB II


Makassar, KBN News-Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan mengevaluasi kinerja menteri dan komitmen koalisi di kabinet. Namun, hingga kini masih belum ada rencana reshuffle atau perombakan kabinet.

Juru Bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha mengungkapkan hal itu di Kantor Presiden, Jakarta, 31 Januari. "Akan ada evaluasi koalisi, juga tentunya dalam kabinet. Yang pasti, belum dibicarakan secara khusus mengenai reshuffle oleh presiden," kata Julian.

Mensesneg Sudi Silalahi juga mengungkapkan hal serupa. Kata Sudi, evaluasi saat ini masih murni didasarkan kepada pencapaian program seratus hari kabinet. "Dari program seratus hari ini, apa yang sudah dicapai dan apa yang belum dicapai. Itu yang akan dievaluasi," paparnya.

Rencana presiden mengevaluasi para menteri kabinet dan koalisinya tersebut mendapat respons positif dari kelompok partai oposisi, seperti PDIP dan Gerindra. Bahkan, mereka menyemangati presiden agar tidak ragu-ragu melakukan reshuffle kabinet bila langkah tersebut memang diperlukan.

"Koalisi yang dibentuk Presiden SBY ditengarai salah kalkulasi. Makanya, perlu dievaluasi dan kocok ulang," kata Ketua DPP PDIP Tjahjo Kumolo.
Menurut dia, momentumnya sangat tepat, yakni penghujung program kerja seratus hari pemerintahan.

"Daripada menunggu kelamaan. Toh, pemerintahan tidak solid," ujarnya.
Meski begitu, Tjahjo menegaskan, proses evaluasi, bahkan reshuffle tersebut sepenuhnya merupakan hak presiden.

"Kami kembalikan saja kepada yang membangun koalisi. Solid atau tidak sudah bisa dievaluasi dengan mencermati gelagat politik sekarang," kata ketua FPDIP di DPR itu.
Tentu saja yang dimaksud Tjahjo adalah dukungan dari partai mitra koalisi SBY terhadap pengajuan angket untuk menyelidiki skandal Century.

Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, perjalanan seratus hari pemerintahan sudah cukup bagi SBY untuk mengevaluasi menteri dan koalisinya. Menurut dia, sejauh ini, kabinet tidak melakukan terobosan berarti sebagai fondasi untuk terus berjalan lima tahun ke depan.

"Semua disibukkan cicak versus buaya, Century, sampai persoalan internal Polri," katanya. Meski mengakui reshuffle sepenuhnya hak prerogatif presiden, Muzani menyarankan agar presiden berani me-reshuffle kabinetnya.

"Presiden harus bisa mengamputasi beberapa menterinya jika ingin lima tahun ke depan berjalan lancar. Tapi, terserah presiden mengambil sikap," ujarnya.

Apalagi, lanjut Muzani, koalisi yang dibangun SBY juga terbukti rapuh. Koalisi tidak dibangun oleh komitmen yang kuat, melainkan kepentingan jangka pendek. "Presiden harus segera mengambil langkah, jangan sampai terlambat," tandasnya.

Sejumlah partai mitra koalisi SBY, seperti PKS dan Partai Golkar, tak mau terpancing dengan isu reshuffle. Mereka berkilah jalinan koalisi dan para menteri dari masing-masing partai telah berfungsi secara efektif.

"Evaluasi terhadap kabinet, termasuk efektivitas koalisi, merupakan suatu keharusan dan perlu dilakukan secara berkala. Apakah ini akan berpuncak dengan konsekuensi reshuffle, saya belum pernah mendengar ada wacana itu," kata Ketua DPP PKS Mahfudz Siddiq,seperti dilansir fajar online.

Menurut Mahfudz, belum ada persoalan serius yang memecah belah koalisi. Satu-satunya permasalahan yang tampak mengemuka hanya Pansus Angket Century. Kalaupun di dalam proses penyelidikan memang terlihat ada sikap kritis, imbuhnya, itu lebih sebagai bagian dari dinamika DPR.

Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, para menteri dari partainya selalu dievaluasi secara internal. Kalau terbukti kinerjanya tidak baik, Idrus menegaskan, partainya tidak akan segan-segan untuk menariknya kembali.(Saputra)

Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan belum pernah mendengar soal reshuffle di kabinet tersebut. "Yang ada hanya evaluasi terhadap koalisi," ujarnya.
Selengkapnya...

Resmob Polda Jaya Gagalkan Perampok Kantor Di Jakarta

Gembong Perampok Di Medan yang ditangkap Polisi

Jakarta, KBN News- Aparat Satuan Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya menangkap 3 pelaku perampokan. Ketiganya kerap melakukan perampokan di sejumlah perkantoran dan rumah yang ditinggal penghuninya.

"Sasaran perampokan pelaku adalah rumah kosong dan perkantoran," kata Kepala Satuan Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ahmad Rivai kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (13/1/2010).
Ketiga tersangka yakni Sukimin alias Bagong (55), Yanto Sarno alias Yanto (30) dan Sarmin (23). Ketiganya ditangkap di 3 tempat berbeda selama sepekan.

Rivai menjelaskan, modus yang dilakukan para tersangka yaitu dengan membobol pintu kantor menggunakan obeng dan linggis. Setelah pintu itu terbuka, pelaku kemudian masuk dan menggasak isi brankas.

Dari keterangan tersangka, mereka mengakui telah melakukan perampokan selama 10 kali dengan modus yang sama. Beberapa kantor yang pernah dirampok di antaranya PT Swadharma Travelindo di Jl Raya Pos Pengumben, Jakarta Barat, PT Multi Indoparma di Jl Raya Pademangan, Jakarta Utara, CV Bengkel Bubut di Cengkareng, Jakarta Barat dan toko handphone di Bekasi Timur.

Dari hasil kejahatannya itu, para pelaku berhasil mengunmpulkan uang sebesar Rp 30 juta lebih, US$ 2,7 juta, 4 monitor dan 1 gelang emas.

"Ketiganya dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara," tandas Rivai.seperti dilansir detikcom. (Saputra)

Selengkapnya...

Tahun 2009 Pemkab Mamasa Devisit APBD Rp 63 Miliar

Simon,SH: Perlu Dibentuk Pansus

Laporan: Yuzak NL- Mamasa



Mamasa, KBN News- Terdapatnya angka defisit sebanyak 63 Miliar pada APBD Mamasa Tahun 2009 dan telah dibebankan kepada anggaran pokok APBD 2010, semakin mengundang tanda tanya besar bagi seluru warga Mamasa karena rancangan APBD 2010 telah diterima semua fraksi di DPRD Mamasa untuk dimintakan persetujuan ke Gubernur Sulbar, pada hal belum ada kejelasan tentang asa-muasal angka defisit 63M di tahun anggaran 2009.Sejumlah elemen masyarakat yang terdiri dari LSM dan Lembaga kemahasiswaan menilai bahwa DPRD Mamasa telah mengamini defisit tersebut pada hal belum jelas apakah angkah tersebut benar atau salah karena tidak ada satupun diantara pihak eksekutif dan legislatif yang mampu menjelaskan item-item mana di apabd 2009 yang menyebabkan terjadinya defisit tersebut.

Sehubungan dengan hal tersebut, wakil ketua DPRD Mamasa Simon,SH yang di temui KBN News diruang kerjanya mengemukakan bahwa dirinya sangat tidak yakin angka defisit di Mamasa akan mencapai 63M, karena itu perlu dibentuk Panitia Khusus (pansus) untuk mengungkap kebenaran angka tersebut karena jika tidak, Lembaga DPRD Mamasa akan kehilangan kepercayaan dari rakyat Mamasa. " Disinilah kita akan liat komitmen tema-teman yang ada di DPRD Mamasa, karena kalau ada yang tidak setuju dengan pembentukan pansus atau tidak menyetujui pembentukan pansus, patut kita pertanyakan sebanya mereka tidak mau",ungkapnya serius. Dan kalau ada temuan pelanggaran dalam hal ini maka pansus akan merekomendasikan untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,tandasnya.

Hal senada di ungkapkan ketua Lembaga Pemantau Kinerja Pemerintah dan Legislatif Yusak Nole Lolang, dikatakannya bahwa tidak ada yang bisa menjamin bahwa angka yang santer disebut-sebut sebagai angka defisit APBD Mamasa 2009 benar 63M karena tidak ada penjelasan secara detail penyebab defisit dimaksud, meskipun memang diakui bahwa defisit di mamasa lebih banyak diakibatkan karena adanya sejumla ijin prinsip yang dikeluarkan pejabat berweweang di Mamasa, namun tidak semuanya disebabkan hal tersebut karena itu Yusak berpendapat bahwa apa bila angka defisit dimaksud tidak mencapai angka 63M lalu ditutupi saja di APBD 2010, berarti ada celah untuk "KORUPSI" karena jika sudah dibebankan ke APBD pokok 2010 pada jumlanya tidak seperti itu, maka kita telah membayar angin (baca:loa dalam bahasa Mamasa) dan rakyat yang menanggung akibatnya, karena itu peranan pansus sangat dibutuhkan dalam hal ini, meskipun sudah sangat terlambat karena harusnya persoalan defisit tersebut harus jelas sebelum pengesahan RAPBD Mamasa, tapi dari pada tidak, ya pansus harus dibentuk,kuncinya.(Yuzak/ A.Effendy)



Selengkapnya...

Kakanwil I Jamsostek Sumut Lantik Sejumlah Pejabat Baru

Laporam: Sanco Simanullang- Medan



Medan, KBN News-Bertempat di Gedung PT Jamsostek Kantor (Persero) Wilayah I Jalan Kapten Pattimura No 334 Medan, selasa (12/1), Kepala Kantor Wilayah I Dr. H. Mas’ud Muhammad MM melantik sejumlah pejabat baru.

Dikesempatan itu, Kepala Kantor Wilayah I Dr. H. Mas’ud Muhammad MM menegaskan mutasi pejabat baru merupakan dinamika organisasi dimana diharapakan dapat membangun semangat baru, suasana baru dalam mendukung change management.

Ia juga meminta para pejabat yang dilantik hendaknya dapat menjadi pemimpin yang baik (good leader), role model, good leader dan democratie, couch & mentor, motivator .

”Mutasi pejabat akan terus bergulir dan yakinlah bahwa Kakanwil selalu mengusulkan promosi kepada pejabat yang berprestasi dan loyal pada pimpinan,” ujar Mas’ud.

”Terimakasih kepada Bapak Sudirman Simamora yang telah menjadi Pejabat Pengganti Sementara Kepala Cabang Tanjung Morawa selama dua bulan. Tidak ada yang hilang, jadikanlah hal itu menjadi pengalaman untuk memahami kebutuhan cabang-cabang dimasa mendatang,” pinta Kakanwil.

Humas Sanco Manullang ST MT menyebutkan, Kepala Cabang Tanjung Morawa yang lama H Thamrin Saleh SE pada bulan Oktober 2009 lalu telah memasuki masa pensiun. Selama dua bulan terakhir cabang tersebut dipimpin Pejabat Pengganti Sementara Sudirman Simamora. Sementara Kepala Cabang Sibolga yang lama Tagor Sihombing juga memasuki masa pensiun pada bulan Desember 2009.


Menghadapi 2010

Menghadapi tahun 2010 Kantor Wilayah I Dr. H. Mas’ud Muhammad MM meminta seluruh Kepala Kantor Cabang dan para pejabat yang baru untuk menerapkan peningkatan kepada peserta dari 5 dimensi yang dikenal TERRA(Tangible

”Untuk pembinaan peserta, minimalisir Perusahaan Daftar Sebagian (PDS), tunggakan iuran, meminimalisir kasus pending, pembinaan PPK yang lebih intensif,” tegas dia.

Perluasan kepesertaan secara sistemik dapat menggunakan analisa SWOT. Kemudian, ungkap dia, para pejabat diminta mengimplementasikan Komunikasi Pemasaran Terpadu (Integrated Marketing Communication) dengan melibatkan Media cetak dan elektronik untuk perluasan kepesertaan jamsostek.(*)


Selengkapnya...

Gerbong Mutasi di Pemprov Sulsel Akan Bergerak



Makassar, KBN News-Gerbong mutasi dan promosi di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel bergerak kencang bulan ini. Ratusan pejabat akan bergeser dari posisi semula.

Mereka yang rencananya antaranya tujuh pejabat eselon dua, sekitar 10 pejabat eselon tiga setingkat kepala biro dan badan, maupun sekitar 400-an pejabat setingkat kepala seksi maupun kepala unit pelaksana teknis daerah (UPTD).
Di antara pejabat eselon dua yang akan dilantik akan menempati lima posisi staf ahli. Pelantikan dan pengukuhan pejabat yang sudah berlangsung beberapa waktu lalu merupakan implementasi penerapan peraturan pemerintah (PP) 41 tentang organisasi perangkat daerah.

Pergeseran merupakan "utak-atik" pertama kabinet Syahrul-Agus Arifin Nu'mang (Sayang) dalam tahun 2010 ini. Tahun sebelumnya, "bongkar-pasang" kabinet Sayang dilakukan beberapa kali.

"Pokoknya sudah rampung Januari ini. Kan tinggal 20 hari lagi," kata Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel Andi Muallim di rumah jabatan (rujab) gubernur, Jl Sungai Tangka, Makassar, Senin (11/1). Ia mengaku penggodokan pejabat yang akan dikukuhkan maupun mendapat promosi sudah dilakukan,seperti dilansir Tribun.

Keputusan mereka yang akan menduduki posisi strategis sebagai pejabat tersebut masih menunggu petunjuk Gubernur Syahrul Yasin Limpo. Namun, Muallim mengaku akan mengusulkan ke gubernur agar pelantikan pejabat eselon IV dilakukan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) masing-masing.

Muallim menjelaskan, setelah pelantikan rampung, masih ada agress atau posisi yang dikosongkan untuk mengantisipasi jika masih ada calon pejabat yang memenuhi syarat, namun, belum terakomodir dalam jabatan struktural.(Effendy)

Selengkapnya...

Jamsostek Sumbang Pemkot Medan 7 Mobil Kontainer Sampah



Medan, KBN News- Pj Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM menyampaikan rasa terima kasih kepada PT Jamsostek (Persero) atas sumbangsihnya untuk mewujudkan Kota Medan kota terbersih tahun 2010.

”Dengan sinergitas antara Pemko Medan dengan berbagai kalangan seperti PT Jamsostek (Persero) yang turut peduli terhadap kebersihan Kota Medan, saya yakin Kota Medan akan mampu menjadi kota yang bersih rapi dan tertata baik ,” ucap Rahudman Harahap ketika memberikan sambutan pada upacara di Lapangan Dinas Kebersihan Kota Medan, Jumat (8/1).
Rahudman menjelaskan, untuk mewujudkan kota metropolitan yang bersih, rapi dan tertata tidak serta merta menjadi tanggungjawab pemerintah, melainkan tanggungjawab semua sektor, pihak swasta, masyarakat dan peran media massa.

Untuk itu, dia mengajak semua pihak berperan aktif terutama para Lurah dan Camat di Kota Medan agar dapat memanfaatkan kesempatan itu sebaik baiknya.

”Sebelum Anda bobo, Anda sempatkan berkeliling dulu melihat wilayah Anda, apakah sudah bersih atau tidak. Jangan cengeng jadi Camat dan Lurah,” katanya dalam pengarahan kepada sejumlah Camat dan Lurah dalam apel siang peluncuran mobil truk sampah .


Guna merealisasikan program tersebut, dia akan turut memantau langsung pelaksanaannya dilapangan.

Dikesempatan itu diresmikan pengoperasian 150 unit kendaraan pengangkut sampah bagi 151 keluarahan di Kota Medan. Dengan demikian, seluruh kelurahan di Kota Medan akan dapat dioperasionalkan 1 unit mobil pengangkut sampah.

Di tempat yang sama, Kakanwil I PT Jamsostek (Persero) Dr. H. Mas’ud Muhammad MM menyerahkan bantuan 130 buah helm proyek berlogo jamsostek, 130 pasang sepatu proyek berlogo jamsostek, 130 buah kaus yang diterima Pj Walikota Medan yang selanjutnya diserahkan kepada Kadis Kebersihan Kota Medan, Drs Arlan Nasution MAP.

Sementara untuk membantu menuntaskan gizi buruk, Jamsostek menyerahkan 798 paket susu bermerek vita plus yang diterima Pj Walikota Medan dan selanjutnya diserahkan kepada Kadis Kesehatan Kota Medan Dr. H. Edwin Effendi MSc.

Hadir pada kesempatan itu sejumlah pejabat termasuk para Kepala Dinas Kota Medan. Sementara dari PT Jamsostek (Persero) hadir Kakanwil I Dr. H. Mas’ud Muhammad MM, kakacab Medan Arena Trijaya, Kabag Progsus Taslim Djamal, Kabid Pemasaran Sofyan Siregar, Kabid Progsus Yosef Rizal, Humas Sanco Manullang dan Tunggul Sitorus.

Perusahaan Wajib jamsostek

Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini. Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini. Terpisah, Pj Walikota Medan mendorong seluruh perusahaan di Kota Medan masuk Jamsostek sesuai UU No 3 Tahun 1992 dimana setiap perusahaan yang mempekerjakan lebih dari 10 orang wajib mendaftarkan pekerjanya mengikuti program Jamsostek.

Bila tidak didaftar lanjut Walikota akan dikenakan sangsi tegas berupa denda Rp 50 juta atau 6 bulan kurungan. Jika diulangi lagi bisa hukuman 8 bulan penjara dan bisa dicabut izin perusahaannya.(Sanco Simanullang/Saputra)

Selengkapnya...

2010, Jamsostek Targetkan Dana Investasi Rp 88,472 Triliun


Bandung, KBN News-Pada tahun 2010, PT Jamsostek (Persero) menargetkan total dana investasinya meningkat Rp 10 triliun menjadi Rp 88,472 triliun.

Demikian disampaikan Direktur Investasi Jamsostek Elvyn G. Masassya dalam konferensi pers di Hotel Jayakarta, Bandung, Jumat malam (8/1/2010).

"Investasi di deposito sekarang menurun dibanding tahun 2009 yang mencapai 30,40% dari total investasi atau sejumlah Rp 23,720 triliun, karena tahun ini deposito tidak terlalu menarik," ungkapnya.
Untuk investasi di saham, lanjut Elvyn, ditargetkan meningkat dari tahun lalu yang berjumlah Rp 12,919 triliun (16,56%) menjadi Rp 17,655 triliun (20%). Obligasi juga meningkat walaupun secara persentase menurun dari Rp 36,353 triliun (46,97%) menjadi Rp 40,888 triliun (46,2%).

Investasi di reksa dana meningkat dari Rp 4,219 triliun (5,41%) menjadi Rp 4,906 (5,5%). Penyertaan meningkat tajam dari Rp 37 miliar (0,05%) menjadi Rp 902 miliar (0,6%). Hal ini, lanjut Elvyn, untuk pengembangan investasi langsung dengan pembentukan Jamsostek Incorporated.

"Jamsostek Incorporated ini virtual holding -nya Jamsostek. Dibuat sebagai upaya Jamsostek untuk memberi total benefit kepada peserta," jelas Elvyn,seperti dikutif detikcom.

Investasi Jamsostek dalam sektor properti tahun ini juga ditargetkan meningkat dari Rp 485 miliar (0,62%) menjadi Rp 785 miliar (1,3%). Elvyn menyatakan peningkatan ini digunakan untuk ekspansi properti yang sudah dimiliki Jamsostek.

"Jadi ada delta sekitar Rp 300 miliar untuk meningkatkan produktivitas lahan yang kami punya dengan menjadikannya gedung. Kami punya 5 lahan di Jakarta dan Jawa Barat, sebagian lahan itu akan kami jadikan kantor sehingga lebih menghasilkan daripada terbengkalai," ujarnya.(Saputra)


Selengkapnya...

Hatta Menang Secara Aklamasi Di Kongres III PAN



Batam, KBN News-Kongres III PAN berakhir dengan kemenangan Hatta Radjasa secara aklamasi. Drajad Wibowo mengundurkan diri dari pencalonannya. Peserta kongres menyambut kemenangan Hatta.

"Tepat pukul 12.57, saudara Hatta Radjasa resmi menjadi Ketua Umum PAN secara aklamasi," kata Sekjen DPP PAN Zulkifli Hasan dalam Kongres III PAN di Hotel Planet Holiday, Batam, Sabtu (9/1/2010),seperti dilansir detikcom.

Suasana sidang langsung bergemuruh. Para peserta kongres langsung menghambur ke panggung menyambut kemenangan Hatta.

Hatta pun diangkat-angkat para pendukungnya. Hatta dibawa keluar ruangan disambut para pendukung yang lain.(A.A.Effendy)

Selengkapnya...

 

Harian Media Indonesia

Harian Kompas

Harian Tribun Timur

Kantor Berita Kota Nusantara Online

Kabar Terkini Tv One

Portal Berita Viva News

Posting Berita




Widget edited by Seby-Antoe.com

Situs Presiden Republik Indonesia

Tempointeraktif.com

detikcom