Pimpinan Bersama Crew Redaksi, Biro Perwakilan Daerah, dan Staf Kantor Beritakota Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2012

...

Biro Perwakilan Sulawesi Selatan Kantor Berita Nusantara Menerima Pemasangan Iklan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pada Pemilu Kada Dengan Harga Murah Hubungi Kantor Biro. Jl. Andi Mappanyukki No.24 B Makassar

Ingin memasang iklan ucapan dan advetorial pada Kantor Berita Kota Nusantara (KABAR News) di Kota anda untuk wilayah Se Nusantara Indonesia silahkan hubungi Biro Perwakilan Indonesia Barat ; Wawan, Jakarta,Biro Perwakilan Indonesia Timur Makassar: A.A.Effendy; Biro Makassar : Rizaldi H.Jamal, Jl.Andi Mappanyukki No.24B,Biro Perwakilan Maros,Pangkep,Barru: H.Sakkar Rauf, Biro Perwakilan Takalar : Burhan, Biro Perwakilan Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba : M.Rizal Noer, Biro Perwakilan Kaltim di Balikpapan: MUH. DARWIS.K Jl.Letjend Suprato No.1 Balikpapan pada Biro Perwakilan Sulut di Manado : Budianto,Biro Perwakilan Gorontalo : Rahmad Nur, Jl. Pangeran Hidayat No.1 Gorontalo. Biro Perwakilan Papua Barat. Sorong : FRANKY PANGKEY .Sulawesi Tenggara : YUSNANDAR, Kendari, Sulawesi Barat : YUSAK.NL. Jl. Sultan Hasanuddin No.7 Mamuju. Papua : Hendro Nur K.(Jayapura).


DD 1 ada dua di Gubernuran,......? Mobil Dinas Gubernur Sulsel yang memakai DD 1 ada dua Merek/Type yang berbeda terparkir di Panggung Upacara Gubernuran Sulsel(Foto: Iwan/ AA.Effendy)

Tarif Dasar Listrik Resmi Naik 1 Juli



Jakarta, KBN News-Pemerintah melalui Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) akhirnya secara resmi mengumumkan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) per 1 Juli 2010. Dalam siaran pers, Rabu (30/6/2010), Menteri ESDM Darwin Saleh mengatakan kenaikan TDL ditetapkan pemerintah setelah mendapat persetujuan DPR RI.

Dikatakan, Pasal 8 Undang-Undang Nomor 47 Tahun 2009 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2010, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2010, menyatakan bahwa subsidi listrik dalam Tahun Anggaran 2010 diperkirakan Rp 55,1 triliun.

Untuk itu pemerintah bersama PT PLN (Persero) telah membahas rencana penyesuaian TDL dengan kenaikan rata-rata 10 persen. DPR memberikan persetujuan atas usulan pemerintah mengenai kenaikan TDL dalam Rapat Kerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dengan Komisi VII DPR RI pada tanggal 15 Juni 2010, mulai 1 Juli 2010,seperti Tribunnews.

Kenaikan TDL yang dilakukan untuk mengendalikan besaran subsidi sebesar Rp 55,1 triliun tersebut, diputuskan dengan mempertimbangkan rasa keadilan, tidak memberatkan rakyat kecil dan tetap menjaga daya saing industri. Pelanggan dengan daya 450 VA dan 900 VA tidak mengalami kenaikan, kenaikan tarif dasar listrik secara nasional rata-rata sebesar 10 persen yang diihitung dari rata-rata rekening seluruh pelanggan saat ini.

Berdasarkan persetujuan DPR RI tersebut dan mengacu pada Pasal 34 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 07 Tahun 2010 tanggal 30 Juni 2010 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara (Berita Negara RI Tahun 2010 No. 314)
Pada penetapan tarif dasar listrik ini.(Saputra)
Selengkapnya...

Presiden SBY Tak Hadiri Upacara HUT Bhayangkara



Jakarta, KBN News-Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dipastikan tidak akan menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Bhayangkara, Kamis (1/7/2010) besok.

Kepastian itu disampaikan Wakil Kadiv Humas Polri, Brigjen Pol Zainuri Lubis, di gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Rabu (30/6/2010).

"Presiden tidak datang. Masih di luar negeri," ujarnya. Menurut Zainuri, upacara peringatan HUT ke-64 Bhayangkara esok hanya akan berlangsung secara sederhana dengan upacara khidmat.

Namun, Presiden dipastikan hadir dalam acara syukuran HUT ke-64 Bhayangkara yang akan diselenggarakan terpisah, pada 6 Juli mendatang.

Acara syukuran akan diselenggarakan di PTIK. "Kita menunggu Presiden kembali dari luar negeri (untuk upacara syukuran)," tutupnya,seperti dilansir Tribunnews.

Sebelumnya, mengantisipasi adanya kemungkinan serangan yang dilakukan kelompok tertentu saat HUT ke-64 Bhayangkara, Mabes Polri mengeluarkan kebijakan untuk tidak mengundang tamu dari luar negeri dan negara-negara sahabat.

Polri sendiri memastikan jika upacara perayaan HUT ke-64
Bhayangkara akan tetap dilaksanakan di Markas Komando Brigade Mobile (Mako Brimob) Kelapa Dua, Depok.

Namun tak seperti tahun sebelumnya, tahun ini Polri juga menambahkan satu agenda acara perayaan HUT ke-64 Bhayangkara, yakni acara syukuran HUT ke-64 Bhayangkara dan akan digelar di gedung PTIK.

"Tahun ini, 1 juli nggak ada undangan perwakilan negara sahabat. Undangan tamu-tamu dari luar akan dilakukan pada syukuran 6 juli di PTIK, seperti pejabat negara, masyarakat, dan kalangan yang ada kaitan dengan kepolisian, termasuk wartawan, kita undang," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Edward Aritonang di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (29/6/2010).(Saputra)
Selengkapnya...

ANZ Telah Buka Cabang di 11 Kota di Indonesia



Jakarta, KBN News-Manajemen Australia New Zealand Banking (ANZ) Group Ltd menyatakan kesiapannya membeli saham PT Bank Panin Tbk, jika pemegang saham pengendali, Mumin Ali Gunawan, ingin melepas kepemilikannya. "Kami tidak ada rencana itu (meningkatkan jumlah saham]. Kami cukup gembira dengan kerja sama ini," kata CEO ANZ Kawasan Asia Pasifik, Eropa dan Amerika Alex Thursby dalam konferensi pers peresmian kantor cabang ANZ di Jalan Juanda, Jakarta Pusat, kemarin.Menurut dia, jika keluarga Gunawan ingin melepas kepemilikan saham, pihaknya akan melihat rencana itu. "Jika mereka suatu saat memilih menjual sahamnya, tentu kami akan melihat itu kemudian." Sebelumnya keluarga Mumin Ali Gunawan, melalui PT Panin Financial Tbk, menunjuk UBS Securities menjadi penasihat keuangan untuk membantu rencana penjualan saham konglomerat itu di Bank Panin.

Per akhir April 2010, Panin Financial memiliki 44,68% saham di Bank Panin, ANZ melalui Votraint No. 1103 PTY Ltd sebanyak 38,82% dan publik senilai 16,5%. Penunjukan UBS ditempuh setelah sempat muncul isu mengenai rencana penawaran saham Mumin Ali Gunawan di Bank Panin kepada investor strategis, di mana salah satunya ANZ. Sejumlah bank asal Eropa dan Asia diketahui turut berminat untuk mengakuisisi saham bank itu,seperti dilansir Bisnis.Com

Setelah Bank Panin menunjuk UBS, ANZ menunjuk Morgan Stanley untuk menjadi penasihat keuangan dalam rangka aksi korporasi tersebut. CEO ANZ Indonesia Joseph Abraham enggan menjelaskan detail tugas Morgan Stanley. "Saya tidak bisa komentar banyak. Itu keputusan di sana IANZ pusat]," paparnya.

Tambah saham

Dalam kesempatan itu, ANZ mengumumkan penambahan saham sebesar 14% menjadi 99% di Bank ANZ Panin. Penambahan itu dengan membeli saham Bank Panin sebesar US$44 juta, sehingga kepemilikan saham bank publik di bank campuran itu hanya 1%. ANZ Panin telah menginvestasikan modalnya mencapai US$75 juta. Modal tersebut digunakan untuk menambah kantor cabang hingga 19 kantor cabang pada tahun ini.

"ANZ Group merupakan salah satu investor terbesar asal Australia yang hadir di Indonesia dan selama setahun terakhir telah menginvestasikan modal lebih dari US$ 75 juta dan menciptakan lebih dari 400 pekerjaan," kata Abraham. Dia menjelaskan setelah menyelesaikan akuisisi atas bisnis ritel, wealth, komersial dan private banking Royal Bank Of Scotland (RBS) di Indonesia, ANZ saat ini menambah kantor cabangnya. "Saat ini diresmikan di Jalan Juanda yang merupakan satu dari 19 kantor cabang ANZ yang baru dibuka. Dengan ini maka ANZ memiliki 28 kantor, cabang yang telah dibuka di 11 kota di Indonesia," jelasnya. (Saputra)
Selengkapnya...

Soal Kenaikan Tarif STNK Dan TNKB, Pelayanan Semakin Ditingkatkan

Sosialisasi PNBP Dalam Lingkup Ditlantas Polda Sulselbar (bagian 2)

Laporan: AA. Effendy- Makassar

Kepala Sub Min Regident Ditlantas Polda Sulselbar,AKBP. Rudi S. (Foto: AA.Effendy)

Makassar, KBN News-Terhitung mulai Sabtu (26/6, biaya administrasi beberapa jenis pelayanan publik yang dilaksanakan Polri, akan mengalami kenaikan. Besarnya kenaikan bervariasi mulai dari 15 persen hingga 60 persen. Bahkan ada juga jenis pelayanan publik yang semula gratis, kini diharuskan membayar.

Kepala Sub Min Regident Ditlantas Polda Sulselbar,AKBP. Rudi Syafruddin mengatakan hal itu saat ditemui di Kantor Ditlantas Polda Sulselbar, Makassar, Rabu(30/6). "Adapun Kenaikan tarif PNBP untuk biaya administrasi STNK dan TNKB merupakan sesuatu bagian kegiatan pemerintah dalam mendapatkan anggaran setinggi-tingginya, dan kenaikan tarif tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan infrastruktur," katanya.



"Penyesuaian tarif atas jenis penerimaan bukan pajak yang berlaku pada kepolisian ini dituangkan dalam PP Nomor 50 tahun 2010 dan ditetapkan pada 25 Mei 2010 lalu," terang Rudi.

Rudi menambahkan bahwa selama terjadinya kenaikan tersebut dari informasi pihak jajaran seluruh Samsat dalam wilayah Polda Sulselbar tidak ada pengaduan dari wajib pajak didaerah masing-masing samsat berkedudukan, dimana selama ini telah diketahui ada tiga komponen masyarakat yang dipantau yakni: 1. Tidak adanya pengaruh dengan kenaikan ini, 2.Adanya permintaan masyarakat untuk dapat ditinjau ulang, dan 3.dapat diterima masyarakat dengan catatan pelayanan semakin ditingkatkan, dan bagian ketiga ini yang dijalankan, jelasnya.

Dalam posisi ini menurut Kasub Min Regident dimana POLRI diharus mampu meningkatkan pelayanan prima yang merupakan rangkaian dengan kenaikan tarif tersebut, kuncinya diakhir perbincangan dengan Kantor Berita Kota Online. (Bersambung)

Selengkapnya...

Menjelang HUT Bahyangkara, Polda Kaltim Laksanakan Tradisi Cuci Pataka

Foto: Tribunkaltim.

Balikpapan, KBN News-Dalam rangkaian peringatan HUT ke 64 Bhayangkara, jajaran Polda Kaltim melakukan ritual upacara pencucian bendera Pataka Polda Kaltim, Siaga Dharma Bakti, Rabu (30/6/2010).

Upacara ritual dipimpin langsung oleh Wakapolda Kaltim Brigjen Ngadino di ruang Rupatama lantai III Kantor Mako Polda Kaltim, pukul 12.30 siang.

"Pencucian bendera Pataka merupakan lambang kebesaran Polda. Sebagai rangkaian dari persiapan pelaksanaan acara HUT Bhayangkara besok. Bendera Pataka merupakan pelengkap," ujar Ngadino,seperti dilansir Tribunkaltim (Darwis).
Selengkapnya...

Kapolri Minta Usut Rekening Para Jendral Polisi



Jakarta, KBN News - Polisi diminta bersikap lebih terbuka menghadapi laporan adanya perwira tingginya yang diduga memiliki rekening mencurigakan. "Undang saja auditor eksternal. Di negara-negara demokratis, hal seperti ini sudah jamak dilakukan," ujar anggota Komisi Kepolisian Nasional, Adnan Pandu Praja, saat dihubungi tadi malam.

Menurut Adnan, laporan dugaan transaksi mencurigakan itu harus mendapat perhatian serius dari Kepala Kepolisian RI. Tanpa kejelasan pengusutan rekening-rekening itu, kata dia, citra kepolisian akan semakin terpuruk.

Soal rekening mencurigakan milik petinggi polisi ini dilaporkan majalah Tempo edisi 28 Juni-4 Juli 2010 dengan judul "Rekening Gendut Perwira Polisi". Majalah Tempo dilaporkan ludes diborong orang di beberapa daerah kemarin sehingga perlu dicetak ulang.

Tempo Interaktif
melansir bahwa Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri belum bisa dimintai tanggapan mengenai soal ini. Saat Tempo hendak mencegat Bambang Hendarso di mobil dinasnya, petugas dari Detasemen Markas melarang Tempo. "Ini kawasan steril," katanya. Tempo juga sudah berulang kali menghubungi nomor telepon Kepala Polri, tetapi tidak dijawab.

Menurut Indonesia Corruption Watch (ICW), hingga saat ini belum ada penyelesaian atas rekening mencurigakan petinggi Polri tersebut. "Selama ini polisi hanya mengklarifikasi, tapi tidak sampai pada pemeriksaan," ujar Ketua Divisi Investigasi ICW Tama S. Langkun kemarin. Tama mengatakan yang terpenting dari laporan ICW itu sebenarnya bukan soal segemuk apa rekening petinggi Polri. "Yang penting untuk dilihat adalah proses transaksinya. Ke mana dan dari mana uang mengalir," ujarnya.

"ICW sendiri sudah pernah beberapa kali melaporkan sejumlah rekening (petinggi) Polri yang mencurigakan," Tama menambahkan.

Komisi Pemberantasan Korupsi mengaku pihaknya termasuk yang dilapori oleh ICW. Juru bicara KPK, Johan Budi S.P., mengatakan KPK masih mengusut laporan ICW tentang rekening mencurigakan yang diduga milik salah satu petinggi polisi, Budi Gunawan. "Sedang ditelaah di Bagian Pengaduan Masyarakat," kata dia.

Namun pihaknya tidak menelusuri semua rekening milik polisi yang mencurigakan itu. "Itu kan sudah ditangani di Markas Besar Polri," ujarnya. Menurut dia, otoritas untuk menangani kasus tersebut ada pada kepolisian.

Anggota Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum, Mas Achmad Santosa, mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi internal berkaitan dengan rekening janggal yang dilaporkan majalah Tempo itu. Di antaranya, pihaknya akan membahas apakah Satgas akan menindaklanjuti temuan tim majalah Tempo atas rekening mencurigakan petinggi Polri tersebut. "Kita lihat hasil rapat (nanti)," kata dia.
Selengkapnya...

Inilah Polisi yang Disebut Memiliki Rekening Gendut

Foto: Tempo Interaktif

Jakarta, KBN News - Markas Besar Kepolisian RI menelusuri laporan transaksi mencurigakan di rekening sejumlah perwira polisi yang dilaporkan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Berikut ini sebagian dari transaksi yang dicurigai PPATK itu.

1. Inspektur Jenderal Mathius Salempang, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur
Kekayaan: Rp 8.553.417.116 dan US$ 59.842 (per 22 Mei 2009)

Tuduhan:
Memiliki rekening Rp 2.088.000.000 dengan sumber dana tak jelas. Pada 29 Juli 2005, rekening itu ditutup dan Mathius memindahkan dana Rp 2 miliar ke rekening lain atas nama seseorang yang tidak diketahui hubungannya. Dua hari kemudian dana ditarik dan disetor ke deposito Mathius.

"Saya baru tahu dari Anda."
Mathius Salempang, 24 Juni 2010


2. Inspektur Jenderal Sylvanus Yulian Wenas, Kepala Korps Brigade Mobil Polri
Kekayaan: Rp 6.535.536.503 (per 25 Agustus 2005)

Tuduhan:
Dari rekeningnya mengalir uang Rp 10.007.939.259 kepada orang yang mengaku sebagai Direktur PT Hinroyal Golden Wing. Terdiri atas Rp 3 miliar dan US$ 100 ribu pada 27 Juli 2005, US$ 670.031 pada 9 Agustus 2005.

"Dana itu bukan milik saya."
Sylvanus Yulian Wenas, 24 Juni 2010


3. Inspektur Jenderal Budi Gunawan, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian
Kekayaan: Rp 4.684.153.542 (per 19 Agustus 2008)

Tuduhan:
Melakukan transaksi dalam jumlah besar, tak sesuai dengan profilnya. Bersama anaknya, Budi disebutkan telah membuka rekening dan menyetor masing-masing Rp 29 miliar dan Rp 25 miliar.

"Berita itu sama sekali tidak benar."
Budi Gunawan, 25 Juni 2010



4. Inspektur Jenderal Badrodin Haiti, Kepala Divisi Pembinaan Hukum Kepolisian
Kekayaan: Rp 2.090.126.258 dan US$ 4.000 (per 24 Maret 2008)

Tuduhan:
Membeli polis asuransi pada PT Prudential Life Assurance Rp 1,1 miliar. Asal dana dari pihak ketiga. Menarik dana Rp 700 juta dan menerima dana rutin setiap bulan.

"Itu sepenuhnya kewenangan Kepala Bareskrim."
Badrodin Haiti, 24 Juni 2010


5. Komisaris Jenderal Susno Duadji, mantan Kepala Badan Reserse Kriminal
Kekayaan: Rp 1.587.812.155 (per 2008)

Tuduhan:
Menerima kiriman dana dari seorang pengacara sekitar Rp 2,62 miliar dan kiriman dana dari seorang pengusaha. Total dana yang ditransfer ke rekeningnya Rp 3,97 miliar.

"Transaksi mencurigakan itu tidak pernah kami bahas."
(M. Assegaf, pengacara Susno, 24 Juni 2010)


6. Inspektur Jenderal Bambang Suparno, Staf pengajar di Sekolah Staf Perwira Tinggi Polri
Kekayaan: belum ada laporan

Tuduhan:
Membeli polis asuransi dengan jumlah premi Rp 250 juta pada Mei 2006. Ada dana masuk senilai total Rp 11,4 miliar sepanjang Januari 2006 hingga Agustus 2007. Ia menarik dana Rp 3 miliar pada November 2006.

"Tidak ada masalah dengan transaksi itu. Itu terjadi saat saya masih di Aceh."
Bambang Suparno, 24 Juni 2010.


Sumber: Majalah Tempo, Sumber Tempo, Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara

Selengkapnya...

Majalah Tempo Terbitkan Lagi Edisi Rekening Gendut

Majalah Tempo Edisi 28 Juni - 4 Juli 2010


Jakarta, KBN News - Menggantikan sekitar 30 ribu eksemplar majalah yang hilang di pasaran di kawasan Jakarta, Sirkulasi Majalah TEMPO mencetak ulang edisi terbarunya dengan cover "Rekening Gendut Perwira Polisi".

Menurut Kepala Divisi Sirkulasi dan Distribusi TEMPO Windalaksana, pencetakan ulang dilakukan Selasa (29/6), pukul 05.00 WIB. "Pagi ini sudah dicetak dan diluncurkan ke pasaran. Kami juga telah menerima laporan bahwa hingga saat ini, tak ada kendala di lapangan," ujarnya. Sehingga dia menjamin bahwa konsumen bisa mendapatkan majalah TEMPO di tingkat eceran,seperti dikutif Tempo Interaktif.

Seperti diketahui, Majalah Tempo Edisi terbaru, Senin (28/6) hilang dari pasaran, karena diborong sejak pukul 04.00 WIB oleh sekelompok orang. Salah satu agen Majalah Tempo di kawasan Pramuka mengaku, tumpukan majalah yang baru keluar dari percetakan itu sudah diborong.

"Subuh, sudah diborong orang mirip polisi. Tapi mereka tidak berpakaian dinas" kata Afran Saragih kepada Tempo, Senin (28/6). Membawa mobil, tumpukan majalah itu diangkut dari lapak Saragih di kawasan Pramuka, sebelum Tempo sempat beredar di lapangan. Saragih mengaku, menerima 700 eksemplar Majalah Tempo dan pagi itu sudah tak tersisa satu pun di Lapak.

Terbit dengan Cover " Rekening Gendut Perwira Polisi", Majalah pekan ini bergambar seorang polisi tengah memegang seutas tali yang diikatkan pada tiga babi kecil berwarna merah muda diduga menjadi sebab habisnya majalah Tempo dari peredaran.(saputra)

Selengkapnya...

ICW Temukan Rekening Rp95 Miliar Milik Para Jendral Polri



Jakarta, KBN News-Indonesian Corruption Watch (ICW) menemukan rekening yang dimiliki seorang petinggi Polri berpangkat bintang dua sebesar Rp95 miliar yang didimpan dalam dua rekening.

Anggota ICW Tama S Langkun mengatakan, dari hasil temuan itu rencananya ICW akan melaporkan temuan itu ke Satgas anti mafia hukum. “Rencananya minggu kita laporkan,”ujar Tama di Jakarta, Sabtu.

Secara informal katanya, hal itu juga telah dikomunikasikan pada satgas. Namun, karena masih mempersiapkan data yang dibutuhkan, sehingga temuan itu belum bisa dilaporkan secara resmi,seperti dilansir Matanews

Ketika diminta membeberkan inisial petinggi polri tersebut, Tama tidak bersedia memberitahu. “Traksaksi dilakukan pada kisaran 2005-2008. Uang itu masuk ke rekening anaknya,” kata Tama.
Selengkapnya...

Kenaikan Tarif Administrasi STNK dan TNKB di Samsat Makassar Berjalan Normal



Makassar, KBN News- Ditetapkannya hari ini, Senin (26/6) kenaikan Tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) berdasarkan Peranturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2010, ternyata tidaklah dipermaslahkan pemilik kendaraan bermotor di Samsat MakassarAlasan sejumlah wajib pajak kendaraan bermotor, baik roda dua dan roda empat, jauh sebelumnya mereka sudah mengetahui melalui sosialisasi di mas media oleh pihak Ditlantas Polda Sulselbar.

"Saya sih sudah tidak kaget lagian, masalahnya kami sudah mengetahui dari pemberitaan media massa akan penetapa kenaikan PNBP, khususnya STNK dan TNKB," ucap Samsir, wajib pajak kendaraan bermotor roda dua, di Samsat Makassar, Senin (26/6).

Hal serupa dijelaskan Wahyu, mahasiswa salah satu pergurua tinggi negeri di kota ini, bahwa kenaikan PNBP STNK dan TNKB tersebut dapat diterima baik dan nilai kenaikan ini dapat terjangkau pemilik kendaraan," ucap Wahyu.

Sementara itu pemantauan Indotim-news.com di lingkup Samsat kenaikan PNBP ini tidak menimbulkan aksi protes oleh wajib pajak, namun banyak diantara wajib pajak kendaraan memperhatikan dengan seksaman jumlah pembayaran STNK dan TNKB yang tertera dalam notis pajak.

Untuk kendaraan roda dua biaya STNK Rp50 ribu, roda empat atau leboh Rp75 ribu. Sedang TNKB roda dua dan tiga Rp30 ribu serta TNKB roda empat atau lebih Rp50 ribu dan untuk mutasi keluar daerah Rp75 ribu. (Zul/Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Biaya Produksi Membengkak, Harga Mobil Siap-Siap Naik



Jakarta, KBN News-Jika ada rencana membeli mobil baru, sebaiknya segera dilakukan. Sebab, agen tunggal pemegang merek (ATPM) sedang menghitung dampak kenaikan biaya produksi akibat lonjakan harga baja dan material lain terhadap harga jual mobil pada semester II tahun ini. Jika lonjakan biaya produksi signifikan, harga mobil mulai naik bulan ini.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Sudirman Maman Rusdi mengatakan, harga komponen utama produksi mobil mulai merangkak naik. "Harga baja untuk pengiriman mulai April, Mei, Juni bergerak naik dengan rata-rata kenaikan USD 40 sampai USD 70 per metrik ton," katanya di Jakarta kemarin (27/6),.seperti dilansir Jawapos.

Sudirman mengatakan, para pemasok baja telah mengonfirmasi lagi adanya kenaikan harga baja untuk pengiriman Juli, Agustus, September, atau pada kuartal III tahun ini. Rata-rata kenaikannya USD 50-USD 90 per metrik ton. "Sejauh ini, pabrikan mobil di Indonesia masih mengimpor baja, baik baja canai panas (hot rolled coils/HRC) maupun baja canai dingin (cold rolled coils/ CRC), dari Jepang dan Korea Selatan," tambahnya.

Dengan demikian, terbuka lebar kemungkinan meningkatnya harga mobil. Meski begitu, hal tersebut belum bisa dipastikan karena masing-masing pihak sedang mempertimbangkan banyak faktor, mulai pengaruh nilai tukar sampai dampak terhadap pertumbuhan pasar.

Terlebih banyak pabrikan yang saat ini masih menggunakan stok bahan baku dengan harga lama untuk produksi kendaraannya. "Saat ini, para produsen masih menggunakan bahan baku harga lama, yakni kontrak pengiriman April. Sehingga, beban kenaikan harga komoditas yang baru mulai dirasakan pada periode pertengahan Juni hingga Juli," jelasnya.

Lebih rinci, Sudirman menambahkan, harga baja impor pada kuartal I masih berkisar USD 660-USD 710 per metrik ton. Dengan asumsi kenaikan USD 50-USD 90 per metrik ton pada kuartal III, harga baja material mobil akan melambung menjadi USD 710-USD 800 per metrik ton. "Kebutuhan baja produsen mobil di Indonesia masih dipenuhi oleh pasar impor dan didominasi jenis baja canai dingin 60 persen. Sisanya porsi baja canai panas 40 persen," terangnya.

Marketing Manager Communication PT Toyota Astra Motor (TAM) Achmad Rizal mengatakan, hingga saat ini belum ada rencana kenaikan harga akibat kenaikan harga baja tersebut. "Kami juga masih menunggu kabar dari Toyota Motor Manufacturing Indonesia selaku produsen, apakah terpengaruh (terhadap ongkos produksi sehingga harus menaikkan harga jual) atau tidak," ujarnya kemarin.

Jika kenaikan harga baja dianggap tidak terlalu signifikan, kata Rizal, tidak ada alasan meningkatkan harga jual. Terlebih menaikkan harga tidak bisa serta-merta karena membutuhkan banyak pertimbangan. "Banyak pertimbanganlah impact dari naik harga itu. Ada stepping (tahapan) untuk sampai pada keputusan naik harga," jelasnya.(Saputra)
Selengkapnya...

Tidak Penuhi Hak Normatif dan Program Jamsostek, Disnakertrans Sumut Tuntut Direktur PT MJM ke PN Medan

Laporan: Sanco Simanullang- Medan

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Sumut Rapotan Tambunan SH MM di Medan, Selasa (22/6) memberikan komentar usai mengikuti persidangan kasus pelanggaran Jamsostek di Pengadilan Negeri Medan. (Foto: Humas/Sanco Simanullang)


Medan, KBN News-Dinas Tenaga kerja (Disnaker) Sumut menuding Direktur PT MJM tidak memenuhi hak-hak normatif karyawannya. Untuk membuktikan kesalahan tersebut, Disnaker Sumut mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Medan yang turut didampingi PT Jamsostek Wilayah I Medan."Ada tiga yang kita tuntut ke perusahaan itu, yang pertama tidak membayar hak-hak normatif dari pekerjanya, UMD (upah minimum domestik) dan tidak memasukkan kedalam program Jamsostek, sesuai UU No 3 tahun 1992. Khusus pada kasus ini, tidak melaporkan adanya kecelakaan di perusahaan itu, dalam tempo 2x24 jam. Itu lah yang kami tuntut ke Pengadilan Tinggi Sumut," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Sumut Rapotan Tambunan SH MM di Medan, Selasa (22/6) usai mengikuti persidangan kasus pelanggaran Jamsostek di Pengadilan Medan. Pada persidangan itu, Hakim memutusakan agar sidang dilanjutkan Senin (28/6) depan.

Dari sejumlah kasus di Sumut, Rapotan menegaskan, akan mengutamakan kasus ini terlebih dahulu di proses, selanjutnya akan menyusul kasus-kasus lain. "Karena, ini baru pertama terjadi di Sumut dan menurut kejaksaan ini sudah P-21," tambahnya.

Rapotan berharap, perusahaan yang melakukan pelanggaran serupa, juga akan dilaporkan untuk diproses secara hukum dan hingga ke persidangan. "Petugas kita dari Disnaker akan mendatangi sejumlah perusahaan yang bermasalah," tegasnya.

Tindakan ini kata Rapotan, bagian dari kerjasama dengan PT Jamsostek untuk menindak perusahaan yang tidak memenuhi hak-hak normatif karyawan. Walau diakui, pihaknya sebenarnya tidak ingin perusahaan lain melakukan pelanggaran. "Jadi, ini merupakan contoh terhadap perusahaan lain atau shook terapy, sehingga perusahaan lain tidak melakukan hal yang sama kepada karyawannya," tambahnya.

Sementara itu, katanya, hingga saat ini, perusahaan yang mengikuti program Jamsostek hanya sebanyak 40% saja dari 10.698 lebih jumlah perusahaan di Sumatera Utara. Untuk itu, pihaknya menargetkan angka itu meningkat hingga mencapai 50%.
Untuk diketahui, kasus yang dialami perusahaan PT MJM, dimana pada awal tahun 2009 yang lalu salah seorang tenaga kerja di perusahaan itu, meninggal dunia pada saat menjalankan tugas.

Namun pada prosesnya, pihak perusahaan tidak memenuhi hak-hak normatif yang bersangkutan. Apalagi, karyawan di perusahaan itu tidak dimasukkan dalam program Jamsostek. Bahkan dikabarkan, perusahaan yang bersangkutan hanya memberi santunan sebanyak kurang lebih Rp 5 juta. Selanjutnya Disnaker Sumut membawa kasus itu ke jalur hukum.

Pimpinan Jamsostek Medan Drs Pengarapen Sinulingga MM mengakui, upaya yang dilakukan itu merupakan langkah terakhir. Karena Jamsostek sebenarnya lebih mengutamakan kesadaran dari perusahaan masing-masing. "Tapi, kedepan kita tetap berupaya keras melakukan sosialisasi, agar perusahaan tidak melakukan pelanggaran," kata Sinulingga.

Senada dengan Sinulingga, Kepala Kantor PT Jamsostek (Persero) Cabang Binjai Mustafa Zainal SH ditempat yang sama menegaskan, masih banyak perusahaan, yayasan, koperasi dan usaha perseorangan yang belum mengikutsertakan pekerjanya dalam program Jamsostek di wilayah operasional cabang Binjai, Langkat dan sebagian kota Medan. ”PT MJM hanya merupakan contoh kecil saja,” ungkapnya.

Sebagian besar dari perusahaan tersebut mendaftarkan sebagian (PDS) tenaga kerja (TK) atau upah yang dibayarkannya ke PT Jamsostek.Kebijakan tersebut melanggar UU No.3/1992 yang menyatakan setiap perusahaan yang mempekerjakan lebih dari 10 orang atau membayar total upah Rp1 juta per bulan maka wajib mengikutsertakan pekerjanya dalam program Jamsostek.

Dikatakannya, jumlah perusahaan dan tenaga kerja yang tercatat dan belum mengikuti program Jamsostek , Kota Binjai (101 perusahaan, tenaga kerja 2.389 orang), Kabupaten Langkat (225 perusahaan, tenaga kerja 6.675 orang), dan Kecamatan Sunggal Deli Serdang (40 perusahaan, tenaga kerja 4.925 orang). Terdapat 366 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja 13.989 orang yang belum ikut program Jamsostek di Wilayah Operasional Cabang Binjai, belum lagi yang tidak tercatat, keluh Mustafa seraya berharap, agar semua pihak turut membela hak-hak dasar pekerja dalam mendapatkan perlindungan Jamsostek.(Saputra)
Selengkapnya...

Diduga Bayar Biaya Perjalanan Dinas Fiktif, Kadis Kesehatan Kukar Rugikan Negara Rp 274 Juta



Tenggarong, KBN News-Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kukar dr Abdurachman diduga merugikan negara sebesar Rp 274.474.000, berdasarkan perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) Kaltim No.22/LHP/XIX.SMD/IV2010 tanggal 20 April 2010.

Hal itu diungkapkan dalam sidang perdana pembacaan dakwaan terhadap Abdurrahman di Pengadilan Negeri (PN) Tenggarong,belum lama ini,seperti dilansir Tribun Kaltim.

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fitri Ira SH dan Melani SH, perhitungan kerugian negara itu berasal dari pembayaran biaya perjalanan dinas fiktif dari Pos Belanja Beasiswa Tugas Belajar S-1 Akademi Kebidanan (Akbid) Kutai Husada sebesar Rp 85.406.000 dan pos Belanja Perjalanan Dinas Luar Daerah sebesar Rp 39.068.000 serta pembayaran Belanja Jasa Pihak Ketiga berupa Dana Kelembagaan (institusional fee) kepada Yayasan Mitra Husada Karang Anyar Solo yang tidak dilengkapi bukti pendukung sebesar Rp 150.000.000. (Darwis)
Selengkapnya...

China Dilanda Banjir Bandang, 379 Tewas



China, KBN News-Hujan deras dan banjir yang melanda beberapa kawasan di China selatan Sabtu telah menewaskan 379 orang, dan 141 orang lagi hilang.

"Kerugian harta benda akibat banjir itu mencapai 82,4 miliar yuan atau sekitar 12,1 miliar dolar AS," kata Dinas Tanggap Darurat setempat, seperti dilansir xinhuanet.com, Minggu (27/6/2010),seperti dilansir Kompas.

Hujan lebat dan memicu banjir telah berdampak serius pada 68,7 juta orang di 22 provinsi, dan 4,36 juta hektar sawah, menurut Pusat Pengendalian Banjir dan Bantuan Kemanusiaan.

Ketinggian air di sejumlah danau di China selatan meningkat dengan cepat dan beberapa di antaranya berada dalam kondisi membahayakan.

Level air di Danau Poyang meningkat menjadi 19,51 meter pada Sabtu pagi, atau meningkat 0.01 meter di atas ukuran normal.

Volume air di danau Dongting berada pada 31,41 meter, namun masih 1,09 meter di bawah ukuran tidak berisiko.

Kementerian Sumber Air telah menyerukan pihak berwenang setempat untuk mewaspadai meningkatnya volume tersebut untuk mencegah bencana banjir yang lebih besar.(saputra)
Selengkapnya...

Kalahkan Korsel, Uruguay Melaju ke Perempat Final



Johannesburg, KBN News- Uruguay menjadi negara pertama yang maju ke perempatfinal Piala Dunia setelah menang 2-1 atas Korea Selatan di Stadion Nelson Mandela Bay di Port Elizabeth, Sabtu malam (26/6/2010).Gol-gol yang dicetak Luis Suars di babak pertama dan babak kdua membuat Uruguay maju ke perematfinal, dimana negra Amerika Selatan itu akan bertemu dengan Amerika Serikat atau Ghana, yang akan bertanding Sabtu malam di Johannesburg pada 2 Juli. Uruguay terakhir maju ke perempatfinal Piala Dunia tahun 1970.

Dalam pertandingan babak 16 besar yang berlangsung seru dan disaksikan penonton yang hanya memenuhi tiga perempat tempat dudk stadion tersebut, Korea Selatan hampir mengunguli Uruguay di menit kelima.

Tendangan bebas yang dilakukan Park Chu-Young dari jarak 25 meter melewati tembok pertahanahn Uruguay, tetapi bola membentur tiang gawang sebelah kanan penjaga gawang Fernando Muslera.

Lemahnya lini pertahanan dan buruknya penjga gawang semifinalis 2002, Korea Selatan, membuat Uruguay menguasai pertandingan tiga menit kemudian.

Edinson Cavani merupakan inisiator terjadinya gol itu. Pemain depan Palermo tersebut melambungkan bola untuk memberi umpan Diego Forlan dan penyerang Atletico Madrid itu kemudian memberikan umpan ke mulut gawang Korea Selatan.

Penjaga gawang Jung Sung-Ryong tidak mampu menghentikan bola yang melintas di depannya dan bola kemudian dikuasai Suarez yang kemudian menjebloskan bola ke gawang Korea Selatan.

Kedudukan 1-0 tersebut bertahan hingga babak pertama usai.

Pelatih Uruguay Oscar Tabarez melakukan perubahan di lini pertahanan di babak kedua. Mauricio Victorino menggantikan Diego Godin.

tim asuhan Tabarez itu baru kebobolan satu gol di Afrika Seltan, tetapi mereka harus bekerja keras untuk menahan serbuan para pemain Korea Selatan.

Park Chu-Young melepaskan tendangan voli dari jarak dekat di menit ke-55, tetapi tendangannya itu tidak mnemui sasaran.

Penjaga gawang Lazio, Muslera, berhasil menyelamatkan gawangnya dari sundulan kapten Park Ji-Sung beberapa saat kemudian.

Pada saat hujan mengguyur lapangan pertandingan, Korea Seltan akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-68.

Ki Sung-Yueng melepaskan tendangan bebas melambung dari jarak 30 meter ke daerah penalti dan disambut sundulan pemain Bolton, Lee Chung-Yong, yang tidak mampu diselamatkan bek Uruguay Vacile sebelum bola masuk ke gawang.

Tetapi, 12 menit kemudian Uruguay kembali unggul.

Sepak pojok dari sisi kanan yang dilakukan Forlan mengarah kepada Suarez, yang kemuian melepaskan tembakan kaki kanannya dari sisi kiri yang menjebol gawang Jung Sung-Ryong.

Dengan pertandingan tinggal tiga menit, Korea Selatan hampir membuat perpanjangan waktu pertandingan, ketika Muslera gagal menangkap tendangan pemain pengganti Lee Dong-Gook.

Pada saat bola bergerak lamban di tempat yang kosong, kapten Uruguay Diego Leguano membuang bola untuk mengamankan gawangnya dari kebobolan.(Berita8.com)
Selengkapnya...

Lagi, Maluku diguncang Gempa 5,2 SR



Ambon, KBN News-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika melaporkan terjadi gempa berkekuatan 5,3 SR pada Minggu (27/6/2010) pukul 05.44 WIB, berpusat di 234 Km barat laut Saumlaki, Maluku.

Kompas.com melansir, gempa tersebut berada di 6,07 Lintang Selatan, 130,41 Bujur Timur, dengan kedalaman 89 kilometer.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan pula gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.( Saputra)
Selengkapnya...

Gerakan Cinta BBM Non Subsidi Serentak Disepuluh Kota Besar Indonesia

Penggunaan BBM Subsidi Wilayah Sulawesi Sudah Over Stock

Gerakan Cinta BBM Non Subsidi di jalan Pengibur Makassar, Sabtu (26/06). Foto: AA.Effendy

Jakarta, KBN News-Aksi simpatik demonstrasi di Bundaran Hotel Indonesia ternyata tidak berlangsung sendiri. Pada jam yang sama, pukul 07.00 WIB, aksi Cinta BBM nonsubsidi ini juga digelar di 10 kota besar di Indonesia lainnya. Ketua Umum DPP Hiswana Migas, Eri Purnomohadi mengatakan kota-kota yang menggelar kampanye simpatik ini adalah Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Medan, Palembang, Balikpapan, dan Makassar.

Tak hanya sehari, menurut dia kampanye juga akan dilakukan terus menerus sampai benar-benar ada kesadaran masyarakat yang layak mengkonsumsi BBM nonsubsidi secara sukarela berbagi kesejahteraan dengan mereka-mereka yang layak disubsidi. "Telah ada BBM nonsubsidi yang kualitasnya lebih baik untuk mereka yang mampu," kata Eri disela-sela kampanye di Bundaran HI, Jakarta, Sabtu 26 Juni 2010

Melalui kampanye ini, kata Eri, semuanya berharap bisa memberikan imbas dan kesadaran bagi mereka yang selama ini masih belum peduli.

Pasalnya dari total subsidi BBM sebesar Rp88 triliun lebih, hampir setengahnya dikonsumsi oleh yang mampu. "Tahun ini juga realisasi diperkirakan akan membengkak sampai 9-10 persen," kata dia. "Kalau bisa dihemat sampai akhir tahun, maka beban pemerintah dan Pertamina akan berkurang dan tentunya bisa dialokasikan untuk hal-hal lain," kata dia.

Sepeda Santai dan Bagi-bagi Tanaman Bunga di Makassar


Gerakan Cinta BBM Non Subsudi dilaksanakan dengan pembagian tanaman bunga pada setiap pengendara Motor dan Mobil yang melintas di jalan Penghibur Makassar,dan diikuti simpatisan Club Sepeda di Makassar seperti PCCM dan club lain, Sabtu (26/6).

General Manager PT Pertamina BBM Retail Region VII, Ferdy Novianto

Kegiatan ini di hadiri Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, General Manager PT Pertamina BBM Retail Region VII, Ferdy Novianto,Ketua Hiswana Migas Kota Makassar H. Hasrat Ica Hasyim dan Ketua PCCM, Bambang.


General Manager PT Pertamina BBM Retail Region VII, Ferdy Novianto, mengatakan, sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk beralih menggunakan bahan bakar dari yang bersubsidi (premium) ke non subsidi (pertamax).

Ketua Hiswana Migas Kota Makassar H. Hasrat Ica Hasyim dan Ketua PCCM, Bambang.(Foto: AA.Effendy)


"Kita himbau masyarakat agar mereka sadar bahwa BBM bersubsidi ditujukan betul-betul untuk masyarakat yang berhak menerima subsidi sambil kita juga memasang spanduk himbauan di tiap SPBU," katanya sambil menuturkan bahwa penggunaan BBM subsidi di enam bulan pertama telah over enam persen.

Dikatakan, kebutuhan pemakaian premium di 2009 mencapai 678.029 kilo liter (KL). Diharapkan melalui upaya-upaya ini, penggunaan bahan bakar bersubsidi ini turun sekitar lima ribu KL di 2010. "Kita lihat perkembangannya, jika kedepan tak memperlihatkan hasil yang bagus, maka rencananya kita akan mengurangi mata pompa untuk premium," tambahnya.

Ferdy menjelaskan bahwa Pertamina wilayah Sulawesi pada tahun 2010 ini mendapat 2,6 juta Kilo liter, yang dimana 65 persen telah disubsidi dan sisanya tidak disubsidi, dengan wilayah Sulawesi selatan hanya dapat jatah 1,1 juta Kilo Liter, jelasnya.

Diakhir acara ini dipusatkan di SPBU Ratulangi milik Deyong Kurniawan merupakan SPBU percontohan di Makassar.
(Saputra/Iwan/AA.Effendy)

Selengkapnya...

Situasi di Makale Tator Sudah Kondusif

Terkait Pasca Aksi Anarkis Demo Pendukung Kandidat Pemilukada



Makale, KBN News-Pasangan kandidat Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara- Rosiana Palloan (Victory), melalu master campaignnya, Yunus Pakanan, menyatakan menolak hasil Pemilkuda Tana Toraja 23 Juni lalu. "Hasil pilkada tana toraja, kami tolak karena sarat dengan kecurangan, mulai dari politik uang, DPT sampai penggelembungan suara," kata Yunus Pakanan.

Selain itu, Yunus meminta pihak penyelenggara pemilu untuk melakukan pemilukada ulang, dan mendiskualikasi pasangan Theofilus-Adelheid karena terindikasi melakukan pelanggaran.

Yunus menegaskan, jika pihak KPUD Toraja dan pemerintah Sulawesi Selatan tetap memaksakan untuk mensahkan pasangan tersebut. Maka reakyat pro perubahan akan melakukan perlawanan dan melakukan tindakan anarkis.

"Kalau tetap dipaksakan, maka masyarakat pro perubahan akan melawan, dan bisa terjadi pertumpahan darah" tegas Yunus. Selaian itu, yunus juga mendesak agar bupati Tana Toraja Amping Situru untuk mundur dari jabatannya, karena dianggap sebagai biang kecurangan yang terjadi di Pilkada Tana Toraja,seperti dilansir Tribun.
Selengkapnya...

Kalangan Pelajar Dan Mahasiswa Banyak Jadi Korban Kecelakaan Lalulintas

Laporan: Burhan/AA.Effendy- Makassar

Nasa Sumber Dialog Publik, Kombes Pol. Budi Setiadi, dan Kacab Jasa Raharja Sulsel, Drs. Etang (foto: AA.Effendy)

Makassar, KBN News-Dialog Publik " Perlindungan Dasar Bagi Pengguna Moda Transportasi dan Pengguna Jalan lainya yang dilaksanakan PT. Jasa Raharja Sulsel dan Universitas 45 Makassar di Balai Sidang 45 Kamis (26/6).

"Dan dari data profesi rata-rata korban tersebut, sebanyak 27 persen adalah mahasiswa dan pelajar. Sementara 28 persen adalah profesional muda, sisanya masyarakat umum," kata Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sulsel, Drs. Etang, di Makassar, Kamis(24/06).

Melihat tingginya angka lakalantas dari mahasiswa dan pelajar, membuat PT Jasa Raharja bekerja sama Universitas 45 Makassar membuat Dialog Publik dengan tema Perlindungan Dasar Bagi Pengguna Moda Transportasi dan Pengguna Jalan Lainnya.

Menurut Etang kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan peran Jasa Raharja dalam menanggulangi kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, Jasa Raharja akan mensosialisasikan Peraturan Menteri Keuangan No 36 dan No 37 tahun 2008 tentang besaran santunan, tarif iuran wajib, dan nilai sumbangan wajib peserta Jasa Raharja.

Dialog ini akan menghadirkan narasumber antara lain Rektor Universitas 45 , jajaran direksi PT Jasa Raharja, Direktur Lalu Lintas Polda Sulselbar Kombes Pol Budi Seiadi, Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, dan pengamat transportasi dan kebijakan publik.

Sepanjang periode Januari sampai dengan September 2009, Jasa Raharja Cabang Sulsel telah menyalurkan santunan sebesar Rp 49 miliar atau meningkat dari tahun 2008 dalam periode bulan Januari sampai Maret sebesar Rp 23 miliar.
Selengkapnya...

Incumbent Masih Unggul di Tujuh Pemilukada Kabupaten Se Sulsel



Makassar, KBN News-Tujuh pasangan calon bupati dan wakil bupati yang mengendarai partai golkar dalam pilkada serentak 10 kabupaten di Sulsel pada Rabu (23/6) diunggulkan dalam quick count yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei.

Tujuh pasangan calon kepala daerah dari golkar tersebut tersebar di Gowa, Bulukumba, Selayar, Tana Toraja, Luwu Timur, Pangkep, dan Barru. Dari rilis hasil perhitungan cepat yang dilakukan oleh Jaringan Suara Indonesia (JSI) pasangan incumbent Ichsan Yasin Limpo-Abd Razak Badjidu unggul di pilkada Gowa dengan 56,1 persen.

Di Selayar, pasangan Syahrir Wahab-Syaiful Arief (Syiar) unggul dengan 48,47 persen, dan pasangan Idris Syukur - Anwar Aksa (Idaman) unggul dengan angka 40,19 persen.

Direktur JSI Widdi Aswindi mengatakan kemenangan yang diraih oleh pasangan Idaman di Barru atas pasangan Malkan Amin-Sofyan Lakki (Mamminassaki') karena memiliki tepat dalam merancang strategi dan eksis menjaga daerah-daerah basis suaranya.

"Kekalahan Pak Malkan karena beliau tidak memiliki ketepatan dalam merancang planing-nya dan terlalu disibukkan dengan masalah-masalah yang menimpa diawal- awal pencalonannya, termasuk pro-kontra di golkar," kata Widdi saat merilis hasil quick count di Hotel Clarion, Makassar, Rabu (23/6/2010, seperti dilansir Tribun-Timur.com

Selain diunggulkan oleh JSI, pasangan Idaman di Barru juga diunggulkan oleh hasil survei Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP) dengan angka 41,07 persen berdasar total sampel yang masuk 96,25 persen dan menggunakan margin error satu persen.

Untuk pilkada Pangkep dan Tana Toraja, calon bupati dan wakil bupati usungan golkar diunggulkan oleh Script Intermedia. Pasangan Syamsuddin Hamid Batara - Abd Rahman Asegaf unggul 36,81 persen.

Data JSI dan LSI Group
Gowa
(1) Ahman Pidris Zain - Abdul Ravy Rasyid 2,19 % -
(2) Andi Maddusila Andi Idjo - Jamaluddin Rustam 40,43 % -
(3) Andi Mappatunrung - Burhanuddin Dg Matakko 1,02 % -
(4) Ichsan Yasin Limpo - Abd Razak Badjidu 56.1 % -

Selayar
1 Syahrir Wahab - Syaiful Arief 48,47 % -
2 Syamsul Alam Ibrahim - Ince Langke 33,49 % -
3 Nursyamsina Aroepala - M Gunawan Muchtar 17,55 % -

Barru
1 Herman Agus Machmud - Andi Syarifuddin 12,24 %
2 HM Malkan Amin - HM Sofyan 38,34 %
3 Idris Syukur - Anwar Aksa 40,19 %
4 Muhammad Anas - Syamsu Muhadi 9,23 %


Real Count Scrip Intermedia

Kamrussamad-Rizaldi Parumpa 7,15 %
Baso Amirullah-Andi Kemal Burhanuddin 22,88 %
Andi Mansur - Basri 0,8 %
Syamsuddin Hamid Batara-Abd Rahman Asegaf 36,81
Fadhillah Mallarangang-Andi Muis 2,1 %
Taufik Fachrudin-Nurul Jaman 30,26 %

Toraja
1 Victor Datuan Batara - Rosina Palloan 20,78 %
2 Cosmos Sampe Birani - Daniel Tonglo 3,67 %
3 Yohanis Embon Tandipayuk - Ophirtus Sumule 5,72 %
4 Nicodemus Biringkanae - Kendek Rante 24,4 %
5 Theopilus Allorerung - Adelheid Sosang 30,07 %
6 Yunus Kadir - Yansen Tangketasik 15,36 %

Soppeng
1 A Soetomo - A Muhammadiyah 39,6 %
2 A Kaswadi Razak - Rizal Mappatunru 31,37 %
3 A Taufan Alie - Sukman 0,46 %
4 Samsu Niang - A Hendra Pabaengi 7,62 %
5 A Herdi Bunga - Basrah G 1,84 %
6 A Sarimin Saransi - KM Sulaiman 5,04 %
7 A Sulham Hasan - Supriansa 14,07 %

(Sumber :Tribun-timur.com)
Selengkapnya...

Hatita Sementara Unggul di Maros, Sahabat di Pangkep



Makassar, KBN News-Koordinator area Lembaga Survei Indonesia (LSI) Herman Heiser menyatakan pasangan nomor urut enam Hatta Rahman dan Harmil Mattotorang (Hatita) unggul di Kabupaten Maros dengan perolehan suara 37,6 persen mengalahkan lima kandidat lainnya.

"Dengan angka di atas 30 persen, berarti Hatita akan menjadi pemenang di Kabupaten Maros," ungkapnya saat menggelar konfrensi pers di Kediaman HM Hatta Rahman yang dipenuhi Tim Sukses Hatita, Rabu (23/6/2010),seperti dilansir Tribun.

Diurutan kedua diduduki pasangan Nurhasan dan Karim Saleh (Nurkarim) dengan perolehan 20 persen kemudian disusul Andi Paharuddin dan Devy Khadafi (Paski) 19 persen.

Sementara di KPU Pangkep sudah selesai menghitung 99.718 suara atau 45,20 persen dari total daftar pemilih tetap Pilkada Pangkep sebanyak 220.315. Pasangan nomor urut 4, Syamsuddin Hamid-Abd Rahman Assagaf (Sahabat) masih unggul dengan perolehan suara 37.601 atau 17,07 persen.

Pasangan nomor urut 6, Taufik Fachruddin-Nurul Jaman (Tajam) ditempat kedua dengan perolehan suara sementara 28.085 atau 12.75 persen. Pasangan nomor urut 2, Baso Amirullah-Kemal Burhanuddin (Basmalah) ditempat ketiga dengan jumlah suara 24.014 atau 10.90 persen.

Urutan keempat ditempati pasangan nomor urut 1, Kamarussamad-Rizaldi Parumpa (Kharizma) dengan raihan suara 7650 atau 3, 47 persen. Urutan kelima pasangan nomor 5, Fadhilla Mallarangan-Abd Muis (Fadhilla-MU) dengan jumlah suara 1769 atau 0,80 persen. Ditempat keenam pasangan nomor 3, Mansyur AM-Basri Hasan (Hamba) dengan jumlah suara 599 atau 0,27 persen.(Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Gubernur Sulsel Pantau Pemilukada di Bulukumba Hari ini



Bulukumba, KBN News-Gubernur Sulsel yang juga Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo dijadwalkan berada di Kabupaten Bulukumba siang ini untuk memantau proses Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) di Bulukumba. Rencananya, Syahrul akan berkunung di TPS 08 bersama Ketua DPRD Sulsel M Roem, dan beberapa orang pejabat lainnya.

Di TPS 8 telah menunggu Ketua KPU Bulukumba Arum Spink, Dandim 1411 Bulukumba Letkol Infantri Rudy Syamsir, Kapolres Bulukumba AKBP Agus Budi Karyanto, Wakil Bupati Bulukumba, Padasi, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Bulukumba A Untung Pangky, seperti dilansir Tribun.

Pelaksanaan Pemilukada di Bulukumba berlangsung di bawah guyuran hujan deras yang terjadi sejak pagi tadi.(Rizal Nur)
Selengkapnya...

Mountain Bike PCCM di Malino Sangat Meriah

Laporan: Iwan- Makassar

Ketua PCCM (Pertamina Cycling Club Makassar), Deni bersama Koresponden Kantor Berita Kota Online (Iwan)

Gowa, KBN News-Bersepeda adalah olahraga warga kelas dunia dan sudah identik dengan kemajuan sebuah kota metropolitan, seperi yang terjadi saat ini di Kota Makassar. Dalam catatan Bike To Work Chapter Makassar, setidaknya terdapat sekitar 37 komunitas sepeda di Makassar, baik komunitas sepeda hybride, MTB/Cross Country maupun kelas Downhill/Freeride.

Sementara jumlah pesepedanya, bisa diperkirakan telah mencapai lima belas ribu orang, belum termasuk warga di luar Kota Makassar. Prosentase ini dapat terlihat dari jumlah aktivitas kegiatan sepeda santai atau fun bike yang nyaris setiap pekan terlihat di Kota Makassar, hal itu dikatakan Ketua PCCM (Pertamina Cycling Club Makassar, Deni di Makassar,(22/06).



Menurut Deni, PCCM (Pertamina Cycling Club Makassar melaksanakan kegiatan dan sepeda sehat Mountain Bike bersama dengan pencinta sepeda dalam lingkup kerja Pertamina Makassar, kegitaan ini diukuti sekitar 50 orang didaerah Malino dengan finish sampai di permandian air terjun Malino Kabupaten Gowa, ujarnya.

Dalam kegiatan Mountain Bike ini merupakan agenda rutin yang akan dilakukan setiap Bulan PCCM, ditambahkan Wakil Ketua PCCM, Bambang Sumardi kepada Kantor Berita Kota Online usai kegiataan ini di Malino. (AA.Effendy)


Selengkapnya...

Kenaikan Biaya Administrasi STNK Dan Plat Kendaraan Efektik Berlaku 26 Juni

Sosialisasi PNPB Yang Berlaku Polri di Sulawesi Selatan (bagian 1)

Laporan: AA.Effendy- Makassar

Pamin I Sie STNK Ditlantas Polda Sulselbar, Iptu Pol. Masaluddin, S,Ip,SH,MH, Foto: AA.Effendy

Makassar, KBN News- Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Wilayah I Makassar, mensosialisasikan Peraturan Pemerintah (PP) No 50 tahun 2010 sebagai pengganti PP No 31 tahun 2004 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) biaya administrasi STNK dan plat kendaraan (TNKB) kendaraan.

"Peraturan itu rencanannya akan diterapkan pada 26 Juni mendatang dalam rangka meningkatkan meningkatkan kepuasan masyarakat dalam membayar pajak di Samsat," terang Pamin I Sie STNK Ditlantas Polda Sulselbar, Iptu Pol. Masaluddin, S,Ip,SH,MH kepada Wartawan saat Jumpa Pers di kantor Samsat Makassar, Selasa (22/6). Menurutnya juga, sosialisasi peraturan baru ini sangat dibutuhkan agar masyarakat sebagai wajib pajak mengetahui besaran pajak kendaraan yang harus dibayarkan setiap tahun.

Pamin I Sie STNK Ditlantas Polda Sulselbar, Iptu Pol. Masaluddin, S,Ip,SH,MH kepada Wartawan saat Jumpa Pers di kantor Samsat Makassar,(Foto: AA.EffendY)

Iptu Pol. Masaluddin menambahkan sosialisasi PP No 50 tahun 2010 ini sudah mulai dilaksanakan dengan cara mendatangi show room kendaraan, biro jasa dan menempelbrosur di dinding kantor Samsat Makassar serta di berbagai lokasi strategis lainnya.

Sesuai aturan dajam PP itu, biaya kenaikan administrasi STNK untuk jenis kendaran R2/R3/umum naik dari tarif lama Rp 25.000 menjadi Rp 50.000. Sedangkan R4/mobil adalah Rp 75 000 dari sebelumnya Rp 50.000. Biaya kenaikan plat kendaraan (TNKB) juga terjadi untuk R2/R3/umum dari Rp 15.000 menjadi Rp 30.000. sedangkan R4/mobil Rp 20.000 menjadi Rp 50.000.

"Kita sudah meminta kepada show room dan biro jasa setiap wajib pajak yang ingin membeli kendaraan serta membayar pajak kendaraan untuk menginformasikan aturan baru ini," ungkap Masaluddin lagi.

Lebih lanjut dia juga menjelaskan, setiap hari Samsat Wilayah I Makassar melayani lebih dari 1.000 berkas yang meliputi perpanjangan STNK, kendaraan baru, mutasi daerah, dan Pelayanan Samsat di Mall.

Karena itu, lanjut dia, bila ada banyak wajib pajak yang belum memahami tentang kenaikan PNBP STNK dan plat kendaraan itu agar menghubungi petugas pemandu pelayanan Samsat di loket pengaduan dan ruang pelayanan. "Petugas kami akan memberikan penjelasan sedetil-detilnya kepada wajib pajak," tandasnya juga.


JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK SATUAN TARIF

I Penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM):

A. Penerbitan SIM A
1. Baru Per Penerbitan Rp 120.000,00
2. Perpanjangan Per Penerbitan Rp 80.000,00

B. Penerbitan SIM B I
1. Baru Per Penerbitan Rp 120.000,00
2. Perpanjangan Per Penerbitan Rp 80.000,00

C. Penerbitan SIM B II
1. Baru Per Penerbitan Rp 120.000,00
2. Perpanjangan Per Penerbitan Rp 80.000,00

D. Penerbitan SIM C
1. Baru Per Penerbitan Rp 100.000,00
2. Perpanjangan Per Penerbitan Rp 75.000,00

E. Penerbitan SIM D
(khusus penyandang cacat)
1. Baru Per Penerbitan Rp 50.000,00
2. Perpanjangan Per Penerbitan Rp 30.000,00

F. Pembuatan SIM Internasional
1. Baru Per Penerbitan Rp 250.000,00
2. Perpanjangan Per Penerbitan Rp 225.000,00

II Pelayanan ujian keterampilan
mengemudi melalui simulator
Per Ujian Rp 50.000,00

III Penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)

A. Kendaraan bermotor roda 2, roda 3,
atau angkutan umum Per Penerbitan Rp 50.000,00
B. Kendaraan bermotor roda 4 atau
lebih Per Penerbitan Rp 75.000,00
C. Pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Per Pengesahan/Tahun Rp 0,00

IV Penerbitan Surat Tanda Coba Kendaraan (STCK) Per Penerbitan/ Per Kendaraan
Rp 25.000,00

V Penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB)

A. Kendaraan bermotor roda 2 atau roda 3 Per Pasang Rp 30.000,00
B. Kendaraan bermotor roda 4 atau lebih Per Pasang Rp 50.000,00

VI Penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB)
A. Kendaraan bermotor roda 2 atau roda 31. Baru Per Penerbitan Rp.80.000,00
2. Ganti Kepemilikan Per Penerbitan Rp 80.000,00
B. Kendaraan bermotor roda 4 atau lebih

1. Baru Per Penerbitan Rp 100.000,00
2. Ganti Kepemilikan Per Penerbitan Rp 100.000,00

VII Penerbitan Surat Mutasi Kendaraan Ke Luar Daerah
Per Penerbitan Rp 75.000,00
Selengkapnya...

Pemerintah Naikkan Subsidi BBM Sampai Rp 16,9 Triliun



Jakarta, KBN News-Wakil Menteri Keuangan, Anny Ratnawati, mengatakan bahwa subsidi BBM yang diberikan pemerintah hingga 15 Juni tahun ini mencapai Rp 22,7 triliun, naik 25,6 persen (Rp16,9 triliun) dibandingkan periode sama tahun lalu.


"Kita pantau masih sejalan dengan tahun-tahun lalu, tapi kalau lihat tracknya masih baik, walaupun lebih tinggi," ujarnya dalam konferensi pers usai rapat pimpinan di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (21/6/2010).seperti dilansir Kompas.com.

Tahun lalu pemberian subsidi BBM pada periode sama hanya mencapai Rp 5,8 triliun atau sebesar 11,1 persen.

Ia menambahkan subsidi BBM yang meningkat tajam itu tidak akan melampaui asumsi subsidi BBM dalam APBNP 2010 sebesar Rp 89,29 triliun. "Kita harap tidak terlampaui apa yang ditetapkan dalam APBNP, syukur lebih rendah," ujarnya.

Sementara subsidi listrik per 15 Juni 2010 masih diberikan sebesar Rp 14,1 triliun atau 25,6 persen dan dibandingkan periode tahun lalu masih rendah Rp 2,6 triliun.

"Tahun lalu subsidi listrik yang dikucurkan pada periode yang sama mencapai Rp16,7 triliun atau 35,1 persen dari total subsidi yang ditetapkan," ujarnya.(Saputra)
Selengkapnya...

Kadis DISPORA Jeneponto Minta LSM Hentikan Pemeriksaan Disekolah

Laporan : Rizal Nur- Jeneponto



Jeneponto,KBN News-Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jeneponto Drs.H.Muktar Nonci, S.Sos, M.Pd meminta kepada LSM Lepimaskot Yang Melakukan pemeriksaan Penggunaan Dana Bos semua sekolah didaerah ini dihentikan jelasnya pada wartawan diruang kerjanya Kamis lalu.

Karena yang berhak melakukan pemeriksaan adalah lembaga Negara yang resmi seperti Inspetorat, BPK dan KPK , dan LSM tidak berhak untuk melakukan pemeriksaan tetapi dia hanya sebatas melakukan pemantauan terhadap penggunaan dana BOS, kalau mementau semua masyarakat LSM dan wartawan diperkenangkan tetapi kalau samapai memeriksa LPJ kepala sekolah itu yang tidak benas.Dan rekomendasi yang ditanda tangan wakil Kepala Dinas Saleh Gottang sudah tidak berlaku lagi, karena yang bersengkutan sudah tidak berada lagi dalam struktur dinas pendidkan, jadi kalaupun LSM Lipimaskot menggunakan rekomendasi itu ilegal adanya,

Kaarena LSM Lepimaskot awalnya meminta untuk melakukan pemantauan itu boleh-boleh saja, tetapi sesuai laporan sejumlah kepala sekolah dan Kepala Dinas Ccabang, LSM tersebut bukan memntau tetpai melakukan pemeriksaan atas laporang pertanggung jawaban para kepala sekolah.

Sambil memerintahkan kepada Kasi Kurikulum pendidikan dasar Abd.Rahim Sila , agar rekomendasi yang dikeluarkan pihaknya agar dicabut karena selain membuat resah kepala sekolah karena LSM melakukan pemeriksaan penggunaan Dana BOS.

Ditempat yang sama Rahim Sila berjanji akan memanggil LSM Lipimaskot agar kegiatan pemeriksaan para kepala sekolah tantang penggunaan dana BOS dihentikan dan pada rapat kordinasi nanti akan Kami perintahkan kepala sekolah agar jangan menerima lagi LSM Lepimaskot.

Rekomendasi yang dilkeluarkan beberapa waktu lalu dinyatkan tidak berlaku lagi alis Ilegal, sambil mengatakan bahwa bukan rekomendaisi yang dikeluarkjan tetpi surat penyampaikan kepada kepada sekolah akan adanya pemantauan LSM kalaupun itu digunakan untuk melakukan pemeriksaan maka salah. Kata rahim Sila.

Yang jelas kita akan melakukan rapat kordinasi membahas sepak terjang dari LSM Lepimaskot, sebelumnya hanya meminta mementau penggunana dana BOS pada setiap Sekolah, akan tetapi prakteknya dilapangan melakukan pemeriksaan dan bertindak sebagai oditur, kita akan smapaikan kepala sekolah melalui rapat kornasi nanti . (Rizal)

Selengkapnya...

H.Sakaruddin Siap Sejahterakan Masyarakat Luwu Lima Tahun Kedepan



Drs H Sakaruddin MSi menyatakan siap memimpin Luwu Utara sebagai bupati lima tahun ke depan, periode 2010-2015. Ia juga menyatakan siap mengabdikan diri untuk kemajuan kabupaten pemekaran Luwu itu. Pula Sakaruddin menyatakan siap mensejahterakan masyarakat Luwu Utara yang mayoritas petani, baik petani sawah, kebun dan tambak, karena saat ini sebagian mereka masih dibelit kemiskinan.

"Masalah kemiskinan merupakan tugas utama yang akan saya entaskan saat memimpin Luwu Utara lima tahun mendatang. Insya Allah, kalau saya mendapat amanah jadi bupati, maka masyarakat Luwu Utara akan keluar dari belenggu kemiskinan," ungkap Sakaruddin dalam salah satu petikan wawancaranya dengan Koresponden Abduh Bakri Pabe di Luwu Utara. Nah, berikut nukilan wawancara sang calon kepala daerah berjuluk 'Bupatinya petani dan orang miskin' ini yang menyatakan keyakinannya bisa memenangkan pilkada hanya satu putaran.

-----------------------------------------------------------------------

Selamat Anda bersama calon wakilnya, H Achmad Ridha sukses melaksanakan kampanye di hari pertama. Massa pendukung SAR benar-benar membeludak. Apakah ini satu isyarat bagi SAR untuk memenangkan Pilkada Luwu Utara satu putaran?

Pertama-tama saya mengucapkan lima terima kasih yang setinggi-tingginya kepada simpatisan, relawan, dan pendukung SAR yang mengikuti kampanye SAR. Tanpa mereka kami tidak ada apa-apanya. Saya juga menyampaikan permohonan maaf setinggi-tingginya kepada para pengguna jalan trans Sulawesi yang terganggu mulai pukul 13:00-22.00 Wita karena membeludaknya rombongan SAR saat kampanye lalu.
Jujur saja, saya bersama calon wakil saya, termasuk tim pemenangan, tidak pernah menyangka massa simpatisan dan relawan SAR akan membeludak sebesar itu. Kami hanya menargetkan massa sekitar 20-an ribu, tetapi yang hadir mencapai 85 ribu orang. Ini sangat luar biasa. Ini satu tanda-tanda kemenangan di depan mata bagi SAR. Apalagi kami tidak pernah memobilisasi massa dari luar Luwu Utara.
Membeludaknya massa simpatisan dan relawan serta pendukung SAR yang hadir saat kampanye, tentu saja semakin menambah keyakinan saya bahwa SAR sangat diinginkan dan didambakan untuk memimpin Luwu Utara lima tahun ke depan. Apalagi saat kampanye dimana hujan lebat turun, massa benar-benar fanatik sehingga tidak ada yang lari meninggalkan lapangan. Ini jelas bahwa tidak ada massa bayaran yang hadir. Dan karena itu, Insya Allah, SAR akan memenangkan pilkada Luwu Utara satu putaran.

Anda begitu yakin bisa memenangkan Pilkada Lutra satu putaran?
Ya, sejak awal saya bersama pasangan saya yakin dan optimis akan menang satu putaran. Keyakinan kami semakin bertambah setelah kampanye, karena pendukung SAR benar-benar dan nyata di atas angka 85 ribu orang, sehingga kemenangan satu putaran bagi SAR bukan hal mustahil.
Saya juga yakin memenangkan pilkada satu putaran, karena dari berbagai hasil survei yang dilakukan lembaga survei independen, tingkat popularitas dan elektibilitas SAR mengungguli calon lainnya. Dan beberapa survei terkini jelang pemilihan, SAR diunggulkan memenangkan pilkada hanya satu putaran meski pasangan calon yang maju sembilan pasangan. Dan tentunya, Pilkada satu putaran bertujuan menghemat anggaran daerah, sehingga sejak awal SAR sudah menargetkan untuk memenangkan pilkada satu putaran.


Jika Anda terpilih memimpin Lutra periode 2010-2015, persoalan pelik seperti kemiskinan, pengangguran, dan banjir akan menghadang Anda mulai tahun pertama sampai tahun kelima. Bagaimana menurut Anda?
Memang disadari, persoalan kemiskinan, penangguran dan banjir merupakan masalah serius di Lutra. Menurut saya, kemiskinan meningkat di Lutra bukan sepenuhnya karena kesalahan pemerintah saja. Begitupun penangguran tinggi tidak sepenuhnya kesalahan pemerintah. Namun perlu digarisbawahi, masalah kemiskinan dan penangguran bisa diatasi asalkan bupati sebagai kepala daerah memiliki kreativitas bagaimana mensejahterakan rakyatnya. Bupati harus peka dan tidak menutup mata dari rakyatnya.

Lantas bagaimana dengan persoalan banjir?
Banjir yang melanda Lutra selama ini sebenarnya tidak bisa diselesaikan secara lokal dengan hanya mengandalkan dana APBD. Masalah banjir di Lutra sebenarnya sudah menjadi masalah nasional, sehingga perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat melalui pengucuran anggaran yang besar dari APBN.
Di sinilah peran bupati dituntut untuk bisa mendatangkan dana APBN yang besar untuk program penanggulangan banjir. Dan saya akan menjadikan banjir Lutra sebagai masalah nasional dengan terjun langsung ke pusat untuk melobi anggaran bagi penanggulangan banjir Lutra.

Anda menyatakan sebagai bupatinya petani, bupatinya pengangguran dan bupatinya orang miskin jika terpilih memimpin Lutra periode 2010-2015. Apakah bukan hanya jargon kampanye semata?

Sejak awal maju mencalonkan diri sebagai bupati Lutra periode 2010-2015, saya sudah berniat dan bertekad untuk mensejahterakan para petani, membuka banyak lapangan pekerjaan bagi puluhan ribu pengangguran di Lutra, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin di daerah ini dengan berbagai kebijakan dan program pemerintah yang bermuara melepaskan masyarakat Lutra dari belitan kemiskinan.
Tanpa menafikan program ekonomi kerakyatan calon lainnya, program ekonomi kerakyatan yang akan diprogramkan SAR jauh lebih efektif dan realistis untuk diterapkan di Lutra untuk mensejahterakan masyarakat. Program SAR bisa dilaksanakan dan sangat realistis.

Bisa diuraikan salah satunya?
Jika saya mendapat kepercayaan dan amanah dari masyarakat Lutra untuk memimpin daerahnya, saya akan mengembangkan berbagai home industri untuk pengembangan dan pengelolaan produk unggulan daerah berbasis rakyat. Lutra berbeda dengan kabupaten lainnya di Indonesia, karena Lutra memiliki tidak kurang dari 30-an jenis komoditi unggulan yang bisa diolah menjadi produk unggulan berbasis rakyat melalui gerakan home industri di kecamatan sampai desa.
Sagu misalnya, komoditi unggulan Lutra ini bisa diolah menjadi produk unggulan Lutra dalam berbagai jenis, baik dalam bentuk makanan maupun non makanan. Sagu bisa diolah 40 jenis makanan dan 28 jenis non makanan. Begitupun komoditi lainnya bisa dikembangkan dan mendatangkan keuntungan secara finansial bagi masyarakat, terutama petani.

Apa alasan Anda-- jika menyimak visi dan misi SAR-- begitu konsen memprogramkan ekonomi kerakyatan jika terpilih memimpin Lutra?
Teori ekonomi dunia mengggarisbawahi, bahwa kalau grassroot (rakyat, Red) sejahtera, maka berdampak positif terhadap sektor ekonomi rill lainnya, seperti sektor perdagangan, pendidikan, kesehatan, dll. Makanya, saya berkeyakinan Lutra akan maju dan masyarakatnya sejahtera melalui pengembangan ekonomi kerakyatan dengan program ekonomi kerakyatan yang berbasis produk unggulan rakyat.

Anda juga satu-satunya calon bupati Lutra yang memprogramkan traktor dan eskapator gratis bagi petani. Bagaimana merealisasikan program yang nantinya membutuhkan anggaran besar tersebut?
Program pengadaan 4.000 unit traktor bagi petani dan eskapator gratis bagi petani tambak bertujuan membantu petani dalam pengelolaan pertanian. Program ini bisa dilaksanakan melalui efisiensi anggaran di birokrasi dan semua sektor, termasuk di SKPD. Efisiensi anggaran bupati dan wakil bupati juga harus dilakukan. Contohnya, bupati tidak perlu memakai mobil dinas seharga Rp1,5 miliar, begitupun wakil bupati tidak perlu memakai mobil dinas seharga Rp1 miliar.
Anggaran mobil dinas kepala daerah bisa diefisienkan sampai angka Rp180 juta, misalnya bupati memakai mobil Terios atau Rush untuk mobil dinas dan wakil bupati memakai Avansa. Anggaran mobil dinas bupati bisa dipakai untuk membeli traktor untuk dibagikan bagi petani di seluruh kecamatan secara bertahap setiap tahun anggaran. Dan SAR mulai akan memprogramkan 1.000 unit traktor tahun pertama, 1.000 unit traktor tahun kedua, dan 2.000 unit traktor tahun ketiga.
Saya tidak sepenuhnya akan membebani APBD Lutra untuk program pengadaan traktor gratis bagi petani, tetapi saya juga akan menggunakan jaringan saya di berbagai daerah untuk mendatangkan traktor ke Lutra. Saya punya banyak jaringan yang siap membantu saya hanya untuk pengadaan 2.000-an traktor.
Dan patut disadari, program pengadaan traktor gratis bagi petani sawah dan eskapator bagi petani tambak sangat bermanfaat bagi petani, karena pemerintah berupaya membantu petani mengelolah sawahnya lebih baik lagi tanpa adanya biaya tambahan.

Berbagai kalangan, terutama lawan-lawan politik SAR menilai berbagai program SAR untuk mensejahterakan masyarakat Lutra sangat tidak realistis. Menurut Anda?
Bagi mereka yang tidak memahami gerakan ekonomi mikro, termasuk ekonomi kerakyatan, tentunya punya penilaian seperti itu. Tetapi bagi saya yang sudah lama bergerak dalam bidang ekonomi kerakyatan, sangat paham dan memiliki banyak pengalaman untuk melaksanakannya. Dan sampai saat ini saya tetap eksis di jalur ini dan tidak kurang dari 65 kabupaten datang berguru ke Malindo untuk berbagai kegiatan ekonomi kerakyatan.

Bisa Anda jelaskan berbagai program SAR untuk mensejahterakan masyarakat Lutra lima tahun ke depan, yang tentunya tidak terlepas dari ekonomi kerakyatan?
Ada lima program andalan SAR yang muaranya mensejahterakan masyarakat Lutra dan melepaskan petani dari kemiskinan. Lima program tersebut, perlu digarisbawahi, bukan janji kampanye karena sangat realistis bisa dilaksanakan.
Adapun kelima program tersebut, pertama perbaikan dan pembangunan sarana irigasi dan pencetakan sawah baru dalam jumlah besar, kedua program gratis traktor bagi petani di seluruh kecamatan dan gratis eskapator bagi petani tambak, ketiga gratis bibit pertanian dan benih ikan/udang, dll, keempat gratis pupuk, dan kelima program jaminan pemasaran hasil pertanian.
Lima program ini mulai dilaksanakan SAR secara berkesinambungan mulai tahun pertama sampai tahun kelima memimpin Lutra.

Bisa diuraikan salah satunya?
Program pembagian bibit gratis bagi petani, misalnya, SAR akan membagikan sebanyak tujuh jenis bibit pertanian kepada petani, seperti bibit lombok, tomat, sayur mayur, jagung, kacang tanah, kakao, termasuk bibit kelapa sawit.
Program ini dilaksanakan dalam tiga tahap, yakni jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. Untuk jangka pendek, petani dibagikan bibit tomat dan lombok. Petani menanam lombok dan tomat untuk program jangka pendek, sebelum memasuki program jangka menengah. Artinya, petani tetap berpenghasilan dengan menanam lombok dan tomat, karena pemerintah juga akan menjamin pemasarannya.
Setelah program jangka pendek terlaksana, pemerintah kemudian menggulirkan program jangka menengah, yakni petani dibagikan bibit palawija dan sayur mayur yang bisa ditanam dalam jangka waktu tiga sampai empat bulan. Program jangka menengah ini juga bertujuan menyiapkan lahan untuk program jangka panjang, karena saat ini banyak lahan di Lutra tidak subur. Dengan menanam palawija dan sayur mayur, penyiapan lahan untuk jangka panjang lebih baik lagi. Petani juga bisa berpenghasilan dari menanam palawija seperti kacang-kacangan dan sayur mayur, karena pemerintah tetap menjamin pemasarannya.
Selanjutnya, untuk program jangka panjang, petani dibagikan bibit jangka panjang seperti kelapa sawit dan kakao. Penanam program jangka panjang ini bisa terlaksana dengan baik, karena lahan tersedia. Dalam melaksanakan program jangka panjang ini, petani tetap melaksanakan program jangka pendek dan jangka menengah dengan budidaya berbagai komoditi yang bisa dipanen cepat, seperti lombok, tomat, palawija, sayur mayur, dll.

Bagaimana Anda memberikan jaminan pemasaran bagi hasil pertanian dari program jangka pendek dan jangka menengah?
Saya memiliki banyak jaringan perusahaan di Pulau Jawa yang membutuhkan puluhan ribu ton tomat dan lombok. Perusahaan mi instan misalnya, saya telah membuat kontrak kerjasama untuk pemasaran tomat dan lombok dari petani Lutra, sehingga saya menjamin sepenuhnya pemasarannya. Berapapun jumlahnya bisa dipasarkan. Petani tinggal menanam lombok dan tomat, pemerintah melalui wadah semacam Perusahaan Daerah (Perusda) yang akan memasarkannya.
Saya berani memberikan jaminan pemasaran hasil pertanian dari petani asal Lutra, karena selama ini saya telah memiliki akses pasar luar dan dalam negeri. Intinya begini, petani hanya menyiapkan hasil pertanian unggulan, pemerintah yang akan memasilitasi petani memasarkan hasil pertaniannya.

Bagaimana dengan sektor pendidikan?
Sektor pendidikan, termasuk sektor kesehatan juga mendapat skala prioritas karena bersentuhan langsung dengan masyarakat luas. Khusus sektor pendidikan, kualitatif pendidikan ditingkatkan melalui berbagai kebijakan pemerintah. Targetnya SDM guru dan tenaga pengajar ditingkatkan melalui pelatihan dan sekolah. Ke depan, semua guru di Lutra sudah harus sarjana dan disekolahkan kalau belum sarjana melalui bantuan APBD. Dan saya bertekad lima tahun ke depan sudah ada guru di Lutra berpendidikan doktor.
Pemerintah juga akan memberikan bantuan beasiswa pendidikan bagi anak petani yang berprestasi, sehingga bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Anak petani juga bisa masuk STPDN, bukan seperti saat ini hanya didominasi anak pejabat. Patut disadari, sudah banyak anak petani cerdas dan layak masuk STPDN, bahkan saya anak 'penjual sayur' sudah maju mencalonkan diri sebagai bupati Lutra dan siap memenangkan Pilkada Lutra satu putaran untuk memimpin Lutra lebih baik ke depan.

Bagaimana Anda membenahi birokrasi di Lutra yang gemuk tapi miskin fungsi?
Memang benar, birokrasi di Lutra sangat gemuk tapi miskin fungsi. Reformasi birokrasi harus dilakukan sebagai langkah nyata membenahi birokrasi. Ada tiga pendekatan bisa dilakukan, yakni regulasi birokrasi, penataan fungsi/sistem, dan efisiensi anggaran. Tiga hal ini saling terkait satu sama lainnya, sehingga birokrasi tidak lagi gemuk dan miskin fungsi.
Khusus efisiensi, anggaran dinas-dinas meski dilaksanakan dengan pendekatan berbasis kinerja. Selama ini anggaran perjalanan dinas SKPD dan unit kerja lainnya, termasuk kepala daerah, sangat besar sehingga APBD Lutra sangat terbebani. Ke depan, efisiensi anggaran mutlak dilaksanakan agar setiap tahun anggaran APBD tidak terbebani.
Intinya, bagaimana rakyat mau sejahtera kalau setiap tahunnya anggaran APBD lebih banyak dihabiskan pejabat untuk perjalanan dinas, pembelian mobil dinas, dll. APBD harusnya berpihak kepada rakyat, bukan kepada pejabat.
Karena itu, apapun yang akan dilaksanakan pemerintah ke depan, kalau rakyat tidak sejahtera maka pemerintah gagal. Kalau rakyat masih banyak yang miskin, maka pemerintah gagal. Dan SAR akan memimpin Lutra dengan tujuan satu, yakni SAR akan mensejahterakan masyarakat Lutra yang mayoritas petani dimana mereka masih dililit kemiskinan melalui berbagai program ekonomi kerakyatan yang tepat. Bukan program ekonomi kerakyatan yang hanya dipahami sepotong-potong, tidak menyeluruh dan penerapannya tidak menyentuh rakyat, sehingga rakyat justru semakin sengsara.
Karena itu, saya sangat mengharapkan masyarakat Lutra agar tidak salah menentukan pilihannya saat pemilihan nanti. Pilihlah calon pemimpin yang bisa membawa perubahan bagi masyarakat Lutra lebih baik dan maju, bukan memilih calon pemimpin yang hanya bisa melanjutkan dan memperbesar kemiskinan, pengangguran, banjir di Lutra. Semoga pilkada Lutra bisa melahirkan pemimpin yang tepat. (chairul baderu)

============================================================================T

CURRICULUM VITAE
-Nama: Drs H Sakaruddin MSi
-TTL : Salulemo (Luwu Utara), 7 Maret 1958
- Keluarga:
istri (Hj Haemin S.Sos, MSi), anak (Rita Anjarkusuma SP; dr Rika Fitrauni; Rikardi Putra Nugraha; Orangtua; Hj Tjambolong Tomallewa (ibu/Baebunta); Tohunali (ayah/Masamba)
- Alamat
Salulemo, Baebunta, Luwu Utara
-Pekerjaan: Direktur Malindo (LSM Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan, berdiri sejak tahun 1986) dan kini bermitra dengan 164 kabupaten/kota di KTI dan telah menandatangani MoU dengan 69 bupati/walikota se Indonesia.
-Pendidikan Terakhir: S2 Unhas tahun 2001, dan S3 (sedang berlangsung)
-Riwayat Tugas/Jabatan:
a. Staf Universitas Tadulako (1980-2007/pensiun dini),
b. Tim Ahli Walikota Palu 1990-195
c. Tim Ahli Gubernur Sulawesi Tengah tentang pembangunan pedesaan tahun 1990-2000)
d. Kepala BAPPTEK Luwu Utara 2003-2006
- Tugas Kemasyarakatan/Organisasi:
a.Tim Penyusunan/narasumber life skills Depdiknas Pusat 2002-2005
b. Ketua Bidang Pendidikan BDS Indonesia Pusat 2001-2005
c. Direktur LPTTG Siranindi Palu 1986 sampai sekarang
d. Ketua I Ikatan Alumni Untad Palu 2000 sampai sekarang
e. Ketua Bidang Pemuda DPD I Golkar Sulteng 1990-1995
f. Ketua DPD Partai RepublikaN Luwu Utara 2006-2008
-Penghargaan Tertentu:
a. Pegawai Teladan I Universitas Tadulako 1983
b. Ketua Karang Taruna Teladan Tingkat Nasional 1999
c. Pemuda Pelopor Tingkat Nasional 1999
d. UNESCO Bidang Desain dan Aplikasi Pendidikan Luar Sekolah.
- Kunjungan ke Luar Negeri:
* ASEAN,Jepang, Cina, Korea Selatan, India, Arab Saudi, Afrika Selatan, dan USA. (*)
Selengkapnya...

Partai Golkar Kawatir Hadapi Pemilu 2014

Ketua Umum : Tidak Memenuhi Target Suara




Jakarta, KBN News-Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Aburizal Bakrie mengkawatirkan perolehan suara partai itu pada Pemilu 2014 tidak bisa memenuhi target jika melihat hasil pemilihan kepala daerah saat ini."Jika melihat hasil perolehan pilkada saat ini memang tidak terlalu buruk tetapi saya khawatir dengan perolehan suara Partai Golkar pada Pemilu 2014," kata Aburizal Bakrie di Jakarta, Jumat malam (18/6/2010).

Ical menjelaskan, pada pilkada yang telah berlangsung Partai Golkar meraih 38 persen, disusul PDI-P 34 persen dan Partai Demokrat 24 persen.

"Namun meski meraih 38 persen, Partai Golkar hanya menang di daerah yang kecil penduduknya," kata Ical.(berita8)
Selengkapnya...

Pemenang Pemilukada Kutaikartanegara Akan Dilantik 30 Juni



Tenggarong, KBN News-Bupati dan Wakil Bupati Kukar terpilih, Rita Widyasari dan M Ghufron Yusuf direncanakan akan dilantik pada 30 Juni 2010. Rencana pelantikan ini disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kutai Kartanegara, Rinda Desianti, Jumat (18/6/2010).

"Kemarin saya ke Mendagri dan mendapat informasi, SK (Surat Keputusan) dari Mendagri sudah ditandatangani dan sekarang SK tersebut sudah di Biro Pemerintahan Provinsi Kaltim. Tanggal pelantikannya insyaAllah 30 Juni 2010 di Gedung Putri Karang Melenu (PKM), " ujar Rinda,seperti dilansir Tribunkaltim.

Ia menambahkan, tahapan Pemilu Kada Kukar yang dilaksanakan KPU sudah selesai dan tinggal menunggu pelantikan. "Semuanya sudah final. Besok rencananya akan ada rapat evaluasi penyelenggaran dengan PPK di Pendopo Pj Bupati," ujar Rinda.

Secara teknis, pelantikan kata Rinda akan dilaksanakan oleh DPRD Kukar. Terpisah, Waklil Ketua DPRD Kukar Marwan mengaku sudah berkoordinasi dengan KPU Kukar dan sepakat dengan tanggal pelantikan. "Tanggal 30 Juni itu adalah hasil koordinasi dengan KPU Kukar," katanya.

Marwan mengatakan, tidak banyak persiapan yang dilakukan menjelang pelantikan. Hanya persiapan teknis pelantikan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kukar dan pengamanan dari pihak kepolisian.(Darwis/AA.Effendy)
Selengkapnya...

Polda Metro Jaya Limpahkan Kasus Video Mesum Mirip Artis ke Mabes



Jakarta, KBN News-Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya melimpahkan seluruh proses penyelidikan kasus video porno mirip selebritis kepada Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia.
"Penyelidikan video porno sudah dilimpahkan ke Mabes Polri semuanya, termasuk pelaku penyebarannya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar di Jakarta, Jum'at (18/6/2010) saat dikonfirmasi.

Namun demikian, Boy mengatakan, Polda Metro Jaya tetap menginstruksikan anggotanya untuk merazia video porno termasuk rekaman asusila yang diduga mirip selebritis Indonesia.

Sebelumnya, Boy menuturkan Bareskrim Mabes Polri dan Polda Metro Jaya secara bersamaan menyelidiki peredaran video porno yang diduga melibatkan artis dan penyanyi terkenal ibu kota.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menyatakan, Bareskrim Mabes Polri berwenang menangani kasus peredaran video asusila karena terdapat Unit Kejahatan Dunia Maya (Cyber Crime) pada Direktorat I Keamanan Trans Nasional.

Video adegan asusila itu diduga mirip Ariel dan Luna Maya yang terdiri
atas dua bagian, yakni berdurasi sekitar 6 menit 49 detik dan 2 menit 30
detik.

Kemudian tidak lama berselang, video serupa yang diduga
dilakukan mirip Ariel dan mirip pembawa acara, Cut Tari berdurasi
sekitar 8 menit 45 detik beredar luas di masyarakat.(berita8)
Selengkapnya...

Samsat Bone Terapkan Pelayanan Cepat Pengurusan STNK



Watampone, KBN News- Dalam mengawal program Polri, Quickwins dan Quickrespon, Kantor Samsat Bone menerapkan pelayanan prima dengan metode percepatan pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bermotor dengan didukung sistem online.
Dari penelusuran koresponden Indotim-News.Com di kantor ini, nampak wajib pajak kendaraan bermotor, hanya menghabiskan waktu dengan hitungan menit untuk proses pengurusan STNK mereka, baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat (mobil).

"Kami melakukan pengurusan STNK dengan dilengkapi persyaratan administrasi kendaraan merasa terlayani dengan baik. Malah saya hanya menunggu proses penyelesaian surat kendaraan berkisar 25 menit saja," ucap Mulyadi, warga yang bermukim di Kelurahan Tippulue, Bajoe, Kabupaten Bone, saat diajak bincang-bincang, di Samsat Bone, belum lama ini.

Hal senada dipaparkan oula A. Herman, wajib pajak kendaraan roda empat mengakui, dengan penerapan sistem online, maka selaku wajib pajak tidak lagi dipersulit. Malah sebaliknya, ia merasa mendapatkan pelayanan prima.

Saat ditanya mengenai jumlah pajak yang dibayarkan, diakuinya hanya mengeluarkan uang sesuai dengan pajak yang tertera di notice pajak kendaraan (STNK) tanpa ada pungutan lain.

Sementara itu, Kanit Regident Samsat Bone, Ipda Pol.Muhammad Salong mengakui, pelayanan prima merupakan satu kewajiban yang harus dilakukan anggota polisi dalam memberi pelayanan pada masyarakat.

"Sesuai dengan program Polri, Quickwins dan Quickrespon, kami selaku pelayan publik diharuskan menciptakan pelayanan prima. Hal inilah yang ditarapkan di Samsat Bone dengan didukung sistem Online," ucap Kanit Regident Bone, Jumat (18/6).

Muhammad Salong juga mengharapkan pada para wajib pajak kendaraan bermotor saat hendak melakukan pengurusan STNK datang langsung ke Samsat tanpa menggunakan perantara maupun calo.

"Kantor Samsat Bone sebagai kantor yang bebas dari segala bentuk percaloan, melayani masyarakat dengan cepat. Oleh karena itu, sebaiknya langsung saja ke Samsat karena waktu pengurusan STNK sangat cepat dan transparan," pinta Ipda Pol. Muhammad Salong. (Zulkifli/AA.Effendy)

Selengkapnya...

Apel Kesadaran Nasional di Jeneponto

Laporan : Bayu/Rizal Nur- Jeneponto



Jeneponto, KBN News- Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto Kamis(17/6) mengadakan upacara dalam rangka Apel Kesadaran Nasional bertempat di lapangan uapacara kantor bupati Jeneponto.
Inspektur Upacara wakil Bupati Jeneponto, Perwira Upacara Kapt. Inf. Abd.Karim, Komandan Upacara Kapt. Inf. M. Amin.Upacara ini dihadiri bupati Jeneponto Drs. H. Radjamilo, MP, Unsur Muspida, Sekkab Jeneponto dan sejumlah pejabat Kabupaten.

Dalam sambutannya, Inspektur Upacara mengingatkan bahwa kemerdekaan yang kita nikmati sekarang ini adalah buah dari perjuangan para pahlawan bangsa yang rela berkorban tenaga, fikiran, keringat, darah, bahkan jiwa raga demi untuk generasi selanjutnya, yaitu kita sekarang ini.

Untuk itu, lanjutnya sudah sepantasnyalah kita semua ambil bagian mengisi kemerdekaan dengan membangun bangsa di segala bidang pembangunan.

Membangun jiwa patriotis dapat diwujudkan dengan menerapkan disiplin kerja di unit kerja dan bidang masing-masing.(Humas/Rizal Nur)
Selengkapnya...

Presiden SBY Tanam Pohon Trembesi di Istana Cipanas

Foto:www.presidensby.info

Jakarta, KBN News-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono, Jumat (18/6/2010) pagi menanam pohon trembesi di hutan lindung kawasan Istana Cipanas.

Penanaman pohon tersebut merupakan salah satu bagian dari acara silaturahim dengan wartawan yang biasa meliput kegiatan Presiden."Mudah-mudahan dapat tumbuh dengan baik, kita lihat satu tahun lagi ya mana yang tumbuh lebih subur ya," ujar Presiden saat menanam.

Selain Presiden, perwakilan wartawan pun menanam sekitar 10 pohon jenis cemara bersama Mensesneg Sudi Silalahi dan Seskab Dipo Alam.

Seluruh keluarga Presiden, baik Agus Harymurti, Edhie Baskoro, Anissa Pohan dan cucu Presiden Almira Tungga Dewi Yudhoyono ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Selain menanam pohon, SBY dan rombongan wartawan juga menyusuri kawasan hutan lindung melewati jalur sepanjang 1,4 km.

Ia juga berkesempatan meninjau taman Herbalia yang baru saja diresmikan oleh Ibu Ani beberapa waktu lalu. Presiden kemudian mendengarkan penjelasan singkat tentang taman tersebut.

Usai makan siang, SBY dan wartawan dijadwalkan akan melakukan dialog tentang isu-isu terkini.

Tampak mendampingi Presiden, Mensesneg Sudi Silalahi, Menkominfo Tifatul Sembiring, Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso dan Seskab Dipo Alam.(berita8)
Selengkapnya...

 

Harian Media Indonesia

Harian Kompas

Harian Tribun Timur

Kantor Berita Kota Nusantara Online

Kabar Terkini Tv One

Portal Berita Viva News

Posting Berita




Widget edited by Seby-Antoe.com

Situs Presiden Republik Indonesia

Tempointeraktif.com

detikcom