Pimpinan Bersama Crew Redaksi, Biro Perwakilan Daerah, dan Staf Kantor Beritakota Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2012

...

Biro Perwakilan Sulawesi Selatan Kantor Berita Nusantara Menerima Pemasangan Iklan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pada Pemilu Kada Dengan Harga Murah Hubungi Kantor Biro. Jl. Andi Mappanyukki No.24 B Makassar

Ingin memasang iklan ucapan dan advetorial pada Kantor Berita Kota Nusantara (KABAR News) di Kota anda untuk wilayah Se Nusantara Indonesia silahkan hubungi Biro Perwakilan Indonesia Barat ; Wawan, Jakarta,Biro Perwakilan Indonesia Timur Makassar: A.A.Effendy; Biro Makassar : Rizaldi H.Jamal, Jl.Andi Mappanyukki No.24B,Biro Perwakilan Maros,Pangkep,Barru: H.Sakkar Rauf, Biro Perwakilan Takalar : Burhan, Biro Perwakilan Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba : M.Rizal Noer, Biro Perwakilan Kaltim di Balikpapan: MUH. DARWIS.K Jl.Letjend Suprato No.1 Balikpapan pada Biro Perwakilan Sulut di Manado : Budianto,Biro Perwakilan Gorontalo : Rahmad Nur, Jl. Pangeran Hidayat No.1 Gorontalo. Biro Perwakilan Papua Barat. Sorong : FRANKY PANGKEY .Sulawesi Tenggara : YUSNANDAR, Kendari, Sulawesi Barat : YUSAK.NL. Jl. Sultan Hasanuddin No.7 Mamuju. Papua : Hendro Nur K.(Jayapura).


DD 1 ada dua di Gubernuran,......? Mobil Dinas Gubernur Sulsel yang memakai DD 1 ada dua Merek/Type yang berbeda terparkir di Panggung Upacara Gubernuran Sulsel(Foto: Iwan/ AA.Effendy)

Bupati Kukar Mutasi 56 Pejabat Esolon II dan III

 Laporan: Humas Kukar

Tenggarong, KBN News-Mutasi pertama dibawah kepemimpinan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari digelar hari ini di Pendopo Odah Etam, Tenggarong.

Tak kurang dari 56 pejabat struktural di lingkungan Pemkab Kukar mulai dari eselon II, III dan IV, dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Rita Widyasari.


Pejabat eselon II yang menempati posisi baru berjumlah 13 orang. Mereka di antaranya adalah M Syamsie Juhri sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan & Hukum, Edi Damansyah sebagai Asisten II Bidang Ekonomi & Pembangunan, Sutrisno sebagai Asisten III Bidang Aparatur & Administrasi, serta Bahrul sebagai Asisten IV Bidang Kesra & Humas.


Sementara pejabat eselon III yang dilantik mencapai 39 orang. Mereka yang dilantik di antaranya adalah Salmon Zakaria sebagai Kepala Kantor Kebersihan Pertamanan & Pemakaman (KKPP) Kukar, Hamli sebagai Kabag Pembangunan, M Ridha Darmawan sebagai Sekretaris Bappeda Kukar, M Yamin sebagai Camat Muara Wis, Anjar Asmara sebagai Camat Muara Muntai, Erlian sebagai Camat Muara Kaman Rusmina sebagai Camat Loa Kulu, dan Abran sebagai Camat Loa Janan.


Sedangkan pejabat eselon IV yang dimutasi hanya berjumlah 4 orang. Mereka berasal dari lingkungan Setkretariat Daerah Kabupaten Kukar, yakni Dewi Sasmita sebagai Kasubag Protokol, Malik Setiawan sebagai Kasubag Rumah Tangga, Taufiq sebagai Kasubag Perbendaharaan dan Awang Agus Dharmawan sebagai Kasubag Kepegawaian.


Dikatakan Bupati Rita Widyasari, mutasi atau rotasi pejabat tersebut bermakna penting bagi perjalanan karir pemerintahan di Kukar. "Skenario yang dibangun adalah untuk menjamin program Gerakan Pembangunan Rakyat Sejahtera (Gerbang Raja) menjadi paradigma bersama dalam sistem pemerintahan yang ada," ujarnya.


Menurut Rita, ada beberapa makna penting yang diperoleh dari hasil rotasi jabatan tersebut. Yang pertama sebagai sarana evaluasi penugasan pejabat. Kedua, sebagai sarana meningkatkan produktivitas kerja melalui rotasi.


"Ketiga yaitu merupakan kepentingan bagi pegawai, diantaranya memperluas pengalaman dan kemampuan pegawai, menghilangkan hambatan psikologis atau penyegaran. Dan yang keempat, sebagai sarana pembinaan PNS," imbuhnya.


Penempatan para pejabat tersebut berdasarkan kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan. Oleh karena itu, Rita meminta agar penempatan tersebut harus dibuktikan dengan perbuatan nyata.


"Jaga kepercayaan yang saya berkan secara konsisten, jauhkan sikap ABS (Asal Bunda Senang-red). Kritik saya jika memang layak dikritik," pesan Rita kepada pejabat yang baru dilantik.


Bupati Kukar juga mengajak seluruh pejabat di masing-masing SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) untuk bekerjasama dalam menyukseskan program Gerbang Raja, dengan misi pertamanya yaitu meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan dengan menitikberatkan pada motivasi pelaksanaan pemerintahan yang baik. (darwis)
Selengkapnya...

Kota Tarakan Sudah Kondusif, Warga Sudah Melakukan Aktifitas


Tarakan, KBN News-Situasi Kota Tarakan Kalimantan Timur Kamis (30/9/2010) pagi telihat kondusif. Masyarakat sudah mulai melakukan aktivitasnya, pasca-bentrok Selasa malam lalu.

Kompas melansir, situasi perekonomian kota tersebut mulai pulih meski belum pulih 100 persen. Toko-toko di sepanjang kawasan perekonomian penting di Tarakan, seperti di Jalan Sudirman dan Jalan Yos Sudarso sudah banyak yang buka, tapi belum semuanya.

Masyarakat yang ditemui Kompas, meyebutkan sudah mulai tiadk khawatir lagi untuk keluar rumah. Lalu lintas juga terpantau mulai ramai, mobil dan motor sudah berlalu lalang baik di jalan besar maupun di pelosok.

Meski demikian, aparat keamanan dari TNI dan Polri masih berjaga di tempat-temapt kerawanan konsentrasi massa, seperti di simpang empat grand Tarakan Mall, dijaga oleh puluhan personil TNI dan Polri. Terlihat juga mobil patroli tentara yang berkeliling di jalan-jalan Tarakan. (darwis)
Selengkapnya...

APBD Perubahan Enrekang Meningkat Sampai Rp 55,5 Miliar

Kepala Dinas Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Enrekang, Chairul Latanrobersalamana dengan Gubernur Sulsel, H. Syahrul Yasin Limpo.

Enrekang, KBN News-APBD pokok 2010 lalu, pendapatan asli daerah (PAD) mencapai Rp 423.602 miliar. Selanjutnya pada rancangan APBD-P mengalami peningkatan menjadi Rp 479,196 miliar atau terjadi kenaikan Rp 55,5 miliar lebih. Sehingga jumlah pendapatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang dalam APBD perubahan 2010 mengalami peningkatan hingga Rp 55 miliar.

Peningkatan itu juga diikuti dengan meningkatnya belanja daerah. Pada APBD pokok, belanja daerah dianggarkan Rp 425,861 miliar. Namun dalam RAPBD-P direncanakan menjadi Rp 491, 948 miliar.

Kepala Dinas Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Enrekang, Chairul Latanro menjelaskan peningkatan pendapatan tersebut terjadi pada pos PAD sebesar Rp 3,764 miliar. Pendapatan lain yang sah Rp 51.825 miliar, dana penyesuaian dan otonomi khusus Rp 50.283 miliar, serta dana bantuan keuangan Pemprov Sulsel Rp 1,539 miliar.

Untuk belanja dalam APBD pokok lanjutnya, dianggarkan Rp 425,861 miliar. Kemudian dalam RAPBD-P, meningkat menjadi Rp 491, 948 miliar. "Kenaikan belanja terjadi di antaranya untuk membayar kekurangan gaji pegawai dan tunjangan setifikasi serta non-sertifikasi guru senilai Rp 29,859 miliar," jelasnya. (fajar/Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Realisasi Setoran Pajak di Sulsel Capai Rp 6,1 Triliun



Makassar, KBN News-Setoran pajak tahun ini, diperkirakan meningkat dibandingkan tahun lalu. Optimisme itu, mengacu pada realisasi setoran pajak sampai dengan Senin, 27 September, sudah menembus angka Rp 6,133 triliun atau tumbuh 14,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sulselbartra), Angin Prayitno, Selasa, 28 September di kantornya. Dia mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun lalu, penerimaan pajak di wilayah Sulselbartra baru akan menggeliat akhir tahun yaitu November dan Desember.

Menurut Angin, realisasi setoran pajak sampai dengan September sudah 60,05 persen dari target penerimaan tahun ini. "Kita terus menggenjot penerimaan pajak rutin dari badan dan peningkatan NPWP untuk menggali PPh orang pribadi juga PPh badan.

Untuk memenuhi target, tiga bulan ke depan, pihaknya akan meningkatkan pengawasan terhadap objek pajak yang belum membayar pajaknya. "Untuk saat ini, setoran pemerintah memberikan kontribusi terbesar, sekira 60 persen dari total setoran," ujarnya.

Sementara Pjs Humas Kanwil DJP Sulselbatra, Denny Hendana, menambahkan, akumulasi pendaftaran Wajib Pajak (WP) baru sekira 70 ribu dari total wajib pajak orang pribadi (WPOP). "Kalau tunggakan pajak dari target sebesar Rp 93 miliar itu sudah pencairan sebesar Rp 71,3 miliar," jelasnya,seperti dilansir fajar online.

Kanwil pajak juga meminta kepada pemerintah daerah agar memberikan data kepada DJP mengenai kepemilikan barang mewah seperti mobil-mobil mewah dan lain-lain. "Ini akan sangat membantu kita dalam meningkatkan setoran pajak," tandasnya. (Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Warga Minta Pembakaran Mesin Diusut

Dua Mesin pompa Pasir yang dibakar ditempat penambangan, dansamapai saat ini belum bisa difungsikan karena mesin dan selangnya rusak total. (Foto: Rizal Nur)  

 Jeneponto, KBN News-Dua warga Tamanroya Kecamatan Tamalatea kabupaten Jeneponto, masing-masing Dg. Bakka dan Dg. Sitaba Meminta agar Polisi mengusut Tuntas pelaku pembakaran mesin pompa pasir yang diKp. Alluka Kelurahan Tamaroya sepuluh hari lalu demikian penuturannya pada wartawan dirumahnya, (27/9).

Lebih jauh Bakka dan Dg, Sitaba mengatakan pihaknya mentengarai dua orang satu tenaga NS tenaga Honerer keluhan Manjangloe, SMR oknum anggota TNI, kecurigaan kita tertuju kepada karena sebelumnya telah ada ancaman dari keduanya.Selain mesin dibakar selang pompa di potong-potong dan dibelah.

Kemudian diperkuat kedatangan Amir yang menyampaikan kalau mesin Pompa milik kita mau dibakar kedua okmnum tersebut, namun selama ini kita tidka merasa bersalah selain lokasi tempat kita menambang pasir adalah dekat dengan kebun milik kami berdua.

Pada bagian lain juga Dg. Sitaba yang mesin pompa pasirnya juga ikut dibakar dua oknum tersebut mengatakan bahwa kecurigaan kita kuat seklai karen beberapa hari yang lalu Amir sepupuh saya datang menyampaikan kalau NS pegawai Honerer bermaksud membakar mesin pompa kamu jadi bisa tolong disingkirkan dulu.

Menjaga kewaspadaan maka Saya Dg. Bakka memasang penjaga dilokasi penambangan, namun begitu liciknya Sabtu jam 18.30 wita sepuluh hari lalu, mesin pompa pasir tersebut dibakar oleh oknum yang tidak dikenal, namun dari fakta-fakta dan ancaman selama ini datang dari kedua orang tersbut.

Kejadian ini kita telah laporkan kepihak Polrek Tamalatea namun samapi saat ini belum ada tindak tindak lanjut dua orang dicurigai masih bebas berkeliaran, dan samapi sekarang setelah pihak kita melaporkan kepolisi belum juga ada pemeriksaan lanjutan.

Untuk itu kami mohon kepada pihak keploisian agar kasus ini segera diusut dan saksi telah kita siapkan, bahwa dua oknum yang tengarai berada dibalik pembakaran ini kuat sekali karena selain telah mereka selalu mengancam sebelum kejadian juga mereka telah beberpa kali melaporkan kepad kepal dusun Alluka supay penmbangan dihentikan, kata Sitaba.

Kami berdua telah sepakat melaporkan kejadian ini kepada POM Rindam VII Wirabuana wilayah Bantaeng, demikian juga kalau Pihak Polsek Tamalatea ditdak mengusutnya maka peristiwa ini akan dilaporkan langsung ke Polda Sulsel.(Rizal )
Selengkapnya...

Lulusan KPD Harus Jadi Pioner Dikwarcabnya


Ketua Lembaga Pendidikan Gerakan Pramuka  Drs.H.A.Arifin Salsah menyerahkan memberikan ucapan selamat kepada  peserta pengajar tebaik Nurliah Syahrul, S.Pd.M.Pd. (Foto: Rizal)

Makassar,KBN News-Sebanyak 27 Lepasan Kursus Pelatih Dasar (KPD) Gerakan Pramuka Provinsi Sulawesi Selatan, diharapkan “ menjadi pioner Kegiatan Pramuka” dimasing-masing Kwartir Cabangnya demikian dalam Sambutan pada penutupan kursus di gedung DPD KNPI Sudiang Sabtu pekan lalu.

Lebih Jauh ketua Pusat Pendidikan Kader Gerakan Pramuka Sulsel (PUSDIKLATDA) Drs.H.A.Arifin Salsah, bahwa apa yang telah diberikan oleh para TIM Pelatih ditempat ini, tentu diharapkan akan menjadi bekal dalam pembinaan kepramukaan Baik itu bagi anak Didik terlebih pada pembinaan orang Dewasa.

Karena Peserta tentu sudah mendapatkan banyak pengetahuan tentang Kepramukaan yang diberikan oleh para pelatih yang jam terbangnya sudah tidak diragukan lagi, sehingga mau tidak mau harus jadi pioner perkembangan kepramukaan.

Sementara Ketua Pelatih Drs.H.Abd.Latif AR dalam laporannya antara lain mengatakan bahwa peserta Kursus Pelatih Dasar (KPD) KePramuka yang merupakan angkatan ke12 ini dengan daya seraf diatas rata-rata.

Sudah bisa dpastikan bisa menjadi contoh dalam menggerakkan berbagai kegiatan Kepramukaan diKawrir Cabangnya(Kabupaten) masing-masing, dan sudah bisa menjadi pemateri pada Kursus Kepramukaan seperti pada Kursus Mahir Dasar (KMD).

Dari 27 peserta masing-masing berasal dari empat orang dari Kabupaten Jeneponto, empat Orang dari kabupaten Takalar, dua orang dari kabupaten Gowa, satu orang dari Palopo serta enam belas orang dari Kota Makassar. Enam diantaranya dinyatakan lulus terbaik satu Sarwinah S.Pd, peringkat Drs.Arfah, peringkat Ketiga Hj.Nurhayati,S.Pd dari Makassar, peringkat kempat , Muh.Rizal Nur, SHI,M.Si Jeneponto, peringkat Kelima Gazali,SE Palopo. Nurliah Syahrul, S.Pd, M.Pd. utusan Kwartir Cabang Gowa sebagai penyaji terbaik pada praktek mengajar.(Rizal).

Selengkapnya...

Walikota Pantau Kondisi kota Tarakan Saat Ini

Walikota Tarakan Udi Hianggio turun ke jalan memantau Kondisi Kota Tarakan (Tribu n Kaltim0
Selengkapnya...

Semarak HUT Tenggarong ke-228 Kaltim

Tenggarong, KBN News-Berbagai atraksi seni budaya disuguhkan dalam Karnaval Pesona Purnama Mahakam 2010 yang digelar Senin (27/09) malam di Tenggarong.

Mulai dari penampilan tari rakyat Jepen, olahraga tradisional Behempas, tari Caci dari masyarakat etnis Timor, tarian Dayak Kenyah, atraksi Belian, Ogoh-Ogoh khas Bali hingga atraksi Barongsai suguhan masyarakat etnis Tionghoa.
Karnaval yang digagas Dinas Kebudayaan Pariwisata (Disbudpar) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam rangka menyambut hari jadi kota Tenggarong ke-228 ini berlangsung meriah dan semarak.


Paguyuban masyarakat suku Dayak Kenyah (atas) dan Dayak Benuaq (bawah) ikut tampil membawakan atraksi budaya masing-masing
Photo: Agri


Tak kurang dari 15 kelompok yang terdiri dari paguyuban masyarakat/etnis maupun sanggar seni di Kukar tampil menyuguhkan atraksi seni budaya yang memukau ribuan warga Tenggarong yang memadati ruas Jalan KH Akhmad Mukhsin, termasuk para pejabat teras yang berada di panggung kehormatan.


Dalam karnaval ini, masing-masing kelompok diberi kesempatan selama 3 menit untuk menampilkan atraksi seni budaya tersebut di depan panggung kehormatan yang berada di lapangan parkir dermaga penyeberangan Pulau Kumala.


Kegiatan karnaval yang baru pertama digelar pada malam hari ini dibuka langsung oleh Bupati Kukar Rita Widyasari yang ditandai dengan penabuhan gendang.


Dikatakan Bupati Rita Widyasari, pihaknya sangat menyambut baik digelarnya karnaval yang diikuti beragam etnis di Kukar tersebut. "Pagelaran budaya semacam ini merupakan wadah untuk mengekspresikan kekayaan budaya yang ada di Kukar," terangnya, seperti dilansir Situs Kutaikartanegara.


Dengan semakin seringnya festival ini diselenggarakan, lanjut Rita, maka semakin mudah keharmonisan sosial tercipta. "Karena di saat semua pihak lebur dalam kegiatan budaya, semangat persaudaraan/persahabatan begitu mengemuka dan terjalin dengan mudahnya," demikian kata Rita.


Karnaval Pesona Purnama Mahakam tadi malam diawali dengan suguhan Tari Purnama Mahakam oleh Sanggar Seni Kumala, disusul Tari Caci dari Ikatan Keluarga Nusa Tenggara Timur (Ikentim) dan Sanggar Tari Lanjong dengan tari Semarak Rumpun Melayu Kutai.


Setelah itu Sukaduka Semeton Bali tampil menghadirkan Tari Janger yang dibarengi dengan suguhan patung raksasa Ogoh-Ogoh. Setelah itu kesenian Hadrah hadir disuguhkan kelompok Hadrah Al-Falah Tenggarong, serta kesenian Jaranan dari paguyuban Jawa.


Kelompok dan paguyuban lain yang ikut berpartisipasi adalah paguyuban Dayak Kenyah, Dayak Benuaq, Kerukunan Keluarga Sasak Lombok, KSB Seraong, etnis Tionghoa, Prabusaka dan Persatuan Waria Kutai Kartanegara (PWKK). (darwis)
Selengkapnya...

2010, Penerimaan Pajak Gorontalo Capai Rp 392 Miliar

Djadid Ali : Pemimpin Harus Menjalankan Amanah Rakyat
Laporan : Rahmad Nur- Gorontalo

Gorontalo,KBN News- Djadid Ali. Namanya tidak asing lagi di kalangan elit. Kepala Kantor Pajak Pratama Gorontalo ini dinilai berbagai kalangan praktisi mampu membawa pencitraan baru di dunia perpajakan. Sepak terjangnya mengelola instansi yang dipimpinnya terbukti menjadikan penerimaan pajak di Gorontalo tahun 2009 ini melampaui dari target yang telah ditetapkan. Target pemungutan yang dipatok adalah Rp 381,30 Miliar terlampaui sebesar Rp 392,14 Miliar atau sekitar 102 persen.

Selain itu jumlah wajib pajak di tahun 2009 meningkat berkisar 45 ribu orang dan pada 2010 bertambah sekitar 6 ribu orang, sehingga jumlah yang ada saat ini mencapai 51 ribu orang.

Terhitung semenjak dia menjabat sebagai Kepala Kantor Pajak Pratama Gorontalo, banyak terobosan yang telah dia lakukan. Praktis sempat menjadi sorotan pemerintah pusat dan daerah karena kepandaiannya mengelola dan membenahi instansinya.

Sebelum berkarir di Provinsi Gorontalo, dia sudah banyak berlalang buana di berbagai daerah. Bahkan di tanah kelahirannya, Ternate, dia sempat dicalonkan sebagai Walikota, itupun karena permintaan masyarakat yang menilai kepiawaiannya selama menjadi kepala KPP. Akan tetapi dia sendiri menilai untuk menjadi seorang pemimpin haruslah dibekali pengetahuan dan iman. Ini menurutnya agar dalam melaksanakan amanah yang dipercayakan dapat direalisasikan dengan benar.

Kepribadiannya begitu cekatan, sederhana dan tidak terlalu banyak obral omongan menjadikan simpati berbagai kalangan. Kini banyak orang, khususnya di tanah kelahirannya, bahkan di Provinsi Gorontalo yang saat ini dia mengabdi mengelu-elukan beliau untuk masuk dalam pemilihan Gubernur. Bukan itu saja sebagian kalangan juga meminta dia untuk masuk sebagai wakil rakyat. Sangat beruntung sekali, beberapa waktu lalu, pewarta HOKI bisa ngobrol sejenak dengan beliau di sela-sela kepadatan dalam menjalankan tugas kedinasannya. Menurut Djadid Ali, agar satu daerah itu mampu menjadi kawasan yang maju, di masa mendatang membutuhkan pemimpin yang mampu menjalankan amanah rakyat. (Andi Ahmad)

Selengkapnya...

Aliansi Mahasiswa Kembali Datangi Gedung DPRD Gorontalo

Laporan: Rahmad Nur- Gorontalo.

Gorontalo,KBN News- Setelah melakukan aksi tuntutan melalui demonstrasi yang digelar kemarin,Senin (27/9), kembali Aliansi Mahasiswa Penyelamat Lembaga Islam IAIN Sultan Amal Gorontalo mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Gorontalo, Selasa (28/9). Kedatangan itu tidak dalam bentuk gelar aksi, akan tetapi memenuhi persyaratan yang diminta Ketua Komisi IV DPRD provinsi Gorontalo mengenai kelengkapan administrasi surat tuntutan.

Herto Idris Thalib, ketua aliansi mahasiswa dalam pernyataanya dikantor dewan provinsi Gorontalo menjelaskan kedatangannya bersama rekan mahasiwa lainya untuk memenuhi permintaan komisi IV.

"Untuk issu yang kami ajukan sama seperti tuntutan kemarin, cuma kami langsung bertemu ketua komisi memberikan kelengkapan surat tuntutan yang mana saat aksi yang kami lakukan kemarin, kami hanya diterima wakili saja, "kata Herto.

Selain itu dia dan rekan aksinya telah mendengar langsung kesanggupan ketua komisi untuk memediasi tuntutan mereka. "Ketua komisi berjanji akan segera meninda lanjuti kasus ini, baik kasus pengrusakan dan maupun dugaan korupsi rektor, "jelasnya.

Sementara itu ketua komisi IV Syarifudin Mobiliu membenarkan jika pihaknya telah menerima surat tuntutan para aliansi mahasiswa. "mereka sudah memasukan kelengkapan surat tuntutan dan itu sesuai prosedur administrasi dilembaga dewan dan sudah ada ditata usaha, "paparnya. (Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Tarakan Makin Mencekam, , 1 Tewas dan 3 Luka

Tarakan, KBN News-Konflik yang melibatkan dua kelompok di Tarakan, Kalimantan Timur, kembali pecah, Selasa (28/9/2010) sekitar pukul 22.00 WIB. Akibatnya, seorang warga tewas, sementara tiga warga lainnya mengalami luka serius.

Korban tewas kini berada di RSUD Tarakan. Situasi di Tarakan kini makin mencekam. Informasi yang dihimpun media ini di lokasi kejadian, bentrok antarkelompok tersebut terjadi di simpang jalan Grand Tarakan Mall.

Dua kelompok massa saling berhadap-hadapan menggunakan senjata tajam tradisional. Peristiwa menegangkan itu mengakibatkan seorang pemuda tewas terkena senjata tajam.

Sementara, tiga pemuda lainnya mengalami luka serius di tubuhnya. Tangan seorang korban bahkan putus akibat terkena sabetan samurai.

Tiga pria yang terluka langsung dibawa ke RS Angkatan Laut Tarakan, sementara korban tewas dibawa ke RSUD Tarakan. Belum diketahui identitas korban tewas, begitu pun dengan korban luka.

Personel Brimob Polda Kaltim langsung mengamankan lokasi kejadian. Situasi di Tarakan saat ini benar-benar mencekam. Sesaat sebelumnya, sekitar pukul 18.00 WIB, sebuah rumah yang berada tak jauh dari Polresta Tarakan, dibakar massa.

Petugas Pemadam Kebakaran yang tiba di lokasi kebaran tak berani memadamkan api karena mendapat ancaman dari sekelompok orang. Api pun dibiarkan membumbung tinggi hingga menghanguskan rumah salah satu kelompok warga.(Tribunkaltim/Darwis)
Selengkapnya...

Kadispenda Sulawesi Kumpul di Makassar Bahas Pajak Daerah

Arifuddin Dahlan : Daerah Terkendala Dalam Menetapkan Tarif Pajak
Makassar, KBN News-Penetapan tarif pajak akan berpotensi menimbulkan perbedaan tarif pajak antar daerah, sehingga memungkinkan beralihnya obyek pajak tertentu ke daerah lain yang tarif pajaknya lebih rendah. Olehnya itu, penyerasian tarif di tiap daerah terbilang sangat perlu agar tarif tak membebani masyarakat.

Penyerasian tarif pajak ini mengemuka dalam acara Sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) tentang Pajak Daerah yang dirangkaikan dengan Rapat Konsultasi Regional tentang Pajak Daerah Provinsi se-Sulawesi, di Makassar Golden Hotel (MGH), Makassar, Selasa (28/9).

Rapat yang digelar mulai 28-29 September ini dihadiri oleh sejumlah peserta, di antaranya Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) se-Sulawesi, dan pihak DPRD.

Kadispenda Sulsel, Arifuddin Dahlan, mengatakan, perubahan UU akan membawa konsekuensi bagi daerah provinsi atau kabupaten. "Berkenaan dengan peraturan sebagai konsekuensi perubahan dari UU No 34 menjadi UU No 28 maka provinsi harus mempersiapkan ranperda di bidang pajak dan retribusi daerah," katanya.

Menurut Arifuddin untuk Sulsel saat ini sementara masih dalam proses persiapan. "Saya rasa masing-masing daerah terkendala dalam menetapkan tarif, karena ada batasan tarif, dalam artian ada minimal dan maksimal kenaikan. Olehnya itu kita mengundang dalam rapat ini untuk berbicara bersama sehingga terjadi kesepahaman penetapan tarif," ujarnya.

"Misalnya saja untuk tarif Bahan Bakar Kendaraan saat ini besaran pajaknya lima persen dan memungkinkan naik hingga 10 persen. Sementara Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) kemungkinan kenaikan tarif maksimalnya 20 persen. Kenaikan tarif pajak ini perlu dicermati baik-baik sehingga tidak menimbulkan gejolak," ucap Mantan Wakil Kadispenda Sulsel.

Kadispenda menambahkan pula bahwa tarif pajak yang ditetapkan tersebut tidak menutup kemungkinan ada yang naik bahkan adapula yang tetap. Kenaikan tarif perlu dicermati karena dampaknya pada perekonomian daerah serta kemampuan masyarakat setempat.

Arifuddin memberikan contoh adanya perbedaan tarif pajak Bahan Bakar Kendaraan dapat mengakibatkan perbedaan harga BBM antar daerah yang akibatnya mengganggu perekonomian dan kehidupan masyarakat di daerah tersebut. "Kita semua berharap bahwa peraturan perpajakan daerah yang sedang dirancang semua daerah dapat membawa peningkatan dalam pengelolaan keuangan daerah dan tetap menjaga keberpihakan masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, gubernur Sulsel yang diwakili Sekertaris Daerah Provinsi Sulsel, Andi Muallim, yang secara resmi membuka acara tersebut, mengatakan, perubahan UU tentang pajak daerah dan retribusi daerah harus dikemas dengan baik dan hati-hati karena muatan materinya mengandung pembebanan bagi masyarakat, yang disisi lain merupakan urat nadi pembangunan daerah.

"Demi kelancaran pelaksanaan pemungutan pajak daerah, saya berharap ada kesepakatan pemberlakuan pajak. (Andi Ahmad)
Selengkapnya...

PDAM Gorontalo Targetkan Pelayanan Maksimal 70 Persen 2015

Laporan; Rahmad Nur- Gorontalo

Gorontalo,KBN News- Perusahaan Daerah Air Minum Kota Gorontalo menargetkan pada tahun 2015 pelayanan kemasyarakat konsumen maksimal 70 persen dari jumlah penduduk kota Gorontalo. Target ini sesuai dengan Millenium Development Goals (MDGs), pada 2015 PDAM harus mampu mengakomodasi kebutuhan air bersih, paling tidak bagi 80 persen penduduk kota.

"Diharapkan bisa terrealisasi dengan melakukan pembenahan sarana pralatan PDAM, perluasan jaringan dan penggantian peralatan PDAM yang sudah rusak direncanakan tahun 2010, saat ini pelayanan PDAM kota 57 persen dari jumlah penduduk kota, "Kata Diretur Utama PDAM Kota Gorontalo Sammy D J Salim Senin, (27/9), diruang kerjanya.

Selain meningkatkan pelayanan konsumen, pihak PDAM juga melakukan peremajaan peralatan untuk mengatasi tingkat kebocoran air yang ada dikonsumen. Penggantian peralatan itu diantaranya, pompa-pompa utama dan mata air berkisar 5000 buah.
"Dengan ini maka kebocoran air dikonsumen dapat diatasi dan otomatis pendapatan PDAM bisa meningkat, ditargetkan 2011 kebocoran bisa diatasi berkisar 25 persen dari yang ditolelir 20 persen dan saat ini kita masih memiliki kebocoran 30 persen "jelasnya.

Walaupun demikian dia ridak memungkiri jika kendala yang dialami pihaknya dalam peningkatan pelayanan membutuhkan pembiayaan operasional cukup meningkat.
" Jika waktu musim penghujan kondisi pembiayaan juga ikut meningkat terutama biaya bahan kimia penjerni air. Apalagi dimusim hujan pemakaian air konsumen menurun, karena itu saya berharap agar pelayanan lebih maksimal maka para konsumen bisa lebih memperhatikan antara hak dan kewajibannya sebab itu tergantung partisipasi aktif masyarakat konsumen juga, "himbaunya. (Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Demonstrasi Aliansi Mahasiswa Minta DPRD Turun Tangan

Laporan: Rahmad Nur- Gorontalo

Gorontalo,KBN News- Aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Penyelamat Lembaga Islam Gorontalo Senin, (27/9), mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Gorontalo. Kedatangan para mahasiswa sekitar 30 orang itu meminta pihak DPRD untuk bisa merespon pernyataan sikap mereka yang menuntut dugaan terhadap rektor IAIN Sultan Amal Gorontalo yang membiarkan pengrusakan kampus. Selain itu pihak pendemo juga menyampaikan beberapa poin tuntutan lainya. Aksi yang dilakukan para pendemo itu diterima langsung Wakil Ketua Komisi IV Jasin Usman Dilo.

"Prinsipnya sebagai wakil rakyat kami merespon baik aksi tertib yang sudah dilakukan adik-adik mahasiswa dan kami akan tindak lanjuti, "Kata Jasin Usman, Senin, (27/9), dikantor DPRD Provinsi Gorontalo.

Menurutnya, DPRD akan melakukan folowup sesuai peraturan undang-undang yang berlaku mengenai aspirasi, "Sebagai mana kita ketahui bahwa kedudukan perguruan tinggi didaerah itu sebagai sub koordinasi. Oleh karena itu kewenangan pemerintah provinsi. Tetapi karena ini sudah timbul masalah maka ini menjadi pintu DPRD untuk terlibat ikut memediasi dan menyelesaikan masalah itu, "jelasnya.

Akan tetapi dia menyarankan agar aspirasi tuntutan pihak pendemo bisa ditindak lanjuti pihak DPRD dengan baik, dia meminta pendemo mengikuti prosedur administrasi yang ada dilembaga dewan. "Sesuai aturan protokoler saya meminta para mahasiswa yang melakukan aksi demo untuk melayangkan surat ke ketua DPRD yang memuat tuntutan mereka dan ini secara administrasi dan kelembagaan bisa kita tindaklanjuti, "ungkapnya.

Menurutnya langka-langka yang akan diambil pihak DPRD dengan melakukan klarifikasi kepihak rektorat . "Tentu itu yang paling pas kita harus menyikapi dari dua sisi sumber masalah ada yang melapor dan ada yang terlapor, "Paparnya (Andi Ahmad).
Selengkapnya...

Syukuran HUT Polisi Lalu Lintas Ke 55 di Mapolda Sulselbar

Wadirlantas bersama Pamin I Samsat Makassar, Iptu Masaluddin, SH, MH
Makassar, KBN News-Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar syukuran dalam rangka ulang tahun yang ke-55 polisi lalu lintas, Selasa (28/09/2010) pagi. Syukuran berlangsung di Ruang Rapat Pejabat Utama (Rupatama) Polda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

Syukuran ini dihadiri antara lain Kapolda Sulsel Irjen Polisi Johny Wainal Usman, Direktur Ditlantas Polda Sulsel Kombes Polisi Budi, dan beberapa pejabat utama Polda Sulsel. Sejumlah perwakilan dinas perhubungan, dinas pendidikan, dan kementerian agama se-Sulsel dan Sulbar, pelajar, dan tokoh masyarakat turut hadir,seperti dilansir Tribun.

Syukuran ini juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada jajaran Ditlantas Polda Sulsel yang berprestasi serta penghargaan kepada lembaga dan masyarakat yang berperan mengampanyekan keselamatan di jalan raya.

Usai syukuran, acara dilanjutkan rapat koordinasi Ditlantas Polda Sulsel dengan dinas-dinas provinsi, kabupaten dan kota se-Sulsel dan Sulbar tentang kesiapan pendidikan lalu lintas pada pendidikan kewarganegaraan dan pernyataan bersama sejuta pelajar mendukung tertib lalu lintas di jalan. (AA.Effendy)
Selengkapnya...

Kadin Bisa Jadi Pendamping Kepemimpinan SBY

 SBS Nahkodai Kadin Pusat

Jakarta, KBN News-Suryo Bambang Sulisto (SBS) terpilih menjadi Ketua Umum Kadin periode 2010-2015 mengalahkan empat rivalnya dalam Munas VI Kadin, di Jakarta Convention Centre, dini hari tadi.

Pada putaran pertama, Presiden Komisaris PT Bumi Resources Tbk (BUMI) itu mampu mengungguli empat kandidat lainnya yaitu Wishnu Wardhana, Sandiaga S Uno, Chris Kanter, dan Adi Putra Tahir. SBS dalam putaran pertama berhasil memperoleh 51 suara, disusul Wishnu 33 suara, Sandiaga 22, Chris 15 suara, dan Adi 8 suara.

Karena tak ada yang mengumpulkan lebih dari 50 persen suara, SBS masuk putaran II voting bersama Wishnu yang meraih suara terbesar kedua dalam voting putaran pertama.

Dalam putaran kedua, SBS juga unggul jauh dari perolehan suara Wishnu. SBS memperoleh sebanyak 89 suara, sementara Wishnu hanya mendapatkan 40 suara.

Pada munas malam tadi, diperebutkan 129 suara pemilih yang terdiri dari 99 suara yang mewakili 33 perwakilan Kadin Provinsi. Sisanya, 30 suara mewakili 138 asosiasi dan himpunan pengusaha yang bernaung di bawah Kadin.

Munas ini turut dihadiri Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Aburizal Bakrie, Chaerul Tanjung, dan sejumlah pengusaha kelas kakap.

Sebelumnya, dalam penyampaian visi misi, masing-masing kandidat menyatakan akan memimpin Kadin lebih profesional. Wishnu menyatakan akan memposisikan Kadin sebagai mitra strategis pemerintah. Makanya, dia menyiapkan program peningkatan sumber daya manusia. Dia juga menyebut sektor energi yang harus menjadi perhatian dalam lima tahun ke depan.

Suryo Bambang Sulisto yang berpidato tanpa teks berjanji akan membangkitkan perekonomian daerah dengan mengembangkan kemampuan pengusaha. Dia juga berharap Kadin bisa menjadi pendamping bagi kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,seperti dilansir fajar online.

Setelah pemilihan ini, SBS akan menetapkan formatur. Tim formatur inilah yang kemudian akan memilih siapa yang akan menjadi pengurus harian di Kadin Indonesia.
Selengkapnya...

Pemkab Gowa Menunggak Raskin Sampai Rp 1,68 Miliar

Sungguminasa,KBN News- Jumlah tunggakan pembayaran beras untuk rakyat miskin (raskin) Gowa yang belum terbayarkan tahun 2010 ini telah mencapai Rp 1,68 miliar. Dari total tersebut, dua kecamatan masih tercatat tunggakan sejak bulan Maret lalu, yakni Pallangga dan Biringbulu.

Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Pemerintah Kabupaten Gowa Hasanuddin Ahmad Dg Pawero mengatakan, dari catatan tunggakan yang diterima dari Sub Divre Bulog Makassar per tanggal 20 September 2010, tunggakan terbesar dari Pallangga, yakni Rp 33,922 juta.

"Sebetulnya pengelola Kecamatan Pallangga bernama Rukiah sudah diproses di kejaksaan. Ketika itu status tunggakan Pallangga masih berkisar Rp 190 jutaan. Tapi anehnya, tunggakan ini sekarang malah bertambah besar,'' kata Hasanuddin di kantor Bupati Gowa, akhir pekan lalu,seperti dilansir Tribun.

Besarnya tunggakan raskin di daerah Butta Bersejarah ini, ungkap Hasanuddin, membuat Bupati Ichsan Yasin Limpo memerintah Wakil Bupati Abd Razak Badjidu untuk memanggil semua camat beserta pengelola raskin kecamatan, kepala desa, dan lurah.

Perintah dalam bentuk disposisi yang diterimanya, jelas Hasanuddin, akan
dilakukan segera untuk mengklarifikasi kepada para pengelola serta camat apa penyebab tunggakan bisa bertambah besar.

"Pada penyalurannya di bawah, masyarakat RTS (rumah tangga sasaran) membayar cash, mereka tidak mengutang. Sebab, jika tidak punya uang, mereka tidak diberi jatah raskin. Di tingkat pengelola saja yang tidak becus memainkan uang setoran raskin warga, memalukan,'' ungkap Hasanuddin.

Sebelumnya, Koordinator Raskin Gowa Baharuddin mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi penyebab tunggakan berlarut-klarut. Di antaranya kurang terarahnya manajemen keuangan yang diterapkan para penyalur. Penyalur biasanya menyatukan dana pribadi miliknya dengan dana hasil penjualan raskin.

"Sehingga saat jatuh tempo pembayaran, penanggung jawab penyalur sudah kesulitan menutupi raskin terutang. Itu memang harus dibenahi," katanya.(ute)


Permintaan Bupati

Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Pemerintah Kabupaten Gowa Hasanuddin Ahmad Dg Pawero mengungkapkan, sebenarnya jatah raskin untuk Kecamatan Pallangga dan Biringbulu telah dihentikan. Namun, atas permintaan langsung Bupati Ichsan Yasin Limpo ke bulog, maka jatah Juni disalurkan.

"Hal ini dilakukan Pak Bupati karena kasihan terhadap rakyat sebagai RTS penerima yang telah jadi korban para pengelola. Tunggakan bukan pasa RTS, tapi umumnya di pengelola,'' jelas Hasanuddin. (Syam)

Tunggakan raskin :
- Pallangga: Rp 339,922 juta (Maret, April, Juni)
- Bontonompo Selatan: Rp 164,140 juta (Juni-Agustus)
- Biringbulu: Rp 147,028 juta (Maret, April, Juni)
- Bajeng Barat: Rp 132,647 juta (Juni-Juli)
- Bontonompo: Rp 132,404 juta (Juni-Juli)
- Barombong: Rp 108,352 juta (Juli-Agustus)
- Bajeng: Rp 104,534 juta (Juli)
- Somba Opu: Rp 75,632 juta (Agustus)
- Tompobulu: Rp 65,552 juta (Juli-Agustus)
- Bungaya: Rp 59,612 juta (April, Juni, Juli)
- Bontolempangan: Rp 55,640 juta (Juni-Agustus)
- Tinggimoncong: Rp 51,131 juta (Juli-Agustus)
- Bontomarannu: Rp 48,354 juta (Agustus)
- Manuju: Rp 43,435 juta (Agustus)
- Parangloe: Rp 39,955 juta (Juni-Juli)
- Pattallassang: Rp 34,462 juta (Juli-Agustus)
- Tombolopao: Rp 16,536 juta (Juli)
- Parigi: Lunas
Total: Rp 1.680.336.000

sumber: Laporan Sub Divre Makassar ke Bagian Ekonomi Pemkab Gowa Per Tanggal 20 September 2010.
Selengkapnya...

Soal Calon Kapolri, Presiden SBY Pertimbangkan Nama Lain

Jakarta, KBN News-Staf Khusus Presiden SBY Bidang Hukum, Denny Indrayana memastikan, hingga kini Presiden masih mempertimbangkan figur terbaik dari yang terbaik calon Kapolri yang akan diajukan ke DPR dalam hal ini Komisi III DPR. Denny memastikan, masih ada waktu bagi Presiden untuk mempertimbangkan calon yang tepat. Dan siapa yang diajukan bisa dua nama yang kini ramai disebut atau malah berbeda.

"Beliau sedang mencari orang (Kapolri) yang pas. Dan itu, tentu membutuhkan waktu, karena masih ada waktu untuk itu. Sama dengan panglima TNI, Insya Allah Selasa atau Rabu akan dilantik. Sementara Kapolri juga masih ada rentang waktu lebih dari satu bulan. Tapi, saya yakin akan ada percepatan untuk diajukan," kata Denny secara khusus , Sabtu (25/9),seperti dilansir Tribunnews.

"Saya tidak bisa memastikan, persisnya kapan akan diajukan. Karena hak prerogatif Presiden juga tidak berbicara, siapa orangnya, tapi kapan diajukan. Itu juga menjadi hak prerogatif," tegasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jendral Polisi Bambang Hendarso Danuri sudah mengajukan dua nama kepada Presiden SBY sebagai penggantinya. Dua nama itu, masing-masing Komjen Pol Nanan Soekarna dan Komjen Pol Imam Soejarwo. Denny kemudian menyatakan, secara teoritik, dua nama itu memang yang disampaikan.

"Akan tetapi, undang-undang mengatakan tidak harus, Presiden harus memilih satu dari dua nama yang diajukan oleh Kapolri. Tidak ada perintah wajib oleh undang-undang, memilih dua nama itu ( Nanan Soekarna-Imam Soejarwo). Jadi, siapa nantinya yang dipilih presiden, pastinya adalah yang memenuhi sarat undang-undang," kata Denny.
Selengkapnya...

Komisi B DPRD Gorontalo Tolak Kenaikan TDL 5,4 Persen

Laporan: Rahmad Nur- Gorontalo

Gorontalo, KBN News-Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Gorontalo menolak rencana kenaikan tariff dasar listrik (TDL) tahun 2011 sebesar 5,4 persen guna menutupi kekurangan anggaran PLN sebesar Rp 4,6 triliun.

“Pemerintah berencana menaikkan lagi TDL, yang kemarin saja ditolak. Saya secara pribadi maupun fraksi menolak keras rencana pemerintah menaikkan TDL di tahun 2011,” kata Ketua Komisi B Muhajir Abdullah (Fraksi PPP) di sela-sela rapat evaluasi PAD Komisi B dengan Komisi A dan C bersama Pemkot Gorontalo dikantor DPRD, Kamis (23/9).


Menurutnya, masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk menutupi kekukurangan subsidi tersebut. misalnya saja, dengan melakukan penghematan serta efisiensi di tubuh PLN. "Yang menjadi persoalan para pelaku usaha kecil yang bergerak diindustri atau usaha yang mengandalkan tenaga listrik, "ungkapnya.

Kekurangan 4,6 triliun itu juga bisa diatasi dengan mengalihkan bahan bakar untuk PLN yang selama ini diusulkan yakni dengan menggunakan bahan bakar gas dan batubara.
"Jadi apapun alasannya jika kembali TDL dinaikan akan menimbulkan reaksi protes sebaiknya rencana itu kembali dipertimbangkan, "sarannya.(Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Inilah Dia Kota-Kota Biaya Hidup Termahal di Dunia

Jakarta, KBN News-Warga yang hidu di negara paling makmur di dunia rata-rata memang memiliki pendapatan sangat tinggi. Namun, pendapatan itu rupanya sebanding pula dengan biaya hidup yang mereka tanggung.

Hasil studi UBS Bank Swiss yang baru-baru ini dirilis memaparkan peringkat kota termahal di dunia umumnya berada di negara-negara makmur di dunia. Ini didasarkan pada survei 73 kota besar di dunia.

Metodenya, UBS membandingkan harga barang dan jasa dengan melakukan survei di 73 kota di dunia pada Maret 2010. Biaya hidup didasarkan survei atas 154 item, termasuk 122 jenis barang dan jasa yang dihitung dalam satu keranjang basket. Hasilnya kemudian dikonversi dalam satu mata uang dolar AS.

Bobot perhitungan untuk jenis barang dan jasa berbeda-beda. Perinciannya, untuk beragam jasa diberi bobot 22 persen, perumahan 20 persen, transportasi 15 persen, pangan 14 persen, pengobatan 7 persen, barang elektronik 7 persen, penerangan 6 persen, pakaian 5 persen dan rokok 4 persen.

Hasil survei itu menunjukkan Oslo, Zurich dan Jenewa merupakan kota-kota besar di dunia dengan biaya hidup paling mahal untuk barang dan jasa. Sedangkan, biaya hidup paling murah adalah di Mumbai, Manila dan Bucharest.

Berikut ini perinciannya daftar 10 kota dengan biaya hidup termahal di dunia:

1. Oslo, Norwegia
Oslo, Norwegia Untuk kedua kalinya, UBS Bank menempatkan Oslo, ibukota Norwegia sebagai kota termahal nomor satu di dunia. Norwegia merupakan salah satu negara terkaya di dunia, gaji rata-rata warga Oslo juga nomor empat tertinggi di dunia, namun biaya yang dikeluarkan untuk barang dan jasa, seperti transportasi lebih mahal ketimbang di belahan bumi lainnya.

2. Zurich, Swiss
Markas FIFA di Zurich Zurich menempati posisi kedua untuk ukuran biaya hidup termahal di dunia. Pendapatan dan gaji rata-rata yang diperoleh warga Zurich adalah terbesar di dunia. Sebut saja misalnya gaji guru sekolah dasar sebesar US$84 ribu atau Rp750 juta per tahun atau tertinggi di dunia untuk ukuran seorang guru. Karena itu, wajar pula jika biaya hidup di kota ini sangat tinggi.

3. Jenewa, Swiss
Jenewa, Swiss Jenewa menempati posisi ketiga biaya hidup termahal di dunia. Ini juga bisa terjadi karena gaji rata-rata yang diperoleh warga Jenewa merupakan tertinggi ketiga di dunia. Dengan bayaran sebanyak itu, warga Jenewa juga bisa berbuat lebih banyak.

4. Tokyo, Jepang
Papan reklame LCD di gedung-gedung Kota Tokyo Tokyo merupakan salah satu negara Asia dengan biaya hidup termahal di dunia. Tahun ini berada di ranking keempat. Biaya untuk perumahan saja merupakan nomor empat termahal sejagat walaupun gaji rata-rata yang diperoleh karyawan di sini masih lebih rendah dibandingkan dengan kota-kota lain. Meskipun begitu, Tokyo menempati posisi nomor 17 dari sisi gaji tertinggi di dunia.

5. Kopenhagen, Denmark
Kopenhagen, Denmark Kopenhagen merupakan negara dengan biaya hidup termahal kelima di dunia. Warga di kota Denmark ini sebenarnya mendapatkan gaji rata-rata tertinggi pada tahun lalu, namun pada 2010 ini turun ke level kedua. Seiring dengan turunnya peringkat gaji rata-rata, biaya hidup di Kopenhagen juga ikutan turun. Pada tahun lalu, biaya hidup Kopenhagen berada di posisi ketiga, sekarang turun ke peringkat kelima. 6. New York, AS
Wall Street New York New York, di mata survei UBS Bank, merupakan pusat dunia. Artinya, biaya hidup dan penghasilan di kota ini umumnya tidak banyak berfluktuasi. Karena itu, New York dijadikan patokan untuk membandingkan kota-kota lain sehingga dalam survei ini New York diberi skor 100. Menurut catatan Bloomberg, meskipun tarifnya mahal, harga sewa apartemen untuk studio dengan satu, dua atau tiga kamar tidur tidak banyak berubah. Rata-rata tarif sewa di Manhattan adalah US$1.821 per bulan.

7. Stockhlom, Swedia
sudut kota Stockhlom, Swedia Stockhlom juga merupakan salah satu kota besar di dunia yang mengalami kenaikan peringkat dibandingkan tahun lalu sebagai kota dengan biaya hidup paling mahal. Salah satu penyebab utama adalah kenaikan tarif sewa. Sebaliknya, menurut catatan UBS, pendapatan dan daya beli masyarakat Swedia malah menurun pada 2010. Dengan demikian, nilai uang belanja mereka pun turun dibandingkan tahun sebelumnya.

8. Toronto, Kanada
Sudut kota Toronto, Kanada Nasib Toronto hampir tak jauh berbeda dengan Montreal, peringkatnya melesat tinggi dalam setahun terakhir. Tahun lalu, posisi Toronto berada di peringkat 32 sebagai kota dengan biaya hidup termahal, namun sekarang sudah berada di peringkat delapan. Gaji warga Toronto meningkat di posisi 13 besar dunia dibandingkan setahun lalu di posisi 24. Namun, biaya sewa perumahan di sini melonjak tinggi sehingga menyebabkan biaya hidup pun menjadi semakin mahal.

9. Montreal, Kanada
Montreal, Kanada Montreal, pada tahun lalu masih berada di posisi 31 sebagai kota termahal di dunia. Gaji warga di kota ini rata-tara mengalami kenaikan sehingga berada di peringkat ke-16 dari tingkat pendapatan dibandingkan dengan posisi ke-25 pada tahun lalu. Namun dengan meningkatnya biaya sewa perumahan di sana membuat Montreal melesat hingga berada di jajaran sepuluh besar.

10. London, Inggris
Penduduk Kota London Inggris Pulang Kerja London menempati urutan kesepuluh sebagai kota termahal di dunia. Ibukota Inggris ini naik 11 peringkat dibandingkan posisi tahun lalu yang berada di level 21. Meski gaji penduduk London naik sedikit, namun biaya sewa di kota ini naik tinggi. Jika dibandingkan dengan New York yang dijadikan patokan dengan indeks 100, pada tahun lalu indeks sewa di London hanya 84,6. Namun, sekarang dengan biaya sewa lebih mahal 2,5 persen dari tahun menempatkan London dalam 10 besar kota termahal. (vivanews)

Sumber: UBS Bank I MSN Money

Selengkapnya...

2 WNA Filipina Terjaring Operasi Pekat Polisi di Makassar

Makassar, KBN News - Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar Polsek Panakukang di sejumlah rumah kos-kosan di Kec. Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan, sabtu (25/9/2010), berhasil menjaring dua pasangan mesum dan dua warga negara asing (WNA) asal Filipina.


Kedua pasangan mesum tersebut kedapatan berduaan di dalam kamar kos, tanpa dilengkapi surat nikah. Dua di antaranya, di rumah kos Maharaja, di jalan Adhyaksa Baru, adalah mahasiswa di salah satu PTS di Makassar dan remaja belia lulusan SMU di Kab. Barru, Sulsel.

Sedangkan dua WNA Filipina, yakni Erwin Joseph Marquez dan Michelle, yang tinggal di rumah kos eksklusif Marindy, di jalan Abdullah Daeng Sirua, terpaksa digelandang petugas ke Mapolsek Panakukang, di jalan Pengayoman, karena tidak mengantongi surat paspor untuk bekerja di Indonesia.

Michele yang ditemui detikcom, sebelum dimasukkan ke mobil petugas menyebutkan kedatangan mereka di Makassar untuk mengikuti pelatihan di kantor Telkom Makassar. Michele membantah jika dirinya disebut-sebut bermukim di Makassar untuk bekerja di PT Telkom.

Menurut Kanit Intel Polsek Panakukang, Iptu Sri Darmawati, dua pasangan mesum yang terjaring dalam operasi ini akan dimintai keterangan karena kedapatan berduaan di dalam kamar tanpa dilengkapi surat nikah. Sedangkan WNA asal Filipina akan diperiksa terkait kurang lengkapnya dokumen keimigrasian yang mereka kantongi.

"Dua WNA itu hanya memiliki paspor kunjungan saja di Indonesia, bukan untuk bekerja. Pemilik rumah kos juga akan diperiksa karena telah menampung WNA tanpa adanya pelaporan ke polisi," jelas Sri, seperti dikutif detikcom. (AA.Effendy)
Selengkapnya...

Angin Kencang Porak-Porandakan Sleman, Satu Warga Tewas

Yogyakarta, KBN News-Hujan deras yang disertai angin kencang mengakibatkan satu warga tewas. Selain itu puluhan pohon tumbang dan sejumlah rumah milik warga rusak akibat terkena sapuan angin.

Warga Desa Krongahan, Sleman, Yogjakarta yang belum diketahui identitasnya, meninggal dunia akibat tertimba pohon tumbang saat sedang mengendarai motor.

"Korban tertimpa pohon saat mengendarai sepeda motor dan meninggal dunia," kata Kepala Seksi operasional bidang penanggulangan Bencana, Kabupaten Sleman, Makwan, Sabtu 25 September 2010,seperti dilansir vivanews.

Tak hanya di wilayah Kabupaten Sleman, saat ini hujan disertai angin juga masih terjadi di sejumlah daerah lain. Pada kejadian awal sekitar satu jam, sapuan angin sempat membuat panik pengendara motor maupun mobil yang melintasi Jalan Laksda Adi Sucipto Yogyakarta.

"Mereka memilih berhenti diteras-teras rumah warga atau tempat lainnya untuk berteduh. Mereka takut tertimpa pohon tumbang," kata Viktorianus, warga Maguwoharjo, Sleman, DIY

Selain pohon tumbang, puluhan baliho, spanduk dan puluhan juga ikut tumbang. Puluhan seng rumah warga juga ikut berterbangan. Akibat angin kencang, beberapa aliran listrik dari PLN di Yogyakarta juga terputus.

"Spanduk pada berterbangan, baliho tumbang dan pohon melinjo di depan rumah saya juga tumbang," kata Sri Maryati (34) warga Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta.

Staff data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisikan DIY, Indah Retnowulan menyatakan, hujan dan angin kencang terjadi hampir merata di seluruh wilayah DIY mulai dari kawasan prambanan Sleman, Kota Yogyakarta dan beberapa wilayah di Bantul, pada sore hari tadi.

"Hujan dan angin kencang ini terjadi secara merata di DIY," katanya

Menurutnya, angin kencang berkecepatan 36 Km per jam. Tapi bisa dipastikan kalau itu bukanlah angin puting beliung. Tapi masih dalam kategori angin kencang yang memiliki gerakan tidak beraturan.

Fenomena angin kencang tersebut menurut Indah, terjadi karena saat ini sedang pancaroba dan mulai memasuki musim penghujan. (Saputra)
Selengkapnya...

Kapolri : Sudah 44 Tersangka Teroris Ditembak Mati

Jakarta, KBN News-Markas Besar Kepolisian RI mencatat sampai saat ini sudah berhasil menembak mati 44 para pelaku terduga teroris. Sementara itu, teroris yang melakukan aksi bunuh diri tercatat sudah 10 orang.

"Jumlah itu adalah penindakan terhadap terorisme sejak 2000," kata Kepala Kepolisian RI, Jenderal Bambang Hendarso Danuri, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat 24 September 2010.

Bambang Hendarso mengungkapkan, sampai saat ini sebanyak 563 teroris sudah diajukan ke meja hijau. Sebanyak 471 orang sudah divonis bersalah terlibat dalam aksi terorisme,seperti dilansir vivanews.

Sebanyak 126 teroris hingga saat ini masih mendekam di penjara. Namun, sebanyak 245 pelaku teror sudah keluar dari lembaga pemasyarakatan. "Ini menjadi peringatan bagi kita, karena mereka yang bebas itu adalah militan dan akan kembali lagi ke kelompoknya," jelasnya.

Sementara itu, sebanyak 61 tersangka teroris saat ini sedang menjalani proses sidang. "Termasuk Abu Bakar Baasyir yang sebentar lagi akan disidang," jelasnya. (Saputra)
Selengkapnya...

Kapolda Ungkap Sulsel Juga Rawan Aksi Teroris

Kapolda bersama Kabid Humas Polda Sulselbar (Tribun)

Makassar, KBN News-Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Polisi Johny Wainal Usman mengungkapkan ada daerah di wilayah hukum Polda Sulsel yang rawan menjadi tempat pelatihan teroris.

Kapolda mengungkapkan hal tersebut saat dimintai tanggapannya seputar kondisi Sulsel dan potensi kerawanan aktivitas teroris di daerah ini usai rapat musyawarah pimpinan daerah (muspida) di Gubernuran, Makassar, Jumat (24/9).

"Ada daerah yang masuk kategori rawan teroris di daerah ini tapi kami tidak bisa sebutkan di sini. Makanya kita tingkatkan kewaspadaan karena wilayah kita tidak luput dari wilayah-wilayah sasaran mereka," tegas jenderal polisi bintang dua ini.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpi memimpin rapat muspida secara mendadak untuk membahas kondisi keamanan di Sulsel terkait dengan penyerangan Polsek Hamparan Perak di Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu dini hari lalu.
Namun Syahrul mengatakan, rapat tersebut hanya pertemuan biasa yang rutin digelar setiap bulan.

"Kita berharap suasana pemerintahan dan masyarakat terjaga dengan baik. Petugas keamanan saling membackup. Ini langkah antisipasi dini namu tidak membicarakan kasus per kasus," kata mantan Bupati Gowa dua periode ini. Meski kapolda tidak menyebutkan wilayah yang berpotensi menjadi ajang pelatihan kelompok yang diduga terlibat dalam aksi teroris, namun sumber Tribun di kepolisian dan TNI menyebutkan daerah yang menjadi pantauan rutin adalah Palopo, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, dan Bulukumba.

Sumber tersebut mengatakan, wilayah ini dicurigai sejak akhir tahun 1990-an atau awal tahun 2000-an hingga saat ini. Apalagi, beberaa tersangka kasus peledakan bom Makassar 2002 lalu berasal dari daerah tersebut.

Kapolda menambahkan, tidak menutup kemungkinan Sulsel menjadi daerah persembunyian pelaku aksi terorisme. Mantan Dansat Brimob Polda Sulsel ini menilai semua warga harus mewaspadai aksi teroris.

"Kita bersama-sama harus merasa mereka itu (teroris) lawan kita. Bukan hanya Polri, tapi semua aparat dan masyarakat," tambahnya.

Senapan Otomatis

Kapolda juga menginstruksikan seluruh polres dan Polsek se-Sulsel untuk menyiagakan personel maupun persenjataan lengkap.

Dia mengaku sudah menyiapkan senjata laras panjang otomatis di tiap polsek utamanya di kabupaten yang dinilai rawan. Langkah ini dilakukan sebagai langkah antisipasi.
Menurut Johny, setelah kasus penyerangan Polsek Hamparan Perak yang menewaskan tiga polisi, seluruh personel kepolisian harus meningkatkan kesiagaan dan kewaspadaan
mengantisipasi terulangnya penyerangan tersebut termasuk di Sulsel.

Polisi harus siap siaga.

Harus siap jika mereka (teroris) melakukan tindakan seperti itu. Semua akan kita kerahkan semua senjata. Apa yang bisa digunakan akan kita kerahkan untuk menjaga diri. Mulai dari kemarin (kamis) senjata laras panjang disiagakan di polsek. Ini sebagai langkah antisipasi," jelas Johny

Dari pantauan media ini di sejumlah polsek di Makassar, hingga tadi malam, sudah ada senapan otomatis yang dibagikan di polsek-posek.

Polsek yang sudah menerima senapan otomatis tersebut adalah Polsekta Mamajang di Jl Lanto Daeng Pasewang dan Polsek Mariso di Jl Dahlia.

"Ada empat unit senapan jenis ruger yang dipasok ke kami. Dipegang oleh personel yang bertugas jaga," kata seorang petugas di Polsek Mariso," tadi malam.
Pangdam

Selain gubernur dan kapolda, hadir juga dalam pertemuan tertutup ini Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Amril Amri, Ketua DPRD Sulsel Moh Roem, serta pejabat Pengadilan Tinggi Sulsel.

Sedangkan Amril menegaskan pihaknya siap membantu pengamanan pihak kepolisian di Sulsel jika diperlukan. "Kita akan terus koordinasikan. Personel TNI siap mem-back up pengamanan," jelas Pangdam. (Tribun Timur/Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Koperasi Dispenda Sulsel Dibobol Maling

 Laporan: Andi Ahmad- Makassar

Pada hari ini, Jumat (24/9/2010) tepat pada pukul 12.30 WITA kantor koperasi pegawai Dinas Pendapatan Daerah (PEDATI) Sulsel yang berada dalam lingkup kantor Dispenda Sulsel Jl AP Pettarani telah kebobolan maling.

Rokok sekitar sepuluh slok dan uang sebanyak 10 juta yang ada dilaci koperasi berada di ruangan lantai 1 telah amblas digasak maling.

Pelaku pencurian (maling) tersebut dalam melakukan aksinya merusak pintu depan dengan cara mencungkil dengan linggis, kata staf Koperasi Pedati Sulsel, Apsil Syam di Kantor Samsat Makassar.

Hal itu terungkap ketika salah satu karyawan koperasi Pedati Sulsel pulang dari Shalat Jumat, dan sudah melihat pintu depan Koperasi tersebut rusak.
Selengkapnya...

400 Personil Brimob Akan Jaga Pelantikan Bupati Toraja dan Selayar

Makassar, KBN News-Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel menerjunkan sekitar 400 personel brigade mobil (brimob) dan samapta dari Polda Sulsel untuk mengamankan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati di Tana Toraja dan Selayar. Polda masing-masing menurunkan 200 personel ditiap daerah di luar kekuatan penuh Polres Toraja dan Selayar.

Sesuai jadwal, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dijadwalkan melantik kepala daerah terpilih Toraja, Theopilus Allolerung-Adelheid Sosang (Teladan), 27 September nanti. Sedangkan pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Selayar, Syahrir Wahab-Syaiful Arief (Syiar) berlangsung 30 September,seperti dilansir Tribun.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Johny Waenal Usman ditemui usai rapat Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Sulsel di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur, Jl Sungai Tangka, Makassar, mengatakan, pengamanan tambahan dari Polda Sulsel di luar personel yang disiapkan di Polres Toraja dan Selayar.

Mereka akan membackup pengamanan jelang hingga pasca pelantikan kepala daerah terpilih. (Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Saksi Ahli Beratkan Rekanan PLN Belawan

Terkait Sidang Lanjutan Manager PT. PLN Belawan

Laporan: Sanco Simanullang- Medan

Medan, KBN News-Sidang lanjutan terhadap PT PLN (Persero) sektor Pembangkitan Belawan, Ir Ermawan Arief Budiman (43) yang didakwa melakukan tindak pidana terkait ketenagakerjaan dan program Jamsostek, kembali dilanjutkan di Pengadilan negeri (PN) Medan, Selasa (22/9) dengan acara mendengar Saksi Ahli .

Setelah sebelumnya disudutkan oleh saksi yang dihadirkan jaksa penuntut Parada Situmorang SH, terdakwa Ir Ermawan Arief, Manager PT PLN Sektor Pembangkit Belawan yang diseret ke meja hijau karena kasus pelanggaran hak-hak tenaga kerja dan jamsostek, terus melakukan pembelaan.


Untuk meyakinkan bahwa dirinya tidak bersalah, dihadirkan dua saksi ahli dari Jakarta pada sidang yang dipimpin majelis hakim Panusunan Harahap SH,MH yaitu Saksi Ahli
Suharmoko SH, seorang ahli hukum perdata, dan Saksi Ahli Novrita SH, sorang pejabat di Departemen Tenaga Kerja Republik Indonesia (RI) Jakarta.

Dari dua keterangan saksi ahli, kesaksian Novrita cukup menarik diperhatikan, karena kesaksiannya kontraversi dengan keterangan Dinas Tenaga Kerja Kota Medan yang bersaksi sebelumnya.

Menurut Novrita dalam kesaksiannya, perjanjian kerja dengan para buruh tersebut adalah perjanjian pemborongan pekerjaan. Dengan demikian, ujar dia, semua tanggungjawab hak-hak pekerja ditanggungjawabi oleh pemborongnya.

“Bukan malah PLN yang telah menyerahkan semua kewajibannya pada si pemborong, dalam hal ini CV Efendi. Perjanjian pemborongan ini diatur dalam Pasal 64 UU No.13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan,” ungkap Novrita.

Lebih jauh diungkapkannya, dalam sistem perjanjian pemborongan, Si pemborong tidak perlu meminta izin operasional ke pihak disnaker. “Karena kan cuma pekerjaan saja yang diborongkan,” tegasnya.

Dengan begitu, katanya, walaupun CV Efendi tak memiliki izin operasional ke Disnaker kota Medan sebagai perusahaan penyalur tenaga kerja, tapi perjanjian dengan PLN Pembangkit Belawan yang mempekerjakan belasan buruhnya untuk membersihkan gudang PLN adalah sah.

Jadi dalam kasus ini, siapa yang harus bertanggungjawab soal ketimpangan buruh tidak diberikan upah layak dan tidak dimasukkan jamsostek? “Pihak kedua (CV Efendi), Pak hakim. Karena perjanjian kerja kan hanya disepakati pihak pertama (PLN) dan kedua (CV Efendi). Jadi, pihak ketiga (buruh) tidak bisa menuntut apapun pada pihak pertama. Soalnya pihak pertama kan telah menyerahkan semua pertanggungjawaban hak-hak buruh pada pihak kedua,” tegas Novrita lagi.

Tak jauh beda dengan kesaksian wanita berkacamata itu, Suharmoko ahli hukum perdata pun turut meringankan bos PLN Belawan itu. “Perjanjian hanya diikat bagi yang membuatnya. Bagi yang tak membuat perjanjian, ya tentu tak memiliki kewajiban apapun untuk menyalurkan kewajiban,” ujarnya yang mengartikan kalau dalam kasus ini CV Efendilah yang bertanggungjawab penuh atas hak-hak normatif belasan buruh yang dipekerjakan menjadi cleaning service di gudang PLN.

Usai keterangan keduanya, tak cukup penjelasan dua keterangan saksi meringankan, kuasa hukum Ermawan Junaidi Matondang SH pun mengatakan akan menghadirkan saksi ahli berikutnya. “Di sidang selanjutnya kami akan hadirkan ahli hukum pidana UI, Pak hakim,” bilangnya. Untuk mendengarkan kesaksian itu, hakim pun menunda persidangan hingga, Senin (27/9) mendatang.

Jaksa Heran

Keterangan Saksi Ahli Depnaker Pusat berbanding terbalik dengan kesaksian pihak Disnaker Kota Medan. Pada sidang sebelumnya, Disnaker Kota Medan menegaskan kalau kasus Ermawan ini tergolong dalam perjanjian penyedia jasa sebagai mana diatur dalam Pasal 66 UU ketenagakerjaan.

“Kok bisa berbeda keterangan Depnaker Pusat dan Disnaker Medan?,” celetuk jaksa Parada Situmorang SH, yang tak sepakat dengan penjelasan Novrita yang meringankan Ermawan.

Soal tidak adanya izin operasional CV Efendi kepada pihak Disnaker, sebelumnya dinyatakan telah melanggar ketentuan undang-undang oleh pihak disnaker kota Medan hingga mengangkat kasus ini ke meja hijau.

Menanggapi keterangan saksi ahli yang dihadirkan Ermawan, jaksa Parada Situmorang SH mengaku tak sepakat dengan apa yang dijelaskan Novrita. “Masak penyedia jasa tenaga kerja dibilang perjanjian pemborongan. Tak benar itu. Kita lebih sepakat sepakat dengan keterangan disnaker kota Medan yang mengatakan kalau perjanjian PLN dengan CV Efendi adalah perjanjian jasa tenaga kerja,” komentar Parada yang juga mengherankan kesaksian Novrita yang menyebutkan kalau CV Efendi tak musti memiliki izin opersional penyalur tenaga kerja dari disnaker kota Medan.

Sebelumnya, dalam dakwaan jaksa Parada Situmoran SH, Ermawan dijerat telah melanggar Pasal 90 (1) jo Pasal 185 (1) UU No.3 Tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan, dan kedua Pasal 29 (1) jo Pasal 4 (1) UU No.3 Tahun 1992 tentang Jamsostek. “Karena selain sengaja membayar upah lebih rendah dari ketentutan yang telah ditetapkan, terdakwa (Ermawan) juga tidak memberikan hak jamsostek kepada pekerjanya,” terangnya kala itu.

Dijelaskannya, penyimpangan yang dilakukan warga Jalan Amal Luhur BLK A No.1 Medan Helvetia itu, bermula ketika Ermawan yang tak ditahan hakim itu mengadakan perjanjian dengan CV Effendy & Co pimpinan Ade Suryani yang diminta untuk menyediakan belasan tenaga pembersih gedung instalasi PLTG, PLTGU Blok I dan II di tahun 2008. “Perjanjian itu jelas telah bertentangan dengan UU ketenaga kerjaan Pasal 65 (1) jo 3. Soalnya perjanjian pemborongan tersebut tidak dibuat secara tertulis. Perusahaan (CV Effendy & Co-red) yang diajak untuk bekerjasama pun tidak berbadan hukum, jadi jelas bertentangan dengan hukum,” bebernya.

Jadi, sambung Situmorang, karena perjanjian tersebut melanggar aturan, maka tanggungjawab belasan pekerja yang dimasukkan CV Effendy ke PT PLN Belawan, sepenuhnya menjadi tanggungjawab terdakwa (Ermawan) selaku manager. Meski sudah menanggungjawabi, tapi kesepuluh terdakwa hanya diberi upah Rp400 ribu perbulan. Selain ketimpangan itu, para pekerja juga tidak diikut sertakan program jamsostek yang didapat pekerja lainnya. Adapun pekerja yang dikesampingkan hak-haknya itu diantaranya, Teguh Fredi Pratama, Rosmawati, Hoyan Sitompul, Hariyandi, Rohana Hutagalung, Rosmawati Panjaitan, Siti Nurbaya, Meriana Manullang, ANi, dan Samaria Sinaga.(*)

Selengkapnya...

KBBPM : Bongkaran Gedung Proyek Balai Paru Belum Dilelang

Makassar, KBN News- Terkait pembangunan rehabilitasi (rehab) Balai Paru Tahun Anggaran (TA) 2010 Makassar yang dinilai menyimpang kejanggalan yang merupakan temuan sejumlah LSM. yang selama sepekan ini menjadi berita sejumlah Media Online di Makassar.

Setelah dikonfirmasi kepada Kepala Balai Besar Paru-Paru Makassar, Dr. Kamal Ali Prenrengi di ruang kerjanya mangaku bahwa, bongkaran gedung memang belum dilelang, karena menunggu SK kementrian keuangan tentang penghapusan asset gedung negara.

Sementara itu , LSM Merah Putih dan LAPPAN meragukan pengakuan kepala balai tersebut dengan alasan bongkahan gedung tersebut sudah tak nampak di lokasi proyek rehab yang kini tengah berjalan.

Menurut Ketua Umum LAPPAN, Jefry Korompot mengaku belum dilelang bangunan itu sudah dibongkar serta bongkahan gedung sudah tak nampak. Kalau kepala bali mengaku disimpan di suatu tempat, yah dimana," ucapnya kepada KBN News usat mengunjungi kantor tersebut guna melakukan klarifikasi,Kamis siang (23/9.

Iapun mengindikasikan, bongkahan tersebut sudah terjual sehingga tak satupun pihak, termasuk LSM yang mengetahui tempat penyimpanan bongkahan yang nilainya jutaan rupiah.

Pada hal Dr. Kamal sudah mengakui, jika pihaknya menunggu instruksi KPKN untuk dilakukannya pelelangan bingkahan yang standar harga dari Dinas PU senilai Rp45 juta. (Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Polda Sulselbar Tingkatkan Kesiagaan

 Terkait Pasca Penyerangan Kantor Polsek di Deli Serdang

Makassar, KBN News-Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) meningkatkan kesiagaan menyusul penyerangan kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (22/9) dini hari.

Akibat penyerangan oleh kelompok bersenjata tersebut, tiga polisi yang sedang bertugas tewas dengan sejumlah luka tembakan, termasuk di bagian kepala an jantung.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Hery Subiansauri, mengatakan, Mabes Polri sudah menginstruksikan kepada semua polda dan polres untuk meningkatkan pengamanan di kantor-kantor polisi, termasuk di polsek.
"Lebih bagus kita mengantisipasi. Meski kejadian di Sumatera itu cukup jauh tapi kita di Sulsel juga harus tetap waspada dan ini adalah instruksi Bapak Kapolri. Kita melihat perkembangan untuk menambah personel di masing-masing polsek," kata Hery.

Sebelumnya, Kapolda Sulsel Irjen Polisi Johny Wainal Usman, mengatakan, semua personel Polri harus selalu dalam kondisi siaga. "Jangan pernah lengah, apalagi kalau melihat hal-hal yang mencurigakan," kata jenderal asal satuan elite Brimob ini.

Serangan Terbuka

Kasus penyerangan Polsek Hamparan Perak hanya berselang tiga hari setelah Detasemen Khusus (Densu) 88 Antiteror Mabes Polri menembak mati tiga dari 20 orang anggota jaringan perampok Bank CIMB-Niaga.

Para penyerang melancarkan serangan terbuka dan terlatih. Anggota polisi yang menjadi korban adalah Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Baik Sinulingga (48), Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) Deto Sutejo (45), dan Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Riswandi (38).

Bripka Riswandi sedang mengoperasikan laptop di ruangan aministrasi unit reskrim saat diberondong 10 tembakan. "Pelaku menembak sembilan kali ke arah dada korban dan satu tembakan ke kepala. Semua tembakan di bagian mematikan," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Iskandar Hasan, di Jakarta, kemarin.
Menurut Iskandar, Sinulingga tewas dengan empat luka tembak di bagian dada, lengan, dan pinggang. Sedangkan Tejo menderita satu luka tembak di dada. Kedua bintara tinggi (bati ini) tak mampu menghadapi serangan tersebut.

Kantor Polsek Hamparan Perak di Jl Perintis Kemerdekaan 01, Deli Serdang, sedang sepi. Hanya ada lima polisi yang tugas piket.

Serombongan orang menumpang delapan unit sepeda motor dengan tenang masuk ke halaman kantor polisi. Mereka menutupi kepala dengan helm dan topi kupluk ala ninja, menenteng senjata api laras panjang dan laras pendek. Mereka sangat mirip dengan pelaku perampokan di Bank CIMB-Niga.

Berbagai Senjata

Pelaku menggunakan senjata laras panjang tipe senapan serbu buatan Rusia AK 47 dan AK 56, SS1 produksi PT Pindad Bandung, senjata M16 buatan Amerika Serikat (AS), dan pistol semiotomatis FN juga buatan AS.

Begitu tiba di polsek, pelaku membagi diri. Empat sepeda motor masuk ke halaman, sedangkan lainnya berjaga di luar dengan senjata siap siaga. Sektiar pukul 00.35 WIB, lima orang masuk ke ruangan.

Sinulingga yang saat itu sedang berbicara bersama dua tahanan langsung terjungkal diterjang peluru. "Mereka masuk dengan penutup kepala. Begitu masuk langsung menembak anggota," ujar Nasril, tahanan Polsek Hamparan Perak yang menyaksikan aksi beringas kelompok yang disebut polisi sebagai bagian dari kelompok teroris .

Sementara Sutejo duduk dalam posisi tertidur di ruang piket Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK). Tanpa berbicara, lima orang langsung menembaki polisi yang berada di dalam kantor. Sutejo tertembak di dada tembus ke belakang. Ingin meyakinkan korbannya tidak berkutik, mereka kembali masuk ke ruangan dan memberondongkan senjata. Sinulingga dan Riswandi yang masih hidup dilarikan ke Rumah Sakit, namun meninggal dalam perjalanan.

Setelah itu, berusaha pelaku membakar mobil patroli yang diparkir di halaman dengan bom molotov,. Sekitar pukul 00.40 WIB, para pelaku kabur ke arah Medan Marelan.
Pada pukul 01.30 WIB, sejumlah mobil patroli dari Polres KP3 Belawan mendatangi kantor Polsek. Belasan polisi bersenjata lengkap diterjunkan.

Di luar ketiga korban tewas, ada dua anggota Polsek Hamparan Prak yang bernasib mujur. Di antaranya, Kanit Reskrim Iptu Irsol, juga sedang berada di kantor tersebut.

Namun, dia lolos dari maut karena begitu mendengar suara tembakan, dia langsung lari ke kamar mandi dan bersembunyi.

Saat gerombolan itu datang, Irsol sebenarnya sedang ada di ruangan kerjanya, di sebelah ruangan tempat Riswandi diberondong tembakan hingga tewas.

Begitu mendengar tembakan, Irsol sudah langsung berpikir ada yang tidak beres. Dia tidak keluar dari ruangannya dan masuk ke kamar mandi. Betul saja, tak lama kemudian, gerombolan itu masuk ke ruangan Kanit Reskrim tapi tak melihat siapa-siapa di situ. Mereka pun lantas pergi, dan Irsol pun lolos dari maut.

Selain Iptu Irsol, polisi yang juga berada di kantor itu dan lolos dari maut adalah Brigadir J Sembiring. Ketika itu, Sembiringyang berada di ruangan binmas langsung mematikan lampu dan sembunyi di bawah meja ketika mendengar suara tembakan.

Selain mereka, masih ada lima orang anggota lainnya yang lolos. Saat penyerbu mengamuk, para personel itu sedang berpatroli ke kuar kantor.

Cari Densus

Salah seorang polisi mengatakan, penyerang langsung memasukkan kendaraannya ke teras polsek. "Empat kendaraan masuk, empat lagi di luar," katanya.
Seorang petugas polisi lainnya mengatakan, sebelumnya ada seseorang yang masuk ke polsek menanyakan keberadaan petugas Densus 88 yang sebelumnya menembak mati tiga kawanan perampok bank CIMB Niaga.

"Sekitar pukul 23.00 seseorang masuk, dia nanya di mana petugas Densus," katanya. Polisi yang ditanya menjawab tidak tahu. Sekitar satu jam kemudian, datanglah gerombolan bersenjata tersebut dan melakukan serangan membabi buta.
Polri memastikan kelompok perampok yang menyerang Mapolsek Hamparan Perak sangat terlatih dan gesit saat melaksanakan aksinya. Para pelaku yang berjumlah belasan itu hanya membutuhkan kisaran waktu lima hingga 10 menit untuk menjalankan aksinya itu.

Polri mengungkapkan pelaku sudah merencanakan secara matang aksi yang hendak mereka lakukan. "Dari pemeriksaan terhadap mereka yang sudah ditangkap, mereka mengakui kalau setiap sasaran yang mereka akan lakukan itu digambar dulu. Kemarin Bank (CIMB Niaga Medan) juga. Ini kantor polisi juga," kata Irjen Iskandar.
Menurut Iskandar, selain telah membuat desain atau denah rinci lokasi yang menjadi target mereka, para pelaku juga sudah menguasai kondisi sasaran mereka berada. Bahkan Mabes Polri dan Mapolda Sumut juga turut dalam daftar target aksi mereka, sudah tergambar saat ini.

Namun Polri mengaku tidak terlalu khawatir aksi para kawanan perampok ini akan sampai ke Mabes Polri ataupun Markas Brimob Polri. "Itu (rencana serangan ke Mabes) sudah kita antisipasi dan itu sudah kita perkirakan," ujarnya menjawab alasan mengapa Polri tidak terlalu khawatir serangan itu akan dilaksanakan di Mabes Polri ataupun Markas Brimob Polri.

Balas Dendam

Mabes Polri memastikan para pelaku penyerangan Mapolsek Hamparan Perak, Deli Serdang merupakan jaringan kelompok perampok Bank CIMB Niaga yang belum terbekuk polisi. Menurutnya, mereka sengaja melakukan penyerangan sebagai bentuk balas dendam atas penangkapan teman-temannya yang lain.

"Karena kita tangkap mereka (19 perampok), mereka (anggota kelompok perampok yang lain) tunjukkan eksistensinya bahwa mereka masih ada," kata Iskandar.
Kesimpulan para pelaku merupakan anggota jaringan kelompok perampok Bank CIMB Niaga yang belum tertangkap, kata Iskandar, terlihat dari gerak dan pola penyerangan para pelaku. Iskandar memastikan tak ada korban lain selain tiga anggota polisi tewas akibat penyerangan itu. (TribunNews/Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Presiden RI Diminta Segera Terbitkan Keppres Pengganti Jaksa Agung

Jakarta, KBN News - Presiden SBY diminta segera merespons putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait jabatan Jaksa Agung. SBY harus segera mengambil tindakan menunjuk pengganti Hendarman Supandji.

"SBY harus segera menerbitkan Keppres dan menunjuk pejabat sementara," kata Wakil Koordinator ICW, Emerson Yuntho di sela-sela acara ulang tahun TII ke-10 di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, Rabu (22/9/2010),seperti dilansir detikcom.

Menurutnya juga, selama jabatan Jaksa Agung ini dipegang pejabat sementara, tidak perlu ada keputusan penting yang diambil.

"Maksudnya terkait penanganan perkara dan penyidikan," imbuhnya.

Selain itu SBY harus segera menuntaskan proses mencari Jaksa Agung baru, untuk menggantiakn Hendarman. "Itu mutlak harus dilakukan," tutupnya.(Saputra)
Selengkapnya...

Gorontalo Utara Aman Dari Evaluasi DOB


 Laporan : Rahmad Nur- Gorontalo.

Gorontalo, KBN News-Dari beberapa daerah otonomi baru (DOB) yang ada di Indonesia, Provinsi Gorontalo memiliki satu Kabupaten yang masuk daftar DOB. Dimana penetapan DBO ini sesuai dengan tahun pemekaran kabupaten antara tahun 2007-2009. Untuk Provinsi Gorontalo salah satu Kabupatennya yakni Gorontalo Utara.

"Ini nanti dilakukan evaluasi perkembangannya apakah layak atau tidak dipertahankan, "kata Kepala Biro Tata Pemerintahan Provinsi Gorontalo, Rabu,(22/9), dikantornya.

Evaluasi penilaian DOB itu sendiri diantaranya mengenai pendapatan asli daerah dan sarana prasarana.

"Jika hasil penilaian evaluasi DOB itu tidak mampu maka otomatis akan digabung ke kabupaten Induknya, "jelasnya.

Selain itu, infrastruktur perekonomian dan perkantoran juga merupakan penilaian DOB. Akan tetapi untuk kabupaten Gorontalo Utara dapat dipastikan hasil penilaiannya lulus sebagai DOB yang dapat dipertahankan.

"Yang menilai tim evaluasi dari pusat dan formulir penilaian evaluasi itu sudah kita sebarkan dan untuk kabupaten Gorontalo Utara sudah berada pada tingkat pengajuan, Itu artinya tidak masuk dalam kriteria yang digabung,sebab jika dilihat dari perkembangan baik PAD dan sarana dan prasarana inrastruktur sangat menukung dan memiliki kemajuan yang pesat diberbagai bidang, "ungkapnya. (Andi Ahmad)
Selengkapnya...

18 Provinsi Akan Dibangun Kantor DPD

Laporan: Rahmad Nur- Gorontalo.

Gorontalo, KBN News-Dari 33 provinsi di wilayah Republik Indonesia direncanakan tahun 2010 sampai 2011 kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) akan dibangun di 18 Provinsi Indonesia. Pembangunan kantor DPD ini untuk merespon aspirasi masyarakat ditiap daerah. Dengan adanya pembangunan kantor DPD ini para anggota DPD ditiap provinsi akan lebih proaktif menyerap aspirasi masyarakat.

"Untuk tahap pertama 18 Provinsi di Indonesia yang sudah ada kesiapan dan Provinsi Gorontalo salah satunya yang akan dipersiapkan pembangunannya, "kata Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Gorontalo H. Ardin Danial, Selasa (21/9), diruang kerjanya.

Masuknya provinsi Gorontalo di 18 provinsi se Indonesia itu sesuai hasil evaluasi dari tim Sekretariat Jendral DPD.

"Tim dari Setjend DPD sudah turun kedaerah-daerah maka diputuskan ada 18 provinsi di Indonesia yang pada tahap pertama siap untuk ditindak lanjuti pelaksanaan pembangunan kantor DPD, termaksud Gorontalo, " jelasnya.

Sementara itu, 18 provinsi yang masuk hasil evaluasi tim setjend DPD akan mengikuti rapat tingkat pusat guna membahas masalah pembangunan kantor DPD.

" Untuk provinsi Gorontalo pak Sekdaprov yang mewakili dan rapat kerja itu bertema 'Rapat Kerja Setjend DPD RI dan Sekretariat Daerah Provinsi se-Indonesia,' "jelasnya.

Menurutnya, untuk menunggu realisasi pembangunan kantor DPD itu, pihak provinsi Gorontalo telah mempersiapkan kantor sementara.

"Pembanguan ini menggunakan dana APBD melalui sektjend DPD RI. Untuk pihak pemerintah Provinsi menyiapkan lokasi tanah dan tanahnya sudah ada sedangkan jumlah besaran anggaran dana pembanguan kami menunggu informasi pusat, "ungkapnya. (Andi ahmad)
Selengkapnya...

Syarif - Amin Haras Resmi Pimpin Kabupaten Pohuwato

 Laporan: Rahmad Nur- Gorontalo

Gorontalo,KBN News- Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Pohuwato Syarif Mbuinga-Amin Haras (Syah), dipastikan besok Rabu (22/9/2010), dilantik Gubernur Provinsi Gorontalo H. Gusnar Ismail atas nama Presiden Republik Indonesia.
Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pohuwato ini sesuai Surat Keputusan Mentri Dalam Negeri Nomor 131.75-633 tahun 2010 tentang pengesahan, pemberhentian dan pengangkatan Bupati Pohuwato dan SK nomor 132.75-634 tahun 2010 tentang pengesahan, pemberhentian dan pengangkatan wakil bupati Pohuwato tanggal 31 Agustus 2010.
Menurut Kepala Biro Tata Pemerintahan Provinsi Gorontalo H. Ardin Danial, dalam acara itu Mentri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad akan turut menghadiri.

Pada pelantikan Menteri Kelautan dan Perikanan hadir sebab selain Tokoh Gorontalo beliau juga mantan Gubernur Gorontalo dan juga partai pengusung bupati terpilih partai Golkar, yang mana pak Fadel merupakan elit partai Golkar, "Kata Kepala Biro Tapem Pemerinta Provinsi Gorontalo H. Ardin Danial Selasa (21/9/2010) dikantornya.

Selain itu untuk finalisasi persiapan pelantikan sudah dirampungkan 100 persen. Pihaknya sudah melakukan koordinasi bersama pemerintah daerah kabupaten Pohuwato.
"Sudah rampung semua persiapan dari beberapa hari kemarin dan tempat pelaksanaan pelantikan kantor DPRD Pohuwato sudah disterilkan, "ungkapnya.

Dalam pelantikan Rabu besok seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah provinsi Gorontalo akan ikut hadir menyaksikan jalannya acara pengambilan sumpah dan pelantikan bupati dan wakil bupati.

"Gubernur meminta seluruh pimpinan SKPD provinsi Gorontalo untuk hadir dalam acara itu, "jelasnya. (Andi Ahmad)
Selengkapnya...

JICA Pinjamkan Kapal Keruk Untuk Bendungan Bili-Bili Gowa

Makassar, KBN News-Bendungan (DAM) Bilibili, Gowa, bakal dilengkapi kapal keruk. Kapal keruk tersebut merupakan pinjaman dari Pemerintah Jepang melalui Japan International Corporation Agency (JICA).

Realisasi pengadaan kapal keruk senilai Rp 60 miliar tersebut bakal dilakukan akhir tahun 2011 nanti.

"Pengadaan kapal keruk saat ini masih proses dokumentasi dan dokumen administrasi bersama pihak JICA," kata Kepala Dinas PSDA Sulsel Soeprapto Budhisantoso, Selasa (21/9/2010) siang ini,seperti dilansir Tribun.

Soeprapto menjelaskan Bendungan Bilibili hanya membutuhkan satu kapal keruk untuk pemeliharaan bendungan agar tidak terjadi penumpukan sedimen di pintu air.

"Setiap tahun bisa dilakukan pengerukan rutin 600 ribu meter kubik untuk pemeliharaan pintu air bendungan," jelas seniman Sulsel ini.(Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Rapat Dengar Pendapat Evaluasi PAD Minim


 Laporan: Rahmad Nur- Gorontalo

Gorontalo,KBN News- Rapat dengar pendapat mengenai evaluasi pendapatan asli daerah (PAD) yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah melalui komisi B yang melibatkan komisi A dan komisi C serta dihadiri Ketua DPRD dan wakil ketua I dan II, berlangsung alot. Pasalnya, dalam RDP yang digelar Senin (20/9/2010), para wakil rakyat itu saling melakukan instruksi.

Kejadian itu spontan membuat pimpinan rapat yang tidak lain Ketua Komisi B Muhajir Abdulah meminta rekan se-profesinya untuk bisa memberikan kesempatan penjelasan dari pihak satuan kerja perangkat daerah (SKPD) pemerintah kota.

Kejadian itu disebabkan ketidak puasan beberapa anggota DPRD kota mengenai penjelasan dari SKPD pemkot yang tidak detail memberikan penjelasan evaluasi PAD. Akan tetapi beberapa menit kemudian pimpinan sidang yang dibantu ketua dan wakil ketua DPRD Kota Erman Lajengke memberikan penjelasan agar para anggota dapat menaati agenda acara yang telah disepakati bersama.

"Saya meminta teman-teman bisa menaati agenda yang telah kita sepakati bersama, "Kata Erman Lajengke.

Dari hasil penjelasan pemerintah kota melalui Assisten perekonomian dan pembangunan kota Gorontalo H. Darwis Salim yang dipaparkan melalui beberapa dinas, kantor dan badan terungkap masih minimnya PAD pemerintah kota. Karena itu pihak DPRD meminta pemerintah kota khususunya dinas, kantor dan badan untuk lebih meningkatkan program kerja PAD. (Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Perbankan Diminta Naikan Plafon KUR Untuk UMKM


Laporan: Rahmad Nur- Gorontalo

Gorontalo,KBN News- Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Gorontalo mengapresiasi langka Pemerintah Pusat yang mengucurkan penambahan dana Kredit Usaha Rakyat ke Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).Hanya saja pihak komisi B berharap agar penambahan itu bisa diikuti dengan naiknya platfon pinjaman dana KUR.

"Kami mengharapkan agar nilai pinjaman KUR yang tadinya Rp 5 juta bisa dinaikan Rp 20 Juta sehingga para UMKM bisa lebih berpeluang dalam usahanya, "kata Muhajir Abullah Ketua Komisi B DPRD Kota Gorontalo Senin, (20/9/2010), diruang kerjanya.

Apalagi menurutnya nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) antar pemerintah dan pihak perbankan sudah disepakati.Karena itu dia menghimbau pihak bank yang ditunjuk sebagai pengelola dan penyalur dana KUR itu bisa mereseponya dengan baik.
"Jadi para bank yang dipercayakan sebagai penyalur bisa merespon baik Mou tersebut seperti bank mandiri, BRI dan BNI, "jelasnya.Selain itu untuk membackup program pemerintah pusat didaerah pihaknya akan mengelar rapat dengar pendapat bersama pihak perbankan.

"Kami akan mengundang perbankan dalam hal ini Bank Indonesia Cabang Gorontalo untuk mendengarkan hal terkait persoalan penanganan KUR yang mana data yang ada sama kami banyak para UMKM yang sudah mengusulkan pinjaman KUR itu masih terhambat prosesnya sampai 3-4 bulan, "ungkapnya.

Sementara itu H.Darmawan Duming Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjelaskan, seharusnya pengusulan KUR bagi UMKM yang tidak memiliki bentuk jaminan itu bisa dipermudah. Akan tetapi yang terjadi pihak perbankan sangat selektif pada KUR tersebut.
"Kami akan lakukan pertemuan dengan pihak perbankan dalam hal ini Bank Indonesia.Pertanyaannya kenapa masyarakat UMKM yang mengusulkan KUR itu masih saja tersendat dalam proses pengusulannya, "tegas H.Darmawan Duming yang juga Anggota Komisi B DPRD Kota Gorontalo.

Senada dengan itu, H.Indra Wanto Hasan dan Ramlah Bumolo yang juga anggota DPRD Kota dengan tegas meminta pihak perbankan untuk lebih maksimal dalam melaksanakan program pemerintah pusat didaerah sebab jika tidak maka alokasi dana KUR tersebut untuk memberdayakan UMKM didaerah Gorontalo akan tidak terrealisasi baik.

Bahkan Indra meminta perbankan melakukan sosialisasi mengenai tatacara pengusulan KUR itu. "Perbankan harus menjelaskan kemasyarakat UMKM yang ingin memperleh KUR itu mengenai cara memperolehnya sebab informasi yang berkembang dimasyarakat dana KUR itu tidak memiliki bunga dan tidak dikembalikan, "Usulnya. (Andi Ahmad)
Selengkapnya...

 

Harian Media Indonesia

Harian Kompas

Harian Tribun Timur

Kantor Berita Kota Nusantara Online

Kabar Terkini Tv One

Portal Berita Viva News

Posting Berita




Widget edited by Seby-Antoe.com

Situs Presiden Republik Indonesia

Tempointeraktif.com

detikcom