Pimpinan Bersama Crew Redaksi, Biro Perwakilan Daerah, dan Staf Kantor Beritakota Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2012

...

Biro Perwakilan Sulawesi Selatan Kantor Berita Nusantara Menerima Pemasangan Iklan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pada Pemilu Kada Dengan Harga Murah Hubungi Kantor Biro. Jl. Andi Mappanyukki No.24 B Makassar

Ingin memasang iklan ucapan dan advetorial pada Kantor Berita Kota Nusantara (KABAR News) di Kota anda untuk wilayah Se Nusantara Indonesia silahkan hubungi Biro Perwakilan Indonesia Barat ; Wawan, Jakarta,Biro Perwakilan Indonesia Timur Makassar: A.A.Effendy; Biro Makassar : Rizaldi H.Jamal, Jl.Andi Mappanyukki No.24B,Biro Perwakilan Maros,Pangkep,Barru: H.Sakkar Rauf, Biro Perwakilan Takalar : Burhan, Biro Perwakilan Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba : M.Rizal Noer, Biro Perwakilan Kaltim di Balikpapan: MUH. DARWIS.K Jl.Letjend Suprato No.1 Balikpapan pada Biro Perwakilan Sulut di Manado : Budianto,Biro Perwakilan Gorontalo : Rahmad Nur, Jl. Pangeran Hidayat No.1 Gorontalo. Biro Perwakilan Papua Barat. Sorong : FRANKY PANGKEY .Sulawesi Tenggara : YUSNANDAR, Kendari, Sulawesi Barat : YUSAK.NL. Jl. Sultan Hasanuddin No.7 Mamuju. Papua : Hendro Nur K.(Jayapura).


DD 1 ada dua di Gubernuran,......? Mobil Dinas Gubernur Sulsel yang memakai DD 1 ada dua Merek/Type yang berbeda terparkir di Panggung Upacara Gubernuran Sulsel(Foto: Iwan/ AA.Effendy)

Juni, PemilukadaPapua Barat, Kab Maybrat Dan Tambrauw Bersaman

Kantor KPU Maybrat yang hangus terbakar
 Laporan: Suram  Morintoh- Manokwari

Manokwari KBN News, Proses Pemilukada Provinsi Papua Barat, Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Tambrauw yang pada awalnya April 2011 ahiarnya di tunda sampai bulan juni 2011, hal tersebut membuat kontroversi di kalangan masyarakat sehingga suhu politik di daerah tersebut kian memanas, sejak munculnya revisi jadwal dan penundaan pemungutan suara dalam Pemilukada gubernur, wakil gubernur Provinsi Papua Barat dan pemilukada bupati, wakil bupati Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Tambrauw.
Penundaan Pilgub Papua Barat berdasarkan atas penandatanganan kesepakatan bersama Kementrian POLHUKAM Sekertaris Desk Pilkada (Tamrin), Kementrian Dalam Negeri Dirktur Penataan Daerah Otsus (Susilo), Kementrian Hukum dan Ham Kasubdin Fasilitasi Perda (Mukmamin), Komisi Pemilihan Umum (Endang Sulastri), Badan Pengawas Pemilu( Wirdyaningsih), Ketua DPRD Papua Barat (Yosep Auri) dan Wakil Ketua 1 DPRD Provinsi Papua Barat (Robby Nauw), yang di terbitkan di Jakarta pada 24 Maret 2011 dengan 13 point yang tertuang dalam kesepakatan bersama tersebut antara lain Pendaftaran kembali Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat di Mulai 1 April 2011, penetapan Pasangan calon dan penetapan nomor urut 19 mei 2011.
Dari hasil identifikasi oleh KPU RI ada beberapa masala yang timbul sehingga menyebabkan pelaksanaan pemilukada baik Pilgub Papua Barat, Pilbup Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Tambrauw tertunda lantaran pengalokasian anggaran masih di persoalkan para pihak-pihak yang tidak puas.

Pihak KPU RI juga tidak ingin pelaksanaan Pemilukada di Provinsi Papua Barat dan Pemilukada di Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Tambrauw terganggu, maka anggota KPU RI I Gusti Putu Artha meminta kepada Penjabat Bupati dan semua steholder di Kabupaten Maybrat dan Tambrauw mendukung upaya KPU Kabupaten Maybrat dan KPU Kabupaten Tambrauw untuk menyelesaikan semua persoalan yang terjadi.

Pemilukada gubernur, pemilukada Bupati Maybrat dan Pemilukada Kab Tambrauw harus dilaksanakan bersamaan. Masalah ini harus segera di tuntaskan KPU Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Tambrauw tegas I Gusti Putu Artha, setelah bertemu KPU Provinsi Papua Barat, KPU Kabupaten Maybrat dan KPU Kabupaten Tambrauw di kantor KPU Provinsi Papua Barat selasa 29/03/2011

Menurut Putu pelaksanaan Pemilukada Gubernur dan Pemilihan Pasangan Bupati dan Wakil Bupati di dua Kabupaten pemekaran itu di laksanakan bersamaan sangat membantu pemerintah daerah untuk menghemat anggaran sebesar 40 persen dari 5 item pekerjaan, Pemilukada serentak sangat efisien dan efektif tidak ada cerita untuk menunda hingga 2012, papar Putu Anggota KPU RI.

Meski belum bisa memastikan ada politisasi anggaran di Kabupaten Maybrat dan Tambrauw, namun Putu membenarkan jika ada indikasi itu telah tercium Kemendagri, saya tidak akan politisasi anggaran yang terjadi di Kabupaten Maybrat dan Tambrauw, tetapi di daerah lain terjadi dan Pejabat di daerah itu di copot. Ini kita tidak inginkan terjadi di Provinsi Papua Barat, Kab Maybrat dan Kab Tambrauw ujar I Gusti Putu Artha yang melihat masalaah ini tidak elok bila benar-benar terjadi di Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Tambrauw.

KPU RI akan menyoroti secara serius proses pelaksanaan pemilukada di Provinsi Papua Barat apabila ada upaya yang menghambat pemilukada dapat di kenai sanksi pidana tukas Putu dalam mewarning pejabat di Maybrat dan Tambrauw untuk sepenuhnya mendukung suksesnya pemilukada sesuai amanat UU.

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Tambrauw Petrus H. Irianto, SH enggan memberikan komentar lebih jauh terkait kisruh pemilukada di Kabupaten Tambrauw, alasannya situasi politik di Tambrauw bisa memanas lagi, kami akan usahakan untuk menyelesaikan seluruh masalah yang belakangan ini terjadi, paparnya singkat.
Selain itu juga KPU RI menyatakan akan mengawal proses revisi tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur di Provinsi Papua Barat sesuai poin kesepakatan bersama antara Pemerintah pusat, KPU RI dan DPR Papua Barat di Jakarta 24 Maret 2011 “seluruh dinamika politik di Papua Barat sudah kami respon, identifikasi kemungkinan ada hambatan dan gangguan terhadap tahapan pemilukada di Papua Barat juga sudah di lakukan seperti persoalan di Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Tambrauw”. Kata anggota KPU RI I Gusti Putu Artha.

Kedatangan KPU RI ke Provinsi Papua Barat untuk memastikan tindak lanjut dari kesepakatan bersama di Jakarta dengan menerbitkan sebuah instrumen tekhnis baru oleh KPU Papua Barat, yang mana revisi tahapan pemilukada itu tidak lagi bertentangan dengan UU dan Peraturan lainnya.

Seluruh poin kesepakatan sebut Putu KPU Papua Barat sudah dimasukan kedalam tahapan pemilukada. Di tegaskan bahwa penetapan pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur tanggal 19 Mei 2011, tetap menjadi kewenangan KPU Papua Barat sesuai dengan UU No. 32 Tahun 2004 dan UU No. 22 Tahun 2007.

Siapa dan tanggung jawab apa dalam pelaksanaan Pemilukada di Papua Barat, sudah jelas sehingga semua pihak wajib mentaati tahapan yang akan di susun KPU Papua Barat. Perubahan tahapan ini tetap disampaikan ke DPR Papua Barat setelah di plenokan, jelas Putu yang meminta perubahan jadwal ketiga ini adalah untuk yang terakhir kalinya.

Putu mengatakan tidak ada alasan untuk menunda pemilukada di Papua Barat, ini bisa tertunda jika terjadi bencana alam, sehingga tak ada waktu untuk main-main. Selain itu dirinya meminta seluruh komisioner KPU Provinsi Papua Barat, KPU Kabupaten Maybrat dan Tambrauw melaksanakan tugas secara profesional, sehingga pemilukada di Papua Barat tanggal 27 Juni 2011 dapat terlaksana.

Dengan adanya ranah di DPR Papua Barat dan Majelis Rakyat Papua dan KPU Papua Barat dan penentuan orang asli Papua di MRP atau dikembalikan ke DPR Papua Barat, karena alas an Perdasus belum di sahkan.

KPU RI sangat mewanti-wanti supaya ketiga lembaga tersebut bertindak cermat, akurat, dan professional dengan mengesampingkan kepentingan politik sebelum mengambil keputusan. KPU RI tidak mau mendengar ada alasan calon yang di coret karena kepentingan tertentu, padahal setelah di gugat melalui Mahkamah Konstitusi ternyata calon pasangan layak menjadi calon Gubernur, wakil Gubernur ataupun calon Bupati dan wakil Bupati.

Sebab apabila salah mengambil keputusan menjadi kerugian besar dan pemilukada bisa di ulang lagi ujar Putu seraya meminta agar para elit politik dapat menciptakan suhu politik yang kondusif di Provinsi Papau Barat.(Franky Pangkey)

Comments :

0 komentar to “Juni, PemilukadaPapua Barat, Kab Maybrat Dan Tambrauw Bersaman”
 

Harian Media Indonesia

Harian Kompas

Harian Tribun Timur

Kantor Berita Kota Nusantara Online

Kabar Terkini Tv One

Portal Berita Viva News

Posting Berita




Widget edited by Seby-Antoe.com

Situs Presiden Republik Indonesia

Tempointeraktif.com

detikcom