Pimpinan Bersama Crew Redaksi, Biro Perwakilan Daerah, dan Staf Kantor Beritakota Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2012

...

Biro Perwakilan Sulawesi Selatan Kantor Berita Nusantara Menerima Pemasangan Iklan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pada Pemilu Kada Dengan Harga Murah Hubungi Kantor Biro. Jl. Andi Mappanyukki No.24 B Makassar

Ingin memasang iklan ucapan dan advetorial pada Kantor Berita Kota Nusantara (KABAR News) di Kota anda untuk wilayah Se Nusantara Indonesia silahkan hubungi Biro Perwakilan Indonesia Barat ; Wawan, Jakarta,Biro Perwakilan Indonesia Timur Makassar: A.A.Effendy; Biro Makassar : Rizaldi H.Jamal, Jl.Andi Mappanyukki No.24B,Biro Perwakilan Maros,Pangkep,Barru: H.Sakkar Rauf, Biro Perwakilan Takalar : Burhan, Biro Perwakilan Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba : M.Rizal Noer, Biro Perwakilan Kaltim di Balikpapan: MUH. DARWIS.K Jl.Letjend Suprato No.1 Balikpapan pada Biro Perwakilan Sulut di Manado : Budianto,Biro Perwakilan Gorontalo : Rahmad Nur, Jl. Pangeran Hidayat No.1 Gorontalo. Biro Perwakilan Papua Barat. Sorong : FRANKY PANGKEY .Sulawesi Tenggara : YUSNANDAR, Kendari, Sulawesi Barat : YUSAK.NL. Jl. Sultan Hasanuddin No.7 Mamuju. Papua : Hendro Nur K.(Jayapura).


DD 1 ada dua di Gubernuran,......? Mobil Dinas Gubernur Sulsel yang memakai DD 1 ada dua Merek/Type yang berbeda terparkir di Panggung Upacara Gubernuran Sulsel(Foto: Iwan/ AA.Effendy)

2012, Kebebasan Pers Masih Terancam

Jakarta, KBN News-Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Eko Maryadi mengatakan dalam beberapa tahun ke depan jurnalis Indonesia akan mengalami tiga macam ancaman kekerasan.

Jika hal ini terus dibiarkan akan memasung kekebasan pers di Indonesia. Padahal, kebebasan pers di Indonesia relatif jauh lebih baik dari era sebelumnya Tiga macam ancaman kekerasan itu adalah kekerasan struktural dalam bentuk intimidasi alat pemerintah seperti polisi dan satpol PP.

Hal kedua kekerasan dalam bentuk pembiaran aparat negara. "Dimana alat negara tidak bekerja sungguh-sungguh dalam mencegah terjadinya kekerasan," papar Eko.

Soal ketiga adalah kekerasan impunitas. Yakni, para pihak yang telah melakukan kekerasan terhadap jurnalis bisa melenggang bebas tanpa mempertanggungjawabkan kejahatannya.

"Saya ingatkan rekan jurnalis untuk bekerja sesuai etika supaya tidak jadi target kekerasan. Kemudian jika meliput di daerah konflik tolong jaga zona aman," ujar pendiri AJI yang akrab disapa Item itu,seperti dilansir Beritasatu.

Pada Senin (12/12), rumah seorang jurnalis The Rote Ndao News, Nusa Tenggara Timur (NTT), Dance Hanukh, dibakar dan dihancurkan oleh sekelompok orang. Akibat syok karena insiden itu, putri Dance, Gino Novitri Henukh yang baru berusia satu bulan meninggal dunia.

Hari ini, seorang jurnalis wanita dari harian Erende, Rote Ndao, NTT, Endang Sidin, mengaku dirinya sempat disekap oleh seorang polisi pramong praja dan diancam akan dihabisi karena memberitakan seorang PNS yang menjadi calo proyek.

Beberapa hari yang lalu seorang jurnalis di Surabaya diusir dan dilecehkan sekuriti konsulat Amerika Serikat karena ia memotret kemacetan yang terjadi akibat pembatas jalan di depan konsulat tersebut.

Sejak 1996 sampai 2010, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mencatat terjadinya 10 kasus kekerasan yang berujung pembunuhan terhadap wartawan.

Sebagian besar dari kasus-kasus tersebut masih belum terungkap atau dibiarkan menjadi misteri sampai sekarang. Seperti kasus pembunuhan wartawan Bernas, Fuad Muhammad Syafruddin alias Udin di Bantul pada 1996 lalu.

Beberapa waktu lalu, AJI memprotes Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta, yang akan menghentikan penyidikan kasus pembunuhan wartawan Bernas, Fuad Muhammad Syafruddin alias Udin yang dibunuh pada 16 Agustus 1996 di Bantul.

AJI mendesak kepolisian menyelesaikan utang kasus Udin sebelum kasus ini kedaluarsa memasuki usia 18 tahun. AJI lantas menyebut contoh keberhasilan Polri mengungkap kasus pembunuhan terhadap AA Prabangsa di Bali pada 16 Februari 2009. Para pembunuh wartawan Radar Bali itu divonis hukuman seumur hidup sampai 8 tahun penjara.

Sebelumnya, polisi juga membebaskan pelaku pembunuh wartawan Sun TV, Ridwan Salamun yang meninggal di Tual, Maluku, Agustus 2010 silam. (Saputra)

Comments :

0 komentar to “2012, Kebebasan Pers Masih Terancam”
 

Harian Media Indonesia

Harian Kompas

Harian Tribun Timur

Kantor Berita Kota Nusantara Online

Kabar Terkini Tv One

Portal Berita Viva News

Posting Berita




Widget edited by Seby-Antoe.com

Situs Presiden Republik Indonesia

Tempointeraktif.com

detikcom