Bakti sosial kesehatan ini merupakan rangkaian HUT Pertamina ke 54 yang dipusatkan di Balai Kesehatan Kerja Masyarakat, (BKKM) Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel. Sigit Pranowo selaku Pejabat Sementara GM Fuel Retail Marketing (FRM) Region VII mengungkapkan, Pertamina di hari jadinya berupaya memberkan kontribusi penting kepada masyarakat guna peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dengan pencegahan terhadap virus hepatitis.
“Selain pemberian pemahaman akan bahaya penyakit Hapatitis, juga sekaligus mencegah dan mengobati masyarakat yang sudah dinyatakan positif terkena hepatitis,” ungkap Sigit yang juga Manager Pelumas Region VII.
Bahaya hepatitis yang juga dikenal dengan istilah penyakit kuning ini juga disampaikan lugas Kepada Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Rachmat Latief. Dia mengatakan jika virus ini sudah menyerang penderitanya pada tingkat tinggi, sudah kecil kemungkinan untuk bias bertahan hidup.
“Berbeda dengan virus HIV dimana penderitnya masih bisa bertahan hingga 20 tahun lamanya, hepatis yang menyerang fungsi hati bisa menggerogti tubuh penderitanya dalam tempo enam bulan,” ujarnya.
Lebih lanjut Racmat menambahkan, Pertamina yang menyelenggarakan screening hepatitis merupakan hal yang patut disyukuri masyarakat. Menurutnya, masih banyak kalangan masyarakat yang belum begitu mengerti tentang penyakit dimana gejala awalnya ditandai dengan mata kuning itu.
“Hepatitis ini harus dihindari dan diputus mata rantainya. Sebaiknya pasangan yang akan melangsungkan pernikahan seharusnya memeriksakan diri terlebih dahulu agar keturunan yang dihasilkan tidak membawa virus yang diturunkan orang tuanya,” seru Rachmat.
Sejak dibuka Sabtu kemarin, tercatat 300 pasien yang melalukan pemeriksaan hepatitis dimana observasinya berdasarkan hasil pemeriksaan sampel darah.( Andi Ahmad)






Comments :
Poskan Komentar