Pimpinan Bersama Crew Redaksi, Biro Perwakilan Daerah, dan Staf Kantor Beritakota Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2012

...

Biro Perwakilan Sulawesi Selatan Kantor Berita Nusantara Menerima Pemasangan Iklan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pada Pemilu Kada Dengan Harga Murah Hubungi Kantor Biro. Jl. Andi Mappanyukki No.24 B Makassar

Ingin memasang iklan ucapan dan advetorial pada Kantor Berita Kota Nusantara (KABAR News) di Kota anda untuk wilayah Se Nusantara Indonesia silahkan hubungi Biro Perwakilan Indonesia Barat ; Wawan, Jakarta,Biro Perwakilan Indonesia Timur Makassar: A.A.Effendy; Biro Makassar : Rizaldi H.Jamal, Jl.Andi Mappanyukki No.24B,Biro Perwakilan Maros,Pangkep,Barru: H.Sakkar Rauf, Biro Perwakilan Takalar : Burhan, Biro Perwakilan Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba : M.Rizal Noer, Biro Perwakilan Kaltim di Balikpapan: MUH. DARWIS.K Jl.Letjend Suprato No.1 Balikpapan pada Biro Perwakilan Sulut di Manado : Budianto,Biro Perwakilan Gorontalo : Rahmad Nur, Jl. Pangeran Hidayat No.1 Gorontalo. Biro Perwakilan Papua Barat. Sorong : FRANKY PANGKEY .Sulawesi Tenggara : YUSNANDAR, Kendari, Sulawesi Barat : YUSAK.NL. Jl. Sultan Hasanuddin No.7 Mamuju. Papua : Hendro Nur K.(Jayapura).


DD 1 ada dua di Gubernuran,......? Mobil Dinas Gubernur Sulsel yang memakai DD 1 ada dua Merek/Type yang berbeda terparkir di Panggung Upacara Gubernuran Sulsel(Foto: Iwan/ AA.Effendy)

Pembangunan Bandara Udara Kolaka Hanya Telan Dana Rp 4,5 M

Asisten I : Bandara Sangia Nibandera Dapat Rekor Muri

Makassar, KBN News-Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, kini punya bandar udara (bandara) baru. Namanya Bandara Sangia Nibandera. Bandara ini terletak di Kecamatan Tanggetada, sekira 40 kilometer arah selatan dari dari ibu kota Kabupaten Kolaka.

Asisten I Pemkab Kolaka, Syarifuddin Lapase menjelaskan bahwa data dari Dinas Perhubungan Pemerintah Kabupaten Kolaka menyebutkan, panjang landasan pacu bandara tersebut sekira 1.400 meter. Lebarnya 30 meter. Bandara itu berada di atas lahan seluas 66 hektare.

Menurut Lapase pada Tanggal 25 Juni 2010 Tahun yang lalu Wakil Menteri Perhubungan RI Bambang Susantono meresmikan pengoperasian bandara tersebut. Peresmian bandara ini ditandai dengan pendaratan perdana pesawat baling-baling ATR 72-500 Wings Air di bandara tersebut pada hari itu juga. Wings Air adalah anak usaha Lion Air.

"ATR merupakan pesawat berbadan kecil berkapasitas 70 orang dan bisa mendarat di bandara udara (bandara) dengan panjang runway 1.100 meter yang umumnya terdapat di wilayah terpencil," ucap Syarifuddin kepada Wartawan di Makassar, Sabtu (10/12).

Bedah Bandara

Asisten I menambahkan pula bahwa Bandara ini dibangun melalui program Bedah Bandara, Bedah Kecamatan di Kecamatan Tanggetada pada program Gerakan Pembangunan Masyarakat Sejahtera tanpa mengandalkan APBN dan APBD,paparnya.

Seperti halnya bandara lain, kelak bandara ini akan memiliki call sein sendiri yang teregister dalam daftar nama-nama bandara di dunia. erkait kenyamanan calon penumpang dan keluarganya, di sekitar areal bandara terpasang alat komunikasi dari pihak Telkomsel yang telah memasang perangkat komunikasinya untuk layanan seluler. Sementara Wings Air juga telah memasang dan melakukan uji coba perangkat jaringan.

"Jadi nantinya semua jadwal dan lalu lintas penerbangan sudah online termasuk data manifestnya. Jadi semuanya sudah siap beroperasi, tinggal menunggu seremoni peresmian dan masyarakat sudah bisa mem-booking tiket,'' jelas Syarifuddin Lapase.

Sebenarnya, mengenai bandara, bukan hal baru bagi masyarakat Kolaka, apalagi bagi warga di Kecamatan Pomalaa. Jauh sebelum Bandara Sangia Nibandera diresmikan pengoperasiannya itu, Pomalaa telah memiliki bandara.

Pesawat yang mendarat di bandara Sangia Nibandera terbilang pesawat berbadan kecil. Rutenya pun dari Makassar ke Pomalaa atau sebaliknya.

Dibangun atas Swadaya Masyarakat

Perihal Bandara Sangia Nibander, banyak hal yang menurut saya pantas diberi apresiasi positif terhadap mereka yang telah berperan penting terwujudnya bandara tersebut. Sebab bandara ini rupanya dibangun tanpa dana yang bersumber dari anggaran pendapatan da belanja daerah (APBD) maupun dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Buhari mengatakan, bandara ini dibangun dengan dana yang bersumber dari swadaya masyarakat setempat, khususnya dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kolaka.

Perusahaan-perusahaan dimaksud di antaranya PT Antam Tbk, PT Inco, PT Sumber Setia Budi (SSB), PT DRI, DJL, AMI, TRK, Bola Dunia, dan Perusda. Khusus PT Antam Unit Nikel Pomalaa, seperti disampaikan Asisten I Pemkab Kolaka, telah menggelontorkan dana hanya senilai Rp 4,5 miliar saja.

Sebagian besar sumbangan dalam bentuk bahan materi, seperti pasir, aspal, dan alat berat. Semua sumbangan itu dikoordinir Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kabupaten Kolaka. Ditaksir, pembangunan bandara ini menghabiskan dana sekira Rp 54 miliar.

Pembangunan bandara ini pun terbilang cepat yakni hanya 11 bulan. Atas "prestasinya" itu, bandara ini mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) yang mencatat sebagai bandara paling cepat dibangun dan sebagai bandara pertama di Indonesia yang dibangun dari swadaya masyarakat. (Andi Ahmad)

Comments :

0 komentar to “Pembangunan Bandara Udara Kolaka Hanya Telan Dana Rp 4,5 M”
 

Harian Media Indonesia

Harian Kompas

Harian Tribun Timur

Kantor Berita Kota Nusantara Online

Kabar Terkini Tv One

Portal Berita Viva News

Posting Berita




Widget edited by Seby-Antoe.com

Situs Presiden Republik Indonesia

Tempointeraktif.com

detikcom