Pimpinan Bersama Crew Redaksi, Biro Perwakilan Daerah, dan Staf Kantor Beritakota Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2012

...

Biro Perwakilan Sulawesi Selatan Kantor Berita Nusantara Menerima Pemasangan Iklan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pada Pemilu Kada Dengan Harga Murah Hubungi Kantor Biro. Jl. Andi Mappanyukki No.24 B Makassar

Ingin memasang iklan ucapan dan advetorial pada Kantor Berita Kota Nusantara (KABAR News) di Kota anda untuk wilayah Se Nusantara Indonesia silahkan hubungi Biro Perwakilan Indonesia Barat ; Wawan, Jakarta,Biro Perwakilan Indonesia Timur Makassar: A.A.Effendy; Biro Makassar : Rizaldi H.Jamal, Jl.Andi Mappanyukki No.24B,Biro Perwakilan Maros,Pangkep,Barru: H.Sakkar Rauf, Biro Perwakilan Takalar : Burhan, Biro Perwakilan Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba : M.Rizal Noer, Biro Perwakilan Kaltim di Balikpapan: MUH. DARWIS.K Jl.Letjend Suprato No.1 Balikpapan pada Biro Perwakilan Sulut di Manado : Budianto,Biro Perwakilan Gorontalo : Rahmad Nur, Jl. Pangeran Hidayat No.1 Gorontalo. Biro Perwakilan Papua Barat. Sorong : FRANKY PANGKEY .Sulawesi Tenggara : YUSNANDAR, Kendari, Sulawesi Barat : YUSAK.NL. Jl. Sultan Hasanuddin No.7 Mamuju. Papua : Hendro Nur K.(Jayapura).


DD 1 ada dua di Gubernuran,......? Mobil Dinas Gubernur Sulsel yang memakai DD 1 ada dua Merek/Type yang berbeda terparkir di Panggung Upacara Gubernuran Sulsel(Foto: Iwan/ AA.Effendy)

IPDN : Praja Anak Gubernur Sulsel Meninggal Diluar Kampus

Bandung, KBN News - Kasubag Humas Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Sudaryana menegaskan Rinra Sujiwa Syahrul Putra (21) meninggal di luar kampus IPDN. Anak Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo itu diketahui tidak kembali ke kampus pasca pergi ke Makassar untuk berobat seperti yang diungkapkan keluarganya.

"Meninggalnya di luar kampus. Saya pastikan meninggalnya bukan di sini (IPDN)," ujar Sudaryana saat ditemui di Kampus IPDN, Jalan Raya Jatinangor, Senin (31/1/2011),seperti dikutif Detikcom.

Ia memperkirakan setelah kembali dari Makassar, Rinra tinggal di kosan yang berada di sekitar kawasan Jatinangor. Namun, pihak kampus tidak tahu di mana yang bersangkutan tinggal sejak Sabtu lalu.

Sementara seharusnya, kata dia, praja IPDN tinggal di asrama atau barak yang ada di lingkungan kampus. Setelah pulang dari Makassar, Sabtu (29/1/2011), Rinra atau keluarganya pun tidak melapor ke pihak kampus.

"Dia tidak lapor ke pihak kampus. Tapi nanti saya cek lagi. Sementara soal kosan, saya tidak tahu itu kosan siapa. Mungkin kosan saudaranya atau sengaja disewa keluarganya atau yang bersangkutan," katanya.(Saputra)



Selengkapnya...

IPDN Tidak Tahu Penyebab Kematian Praja Anak Gubernur Sulsel

Bandung, KBN News - Pihak IPDN mengaku tidak mengetahui jika Rinra Sujiwa Syahrul Putra (21) sakit lambung parah. Bahkan pihak IPDN pun mengaku tidak mengetahui siapa yang membawa Rinra ke AMC Hospital Cileunyi. Saat tiba di rumah sakit, anak dari Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo itu telah meninggal.

Kasubag Humas IPDN Sudaryana mengatakan pengasuh asrama telah memberikan izin istirahat bagi Rinra pada Kamis lalu (27/1/2011). "Dari kamis itu sebenarnya dia sudah dikasih izin sama pengasuhnya untuk istirahat sampai sembuh," ujar Sudaryana, saat ditemui di Kampus IPDN, Jalan Jatinangor, Senin (31/1/2011),seperti dikutif Detikcom.

Seperti yang disampaikan pihak keluarga, Rinra pada Kamis itu dibawa ke Makasar. Namun teryata pihak IPDN pun tak mengetahui Rinra dibawa ke Makassar untuk berobat. Sudaryana juga tidak tahu sejak kapan Rinra mengeluhkan sakit lambung. Pihak keluarga mengklaim jika Rinra meninggal karena sakit lambung.

"Kami hanya memberikan izin untuk istirahat. Masalah dia mau dibawa ke Makassar atau istirahat di sini, itu di luar kewenangan kami," ungkapnya.

Saat disinggung apakah Rinra sempat di bawa ke klinik yang ada di sekitar IPDN, Sudaryana pun mengaku tidak tahu. "Nanti saya cek lagi. Saya juga tidak tahu pasti," katanya.

Sementara sejak minta izin istirahat, sambung Sudaryana, Renra terus didampingi pihak keluarga. Sehingga menurutnya, pihak IPDN tidak tahu siapa yang mendampingi Renra selama pergi ke Makassar dan istirahat di Jatinangor.

"Katanya sih didampingi terus pihak keluarga. Tapi siapa yang mendampingi saya juga tidak tahu. Termasuk yang membawa Rinra ke rumah sakit," pungkasnya. (Saputra)
Selengkapnya...

Jenazah Dindra Disemayamkan, Rujab Gubernur Sulsel Dipadati Pelayat

Foto : Tribun Timur
Makassar, KBN News-Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, masih tak kuasa menahan duka atas wafatnya putra bungsunya, Rinra Sujiwa Syahrul Putra. Ia tak henti-henti meneteskan air mata menyaksikan jasad putranya yang sudah kaku.

Di rumah jabatan Gubernur Sulsel, tempat jenazah Rinra disemayamkan, malam ini, ratusan pelayat masih setia menunggu. Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar dan sekitarnya sejak sore tadi, tidak membuat mereka beranjak sedikitpun.

Di ruang tengah rumah jabatan, para pelayat duduk terpekur menyaksikan jenazah praja IPDN tersebut.

Ibunda Rinra, Ayunsri Harahap, terus terisak didampingi keluarga yang lain. Sedangkan kakak Rinra, Indira Chunda Tita, juga terlihat terpekur. Tangannya terus memegang foto adiknya. Suasana rumah duka tampak hening. Hanya suara isak tangis dan yang terdengar sesekali.

Sumber: Tribun Timur.
Selengkapnya...

Gubernur Sulsel Berduka, Anaknya di STPDN Meninggal

Makassar, KBN News-Anak Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Dinda Rindra, yang saat ini sedang menempuh pendidikan di kampus STPDN Jatinangor, Jawa Barat, meninggal.

Belum diketahui pasti apa penyebab meninggalnya anak bungsu Gubernur Sulsel itu. Kini jenazah Rindra dilaporkan berada di Jakarta.
Jenazah Rinra Sujiwa Syahrul (19), putra bungsu Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, sementara dalam perjalanan udara dari Bandara Cengkareng Jakarta, ke Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (31/1/2011). Jenazah akan disemayamkan di rumah Jabatan Gubernur Sulsel dui Jl Jenderal Sudirman, Makassar.

Saat ini hampir semua keluarga besar tengah berkumpul di rumah jabatan di Jalan Sungai TangkaRinra saat ini menempuh pendidikan di STPDN.

Sumber: Tribun Timur.
Selengkapnya...

Kelompok Lintas Agama Tanam 112.500 Pohon di Lereng Merapi

Yogyakarta, KBN News-Kerusakan alam akibat letusan Gunung Merapi menginspirasi gabungan kelompok lintas golongan dan agama, Konsorsium Penghijauan Area Lereng Merapi atau PALM melakukan gerakan penghijauan di lereng Merapi. Hingga akhir Februari 2011, sebanyak 112.500 bibit pohon ditanam secara bertahap di wilayah Kecamatan, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta.


Koordinator Lapangan Konsorsium PALM Kari Tri Adji mengatakan, penanaman bibit pohon dimulai sejak, Senin (17/1/2011) lalu. Sebanyak 112.500 bibit pohon akan disebar di tiga desa seluas 75 hektar, meliputi Umbulharjo, Kepuharjo, dan Glagaharjo, seperti dilansir Kompas.

Penghijauan lereng ini difokuskan pada daerah-daerah yang mengalami kerusakan parah akibat terjangan lahar dan awan panas Gunung Merapi.

Di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo yang merupakan tempat tinggal Mbah Maridjan misalnya, seluruh pohon di kawasan itu hangus dan tinggal menyisakan lahan gundul. Karena itu, penghijauan terus menerus dilakukan di tempat itu.

Setiap hari sebanyak 2.000 batang pohon tertanam. Kami targetkan akhir Februari 2011 mendatang seluruh bibit pohon dapat tertanam, ucapnya, Minggu (30/1/2011) di sela penanaman bibit pohon oleh para sukarelawan, di Cangkringan, Sleman, Yogyakarta.

Konsorsium PALM merencanakan penanaman total sebanyak 112.500 bibit pohon keras dan pohon buah-buahan yang mampu hidup pada ketinggian 800 hingga 1.100 meter di atas permukaan laut. Beberapa jenis pohon yang ditanam, antara lain Pinus, Gayam, Sengon, Mahoni, Aren, Alpukat, dan Manggis.

Hingga saat ini, sebanyak 43 elemen lintas golongan dan agama tergabung dalam Konsorsium PALM. Secara sukarela, kelompok ini secara bertahap melakukan penghijauan di kawasan lereng Merapi.

Selain melakukan penghijuan, Konsorsium PALM juga melakukan perbaikan sumber mata air Umbul Wadon di Kali Kuning, Cangkringan. Namun, perbaikan selalu terkendala lahar dingin yang beberapa kali menerjang.

Bantuan berlimpah

Hanya dalam waktu 15 hari, sebanyak 112.500 bibit pohon berhasil terkumpul. Karena tingkat kepedulian masyarakat yang tinggi untuk menyumbang, Konsorsium PALM terpaksa menghentikan sementara penerimaan bantuan bibit pohon.

"Untuk sementara, kami terpaksa tak menerima bantuan karena kami takut bibit-bibit pohon terlampau berlebih dan justru nantinya mati. Sekarang kami fokuskan pada penanaman pohon dan dari periode Februari hingga Juni 2011 perawatan dan pemupukan akan terus kami pantau," kata Kari.

Pada Minggu, (30/1) para relawan dari berbagai kelompok terlibat dalam penghijauan di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan.

Agung Sulistyo, koordinator relawan Rumah Sakit Panti Rapih mengatakan, sebanyak 60 ka ryawan Rumah Sakit Panti Rapih dikerahkan untuk menanam sebanyak 240 bibit pohon.

"Aksi ini sifatnya sukarela, setiap hari Minggu dan hari libur kami selalu menyempatkan diri untuk melakukan penghijauan di sini," ucapnya.(saputra)
Selengkapnya...

Ratusan Pedagang Lakukan Demo di Kantor Kecamatan Bungursari

Purwakarta,KBN News-Ratusan pedagang bersama para mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Purwakarta melaksanakan aksi demo ke kantor Kecamatan Bungursari, Purwakarta, Kamis (27/1) terkait rencana pihak kecamatan yang akan melakukan pembongkaran warung-warung yang berdiri di ata lahan milik Perhutani.

Pihak kecamatan beralasan pembongkaran warung di atas lahan milik Perhutani itu tanpa mengantongi ijin dan pembongkaran itu guna menata kawasan Jalan Raya Purwakarta-Cikampek di daerah Bungursari, Purwakarta.

Sebelum aksi demo dilakukan, ratusan pedagang yang berada di Desa Wanakerta, Kecamatan Bungursari sempat melakukan pembakaran ban bekas di pinggiran jalan raya Sadang-Purwakarta sejak pagi sekira pukul 08.00 WIB.

Aksi pembakaran ban bekas itu terkait dengan rencana aparat dibawah pimpinan Camat Bungursari, Jaenal Arifin yang akan melakukan pembongkaran warung-warung yang jumlahnya mencapai 23 buah. Warung-warung yang ditertibkan itu sebagian besar merupakan tempat pengumpulan pasir (pull pasir).



Daripada aparat yang lebih awal mendatangi lokasi pembongkaran, ratusan pedagang dibawah pengawalan sejumlah aktivis HMI Purwakarta giliran yang mendatangi kantor Kecamatan Bungursari.



Dalam dialog yang berlangsung di aula kantor kecamatan, para pedagang mempertanyakan rencana pembongkaran warung yang bisa mematikan usaha masyarakat. Mereka pun mempertanyakan kebijakan yang terkesan pilih kasih dengan tidak melakukan pembongkaran terhadap tempat usaha yang juga didirikan di atas lahan milik Perhutani. "Ya kalau rencana penertiban ini berlaku secara menyeluruh tidak ada masalah," kata mereka.



Hal senada diungkapkan aktivis HMI, Andi yang meminta pemerintah daerah memberikan solusi terhadap rencana ini bukan seperti sekarang dimana masyarakat tidak boleh mencari penghasilan.



Menurutnya, tujuan dari hutan itu dimanfaatkan sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat sehingga tidak ada alasan bagi Perhutani yang diberi wewenang mengelola hutan untuk mengusir begitu saja masyarakat yang tengah mencari usaha. "Pemerintah sebaiknya turut memikirkan masyarakatnya, bukan dengan mengusir
masyarakat yang tengah berusaha," katanya.



Dijelaskan, dalam Undang-undang dasar disebutkan bahwa pemerintah wajib memberikan kehidupan yang layak buat warga negaranya. "Tapi kalau seperti ini yang dilakukan itu berarti melawan Undang-undang dasar," jelasnya.



Sementara itu, Camat Bungursari Jaenal Arifin didampingi Polhut Perhutani Ajun Komisaris Yonif, Kapolsek Bungursari Ajun Komisaris Wahyudin dan Danramil Bungursari Kapten Darsono mengatakan bahwa mereka melaksanakan penertiban itu dalam rangka menegakan aturan. Pasalnya, para pedagang yang mendirikan tempat usaha itu berada di atas lahan milik Perhutani.



"Kami ini mendapatkan perintah dari Perhutani dan Bupati Purwakarta untuk menata kawasan Bungursari terutama menertibkan warung yang berdiri di atas lahan Perhutani yang tidak mengantongi ijin," kata Jaenal.(Saeful R. Sutedjo
Selengkapnya...

Anggaran Jalan Dan Jembatan Gorontalo Meningkat 47 Persen

Gorontalo,KBN News-Memasuki tahun 2011 anggaran jalan dan jembatan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Gorontalo pada bidang Bina Marga meningkat 47 persen. Naiknya persentase itu kata Kepala Sub Bidang Bina Marga, Ir H Benyamin Hadju MM, tidak lepas dari lobi-lobi yang dilakukan Gubernur Gorontalo H. Gusnar Ismail pada tujuh kementerian.

"Ini semua berkat upaya kerja keras pak Gubernur dimana pada Oktober 2010 kementrian Bappenas dan kementrian PU memfasilitasinya dan hasilnya anggaran yang diprogramkan pada APBN untuk provinsi Gorontalo meningkat Rp 210 milyar, "Jelas Benyamin Hadju belum lama ini.

Sebelumnya, pada tahun 2010 anggaran jalan dan jembatan di Gorontalo berkisar Rp 142 milyar. "Jadi jika kita lihat kenaikannya sangat signifikan, dan khususnya anggaran APBN kita sisa menunggu SK Kementerian PU tentang pengangkatan satuan kerja (satker) dan PPK "ungkapnya.

Dia mengharapakan pada bulan Januari anggaran APBN dapat terealisasi sehingga program pembangunan jalan dan jembatan sudah dapat dilaksanakan. "Memang pada 2010 ada dana perbantuan yang ditangani tiap SKPD dan dana APBD yang telah disahkan DPRD provinsi untuk bina marga berkisar Rp 20 milyar, namun itu belum dapat mencukupi untuk menangani jalan-jalan provinsi, agropolitan. " katanya. (Nur)
Selengkapnya...

Warga Miskin di Luwu Masih Capai 31 Persen

 Laporan: Abduh Bakrie Pabe- Palopo

Palopo,KBN News-Semangat perjuangan perlawanan rakyat Luwu 65 tahun silam adalah selain cita-cita memerdekakan diri dari penjajah juga memerdekakan anak cucu dalam pemenuhan kebutuhan sosial ekonomi, kemerdekaan berpeluang yang sama, kemerdekaan menikmati hasil pembangunan.

Demikian diungkapkan oleh Wakil Rektor III Universitas Andi Djemma Palopo saat berbicara pada seminar Internasional kerjasama Universitas Andi Djemma dengan University Of Sidney di Palopo pekan silam.

Kemerdekaan itu yang diinginkan secara utuh oleh pejuang perlawanan rakyat Luwu dan tidak sekedar upacara seremonial yang tentu menghabiskan uang rakyat yang tidak sedikit, ungkap Sakaruddin, yang di dampingi Koordinator Tim Media Centre Malindo, M. Abduh Bakry Pabe.

Saat ini terdapat 31,05 % rakyat Luwu berada dibawah garis kemiskinan atau hamper 180 ribu jiwa yang tersebar di 4 Kabupaten – Kota se Tanah Luwu, urai Sakaruddin. Untuk beras makan keluarga saja susah walau dibantu raskin, susah untuk berobat ke rumah sakit dan susah menyekolahkan anaknya, urai sakaruddin.

Itulah sebabnya di hari jadi 743 Tanah Luwu ini saya memilih turun ke Desa berdialog ikut prihatin dengan rakyat Luwu yang menderita karena banjir sepanjang DAS rongkong di Desa Wara Malangke Barat Lutra dan menelusuri kehidupan petani poros Palopo – Bastem bersama mahasiswa Universty Of Sidney, juga berinteraksi dengan beberapa penghuni gubuk sepanjang poros Palopo – Masamba, mereka menyampaikan kebutuhannya yang sederhana butuh makan yang teratur papar Sakaruddin.

Kemiskinan di Tanah Luwu selain dibutuhkan Bupati – Walikota yang kreatif luar biasa untuk rakyat juga tidak lepas 5 aspek ketertinggalan Tanah Luwu dari pembangunan Sulsel yakni, pertama; Pembangunan pengairan yang minim setidaknya 30 tahun terakhir guna menjadikan Tanah Luwu sebagai sentra beras karena Tanah Luwu memiliki lahan persawahan terluas di Sulsel dengan 15 sungai sebagai potensi air, kedua Jalur akses pasar antar pulau/ eksport di Makassar, melewati kurang lebih 10 pos ekonomi dan sumpritan di jalan yang memeras pengusaha hasil bumi kita, ketiga Volume pembangunan pasar lokal yang minim, seperti terminal hasil pertanian, perkebunan, kehutanan dan kelautan, keempat Akses memperoleh Pendidikan Tinggi ke Makassar tertinggal dilihat dari aspek geografis dan ekonomi walau di Kota Palopo terdapat 14 PTS sebagai solusi, kelima Minimnya peluang Pamong Tanah Luwu untuk jadi Pejabat Provinsi seperti Kadis, karo, lebih – lebih jadi Sekda apalagi Wagub dan Gubernur, akhir Sakaruddin. (Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Diduga Ada Petugas Cleaning Service Fiktif di Dinas Pendidikan Sulsel

Makassar, KBN News-Sejumlah mantan petugas Cleaning Service yang telah terangkat menjadi PNS beberapa tahun lalu, hingga kini namanya direkayasa, seolah-olah masih berstatus honor dan dipekerjakan sebagai petugas CS tanpa mendapatkan upah.

Informasi yang diperoleh pada Dinas Pendidikan Nasional Sulsel sebulan terakhir ini, tidak menemukan satupun petugas Cleaning Service yang melaksanakan tugas sebagai CS di kantor tersebut.

Hal ini bertentangan dengan keterangan dan pengakuan Direktur CV Nikmat yang dihubungi melalui telepon celulernya, Dia mengakui bahwa benar perusahaannya yang menangani menyangkut tenaga Cleaning Service di Dinas Pendidikan Nasional Sulsel, dan ada 20 orang yang tercatat bekerja sebagai tenaga Cleaning Service dengan upah Rp 700 Ribu per bulannya.

Ini berdasarkan upah para CS yang masuk kerekeningnya, namun setelah anggaran tersebut masuk kerekeningnya dia lalu menyerahkannya ke ibu Ester Gala (Kabag umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan Nasional Sulsel).

Sewaktu ditanyakan, kenapa mesti diserahkan ke Ester Gala, dijawab oleh Direktur CV Nikmat bahwa perusahaan miliknya dipinjam oleh Ester untuk menangani pengadaan tenaga CS yang ada. “Perusahaan saya dipinjam oleh Ibu Ester, untuk menyuplai tenaga kerja CS,” tandasnya.

Ester Gala menyangkal jika ada PNS atau mantan CS yang dipekerjakan lagi sebagai petugas CS, hal itu dikatakan saat ditemui dikantornya belum lama ini.

Ester juga mengatakan jika ada petugas CS yang mengaku tidak menerima gaji tolong tunjukan siapa orangnya. “Siapa orangnya yang mengaku tidak menerima gaji,” katanya menantang.

Dia mengakui yang mengelola anggaran CS adalah CV Nikmat Karya.
Namun anehnya, saat diminta alamat perusahaan tersebut untuk dikonfirmasi, Ester bungkam dan mengatakan tidak tahu dimana....???

Kepala Bagian Keuangan Dinas Pendidikan Nasional Sulsel, Hery, mengaku tidak tahu menahu soal Petugas Clening Service. Namun dia mengakui upah CS telah dibayar, yang dicairkan per-triwulan. (Bersambung)(Candra/Poros Sulawesi)
Selengkapnya...

Legislatif Sorot Penyataan Bupati TTU Terkait Kas Daerah Kosong

 Laporan: Giran Bere- Kefamenanu

KEFAMENANU, KBN News - Pernyataan Bupati Timor Tengah Utara Raimundus Fernandes di sebuah media harian daerah, Minggu 9 Januari 2011, bahwa kas pemerintah daerah Kabupaten TTU kosong, spontan mendapat sorotan tajam pada saat pelaksanaan sidang III DPRD TTU,terkait pemandangan umum fraksi DPRD terhadap penyampaian pengantar nota keuangan atas rancangan anggaran pendapatan belaja daerah tahun anggaran 2011 dan penyampaian 7 buah Rancangan Peraturan daerah kabupaten Timor Tengah Utara.

Fraksi golkar dalam pemandangan umum tertulis yang dibacakan oleh Anton lake mengatakan bahwa pernyataan Bupati tersebut telah memicu tanggapan yang berbeda-beda oleh masyarakat TTU sampai pelosok Desa-desa, kemudian menurutnya pernyataan tersebut sebagai pernyataan politis untuk memfitnah pimpinan daerah sebelumnya atau sebaliknya hanya ingin menaikan popularitas semata, lalu yang berikutnya menurut partai Golkar, mempertanyakan berapa saldo kas pemerintah kabupaten per tanggal 31 desember 2010 dan pos-pos keuangan mana saja.

Selain beberapa pernyataan tersebut di atas, partai Golkar juga mengecam kebijakan Bupati untuk melakukan Pemutusan Hubunga Kerja (PHK) terhadap tenaga kontrak daerah yang dianggap tidak lazim dan sangat meresahkan masyarakat terutama bagi mereka tenaga kontrak daerah dan keluarganya. Apalagi ada pernyataan Bupati bahwa tenaga kontrak daerah Tahun Anggaran 2010 dasar perekrutannya adalah bernuansa politis karena ada pesanan untuk mendukung Calon Bupati/wakil Bupati tertentu. Padahal semua pengangkatan tenaga kontrak daerah sudah direncanakan sesuai kebutuhan daerah dan telah diproses sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Sedangkan dilain pihak Bupati/Wakil Bupati sekarang dengan sadar juga telah merekrut tenaga yang tidak jelas statusnya untuk melayani Bupati/Wakil Bupati serta keluarganya sebagai tenaga sopir dan pengaman pada barang-barang dan aset daerah.
Partai Golkar juga mengkritisi program dan kegiatan belanja bantuan sosial, khususnya pada pemberian subsidi beras miskin kepada KK miskin dalam bentuk beras Raskin gratis adalah sangat tidak mendidik masyarakat dan akan menimbulkan kecemburuan serta membentuk mental ketergantungan masyarakat terhadap bantuan-bantuan gratis tanpa melalui upaya untuk memperoleh penghasilan berupa uang.
Dalam pemandangan umum pada sidang III DPRD tersebut, kebanyakan semua fraksi menolak rencana Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada tenaga kontrak daerah tahun anggaran 2010.

Selengkapnya...

Kendaraan Berplat Timur Leste Pakai Subsudi BBM Indonesia

 Laporan: Giran Bere- Kefamenanu

KEFAMENANU,KBN News- Kendaraan roda empat bernomor plat negara Timor leste yang setiap hari keluar- masuk ke wilayah Indonesia khususnya Kabupaten Timor Tengah Utara yang langsung berbatasan dengan wilayah enclave distrik Oecusse negara Timor Leste selalu mengisi bahan bakar khususnya bensin dan solar yang juga adalah merupakan BBM subsidi dari pemerintah.

Pantauan wartawan dilapangan nampak puluhan mobil berplat nomor luar negeri hilir mudik diwilayah negara Indonesia khususnya kota Kefamenanu ketika bahan bakarnya habis selalu mengisi di beberapa SPBU dan eceran yang dijual hampir disepanjang jalan protokol kota kefamenanu.

Wakil ketua DPRD kabupaten Timor Tengah Utara Hermegildus Bone yang ditemui wartawan dikediamannya belum lama ini, secara tegas sangat menyayangkan kendaraan berplat nomor negara timor leste tersebut.

Menurutnya seharusnya khusus untuk kendaraan tersebut dibuatkan SPBU khusus di perbatasan dengan harga standar internasional sehingga mereka jangan seenaknya ikut mengkonsumsi BBM bersubsidi, seolah-olah mereka juga membayar pajak. “ pemerintah harus membuat satu regulasi yang jelas sehingga kita jangan sampai dirugikan dengan kendaraan berplat nomor asing yang seenaknya menikmati BBM kita.” Menurutnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat lemah dan kedepan menurutnya pemerintah pusat perlu memperhatikan persoalan tersebut

Berbeda dengan wakil ketua DPRD TTU, Ketua Fraksi Partai Demokrat Frans Tatang Sallu menilai bahwa kendaraan berplat nomor asing yang mengisi BBM tersebut sebenarnya disatu sisi sangat menguntungkan, karena yang langsung mendapat keuntungan tersebut adalah masyarakat langsung.” Menurut saya sebenarnya tidak ada persoalan karena masyarakat kita yang langsung menikmati hasil penjualan tersebut karena secara tidak langsung sudah bertambah lagi konsumen dan kalau yang saya pantau bukan hanya BBM saja yang dibeli tetapi bahan-bahan yang lain berupa sembako juga ikut di beli dan dikonsumsi.”
Selengkapnya...

AS Minta Indonesia Kurangi Emisi dari Hutan

Jakarta, KBN News-Amerika Serikat mendukung kepemimpinan Indonesia dalam isu perubahan iklim dan komitmennya untuk mengurangi emisi sebesar 26 persen di bawah standar bisnis hingga 40 persen dengan bantuan internasional.

Maka, AS mengimbau Indonesia mengurangi emisi yang berasal dari hutan dan lahan gambut, yang merupakan sumber emisi tertinggi di tanah air saat ini.

Salah satu upaya melestarikan hutan Indonesia adalah memerangi pembalakan liar dan perdagangan kayu yang berasal dari hasil pembalakan tersebut.

"Amerika Serikat dan Indonesia menunjukkan komitmen mereka bersama untuk memerangi pembalakan liar dan perdagangan kayu yang berkaitan dengan hal tersebut dengan menandatangani sebuah nota kesepakatan (MOU) pada 2006," demikian pernyataan dari Kedutaan Besar AS di Jakarta, Jumat 21 Januari 2011,seperti dilansir vivanews.

Menurut keterangan dari Kementrian Kehutanan Indonesia, emisi Gas Rumah Kaca yang terjadi di sektor kehutanan bersumber dari deforestasi - meliputi konversi hutan untuk penggunaan lain seperti pertanian, perkebunan, pemukiman, pertambangan, prasarana wilayah - dan degradasi, yaitu penurunan kualitas hutan akibat illegal logging, kebakaran, over cutting, perladangan berpindah, serta perambahan.

Maka, kelompok-kelompok kerja (pokja) Amerika Serikat dan Indonesia telah melaksanakan beberapa program dalam rangka mendukung MOU tersebut, diantaranya menggelar Digital Video Conferences (DVC) secara berkala. Melalui DVC, pokja-pokja ini membahas beragam isu seperti dialog regional, pertukaran data, Lacey Act, dan pelatihan.

Kedua negara juga telah menyelenggarakan dua Dialog Regional di Jakarta dan Hawaii. Kedua Dialog Regional ini melibatkan negara-negara Asia-Pasifik yang memiliki masalah dan kendala dalam memberantas pembalakan liar dan penyelundupan kayu.

"Selain dihadiri oleh peserta dari Amerika Serikat dan Indonesia, Dialog Regional juga diikuti oleh perwakilan dari Malaysia, Cina, dan Jepang. Negara-negara ini saling berbagi informasi dan memaparkan upaya perlindungan hutan di negara masing-masing," demikian pernyataan Kedubes AS.

Selain itu, Badan Kepabeanan dan Perlindungan Perbatasan AS memulai kerja sama dengan Ditjen Bea Cukai dan Kementerian Kehutanan Indonesia dalam menyelenggarakan pelatihan untuk para Penyidik Pegawai Negeri Sipil.

Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam prosedur kepabeanan, seperti identifikasi batang kayu ilegal, penyelundupan, dokumen palsu serta pengendalian perbatasan. Pelatihan itu merupakan yang kedua kalinya setelah yang pertama diadakan di Surabaya pada 2009.

Dalam pelatihan selama satu minggu tersebut, para peserta belajar cara mengetahui spesies pohon berdasarkan tanda mikroskopik pada kayu. "Teknik ini akan membantu aparat berwenang Indonesia mengetahui terjadinya pengiriman kayu-kayu ilegal," kata Wakil Duta Besar AS, Ted Osius. (Saputra)
Selengkapnya...

Ratusan Warga Cibodas Aksi Demo Tuntut Mundur Kades

Purwakarta,KBN News-Ratusan warga Desa Cibodas, Kecamatan Sukatani, Purwakarta Jawa Barat melakukan aksi demo dengan membawa replika jelangkung yang di simbolkan sebagai gambaran kinerja seorang kades setempat aksi ini berlangsung di kantor Desa Cibodas, Kamis (20/1). Mereka menuntut kepala desa mundur karna selama ini di nilai tidak transparan dalam memimpin desanya serta mempertanyakan sejumlah pungutan terhadap warga yang dilakukan oleh oknum perangkat desa.

Warga yang berdatangan dari sejumlah kampung langsung menggelar berbagai spanduk dan poster yang menghujat kepala desa. Dalam orasinya, warga menyampaikan beberapa kinerja aparat desa yang dinilai tidak sesuai antara lain mengenai pendisitribusian beras miskin yang tidak tepat sasaran, pemungutan pembuatan KTP gratis, pemungutan program listrik desa, dan sikap indisipliner kepala desa.


Aparat keamanan dari Polres Purwakarta yang lebih awal tiba di lokasi meminta warga untuk mengutus perwakilannya guna berdialog dengan kepala desa. Dalam dialog yang dipimpin Camat Sukatani, Dodi Hamdani, warga mempertanyakan sejumlah kebijakan kepala desa soal pembagian beras raskin. Warga menuding beras raskin yang dibagi-bagikan tidak tepat sasaran. Pasalnya, banyak warga yang sebenarnya tidak mampu tidak mendapat bagian, sedangkan yang masuk kategori mampu malah mendapatkannya.


"Katanya beras Raskin itu untuk masyarakat yang tidak mampun akan tetapi kenyataaannya malah masyarakat yang mampu saja yang mendapatkannya," kata Hambali.


Selain itu, warga mempertanyakan harga jual beras raskin yang di masyarakat mencapai Rp 5.000/kg padahal ketentuan dari pemerintah hanya sebesar Rp 1.600/kg. Warga lain mempertanyakan kebijakan adanya pungutan dalam pembuatan KTP di Desa Cibodas. Pasalnya, adanya biaya untuk pembuatan KTP itu bertentangan dengan keputusan bupati yang melarang adanya pungutan pembuatan KTP.


Begitu pula, menurut warga program pemerintah dalam penyediaan sarana listrik (Lisdes) di Desa Cibodas tidak tepat sasaran. "Di lapangan banyak warga miskin yang belum mendapatkan lisdes, sedangkan sebaliknya justru warga yang mampun yang mendapatkan lisdes," katanya.

Mendapat berbagai pertanyaan yang "keras" dari warganya, Kepala Desa Cibodas, Hanafi berjanji akan memperbaiki kinerjanya sesuai dengan keinginan masyarakat.


Berkaitan dengan adanya pungutan dalam pembuatan KTP dan beras raskin yang dijual Rp 5.000/kg, Hanafi berjanji akan menelusuri laporan dari masyarakat tersebut.(Saeful. R.Sutedjo)
Selengkapnya...

Lomba Kemah Bakti Pramuka V di Jeneponto

Jeneponto, KBN News-Sekitar 250 Pramuka Pengak mengikuti Lomba Kemah Bakti Saka wana Bakti Ke V tingkat Kwartir Cabang Jeneponto bertempat di Bumi Perkemahan Bir Taria Kassi selama sepekan yang dibuka langsung Ketua Kwarcab Jeneponto Drs.H.Asharie Fasirie Radjamilo yang diwakili Sekretaris Kwarcab Muh.Rais Rabu, (20/1).

Pada kegiatan lomba para Pramuka Penegak akan mengikuti lomba Penanaman 1000 pohon, Lomba cerdas Cemat Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Lomba Pidato, penghijauan Karya Tulis Lingkungan Hidup serta outbon, Pelatihan dasar hidup dialam bebas bekerjasama dengan Mappala universitas 45 Makassar demikian laporan ketua Panitia Perkemahan Nawir,

Selain itu juga dilaporkan bahwa pada lomba Kemah bakti Saka wana Bakti ke V tahun 2011 kwartir Cabang Gerakan Paramuka Kabupaten Jeneponto, kegiatan seni budaya akan dilaksanakan pada malam hari serta kegiatan tekhnik kePramukaan.Jelas Nawir.
Ketua Kwartir Cabang Gerakan Parmuka kabupaten Jeneponto Drs.H.Asharie Fasirie,M.Si pada sambutannya yang dibacakan Sekretaris Kwarcab Muh.Rais, S.Pd.M.Pd, antara lain mengatakan keberadaan satuan karya seperti Wana Bakti, merupakan satu wadah bagi Generasi muda agar dapat membekali diri dalam mengaktulisasikan kemapuan atau potensi diri.

Gerakan Pramuka juga salah satu tempat berbagi membagi pengalaman Pengetahuan,sesama Genarasi Muda dengan demikian diharapkan pada kepngurusan Kwartir Cabang gerakan Paramuka Lima tahun Kedepan para anggota Pramuka dibuka ruang untuk berkreasi menpa dirinya sesuai dengan tingkatan dalam satuannya.
Kepengurusan Kwarcab yang baru bermusyawarah kemarin telah menangkan pada bulan Maret 2011 nanti memprogramkan kemah Bakti yang direncanakan bertempat di Desa Garassikang. yang merupakan amanah Muscab.

Dalam kegiatan kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Jeneponto memberikan apresiasi kepada pimpinan saka wanah Bakti kabupaten jeneponto dan seluruh Jajaran Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup terhadap akan kemaslahatan lingkungan kedepan. untuk itu dlam kemah bakti lebih memintingkan hubungan persayaudraan dan cinta lingkungan hidup sebagai Saatnya hijua (Ismei to Green).(Rizal)
Selengkapnya...

Kesehatan Terancam, Warga Di Purwakarta Keluhkan Pabrik Pembuat Closet

Purwakarta,KBN News-Sudah satu bulan ini ratusan warga yang kediamanya berdekatan dengan Are pabrik yang memproduksi kloset yang berlokasi di RT 11 RW05 Kampung Cinta Karya, Desa Cikopo, Kecamatan Bungursari, Purwakarta, Jawa Barat, mengeluhkan kesehatannya terganggu, warga menuding pabrik tersebut di duga telah mencemari lingkungan kampung setempa

Pantauan wartawan di lapangan, satu keluarga yang kediamnnya hanya beberapa meter dari area pabrik tanpa papan nama tersebut sudah terganggu kesehatannya, namun ironis pihak pabrik belum memberikan konpensasi ganti rugi apapun terkait hal tersebut.


''terus terang kami tiap hari merasakan bau kimia dari cerong asap pabrik bahkan sudah beberapa hari ini keluarga kami mengalami pusing-pusing, sesak napas dan muntah kondisi saat ini menjadi keluhan keluarga kami dan warga di sini.'' keluh Adi warga RT.11 RW.05 kampung Cinta Karya, Desa Cikopo, Purwakarta, pada wartawan, Rabu (18/1)


masih menurut adi, akibat dari damfak bau cairan kimi yang tak sedap dari pabrik ini warga sempat protes pada hari senin lalu dan beberapa unsur muspika perangkat desa dalam hal ini kepala desa dan pihak pabrik menengahinya dengan menggelar rapat namun hingga saat ini warga masih mencium bau pencemaran.


''sebenanya kami ingin pabrik ini membenahi segala operasinya jangan samapai bau asapnya kemana-mana jika ingin masih jalan, namun jika nanati segala keluhan warga tidak di indahkan kami tidak menutup kemungkinan akan menggelar aksi dengan masa yang lebih besar, bahkan warga tetangga desa karang mukti juga akan bergabung bersama kami, bila perlu pabrik di tutup saja''ancam Adi


hasil investigasi wartawan di lapangan terlihat di depan area pabrik, pembungan air limbah pabrik pembuat kloset ini dengan seenaknya di buang melalui saluran drainase milik warga, namun hingga berita ini di turnkan pihak isntansi terkait di purwakarta belum melaukan suatu tindakan atau teguran.


''gimana lingkungan kami mau sehat bila limbah pabrik di biarkan saja di buang di depan rumah kami, kondisi ini jangan samapai berlarut kami minta isntansi dinas terkait di purwakarta tegas dalam hal ini kalau perlu di beri sanksi.''salah seorang warga


di temui terpisah kepala desa Cikopo Kosim Zaenal membenarkan adanya keluahan warga yang memprotes pabrik pembuat kloset ini, pihak aparat desa telah berunding dengan pihak pabrik agar pencemaran segera di sudahi karna di khatirkan akan mengganggu kesehatan warga yang lebih parah lagi.

''kami telah menyampaikan keluhan warga ke pihak pabrik untuk segera membenahinya namun untuk kelanjutanya kami juga belum ada monitoring lagi, mudah mudahan dalam hal ini pihak perusaahan segera mendengarkan aspira warga kami.'' harap kades Cikopo


sementara itu hingga berita ini di turunkan wartawan belum berhasil konfirmasi ke pihak perusaahan terkait hal tersebut.(Saeful R.Sutedjo)


Selengkapnya...

Ratusan Warga Di Purwakarta Demo PT Indotama Ferro Alloys

 Gara-gara Diduga Cemari Lingkungan

Purwakarta, KBN News-Ratusan warga dari tiga desa di Kecamatan Babakancikao, Purwakarta dan Curug, Karawang, jawa barat dengan spontan datangi pabrik peleburan mangan PT Indotama Ferro Alloys, yang lokasi di kampung Congeang desa Cicadas, Kecamatan Babakancikao, Purwakarta jawa barat , warga tak henti hentinya menggelar orasi menuntut supaya pabrik tersebut segera di tutup karna telah mencemari lingkungan terutama pencemaran yang di timbulkan dari cerobong asap pabrik tersebut. 'kami warga desa di sini dengan tegas menolak keberaaad adanya pabrik ini karna pencemarannya sudah mennganggu warga terutama anak-anak kami yang masih kecil kesehatannya kini terancam.'' tegas Okin salah seorang koordinator pendemo. Selasa (18/1)


Aksi demo yang didominasi kaum hawa itu menuntut perusahaan agar menghentikan produksinya karena asap yang ditimbulkan dari proses produksinya sangat mengganggu masyarakat. "Asap yang ditimbulkan dari pembakaran di PT Indotama telah sampai ke rumah-rumah warga," ujar seorang pendemo.


Terkait hal tersebut Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi melalui surat edaran lampiran No.660.32/1856/BLH yang isinya menutup sementara PT Indotama Ferro Alloys menyusul aksi demo ratusan warga dari tiga desa di Kecamatan Babakancikao, Purwakarta dan Curug, Karawang yang memprotes polusi dari perusahaan tersebut, Selain itu, keputusan penghentian pabrik tersebut ditempuh karena perusahaan yang sudah beroperasi lebih dari lima bulan itu belum mengantongi ijin.


Camat Babakancikao, Purwakarta, Taufik Rahman kepada wartawan di area PT Indotama Ferro Alloys membenarkan bahwa terhitung tanggal 18 Januari 2011, PT Indotama Ferro Alloys ditutup sementara. Menurutnya, dasar penutupan pabrik tempat peleburan mangan itu karena asap yang ditimbulkan dari pembakaran itu menyebar dan sampai ke pemukiman warga. Selain itu, tempat pengolahan limbah cairnya pun yang menghasilkan asap sulfat mengganggu warga.


Hingga berita ini di turunkan pihak pabrik PT Indotama Ferro Alloys masih menggelar rapat di dalam bersama unsur muspika , warga yang masih menunggu di luar pabrik mengamcam bila tuntutan tetap tidak di gubris mereka mengancam akan kembali menggelar hal serupa dengan masa yang lebih banyak.(Saeful R.Sutedjo)
Selengkapnya...

Jaksa Agung Sosialisasikan Instruksi Presiden ke Daerah

Jakarta, KBN News - Selusin instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono soal Kasus Gayus direspon oleh Kejaksan Agung. Korps Adhyaksa itu pun menyosialisasikan instruksi tersebut ke daerah-daerah.

"Oleh karena itu saya tadi menggelar rapat pimpinan menjelaskan instruksi presiden tersebut dan nanti diteruskan ke daerah-daerah," ujar Jaksa Agung Basrief Arief di Kejaksaan Agung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (18/1/2011,seperti dilansir Detikcom.

Orang nomor satu di kejaksaan itu juga mengatakan siap diaudit sesuai instruksi nomor 3 presiden. Basrief juga menjelaskan sebenarnya setiap tahun Kejagung juga sudah rutin diaudit.

"Oh siap dong, tidak ada alasan untuk itu, harus siap. Setiap tahun kan audit dari BPK juga jalan," katanya

Berikut ini adalah 12 instruksi presiden tersebut:

1. Kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kejaksaan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, saya instruksikan untuk mempercepat dan menuntaskan kasus hukum Saudara Gayus Tambunan.

2. Tingkatkan sinergi di antara penegak hukum yang melibatkan PPATK dan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. KPK lebih dilibatkan dan dapat didorong untuk lakukan langkah-langkah pemeriksaan yang belum ditangani Kepolisian Negara Republik Indonesia.

3. Kita akan melakukan audit kinerja dan keuangan terhadap lembaga penegak hukum yang memiliki kaitan dengan kasus Gayus Tambuanan ditandai terjadinya penyimpangan dan pelanggaran di sejumlah struktur di lembaga-lembaga itu. Dalam hal ini di Kepolisian, Kejaksaan dan di Direktorat Jenderal Pajak. Saya berharap hal yang sama juga dilakukan terhadap lembaga-lembaga penegak hukum yang tidak di bawah kepemimpinan dan kendali Presiden.

4. Dalam penegakan hukum agar dijalankan secara adil dan tidak pandang bulu. 149 Perusahaan yang disebut-sebut bisa saja ada kaitannya dengan masalah perpajakan manakala dari hasil penyelidikan sudah ada bukti permulaan yang cukup dalam arti juga melakukan pelanggaran tertentu, perlu dilakukan pemeriksaan terhadapnya.

5. Guna meningkatkan efektivitas dalam penegakan hukum, saya berpendapat metode pembuktian terbalik dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku.

6. Saya instruksikan untuk mengamankan dan kembalikan uang-uang dan aset-aset negara termasuk perampasan uang yang diduga hasil korupsi dari kasus Gayus Tambunan.

7. Saya instruksikan untuk memberikan tindakan administrasi di samping sanksi hukum bagi yang dinyatakan bersalah pada semua pejabat yang nyata-nyata melakukan penyimpangan, pelanggaran dan kejahatan, termasuk mutasi dan pencopotan, yang saya berharap bagi lembaga yang belum lakukan, dapat dilakukan satu minggu ke depan.

8. Organisasi atau lembaga yang sejumlah pejabatnya melakukan kesalahan dan penyimpangan perlu dilakukan semacam penataan ulang agar bisa dibersihkan unsur-unsur yang bisa melakukan hal serupa di masa depan dan ini saya berikan waktu satu bulan ke depan.

9. Kita akan melakukan peninjauan dan perbaikan serius terhadap sistem kerja dan semua aturan yang memiliki celah atau lubang hukum untuk mencegah terjadinya penyimpangan dan kejahatan serupa di masa depan.

10. Saya ingin mendapatkan laporan secara berkala dari kemajuan penuntasan kasus hukum Gayus Tambunan ini termasuk pelaksanaan Instruksi Presiden yang secara tertulis akan segera kita keluarkan, setiap dua minggu.

11. Saya juga instruksikan untuk menjelaskan atau mengumumkan pada masyarakat luas tentang kemajuan penanganan kasus Gayus Tambunan secara berkala dan insidentil agar masyarakat dapat mengikuti apa yang telah, sedang, dan akan dilakukan oleh jajaran penegak hukum termsuk unsur pemerintah.

12. Mengaitkan kasus Gayus Tambunan, saya menugasi Saudara Wapres untuk memimpin kegiatan pengawasan, pemantauan dan penilaian Instruksi Presiden ini dengan dibantu Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum.
Selengkapnya...

SBY Minta Bandara Silangit Ditingkatkan

Terkait Mendarat Tak Mulus

Jakarta, KBN News- Presiden SBY tiga kali mendarat di Bandara Silangit Siborong-borong, Sumut. Pendaratan terakhir hari ini dirasa lebih baik dari dua pengalaman sebelumnya. Namun, SBY tetap merasa ada yang perlu ditingkatkan dari bandara tersebut.

Hal ini disampaikan SBY saat memberikan sambutan di hadapan ratusan warga Toba Samosir sekaligus meresmikan Museum Batak dan PLTA Asahan I. Bagi SBY, kawasan di sekitar danau Toba, perlu akses keterhubungan udara yang cukup baik agar mudah didatangi siapa pun.

"Keterhubungan udara mesti ditingkatkan. Tadi pagi saya mendarat di Bandara Silangit, meskipun lebih baik dari mendarat 2 kali sebelumnya, bandara tersebut mesti kita tingkatkan," ujar SBY di TB Silalahi Center, Desa Pagar Batu, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumut, Rabu (18/1/2011).seperti dilansir Detikcom.

Bagi SBY, danau Toba merupakan kawasan yang memiliki potensi wisata dan perekonomian yang tinggi. Jika ditunjang dengan infrastuktur hubungan udara yang baik, apalagi ditambah kelistrikan yang menunjang, maka investor akan berdatangan.

Selain itu, SBY juga meminta perbaikan kualitas lingkungan. Terutama dalam hal penebangan hutan agar tidak gundul. Diperlukan sebuah program berkala, seperti penanaman pohon agar kawasan Toba tetap bisa lestari keindahannya.

"Program penanaman satu miliar pohon harus terealisasi dan ditingkatkan setiap tahun," tegasnya.

Pagi tadi, rombongan pesawat yang ditumpangi SBY sempat shock karena pendaratan yang kurang sempurna di Bandara Silangit. Landasan yang pendek membuat pesawat harus melakukan pengereman maksimal hingga mencapai ujung landasan.

Dari Wikipedia, disebutkan Bandara Silangit Siborong-borong merupakan salah satu dari 7 bandara di Propinsi Sumatera Utara dengan letak di tengah-tengah antara 8 kabupaten di sekitar Kawasan Danau Toba. Bandara ini memiliki ukuran landasan pacu 1.600 m x 27 m. Jarak dari pusat kota sekitar 7 km.

Bandara dibangun di masa penjajahan Jepang, dan pembangunan kembali dilakukan tahun 1995-1997. Pada tahun 2003-2004, akhirnya bandara itu memiliki landasan pacu 1.600 meter. Pada 2005, pengoperasian Bandar Udara Silangit diresmikan oleh Presiden SBY.

Landas pacu bandara ini sebenarnya mampu didarati pesawat badan lebar sejenis Boeing. Namun harus mengurangi bagasi dan bahan bakar. (saputra)
Selengkapnya...

Aliansi Buruh Deli Serdang Kecam Keras Pimpinan Siantar Top Tbk



Terkait Pekerja Tewas Tanpa Jamsostek
Laporan : Sanco Simanullang- Medan
Medan, KBN News-Koordinator Aliansi Buruh Deli Serang (ABDES) Ir Anggiat Pasaribu didampingi Sekretaris Serikat Pekerja Nasional (SPN) Sumut Mince Simatupang di Medan, Jumat Sore(14/1) mengecam keras Pimpinan PT Siantar Top Tbk yang tidak melindungi sebagian pekerjanya kedalam program jamsostek.

”Kita sudah mendengar laporan meninggalnya Tri Ardiansyah (23), seorang buruh di PT Siantar Tob Tbk yang meninggal kecelakaan kerja, jumat tadi pagi. Kami mengutuk keras sikap pimpinan perusahaan ini karena jelas melanggar program jaminan sosial tenaga kerja (jamsostek) sebagaimana UU No 3 tahun 1992,” tegas Anggiat.

Dikatakannya, perusahaan pengembang produk-produk makanan dan minuman beralamat Jalan Medan-Tanjung Morawa Km 12.8 tersebut mempekerjakan sekitar 800 pekerja, namun yang terdaftar di jamsostek hanya sekitar 250 pekerja saja.

”Sangat kami sayangkan, almarhum Tri Ardiansyah tidak masuk jamsostek. Dan menurut laporan anggota kami di lapangan, pada hari yang sama ada seorang pekerja yang terputus tangannya, dan tidak masuk jamsostek juga,” tukas Anggiat.

Menurut Anggiat, hal ini merupakan bukti, bahwa PT Siantar Top tidak mematuhi peraturan keselamatan kerja sesuai peraturan dan secara jelas melanggar UU No 3 tahun 1992 tentang Jamsostek.

”Apabila hak hak tenaga kerja tersebut tidak diberikan sesuai peraturan yang berlaku, Kami sebagai pimpinan Aliansi Buruh Deli Serdang beserta buruh berencana menggugat PT Siantar Top ke Pengadilan,” katanya.

Pada saat kejadian, lanjut Anggiat, seluruh CCTV yang ada di perusahaan padam. Hal ini berindikasi ada yang mencoba menghilangkan alat bukti.

”Kita minta agar Bupati Deli Serdang mencabut izin perusahaan PT Siantar Top Tbk apabila tetap tidak tunduk terhadap peraturan yang berlaku di negara republik ini,” tandas Anggiat.

Senada dengan Anggiat, Sekretaris Serikat Pekerja Nasional (SPN) yang juga Bendahara Dewan Buruh Sumatera Utara (DBSU) Mince Simatupang mengutuk keras kejadian yang menimpa buruh PT Siantar Top Tbk.

”Kita sangat mengutuk keras kejadian ini. Ini adalah salah satu bukti berlarutnya kenakalan PT Siantar Top selama ini. Sebanyak 105 orang anggota SPN Deli Serdang yang di PHK, sampai sekarang tidak dibayar haknya, malah sebaliknya, pekerja dilaporkan ke penyidikan Polres Deli Derdang. Kami sedang memikirkan kan menggugat kasus ini ke Pengadilan, ” katanya.(*)
Selengkapnya...

Akibat Longsor di Kefamenanu Puluhan Rumah Rusak Berat

 Laporan: Giran Bere- Kefamenanu

Kefamenanu- KBN News- Tanah Longsor yang terjadi 11 /1/2011 lalu di kampung Alor kota Kefamenanu ibukota kabupaten Timor Tengah Utara terjadi akibat hujan yang turun terus menerus selama beberapa hari, mengakibatkan beberapa rumah warga rusak dan ambruk.

Meskipun tidak meyebabkan korban nyawa namun kerugian materi yang diderita para korban longsor tersebut mencapai ratusan juta rupiah. ada dua rumah warga yang mengalami kerusakan parah yaitu milik Gabriel Neno dan Yulianus Demang.

Pantauan media ini dilokasi kejadian nampak kedua rumah tersebut separuhnya sudah ambrol kedasar jurang yang kedalaman hampir 10 meter. Beberapa warga sekitar secara gotong royong membuat bronjong penahan yang terbuat dari batu untuk menahan supaya separuh kedua rumah tersebut jangan ambrol lagi dan rumah yang lain disekitar lokasi kejadian jangan sampai ikutan ambrol.

Lokasi rumah disekitar kampung Alor Kota Kefamenanu tersebut memang berada di seputar bantaran sungai benpasi yang rata-rata rumah warga berada langsung dekat jurang sehingga kalau hujan memang berpotensi tanah longsor.

Pihak Pemerintah daerah Timor Tengah Utara dalam hal ini kelurahan Benpasi, Kesbanglinmas dan Dinas Sosial memang sudah memantau lokasi bencana dan memberikan bantuan 1 unit tenda namun bantuan yang lainnya belum diberikan.

Salah seorang korban Yulianus Demang ketika ditemui wartawan 17/1/2011 mengaku longsor tersebut berlangsung sekitar pukul 4 subuh. Pada saat longsor terjadi dirinya dan keluarga dan beberapa tetangga korban sudah bangun dari tidur sehingga bisa meyelamatkan diri.” Pada saat kejadian kami sudah bangun dari tidur sehingga secara spontan kami meyelamatkan diri”.

Menurut Yulianus pemerintah daerah melalui Kesbaglinmas sehari sesudah kejadian berjanji akan memberikan bantuan berupa seng kepada mereka, namun sampai sekarang bantuan tersebut belum diberikan. Padahal para korban sangat membutuhkan bantuan tersebut untuk membuat rumah darurat karena selama ini mereka hanya menumpang sementara di rumah kerabat mereka yang tidak jauh dari lokasi bencana.

Bupati Timor Tengah Utara Raimundus Fernadez ketika dikonfirmasi wartawan terkait bencana tersebut, tidak berhasil ditemui karena sedang sibuk rapat dengan staf. (GIRAN BERE)
Selengkapnya...

Ruas Jalan Menuju Pemukiman Nelayan Untia Makassar Rusak Berat

Laporan : Tono/Andi Ahmad- Makassar

Makassar, KBN News-Para Dermawan dan Pemerintah Kota Makassar yang ingin membantu warga dipemukiman Nelayan Untia Kelurahan Untia Kecamatan Biringkanaya
merasa kesulitan masuk sampai dilokasi yang tertimpa bencana karena
akses jalan menuju pemukiman tersebut rusak berat, seperti gubangan
kerbau hanya kendaraan roda dua saja bisa melintas, dan kendaraan roda
empat tidak bisa lewat.

Ruas jalan sepanjang 3 KM menuju pemukiman nelayan Untia sudah lama
rusah berat, dan warga yang berdiam ditempat itu sangat merasa kesulitan masuk
dirumahnya.

Keluhan seluruh warga masalah transportasi jika ingin keluar dari
Pemukiman Nelayan tersebut, ongkos ojek sampai Rp.15000 dari Pemukiman
Nelayan sampai di Jalan Tol Baddoka begitupun sebalikanya, dan kalau
hujan lebih mahal lagi sampai Rp.25000, kata Muston Warga Pemukiman
Nelayan, Selasa (18/1).

Warga lain Daeng Minggu mengatakan sudah sering warga disini mengeluh
kepada aparat kelurahan masalah perbaikan jalan itu namun sampai saat
ini belum juga diperbaiki Pemkot Makassar.
Selengkapnya...

Bupati Purwakarta Berikan Penghargaan Rojak

Purwakarta,KBN News-Gayanya yang lugu dan ramah kepada siapa saja yang menjadi lawan bicaranya, Namun tak disangka Pria yang berkediaman di Desa Cipinang, Kecamatan Cibatu kabupaten Purwakarta Jawa Barat piawai dalam menggerakan bidang ekonomi Desa, Terbukti atas jasa-jasanya tersebut Bupati Purwakarta H.Dedi Mulyadi bulan Desember 2010 lalu memberikan Penghargaan pada Bapak Rojak sebagai Tokoh ''Penggerak Ekonomi Kerakyatan'' di Desa Cipinang.

''saya sempat kaget ketika akan di berikan penghargaan karna selama ini kehidupan saya biasa-biasa aja, hanya saya di desa tak henti-hentinya membuka peluah usaha bidang ekonomi agar warga setempat bisa bekerja sehingga mengurangi angka pengangguran.''ungkap Rojak salah seorang warga desa Cipinang yang mendapatkan penghargaan tersebut, ketika di konfirmasi wartawan, Senin (17/1)

lebih lanjut Rojak mengungkapkan Untuk mewujudakan perekonomian Didesa supaya bisa bermandiri tidak lepas dari campur tangan perhatian pemerintah daerah Purwakarta pada desa yang aksesnya jauh dari kota, Sehingga pembangunan di segala bidang bisa merata.

Saat ini Rojak membuka usaha galian pasir yang lokasinya di desa setempat yang mayoritas pekerjanya warga pribumi, tidak menutup kemungkinana bila ada permodalan dari pihak pemerintah maupun swasta rojak siap memmbuka ekonomi lainya demi mengurangi angka pengangguran di desanya.

''kami berharap ke pemerintah pusat maupun daerah agar lebih memperhatikan warga di desa terpencil terutama dalam hal permodalan karna selama ini kami juga modalnya terbatas.dan atas penghargaan ini juga saya merasa bangga dan tetap akan memajukan desa'' tandas salah seorang tokoh penggerak ekonomi ini.

Meski suasana ekonomi beberapa dekade ini sempat di terpa Krisis, Tak menyurutkan Jiwa penggerak ekonomi seperti Rojak bisa terus berkarya, Pemerintah Daerah Purwakarta harus lebih sensistip dengan memperhatikan perekomian desa terutama desa yang aksensya jauh dari kota, sehingga pemererataan pembangunan teutama perekomian dapat merata dan segera terwujud.(Saeful R.Sutedjo)
Selengkapnya...

2011, Purwakarta Targetkan Sebagai Daerah Tertib Lalu Lintas

Purwakarta,KBN News-Untuk mewujudkan sebagai kabupaten yang tertib dalam berlalu lintas. Bupati Purwakarta bersama jajaran muspida setempat, Senin (17/1) meluncurkan program bertajuk "Peningkatan Kedisplinan dan Pencanangan Tertib Lalu Lintas dan Gotong Royong Kabupaten Purwakarta tahun 2011".

Terkait thema tersebut di tuangkan dalam apel besar yang diikuti seluruh jajaran PNS, TNI dan Polri di halaman Batalion Armed IX Purwakarta, Senin (17/1). Apel besar yang diikuti seluruh jajaran tersebut dalam rangka melaksanakan dan memujudkan program tertib berlalu lintas di Kabupaten Purwakarta tahun 2011.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dalam sambutanya mengatakan Guna mewujudkan suatu masyarakat yang memiliki kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja melainkan semua pihak termasuk aparat TNI.

Oleh karena itu, dengan adanya kebersamaan antara semua pihak dalam mewujudkan aturan berlalulintas maka program tahun tertib berlalu lintas di Kabupaten Purwakarta tahun 2011 dapat terwujud.

Demikian pula dengan upaya pembangkitan semangat gotong royong di masyarakat, kata Dedi harus menjadi kewajiban seluruh masyarakat. Pasalnya, sebaik apapun pola pembangunan yang dilaksanakan pemerintah kalau tidak mendapat dukungan dan dorongan dari masyarakat tidak akan berhasil.

Dedi mencontohkan, ketika pemerintah melaksanakan pembangunan infrastruktur seperti jalan tanpa adanya upaya pemeliharaan dari masyarakat, maka program pembangunan itu tidak akan berhasil.

"Terhadap berbagai pembangunan yang sudah dilaksanakan pemerintah, masyarakat harus memiliki rasa memiliki sense of belonging," katanya(Saeful R.Sutedjo)
Selengkapnya...

150 Rumah di Pemukinan Nelayan Untia Diterjang Angin Puting Beliung

Makassar, KBN News-Ratusan rumah di pemukiman Nelayan Untia Kelurahan Untia Kecamatan Biringkanaya dan beberapa daerah sekitarnya rusak diterjang angin puting beliung. Seorang warga dilaporkan luka tertimpah balok-balok dari rumah.

Angin kencang ini melanda pemukiman nelayan dan sekitarnya Minggu (16/1) sekitar pukul 19.00 wita.

Hal ini mengakibatkan sedikitnya 150 buah rumah di sejumah kecamatan di Biringkanaya dan puluhan rumah lainnya disekitar.rusak berat, atap rumah beterbangan diareal persawahan dekat pemukiman tersebut.

Warga Untia, Muston mengatakan, rumah warga yang rusak akibat badai tersebut di wilayahnya mencapai 100 rumah, dan bersamaan juga air laut pasang dan sejumlah warga terpaksa lari menyelematkan diri, karena diduga ada tzunami.

Setelah peristiwa melanda pemukiman nelayan ini, aparat Pemkot Makassar yakni Kepala Kecamatan Biringkayana, Lurah Untia, dan Anggota DPRD dari Partai Demokrat, Haidar Majid langsung terjun dilokasi bencana dan memberikan bantuan sementara kepada seluruh Warga yang tertimpah bencana ini.

Dinas Sosial Kota Makassar dan Tim Sar memberikan bantuan kepada Warga mendirikan tenda darurat yang dipakai sementara untuk tidur malam ini. (Tono/Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Banjir Borong Raya I Ketinggian Air Capai 50 cm

Makassar, KBN News-Jalan Borong Raya I ORW I Kelurahan Borong Kecamatan Manggala dilanda Banjir selama seminggu ini.

Hujan yang tiada henti dari pagi hingga sore membuat sebahagian warga yang berdiam dijalan ini terpaksa mengungsi karena rumah mereka sudah dimasuki air yang mencapai 50 cm tingginya diatas permukaan jalanan.

Warga ORW I Muh. Arifin terpaksa membuat jalan bambu dan rakit untuk bisa masuk kedalam rumahnya, sekitar 50 KK yang menempati pemukiman ini harus bersabar sementara melihat kondisi ini sampai hujan redah.(Andi Ahmad)
Selengkapnya...

2011, Bencana Alam Tetap Ancam Indonesia

Jakarta, KBN News-Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) HR Agung Laksono mengungkapkan, sejumlah bencana yang terjadi sepanjang tahun 2010, mulai dari banjir, longsor, gempa, tsunami, hingga letusan gunung api diperkirakan masih mengancam Indonesia tahun 2011 ini.

Diprediksi bencana alam masih membayangi Indonesia. Masyarakat diminta waspada dan lebih siap menghadapi segala kemungkinan."Sejumlah prediksi, bencana hidrometeorologi (akibat perubahan iklim) tetap mengancam Indonesia tahun 2011 ini," kata Agung Laksono, yang didampingi sembilan menteri dan tiga pimpinan lembaga pemerintah nonkementerian yang berada di bawah koordinasi Menko Kesra, memaparkan program prioritas tahun 2011 di Jakarta.

Sembilan menteri dan tiga lembaga tersebut yakni Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufrie, Menteri Pendidikan Nasional M Nuh, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari, Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, serta Menteri Agama Suryadharma Ali. Sedangkan dari nonkementerian yaitu Kepala BNPB Syamsul Maarif, Kepala BPOM Kustantinah, dan Kepala BKKBN Sugiri Syarief.

Agung mengatakan, prediksi bencana alam ini akibat terjadinya perubahan iklim global di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Dikatakan Agung, musibah banjir yang terjadi di Australia dan Amerika Serikat menjadi bukti dampak perubahan iklim tersebut.

Agung juga menambahkan, sepanjang tahun 2011, diperkirakan cuaca buruk akan melanda sebagian besar kawasan di Indonesia. Bahkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta lembaga meteorologi sejumlah negara menyebutkan puncak bencana hidrometeorologi akan terjadi tahun ini. "Curah hujan Indonesia pada Januari hingga Maret di atas normal," kata Agung.

Tak hanya curah hujan yang meningkat sepanjang Januari-Maret, menurut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif, satu dari tiga desa di Indonesia rawan bencana."Dari 497 kabupaten/kota, 176 kabupaten/kota berisiko tinggi banjir, 154 kabupaten/kota berisiko tinggi longsor, dan 153 kabupaten/kota berisiko tinggi kekeringan," kata Syamsu

Sementara itu, Kepala BKKBN Sugiri Syarief mengemukakan, pihaknya memastikan tahun 2011 dimulainya penggunaan gandarusin sebagai alat kontrasepsi KB pria. "Dengan demikian, akseptor KB pria yang semula hanya 1,4 persen dari jumlah pasangan usia subur (PUS) bisa ditingkatkan menjadi 4 persen," katanya. Dari data BKKBN, selama 30 tahun program keluarga bencana (KB), keberhasilan program tersebut sebagian besar adalah karena peranan wanita dalam penggunaan alat kontrasepsi.

Sementara itu, Mendiknas M Nuh mengemukakan, anggaran pendidikan tahun ini diberikan Rp 248 triliun (20,2 persen). Dari jumlah itu, Rp 158 triliun ditransfer ke daerah. "Enam puluh persen lebih dana pendidikan ditransfer ke daerah," kata Nuh.

Mendiknas menjelaskan, dari Rp 89 triliun anggaran pemerintah pusat, sebanyak Rp 55 triliun untuk Kemdiknas, Rp 27 triliun untuk Kemenag, dan Rp 6,8 triliun untuk kementerian/lembaga lainnya. "Ada 18 kementerian yang punya kewenangan untuk melaksanakan fungsi pendidikan. Oleh karena itu, anggarannya juga disebar," katanya.

Menurut Nuh, anggaran Kemdiknas digunakan untuk program pendidikan dasar Rp 12,7 triliun (23 persen), pendidikan menengah Rp 5 triliun (9,1 persen), dan pendidikan tinggi Rp 28,8 triliun (51,9 persen).

Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengemukakan, mulai 2011 Kemdiknas akan mengadakan program dokter plus yaitu dokter umum yang diberi keterampilan tambahan. Program ini, kata dia, akan dimulai terutama di kawasan Indonesia timur seperti Nusa Tenggara Timur. Kemkes bersama Kemdiknas juga berencana melakukan penambahan pendidikan spesialis. Sekarang dokter spesialis hanya boleh dididik di universitas negeri atau pemerintah. "Kita inginkan supaya universitas swasta yang baik pun diperbolehkan untuk mendidik dokter spesialis," ujarnya.

Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufrie memaparkan, pada akhir 2011 ditargetkan Provinsi DKI Jakarta bebas anak jalanan. Dia menyebutkan, saat ini terdapat 8.000 anak jalanan di Jakarta. "Tantangan tidak mudah untuk mengubah karakter anak yang sudah biasa bebas kemudian dipindahkan ke lembaga pendidikan sekolah," ujarnya.

Menteri Agama Suryadharma Ali menguraikan, program Kemenag 2011 adalah meningkatkan aksesibilitas pendidikan di lingkungan pendidikan agama dan keagamaan, sekaligus melakukan upaya meringankan beban pendidikan bagi siswa-siswi maupun di lembaga pendidikan keagamaan lainnya. "Kemenag juga mengajak pemerintah daerah mewujudkan pendidikan gratis dari ibtidaiyah sampai aliyah," katanya (Berling/Saputra)
Selengkapnya...

SSI : Sobat Ungguli YESS Pilkada Toraja Utara

Rantepao, KBN News-Kandidat Bupati Toraja Utara Frederik Buntang Rombe Layuk (Sobat) dipastikan meraih kemenangan atas lawannya pasangan YS Dalipang dan Simon Liling (Yess) dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Toraja Utara putaran kedua 11 Januari lalu.

Berikut hasil perolehan suara pemilihan putaran kedua yang dilansir oleh Script Survey Indonesia (SSI)
1. Kec. Rantepao no.3 (6.193) dan no.6 (6372)
2. Kec. Sa'dan no.3 (2.975)dan no. 6 (4.477)
3. Kec. Rante bua no 3 (1.902) dan no.6 (2.148)
4. kec. Tondon no.3 (5.632) dan no.6(1.378)
5. Kec. Nengala no.3 (2.351) dan no.6 (2.465)
6. Kec. Sanggalangi no.3 (3.709) dan no,6 (2.480)
7. Kec. kesu no.3 (4.629) dan no.6 (3.773)
8. Kec. Tellunglipu no.3 (3.214) dan no.6 (4.743)
9. Kec. Sopai no 3 (3.084) dan no.6 (3.409)
10. Kec. Awan no.3 (739) dan no.6 (1.055)
11. Kec. Bangkelekila no.3 (796) dan no.6 (1.480)
12. Kec. Balusu no 3 (1.416) dan no 6 (2.166)
13. Kec. Baruppu no.3 (1.031) dan no.6 (1.474)
14. Kec. Buntao no.3 (2.625) dan no.6 (1.972)
15. Kec. Buntu pepasan no 3 (3.377) dan no.6 (2.953
16. Kec. Delpina no.3 (1.338) dan no.6 (2.429).
17. Kec. Kepala pitu no.3 (1.221) dan no.6 (1.470)
18. Kec. sesean no.3 (1.703) dan no.6 (4.158)
19. Kec. Sesean saloara no.3 (1.593) dan no.6 (1.275)
20. Kec. tikala no.3 (2.006) dan no.6 (2.685)
21. Kec. Rinding allo no.3 (1.643) dan no 6 (2.066)

Ket: Nomor (3) pasangan: YS Dalipang-Simon Liling (Yess)
Nomor (6): Frederik Batti Soring-Frederik Buttang Lombelayuk (Sobat)
(Tribun Timur)
Selengkapnya...

Manokwari Diguncang Gempa 5,1 SR

Manokwari, KBN News-Setelah sebelumnya gempa bumi mengguncang tiga kali wilayah Sinabang, Nanggroe Aceh Darussalam. Bergeser ke timur Indonesia gempa kembali menggoyang Indonesia.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika(BMKG) titik pusat gempa bumi berada di 119 kilometer Barat laut Manokwari Provinsi Irian Barat. Gempa berada di kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut, seperti dilansir Tribun News.

Kekuatan gempa bumi tercatat sebesar 5,1 skala richter. Sampai berita ini diturunkan belum ada laporan mengenai korban jiwa yang jatuh.(Saputra)
Selengkapnya...

Rapor Merah Untuk Kinerja Polres TTU


Laporan: Giran Bere- Kafemenamu

Timor Tengah Utara, KBN News-Banyak kasus pembunuhan yang terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara sampai dengan sekarang belum berhasil diungkap Polres Timor Tengah Utara. Beberapa kali pula terjadi penggantian pimpinan polres TTU namun sampai dengan detik ini kasus-kasus pembunuhan tersebut tak diselesaikan sampai dengan tuntas. Masyarakat kabupaten TTU, khususnya keluarga korban yang rata-rata tingkat perekonomiannya rendah selalu saja pasrah karena tidak ada kepastian yang jelas mengenai kasus mereka.

Contoh kasus yang belum diungkap diantaranyanya, kasus pembunuhan Paulus Usnaat (2008), kasus pembunuhan Berta Kefi (2008), kasus pembunuhan Walde Silla (2009), kasus pembunuhan Stevanus Atok (2010), Dominikus saet (2010). Dan ada beberapa kasus lainnya. Hampir semua kasus tersebut berada di wilayah hukum Polsek Miomaffo Timur.
Sangat ironis memang, pada saat kasus-kasus tersebut belum diselesaikan sampai tuntas, kemarin tepatnya, 12/1/2011 Kapolda Nusa Tenggara Timur Brigjen Pol. Drs. Yorri Yance Worang meresmikan gedung baru Polsek Miomaffo Timur. Kantor Polsek yang berbatasan langsung dengan dengan wilayah Negara Timor Leste tersebut memang mendapat perhatian khusus dari Mabes Polri.
Dalam sambutannya Kapolda NTT menekankan bahwa fasilitas sarana dan prasarana yang dibangun ini merupakan pertanda bahwa, pimpinan Polri terus berupaya melakukan perbaikan dan meningkatkan fasilitas dalam rangka memberikan dukungan terhadap pencapaian tugas Polri secara optimal dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi mayarakat yaitu menciptakan rasa aman dan nyaman sehingga masyarakat dapat melaksanakan kegiatan kesehariannya dengan lancar dan tertib.
Disela-sela acara peresmian polsek tersebut kapolda ketika di wawancarai terkait dengan sejumlah kasus pembunuhan yang belum diungkap tersebut mengatakan kasus pidana itu ada proses, jadi tidak seperti kasus tindak pidana ringan. “ berikan waktu kepada penyidik untuk mengumpulkan bukti dan periksa saksi. Karena terus terang saja wilayah Kabupaten TTU ini luas sekali. Kalau belum selesai kita mohon karena kita akan memberikan kepastian hukum. Lebih lanjut menurutnya kita harus berbicara fakta hukum karena kalau semua berkas sudah lengkap baru kita akan serahkan kepada kejaksaan untuk disidangkan dan juga perlu dicatat bahwa sebuah kasus itu 12 tahun baru kadaluarsa.
Untuk diketahui di Polsek Miomaffo Timur pernah terjadi kasus yang sangat menghebohkan dimana pada tahn 2008 lalu terjadi kasus pembunuhan yag terjadi di dalam tahan Polsek. Tahanan yang bernama Paulus Usnaat mati terbunuh dalam tahan. Para pelaku diduga dilakukan oleh Poiisi penjaga tahanan dan mantan Ketua DPRD kabupaten Timor tengah Utara agustinus Talan. Lalu kejadian baru baru ini november 2010 kematian kepala sekolah SDK napan Dominikus Saet yang diduga dilakukan oleh istri korban Agustina Talul dan Melki Ballo.
Selengkapnya...

Lagi, Bayi Penderita Gizi Buruk Terjadi di Pulau Pajjenekang

Menengok Kinerje Para Tenaga Kesehatan di Pulau Pangkep (bagian 1)

Laporan: H.Sakkar Rauf- Makassar

Makassar, KBN News-Setelah terjadi Bayi Gizi buruk yang menimpah salah satu keluarga nelayan di Pulau Badi Desa Mattirodeceng kecamatan Liukang Tuppabiring Kabupaten Pangkep, pada bulan Juli 2008 yang lalu

Diawal tahun 2011 ini terjadi lagi penderita bayi gizi buruk, yakni anak berusia 4 tahun bernama Ansar merupakan buah hati pasangan Aziz (29) dan Haena (28) yang berasal dari pulau pajjenekang Desa Mattirodeceng Kecematan Liukang Tuppabiring kabupaten Pangkep.

Awal kejadian penderita Bayi Gizi buruk ini diketahui saat ada pemeriksaan rutin dari Tim Dokter dari dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep, dan setelah diperiksa maka langsung dibawa ke RSU Pangkep.

Menurut Haena Orang tua Bocah tersebut mengatakan anak kami mengalami panas yang tinggi, namun tidak mendapat pengobatan karena masalah biaya dan belum mempunyai Jamkesda, katanya.

Sekarang Bocah asal Pulau Pajjenekang itu terbaring dikamar rawat inap anak Rumah sakit Umum Kabupaten Pangkep dan telah mendapat perawatan dari sejumlah Dokter, kata dr Hasan kepada Kantor Berita Kota Onlinne, Kamis (13/1) di Pangkep melalui Telepon Genggamnya.

Menurut dr Hasan selama dalam perawatan Bayi yang diduga menderita gizi buruk di RSU Pangkep semua biaya dan Obat-obatan ditanggung oleh Pemkab Pangkep, jelasnya. (bersambung....)
Selengkapnya...

Polantas Polres Jeneponto Razia Knalpot Suara Besar

Jeneponto, KBN News-Jajaran Polisi Lalu Lintas Polres Jeneponto belakangan ini giat melakukan razia Knalpot bersuara besar dengan memotong ditempat setiap mobil yang memkai Knalpot bersuara besar baik itu kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

Kasat lantas Jeneponto AKP. H. Supriady yang ditemuai disela-sela Razia diBontosunggu Belum lami mengatakan bahwa, knalpot bersuara besar sangat menggu masyarakat, baik pada siang hari terlebih pada jam-jam istrahat.

Apalagi dalam penerapan undang-undang lalu lintas, telah melarang adanya klanpot yang bersuara besar (Pariasi), jadi untuk mengurangi dan memberikan efek jerah bagi pemilik kendaran yang memiliki klanpot bersuara besar terpaksa kami potong ditempat. Tuturnya.

Selama razia dilakukan sudah ratusan klanapot yang bersuar besar kita potong, dan baru tahap, pihak kami menindak atau memberikan tilang , kecuali bila sudah dua tiga kali para sopir ini melakukan hal yang sama terpaksa ditindak.

Akan tetapi bagi pengguna kendaran beroda dua sudah tidak ada lagi kebijakan, langsung Kiat sudah langsung tilang ditempat , karena sudah berulang-ulang kali kita memberikan himbauan bahkan setiap kendaraannya disita klanpot bersuara bersar itu kita copot. Tepai terkadan setelah motornya dibebaskan hal yang diulangi. (Rizal).
Selengkapnya...

Akibat Jembatan Lubang, Mobil Truk Tidak Bisa Lewat

Jeneponto, KBN News-Lubang jembatan Tamroya Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto setiap hari semakin besar akibatnya sejumlah Truk yang berukuran besar tidak bisa lewat, sebagaimana yang terjadi pada Kamis, (13/1) puluhan mobil truk harus berhenti sampai beberapa jam.

Menurut salah seorang sopir mobil truk Daeng Bani dari Makssar tujuan Selayar mengatakan pada Wartawan bahwa mobilnya tidak bisa lewat sejak jam 5.00 Wita subuh, karena lobang ditengah Jembatan dapat membahayakan keselamatan.

Kemungkinan Jembatan ini berlobang akibat dari penambang Pasir yang ada disisi kiri dan kanan Jembatang yang setiap harinya mengerut Pasir, sehingga landasan Jembatan mengalami penurunan, sehingga dtang banjir pasir yang ada sibawahnya terbawah arus.

Dan Kalau dibiarkan bisa-bisa Badan Jembatan ini runtuh hingga dapat melumpuhkan pengguna jalan, baik itu dari arah Makssara KeJeneponto maupun dari Arah Jeneponto Ke Makassar, termasuk dapat mengurangi lancarnya perekonomian masayarakat diberbagai daerah diluar Kabupaten Jeponto.

Sepeti Saya Bisa-bisa orang Selayar tidak mendapatkan bahan pokok keitika Jembatan ini runtuh, karena setiap tiga kali seminggu mobil ini melintasi Jembatan Tamroya, karena tidak jalan alternative untuk menuju kabupaten Bulukumba, kalaupun ada terlalu jauh. Kata Daeng Bani

Untuk itu pihaknya mewakili para sopir berharap aga Pemerintah kabupaten Jeneponto bersama dengan pihak Kepolisian untuk memperhatikan kemasyalahatan para pengguna jalan dengan menghentikan para penambang Pasir, yang ada di Jembatan Tamnroya .Karena yang dirugikan bukan saja Sopir Truk tetapi semua pengguna jlan.

Sebagaimana Bupati Jeneponto Drs.H. Burhanuddin Baso Tika, MM yang dikompirmasi wartan beberapa waktu lalu mengatakan bahwa pihaknya telah pernah mengluarkan rekomendasi Surat kepada penambang pasir agar berhenti untuk melakukan penambangan.

Namun samapi saat ini kegiatan penambang tetap melakukan aktifitas, dan Wabup berjanji akan mengkordinasikan kembali kepada instansi dan Dinas terkait, agar dapat melakukan langkah-langkah frefentif terhdap penambang untuk menghentikan kegiatannya.(Rizal).

Selengkapnya...

Aduh, Mandala Tidak Terbang Lagi !

Jakarta, KBN News - Maskapai penerbangan Mandala Airlines saat ini sedang melakukan pendekatan dengan beberapa investor guna menyelesaikan masalah keuangan dan lilitan utang yang menderanya.

Presiden Direktur Mandala Diono Nurjadin mengatakan, sudah ada beberapa investor yang berminat untuk membeli saham Mandala. Namun dia belum bisa menyampaikan nama-namanya karena masih dalam proses negosiasi.

"Kalau sudah dipastikan, kami akan umumkan," jelas Diono dalam jumpa pers di rumah makan di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (12/1/2011),seperti dilansir detikcom.

Jika nanti ada investor baru masuk, maka pemegang saham lama bakal terdilusi kepemilikan sahamnya. Saat ini hal tersebut sedang dinegosiasikan antara pemegang saham dengan calon investor.

Dikatakan Diono, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh para calon investor tersebut. Antara lain menambah jumlah pesawat yang dioperasikan oleh Mandala menjadi 10 unit dari jumlah saat ini 5 pesawat.

"Dengan cara itu, maka investor bisa mempertahankan operasi Mandala ke depan. Maka syarat itu harus kita penuhi," kata Diono.

Seperti diketahui, mulai Kamis, 13 Januari 2011, Mandala menghentikan operasinya karena untuk mengefisiensikan biaya sehingga tetap bisa beroperasi terus.

"Pihak investor sudah ada beberapa yang minat untuk msauk ke Mandala Airlines, ini langkah baik jaga kepentingan semua pihak. Penghentian operasi diharapkan bisa dilalui dalam waktu tidak lama," tukasnya.

Diakui Diono saat ini perusahaan sedang terjerat masalah utang, namun dia tidak membeberkan berapa jumlah utangnya saat ini. Utang paling besar terjadi karena tingginya biaya penyewaan pesawat sehingga perseroan harus mengurangi jumlah pesawat dari 10 menjadi 5 pesawat.

Seperti diketahui, Mandala akan menghentikan sementara penerbangannya mulai Kamis, 13 Januari 2011. Kabar tutupnya Mandala Airlines ini memang cukup mengejutkan mengingat sebelumnya telah mengumumkan berbagai rencana yang cukup mengesankan.

Pada pertengahan 2010 lalu Mandala Airlines merambah rute penerbangan internasional dengan membuka rute Jakarta-Singapura dan Balikpapan-Singapura pulang pergi. Untuk melayani peningkatan penumpang, Mandala segera memperkuat armadanya dengan 25 pesawat baru dari Airbus.

Mandala telah mengakui pihaknya mengajukan permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat karena sedang mengalami masalah keuangan.(Saputra)
Selengkapnya...

Proyek APBD tahun 2010, Jalan Cibukamanah Amblas

Purwakarta,KBN News-Akibat Pengerjaan Proyek Yang Asal-asalan Jalan Cibukamanh, Kecamatan Cibatu, Purwakarta Jawa Barat menurut pantauan wartawan, Rabu (12/1) terlihat amblas dan belum di beri batas tanda. kondisi ini sangat ironis pasalnya proyek Jalan yang bersumber dari bantuan APBD Purwakarta tahun 2010 lalu yang di masukan dalam peningkatan jalan Cilandak-Cibukamanah, kondisinya kini terlihat sangat memprihatinkan, terlebih lagi di sepanjang jalan tersebut banyak mengalami keretakan warga pengguna jalan khawatir adanya amblasanya jalan akan melebar, terlebih lagi curah hujan yang intensitasanya tinggi.

''terus terang saja saya yang sering melewati jalan ini sangat khawatir terlebih lagi kondisi yang ahir-ahir ini sering hujan, untuk itu adanya amblasanya jalan ini harus menjadi aspirasi pemerintah desa setempat untuk menyampaikannya ke pemda purwakarta dalam hal ini Bupati.''tegas salah seorang pengendara motor yang enggan di sebut namanya, pada wartawan, Rabu (12/1)

warga setempat yang memakai motor maupun pengguna roda empat yang melewati jalan amblas ini harus ekstra hati-hati,Jalan Cibukamanah, Purwakarta yang secara geografis terlihat tanahnya labil dan berbukit-bukit dengan di selingi tanjakan yang cukup tinggi menambah kekhawatiran akan bahaya longsor yang sewaktu-waktu menimpa,

Pemerintah daerah Purwakarta terutama isntansi terkait seharusnya lebih peka memikirkan daerah yang tanahnya labil, agar segala kemungkinan bahaya longsor tersebut bisa diatasi dengan cepat dan tepat.

Sedangkan publik di purwakartya meminta kejelasan pada pihak rekanan proyek jalan Cibukamanah yang memakai APBD tahun 2010 sejauh mana proyek tersebut pengerjaanya di lapangan

Sementara itu ketika akan di konfirmasi perihal Amblasanya Jalan Tersebut Kepala Desa Cibukamanah Karwita tidak ada di tempat menurut stafnya sedang ada keperluan keluar.(Saeful R.Sutedjo )
Selengkapnya...

KTP Online, Mulai Diterapkan Di Purwakarta

Purwakarta, KBN News- Lounching pelayanan pembuatan KTP secara online di setiap desa/kelurahan atau bersamaan dengan peluncuran kantor Dunia Maya di Kabupaten Purwakarta ini, merupakan mengembangkan pelayanan dibidang informatika teknologi (IT) guna mempermudah lalu lintas informasi yang ada di tingkat desa hingga ke tingkat kabupaten dan sebaliknya.

Dengan menggunakan teknologi yang modern, warga nantinya tidak akan sulit untuk memperoleh data yang akurat baik yang berkaitan dengan informasi di wilayah desanya maupun tentang perkembangan pembangunan di tingkat kabupaten, bahkan bisa juga hingga ke tingkat Provinsi dan Pemerintah Pusat.
Tekan biaya administrasi

Teknologi informasi dan komunikasi, bukan hanya dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan proses analisis serta pengambilan kebijakan publik saja, tapi juga berdampak positif terhadap kepuasan masyarakat yang ujungnya berpengaruh terhadap peningkatan PAD.

Pengembangan penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, katanya, merupakan salah satu upaya dalam menjawab tuntutan masyarakat. Sebab dalam iklim persaingan yang semakin ketat, maka perlu dilakukan perbaikan kualitas pelayanan publik.

Adanya jaringan IT, kebutuhan biaya administrasi bisa ditekan. Semisal kebutuhan untuk biaya telekomunikasi, karena sekarang sudah menggunakan sistem IT. Keuntungan menggunakan sistem IT ini tidak hanya untuk pembuatan KTP secara online saja tapi juga kepemilikan akurasi data.

Selama ini, kata dia, data kependudukan yang dipergunakan sering berdasarkan perkiraan dimana setiap OPD memiliki angka jumlah penduduk yang berbeda. Apakah itu untuk kepentingan penyaluran raskin, pilkada ataupun pemilukada. Dampaknya, tentu saja tidak beraturan karena tidak akurasinya data penduduk.


Tetapi dengan adanya sistem IT ini, pembuatan KTP bisa dilakukan secara online di setiap desa dan memudahkan masyarakat yang akan membuat dokumen kependudukan. Sehingga tidak perlu jauh-jauh datang ke kabupaten, tapi cukup datang ke kantor desa atau kelurahan asalkan data warga sebelumnya sudah masuk dulu ke data base.

Keuntungan lainnya, selain proses pembuatan KTP dan dukumen kependudukan lainnya kedepannya proses pemilihan kepala desa-pun bisa menggunakan sistem ipoting dan masyarakat tidak perlu lagi mendatangi tempat pemilihan, karena panitia Pilkadesnya sudah memiliki data warga yang ada di desa.

Dengan sistem IT ini desa telah memiliki data warganya yang akurat, sehingga ketika menggelar pemilihan kepala desa masyarakat tinggal menekan nomor telepon (HP) siapa yang bakal dipilihnya karena mungkin saja nomor HP warga-pun telah masuk ke data desa seperti Desa Bungursari yang memiliki nomor HP warga.

Yang jelas, adanya sistem IT ini esensinya bukan hanya pada pembuatan KTP secara online saja melainkan pada pusat data kependudukan baik kaitannya dengan keuangan, kesehatan, keluarga berencana ataupun program lainnya yang saat ini tengah digulirkan Pemkab Purwak arta dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) sebagai sentral data penduduk di Kabupaten Purwakarta, kedepannya mungkin akan menjadi rujukan data karena validitasnya bukan hanya jumlah penduduk tapi juga bisa mengetahui bepara jumlah warga yang melahirkan, warga meninggal dunia, berapa keluarga miskin (Gakin) dan perpindahan penduduk.

Karenanya, kata Ir H Agus R Seherlan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil(Disdukcapil) sebagai implementasi salah satu penjabaran visi dan misi pembangunan Kabupaten Purwakarta melalui 9 Lengkah Ngawangu Purwakarta Digjaya, yaitu memberikan pelayanan KK, KTP dan Akta Kelahiran gratis kepada seluruh warga masyarakat di desa/kelurahan.

''layanan secara online di setiap desa/kelurahan di Kabupaten Purwakarta ini, juga sebagai dukungan program prioritas pemerintah pusat dalam bidang kependudukan yaitu pemutahiran data kependudukan, pemberian nomor induk kependudukan (NIK) dan pemberian KTP elektronik bagi seluruh warga negara Indonesia. ''papar Agus yang di temui wartawan, Rabu (12/1) di ruang kerjanya

Dalam implementasi program pemerintah daerah dan pemerintah pusat, jelas Agus Suherlan, beberapa hal yang telah dan akan dilaksanakan di Kabupaten Purwakarta. Diantaranya, perumusan kebijakan bidang pelayanan administrasi kependudukan sebagai dasar hukum pelaksanaan administrasi kependudukan di Kabupaten Purwakarta.

Kecuali itu, juga diperkuat dengan adanya peraturan daerah (Perda) No 21 tahun 2009 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan. Peraturan bupati (Perbup) tentang petunjuk pelaksanaan Perda No 21/2009, Perbup tentang standar pelayanan minimal bidang kependudukan dan Perbup tentang Dispensasi pelayanan pencatatan kelahiran yang telah diperpanjang kedua kalinya.
Perangkat

Untuk menunjang program tersebut, papar Agus, telah disiapkan perangkat pelayanan adminstrasi kependudukan untuk 192 desa dan kelurahan berupa personil computer (PC) dan kelengkapannya. Penyediaan jaringan SIAK secara online keseluruh kecamatan dan desa serta kelurahan yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2009 lalu.


Penataan sistem pelayanan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melalui pemisahan front office dengam back office yang dilengkapi dengan sistem antrean otomatis. Melengkapi pusat sistem informasi dan pengaduan melalui SMS centre dan web site sebagai media untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk menyampaikan keluhannya.

Untuk mengoptimalisasikan pelayanan hingga ke tingkat desa dan kelurahan, Disdukcapil menyiapkan 227 orang tenaga operator PNS terdiri dari tiga aorang administrator, tujuh orang operator SIAK untuk tingkat kabupaten dan 17 orang operator SIAK yang siap memberikan pelayanan di tingkat kecamatan dan 192 desa/ kelurahan.


Kabupaten Purwakarta yang merupakan salah satu kabupaten/kota di Jawa Barat yang telah menyelesaikan Pemutakhiran Data Kependudukan, telah menyerahkan nomor induk kependudukan (NIK) kepada masyarakat yang secara simbolis diserahkan oleh Dirjen Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil Depdagri dan Bupati Purwakarta.(Saeful R.Sutedjo)
Selengkapnya...

Doa Bersama Untuk Keselamatan Jurnalis di Sulsel

Makassar, KBN News-Perkumpulan Jurnalis dan Advokasi Lingkungan (Green Press) Perwakilan Sulsel meminta kepada pihak Kepolisian Sulselbar untuk mengusut tuntas kasus dan menangkap para pelaku pemukulan Wartawan Tribun Timur, Edi Sumardi pada Tanggal 10 januari 2011 pada aksi demo warga di kantor Bupati Gowa, kata A.Ahmad Effendy sebagai Koordinator.


Untuk rasa solidaritas sesama Jurnalis yang telah mengalami kekerasan dalam menjalankan tugas maka dengan ini Kumpulan Jurnalis Lingkungan yang tersebar diseluruh wilayah kabupaten dan kota se provinsi Sulsel akan melakukan Doa bersama untuk keselamatan semua yang berprofesi jurnalis dalam menjalankan tugasnya sehari-hari tidak lagi terjadi kekerasan dari pihak-pihak tertentu, " ucap Andi Ahmad di Makassar, Selasa (11/01)

Adapun pelaksanaan doa bersama ini dimulai malam ini dan besok di Makassar dan serentak diseluruh Kabupaten/kota se Sulsel. (Sakkar Rauf)
Selengkapnya...

Mendagri Nonaktifkan Walikota Tomohon

Jakarta, KBN News-Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Senin (10/1) dan Selasa (11/1) menon-aktifkan Walikota Tomohon Jefferson Rumajar dan Bupati Lampung Timur Satono. Selanjutnya, Mendagri menunjuk Wakil Walikota Tomohon Jimmy M Eman dan Wakil Bupati Lampung Timur Ermin Arifin sebagai pelaksana tugas Walikota Tomohon dan Bupati Lampung Timur.

Alasan penon-aktifkan dilakukan karena keduanya sudah berstatus terdakwa dan diadili dalam kasus dugaan kasus korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) wilayahnya di pengadilan. Demikian diungkapkan Gamawan Fauzi saat ditanya pers di Istana Wakil Presiden, Selasa (11/1) Jakarta,seperti dilansir Kompas.

"Ya, Senin (10/1) malam kemarin, Jefferson sudah dinon-aktifkan karena nomor registrasi sebagai terdakwanya sudah diterima. Sedangkan Selasa pagi tadi juga sudah dinon-aktifkan Satono dan kita sudah menunjuk wakilnya sebagai pelaksana tugas Wakil Bupati Lampung Timur," kata Gamawan.

Menurut Gamawan, dengan revisi UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, diharapkan kasus terdakwa yang dilantik sebagai kepala daerah tidak terjadi lagi. "Sebetulnya, sejak lama saya sudah mengusulkan agar sebagai calon kepala daerah harus tidak cacat moral. Akan tetapi, kan. Waktu itu ditolak. Namun, kemarin, kan, terjadi," tambahnya lagi.(saputra)
Selengkapnya...

Evaluasi Kabinet Jilid II Diserahkan ke Presiden

Jakarta ,KBN News- Evaluasi kinerja menteri selama satu tahun berjalannya Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II sudah rampung. Hasil evaluasi itu akan diserahkan Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) besok.


"Sudah, sudah masuk semua. Diolah. Hari ini terakhir untuk besok diserahkan ke Presiden. Mudah-mudahan ini soal teknis saja, menjilid, seperti itulah," kata Ketua UKP4 Kuntoro Mangkusubroto saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (11/1/2011),seperti dilansir detikcom.

Menurut Kuntoro, tugasnya hanya menyerahkan evaluasi kabinet. Setelah itu, menjadi hak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menentukan langkah apa yang diambil berdasarkan hasil evaluasi tersebut.

"Ya, beliau (presiden) yang menentukan. Apakah ini perlu disidangkan atau tidak. Atau dipegang oleh beliau sendiri untuk dipelajari lebih mendalam lagi," ungkapnya.

Kuntoro memastikan, masih ada di antara 47 kementerian dan lembaga yang dievaluasi yang mendapatkan rapor merah. Namun, ia sama sekali tidak mau membocorkan.

Kegagalan kementerian atau lembaga dalam menyelesaikan target yang ditetapkan mereka itu, kata Kuntoro, disebabkan. Salah satunya karena kurangnya kehati-hatian dalam menjalankan sebuah proyek.

"Kebanyakan mereka memberikan alasan. Kita catat, tetapi tidak memberikan alasan untuk mengubah penilaian," tutupnya.
Selengkapnya...

Kadisdukcapil Nilai Pelayanan KTP Online di Purwakarta Ada Kendala

Purwakarta,KBN News-Pelayanan KTP online gratis yang di programkan Bupati Purwakarta pada tanggal 03 januari 2010 lalu, masih menemui kendala dan belum sepenuhnya terealisasi.

Kendala yang terjadi dan dihadapi oleh pemerintah desa dan warga masyarakat terutama tempat yang sulit dijangkau jaringan, khususnya desa yang terpencil.hal ini yang jadi permasalahan serius sehingga jika di tangani akan membuahkan keluhan, Seperti yang terjadi Desa Cikadu Kecamatan Cibatu, Kepala Desa Deddy Sujana saat ditemui diruangan kantornya Senin (10/01)lalu mempertanyakan pada wartawan terkait tersendatnya jaringan internet di wilayah hukumnya.

“Sudah seminggu ini semenjak launching program, kita tidak bisa melayani pembuatan KTP. Jaringan Telkomsel disini tidak ada sama sekali, terpaksa Staff saya kerepotan harus jemput bola datang kekantor disdukcapil. Sementara warga yang tidak percaya kepada kita, langsung mendatangi kantor disdukcapil” keluhnya kepada wartawan

Deddy menambahkan, kalau pelayanan KTP online gratis didesanya terkendala masalah jaringan. Sinyal operator selular yang sekarang dipakai untuk pelayanan KTP online gratis di desa Cikadu tidak dapat diakses. Otomatis pelayanan tidak dapat dilakukan, pihak aparat desa Cikadupun harus rela melayani warga dengan cara datang sendiri ke kantor disdukcapil, yang berjarak cukup jauh dan memakan biaya tidak sedikit.

Ditemui terpisah dikantornya pada Selasa (11/10) Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (kaDisdukcapil) Kabupaten Purwakarta Agus R. Suherlan mengakui, kalau masih ada daerah yang menemui kendala jaringan sehingga perangkat tidak bisa dioperasikan dan pelayanan pembuatan KTP online gratis tidak maksimal. Karena Disdukcapil hanya menyediakan operator dan perangkat, kalau jaringan adalah urusan pihak Hubungan Antar Lembaga (Hubtarga) Setda Kabupaten Purwakarta yang sudah bekerja sama dan memberdayakan fasilitas yang ada yaitu Telkom dan Telkomsel.

“Tapi Itu sedang didata dan di inventarisir, nanti akan diperbaiki. Namun pelayanan harus tetap berjalan tidak boleh terhenti (Stagnan). Kami beriwaktu maksimal 14 hari, harus beres. Dan diinstruksikan kepada para operator layanan didesa-desa agar menghubungi koordinator lapangan masing-masing yang ada di tiap kecamatan apabila menemui kendala.” ujarnya

Disamping itu Agus mengatakan, kalau pelayanan KTP online gratis ada yang menemui kendala, pihak Disdukcapil telah menyiapkan kendaraan mobil keliling untuk membantu pelayanan secara cepat bagi warga.

Pantauan dikantor Disdukcapil Purwakarta, banyak warga yang datang dan mengantri untuk memperoleh layanan. Sementara dilantai atas sedang berlangsung acara rapat pemdes, begitupun Kadisdukcapil usai memberi keterangan langsung pergi ke gedung Wikara untuk menghadiri rapat.(Saeful R.Sutedjo)
Selengkapnya...

 

Harian Media Indonesia

Harian Kompas

Harian Tribun Timur

Kantor Berita Kota Nusantara Online

Kabar Terkini Tv One

Portal Berita Viva News

Posting Berita




Widget edited by Seby-Antoe.com

Situs Presiden Republik Indonesia

Tempointeraktif.com

detikcom