Pimpinan Bersama Crew Redaksi, Biro Perwakilan Daerah, dan Staf Kantor Beritakota Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2012

...

Biro Perwakilan Sulawesi Selatan Kantor Berita Nusantara Menerima Pemasangan Iklan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pada Pemilu Kada Dengan Harga Murah Hubungi Kantor Biro. Jl. Andi Mappanyukki No.24 B Makassar

Ingin memasang iklan ucapan dan advetorial pada Kantor Berita Kota Nusantara (KABAR News) di Kota anda untuk wilayah Se Nusantara Indonesia silahkan hubungi Biro Perwakilan Indonesia Barat ; Wawan, Jakarta,Biro Perwakilan Indonesia Timur Makassar: A.A.Effendy; Biro Makassar : Rizaldi H.Jamal, Jl.Andi Mappanyukki No.24B,Biro Perwakilan Maros,Pangkep,Barru: H.Sakkar Rauf, Biro Perwakilan Takalar : Burhan, Biro Perwakilan Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba : M.Rizal Noer, Biro Perwakilan Kaltim di Balikpapan: MUH. DARWIS.K Jl.Letjend Suprato No.1 Balikpapan pada Biro Perwakilan Sulut di Manado : Budianto,Biro Perwakilan Gorontalo : Rahmad Nur, Jl. Pangeran Hidayat No.1 Gorontalo. Biro Perwakilan Papua Barat. Sorong : FRANKY PANGKEY .Sulawesi Tenggara : YUSNANDAR, Kendari, Sulawesi Barat : YUSAK.NL. Jl. Sultan Hasanuddin No.7 Mamuju. Papua : Hendro Nur K.(Jayapura).


DD 1 ada dua di Gubernuran,......? Mobil Dinas Gubernur Sulsel yang memakai DD 1 ada dua Merek/Type yang berbeda terparkir di Panggung Upacara Gubernuran Sulsel(Foto: Iwan/ AA.Effendy)

Presiden SBY Akan Buka Rapimnas di Jakarta



Jakarta, KBN News-Ketua Umum KADIN Suryo B. Sulistio bersama Wakil Ketua Umum KADIN Anindya N. Bakrie dan Ketua KADIN Sulawesi Selatan Zulkarnain Arif menggelar jumpa pers rencana Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) KADIN Indonesia pada 1-3 April di Menara KADIN, Jakarta, Selasa (15/3)

Rapimnas yang diadakan di Makassar, diharapkan akan menghasilkan rencana aksi KADIN untuk mendorong pemecahan masalah strategis terutama infrastruktur dan konektivitas yang masih menjadi kendala besar pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam Memasuki Masyarakat Ekonomi Asean.(Vivanews/Saputra)

Selengkapnya...

Pasien Mati Tak Wajar, Dinkes Purwakarta Tutup Mata

Terkait Kasus Oknum Mantri Aan

Laporan: Saeful Sutdejo- Purwakarta

Purwakarta,KBN News-Meski sudah pernah di p ertanyakan sejumlah wartawan pada Dinas Kesehatan purwakarta terkait kasus oknum mantri Aan yang bekerja di kantor Puskesmas Cibatu yang di duga melakukan kesalahan prosedur praktek ketika menangani pasien Jujut (60) warga Kampung Cibendasari, rt/rw 06/02, Desa Cipinang, Kecamatan Cibatu, Purwakarta yang meninggal pada tanggal 27 Januari 2011 lalu, setelah di berikan infus oleh oknum mantri tersebut padahal kondisi korban pada waktu itu sehat, hal inilah yang sampai saat ini jadi buah bibir warga di purwakarta,

Kepala Dinas Kesehatan Purwakarta Dr. Anne Hediana yang pernah di konfirmasi wartawan beberapa waktu lalu mengatakan terkait adanya kasus oknum mantri Aan yang melakukan penaganan kurang tepat pada pasien sehingga menyebabkan kematian yang tak wajar, pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini dan berjanji akan memanggil kepala Pusekesmas Dr..Jaka untuk dimint ai keterangannya seputar kasus tersebut, namun hingga saat ini janji kepala Dinkes Purwakarta untuk mengusut kasus ini tak terwujud pasalnya menurut pantauan wartawan di lapangan oknum mantri Aan tak pernah di berikan teguran maupun sanksi yang berlaku, bahkan pembinaan dari atasanpun tak di berlakukan yang lebih parah oknum mantri ini masih bebas melakukan praktek liar di desa setempat.

Dikhawatirkan bila kasus ini tak serius ditangani Dinas terkait tidak menutup kemungkinan kasus tersebut terulang kembali karna bukan kali ini saja oknum mantri aan melakukan kesalahan penagananan akan tetapi pada kasus sebelumnya juga menimpa pasien bernama H.Akum warga Desa Cilandak, Cibatu, Purwakarta sampai saat ini masih menderita kelumpuhan setelah di tangani oknum mantri tersebut.

Selengkapnya...

KKPH Purwakarta Gelar Serah terima Fisik Dan Pisah Sambut

Laporan: Saeful Sutdejo- Purwakarta


Purwakarta, KBN News-Seluruh jajaran dan staf di Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KKPH) Unit III Purwakarta yang meliputi kabupaten Purwakarta, Subang dan Karawang (purwasuka) menghadiri acara serah terima Fisik dan Pisah Kenal Administratur Perhutani dari pejabat lama Ir, Arif Hidayat, MP di serah terimkan pada pejabat baru yakni Joko Baroto, acara ini berlangsung di halaman kantor KKPH Purwakarta, baru-baru ini

Dalam sambutanya pejabat lama Arif Hidayat mengatakan bahwa pergantian pejabat di perhutani ini sudah biasa namun yang lebih penting dukungan semua pihak dan kinerja perlu di dorong ke arah yang lebih baik.’’mudah-mudahan dengan adanya pergantian ini lebig baik dari pada yang sebelumnya.’’ungkap pejabat lama


Arif menambahkan selama bekerja di kantor wilayah purwakarta tak lepas dukungan semua pihak terutama komponen perhutani sehingga dapat bekerja secara maksimal, namun kalau berbicara ke arah sempurna masih membutuhkan proses yang panjang.’’saya juga turut berterma kasih pada semua staf perhutani yang selama ini telah bekerja sama dengan baik, tak lupa kami ucapkan selamat pada pejabat baru bapak Joko Baroto semoga bisa meneruskan program perhutani ke depan.’’ Harap Arif Hidayat yang di dampingi istri dan sekaligus pamit.



Sementara itu pejabat baru Joko Baroto beserta istri yang berkenan menyampaikan sambutan sekaligus acara kenal di depan staf dan pejabat perhutani mengungkapkan bahwa untuk melanjutkan program kinerja perhutani ke arah yang lebih baik perlu adanya dukungan dan masukan dari komponen intern perhutani dan masyarat purwakarta.



‘’kami minta dukungan dari masyarakat dan sekaligus menyampaikan salam hangat kenal kami di purwakarta.’’ Papar Joko Baroto



Joko mengharapkan dengan adanya kerja sama seluruh komponen perhutani dan masyarakat ke depan pasti hasil kinerja program perhutani akan segera terwujud dengan baik.’’sekali lagi saya menyamapaikan selamat jalan pada pejabat lama bapak arif hidayat yang bertugas di jakarta semoga sukses selalu.’’ Harap pejabat baru.



Dalam acara serah terima Fisik dan Pisah Kenal Administratur Perhutani purwakarta ini berlangsung cukup meriah dengan di iringi hiburan organ tunggal Grup Barlita.(Saeful Sutedj0)
Selengkapnya...

Omzet Bisnis Udang Raih Dua Ton Perhari

H. Isbadi Pengusaha Udang yang Sukses di Blanakan Subang

Laporan: Saeful Sutedjo- Subang

Subang,KBN News-Meski akibat dampak bencana Tsunami di negara jepang berimbas pada penundaan ekpsort di indonesia, namun kondisi tersebut tidak menyurutkan bagi H. Isbadi Sosok seorang pengusaha Udang dan ikan yang tangguh di Blankan, Subang Jawa Barat ini yang sudah menggeluti bisnis tersebut selama kurun tujuh tahun ini, H.Isbadi oftimis meski ada ketertundaan dalam pengiriman ekspor udang Windu ke negara sakura yang sedang di landa bencana dirinya yakin masih ada jalan lain menuju kesuksesan.

"meski terkadang saya pernah rugi puluhan juta, namun tidak menjadikan hal tersebut jadi patah semangat buktinya saya sekarang ini alhamdulilah omzet bisnis udang dan ikan bisa mencapai 2 ton/perharinya.’’ungkap H, Isbadi yang di temui wartawan di sela-sela kesibukanya di Blanakan, Subang Jabar, baru-baru ini.

Prospek bisnia udang windu dan ikan yang di jalankan H.Isbadi terbilang menjanjikan terbukti dalam satu harinya omzetnya mencapai 1-2 ton/hari dan bisa mengirimkan udang dan ikan yang wilayah pemasaranya ke jakarta dan ekspor ke negara Amerika, korea dan jepang, sedangkan untuk pendistribusianya selain dari wilayah blanakan subang, jabar juga mengambil dari demak jawa, pekalongan jawa tengah.

"untuk pesanan daerah jakarta dan jateng biasanya udang dan ikan di biasakan kepalanya harus utuh jangan samapai putus, sedang untuk ekspor biasanya kepalanya di buang, jika tidak mematuhi pesanan harganya bisa turun, namun bila barangnya bagus hasinyapun cukup menguntungkan.’’papar H, Isbadi

Untuk mengurus bisnis ini H. Isbadi dengan di bantu karyawanya yang berjumlah 18 orang pekerja dengan penuh keuletan dan telaten dari mulai proses pembersihan hingga mengemas komoditi Udang yang siap di kirim ke jakarta untuk selanjutnya di eksport ke berbagai negara.

Untuk menggapai segala bsinisnya ke depan H. Isbadi selalu berharap pada pemerintah agar memperhatikan pelaku usaha baik petani udang maupun ikan dalam permodalan supaya kegiatan ekonomi bisnis udang dan ikan lancar sehingga kesejahteraan petani bisa terwujud dengan segera.(Saeful Sutedjo)
Selengkapnya...

Samsat Pangkep Gencar Sosialisasi Pajak Kendaraan

 Laporan : Burhan- Pangkep

Pangkep, KBN News-Adanya peningkatan terjadi pada kesadaran masyarakat membayar pajak kendaraan di Kabupaten Pangkep dan sekitarnya merupakan wujud nyata tercapainya program sosialisasi yang gencar dilaksanakan di daerah penghasil ikan bandeng ini.


Kanit Register dan Identifikasi Samsat Pangkep, Iptu Abdul Aziz, mengatakan selama ini pihaknya rutin melakukan sosialisasi. Mulai dari sekolah pada semua tingkatan, maupun di terminal. Termasuk saat pengurusan pajak kendaraan di Samsat.

''Dengan gencarnya sosialisasi masalah kepatuhan pembayaran pajak kendaraan kepada warga di Kabupaten Pangkep setiap saat dilakukan bukan hanya pada acara seminar dan lokakarya seperti di Kantor Bupati Pangkep yang baru-baru dilaksanakan, namun dimana-mana saja tempat yang bisa diberikan penjelasan kepada setiap warga.

Tingginya denda bagi pengemudi dan pengendara yang lalai, diakui Abdul Aziz, menjadi salah satu pemicu meningkatnya angka pemohon SIM dan pengurusan pajak kendaraan.

Apalagi keluarnya UU baru tersebut ditindaklanjuti dengan Surat Keputusan Gubernur Sulsel.
Di SK Gubernur tersebut ditegaskan bahwa apabila wajib pajak atau pemilik kendaraan terlambat menyelesaikan kewajibannya, bila tertunggak satu bulan maka dikenakan denda 20 persen tiap bulan.(Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Anggota KOmnas HAM Temui Warga Bikomi Utara TTU

 Laporan: Giran Bere- Kefamenanu

Kefamenanu, KBN News - 4 Orang Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia yang dipimpin oleh koordinator Sriyana kamis, (17/3/2011) melakukan tatap muka dan dialog dengan warga masyarakat kecamatan Bikomi Utara kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Propinsi NTT.

Kedatangan rombongan anggota Komnas Ham yang difasilitasi oleh Padma TTU tersebut untuk menampung aspirasi masyarakat khususnya warga perbatasan Indonesia dan Timor leste terkait dengan pelanggaran Ham yang terjadi di tapal batal negara tersebut.
dialog yang dimoderatori oleh camat Bikomi utara Yuven Kabelen, dihadiri oleh 9 kepala desa tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan para guru-guru perbatasan di Kecamatan Bikomi Utara.

Dalam dialog yag berlangsung dalam beberapa sesi tersebut, kebanyakan dari mereka meminta kepada komnas Ham untuk segera menuntaskan kasus pembunuhan yang terjadi di Desa napan khususnya dan sejumlah kasus pembunuhan yang terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara yang prosesnya sampai hari ini masih belum dituntaskan oleh aparat Polres Timor Tengah Utara.

Ketua koordinator forum guru-guru Kabupaten TTU Kayetanus Abi, meminta kepada Komnas Ham untuk segera mendesak Polres TTU agar secepatnya menyelesaikan kasus pembunuhan yang dialami oleh Kepala sekolah SDK Tes, Dominikus Saet yang terjadi november 2010 lalu. Karena menurutnya sampai hari ini polisi belum bisa menetapkan seorang tersangka, padahal menurutnya semua bukti sudah jelas bahwa yang membunuh Dominikus saet adalah pasangan selingkuh istri korban. “ kami sekarang sudah tidak percaya lagi terhadap polisi dalam hal ini Polres TTU karena kinerjanya sangat buruk”.

Dalam menanggapi sejumlah pertanyaan, masukan, kritik dan saran dari sejumlah elemen masyarakat kecamatan Bikomi Utara tersebut Koordinator Komnas Ham Sriyani menegaskan bahwa dari pihak Komnas Ham akan membutuhkan data-data yang lengkap dari masyarakat secara lengkap sehingga akan segera menindaklanjuti.

” Kami minta masyarakat untuk segera memberikan data kasus-kasus tersebut dengan lengkap sehingga kami akan menindaklanjuti dengan cepat karena itu menjadi itu menjadi ranah kami juga dalam rangka membantu memperlancar sumbatan-sumbatan hukum berkaitan dengan kasus-kasus yang ditangani”.

Lebih lanjut menurutnya masyarakat juga punya hak-hak atas informasi artinya masyarakat bisa mencari tahu kepada aparat penegak hukum seberapa jauh penanganan kasus-kasus tersebut. Selain itu Komnas Ham juga ingin bermitra dengan masyarakat, karena Komnas belum memiliki perwakilan di daerah-daerah oleh karena itu dari pihak Komnas Ham juga ingin bekerja sama dengan lintas sektoral, baik itu kelurahan, kecamatan, kabupaten, TNI/Polri untuk saling memberikan informasi
Ia juga menjelaskan bahwa selain kasus-kasus hukum, Komnas Ham juga memantau persoalan lain diantaranya pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan setiap pembangunan yang bersumber dari negara.
Selengkapnya...

Oknum Kepala SD Bontolebang Jeneponto Jarang Masuk Kantor

Jeneponto, KBN News-Oknum Kepala SD Bontolebang kecamatan Kelara Baso.T. tidak pernah mengajar karena jarang masuk kantor tutur sejumlah Guru pada Wartawan yang minta identitasnya tidak ditulis pada media ini di Kelara Selasa, (15/3).

Pada hala yang bersangkutan telah menerima dana sertifikasi Guru sejak dua tahun lalu, namun kalau kita lihat kinerjanya tidak mencerminkan sebagai guru berprestasi, seharusnya sebagai kepala sekokolah memberikan contoh akan kehadiran namun ternyata jarang kesekolah.

Ironisnya Oknum kepala Sekolah Dasar Bontolebang rajin masuk bila dana BOS akan cair, sehingga proses mengajar disekolah ini tidak karuan, karena terkadang guru membutuhkan alat-alat mengajar seprti Kapur, ATK namun terkadang tidak tersedia.

Seharusnya Kepala sekolah Baso.T yang diberikan tugas tambahan oleh Pemerintah Kabupaten Jeneponto menjaga dan menjalankan amanah namun jauh dari harapan, lagi pula seharusnya yang bersangkuatan rajin karena sudah sertifikasi tetapi bahkan tambah malas.

Kondisi seperti ini sejumlah guru meminta kepada pemerintah kabupaten jeneponto terutama Dinas Pendidikan agar, memberikan teguran serta mencopot sertifikasi guru yang disandang Baso.T, dan kalau tidak banyak guru akan melakukan hal yang sama.

Ditempat terpisah salah seorang anggota masayarakat Daeng Sila pernah melakukan juga membenarkan bahwa Oknum kepala sekolah Bontolebang Baso.T belakangan ini memang jarang kesekolahnya, sehingga para guru terkadang pusing karena ATK habis dan tidak persediaan.

Seharusnya kepala sekolah setiap hari berada disekolah karena diapimpinan, yang tentu para guru setiap saat membutuhkan keperluan bahan pengajaran, kepala sekolah tidak sepantasnya selalu meninggalkan sekolah apalagi telah menerima dana sertifikasi guru berarti Baso.T guru professional.

Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Jenepoento Drs.H.Muchtar Nonci, S.Sos, M.Pd yang dikomfirmasi dikantornya, menurut salah seorang stafnya, Kepala Dinas lagi ke orang meninggal dan pulangnya mungkin agak siang.(Rizal)
Selengkapnya...

LSM, Ancam Laporkan Gapoktan Mujur Kekejaksaan

Jeneponto, KBN News-Anggota LSM LIngkar Hamzah Sila mengancam akan melaporkan Ketua Gapoktan Mujur Kp. Pa’rasanagan Beru Kecamatan Turatea Hamzah Kekejaksaan Negeri Jeneponto bila dana yang disunat sebasar sebasar Rp 7.500.000 tidak disalurkan kekolompok tani.

Kami akan melapor kan ketua Gapoktan Mujur Kp.Pa’rasanaganberu kekejaksaan kalau sampai minggu pecan depan tidak menyalurkan dana Gapoktan tutur Hamzah Sila pada Wartawan di Mesjid Agung Jeneponto belum lama ini.

Karena dana yang diterima pada tahap pertama Rp 60.000.000 hanya disalurkan kepada para anggotanya sebsar Rp 500.000, perkelompok Tani sebanyak 12 orang kelompokk Tani berarti sekitar Rp 6.0000.0000,- selebihnya disinyalir digunakan untuk kepentingan pribadinya.

Apalagi sesuai dengan pengakuan Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian Ir.H.Syamsuddin, MP, bahwa setelaah pihaknya menanyakan kepada Ketua Gapoktan Hamzah ternyata yang bersangkutan mengaku menyunat dana Gapoktan Mujur.

Dengan pengakuan tersebut sudah nyata-nyata Ketua Gapoktan Mujur Hamzah mengakui penyunatan dana berarti perlu memang kita laporkan kekejaksaan agar dilakukan penyeideikan, untuk menyelamatkan uang Negara, kata Hamzah

Maka kami akan mengumpulkan bukti-bukti dan sakti untuk persiapan melapor ke kejaksaan dalam rangka memberikan efek jerah, karena kapan tidak dilapor kejaksaan maka semua bisa berbuat dan menggelapkan uang Gapoktan yang tentu dapat merugikan Negara.

Langkah ini dilakukan Kata anggota LSM Lingkar Hamzah Sila karena semua pejabat yang bertanggung jawab dalam Gapoktan tersebut tidak bisa mengembalikan dana itu ketangan anggota kelompok tani sebagai hak untuk pengembangan pertanian di Kp.Pa’rasanganberu.(Rizal).
Selengkapnya...

Kasubdit Regident : Blangko STNK Sudah Dicetak di Mabes Polri

Terkait Habisnya Blangko STNK di Seluruh Samsat Se Sulsel.

Laporan: Andi Ahmad- Makassar

Makassar, KBN News-Sejumlah Wajib Pajak yang ingin mengurus pergantian STNK dan Plat kendaraannya mengeluh dengan habisnya blanko Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Akibatnya, wajib pajak yang akan mengganti blanko baru harus menunggu beberapa hari.

Adapun habisnya blanko tersebut telah habis sejak Selasa (8/3) lalu. Pemilik kendaraan yang berusia di atas lima tahun yang mau membayar pajak belum bisa menerima blanko baru, hal itu dikatakan Rahman salah satu wajib pajak beralamat di Jalan Sudiang Raya, di Kantor Samsat Makassar, Kamis (17/3.

"Petugas mengaku kalau blanko habis. Jadi, kami disuruh menunggu beberapa hari," cetusnya.

Perwira Administrasi (Pamin) I Seksi STNK Samsat Makassar, IPTU Pol,Masaluddin, yang dikonfirmasi, Kamis (17/3)mengatakan untuk sementara waktu kenyamanan wajib pajak terganggu dengan habisnya blanko STNK.


"Ketidaknyamanan ini disebabkan bahan baku material STNK habis. Pendistribusian material dari pusat yang sedikit terkendala," ujarnya,kemarin.

Menurut Masaluddin, tidak ada unsur kesengajaan dari pihaknya atas kehabisan blangko ini. "Pelayanan di Samsat Makassar tetap berjalan seperti biasanya. Bagi wajib pajak yang membayar pajak tanpa blanko baru tetap berjalan seperti biasanya," terangnya.

Masaluddin juga berpesan kepada para petugas di lapangan agar memaklumi kondisi tersebut. "Kami mohon agar dimaklumi karena ini hanya persoalan teknis saja," katanya.

Hal itu juga dibenarkan oleh Kasubdit Min Regident Ditlantas Polda Sulsel, AKBP. H. M. Rudy Syafiruddin bahwa selama beberapa hari ini blangko surat tanda nomor kendaraan (STNK) habis di kantor Samsat Makassar maupun di daerah. Ini terjadi di seluruh Indonesia. Adapun blangko STNK dicetak di Mabes Polri di Jakarta.


"Kami cek di mabes, blangkonya sudah selesai dicetak namun belum dikirim ke Makassar dan sekitarnya sambil menunggu proses administrasi kontrak dengan percetakan sebelumnya," jelasnya Rudy di Makassar, Kamis (17/3) pertelepon.

Menurutnya Wajib pajak di Makassar tak perlu ragu karena semua proses pergantian STNK di kantor samsat tetap dilayani dan diproses berkasnya walaupun blangko STNK belum ada, dan setelah kiriman blangko datang dari mabes, semuanya tinggal dicetak.
Selengkapnya...

Bayar Listrik di Makassar Sudah Bisa Lewat Bank dan Pos

Makassar, KBN News-Sistem pembayaran listrik menggunakan Pengelolaan dan Pengawasan Pendapatan secara Terpusat (P2APST) resmi diterapkan PT Perusahaan Listrik Negara Persero (PLN), belum lama ini.

Peresmian sistem pembayaran yang bekerja sama dengan pihak perbankan dan PT Pos Indonesia ini digelar di Gedung PLN Sultanbatara.

CEO PT PLN Persero, Dahlan Iskan, hadir langsung meresmikan sistem pembayaran tagihan listrik dan nontagihan listrik melalui bank atau pihak selain bank secara online realtime per transaksi dan pelimpahan dana dilakukan dari account bank ke account PLN.

Pimpinan bank dan Kantor Pos di Makassar juga tampak hadir dalam peresmian tersebut. General Manager PT PLN Sultanbatara, Ahmad Siang, tampak hadir mendampingi CEO PLN Dahlan Iskan.
Selain di Makassar, peresmian serupa juga digelar di Sumatera Barat.

Pimpinan Proyek P2APST, Syarifuddin Ibrahim, mengungkapkan, Makassar dan Sumatera Barat merupakan daerah kelima di Indonesia timur dan Indonesia Barat.

"Setiap tahun kita harapkan ada dua wilayah yang digarap. Kita harapkan pertengahan 2011, semua daerah sudah bergabung," ungkapnya,seperti dilansir Tribun.

Sementara itu, Asisten II Sulsel, Amal Natsir, mengatakan, sistem pembayaran ini bisa menyelamatkan arus kas termasuk pelayanan terhadap pelanggan bisa lebih bagus. Selain itu, kata dia, bisa mengeliminir pemutusan sambungan karena tertundanya pembayaran.(Andi ahmad)
Selengkapnya...

Tsunami di Jepang, WNI Masih Banyak Selamat

Tokyo, KBN News-KBRI Tokyo merilis sejumlah data terkait WNI yang selamat pasca gempa dan tsunami yang melanda Jepang, Jumat (11/3/2011), lalu. Setidaknya ada 65 WNI yang kini ditampung di berbagai lokasi pengungsian.

Berikut nama-nama WNI yang selamat dan sedang berada di pengungsian di Sendai. Data ini diperoleh detikcom dari situs resmi KBRI Jepang, Sabtu (12/3/2011) pukul 16.45 waktu setempat.

WNI yang mengungsi di SMP Sanjo, Sanjomachi, Aoba-ku, Sendai-shi, ada 28 orang. Mereka adalah: Fatwa Ramdani dan istri, Dian Syahfitra, William Widjaja, Asep Ridwan, Ahmad Ridwan dan istri, Uyi Sulaeman dan keluarga, Zahrul Fuadi dan keluarga, Alimansyar dan keluarga, Deni dan istri, Sri Maldia, Ajeng, Arif Herusetyo Wicaksono, Amelia Anisa, Arif Santoso, Tria, Riyan Achmad Budiman, Denny dan istri, Sabar dan keluarga, Muh Haris Mahyuddin, Edo, Adam, Dipta, Felice dan keluarga, Fajar Mega Pratama, Jimmy Hadi, Titi dan Emi, Pungky dan Devi, dan Febriani Sihombing.

Bagi keluarga di Tanah Air yang ingin menghubungi WNI di tempat tersebut dapat menghubungi telepon 022-234-4384. Kontak person Fatwa Ramdani dengan nomor telepon 080-3337-5369 atau melalui email fatwaramdani@gmail.com.

Sementara itu, sebanyak 4 WNI mengungsi di Masjid Sendai. Peta lokasi dapat diakses di http://www.iccsendai.org/en/index.htm. Empat WNI tersebut adalah Hariyadi dan putra (090 6510 5923),Feranisa Prawita Raras, Rokhima Rostiani, dan Vera Yulianti Malik.

Sebanyak 7 WNI saat ini mengungsi ke SD Kunimi (022-234-6383), rencananya akan dipindah ke SMP Sanjo. Tujuh WNI tersebut adalah Mukti Ali dan keluarga, Atas Pracoyo dan keluarga, Eko Pradjoko(080 3149 3492), Bambang Winarta, Mohammad Farid, M. Bagus Adityawarman, dan Widyaningtyas.

Sebanyak 7 orang WNI mengungsi ke SD Kimachi (022-223-3480). Mereka yaitu Adrian Wahyu Agusta dan istri (090 2848 2206), Tri dan Fajar, Keluarga Anindya Wirasatria, Nuhansyah Sulaeman dan keluarga, Sudirman, Intan, Lies.

Sekitar 13 WNI sedang terus dihubungi. Mereka yang juga tiggal di Sendai adalah Yudistira dan Nadjwa Khirina, Irma Safitri (dalam proses penjemputan), Alfirano (di asrama mahasiswa Jepang, dalam proses penjemputan), Aldina (mengungsi bersama teman lab nomor telepon 0913735296, dalam proses penjemputan), Antonius Pujo dan istri (bermalam di mobil), Hendri Issac Salim dan keluarga (090 6680 9758), Abdul Muhari dan keluarga di kameoka community strategy, Freddy Tan dan keluarga (dalam penjemputan), Yuliati Herbati (090 1399 9763, dalam proses penjemputan), Tini, Gama (selamat, di Iwate), Robert Natori (09017332499, ngungsi di dekat Sendai, Arnold (08035546313), Yuli di Fukushima dan Faisal (belum ada kabar).

Sementara itu, sebanyak 6 WNI telah dilaporkan keluar dari Jepang yakni Alfian Amrizal, Yeni Muriani, Martin Sirait, Ardiansyah Michwan, Aunuddin Syabba Vioktalamo, dan Tiar. Saat ini, makanan hanya untuk manula dan anak-anak usia SD, dan pemberian air dibatasi.

Para WNI telah membuat dapur umum untuk memenuhi keperluan makanan. Tim KBRI diperkirakan tiba pukul 22.OO waktu setempat karena hambatan. WNI membutuhkan toilet, selimut, heater, bahan makanan dan minuman, tissue toilet dan tissue makan. Dan yang paling utama, WNI butuh evakuasi karena sindrom bencana mulai datang.

Sumber: detikcom.
Selengkapnya...

PLN Keramenanu Luncurkan Program Super Hemat Energi

 Laporan: Giran Bere- Kefamenanu

Kefamenanu, KBN News-Mulai pertengahan bulan maret 2011 ini Perusahaan Listrik Negara (PLN) ranting Kefamenanu akan meluncurkan program Super Ekstra Hemat Energi (SEHEN) yaitu program hemat listrik untuk semua desa di TTU yang belum dialiri listrik dengan menggunakan tenaga surya. Hal tersebut diutarakan oleh Kepala kantor PLN Ranting kefamenanu Chris rame, ketika ditemui Cakrawala di ruang kerjanya belum lama ini.

Menurutnya program ini untuk sementara hanya fokus pada penerangan saja dengan pemakaian 3 bola lampu untuk tiap rumah. Dan untuk warga masyarakat yang ingin menggunakan tenaga surya tersebut, syaratnya hanya membuka rekening di bank NTT sebesar 500 ribu kemudian KTP yang masih aktif difotokopi lalu diserahkan ke pihak PLN untuk didata dan petugas langsung mengaktifkan penggunaan listik tersebut dan hanya dengan uang 500 ribu tersebut pelanggan dapat memakai listrik selama satu tahun.

Lanjutnya program super ekstra hemat energi untuk Kabupaten Timor Tengah Utara tahun 2011 ini akan dialokasikan tenaga surya sebanyak 13 ribu unit dan untuk tahap awal di kasih 3 ribu. Dan target dalam tahun 2011 semuanya akan direalisasi.
“program ini prospek kedepannya akan bagus karena ketika masyarakat menggunakan tenaga surya ini, otomatis akan menjadi pelanggan tetapnya PLN. Semua pemeliharaanya ditanggung oleh pihak PLN, misalnya nati kalau lampunya rusak akan segera diganti oleh pihak PLN. “jelas Chris.

Menurut Chris bahwa dirinya dan Manejer PLN Cabang Kupang sudah bertemu dengan Bupati Timor Tengah Utara Raimundus Fernandes untuk membicarakan program tersebut dan bupati sangat mendukung dengan memberikan data-data Desa yang belum dialiri listrik, dan dalam waktu dekat pihak PLN akan melakukan survey sekaligus sosialisasi sehingga program ini bisa berjalan dengan baik.
Selengkapnya...

Reaktor Nuklir Meledak, 140 Ribu Warga Jepang Dievakuasi

Tokyo, KBN News-Evakuasi warga di sekitar pusat reaktor nuklir di Fukushima, Jepang, terus dilakukan. Hingga kini tercatat 140 ribu warga dijauhkan dari radius berbahaya.

Detikcom melansir dari Reuters, 140 ribu warga yang tinggal di sekitar PLTN di Jepang mulai diungsikan. Badan Pengawas Atom PBB mulai menyelidiki kerusakan yang terjadi.

"Evakuasi warga di sekitar kedua pembangkit nuklir yang terkena dampak gempa dan tsunami sudah mulai," kata jubir Badan Energi Atom Internasional.

Evakuasi dilakukan bertahap disesuaikan dengan jarak aman dari masing-masing reaktor. Yakni penduduk yang tinggal dalam radius 20 km di sekitar Fukushima Daiichi, diperkirakan 110.000 orang telah dievakuasi. Dalam radius 10 km di sekitar Fukushima Daini, sekitar 30.000 orang telah dievakuasi.

"Langkah-langkah evakuasi kendali belum selesai," imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa akibat kebocoran 'kecil' tersebut, zat caesium radioaktif mulai terdeteksi di lingkungan sekitar reaktor Fukushima. Semua warga dievakuasi ke tempat yang aman. Hal ini karena peningkatan tingkat radiasi menjadi 1.000 kali skala normal.

Pemerintah Jepang telah mengumumkan melebarnya daerah radiasi dari 10 km menjadi 20 km. 4 Karyawan PLTN Fukushima diketahui terluka akibat ledakan yang terjadi sekitar pukul 16.00 waktu setempat ini. (Saputra)
Selengkapnya...

Gempa Susulan Masih Menguncang Jepang

Foto: Detikcom
Tokyo, KBN News- Gempa susulan masih terjadi di Jepang setelah gempa berkekuatan 8,9 SR yang disusul tsunami. Lebih dari 140 gempa susulan berkekuatan sekitar 4,5 SR mengguncang Jepang hingga hari ini.

Begitu hasil survei US Geological Survey (USGS), ,Minggu (13/3/2011).,seperti dilansir detikcom dari CNN,

Gempa susulan yang terus terjadi ini menganggu layanan kereta api dan penerbangan di Jepang. Sedikitnya 23.000 orang tertahan di Bandara Tokyo. Layanan kereta api juga masih tersedia dalam jumlah terbatas untuk mengantisipasi kecelakaan karena gempa.

Gempa berkekuatan 8,9 SR yang disusul tsunami juga melumpuhkan nadi perekonomian Jepang. Pusat hiburan di Disneyland yang ramai dikunjungi wisatawan ditutup selama 10 hari.

Suplai listrik untuk keperluan rumahtangga juga sangat terbatas. Pemerintah Jepang mengimbau agar masyarakat menghemat energi karena keterbatasan suplai listrik.

Pencarian korban selamat terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Pemerintah Jepang juga sudah mendapat bantuan langsung dari Amerika Serikat yang mengirim kapal perang dan perlengkapan evakuasi berteknologi tinggi.

Korban yang hilang juga tidak sedikit. Sedikitnya 9.500 warga perfektur Miyagi dinyatakan belum ditemukan. Miyagi adalah salah satu kawasan yang mengalami dampak tsunami paling parah di Jepang.
Selengkapnya...

Illegal loging Masih Marak di TTU

Laporan : Giran Bere- Kefamenanu

Kefamenanu, KBN News-Kasus ilegalogi yang marak terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten TTU khususnya dari fraksi gabungan.

Ketua Fraksi Gabungan Aloysius Talan ketika dihubungi wartawan via telpon selulernya beberapa waktu lalu mengatakan bahwa sesuai laporan dari masyarakat memang ada beberapa tempat yang menjadi sasaran ilegalloging tersebut diantaranya Desa Manamas di Kecamatan Naibenu dan desa Noepesu di kecamatan Miomaffo Barat.


“menurut laporan dari Kepala Desa Manamas yang disampaikan kepada kami anggota DPRD bahwa kayu yang ditebang itu jenis Papi yaitu sejenis kayu kelas 2 setelah cendana, yang mana mereka tebang di kawasan hutan dan sepanjang sungai apalagi kayu yang ditebang itu dalam jumlah yang banyak. Hal tersebut tentunya akan merusak habitat sungai yang berkaitan langsung dengan air.”

Selain di Desa manamas, Talan juga menyebutkan bahwa ilegal loging juga terjadi di Desa Noepesu yang mana pelaku illegal loging mengaku hanya mengambil pohon kering yang sudah tumbang, padahal setelah ditelusuri ternyata banyak pohon yang ditebang oleh pelaku.

Lebih lanjut menurut Talan, pada saat Pemandangan Umum Fraksi DPRD TTU terhadap Pengantar nota keuangan atas rancangan APBD tahun anggaran 2011 dan 7 Ranperda Kabupaten TTU pada sidang III DPRD TTU kali lalu, dari fraksi gabungan telah menyorot dengan keras kasus illegal loging tersebut.

Terkait dengan kasus ilegaloging tersebut Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Timor tengah Utara Drs Agustinus Meol ketika dikonfirmasi wartawan seusai mengikuti sidang di DPRD membantah bahwa telah terjadi illegal loging. Menurutnya kayu yang ditebang tersebut berada di kebun milik warga sehingga hal tersebut bukan kategori illegal loging.

“saya sudah perintahkan staf untuk turun ke lokasi yang diduga telah terjadi illegal loging namun sesuai dengan laporan staf bahwa penebangan kayu papi tersebut dilakukan di dalam kebun miliknya warga setempat dan juga mereka hanya mengambil beberapa kayu papi yang sudah kering di kawasan hutan, dan tentunya hal tersebut bukan termasuk ilegal loging.”
Selengkapnya...

Maudu Lompoa Cikoang Lahirkan Pertautan Budaya Dan Syiar Agama

 Laporan: Burhan- Takalar

Takalar, KBN News-Kegiatan yang sudah masuk kalender event nasional ini, pelaksanannya mempunyai ritual-ritual dan prosesi adat yang berlangsung selama 40 hari. Nilai Syiar Islam dengan momentum kelahiran Rasulullah Muhammad SAW yang mengental dalam Maudu Lompoa, merupakan pertautan budaya dengan syiar agama sehingga nilai religiusnya diharapkan memberi warna dalam tata kehidupan masyarakat sehari-hari. Makna Maulid Cikoang yaitu sebagai peringatan akan kelahiran sosok pemimpin teladan yang berhasil menerapkan sistem politik pemerintahan yang ideal, hal itu dikatakan Bupati Takalar pada sambutannya.


Perayaan keagamaan masyarakat di Cikoang yang sarat dengan nilai-nilai budaya terus dilestarikan turun temurun. Tapi dari sekian banyak tradisi itu, perayaan Maulid Nabi ini adalah tradisi yang dipegang teguh masyarakat Desa Cikoang Laikang Kabupaten Takalar, Sulsel sejak tahun 1621. Dan hingga saat ini Maudu Lompoa merupakan tradisi termegah dan membutuhkan prosesi terlama.

Perayaan Maudu Lompoa di Cikoang kabupaten Takalar, Sabtu (5/6) dihadiri Wakil Gubernur Sulsel dan Bupati Takalar.(Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Budidaya Pupuk Kohe Majukan Perekonomian Desa di Subang


Subang, KBN News-Siapa sangka kotoran hewan (Kohe)dari Sapi tak ada gunanya namun tidak berlaku bagi warga yang bermukim di dua kampong yakni kampong babakan ngantai dan kampong babakan pintu desa Kadawung Kecamatan Pabuaran, Subang Jawa Barat, justru mata pencaharian warga setempat mengandalakan Kotoran Hewan untuk di sulap menjadi pupuk organik yang siap di pasarkan di jabar bahkan bisa merambah ke luar jawa.

Sudah setahun ini warga setempat mulai membudidayakan pupuk Kohe sapi yang di rubah dan dikemas menjadi pupuk organic, meski menjalankan usahanya ini masih terbilang muda di desa Kadawung ini namun kemajuannya sudah di rasakan wargaterbukti dari gudang kotoran hewan (KOHE) yang sudah mencapai sembilan Gudang bisa menyerap tenaga kerja ratusan warga setempat ini menandakan prospek perekonnomian desa ke depan semakin cerah.

Oman salah seorang pengusaha Kohe asal desa Kadawung, kecamatan Paburan, Subang pada wartawan mengungkapkan sejak di terapakanya bisnis tersebut warga merasa terbantu pasalanya penganngguran di desa setempat dapat terkikis dengan di pekerjakan warga di Gudang Kohe ini.

‘’Bukan hanya itu dampaknya juga di rasakan bagi petani yang berada di sekitar gudang kohe yang lebih percaya menggunakan pupuk alamiah dari kotoran sapi ini, panen padi terlihat meningkat bisa mencapai belasan ton bahkan puluhan ton di bandingkan memakai pupuk kimia.’’tegas Oman

Oman menandaskan untuk mempercepat kemajuan di bidang pupuk kotoran hewan ini bersama warga berancana akan mendirikan semacam Kantor Badan Usaha perekonomian dan perkreditan rakyat di area Gudang Kohe yang bekerja sama dengan beberapa perusahaaan Pupuk seperti PT.Bio Industri Nusantara, MB Plus Argo serta pihak Instansi terkait dari Pusat .

‘’ kami upayakan kerjasama ini bermanfaat bagi kemaslahatan warga di kampong, kami juga minta dukungan pemerintah kabupaten subang dalam hal ini Bupati Eef Hidayat untuk memberikan kebijakan bantuan sarana seperti jalan akses yang kini masih rusak untuk di perbaiki hal ini guna menunjang perekomian desa supaya lebh maju lagi.’’harap petani Kohe ini.

Sementara itu terkait keberadaan budidaya Pupuk kohe ini menururt Ir. Udoy Sudaryat Dirut Produksi MB Plus Argo di sela-sela kunjunya di gudang kohe mengatakan bahwa kelompok budidaya kohe dibangun yang terdiri dari gabungan beberapa rekanan pengusaha tani asal dari bandung dan Jakarta merencanakan kohe ini selain menjadi bahan baku pupukorganik, kohe juga akan di manfaatkan menjadi Biogas untuk menjadikan bahan bakar.

’’diharapkan dengan pembuatan bio gas ini bisa menekan biaya produksi karna saat ini produksi pupuk kohe mencapai 300 ton, sehingga kami bisa berkiprah lebih baik lagi ke depan, selain itu kami juga akan membudidayakan tanaman Nilam namun masih tahap perencanaan, untuk suksesnya hal tersebut kami minta dukungan warga semua.’’ Ungkapnya.

Udoy menandaskan alasan para petani saat ini yang beralih dari pupuk kimia menjadi pupuk hewan lebih di sebabkan bahwa dengan memakai pupuk organic ini selain bisa meningkatkan produksi hasil padi dampak yang di timbulkan tidak merusak tanah.’’sebenarnya pupuk kohe ini sudah ada sejak dulu namun para petani belum bisa memanfaatkannya secara sempurna.’’papar Udoy

Sedangkan proses pembutan pupuk kohe ini terbilang relatif mudah yakni terlebih dahulu kotoran sapi di jemur hingga kering setelah itu di giling dengan menggunakan mesin molen di campur obat secara fermentasi selama waktu yang di tentukan di campur lagi dengan bahan lainya, , lalu di kemas mengunakan karung.(Saeful Sutedjo )
Selengkapnya...

Ancam Keselamatan Jiwa, Warga Cikalong Tolak Rencana Tower Seluler

Purwakarta,KBN News-belasan warga di kampung Cikalong desa Cirangkong, kecamatan Cibatu, Purwakarta, Jawa barat menolak terkait adanya rencana pembangunan menara tower sebuah perusahaan seluler yang akan di pasang di kampung tersebut, pasalanya warga setempat terutama yang rumanhya berdekatan dengan area tower seluler mengkhwatirkan dampak yang akan di timbulkan.

Warga yang sepakat untuk melakukan penolakan menuangkanya dalam surat kesepakatan penolakan yang telah dibuat dengan membubuhkan tanda tangan serta di beri materai dengan langsung di berikan kepada pihak kepala desa Cirangkong untuk di tembuskan ke pemda purwakarta serta pihak perusahaan seluler.



Ketika di konfirmasi wartawan, kamis (3/3), Kaya (60) salah seorang warga yang melakukan penolakan tetap tegas pada pendirinya bahwa hasil kesepakatan warga setempat tidak bisa di intervensi oleh siapapaun pasalnya penolakan warga jelas dan beralasan, Meski sebelum di bangunnya tower sebenarnya pihak perusahaan selululer sudah melakukan musyawarah namun warga belum di beri penjelasan tentang kompensasi, warga di suruh tanda tangan tanpa apa tujuannya dan dampaknya nanati.



''yang kami khatirkan damapak dari adanya tower menggganggu keselamatan kami, terlebih lagi sekarang musim ektrim tidak menuntup kemungkinan bisa saja tower roboh menimpa rumah kami yang jaranya sangat dekat.'' keluh warga RT.09 rw.03 kampung Cikalong, Desa Cirangkong, Cibatu Purwakarta ini.



Kaya menambahkan alasan penolakan adanya tower tersebut bersifat aspirasi masyrakat yang ingin hidup nyaman tanpa diliputi rasa ketakutan hidup berdekatan dengan tower yang sewaktu waktu bisa mengancam jiwanya.''terlebih lagi bila ada petir sewaktu hujan dan tanah di area tower yang labil, kami berharap pihak pemda dan perusahaan bisa mempertimbangkan dengan bijaksana atas penolkan ini.''harapnya



sementara itu terkait akan adanya pembanguanan tower pihak perusahaan seluler belum bisa di kompirmasi wartawan.(Saeful R. Sutedjo)
Selengkapnya...

Kawasan Toddopuli Panakkukang Dikepung Banjir

Makassar, KBN News-Akibat hujan yang melanda Kota Makassar sejak malam hingga pagi hari ini, kawasan Panakkukang, Jalan Toddopuli Raya tergenang air hingga selutut.

Badan jalanan tidak nampak lagi seperti yang terlihat di sepanjang Jalan Toddopuli Raya Timur. Ruas jalan itu tergenang air setinggi lutut orang dewasa. Sejumlah kendaraan baik roda empat maupun roda dua harus bersabar menunggu antrian untuk lewat.

Mereka harus berjalan perlahan agar air tak masuk ke mesin kendaraan atau terjerembab ke dalam selokan yang tertutupi air.

Jalan ini menghubungkan Jalan Borong Raya, Antang Raya, dan Batua Raya menuju ke kawasan Mall Panakkukang Makassar.(Andi Ahmad)
Selengkapnya...

Polri Dapat Tantangan Dari Mafia Hukum dan Anarkisme

Kapolri Lantik Nanan Soekarna Jadi Wakapolri

Praktik mafia hukum dan anarkisme masyarakat merupakan tantangan yang harus dihadapi Polri. Demikian ditegaskan Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo saat upacara serah terima jabatan Wakil Kepala Polri Komjen Pol Nanan Soekarna di Rupatama Mabes Polri, Selasa (1/3/2011).

"Kita cukup prihatin belakangan ini sesungguhnya Polri tengah diuji, kasus mafia hukum, anarkisme masyarakat terkait menjalani ibadah mengusung isu HAM, itu tantangan yang harus kita hadapi," katanya,seperti dilansir tribun news.

Timur menjelaskan tantangan tugas yang harus disikapi dengan kebebasan beragama dan menjalankan ibadah serta pelanggaran HAM. "Kita harus sikapi, tidak emosional dan mengutamakan jalan keluar yang mengedepankan sikap adaptif serta inovatif," kata Timur.

Berdasarkan hasil analisis, kata Timur, penegakan hukum harus dilaksanakan dengan terukur dan proporsional. Serta konsisten faktor soliditas kesatuan. "Untuk diwujudkan dalam rangka memberikan semangat, dukungan untuk mengambil sesuatu tindakan pada ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya.

Oleh karenanya Timur mengingatkan ujian berat tersebut dibutuhkan kepiawaian serta sinergi fungsi pembinaan maupun operasional. "Polri tetap tegap dan tidak kehilangan arah dalam menjalankan visi dan misi dalam menjalankan tugas pokok," tandasnya. (saputra)
Selengkapnya...

 

Harian Media Indonesia

Harian Kompas

Harian Tribun Timur

Kantor Berita Kota Nusantara Online

Kabar Terkini Tv One

Portal Berita Viva News

Posting Berita




Widget edited by Seby-Antoe.com

Situs Presiden Republik Indonesia

Tempointeraktif.com

detikcom